ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 19 No. 1, 31 Mei 2024 Efektivitas Website Cyber Extension Sebagai Media Komunikasi dan Informasi Penyuluh Effectiveness of Cyber Extension Websites as a Communication Media and Extension Information Rinaldi Wengkau. Andri Amaliel Managanta*. Meitry Tambingsila Program Studi Agroteknologi. Fakultas Pertanian. Universitas Sintuwu Maroso Jl. Pulau Timor No. Kota Poso. Provinsi Sulawesi Tengah 94619. Indonesia Email korespondensi: andrimanaganta@gmail. Diterima: 05-03-2024 Direvisi: 16-04-2024 Disetujui terbit: 31-05-2024 ABSTRACT Extension agents play an important role in the development of the agricultural sector in Indonesia, and agricultural success is determined by the role of extension agents. Cyber extension is present as a medium for spreading agricultural technology. The Ministry of Agriculture has presented cyber extension as a tool for extension workers at the central and regional levels. Therefore, the research aims to analyze the factors that influence the effectiveness of the cyber extension website as a communication tool and source of information for extension workers in Poso Regency. This research was conducted from May to December 2020, involving five sub-districts in Poso Regency. Central Sulawesi Province. The research was carried out using a survey method on 30 extension workers who had accessed the cyber extension website. The data collected are respondents' responses to (Y) the effectiveness of the cyber extension website as a medium of communication and information, (X. the characteristics of visitors, and (X. the characteristics of the cyber extension website as a medium of communication and information. Data analysis uses multiple linear analysis to determine the influence of visitor characteristics (X. , characteristics of the cyber extension website as a communication and information medium (X. on the effectiveness of the cyber extension website as a communication and information medium (Y. The results of the research show that the factors that influence the effectiveness of cyber extension websites as a medium of communication and information are the characteristics of cyber extension websites which consist of attention, interest, desires, and actions that can attract instructors' interest in accessing cyber extensions. Keywords: Communication, cyber extension, extension, information ABSTRAK Penyuluh berperan penting dalam pembangunan sektor pertanian di Indonesia, dan keberhasilan pertanian ditentukan pada peran penyuluh. Cyber extension hadir sebagai salah satu media untuk menyebarkan teknologi pertanian. Kementerian Pertanian telah menghadirkan cyber extension sebagai sarana bagi penyuluh di tingkat pusat maupun daerah. Penelitian bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap efektivitas website cyber extension sebagai alat komunikasi dan sumber informasi bagi penyuluh di Kabupaten Poso. Penelitian dilakukan bulan Mei hingga Desember 2020, melibatkan lima Kecamatan di Kabupaten Poso Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian menggunakan metode survei pada 30 penyuluh yang telah mengakses website cyber extension. Data yang dikumpulkan merupakan tanggapan responden terhadap (Y) efektivitas website cyber extension sebagai media komunikasi dan informasi, (X. karakteristik pengunjung, dan (X. karakteristik website cyber extension sebagai media komunikasi dan Analisi data menggunakan analisis linier berganda untuk mengetahui pengaruh karakteristek pengunjung (X. , karakteristik website cyber extension sebagai media komunikasi dan informasi(X. terhadap efektivitas website cybereExtension sebagai media komunikasi dan informasi (Y. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas website cyber extension sebagai media komunikasi dan informasi yaitu karakteristik website cyber extension yang terdiri atas perhatian, ketertarikan, keinginan, dan tindakan mampu menarik minat penyuluh mengakses cyber extension. Dapat disimpulkan bahwa Website cyber extension merupakan media komunikasi dan sumber informasi dalam bidang pertanian yang efektif bagi penyuluh. Kata kunci: Cyber extension, informasi, komunikasi, penyuluh Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 19 No. 1, 31 Mei 2024 ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 PENDAHULUAN Penyuluh berperan penting dalam pembangunan pertanian di Indonesia. Keberhasilan pertanian ditentukan pada peran penyuluh, dikarenakan penyuluh memiliki kemampuan untuk berinteraksi secara langsung dengan para petani, penyuluh mampu menyampaikan dan menerapkan program-program pertanian dengan lebih Selain menyampaikan programprogram pembangunan, penyuluh juga mendorong para petani untuk meningkatkan pengetahuan, memiliki wawasan yang luas, dan fokus pada kebutuhan pasar. Ini menegaskan peran penyuluh pertanian sebagai pendorong motivasi bagi para petani. Menurut (Managanta 2020. Managanta et al. 2019, 2022. Managanta dan Amaliel 2018. Mardikanto 2. , bahwa penyuluh pertanian fasilitator, motivator, advisor, dan komunikator dalam konteks pertanian. Peningkatan memerlukan adanya ketersediaan teknologi sebagai dukungan. Lemahnya keputusan adopsi inovasi berpotensi ditingkatkan melalui Penyuluhan berfungsi memfasilitasi proses belajar dan memperluas pengetahuan dan teknologi (Managanta et al. Managanta dan Amaliel 2. Saat ini, perkembangan teknologi komunikasi dan informasi semakin Tidak ada yang dapat menghitung jumlah informasi yang telah dihasilkan di dunia ini, karena pertumbuhan informasi meningkat seiring degan pertambahan jumlah penduduk dan banyaknya gagasan yang menghasilkan Pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi telah menjadi alternatif yang sesuai bagi penyuluh pertanian dalam berinteraksi dengan masyarakat petani. Perkembangan teknologi dan komunikasi komunikasi dan sumber informasi yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan di bidang usaha pertanian. Salah satunya contohnya adalah website, namun penting untuk memanfaatkan internet dengan tujuan yang Media komunikasi dan informasi ini dapat dipakai untuk menyebarkan informasi pertanian serta sebagai media pembelajaran Perkembangan komunikasi dan informasi memiliki potensi yang besar sebagai peluang bagi kemajuan pertanian (Yusup dan Saepudin 2. Kemampuan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi menjadi factor penting dalam memanfaatkan teknologi komunikasi untuk kemajuan pertanian. Petani seringkali memiliki akses terbatas terhadap mengandalkan penyuluh untuk membimbing dan memperluas pengetahuan tentang inovasi pertanian. Berbagai jenis informasi penting bagi petani, seperti informasi pasar, teknologi terbaru, program pembangunan pedesaan dan subsidi, teknologi pasca panen, ketersediaan, serta manajemen hama maupun penyakit (Amin et al. Menurut (Elian et al. dan (Ahuja 2. bahwa ketersediaan informasi melalui internet mempercepat dan meningkatkan efektivitas proses penyuluhan pertanian. Dengan banyaknya informasi yang dapat diakses secara cepat dan biaya terjangkau, penyuluh dapat memperluas pengetahuan, dan dapat meningkatkan kinerja dalam memberikan layanan penyuluhan. Cyber extension merupakan salah satu teknologi pertanian (Sumardjo. Firmansyah, dan Dharmawan 2. Mulyandari et al. menyatakan bahwa cyber extension merupakan suatu metode pembangunan jaringan komunikasi inovasi pertanian yang terencana dengan baik, dimana teknologi informasi dan komunikasi diterapkan dalam system penyuluhan pertanian. Tujuannya adalah untuk memberdayakan petani dengan menyediakan informasi pertanian yang mendukung proses pengambilan keputusan Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 meningkatkan produktivitas petani. Kementerian Pertanian memperkenalkan cyber extension sebagai sarana yang dapat dimanfaatkan oleh penyuluh di berbagai tingkat, baik di pusat maupun di daerah. Selain digunakan sebagai sumber informasi, cyber extension juga berperan sebagai alat untuk menyebarkan inovasi teknologi pertanian. Kurangnya penelitian yang secara khusus menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas website cyber extension dari perspektif penyuluh di Kabupaten Poso. Penelitian umumnya meliputi peranannya sebagai sumber informasi bagi petani (Dasli et al. Gultom et al. dan penyuluh serta evaluasi efektifitas Cyber (Amin et al. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap efektivitas website cyber extension sebagai alat komunikasi dan sumber informasi bagi penyuluh di Kabupaten Poso. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini berfokus pada efektivitas website cyber extension sebagai media komunikasi dan informasi bagi penyuluh di Kabupaten Poso. METODE PENELITIAN Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Poso Provinsi Sulawesi Tengah, pada lima wilayah penyuluhan terdiri atas: Kecamatan Pamona Selatan. Kecamatan Pamona Puselemba. Kecamatan Pamona Barat. Kecamatan Pamona Utara dan Dinas Pertanian Kabupaten Poso dimulai bulan Mei sampai Desember 2020. Adapun data adalah tanggapan responden terhadap keberhasilan petani (Y) Efektivitas Website Cyber Extension sebagai Media komunikasi dan informasi, (X. Karakteristik Pengunjung, dan (X. Karakteristik Website Cyber Extension sebagai Media komunikasi dan informasi. Populasi pada penelitian ini merupakan penyuluh pertanian yang ada di Kabupaten Poso. Sampel yang diambil berdasarkan Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 19 No. 1, 31 Mei 2024 purposive sampling atau secara sengaja dengan mempertimbangkan penyuluh yang telah mengakses website cyber extension. Syarat-syarat untuk pemilihan responden adalah pertama, responden telah mengakses cyber extension, dan kedua responden telah menggunakan cyber extension sebagai sumber informasi bagi penyuluh pertanian. Kerangka sampling tidak dapat dibuat disebabkan tidak adanya data atau informasi yang menunjukkan total pengunjung cyber extension. Adapun total responden dalam penelitian ini berjumlah 30 Syarat-syarat untuk pemilihan respoden berdasarkan: pertama, bahwa responden telah mengakses cyber extension, dan kedua telah menggunakan cyber extension sebagai sumber informasi penyuluh pertanian. Efektivitas website diukur melalui empat tahapan AIDA atau Attention . Interest . Desire . , dan Action . (Rangkuti 2. Dalam perilaku konsumen dikenal Tricomponent Attitude Model, yaitu Cognitive . Affection . Conative . ecenderungan perilak. (Kennedy. E, dan Soemanagara. Lionberger dan Gwin Model komunikasi mengoperasikan gagasan bahwa audiens melalui proses kognitif, afektif, dan perilaku saat pada komunikasi yang Data menggunakan regresi linier Analisis linier berganda digunakan untuk mengetahui pengaruh Karakteristek Pengunjung (X. Karakteristik Website Cyber Extension sebagai Media komunikasi dan informasi(X. terhadap Efektivitas Website Cyber Extension sebagai Media komunikasi dan informasi (Y. HASIL DAN PEMBAHASAN Karakteristik Pengunjung Ciri-ciri pengunjung cyber extension merupakan atribut yang melekat dengan individu dalam berbagai aspek kehidupan, sedangkan karakteristik penyuluh dapat menjadi perbedaan dan ciri khas Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 19 No. 1, 31 Mei 2024 ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 penyuluh lainnya. Karakteristik penyuluh meliputi umur, tingkat pendidikan, motivasi untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada Tabel 1. Tabel 1. Karakteristik penyuluh pertanian yang memanfaatkan cyber extension Karakteristik Penyuluh Penyuluh Jumlah (Jiw. Persentase (%) Umur (Tahu. Muda . Madya . Tua . Pendidikan (Tahu. SMA Motivasi Penyuluh (Sko. Rendah . Sedang . ,01-. Tinggi . ,01-. Jumlah Umur adalah lama waktu hidup yang sudah dijalani oleh penyuluh. Adapun umur dikategorikan berdasarkan, muda, madya dan Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas penyuluh yang mengakses cyber extension di Kabupaten Poso termasuk dalam kelompok umur muda, dengan rata-rata umur penyuluh 45 tahun. Ini menjelaskan bahwa umur penyuluh berada rentang umur Penyuluh yang produktif memiliki berpotensi untuk mengikuti perkembangan teknologi yang semakin meningkat, seperti memanfaatkan internet sebagai sumber informasi yang lebih luas mengenai masalahmasalah yang berkaitan dengan kegiatan Oleh karena itu, umur akan memengaruhi peningkatan kinerja penyuluh. Umur kemampuan pendampingan kepada petani (Bahua dan Ikbal 2. Pendidikan dalam penelitian ini adalah pendidikan formal penyuluh. Pendidikan formal merujuk pada rangkaian proses belajar mengajar yang terstruktur dan berjenjang yang ditempuh oleh penyuluh. Tingkat pendidikan penyuluh sebagian besar berada pada kategori Sarjana (S. Tingkat pendidikan formal dapat memengaruhi tingkat kompetensi individu (Mardikanto 2009. Slamet Pendidikan merupakan salah satu penentu keberhasilan berusahatani dan menjadi faktor pelancar dalam pembangunan pertanian (Lestari et al. Mosher 1. Motivasi penyuluh adalah dorongan untuk menggunakan cyber extension sebagai menyediakan informasi. Tingkat motivasi penyuluh dalam memanfaatkan cyber extension tergolong sedang, dengan rata-rata skor sebesar 65. Penyuluh didorong untuk mencapai tujuan tertentu, dan motivasi itu tidak hanya berasal dari faktor internal, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor eksternal. Meskipun penyuluh memiliki tingkat kemampuan yang berbeda, penyuluh tetap membutuhkan Dengan kata lain, potensi sumberdaya manusia memiliki keterbatasan, sehingga kinerja seseorang dipengaruhi oleh kombinasi faktor kemampuan dan motivasi individu (Mangkuprawira dan Hubeis 2. Motivasi bagi penyuluh dalam memanfaatkan situs website cyber extension tentu menjadi faktor penting untuk memastikan efisiensi kegiatan penyuluhan kepada para petani. Karakteristik Website Cyber Extension Sebagai Media Informasi dan Komunikasi Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Situs website cyber extension adalah sarana komunikasi dan sumber informasi bagi Website merupakan sumber informasi yang mampu mempercepat proses difusi inovasi pada sektor pertanian. Ini dapat mendorong proses yang diperlukan untuk menemukan gagasangagasan baru atau solusi dalam baru atau pertanian bagi petani dan penyuluh. Dengan teknologi informasi berbasis cyber extension, keinginan. Tindakan (Rangkuti 2. Karakteristik website cyber extension sebagai media komunikasi dan sumber informasi bagi penyuluh pada Tabel 2. Tingkat perhatian penyuluh dalam menggunakan cyber extension pada kondisi rata-rata skor 73. Website cyber extension memiliki kemampuan untuk menarik perhatian Kemampuan untuk menciptakan kata atau gambar yang kuat dapat menarik perhatian konsumen. Daya tarik . haruslah mempunyai dua sifat: . Harus memiliki makna, menunjukkan manfaatmanfaat yang membuat produk menjadi lebih diinginkan atau menarik bagi konsumen, . Pesan harus dapat dipercaya, dimana konsumen yakin bahwa produk akan Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 19 No. 1, 31 Mei 2024 memberikan manfaat sesuai dengan yang dijanjikan dalam pesan (Kotler dan Amstrong Menurut penyuluh K. I . Tahu. Aufaktor yang mendorong saya untuk mengakses website tersebut karena akurasi materi di dalamnyaAy. Selain itu, tampilan website cyber extension juga memiliki daya tarik, dan pesan yang disampaikan sangat menarik untuk diikuti, sehingga menarik perhatian untuk mengakses cyber extension. Penelitian menunjukkan bahwa ketertarikan extension berada pada kategori sedang, dengan rata-rata skor 70. Hal ini menunjukkan bahwa penyuluh memiliki ketertarikan untuk mengakses cyber extension. Assael . menjelaskan bahwa ketertarikan adalah munculnya minat dari konsumen untuk menggunakan objek yang dikenalkan oleh Sama halnya dengan minat yang muncul pada penyuluh untuk menggunakan website cyber extension. Menurut penyuluh . Tahu. , menyediakan informasi yang menarik untuk diikuti, seperti informasi lengkap tentang budidaya padi dan juga gambar-gambar yang disediakan sangat menarik. Karakteristik website cyber extension sebagai media komunikasi dan informasi penyuluh pada Tabel 2. Tabel 2. Karakteristik website cyber extension sebagai media komunikasi dan informasi penyuluh Karakteristik Website Cyber Penyuluh Extension (Sko. Jumlah (Jiw. Persentase (%) Perhatian Rendah . Sedang . ,01-. Tinggi . ,01-. Ketertarikan Rendah . Sedang . ,01-. Tinggi . ,01-. Keinginan Rendah . Sedang . ,01-. Tinggi . ,01-. Tindakan Rendah . Sedang . ,01-. Tinggi . ,01-. Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 19 No. 1, 31 Mei 2024 ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Hasil penelitian menunjukkan bahwa keinginan penyuluh secara keseluruhan berada pada kategori sedang, dengan nilai rata-rata sebesar 64. Keinginan merupakan salah satu unsur pesan yang berfungsi sebagai upaya membangkitkan keinginan Keinginan dapat diperkuat dengan memberikan informasi tentang kebutuhan pengunjung dari website cyber Menurut penyuluh A. P . Tahu. , cyber extension memberikan informasi yang dibutuhkan, dan keberadaan cyber extension membuat saya lebih memahami tentang hama dan penyakit pada padi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan penyuluh berada dikategori sedang dengan rata-rata 71. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan Khomariyah et al. yang membuktikan bahwa variabel tindakan berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Dalam hal ini cyber extension mampu mendorong penyuluh untuk melakukan tindakan lebih lanjut setelah mengakses cyber extension. Sesuai dengan apa yang dikatakan Kotler dan Amstrong . (Kotler dan Keller 2. , bahwa tindakan merupakan upaya untuk membujuk calon pembeli agar sesegera mungkin melakukan tindakan pembelian yang nyata. Efektivitas Website Cyber Extension Sebagai Media komunikasi dan informasi Efektivitas website cyber extension sebagai media komunikasi dan informasi penyuluh di Kabupaten Poso merupakan gambaran bagaimana penggunaan website cyber extension oleh penyuluh yang ada di Kabupaten Poso. Efektivitas website cyber extension sebagai media komunikasi dan informasi penyuluh di Kabupaten Poso di ukur dengan tiga aspek, yaitu aspek pengetahuan, aspek perasaan, dan aspek kecenderungan Kotler dan Amstrong . mengemukakan sikap adalah evaluasi, perasaan, dan kecenderungan yang konsisten suka atau tidak sukanya pada objek atau ide. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan penyuluh dalam memanfaatkan cyber extension berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 67. Fokus penelitian ini, pada aspek pengetahuan setelah pengunjung mengakses website cyber extension. Hasil analisis efektivitas website cyber extension sebagai media komunikasi dan informasi penyuluh pada Tabel 3. Tabel 3. Efektivitas website cyber extension sebagai media komunikasi dan informasi penyuluh Efektivitas Penyuluh (Sko. Jumlah (Jiw. Persentase (%) Pengetahuan Rendah . Sedang . ,01-. Tinggi . ,01-. Perasaan Rendah . Sedang . ,01-. Tinggi . ,01-. Kecenderungan Perilaku Rendah . Sedang . ,01-. Tinggi . ,01-. Hasil penelitian ini menempatkan efektivitas pada kategori sedang, dengan nilai rata-rata mencapai 68. Pengetahuan pengalaman langsung dalam mengakses cyber extension serta informasi diperoleh dari berbagai sumber terkait. Pengetahuan dan persepsi tersebut biasanya berbentuk kepercayaan, dimana konsumen meyakini bahwa objek sikap memiliki perilaku tertentu dan mengarah pada hasil yang Kepercayaan mencakup semua Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 informasi yang yang dimiliki oleh konsumen dan segala kesimpulan yang diambilnya tentang objek, atribut dan manfaatnya (Mowen dan Minor 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat perasaan rata-rata berada pada kategori sedang, dengan nilai rata-rata Aspek perasaan menjelaskan bagaimana pengunjung merasakan dan berekasi secara emosional terhadap suatu situs web. Ini mengartikan apakah produk diinginkan untuk dikunjungi lagi, dan Dalam penelitian ini, aspek perasaan dinilai setelah pengunjung mengunjungi website cyber extension. Emosi dan perasaan adalah ekpresi yang menjelaskan evaluasi seseorang terhadap berbagai hal, termasuk produk atau merek Perasaan tersebut mencakup beragam suasana hati seperti senang, sedih, atau ceria. Penyuluh mencerminkan penilaian individu terhadap suatu objek atau situasi dengan cara yang langsung Dalam penilaian konsumen terhadap produk, menilai apakah itu baik atau buruk, disukai atau tidak disukai. Menurut pendapat penyuluh M. K, seorang penyuluh pertanian berusia 42 tahun, penggunaan cyber extension sangat bermanfaat bagi penyuluh mendapatkan manfaat. Melalui cyber extension, penyuluh dapat mengakses inforasi tentang berbagai aspek budidaya pertanian, media penyuluhan, inovasi, teknnologi pertanian, serta materi-materi penyuluhan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecenderungan perilaku berada pada kategori sedang, dengan rata-rata skor 68. Aspek kecenderungan perilaku mengacu pada tindakan atau kebiasaan yang Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 19 No. 1, 31 Mei 2024 dilakukan oleh seseorang. Aspek ini pengunjung setelah penyuluh mengakses website cyber extension. Faktor-Faktor Memengaruhi Efektivitas Website Cyber Extension Evektivitas website cyber extension (Y1 ) pengunjung (X 1 ) dan karakteristik website (X2 ). Berdasarkan analisis regresi linier berganda, faktor yang berpengaruh sangat signifikan terhadap evektivitas website cyber extension adalah karakteristik website (X2 ). Untuk menguji hipotesis, dibandingkan nilai t-hitung dengan t-tabel untuk masing-masing variabel. Jika nilai thitung lebih besar dari t-tabel . pada tingkat signifikan 0,05, maka hipotesis Berdasarkan persamaan regresi untuk karakteristik pengunjung dan karakteristik website cyber extension terhadap efektivitas website cyber extension sebagai media komunikasi dan informasi penyuluh pada Persamaan 1. Y = 10,277 0,518 X2 A 1 Berdasarkan persamaan tersebut, diperoleh nilai konstanta sebesar 10,277, dan koefisien untuk variabel karakteristik website sebesar 0,518. Hasil perhitungan analisis regresi linier berganda, diperoleh koefisien R 2 sebesar 0,288. Ini berarti bahwa 28,8% efektivitas website cyber extension (Y) dapat dijelaskan oleh karakteristik pengunjung dan karakteristik website cyber extension, sementara 71,2% sisanya dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak terdapat dipersamaan. Nilai koefisien regresi karakteristik pengunjung efektivitas website cyber extension pada Tabel 4. Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 19 No. 1, 31 Mei 2024 ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Tabel 4. Nilai koefisien regresi karakteristik pengunjung dan karakteristik website terhadap efektivitas website cyber extension Efektivitas Website Cyber Extension Indikator Koefisien Regresi Sig. Constant 10,277 2,047 0,052 X1. 1Umur -0,070 -0,949 0,352 X1. 2Tingkat Pendididkan 0,139 0,742 0,465 X1. 3Motivasi Penyuluh 0,057 0,580 0,567 X2 Karakteristik Website Cyber Extension 0,518 2,821 0,009** 0,288 Fhitung 2,427 Sig 0,076 Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa faktor yang memiliki pengaruh sangat signifikan terhadap efektivitas website cyber extension sebagai media komunikasi dan informasi adalah karakteristik website cyber extension, yang terdiri atas aspek perhatian, ketertarikan, keinginan dan tindakan. Penggunaan cyber extension oleh penyuluh berada pada tingkat sedang. Daya tarik . harus memenuhi dua karakteristik utama: pertama, daya tarik mengindikasikan manfaat-manfaat, yang membuat produk lebih diinginkan atau menarik bagi konsumen. kedua, pesan yang disampaikan dapat dipercaya sehingga konsumen yakin bahwa percaya bahwa produk tersebut akan memberikan manfaat sebagaimana dijanjikan dalam pesan (Kotler dan Amstrong 2. Penyuluh ketertarikan dalam menggunakan cyber extension berada pada kategori sedang, dengan persentase 80%. Assael . menggunakan objek yang diperkanlkan oleh pemasar, seperti ketertarikan penyuluh untuk menggunakan website cyber extension. Menurut penyuluh B. R . Tahu. , cyber extension menyajikan informasi yang sangat menarik untuk diikuti, termasuk informasi lengkap tentang budidaya padi dan gambargambar yang disediakan yang sangat Keinginan penyuluh berada pada kategori sedang, dengan jumlah persentase Desire . adalah bagian dari pesan yang berusaha untuk membangkitkan keinginan pengunjung. Keinginan dapat dimunculkan dengan memberikan informasi mengenai kebutuhan pengunjung pada website cyber extension. Menurut penyuluh P . Tahu. , cyber extension menyediakan keberadaan cyber extension membuat lebih memahami jenis hama dan penyakit padi. Penyuluh tindakan yang berada pada kategori sedang, dengan persentase mencapai 70%. Hasil penelitian ini tidak berbeda dengan penelitian yang dilakukan oleh Khomariyah et al. , . yang menunjukkan bahwa variabel tindakan memengaruhi keputusan pembelian. Dalam hal ini, cyber extension mampu memotivasi penyuluh untuk mengambil tindakan lebih lanjut setelah mengaksesnya. SIMPULAN DAN SARAN Efektivitas website cyber extension ditentukan oleh karakteristik cyber extension yang mencakup perhatian, ketertarikan, keinginan dan tindakan. Cyber extension merupakan salah satu solusi yang efektif bagi penyuluh sebagai media komunikasi dan sumber informasi dalam bidang pertanian. Media ini memungkinkan petani untuk mengakses informasi sesuai kebutuhan individu tanpa adanya batasan waktu, mengembangkan usahanya. Maka dari itu diperlukan perbaikan tampilan yang menarik Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 dan menyediakan tautan survei umpan balik, lalu menyesuaikan setiap kebutuhan informasi DAFTAR PUSTAKA