Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Vol. No. February 2026 pp. E-ISSN: 2541-4224. P-ISSN: 2541-4216 DOI: http://dx. org/10. 28926/briliant. Analisis Perbandingan Dinding Pracetak Dan Bata Ringan terhadap Waktu dan Biaya Pada Fasad Proyek Pakuwon Residence Bekasi Mixed - Use Development Ewaldo Anggara Putra. I Nyoman Dita Pahang Putra. Nia Dwi Puspitasari. Universitas Pembangunan Nasional AuVeteranAy Jawa Timur. Jalan Rungkut Madya. Kec. Gn. Anyar. Surabaya. Indonesia Email: 1ewaldo. ap@gmail. com, 2putra_indp. ts@upnjatim. id, 3nia. ts@upnjatim. Tersedia Online di http://w. php/briliant Sejarah Artikel Diterima 19 Januari 2025 Direvisi 22 Januari 2025 Disetujui 23 Januari 2025 Dipublikasikan 22 Februari 2026 Keywords: Precast Concrete. Lightweight Brick. Building Facades. Walls. Cost, and Time Abstract: The selection of construction materials plays an important role because it directly affects the quality of the building, as well as the time and cost aspects of the work implementation. In general, the material used for wall work is lightweight brick, along with the times various new materials have been introduced to increase the efficiency of time and cost of work, including precast concrete. These two materials have different implementation methods that can affect the difference in time requirements and implementation costs. This study aims to compare the percentage of time and cost differences in the work of the outer wall facade of the building by modifying the use of precast concrete walls to lightweight bricks. The research methods used include direct observation in the field and literature study. The analysis results show that using precast concrete for building facade walls is more economical with a cost difference of Rp. 6,692,903,056. 39, or about 26% cheaper than lightweight bricks. The use of precast concrete is more affordable but requires stricter and more thorough supervision during implementation. The duration of time on facade work using precast concrete walls is also more efficient, with a completion time of 8. 6% faster or equivalent to a savings of 17 days compared to using lightweight bricks. Abstrak: Pemilihan material konstruksi memegang peranan penting karena secara langsung mempengaruhi kualitas bangunan, serta aspek waktu dan biaya pada pelaksanaan pekerjaan. Secara umum, material Beton Pracetak. Bata Ringan, yang digunakan untuk pekerjaan dinding adalah bata ringan, seiring Fasad Bangunan. Dinding. Biaya, dan Waktu dengan perkembangan zaman berbagai material baru mulai diperkenalkan untuk meningkatkan efisiensi waktu dan biaya pengerjaan, salah satunya adalah beton pracetak. Kedua jenis material Corresponding Author: ini memiliki perbedaan dalam metode pelaksanaan yang dapat Name: mempengaruhi perbedaan kebutuhan waktu dan biaya pelaksanaan. Ewaldo Anggara Putra Email: Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan persentase perbedaan ap@gmail. waktu dan biaya pada pekerjaan fasad dinding luar bangunan dengan memodifikasi penggunaan dinding beton pracetak menjadi bata Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi langsung di lapangan dan studi literatur. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari segi biaya, penggunaan beton pracetak untuk dinding fasad bangunan lebih ekonomis dengan perbedaan biaya sebesar Rp. 056,39, atau sekitar 26% lebih murah dibandingkan dengan penggunaan bata ringan. Penggunaan beton pracetak lebih murah tetapi memerlukan supervisi yang lebih ketat dan teliti selama pelaksanaan. Durasi waktu pada pekerjaan fasad menggunakan dinding beton pracetak juga lebih efisien, dengan waktu penyelesaian 8,6% lebih cepat atau setara dengan penghematan 17 hari dibandingkan dengan penggunaan bata ringan. Kata Kunci: BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Volume 11 Nomor 1. Februari 2026 PENDAHULUAN Proyek konstruksi adalah rangkaian aktivitas yang dilaksanakan dalam kurun waktu tertentu dengan batasan sumber daya, bertujuan untuk menghasilkan konstruksi berkualitas tinggi yang memenuhi standar biaya, waktu, dan mutu yang telah ditetapkan (Lestari dkk. , 2. Pemilihan material dalam proses pembangunan memiliki dampak signifikan terhadap kualitas bangunan, termasuk aspek pengerjaan yang mencakup biaya dan durasi pelaksanaannya (Putri , 2. Pemilihan material dinding diharapkan dapat mengurangi biaya dan mempercepat waktu pelaksanaan pekerjaan dengan mempertimbangkan ketersediaannya di lokasi proyek serta kemampuan tenaga kerja yang akan mengerjakannya (Sinaga dkk. , 2. Menurut Ajar & Dofir . , inovasi dalam pekerjaan dinding saat ini telah berkembang, dimana material dinding tidak lagi terbatas pada bata saja, tetapi juga mencakup material seperti precast. Pemasangan dinding pracetak merupakan salah satu inovasi yang diterapkan, sehingga menjadi solusi konstruksi modern yang kini digunakan di berbagai proyek (Suryapratama dkk. , 2. Keberhasilan suatu proyek pada dasarnya bergantung pada perencanaan biaya dan jadwal yang dirancang secara rinci untuk memperkirakan kebutuhan biaya dan waktu proyek (Alwarizi dkk. , 2. Aspek waktu dan biaya pengerjaan menjadi faktor krusial yang harus diperhatikan dalam pembangunan konstruksi gedung bertingkat tinggi (Oktarinda dkk. , 2. Berdasarkan pernyataan tersebut diperlukan sistem pengendalian biaya dan waktu yang dapat mendukung pelaksanaan proyek agar tetap sesuai dengan anggaran dan jadwal yang telah direncanakan (Aman dkk. , 2. Penelitian dilakukan di Proyek Pakuwon Residence Bekasi Mixed - Use Development yang berlokasi di Jl. Raya Pekayon. RT. 01/RW. Pekayon Jaya. Kec. Bekasi Selatan. Kota Bekasi yang mencakup lahan seluas 31. 392 m2 dengan kontraktor yang dipercaya yaitu PT. Nusa Raya Cipta Tbk. Pada proyek ini untuk existing pada fayade bangunan menggunakan material precast pada bagian dinding terluar bangunan saja. Penelitian tugas akhir ini memodifikasi penggunaan material precast pada fasad dinding luar bangunan dengan mengganti material tersebut menggunakan bata ringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase perbandingan waktu dan biaya selama proses pekerjaan (Sugiyanto & Fallah, 2. Masalah keterlambatan proyek menyebabkan dampak buruk dalam pekerjaan konstruksi, dimana keterlambatan dalam kemajuan pekerjaan akan mempengaruhi produktivitas tenaga kerja, jadwal, dan biaya proyek secara keseluruhan (Bomantara, 2. Sumber daya manusia adalah salah satu faktor yang memiliki pengaruh besar dalam suatu pekerjaan, termasuk dalam proyek konstruksi (Najib dkk. , 2. Berdasarkan penjelasan tersebut, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis perbedaan waktu dan biaya dalam pekerjaan dinding fasad antara penggunaan material dinding. Menurut Anam & Sugiyanto . , dinding bangunan merupakan salah satu elemen non-struktural dalam gedung atau rumah yang berfungsi sebagai penstabil, serta penghubung antara balok dan kolom. Dinding precast atau pracetak adalah elemen struktur dinding yang dibuat di lokasi lain, baik di sekitar proyek maupun di pabrik, kemudian dipasang di lokasi proyek (Maulana & Saleh, 2. Menurut Rori dkk. , bata ringan/hebel memiliki sifat yang sangat ringan, halus, dan memiliki permukaan. Metode pemasangan dinding bata ringan adalah pekerjaan yang paling mudah dan tidak memerlukan variasi atau metode khusus dalam proses pemasangannya (Arif Rohman dkk. , 2. Menurut Pramesti & Priyanto . , manajemen proyek adalah penerapan pengetahuan, keterampilan, dan metode teknis terbaik dengan memanfaatkan sumber daya yang terbatas untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan, guna menghasilkan hasil yang optimal terkait biaya, kualitas, waktu, dan keselamatan kerja. Estimasi biaya adalah proses untuk menentukan perkiraan biaya konstruksi dari setiap proyek yang diberikan (Ramahwati & Osly, 2. Biaya tersebut mencakup upah tenaga kerja, material, serta berbagai pengeluaran lainnya (Christiana dkk. , 2. Memonitor perhitungan perbandingan biaya sangat krusial, karena kesalahan dalam perhitungan dapat menyebabkan kerugian pada proyek (Rompas, 2. Manajemen waktu proyek . roject time managemen. merupakan proses yang meliputi perencanaan, penyusunan, serta pengendalian jadwal aktivitas dalam proyek (Ayatullah dkk. , 2. Penjadwalan proyek adalah proyeksi jadwal dari suatu proyek yang berfungsi sebagai panduan utama dalam 238 BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Volume 9 Nomor 2. Mei 2024 pelaksanaan kegiatan proyek (Gracio, 2. Menurut Hidayati dkk. , analisis harga satuan pekerjaan adalah metode untuk menghitung biaya per unit untuk jenis pekerjaan tertentu. Analisis ini berfungsi sebagai panduan awal dalam menghitung rencana anggaran biaya konstruksi (Junaidi dkk. , 2. METODE Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik observasi langsung di Kegiatan observasi dilakukan selama empat bulan untuk memantau pekerjaan pemasangan dinding precast, termasuk proses erection dan install. Data yang dikumpulkan selama observasi lapangan meliputi data primer, seperti waktu pemasangan setiap modul precast pada setiap lantai selama pengerjaan berlangsung, metode pemasangan dinding precast, serta alatalat pendukung yang digunakan. Selain itu, data sekunder diperoleh dari perusahaan pelaksana proyek, mencakup informasi seperti gambar kerja, jumlah tenaga kerja, upah pekerja, dan lainnya. Temuan dari analisis data tersebut kemudian digunakan untuk analisis perhitungan kebutuhan waktu dan biaya dari pemakaian material dinding precast serta bata ringan pada pekerjaan dinding fayade. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Pelaksanaan Pekerjaan Dinding Precast Banyak faktor yang dapat mempengaruhi proses analisis seperti metode pelaksanaan, modul precast dan equipment yang digunakan. Metode Pelaksanaan Pekerjaan Dinding Precast Produksi precast sendiri pada penelitian ini diproduksi di luar lokasi proyek . , sehingga terdapat tahapan proses mobilisasi, erection, dan install pada pemasangan dinding precast yang akan dijelaskan sebagai berikut. Gambar 1. Mobilisasi Precast. Sumber: Hasil Olahan Penulis Pada Gambar 1 menggambarkan proses awal kedatangan truk pengangkut precast hingga penempatan di lokasi. Penjelasan tahapannya sebagai berikut: Truk berhenti untuk pemeriksaan quality control oleh kontraktor. Setelah lolos pemeriksaan, truk diposisikan di dekat tower crane sesuai lokasi yang telah Proses erection dilakukan dengan mengaitkan precast pada lifting hook tower crane, lalu memindahkannya ke chain block di zona pemasangan. Tahapan pemasangan dinding precast meliputi: Menyesuaikan posisi precast di luar End of Slab (EOS). BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Volume 11 Nomor 1. Februari 2026 Memastikan vertikalitas dan horizontalitas dengan waterpass atau autolevel Melakukan pengelasan plat embedded dan bracket, mengencangkan dynabolt, serta uji penetran sebelum pengecatan. Mengecat bagian baja yang terekspos dengan zincromate anti karat Menyelesaikan pemasangan dengan grouting dan skim untuk melindungi joint bearing. Modul Pemasangan Dinding Precast Modul precast merupakan penggambaran mengenai detail tipe precast yang akan dipasang dan lokasi pemasangan dari setiap precast, denah dari setiap tipe precast yang akan dipasang dapat dilihat pada Lampiran 1. Berdasarkan denah tersebut bahwa pada setiap lantai memiliki 60 modul precast dengan ukuran modul yang berbeda-beda sesuai dengan lokasi Rekapitulasi Waktu Pekerjaan Dinding Precast Pengukuran waktu pengerjaan dinding precast dilakukan di lapangan dengan menggunakan alat ukur waktu seperti stopwatch dengan mengukur lama waktu yang diperlukan pada proses erection dan install dinding precast. Pengukuran waktu dilakukan di semua 60 jenis modul precast pada masing-masing lantai untuk mengetahui total kebutuhan waktu pada tahap erection dan install dinding precast di setiap lantainya. Rekapitulasi waktu yang dibutuhkan pada tahap erection dan install di setiap lantai dapat dilihat pada Lampiran 3. Berdasarkan pengamatan bahwa total seluruh lantai pada proses erection dinding precast membutuhkan waktu selama 807 jam 08 menit 12 detik dan proses install dinding precast membutuhkan waktu selama 189 jam 58 menit 48 detik. Equipment Pemasangan Dinding Precast Dinding precast memiliki beberapa alat yang dibutuhkan di setiap tipe modul precast berdasarkan ukuran dan bentuk dari modul tersebut. Peralatan tersebut sudah direncakan sejak awal untuk perletakan plat embedded, bracket, dan lainnya dapat dilihat pada Lampiran 2. Macam-macam alat yang ada di setiap modul precast seperti di bawah ini: Lifting Peiko (RGP-. Bracket Bearing (RGP-. Embedded Bearing (RGP-. Bracket Bearing Balkon (RGP-04B) Embedded Bearing Balkon (RGP8. Bracket Lateral (RGP-. Bracket Salompas (RGP-05C) Embedded Lateral (RGP-. Trubolt M10 (RGP-. Embedded Lateral Balkon (RGP11. Bracket Siku (RGP-07 Analisis Perhitungan Biaya Pekerjaan Dinding Precast Luas pekerjaan dinding precast dihitung dari luas bersih 60 modul precast, dengan mempertimbangkan dimensi dan bukaan. Total luas dari setiap modul dirangkum untuk satu lantai, sebagaimana ditampilkan di Lampiran 4. Rekapitulasi perhitungan tersebut disajikan pada Tabel 1 sebagai berikut. Tabel 1. Rekapitulasi Total Luasan Pekerjaan Dinding Precast No. Tipe Modul P . L . Luas . Weight Jumlah A T3-O-1 T3-B-2 T3-B-3 T3-O-4 T3-B-5 T3-OL-6 T3-PL-60 3,393 2,287 1,717 1,033 1,717 1,113 2,195 3,210 0,450 0,450 3,210 0,450 2,490 3,210 10,89 1,03 0,77 3,32 0,77 2,77 7,05 2,19 0,32 0,11 0,55 0,26 0,92 1,81 TOTAL Opening Jendela Luas Bersih Volume . 2,43 8,43 1,35 1,10 2,11 1,10 3,82 A 7,24 0,88 0,13 0,11 0,22 0,11 0,38 0,75 331,34 40,02 1,17 1,11 Sumber: Hasil Perhitungan 240 BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Volume 9 Nomor 2. Mei 2024 Berdasarkan Tabel 1, jumlah dinding precast yang dibutuhkan dihitung dengan mengalikan jumlah modul precast dengan jumlah lantai, yaitu 60 precast y 31 lantai = 1860 precast. Luas dan volume pekerjaan dinding secara keseluruhan dapat dilihat pada perhitungan berikut: Luasan Pekerjaan Volume Pekerjaan = Total luas bersih x N lantai = Luasan Pekerjaan x Tebal dinding = 331,34 m x 31 = 10271,41 m2 x 0,1 m = 10271,41 m = 1027,14 m2 Perhitungan Biaya Produksi Dinding Precast Biaya pekerjaan dinding precast dihitung dari harga tiap modul berdasarkan data proyek, lalu dijumlahkan sesuai total modul. Daftar biaya produksi terdapat di Lampiran 5, dan rekap harga tiap modul disajikan di Tabel 2 sebagai berikut. Tabel 2. Rekapitulasi Daftar Harga Produksi Dinding Precast No. Tipe Modul T3-O-1 T3-B-2 T3-B-3 T3-O-4 T3-B-5 T3-OL-6 T3-PL-60 Volume . 0,88 0,13 0,11 0,22 0,11 0,38 Rp 822. 800,00 Rp 121. 550,00 Rp 102. 850,00 Rp 205. 700,00 Rp 102. 850,00 Rp 355. 300,00 0,75 Rp 701. 250,00 Harga Tiap Precast Jumlah TOTAL Harga Total Precast Rp 25. 800,00 Rp 3. 050,00 Rp 3. 350,00 Rp 6. 700,00 Rp 3. 350,00 Rp 11. 300,00 Rp 1. 250,00 Rp 7. 048,98 Sumber: Data Proyek Berdasarkan Tabel 2 di atas maka biaya yang diperlukan dalam memproduksi semua dinding precast membutuhkan biaya sebesar Rp. 048,98. Perhitungan Biaya Install Dinding Precast Biaya instalasi dinding precast meliputi harga satuan material seperti plat embedded, lifting hook, bracket joint, dan trubolt. Perhitungan lebih mudah jika disusun per unit, berdasarkan data RAB proyek. Analisis harga satuan untuk instalasi dinding precast terdapat pada Tabel 3. Tabel 3. Daftar Harga Satuan Install Dinding Precast/m2 Kebutuhan Satuan MATERIAL Plat Embedded Lateral & Bearing A36 Bracket Lateral & Bearing A36 Trubolt M10x100 Itewe Kobe Steel LB-52 Zincromat Propan AP-291 UPAH Tukang Besi Pekerja Terampil SARANA Erection Precast Mob Demob Intensive Tukang Koefisien Harga Satuan (R. Jumlah (R. 0,02 0,02 Buah 1,26 0,09 0,01 0,12 TOTAL Sumber: Data Proyek Berdasarkan Tabel 3, biaya pemasangan dinding precast adalah Rp. 050/mA, sementara biaya per mA dihitung sebagai berikut. 1 m2 y 0,1 m 0,1 m3 = Rp. = Rp. 1 m3 0,1 m3 y x = Rp. 050 y 1 m3 BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Volume 11 Nomor 1. Februari 2026 = Rp. 050 / 0,1 m3 = Rp. Dari perhitungan tersebut harga satuan biaya install dinding precast setiap 1 m3 yakni Rp. 500, sehingga didapat biaya total install dinding precast berikut: Biaya Install Dinding Precast Biaya Install = Volume Pekerjaan y Biaya per 1 m3 = 1027,14 m3 y Rp. = Rp. Dari perhitungan di atas maka diperoleh total kebutuhan biaya install dinding precast membutuhkan biaya sebesar Rp. Perhitungan Finishing Dinding Precast Biaya finishing dinding precast meliputi harga material seperti sealant, backup rod, dan lain-lain. Perhitungan disusun per unit berdasarkan data RAB proyek. Analisis biaya finishing dinding precast disajikan pada Tabel 4. Tabel 4. Daftar Harga Satuan Finishing Dinding Precast/m2. Tebal = 1 cm Harga Satuan (R. Jumlah (R. 0,08 0,15 0,25 0,71 TOTAL Kebutuhan Satuan Koefisien MATERIAL Acian Mortindo M230 Plester Mortindo M210 Sealent Ikaseal MS-1022 MS Gasket dia 25 mm Back-Up Rod dia 20 mm UPAH Tukang Batu SARANA