Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Volume 9. No 1. Mei 2025 e-ISSN 2580-0531, p-ISSN 2580-0337 DOI: : https://10. 32696/ajpkm. v%vi%i. Penanaman Bibit Pohon Mangrove Didesa Regemuk Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang Siswa Panjang Hernosa1. Gustami Harahap2. Darianto3 Program Studi Agribisnis. Universitas Medan Area. Medan. Indonesia Program Agribisnis,Universitas Medan Area. Medan. Indonesia Program Studi Teknik Mesin. Universitas Medan Area. Medan. Indonesia ABSTRAK Kegiatan pengabdian ini kegiatan ini yitu memperbaiki kerusakan ekosistem, erosi pantai, perbahan iklim, penangkapan ikan berkurang, kualitas air menurun, kehilangan mampu memberikan stimulus positif terhadap masyarakat akan pentingnya hutan mangrove di daerah pesisir, hal ini berdampak pada sosial ekonomi masyarakat desa Regemuk. Kegiatan dilaksanakan dengan penerapan IPTEK dengan langsung memberikan cara menguatkan tanaman mangrove. Hasil yang diperoleh dari kegiatan adalah Kegiatan pengabdian ini mampu memberikan stimulus positif terhadap masyarakat akan pentingnya hutan mangrove di daerah pesisir, hal ini berdampak pada sosial ekonomi masyarakat desa Regemuk dan penanaman mangrove di daerah pesisir akan menjaga fungsi ekologis yaitu habitat binatang laut untuk berlindung, rantai makanan, dan berkembang biak, serta untuk melindungi Pantai Labu dari abrasi air laut. Kata kunci: Mangrove. Ekosistem Laut. Ekonomi Masyarakat ABSTRACT This community service activity aims to address ecosystem damage, coastal erosion, climate change, reduced fish catch, declining water quality, loss of biodiversity, and environmental pollution, as well as support coastal community welfare. able to provide a positive stimulus to the community about the importance of mangrove forests in coastal areas, which impacts the socio-economic conditions of the Regemuk village community. The activity was carried out by applying science and technology directly to strengthen mangrove plants. The results obtained from the activity are that this community service can provide a positive stimulus to the community about the importance of mangrove forests in coastal areas, which impacts the socio-economic conditions of the Regemuk village community, and the planting of mangroves in coastal areas will maintain ecological functions such as providing habitat for marine animals to shelter, food chains, and breeding, as well as protecting Pantai Labu from sea water abrasion. Keywords: Mangrove. Marine Ecosystem. Community Economy Submit: Mei 2025 Diterima: Mei 2025 Publish: Mei 2025 Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC-BY-NC-ND 4. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) INTRODUCTION Kegiatan penanaman ini dilaksanakan dengan alasan yaitu terdapat kelompok nelayan desa yang berusaha untuk melakukan konservasi mangrove namun belum Penanaman mangrove dilakukan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi oleh mitra pesisir Masalah utama yang mendorong kerusakan ekosistem, erosi pantai, perbahan iklim, penangkapan ikan berkurang, kualitas air menurun, kehilangan keanekaragaman hayati, pencemaran lingkungan. Penanaman mangrove merupakan langkah strategis untuk mengatasi masalah-masalah tersebut, dengan melibatkan masyarakat Kegiatan ini juga dapat pentingnya menjaga lingkungan pesisir. Pemberdayaan masyarakat adalah kinerja masyarakat dalam mengelola dirinya menuju masa depan yang lebih baik/berkemampuan (Salam, 2. Yang dimaksud dengan pemberdayaan masyarakat adalah cara dan metode yang digunakan individu, kelompok dan komunitas sehingga mereka menjadi mampu mengelola lingkungan dan mencapai tujuan mereka sendiri, dan dengan demikian mampu bekerja dan membantu satu sama lain untuk memaksimalkan kualitas hidup mereka (Sany, 2. Masyarakat sekumpulan masyarakat yang hidup bersama mendiami wilayah pesisir kemudian membentuk dan memiliki kebudayaan yang khas terkait dengan ketergantungannya pada pemanfaatan sumberdaya pesisir (S, 2. Hutan mangrove adalah hutan yang dapat Vol. 9 No. Mei 2025 tumbuh di daerah pesisir pantai atau hutan yang dekat dengan muara sungai. Hutan ini merupakan hutan yang dipengaruhi oleh keberadaan pasang surut air laut. Tumbuhan ini dapat dijumpai di wilayah tropis dan subtropis yang terlindungi dari hamparan ombak (Rahmad et al. , 2. Ekosistem mangrove memiliki banyak fungsi antara lain sebagai tempat berlindung organisme laut, tempat memijah, tempat mencarai pakan dan tempat pengasuhan bagi organisme laut, selain itu peran eksosistem mangrove juga dapat berfungsi dalam mitigasi pemanasan global mengurangi kandungan CO2 di udara. Salah satu peran yang dimainkan mangrove yaitu melalui penyerapan karbon (Irsadi et al. , 2. Desa Regemuk sangat potensial dikembangkan menjadi desa tujuan wisata baru. Desa yang terletak dengan garis pantai Kabupaten Deli Serdang ini secara geografis merupakan desa terdekat dengan Kota Medan dan lokasinya bersebelahan dengan Bandara Kuala Namu. Potensi sumber daya ini bisa menjadi daya tarik yang besar bagi wilayah pesisir. Pengelolaan maupun penataan wilayah pesisir sangat penting untuk kesejahteraan masyarakat. Dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat diperlukan pengembangan sumber daya manusia (SDM) dengan memberikan pengetahuan maupun pengarahan. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan kesadaran akan pentingnya hutan mangrove yang bermanfaat dalam : . Melindungi Desa dari Erosi: Mangrove membantu mengurangi melindungi pemukiman dan lahan Meningkatkan Kualitas Air: Mangrove berfungsi sebagai penyaring alami, mengurangi pencemaran dan menjaga kualitas air. Mendukung Kehidupan Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Masyarakat: Ekosistem mangrove menyediakan sumber daya seperti ikan dan kerang yang penting untuk mata Meningkatkan Biodiversitas: Penanaman mangrove menciptakan mendukung keanekaragaman hayati. Penyimpanan Karbon: Mangrove berperan dalam menyerap karbon dioksida, berkontribusi pada mitigasi Pariwisata Berkelanjutan: Dengan keindahan alamnya, mangrove dapat menjadi daya pendapatan tambahan bagi masyarakat. Edukasi dan Kesadaran Lingkungan: Penanaman meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dan keberlanjutan ekosistem. Vol. 9 No. Mei 2025 Hasil pelaksanaan Program kemitraan ini Kondisi pesisir Pantai Labu di Desa Regemuk Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang saat belum ditanami pohon-pohon konservasi mangrove menimbulkan efek sosial sekitar, antara lain. abrasi, kualitas air laut yang buruk, biodiversitas Hasil setelah Program kemitraan dapat dijelasakan sebagai berikut: Masyarakat di pesisir Pantai Labu di Desa Regemuk Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang telah menyaksikan penananamn pohon tanaman tersebut yang telah ditanam dan sekaligus menjaga pohon mangrove dari mulai umur muda sampai pohon tersebut dewasa. Dari Hasil penanaman yang dilakukan oleh kelompok dosen Universitas Medan Area, betapa mangrove sehingga memberikan contoh berupa ilmu pengetahuan kepada mereka sehingga bisa kepedullian masyarakat betapa pentingnya keberlanjutan ekosistem hutan mangrove baik di wilayah di pesisir Pantai Labu di Desa Regemuk Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang METODE PELKASANAAN Kegiatan Pengabdian Masyarakat (PKM) di Desa Regemuk. Kecamatan Pantai Labu. Kabupaten Deli Serdang Universitas Medan Area. HASIL DAN DISKUSI Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 14 Oktober 2024 di Area pesisir Desa Regemuk Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang. Adapun kegiatan yang dilaksanakan adalah Penanaman pohon konservasi mangrove di sekitar pesisir Pantai Labu. Tujuan Penanaman ini diharapkan dapat mencegah abrasi ekosistem laut. Kegiatan pelaksanaan di fasilitasi oleh NGO alias Non Governmental Organization yang telah memberikan bantuan bibit sebanyak 1000 pohon. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Vol. 9 No. Mei 2025 alam tapi juga aktivitas manusia bisa menjadi penyebab utama terjadinya abrasi, (Palisu et al. , 2. Desa Regemuk memiliki pantai yang rentan terhadap abrasi akibat perubahan iklim dan aktivitas manusia. Penanaman mangrove di kawasan ini diharapkan dapat memperkuat struktur tanah dan mengurangi dampak negatif dari gelombang laut. Masyarakat setempat perlu dilibatkan dalam proses penanaman dan perawatan bibit Pelatihan dan sosialisasi mengenai manfaat mangrove serta teknik penanaman yang benar akan partisipasi masyarakat. Gambar 1. Tim Dosen bersama mahasiswa Fakultas Pertanian UMA KESIMPULAN Kegiatan pengabdian ini mampu memberikan stimulus positif terhadap masyarakat akan pentingnya hutan mangrove di daerah pesisir, hal ini berdampak pada sosial ekonomi masyarakat desa Regemuk. Penanaman mangrove di daerah pesisir akan menjaga fungsi ekologis yaitu habitat binatang laut untuk berlindung, rantai makanan, dan melindungi Pantai Labu dari abrasi air Gambar 2. Pelaksanaan penanaman pohon mangrove di pesisir Pantai Labu Nelayan kelompok masyarakat yang sebagian besar dari mereka berkediaman atau bertempat tinggal di daerah pesisir dan menggantungkan sumber kehidupannya pada sumber daya kelautan dan perikanan, (Diantara, 2. Sektor perikanan masih menjadi tumpuan ekonomi di Desa Regemuk Kecamatan Pantai Labu. Abrasi pantai adalah proses erosi pantai yang disebabkan oleh kekuatan gelombang laut dan arus yang Kerusakan garis pantai tersebut keseimbangan alam di daerah pantai Abrasi dapat disebabkan oleh REFERENSI