Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issu. DOI: 10. 30868/ei. P-ISSN: 2614-4018 E-ISSN: 2614-8846 Manajemen Kegiatan Peserta Didik dalam Peningkatan Kualitas Lulusan di SMP Islam Al-Ulum Terpadu Medan Abd. Mukti. Syaukani. Hasrian Rudi Setiawan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Indonesia Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Indonesia abdmukti@uinsu. syaukani@uinsu. hasrianrudi@umsu. ABSTRACT The purpose of this research is to find out how the management of student activities at Islamic Junior High Schools Al-Ulum Terpadu Medan in improving the quality of The research method used is qualitative, with a phenomenological approach. The data collection techniques used are: observation, interviews, and documentation Data analysis in this study uses the Miles & Huberman interactive model, with a cycle starting from data collection, data reduction, data presentation, verification and drawing conclusions. The results showed that in improving the quality of postgraduate student activities at Islamic Junior High Schools Al-Ulum Terpadu Medan, planning, organizing, implementing, monitoring and evaluating activities were carried out. Planning is done by making achievement targets, determining how to achieve them and identifying possibilities that will occur. Organizing student activities is done by setting the division of tasks on the parties involved. The implementation of student activities is carried out in accordance with the rules and procedures that have been established in the activity planning. Supervision involves internal and external parties in student activities. Evaluation of student activities is carried out by looking at the level of success, identifying problems that occur and looking for corrective solutions. The results of the evaluation of student activities are used as feedback in making improvement programs. Keywords: student management. graduate quality. islamic junior high schools al-ulum terpadu medan ABSTRAK Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana manajemen kegiatan peserta didik di SMP Islam Al-Ulum Terpadu Medan dalam peningkatan kualitas Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pendekatan Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu: observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model interaktif Miles & Huberman, dengan siklus yang dimulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verfikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa, dalam peningkatan kualitas lulusan kegiatan peserta didik di SMP Islam Al-Ulum Terpadu Medan, dilakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan . Perencanaan dilakukan dengan membuat target capaian, menentukan cara mencapainnya dan identifikasi terhadap kemungkinan yang akan terjadi. Pengorganisasian terhadap kegiatan peserta didik dilakukan dengan menetapkan pembagian tugas pada pihak yang terlibat. Pelaksanaan kegiatan peserta didik dilakukan sesuai dengan aturan dan prosedur yang telah ditetapkan dalam kegiatan perencanaan. Pengawasan melibatkan pihak internal dan eksternal dalam kegiatan peserta didik. Evaluasi terhadap kegiatan peserta didik dilakukan dengan melihat tingkat keberhasilan, mengidentifikasi permasalahan yang terjadi dan mencari solusi perbaikan. Hasil evaluasi terhadap kegiatan kesiswaan, dipergunakan sebagai umpan balik . dalam membuat program perbaikan. Kata Kunci: Manajemen Peserta Didik. Kualitas Lulusan. SMP Islam Al-Ulum Terpadu A. PENDAHULUAN Lembaga peran utama . merupakan pemenuhan tujuan yang telah dalam upaya ditetapkan sebelumnya orang lain (George R. Terry, 1968: . Dengan demikian, manajemen merupakan pendidikan . memiliki peran yang suatu pengelolaan sumber daya sebagai upaya dalam mencapai tujuan yang telah (SDM). Setiap melalui upaya Tentunya Pada lingkungan sekolah keberadaan menghasilkan sumber daya manusia yang peserta didik merupakan unsur inti dalam berkualitas, maka lembaga pendidikan . harus mempunyai manajemen Sebab, apabila tidak ada peserta didik yang baik. Sebab manajemen yang baik maka tidak akan terjadi interaksi kegiatan pada suatu lembaga pendidikan, seperti pendidikan dan pengajaran di lingkunga n yang diungkapkan oleh Syafarudin dan Bahakan Nurmayati merupakan salah satu variabel peserta didik, sekolah harus berjuang yang dapat menentukan bermutunya suatu bersungguh-sungguh, lembaga pendidikan, dan menentuka n sedikit sekolah yang tutup dikarenakan kualitas lulusannya tidak mendapatkan peserta didik. Karena Nurmawati, 2011:. Bahkan, lembaga itu, keberadaan peserta didik mendapatkan pendidikan yang memiliki manajemen posisi yang ekslusif dan merupakan unsur yang baik, menurut Andang akan dapat utama yang harus benar-benar dimenej menjadi lembaga pendidikan yang maju, . berkembang, diminati oleh masyarakat (Badrudin, 2014: . Posisi peserta didik dan dapat menghasilkan lulusan-lulusan tidak ubahnya dalam dunia usaha seperti yang berkualitas (Andang, 2014: . (Syafaruddin ditetapkan sebelumnya. Istilah manajemen dalam bahasa Arab dan pengajaran. , mendapatkan pelayanan dengan sebaik disebut dengan al-tadbir, yang maknanya Sekolah sebagai lembaga pendidikan pengelolaan (Ali MaAoshum and Zainal dalam rangka penyiapan lulusan yang Abidin Munawwir, 1997: . Terry berkualitas, harus melakukan pengelolaan terhadap peserta didik secara tepat. Knezevich, lebih luas mengatakan bahwa Kegiatan tersebut dilakukan sejak peserta manajemen peserta didik itu merupakan didik mendaftar . menjadi siswa sebuah layanan yang diberikan oleh di sekolah, sampai pada peserta didik tersebut lulus dari sekolah. Artinya bahwa perhatiannya pada pengelolaan peserta didik di dalam maupun di luar kelas diperlukan oleh suatu lembaga pendidikan (Stephen J. Knezevich, 1961: . , sehingga peserta didik dapat Optimalisasi tumbuh dan berkembang sesuai dengan potensi, bakat dan minatnya. Hal tersebut pendidikan . , untuk diungkaplan oleh Hidayat dan Wijaya, bahwa sekolah harus memiliki manajemen pendidikan, baik itu tujuan kurikuler, . , mengembangkan potensi, bakat, minat, tujuan pendidikan secara umum. Hal ini pengetahuan dan keterampilan peserta memiliki makna bahwa sekolah sebagai didik (Rahmat lembaga pendidikan yang punya peran Hidayat Candra Wijaya, 2017: . besar dalam upaya mencerdasakan anak Manajemen peserta didik merupakan sebuah bentuk layanan yang sekolah menampung peserta didik saja, akan tapi ada pengelolaan yang jelas agar lulusan terhadap peserta didiknya, mulai dari . dari lembaga tersebut dapat peserta didik tersebut mendaftar disekolah dinikmati hasilnya yaitu terbentuknya manusia yang berkualitas. Karena itu, peserta didik tersebut menyelesaikan pendidikannya di sekolah tersebut. ungkapan Badrudin sangat berpengaruh Terkait manajemen peserta didik. Nurmadiah mengemuka ka n dalam mengarahkan seluruh kegiatan bahwa upaya sekolah dalam melakukan pengaturan peserta didik, yang dimulai pendidikan . (Badrudin, 2014: dari peserta didik tersebut masuk sekolah hingga mereka menamatkan pendidikan Dengan disekolah tersebut (Nurmadiah, 2. : 46. program apapun yang dibuat utama peserta didik itu masih berada dalam lingkungan sekolah . , maupun peserta didik itu sendiri. Tolak ukur dari berhasil atau tidaknya manajemen suatu adanya manajemen peserta didik yang . dilihat salah satunya dari prestasi dan Untuk Bahrudin SMP Islam Al-Ulum Terpadu Medan, merupakan salah satu sekolah Favorit yang berada di kota Medan. Indonesia. menghasilkan lulusan berkualitas maka Sekolah harus menjalankan manajemen, dengan pengetahuan umum, juga mengajarkan melakukan beberapa kegiatan, yaitu: . Perencanaan peserta didik. Rekrutmen penerapannya sekolah ini dalam kegiatan peserta didik. Seleksi peserta didik. pembelajarannya mengkaitkan antara ilmu Orientasi agama dengan ilmu umum . ntegrasi Penempatan peserta didik. Pencatatan Sekolah tersebut berdasarkan hasil dan pelaporan peserta didik. Pembinaan pengamatan awal memiliki peserta didik dan pengembangan peserta didik. yang tidak sedikit jumlahnya, bahkan Evaluasi pembelajaran (Badrudin, 2014: setiap tahunnya sekolah tersebut dipadati oleh pendaftar Mengingat Bahkan menjadi calon peserta didik. Sekolah merupakan salah satu elemen penting tersebut juga merupakan sekolah unggul, dalam pendidikan dan merupakan sasaran dimana telah terakreditasi AuAAy, terdapat banyak prestasi yang telah ditorehkan dan lulusannya sebagian besar diterima di berkontribusi terhadap upaya peningkatan sekolah (SMA) unggulan. kualitas hidup bagi masyarakat suatu Tentunya apa yang telah dicapai oleh bangsa, maka peserta didik perlu dikelola. SMP Islam Al-Ulum Terpadu Medan dimenej, diatur, ditata, dikembangkan dan tersebut, terdapat manajemen atau tata diberdayakan agar dapat menjadi produk kelola yang baik terhadap seluruh kegiatan pendidikan yang bermutu, baik ketika peserta didik yang dijalankan, khusnya kegiatan langsung ke objek yang diteliti, yaitu: (PPDB), kegiatan pengelompokan peserta SMP Islam Al-Ulum Terpadu Medan. didik, kegiatan pembelajaran, kegiatan Penelitian pengembangan peserta didik, dan kegiatan kualitatif yaitu suatu bentuk penelitian yang berusaha mengungkapkan gejala- Karena penelitian ini dilakukan bertujuan untuk gejala secara menyeluruh melihat bagaimana SMP Islam Al-Ulum Terpadu melalui pengumpulan data dari latar alami Medan: dan sesuai . olistik kontekstua. perencanaan terhadap kegiatan peserta didik dalam peningkatan kualitas lulusan sebagai instrumen kunci (Hasrian Rudi di SMP Islam Al-Ulum Terpadu Medan. Setiawan and Danny Abrianto, 2019: . Melakukan pengorganisasian terhadap Hal ini sebagaimana, yang ungkapan kegiatan peserta didik dalam peningkatan Moleong kualitas lulusan di SMP Islam Al-Ulum kualitatif merupakan prosedur penelitian Terpadu Melaksanakan yang menghasilkan data deskriptif berupa kegiatan peserta didik dalam peningkatan data tertulis atau lisan dari orang-orang kualitas lulusan di SMP Islam Al-Ulum dan perilaku yang diamati (Lexy J. Terpadu Moleong, 2002: . Medan. Medan. Melakukan pengawasan terhadap kegiatan peserta Instrumen pengumpulan data yang didik dalam peningkatan kualitas lulusan di SMP Islam Al-Ulum Terpadu Medan. diantaranya adalah: . Observasi. Pada . Melakukan evaluasi terhadap kegiatan peserta didik dalam peningkatan kualitas secara langsung lulusan di SMP Islam Al-Ulum Terpadu kegiatan peserta didik di SMP Islam Al- Medan. Ulum Terpadu Medan. Wawancara. terhadap manajemen Pada penelitian ini dilakukan wawancara METODE PENELITIAN Penelitian secara informal dan wawancara baku terbuka, untuk menggali informasi tentang penelitian lapangan (Field Researc. , bagaimana SMP Islam Al-Ulum Terpadu dimana dalam melakukan pengumpula n Medan data dan informasi dilakukan secara . kegiatan peserta didik dalam peningkatan kualitas lulusannya. Pada berlangsung secara kontinu dan terus- menerus sampai tuntas sehingga datanya kepala sekolah, wakil kepala sekolah mencapai titik jenuh (Matthews B. Miles bidang kurikulum dan kesiswaan, guru and A. Michael Huberman, 1992: . dan siswa dan stakeholder . Terdapat empat langkah yang dilakukan Dokumentasi. Pada penelitian ini metode dengan teknik analisis tersebut, yaitu: diwawancarai adalah . , mendapatkan data berupa: dokumentasi pemilihan data . , penyajian data kegiatan peserta didik, baik itu kegiatan . , penarikan pembelajaran, program pengembanga n peserta didik, kegiatan evaluasi daln lain- drawinng/verficatio. Alur kerja model interactive analisis Miles & Huberman. Penjaminan keabsahan data dalam . dapat dilihat pada gambar 2. penelitian ini mempergunakan berbagai macam teknik, diantaranya adalah: . Triangulasi. Pada penelitian ini untuk menjamin keabshan data memperguna ka n tiga jenis triangulasi, yaitu: triangulasi Gambar 2. 1: Komponen Analisis Data Model Interaktif sumber, triangulasi metode dan teori. Ketekunan Dilakukan dengan mencurahkan segala kemampua n HASIL PEMBAHASAN pendengaran, intuisi dan perasaan selama Berdasarkan hasil penelitian, bahwa pengumpulan data. Pemeriksaan teman kegiatan peserta didik di SMP Islam Al- sejawat yang dilakukan melalui diskusi. Ulum Terpadu Medan dalam peningkatan Perpanjangan keikutsertaan Penelitian ini mempergunakan teknik penerimaan peserta didik baru (PPDB), analisis data yaitu model interactive pengelompokan peserta didik, kegiatan analysis Miles & pembelajaran, program pengembanga n Huberman, aktivitas dalam analisis data kualitatif . unsur pokok yang seharusnya dilakukan pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi. Perencanaan Didik Kegiatan Peserta data, analisis fakta dan melakukan penyusunan rencana secara Perencanaan merupakan kemampuan konkrit (Fahmiah Akilah, 2017: . pengambilan putusan pada waktu sekarang Semua kegiatan peserta didik di SMP terkait dengan apa yang ingin dikerjakan Islam Al-Ulum Terpadu Medan dalam dimasa mendatang (Muhammad Fadhli, 2017: . Islam mengajarkan terdapat tiga peningkatan kualitas lulusan dilakukan . , kegiatan penerimaan peserta didik baru melakukan suatu kegiatan atau program (PPDB), pengelompokan peserta didik. AaOaa acOe aaEaI acI aa aI aII CaacOn aOaIIA AcEEa aO a aacOaE IA ca a a EaO aE a aNaO aI aaN a aacOA a A aO aI aII aOaIaa I aE aEa aIA ca AOaIaaIA a AaOaA aAcEEA o AOa Ea aI aNIA Perencanaan perencanaan dilakukan secara kontinu Siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kudakuda yang ditambat untuk . ang menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak sedang Allah (Q. AlAnfal/8: . erus meneru. Dengan demikian, secara umum ayat Perencanaan di SMP Islam Al-Ulum Terpadu Medan menentukan apa yang ingin dilakukan kedepannya dan target yang ingin dicapai oleh sekolah, khsunya dalam kegiatan Sebagaimana diungkapkan oleh Rifai dan Fadhli, bahwa sekolah harus membuat perencanan yang tersebut Allah Swt perintahkan untuk mengenai sesuatu yang ingin dicapai dan membuat perencanaan ataupun persiapan secara baik dalam melakukan program atau kegiatan tertentu. Dalam dalam mewujudkan yang menjadi target capaiannya (M. RifaAoi . erus menenru. dan terjadwal, dengan and Muhammad Fadhli, 2013: . melibatkan seluruh pihak yang akan Perencanaan dalam kegiatan peserta terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan didik di SMP Islam Al-Ulum Terpadu peserta didik tersebut. Seperti dalam Medan ini secara umum dilakukan dengan kegiatan penerimaan peserta didik baru, menetapkan target yang ingin dicapai, ketua yayasan, kepala sekolah, wakil menentukan langkah dan strategi yang dilakukan dalam mencapai target capaian kependidikan semuanya terlibat dalam yang telah ditetapkan tersebut, selain itu penerimaan peserta didik baru. Demikian kemungkinan-kemungkinan pengelompokan peserta didik, kegiatan pembelajaran, program pengembanga n Prosedur dan evaluasi pembelajaran, maka kepala perencanaan terhadap kegiatan peserta sekolah, guru dan tenaga kependidikan didik tersebut di SMP Islam Al-Ulum semuanya ikut andil dalam melakukan Terpadu Medan. perencanaan terhadap kegiatan-kegiatan Dapat dilihat pada peserta didik tersebut. Dengan menghasilkan lulusan yang berkualitas maka seluruh kegiatan peserta didik harus Karena itu dalam memenej . perencanaan merupakan komponen yang Gambar 3. 1: Prosedur Perencanaan Kegiatan Peserta Didik harus ada. Perencanaan kegiatan peserta didik Istilah yang dilakukan oleh SMP Islam Al-Ulum Terpadu Medan Pengorganisasian Kegiatan Peserta Didik bahasan Arab disebut At-Tandziim, yaitu kualitas lulusan, dilakukan secara kontinu setiap orang, kerja baik secara vertikal maupun Pengorganisasian sesuai dengan fungsinya masing-masing. Karena dilakukan dalam rangka untuk mengatur menjalankan program ataupun kegiatan sumber daya yang dibutuhkan, sehingga sangat penting dilakukan, agar pelaksana program atau kegiatan dapat diselesaikan dengan sukses (Nanang Fatah, 2008: . Alquran juga menyebutkan terkait dengan masing-masing. Setidaknya ada dua aspek kegiatan pengoranisasian. aAEI a aO EaI aC sc acaE o aaEA AE a eC a aOA a a a e a e a e ca AOA AacaINa aIaIaaEA e A aOEeaC aIa CaA AEe a aO a Ee aE aOIA a Aac aeA A aEA AOI EeaC a aIOA a ea a a a a A Oa aIaO aaEa aI a e aaE EeaC aIa aOaEA ca a AE eIA cs aAEEacOE aC EIacN oa OaE UcE a AaEA AE Oa ea aO aIA a a a a ae wewenang dan tugasnya pengorganisasian suatu kegiatan ataupun program tertentu, yaitu: . Pembagian beban kerja baik kepada individu maupun . Penentuan terhadap garisgaris (Nurzannah dkk, 2020: . Kegiatan-kegiatan Dan Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. Dan telah Kami tetapkan bagi bulan manzilahmanzilah, sehingga . etelah dia sampai ke manzilah yang sebagai bentuk tandan yang Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masingmasing beredar pada garis (Q. Yasin/36: 3. dalam peningkatan kualitas lulusannya, dilakukan di SMP Islam alulum Terpadu Medan, selain dilakukan perencanaan . secara kontinu dan terjadwal, maka dilakukan pula pengorganisaisan . Seluruh kegiatan peserta didik, khusunya kegiatan penerimaan (PPDB), pengelompokan peserta didik, kegiatan pembelajaran, program pengembanga n dan evaluasi pembelajaran dilakukan Dengan menjelaskan bahwa Allah melakukan . tugas dan wewenang terhadap pihak yang secara langsung ataupun tidak langsung terlibat dalam kegiatan peserta didik tersebut. Terry, sebagaimana ia katakan terhadap kegiatan peserta didik juga bahwa kegiatan pengorganisasian tersebut bertujuan untuk melakukan pengaturan terhadap seluruh sumber yang dibutuhkan Artinya bahwa setiap kegiatan peserta . , terkhusus pada sumber didik, apakah itu kegiatan penerimaan (PPDB), . dapat dilakukan dengan sukses pengelompokan peserta didik, kegiatan 9 Terry, 1968: . Hidayat dan Wijaya pembelajaran, program pengembanga n mengatakan hal yang sama, bahwa suatu dan evaluasi pembelajaran dirancang kegiatan atau program sebelum dijalankan tahap-tahapan pelaksanaanya, sehingga maka pengorganisasian dilakukan terlebih dahulu untuk melakukan pengaturan dan dijalankan oleh petugas pelaksana dengan mendistribusikan wewenang, sumber daya . dan pekerjaan diantara anggota yang Dengan demikian, berdasarkan hasil terlibat dalam suatu kegiatan (Hidayat and temuan penelitian di SMP Islam Al-Ulum Wijaya, 2017: . Terpadu SMP Islam Al-Ulum Terpadu Medan. Medan, dalam pemberian tugas dan wewenang kepada pihak yang terlibat di dasarkan melakukan pembagian tugas dan tanggung atas berbagai pertimbangan-pertimba nga n jawab dan menetapkan tahapan kegiatan . edoman pelaksanaa. hal tersebut dapat skill atau bidang Seperti dilihat pada gambar 3. kegiatan pembelajaran, setiap guru diberi tugas untuk mengajar sesuai dengan skill dan bidang keahliannya. Demikian juga, dalam kegiatan penerimaan peserta didik baru, setiap panitia PPDB, diberikan tugas sesuai dengan porsinya masing-masing. SMP Islam Al-Ulum Terpadu Medan. Gambar 3. 2: Pengorganisasian Kegiatan Peserta Didik Pelaksanaan Didik Kegiatan adalah untuk mendapatkan calon peserta didik yang berlatar belakang baik. Peserta Tahapan yang dilakukan oleh calon peserta didik . dalam kegiatan Suatu kegiatan tidak akan dapat PPDB di SMP Islam Al-Ulum Terpadu terealisasi manakalah tidak dilaksanakan . Berdasarkan Medan adalah: . Melakukan pengisian formulir registrasi yang dapat dilakukan di penelitian bahwa di SMP Islam Al-Ulum Terpadu Medan. Melakukan . Pengumuman hasil seleksi, dilakukan secara online. Melakukan kegiatan peserta didik di SMP Islam Al- . Medan, dinaytakan lulus dalam seleksi PPDB . akademik (TPA), tes baca Alquran dan dilakukan sebelumnya. Dengan demikian. Terpadu untuk seleksi akademik adalah tes potensi pengorganisasian . yang telah Ulum lulus dalam seleksi berkas. Adapun materi . tersebut, di dasarkan pada . setelah calon peserta didik dinyatakan kegiatan peserta didik yang dilaksanakan Melakukan pengenalan lingkungan sekolah (PLS). Kegiatan Temuan terkait dengan pelaksanaan (PLS) di SMP Islam Al-Ulum Terpadu . kegiatan peserta didik dalam Medan, diwajibkan pada seluruh calon peningkatan kualitas lulusan di SMP Islam peserta didik baru yang secara resmi telah Al-Ulum Terpadu Medan, lebih jelasnya dinyatakan lulus seleksi dan melakukan akan diuraikan dalam pembahasan berikut registrasi ulang. Terdapat beberapa materi yang diberikan kepada calon peserta didik Pelaksanaan Kegiatan PPDB di SMP Islam Al-Ulum Terpadu Medan Kegiatan penerimaan peserta didik pada kegiatan PLS tersebut, diantaranya baru di SMP Islam Al-Ulum Terpadu Medan dalam pelaksanaanya dilakukan Mengenalkan . Mengenalkan aturan atau tata tertib yang harus diikuti. Mengenalkan seleksi . erkas dan akademi. , tujuannya seluruh Pelaksanaan Kegiatan Pengelompokan Peserta Didik . Mengenalkan semua Pengelompokan peserta didik yang kegiatan pengembangan . kepada peserta didik baru di SMP Islam Al-Ulum Terpadu Medan. Hal Ulum Jenis satu dapat mempengaruhi peserta didik lainnya. menyesuaikan dengan kebutuhan sekolah Namun, (Hidayat and Wijaya, 2017: . SMP Islam Al-Ulum Terpadu Medan pada prakteknya juga kegiatan PPDB, dilaksanakan dengan melakukan pengelompokan peserta didik menggunakan dua sistem seleksi yaitu secara homogen, yaitu dimana peserta seleksi akademik dan seleksi berkas. Kegiatan pengenalan lingkungan (PLS) di Hal ini seperti pada mata SMP Islam Al-Ulum Terpadu Medan, agar peserta didik yang pembelajaran di sekolah serta dapat oleh SMP Islam al-Ulum Terpadu Medan, merasa betah dalam mengikuti proses pengelompokan ini . dipilih fisik, mental dan emosional sehingga ia Medan didik yang memiliki karakteristik dan yang baru baik secara yaitu dalam satu kelas diisi oleh peserta Agar peserta didik siap menghadapi umumnya dilakukan secara heterogen, kegiatan yang diselenggarakan sekolah. Terpadu . Agar pesera didik dapat Dengan terhadap peserta didik. SMP Islam Al- mentaati segala peraturan yang berlaku di sekolah dalam memberikan pelayanan Agar peserta didik dapat mengerti dan adalah untuk bahwa tujuan dari kegiatan PLS adalah: . penglasifikasian peserta didik. Tujuan Rahmat Hidayat dan Candra Wijaya, pelajaran Tahfizul Quran, dimana peserta didik dikelompokkan secara homogen, yaitu dengan mengelompokkan peserta tersebut, untuk melakukan pembinaan dan didik sesuai dengan banyak sedikitnya bimbingan awal terhadap mereka. hafalan mereka. Bahkan terkadang peserta didik dikelompokkan berdasarkan lancar dan tidak lancarnya dalam membaca strategi guru ataupun lembaga pendidikan Alquran. dalam melakukan kegaitan pengelolaan Pengelompokan kedua-duanya Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran Peserta Didik Sistem full day school merupakan masing-masing. Karena itu. SMP Islam Al-Ulum Terpadu sistem kegiatan pembelajaran yang dipilih Medan dan diimplementasikan di SMP Islam Al- Ulum Terpadu Medan. Sistem full day pengelompokan tersebut . omogen dan school ini dimana kegiatan pembelajaran, yang dilakukan terhadap peserta didik Hal Adodo Agbayewa pembelajaran mereka lakukan hingga sore hari, yang dilakukan mulai hari Senin hingga hari Sabtu. Sistem full day school ini tentunya melakukan pengelompokan peserta didik (Adodo oleh Wicaksono, kegiatan pembelajarannya setengah hari, yaitu dari pagi sampai siang ataupun dari kegiatan pengelompokan peserta didik . eterogen siang sampai sore hari. Sedangkan, sistem seharian penuh sebagain waktunya dipergunakan untuk melihat situasi, kondisi dan dan kebutuha n Hal mulai dari pagi hingga sore hari dengan mempergunakan salah satunya dengan pembelajaran selama homoge. secara mutlak, akan tetapi bahwa pelaksanaan sistem half day School hanya dilakukan Ulum Terpadu Medan tidak melakukan Sebagaimana yang diungkapka n Dengan demikian. SMP Islam Al- pelaksanaannya dengan sistem half day Agbayewa, 2011: . Islam Al-Ulum penuh, yaitu mulai dari pagi hari aktifitas situasi, kondisi dan kebutuhan dalam SMP Terpadu Medan ini dilaksanakan seharian dapat dilakukan secara tepat sesuai dengan melakukan kegiatan pembelajaran yang pengelompokan peserta didik merupakan menyenangkan peserta didik (Anggit Grahito Wicaksono, 2017: . dibiasakan untuk melakukan sesuatu yang Kegiatan pembelajaran harus tersusun Pembiasaan rapih dan terjadwal dengan baik, dimana diantanya adalah pembiasaan untuk hidup pada hari Senin sampai dengan hari Jumat disiplin, tertib dan pembiasaan untuk aktivitas kegiatan pembelajaran dimulai melakukan ibadah. 25 Wib sampai dengan pukul Wib, tidak hanya dalam kelas saja, akan tetapi pembelajaran diawali dengan melakukan kegiatan pembelajaran juga dilakukan di Tahsin Quran. Sedangkan khusus pada luar kelas. Selain itu, study tour atau hari Sabtu kegiatan pembelajaran dimulai outing class sering dilakukan agar peserta dari pukul 07. 25 Wib sampai dengan didik dalam kegiatan pembelajaran tidak bosan dan mendapat pengalaman di luar Kegiatan pembelajaran dilaksanakan Wib, pembelajaran yang dilakukan hanya dua Tahsin Quran sekolah secara langsung. Pendekatan Ekstrakulikuler. Terkhusus untuk kelas IX, dilakukan kegiatan untuk persiapan pembelajaran di SMP Islam Al-Ulum menghadapi ujian akhir sekolah dan ujian Terpadu Medan yaitu pendekatan Student Center SMP Islam Al-Ulum Terpadu Medan. Learning (SCL), yaitu suatu pendekatan yang menuntuk peserta didik aktif dalam kegiatan pembelajaran dan memadukan antara ilmu agama dengan pendidik sebagai fasilitator pembelajaran. ilmu umum . ntegrasi ilm. , yang dalam Hal ini sebagaimana ungkapan Jacobs, materi-materi student center learning (SCL), peserta agama, maka dikaitkan dengan ilmu-ilmu Sebaliknya, ketika guru umum dibandingkan dengan pendidiknya dalam menyampaikan materi pelajaran, maka kegiatan pembelajaran (George Jacobs, mereka mengaitkan dengan pengetahuan 2016: . Pelaksanaan pembelajaran yang Selain dilakukan selain diajarkan secara teori dan pengunaan diwajibkan mereka mengikutinya, yaitu pembelajaran secara kolaboratif juga Program Kelas Persiapan Ujian Nasional dilakukan oleh pendidik sebagai upaya (KPUN) dan Pramuka. Program kelas dalam mempermudah (KPUN) informasi pembelajaran kepada peserta diwajibkan hanya khusus untuk peserta Motivasi dan penguatan dalam didik di kelas IX. Sedangkan, pramuka khusus hanya diwajibkan untuk kelas VII diberikan oleh setiap saat oleh guru dalam dan Vi. Dipilihnya pramuka sebagai bentuk verbal . ata-kat. dan terkadang program pengembangan yang diwajibkan dalam bentuk non-verbal . bagi peserta didik, dengan alasan bahwa di Pelaksanaan Program Pengembangan Peserta Didik dalam pramuka peserta didik dibimbing Program pengembangan peserta didik Khusus Semua peserta didik meskipun diberi pada hari Sabtu, setelah kegiatan Tahsin kebebasan untuk memilih dan mengkikuti program pengembangan tersebut, akan pengembangan diselenggarakan, baik itu program Kelas Persiapan Ujian Nasional (KPUN). Pramuka. Paskibra. Tilawah. Robotik, pengembangan apa yang akan mereka Karya ikuti maka terdapat bimbingan Ilmiah Remaja (KIR). Seni Tari. Seni Musik, memiliki keterampilan, dan cinta terhadap dua jenis yaitu program pengembanga n dalam tim, peduli pada lingkungan sosial. Terpadu Medan, secara umum terdapat Alquran bertanggung jawab, disiplin, dapat bekerja yang dijalankan di SMP Islam Al-Ulum akademik dan non-akademik. dilakukan oleh guru, khusnya oleh guru Futsal, bimbingan konseling (BK). Fotografi dan Jurnalistik. English Club. Guru Arabic Club. OSIS. Dokter Remaja. Pencak Silat dan lain sebagainya. (BK) pengembangan peserta didik yaitu untuk Peserta didik di SMP Islam Al-Ulum mengarahkan peserta didik dalam memilih Terpadu Medan diberikan kebebasan dan mengikuti program pengembanga n untuk memilih program pengembanga n peserta didik sesuai dengan potensi, bakat yang akan mereka ikuti. Namun terdapat dan minat peserta didik tersebut. Setelah beberapa program pengembangan yang peserta pengembangan yang akan mereka ikuti, penyelesaian persoalan yang maka selanjutnya peserta didik dapat memutuskan program pengembangan apa . Melakukan pengawasan yang akan mereka ikuti. dan memberikan teladan. Setiap peserta Selain terdapat didik diawasi oleh pengelola sekolah, pengembangan peserta didik yang ada di khusnya oleh guru piket. Salah satu tugas lingkungan SMP Islam Al-Ulum Terpadu guru piket adalah melakukan pengawasan Medan, maka peserta didik juga mendapat Dalam hal ini guru piket dapat menegur Mursofi mengungkapkan bahwa lulusan peserta didik yang tidak disiplin. berkualitas salah satu kriterianya, selain Selain itu, pembinaan kedisiplinan di memiliki prestasi akademik yang baik. SMP Islam Al-Ulum Terpadu Medan, juga harus memiliki sikap disiplin yang diberikan juga pada Masa Pengenalan baik (M. Musrofi, 2010: . Lingkungan Pembinaan Islam Al-Ulum didik di tahap ini dilakukan pembinaan Terpadu Medan ini untuk hidup disiplin dan mematuhi aturanaturan sekolah. Pemberian nasihat dan himbauan kepada Pelaksanaan Kegiatan Evaluasi Pembelajaran peserta didik. Nasihat diberikan setiap Kegiatan evaluasi pembelajaran yang saat, khususnya pada saat apel pagi dan dilakukan di SMP Islam Al-Ulum Terpadu Medan, terdiri dari dua bentuk yaitu tes . Membuat aturan . ata terti. Kegiatan pengukuran pada ranah kognitif, afektif dan psikomotorik peserta didik dengan . Mengoptimalkan layanan Peserta pembelajaran dilakukan untuk melakukan mengikuti kegiatan pembelajaran dan lain Peserta di SMP dilakukan dengan beberapa cara, yaitu: . Sekolah (MPLS). Sebagaimana memperoleh layanan konseling yang tidak Harfiani Setiawan, bahwa guru dapat melakukan hanya terkait dengan studi mereka, namun pengukuran pada ranah kognitif, afektif dan SMP Islam Al-Ulum Terpadu Medan mempergunakan bentuk tes maupun non melakukan tindak lanjut terhadap hasil tes (Rizka Harfiani and Hasrian Rudi dari evaluasi pembelajaran, yaitu bagi Setiawan, 2019: . peserta didik yang mendapatkan nilai di Teknik penilaian berupa tes tulisan, lisan dan penugasan digunakan untuk (KKM). Program remedial dan pengayaan, kedua kognitif peserta didik. Teknik penilaian berupa penilaian kinerja, penilaian projek dijadikan sebagai tindak lanjut terhadap dan penilaian portofolio, dipergunakan hasil dari evaluasi pembelajaran (Tatang untuk melakukan pengukuran terhadap Amirin, 2013: . ranah psikomotorik. Sedangkan, teknik penilaian berupa observasi, penilaian diri, agar setiap aktivitas yang dijalankan sesuai pengukuran pada ranah afektif. dengan perencanaan yang telah dibuat SMP Islam Al-Ulum Terpadu Medan (Dedi Iskandar, 2016: . Pengawasan merupakan suatu stategi yang dilakukan menyelenggara ka n harian (PH), penilaian tengah semester peserta didik di kelas IX, maka semua pengawasan . terhadap suatu ujian kenaikan kelas (UKK). Terkhusus Alquran juga menyebutkan terkait tentang (PTS), penilaian akhir semester (PAS), penyimpangan-penyimpangan pembelajaran, diantaranya yaitu: penilaian Peserta atau kegiatan tertentu, untuk menjamin dalam pelaksanaan kegiatan Kegiatan Amirin suatu proses memonitor suatu program merupakan teknik-teknik penilaian yang Pengawasan Didik Pengawasan . merupakan penilaian antar teman dan catatan guru. A aE a IA AEa OEa I Ea a a aA aO aIA a AaO au acIA A Oa Ea aIO aI aI a AaEaO aIA AaEaO aIA ditambah dengan ujian komprehensif, ujian sekolah (US) dan ujian nasional Padahal sesungguhnya bagi kamu ada . alaikat-malaika. , yang mulia . i (UN). sisi Alla. dan mencatat . ekerjaan-pekerjaanmu it. , mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Q. AlInfitar/82: 10-. peserta didik, khusunya kegiatan kegiatan SMP Islam Al-Ulum Terpadu Medan dan evaluasi pembelajaran. Dua model dalam peningkatan kualitas lulusan, semua pengawasan yang dijalankan yaitu model kegiatan peserta didik, khususnya kegiatan pengawasan langsung . irect contro. dan penerimaan peserta didik baru (PPDB), pengelompokan peserta didik, kegiatan . ndirect contro. penerimaan peserta didik baru (PPDB), pengelompokan peserta didik, kegiatan pembelajaran, program pengembanga n pembelajaran, program pengembanga n Model pengawasan langsung . irect dan evaluasi pembelajaran dilakukan contro. , yang dilakukan oleh SMP Islam pengawasan . Pengawasan Al-Ulum Terpadu Medan dalam kegiatan yang dilakukan terhadap semua kegiatan peserta didik dijalankan dengan melihat peserta didik tersebut untuk memastikan setiap pelaksanaan kegiatan peserta didik bahwa semua aktivitas yang dikerjakan tersebut, apakah kegiatan peserta didik tersebut sesuai dengan perencanaan dan tersebut dijalankan sesuai dengan target aturan yang telah tentukan sebelumnya. Hal ini sesuai dengan tujuan pengawasan . menurut Wijaya dan RifaAoi. Sedangkan, model pengawasan tidak . ndirect pemantauan terhadap seluruh kegiatan dilakukan oleh SMP Islam Al-Ulum yang dilakukan, serta menjamin agar Terpadu Medan adalah melalui kegiatan setiap kegiatan pelaporan dan koordinasi yang dilakukan dilakukan oleh petugas pelaksana berjalan sesuai dengan oleh guru kepada kepala sekolah, sebagai pimpinan (Candra Wijaya Muhammad RifaAoi, 2016: . kegiatan ataupun program. Berdasarkan hasil temuan penelitian, atau tenaga SMP Islam Al-Ulum Terpadu Medan dalam menjalankan setiap kegiatan peserta dijalankan oleh SMP Islam Al-Ulum didik melibatkan pihak baik internal dan Terpadu Medan dalam setiap kegiatan Hal pengawasan mengadakan perbaikan sedini mungki n Pihak internal yang terlibat dalam pengawasan kegiatan peserta didik. Prosedur pengawasan terhadap kegiatan diantaranya adalah kepala sekolah dan peserta didik di SMP Islam Al-Ulum wakil kepala sekolah sebagai pimpinan Terpadu Medan, dapat dilihat pada gambar Sedangkan, pihak eksternal yang penyimpanga n. peserta didik diantaranya oleh Dinas Pendidikan Pendidikan Dinas terhadap kegiatan peserta didik secara sekolah sebulan sekali untuk Gambar 3. 4: Prosedur Pengawasan Kegiatan Peserta Didik bagaimana pelaksanaan kegiatan peserta Demikian sebagai pengguna . dengan memberikan Dengan demikian, sekolah sebagai suatu lembaga pendidikan akan dapat memproduksi lulusan yang berkualitas saran dan kritik telah diprogramkan Aktivitas yang dilakukan di SMP Evaluasi Kegiatan Peserta Didik Evaluasi dalam bahasa inggris disebut peningkatan kualitas lulusan, yaitu: . memastikan bahwa kegiatan atau program istilah evaluation, sedangkan dalam bahasa Arab disebut dengan Al- yang dijalankan sesuai dengan rencana dan Qiyamah, yang berarti nilai atau penilaian target yang ditetapkan. menemukan dan . perlu untuk dilakukan evaluasi untuk . terhadap kegiatan peserta didik dalam Suatu kegiatan atau program tertentu. Islam Al-Ulum Terpadu Medan dalam secara baik. kegiatan peserta didik yang dijalankan terhadap pelaksanaan kegiatan peserta didik yang (Rosnita, 2007: . Dengan demikian, evaluasi dapat diartikan sebagai suatu penilaian terhadap suatu kegiatan tertentu pembelajaran, program pengembanga n yang telah dilakukan, yang kemudian hasil dan evaluasi pembelajaran. evaluasi tersebut dijadikan sebagai dasar SMP Islam Al-Ulum Terpadu Medan dalam membuat suatu keputusan terhadap melakukan evaluasi terhadap kegiatan peserta didik, tujuannya adalah selain dihentikan atau sebaliknya diteruskan ingin mengetahui capaian keberhasilan dengan diadakannya modifikasi. terhadap program atau kegiatan yang telah Alquran juga menyebutkan terkait dilakukan, maka evaluasi juga dijadikan terhadap suatu kegiatan. terhadap suatu program atau kegiatan tersebut dipergunakan untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat keberhasilan suatu dan Rafida dapat dijadikan sebagai perbaikan terhadap program dan kegiatan yang telah dilakukan (Rusdi Ananda and Tien Rafida, 2017: . Evaluasi terhadap kegiatan peserta didik di SMP Islam Al-Ulum Terpadu Medan, dilakukan oleh pimpinan sekolah dan guru. Dalam melakukan evaluasi didik di SMP Islam Al-Ulum Terpadu panduan dan dasar dalam melakukan dilakukan pada setiap kegiatan peserta Bahkan, evaluasi menurut Ananda sebelumnya (Suharsimi Arikunto, 2016: kegiatan yang telah dijalankan. Evaluasi Medan, mengatakan bahwa hasil dari evaluasi mengetahui tentang sejauh mana capaian dan kegiatan berikutnya. Arikunto, beliau Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok . dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Q. AlHasyr/ 59: . melakukan perbaikan terhadap program ae AacEEA a ca eAaOaaOac aN EacaO aI a aIIaOe acCaOA A acI Ca ac aI Ea AaO EaIa I a AO a aIA a a acEE aA a ca AacEE au acIA a ao ca eAaOacCaOA Aa aIEaO aIA Evaluasi peserta didik, maka pimpinan sekolah dan penerimaan peserta didik baru (PPDB), pengelompokan peserta didik, kegiatan diantaranya adalah: . melihat tingkat keberhasilan kegiatan peserta didik harus dilakukan peserta didik yang telah terlaksana. evaluasi, yang tujuannya adalah untuk melakukan identifikasi terhadap masalah- mengetahui sejauhmana target capaian suatu program atau kegiatan, yang telah . mencari solusi perbaikan, direncanakan tercapai. yaitu hasil dari evaluasi dijadikan sebagai Evaluasi terhadap kegiatan peserta umpan balik . dalam membuat didik dalam peningkatan kualitas lulusan, program perbaikan. yang dilakukan di SMP Islam Al-Ulum Dengan demikian, dalam peningkatan Terpadu Medan, kualitas lulusan maka semuan kegiatan dapat dilihat pada yang ada di lingkungan sekolah khususnya Gambar 3. 5: Evaluasi Kegiatan Peserta Didik KESIMPULAN target capaian, menentukan bagaimana SMP Islam Al-Ulum Terpadu Medan dalam peningkatan kualitas lulusan, maka identifikasi terhadap kemungkinan yang Melakukan Melakukan . , perencanaan . terhadap kegiatan dengan menetapkan peserta didik, yaitu dengan menetapkan . pada pihak yang terlibat pembagian tugas langsung ataupun tidak terlibat secara Selain itu, juga dilakukan pengaturan terhadap mekanisme Di Bidang Pendidikan: Manifestasi Dan Implementasi. Didaktika Jurnal Kependidikan, 11. : 87. (Actuatin. Ali Melaksanakan menjalankan kegiatan peserta didik sesuai dengan perencanaan dan aturan yang telah dibuat, baik itu kegiatan penerimaan pengembangan peserta didik dan evaluasi Badrudin. Manajemen Peserta Didik. Jakarta: PT. Indeks. terhadap kegiatan-kegiatan peserta didik Dedi Iskandar. Peran Pengawas Pendidikan Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan SMP Di Kabupaten Bima. Nusa Tenggara Barat. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan, 9. yang dilakukan. Melakukan penilaian . , melihat tingkat . Manajemen Yogyakarta: UNY Arikunto. Suharsimi. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara. dengan melibatkan pihak internal dan Amirin. Tatang. Pendidikan. Press. Andang. Manajemen Dan Kepemimpinan Kepala Sekolah. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media. Melakukan pengawasan and Zainal Abidin . Kamus Al(Surabaya: Pustaka Ananda. Rusdi, and Tien Rafida. Pengantar Evaluasi Program Pendidikan. Medan: Perdana Publishing. (PPDB), pengelompokan peserta didik, kegiatan . , yaitu MaAoshum. Munawwir. Munawwir. Progresif. keberhasilan kegiatan peserta didik dan hasil evaluasi tersebut akan dipergunakan sebagai umpan balik Fadhli. Muhammad. Manajemen Peningkatan Mutu Pendidikan. TADBIR: Jurnal Studi Manajemen Pendidikan, 1. : 36. dalam melakukan perbaikan. Fatah. Nanang. Landasan Manajemen Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya. DAFTAR PUSTAKA Adodo, and Agbayewa. Effect of Homogenous and Heterogeneous Ability Grouping Class Teaching on StudentAos Interest. Attitude and Achievement in Integrated Science. International Journal of Psychology and Counselling, 3. : 49. Harfiani. Rizka, and Hasrian Rudi Setiawan. Model Penilaian Pembelajaran Di Paud Inklusif. Ihya Al-Arabiyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Arab, 5. : 236. Hidayat. Rahmat, and Candra Wijaya. Ayat-Ayat Alquran Tentang Akilah. Fahmiah. Manajemen Perencanaan Sumber Daya Manusia Manajemen Pendidikan Medan: LpI. Islam. Nurzannah. Nurman Ginting, and Hasrian Rudi Setiawan. Implementation Integrated Quality Management In The Islamic Education System. In Proceeding International Seminar of Islamic Studies, 9: UMSU Press. Jacobs. George. Student Centered Learning An Approach to Fostering Democracy in Schools. Jurnal Beyond Words, 4. : 81. Knezevich. Stephen . Administration of Public Education. New York: Harper and Brothers Publishe. RifaAoi. , and Muhammad Fadhli. Manajemen Organisasi. Medan: Cipta Pustaka Media Perintis. Miles. Matthews B. , and A. Michael Huberman. An Expanded Source Book Qualitative Data Analysis. London: SAGE Publication. Rosnita. Evaluasi Pendidikan. Bandung: Ciptapustaka Media. Setiawan. Hasrian Rudi, and Danny Abrianto. Metodologi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Bildung. Moleong. Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Ros. Bandung. Syafaruddin, and Nurmawati. Pengelolaan Pendidikan. Medan: Perdana Publishing. Musrofi. Melesatkan Prestasi Akademik Siswa. Cara Praktis Meningkatkan Prestasi Akademik Siswa Tanpa Kekerasan Dan Tanpa Harus Menambah Jam Belajar. Yogjakarta: PT. Pustaka Intan