Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) Vol. 7 No. 3 Juli 2023 e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 DOI: 10. 58258/jisip. 5048/http://ejournal. org/index. php/JISIP/index Media Dan Program Promosi Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Di Kabupaten Purwakarta Renata Anisa1. Yustikasari2. Retasari Dewi3 Universitas Padjajaran Article Info Article history: Received : 30 March 2023 Publish : 04 June 2023 Keywords: Promotion Health Promotion Health Education PKRS Hospital Info Artikel Article history: Diterima : 30 March 2023 Publis : 04 Juni 2023 Abstract Media is a tool used by companies or institutions to convey information to the The media has an important role in the success of a promotional Hospitals have the function of improving public health status by conveying information and health education in accordance with the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number 44 of 2018 concerning the implementation of health promotion. This study aims to determine the media and health promotion program at the Regional General Hospital in Purwakarta Regency. The method used is descriptive qualitative with data collection techniques of observation, interviews, and literature study. The results showed that the RSUD in Purwakarta Regency used internal media including audio and visual media, posters, leaflets and banners for health promotion to patients, patient families and hospital human resources. Meanwhile, for health promotion targeting the external public, hospitals utilize digital media such as websites. Instagram. Facebook and YouTube. Health promotion programs implemented by the hospital include education on healthy lifestyles, drug use, dental care, and other health education related to the top ten diseases in hospitals. The hospital periodically evaluates health promotion Abstract Media adalah alat yang digunakan perusahaan atau institusi untuk menyampaikan informasi kepada publik. Media memiliki peran penting dalam kesuksesan sebuah program promosi. Rumah sakit memiliki fungsi untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan menyampaikan informasi dan edukasi kesehatan sesuai dengan Permenkes RI Nomor 44 Tahun 2018 tentang penyelenggaraan promosi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui media dan program promosi kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah di Kabupaten Purwakarta. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan studi Hasil penelitian menunjukkan bahwa RSUD di Kabupaten Purwakarta menggunakan media internal diantaranya media audio dan visual, poster, leaflet, dan banner untuk promosi kesehatatan kepada pasien, keluarga pasien, dan sdm rumah sakit. Sementara, untuk promosi kesehatan dengan target publik eksternal, rumah sakit memanfaatkan media digital seperti website. Instagram, facebook, dan youtube. Program promosi kesehatan yang dilaksanakan rumah sakit diantaranya adalah edukasi pola hidup sehat, penggunaan obat, perawatan gigi, dan edukasi kesehatan lainnya terkait sepuluh besar penyakit di rumah Rumah sakit secara berkala melakukan evaluasi kegiatan promosi This is an open access article under the Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4. 0 Internasional Corresponding Author: Renata Anisa Universitas Padjajaran Email : renata@unpad. PENDAHULUAN Promosi Kesehatan adalah salah satu fungsi rumah sakit untuk memberikan informasi dan edukasi kepada publik untuk mendorong dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Hal ini tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 44 Tahun 2018 tentang penyelenggaraan promosi kesehatan. Promosi Kesehatan merupakan proses pemberdayaan masyarakat dengan memberikan informasi, mempengaruhi, dan membantu masyarakat agar mendukung perubahan perilaku dan lingkungan, serta menjaga dan meningkatkan kesehatan 1872 | Media Dan Program Promosi Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Di Kabupaten Purwakarta (Renata Anis. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 menuju derajat kesehatan yang optimal. Rumah sakit wajib menyelenggarakan PKRS dengan prinsip paradigma sehat, kesetaraan, kemandirian, keterpaduan, dan kesinambungan. Rumah sakit melaksankan promosi kesehatan di lingkungan sekitar rumah sakit yakni kepada pasien, keluarga pasien, sdm rumah sakit, penunjang rumah sakit, dan masyarakat sekitar (Kemenkes, 2. Pada pelaksanaan promosi kesehatan, rumah sakit dapat memanfaatkan berbagai saluran Media internal rumah sakit yang dapat digunakan diantaranya adalah media cetak seperti banner, brosur, leaflet, poster, serta media audio visual yang terhubung dengan berbagai ruangan di rumah sakit. Rumah sakit dapat bekerjasama dengan media elektronik seperti televisi dan radio untuk menyelenggarakan talk show kesehatan. Selanjutnya, rumah sakit dapat mengaplikasikan strategi social media activation dengan menggunakan media baru seperti website, facebook. Instagram, twitter, tiktok, dan youtube untuk menjangkau publik yang lebih luas. Berdasarkan penelitian dengan judul penerapan promosi kesehatan (PKRS) di Rumah Sakit Islam Fatimah Banyuwangi, hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan di rumah sakit pada setiap bidang hampir seluruhnya telah menggunakan media cetak seperti leaflet, poster, dan papan informasi untuk memberikan berbagai informasi dan edukasi kesehatan. Rumah sakit memberikan penyuluhan kepada pasien, keluarga, petugas kesehatan setiap satu minggu sekali secara tatap muka. Sementara, informasi yang ditujukan kepada masyarakat umum disampaikan melalui media sosial facebook dan instagram. Rumah sakit juga bekerja sama dengan koran dan radio untuk mengedukasi masyarakat. Penerapan promosi kesehatan dilakukan dengan cara . sosialisasi mengenai pelaksanaan PKRS, . membuat survey kepuasan, . penyuluhan kepada pasien dan masyarakat, . penggunaan media visual maupun audio visual, . kemitraan dengan Kementerian Agama seperti program bimbingan rohani kepada pasien, . rs mewujudkan tempat kerja sehat, . promosi kesehatan dalam gedung, . promosi kesehatan luar Gedung, . advokasi untuk mendukung upaya promosi kesehatan rumah sakit seperti penerapan kebijakan kawasan tanpa rokok di area rumah sakit (Chintya Devi, 2. Pandemi yang melanda dunia dan Indonesia tiga tahun terakhir telah mengubah kecenderungan penggunaan media pada promosi kesehatan di rumah sakit. Berdasarkan penelitian dengan judul media informasi dan promosi kesehatan rumah sakit umum daerah, hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah sakit umum daerah di Kota Bandung dan Kabupaten Sumedang menggunakan media cetak, media audio visual, media elektronik, dan media digital seperti website, facebook, instagram, dan youtube. Pada masa pandemi rumah sakit mengoptimalkan penggunaan media digital untuk melaksanakan promosi kesehatan dan mengurangi interaksi secara langsung dengan masyarakat (Renata Anisa, 2. Promosi merupakan alat . komunikasi antara perusahaan/institusi dan konsumen, melalui media tersebut perusahaan dapat menginformasikan produk dan jasa yang dihasilkan sebagai upaya membangun hubungan yang saling menguntungkan (Kotler. Prinsip Prinsip Pemasaran. Dapat disimpulkan bahwa promosi kesehatan adalah kegiatan memberikan informasi, mempengaruhi, dan membantu masyarakat untuk meningkatkan kesehatan melalui media Promosi kesehatan yang dapat dilaksanakan rumah sakit adalah menyampaikan informasi layanan dan fasilitas rumah sakit, memberikan informasi dan edukasi kesehatan, serta memberikan layanan kesehatan. Selanjutnya, pada penelitian dengan judul pelaksanaan promosi kesehatan di rumah sakit Universitas Airlangga Surabaya, hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah sakit memiliki unit promosi kesehatan rumah sakit . dan melaksanakan promosi kesehatan pada semua bagian, baik di dalam gedung, maupun di luar gedung. Beberapa program yang dilaksanakan adalah seminar dan edukasi secara langsung kepada pasien oleh perawat poli, promosi kesehatan pada media cetak seperti brosur, banner, poster, flippcart, dan media audio visual. Rumah sakit juga telah menjalankan program kemitraan seperti penyuluhan dengan AIMI. Rumah sakit telah melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program promosi kesehatan yang dijalankan (Nurdianna, 2. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan media dan program promosi 1873 | Media Dan Program Promosi Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Di Kabupaten Purwakarta (Renata Anis. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 kesehatan yang dilaksanakan oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kabupaten Purwakarta. Jawa Barat. METODE PENELITIAN Penelitian media dan program promosi kesehatan rumah sakit di Kabupaten Purwakarta menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Peneliti mendeskripsikan media yang digunakan rumah sakit dan program promosi kesehatan yang dilaksanakan RSUD di Kabupaten Purwakarta. Jawa Barat. Metode kualitatif menghasilkan data deskriptif yang berkaitan dengan pernyataan lisan dan nonlisan serta perilaku orang-orang yang diteliti (Bogdan. DeVault, & Taylor, 2. Pada penelitian kualitatif, data diperoleh melalui suatu pendekatan untuk mengeksplorasi dan memahami makna yang diberikan oleh individu atau kelompok yang berasal dari masalah sosial atau manusia (Creswell, 2. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data dengan studi pustaka, observasi, dan wawancara dengan unit humas dan pkrs RSUD di Kabupaten Purwakarta. Wawancara dilakukan dengan mengajukan pertanyaan terkait peran dan fungsi humas dan pkrs di rumah sakit, program promosi kesehatan yang dilaksanakan, media komunikasi yang digunakan, serta kolaborasi promosi kesehatan dengan pihak eksternal. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Rumah sakit umum daerah (RSUD) yang berada di Kabupaten Purwakarta adalah rumah sakit tipe D, yang saat ini memiliki unit humas dan promosi kesehatan rumah sakit . Secara umum, humas dan promkes memiliki peran dan fungsi yang berbeda, humas beperan untuk memberikan informasi umum mengenai rumah sakit dan menerima pengaduan dari masyarakat yang disampaikan baik secara langsung, melalui email, atau melalui media sosial facebook dan Instagram. Untuk pengelolaan media sosial rumah sakit dilakukan oleh tim humas. Sementara, pkrs berperan dalam memberikan edukasi mengenai kesehatan dengan menggunakan berbagai media rumah sakit. Tabel 1. Media Promosi Kesehatan RSUD di Kabupaten Purwakarta Media Akun Jumlah Konten Audio. Video. Cetak Audio, videotron, tv, poster, leaflet, banner Website https://bayuasih. Instagram rsba_pwk Facebook RSUD Bayu Asih Purwakarta >1000 Youtube RSUD Bayu Asih Channel Sumber : Hasil Penelitian, 2022 Perencanaan promosi kesehatan dilakukan oleh tim pkrs setiap bulannya, sehingga konten media sosial yang diunggah adalah berdasarkan konten yang telah ditentukan. Sementara, untuk konten diluar jadwal dapat diunggah sesuai dengan kebutuhan, sebagai contoh saat angka covid atau demam berdarah . meningkat, pkrs membuat konten pencegahan dan penanggulangan covid dan demam berdarah . Edukasi dan informasi yang disampaikan oleh tim pkrs adalah berdasarkan data 10 penyakit terbanyak di rumah sakit. Penggunaan media di dalam ruang rumah sakit disesuaikan dengan masing-masing kelas. Media promosi kesehatan di dalam rumah sakit dalam bentuk cetak adalah poster, banner, leaflet serta media audiovisual yang dirancang oleh tim pkrs dengan sebagian konten bekerjasama dengan Kementrian Kesehatan. 1874 | Media Dan Program Promosi Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Di Kabupaten Purwakarta (Renata Anis. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 Pada media website, terdapat beberapa kategori informasi yakni profil, pelayanan, publikasi, berita, galeri. PPID, pelayanan publik, dan kontak. Secara umum, informasi yang disampaikan adalah informasi resmi rumah sakit seperti sejarah, profil, pelayanan, tarif pelayanan, jadwal dokter, berita, serta kegiatan rumah sakit. Edukasi kesehatan pada website tidak banyak ditemukan, hanya terdapat satu artikel mengenai covid 19. Gambar 1 : Edukasi Gejala Asma Pada Anak Sumber : Instagram @rsba_pwk, 2022 Media Instagram adalah salah satu media yang memiliki jumlah pengguna tertinggi di Indonesia. Jumlah followers rumah sakit pada media Instagram mencapai 3,918 dengan 533 unggahan . Terdapat beberapa kategori informasi pada fitur highlight yakni informasi, anak, obgyn, orthopedi, neurologi, penyakit dalam, klinik gigi, bedah saraf, jadwal dokter, promkes, dan pelayanan. Pada kategori promosi kesehatan terdapat informasi talk show kesehatan dan hari kesehatan, serta edukasi tuberculosis, cara menggunakan masker, cara mencuci tangan, 3M, serta pencegahan anemia. Informasi pada media Instagram dikemas cukup menarik dengan format foto dan video, namun interaksi dengan pengguna Instagram terlihat Sementara, pada media facebook promosi kesehatan yang disampaikan diantaranya adalah informasi dan edukasi kesehatan, seperti hari kesehatan, pencegahan penyakit, serta tips Informasi dikemas dengan menarik dalam bentuk foto dan video. Gambar 2 : Edukasi Perawatan Gigi Sumber : Youtube RSUD Bayu Asih Channel, 2022 Media youtube rumah sakit memiliki 432 subscribers dengan jumlah konten yang diunggah 24 video. Edukasi pada media youtube disampaikan dengan lebih komprehensif yakni konten perawatan saluran akar gigi. Informasi disampaikan dengan menarik dengan animasi dan infografis yang lengkap dan jelas. Namun, pada media youtube hanya terdapat satu konten terkait promosi kesehatan, sehingga media yotube ini belum dimanfaatkan secara optimal oleh pkrs 1875 | Media Dan Program Promosi Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Di Kabupaten Purwakarta (Renata Anis. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 rumah sakit untuk memberikan informasi dan edukasi kepada publik. Selanjutnya, pkrs rumah sakit melakukan evaluasi media sosial seperti facebook. Instagram, dan youtube dengan menganalisis insight dari masing-masing media sosial pada akhir tahun. Tabel 2. Program Promosi Kesehatan RSUD di Kabupaten Purwakarta Program Promosi Media Kerjasama Kesehatan Edukasi Pencegahan Covid Instagram dan dan Alat Pelindung Diri Facebook (APD) Edukasi Kesehatan Tatap Muka dan Penyandang HIV (Pola hidup sehat, 3M. HIV. Media Sosial anemia. TB, asma, ds. Edukasi Kesehatan ke Tatap Muka Sekolah Edukasi Kesehatan di rumah Poster. Banner. Kementrian Kesehatan Leaflet. Audio Visual. Talk Show Kesehatan Radio dan Aplikasi Radio dan Aplikasi PRO Mengelola Stress saat 10 FM Purwakarta Pandemi Sumber : Hasil Penelitian, 2022 Pada masa pandemi, program promosi kesehatan dilakukan dengan menggunakan media sosial seperti facebook dan Instagram dalam bentuk e-poster atau video. Edukasi yang disampaikan adalah terkait pencegahan covid dan penggunaan alat pelindung diri (APD) untuk mengurangi angka covid di Indonesia. Ide informasi dan edukasi pada media sosial dirancang oleh tim humas, sementara materi disusun oleh perawat dan dokter sesuai dengan spesialisasi masing-masing. Salah satu konten promosi kesehatan pada media sosial facebook dan instagram adalah informasi terkait hari kesehatan, seperti hari jantung sedunia, hari kesehatan gigi dan mulut, hari malaria, hari stroke sedunia, dan hari hepatitis. Sementara, edukasi kesehatan yang diunggah diantaranya adalah manfaat donor darah, jenis kanker anak, serta gejala dan pencegahan anemia. Promosi kesehatan mengenai edukasi HIV telah dilakukan pemerintah melalui berbagai media, diantaranya iklan layanan masyarakat di radio dan televisi serta kampanye pencegahan dan penularan HIV pada berbagai media. Edukasi HIV dilaksanakan oleh pkrs rumah sakit secara langsung kepada panyandang HIV, edukasi yang disampaikan adalah upaya pencegahan dan pengendalian penyakit diantaranya adalah pencegahan transmisi seksual, pencegahan transimisi nonseksual, pencegahan transmisi vertikal, pencegahan transmisi HIV pra-pajanan, dan pencegahan transmisi HIV Pasca-Pajanan. Edukasi Kesehatan juga dilakukan secara langsung atau tatap muka ke sekolah yang berada di sekitar rumah sakit. Edukasi yang disampaikan adalah terkait cuci tangan, penggunaan masker, serta pencegahan dan penanggulangan berbagai penyakit. Sementara, informasi dan edukasi kesehatan di rumah sakit dilaksanakan dengan memanfaatkan berbagai media yakni poster, banner, leaflet, audio, dan videotron. Informasi yang disampaikan adalah berdasarkan data sepuluh penyakit terbanyak di rumah sakit. Rumah sakit memanfaatkan pula media audio yang terhubung pada berbagai ruangan di rumah sakit, serta videotron yang menyajikan konten video edukasi kesehatan yang terdapat pada beberapa ruang rumah sakit. Edukasi ini ditujukan untuk pasien, keluarga pasien, dan sdm rumah sakit. 1876 | Media Dan Program Promosi Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Di Kabupaten Purwakarta (Renata Anis. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 Gambar 3 : Talk Show Kesehatan di Radio Sumber : Instagram @rsba_pwk, 2022 Disamping penggunaan media internal dan media digital, rumah sakit juga bekerjasama dengan media elektronik yaitu Radio PRO 93. 10 FM Purwakarta untuk mengedukasi masyarakat Edukasi disampaikan dalam bentuk talk show dengan topik AuMengelola Stress saat PandemiAy dengan narasumber dokter rumah sakit dr. Virama Indraswari. Sp. KJ. Talk show dapat pula disaksikan melalui aplikasi Pro 93. 10 fm. Rumah sakit berupaya bekerjasama dengan berbagai pihak untuk memberikan edukasi kepada publik yang lebih luas. Berdasarkan hasil wawancara, tantangan yang dihadapi oleh tim promosi kesehatan rumah sakit khususnya pada masa pandemi covid 19 adalah pergerakan yang terbatas sehingga seluruh kegiatan hanya dapat dilaksanakan di dalam rumah sakit dan daring dengan publik yang terbatas. Selanjutnya, menurut tim pkrs kompetensi yang harus dimiliki oleh promotor kesehatan adalah kemampuan hubungan masyarakat dan digital marketing. Sehingga dapat memberikan informasi dan edukasi yang menarik dan tepat pada sasaran yang dituju. KESIMPULAN Rumah sakit umum daerah (RSUD) di Kabupaten Purwakarta memiliki unit promosi kesehatan rumah sakit (PKRS) yang memiliki peran dan fungsi memberikan edukasi mengenai kesehatan kepada publik untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Media komunikasi yang digunakan dalam melaksanakan promosi kesehatan adalah media cetak . oster, leaflet, banne. , dan media audio visual . ideotron dan televis. yang digunakan di dalam internal rumah sakit dengan target pasien, keluarga pasien, dan sdm rumah sakit. Sementara, untuk promosi kesehatan dengan target publik eksternal menggunakan media digital seperti radio, website. Instagram, facebook, dan youtube. Program promosi kesehatan yang dilaksanakan adalah informasi dan edukasi kesehatan seperti penggunaan masker, penyakit dbd, asma. TB, covid, dan HIVyang dilaksanakan secara langsung atau tatap muka maupun melalui media dengan target pasien, keluarga pasien, sdm rumah serta publik eskternal. Rumah sakit juga bekerjasama dengan media elektronik dalam menyelenggarakan talkshow kesehatan untuk mengkangkau publik yang lebih luas. Pkrs rumah sakit secara berkala melakukan evaluasi kegiatan promosi kesehatan pada media sosial dengan menganalisis insight dari masing-masing media sosial. DAFTAR PUSTAKA