Jurnal Keperawatan Vol. 24 No. Maret 2026 hal. p-ISSN 2088-2173 e-ISSN 2580-4782 Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan Manajemen Diri pada Pasien Diabetes Melitus Putri Rahmadhani1*. Veni Dayu Putri2. Ezalina3. Ulfa Hasana4 1*, 2, 3, 4 Program Studi Ilmu Keperawatan. Fakultas Keperawatan Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru Corresponding author *: putrirahmadhanii15@gmail. ABSTRAK Diabetes Mellitus merupakan suatu penyakit kronik akibat pankreas tidak menghasilkan cukup insulin sehingga menyebabkan konsentrasi glukosa dalam darah meningkat. Penderita Diabetes Mellitus perlu melakukan manajemen diri yang baik untuk mencegah terjadinya komplikasi. Pendidikan kesehatan merupakan salah satu strategi utama promotif dan preventif yang dapat meningkatkan pengetahuan pasien mengenai penyakit Diabetes Mellitus dan cara mengelolanya secara mandiri. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melihat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan manajemen diri pada pasien diabetes mellitus. Metode pada penelitian ini adalah studi literature riview dengan menggunakan pendekatan PICOS dan database Google Schoolar. Semantic Schoolar dan Science Direct dengan tahun publikasi artikel 5 tahun terakhir, yang dimana artikel ditelaah menggunnakan pendekatan PRISMA. Hasil dari 10 artikel yang telah diriview menunjukkan bahwa Pendidikan Kesehatan menggunakan berbagai media seperti media audiovisual/video, booklet, leafleat, aplikasi mobile, dan edukasi berbasis media sosial berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan pengetahuan manajemen diri pada pasien Diabetes Mellitus. Kegiatan ini merekomendasikan agar tenaga kesehatan bisa terus meningkatkan pendidikan kesehatan dikalangan masyarakat guna meningkatkan pengetahuan mengenai manajemen diri dalam pencegahan terjadinya komplikasi Diabetes Mellitus. Kata Kunci: Diabetes Mellitus. Pendidikan Kesehatan. Manajemen Diri The Effect of Health Education on Self-Management Knowledge in Patients with Diabetes Mellitus ABSTRACT Diabetes Mellitus is a chronic disease caused by the pancreas not producing enough insulin, resulting in an increased concentration of glucose in the blood. Patients with Diabetes Mellitus need to perform good self-management to prevent complications. Health education is one of the main promotive and preventive strategies that can improve patientsAo knowledge about Diabetes Mellitus and how to manage it The purpose of this study was to determine the effect of health education on self-management activities in patients with Diabetes Mellitus. The method used in this research was a literature review study using the PICOS approach and databases such as Google Scholar. Semantic Scholar, and ScienceDirect, with Jurnal Keperawatan Vol. 24 No. Maret 2026 hal. p-ISSN 2088-2173 e-ISSN 2580-4782 articles published in the last five years, which were analyzed using the PRISMA The results of 10 reviewed articles showed that health education using various media such as audiovisual/video, booklets, leaflets, mobile applications, and social media-based education had a significant effect on increasing self-management knowledge in patients with Diabetes Mellitus. This study recommends that healthcare professionals continue to improve health education in the community to enhance selfmanagement knowledge in preventing complications of Diabetes Mellitus. Keywoard: Diabetes Mellitus. Health Education. Self-Management PENDAHULUAN Penyakit tidak menular (PTM) merupakan salah satu masalah kesehatan yang saat ini menjadi perhatian. Penyakit tidak menular menjadi slaah satu penyebab kematian terbanyak di Indonesia, salah satu penyakit tidak menular yautu Diabetes Mellitus (Fahardianto & Nur Rosyid, 2. Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Kondisi ini menimbulkan masalah kesehatan global karena dapat menyerang berbagai kelompok usia dan menimbulkan komplikasi jangka panjang (Rury Arindari et al. , 2. Menurut data International Diabetes Federation . , prevalensi diabetes di dunia mencapai 589 juta jiwa dengan hampir 43% penderita tidak terdiagnosis. Indonesia, berdasarkan data International Diabetes Federation, . , prevalensi diabetes tercatat sebesar 11,3% dengan jumlah kasus sekitar 20,4 juta jiwa. Sementara itu, di Provinsi Riau. Profil Kesehatan Indonesia . , prevalensi diabetes meningkat dari 1,3% pada 2021 menjadi 1,9% pada 2023, dengan estimasi jumlah penderita mencapai lebih dari 500 ribu orang. Peningkatan angka kejadian ini dpaat terjadi akibat adanya ketidakputahan pengobatan yang dilakukan oleh penderita diabetes maupun orang yang belum terdiagnosis diabetes mellitus. Komplikasi DM dapat muncul apabila penyandang DM tidak melakukan pengontrolan dengan tepat. Kompilasi yang dapat muncul seperti stroke, penyakit jantung, neuropati kaki yang dapat meningkatkan terjadinya ulkus, gagal ginjal, bila tidak tertangani dengan baik juga dapat menyebabkan adanya kematian (Yulia Hananto et al. , 2. Oleh karena itu penderita Diabetes Perlu melakukan manajemen diri yang tepat untuk mengurangi resiko terjadinya komplikasi Diabets Mellitus yaitu mulai dari pengaturan pola makan, pemantauan kadar gula darah, perawatan kaki, aktivitas fisik, penggunaan obat sesuai anjuran, hingga kemampuan untuk mengenali gejala awal komplikasi (Septia Nurbayanti et al. , n. ) Namun tingkat pengetahuan yang rendah kerap menjadi masalah utama penderita Diabetes Mellitus dalam menerapkan manajamen diri yang tepat, adanya budaya yang enggan untuk dihilangkan juga menjadi slaah satu faktor penghalang (Rahmadani et al. Jurnal Keperawatan Vol. 24 No. Maret 2026 hal. p-ISSN 2088-2173 e-ISSN 2580-4782 Salah satu upaya yang bisa dilakukan yaitu dengan memberikan pendidikan kesehatan yang dimana pendidikan kesehatan merupakan salah satu strategi utama promotif dan preventif yang dapat meningkatkan pengetahuan pasien mengenai penyakit DM dan cara mengelolanya secara mandiri (Falah et al. , 2. Pendidikan keehatan bisa diberikan dalam bentuk edukasi, video, audio visual, booklet dan buku (Arya Bagus Arisudhan et al. , 2. Pendidikan kesehatan dapat membantu penderita DM memahami penyakit yang mereka derita, mengenali tanda-tanda bahaya, serta mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengelola Berbagai bentuk pendidikan kesehatan, baik melalui konseling individu, demonstrasi, media visual, maupun kelompok diskusi, terbukti mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penderita dm dalam manajemen diri (Sholehudin, 2. METODE PENELITIAN Penulisan artikel ini berdasarkan kajian pustaka dengan menggunakan desain literature riview dalam melakukan pengkajian serta menganalisis hasil-hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan personal hygiene menstruasi pada Database yang digunakan dalam pencarian literature menggunakan Google Schoolar. Sematic Schoolar dan Science Direct. Kata kunci yang digunakan yaitu berdasarkan PICOS. P . enderita Diabetes Mellitu. I . endidikan kesehata. C . enderita diabetes mellitus yang tidak mengetahui self managemen. O . eningkatan tingkat pengetahuan mengenai self managemen. S (Artikel penelitian kuantitatif, quasy experimental, pre-eksperimenta. Kriteria inklusi dari artikel yang telaah yaitu jurnal yang diterbitkan dalam waktu 5 tahun terakhir, subjek penderita Diabetes Mellitus, artikel yang mengandung informasi mengenai edukasi pengetahuan terhadap manajemen diri, artikel full text, metode quasy eksperiment dan pre-experimental. Dari data yang diperoleh kemudian dirangkum dan dianalisis menggunakan narasi. p-ISSN 2088-2173 e-ISSN 2580-4782 Jurnal Keperawatan Vol. 24 No. Maret 2026 hal. Tabel 1 Diagram Prisma p-ISSN 2088-2173 e-ISSN 2580-4782 Jurnal Keperawatan Vol. 24 No. Maret 2026 hal. HASIL PENELITIAN Tabel 2 Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Manajemen Diri Pada Pasien Diabetes Melitus Peneliti Maharani Wijaya Purwanti, . Judul Pengaruh Discharge Planning Audiovisual Terhadap Tingkat Pengetahuan Dan Perilaku Self Care Management Pada Pasien Diabetes Mellitus Ruang Bedah RSI Darus SyifaAo Surabaya Ervina Yanti Harahap etThe Effect of VideoBased Diabetes , . SelfManagement Education (DSME) Telenursing on Level Knowledge in Diabetes Mellitus Patients Kune et al. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Tujuan Desain Penelitian Tujuan dari Quasi penelitian ini experimental adalah untuk dengan test post-test control group planning audio dan perilaku Tujuan penelitian ini adalah untuk diri diabetes (DSME) pada penderita Tujuan penelitian ini Untuk Hasil Terdapat pada tingkat dan perilaku kontrol . , 0,. Quasi Terdapat eksperimental peningkatan control group pasien video based DSME nilai p adalah 0,000 < 0,05 rancangan one Hasil p-ISSN 2088-2173 e-ISSN 2580-4782 Jurnal Keperawatan Vol. 24 No. Maret 2026 hal. Booklet Terhadap Pengetahuan Tentang Diet Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Wilayah Kerja Puskesmas Arut Selatan Suryani et , . Pengaruh Pendidikan Kesehatan Pengetahuan Tentang Diet Diabetes Melitus Tipe 2 Rsu Diponegoro 21 Klaten Nurdiana Pengaruh Teapon et Edukasi , . Pengetahuan Manajemen Perawatan Diri Terhadap Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Wilayah Kerja Puskesmas Konda group pretestpendidikan post test kecil terhadap tentang pola makan pasien mellitus tipe 2 di Puskesmas Arut Selatan. Tujuan penelitian ini Pengaruh Pendidikan Kesehatan Diabetes Melitus Tipe Rumah Sakit Umum Diponegoro 21 Klaten dengan desain Wilcoxon. Populasi Penelitian ini perawatan diri Diabetes yaitu pretest dan posttest, an hubungan sebab akiba media booklet tentang diet Diabetes Melitus Tipe Hasil uji uji Wilcoxon nilai p = 0,000 . < 0,. Hasil analisis uji Wilcoxon nilai p = 0,000 . < 0,. , antara tingkat sebelum dan Terdapat diri terhadap p-ISSN 2088-2173 e-ISSN 2580-4782 Jurnal Keperawatan Vol. 24 No. Maret 2026 hal. Melitus Tipe II Wilayah Kerja Puskesmas Konda Watcharana t, . Effects of a Mobile Applicationbased Selfmanagement Programme on Health Knowledge. Health Behaviours, and Glycaemic Control Patients With Type 2 Diabetes Mellitus Tujuannya adalah untuk praktis untuk peserta tetap terlibat dengan Quasiexperimental dengan nonequivalent control group tiga kelompok . plikasi mobile, tindak lanjut telepon, dan kontro. Margarita et , . Effect of Diabetes SelfManagement Education on Knowledge and HbA1c Levels among Patients with Type 2 Diabetes Mellitus Tujuan penelitian ini untuk melihat Quasiexperimental pretestposttest non control group Diabetes Melitus Tipe II. Edukasi media leaflet yang memuat diri, meliputi diet, aktivitas . Diabetes Melitus. Kelompok kesehatan/sel f-care, serta kadar HbA1c telepon dan kontrol . < 0,. Hasil Diabetes SelfManagement Education (DSME) yang p-ISSN 2088-2173 e-ISSN 2580-4782 Jurnal Keperawatan Vol. 24 No. Maret 2026 hal. Occupational Health Care mellitus type 2 Susan Rizki et al. Effectiveness . Social Media & Animation Video Based Education Increasing Knowledge and Self Care Activity of Type Diabetes Mellitus Tujuan penelitian ini untuk melihat berbasis media sosial & video dan self care activity pasien Diabetes Tipe 2 Di Kota Banda Aceh. Quasi group pretestAe posttest design Shiddiq Rohmatullo h, . Penelitian ini Quasy rancangan one group pretestposttest. Pengaruh Video Health Education Terhadap Pengetahuan Perawatan Kaki Penderita Diabetes media visual leafleat dan (PPT) diabetes dan kadar HbA1c . <0,. Terdapat pada tingkat dan self care paket edukasi media sosial Pengetahuan menjadi 86% dan self care activity baik menjadi 88% . = 0,. Terdapat p-ISSN 2088-2173 e-ISSN 2580-4782 Jurnal Keperawatan Vol. 24 No. Maret 2026 hal. Mellitus Di Desa Cibolang Puskesmas Cibolangkidul kaki penderita mellitus di Desa Cibolang wilayah kerja Puskesmas Cibolangkidul. Syesharini The Effect Of . Healtheducatio n with audio Visual Media On knowledge In Implementation Foot Exercises For Diabetes Mellitus Tujuan melalui media wilayah kerja penuh tahun Diabetes Mellitus video health Wilcoxon p-value 0,001 (< 0,. Pre Hasil Experimental rancangan one paired sample group prestest t-test and posttest menunjukkan Sampel nilai p = 0,000 . < 0,. , melalui media senam kaki pada pasien Diabetes Melitus PEMBAHASAN Berdasarkan hasil literature riview yang dilakukan didapatkan sebanyak 700 artikel dari beberapa database. Pada database Google Schoolar didapatkan sebanyak 564 artikel. Science Direct sebanyak 48 artikel dan Semantic Schoolar sebanyak 88 artikel. Selanjutnya artikel diskrining berdasarkan judul, tahun dan kelengkapan artikel dan didapatkan 152 artikel yang relevan. Kemudian artikel diidentifikasi berdasarkan desain serta topik yang tidak sesuai dengan penelitian dan didapatkan 34 artikel yang layak untuk dinilai. Dari 34 artikel terdapat 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang Jurnal Keperawatan Vol. 24 No. Maret 2026 hal. p-ISSN 2088-2173 e-ISSN 2580-4782 memerlukan perhatian khusus dan perawatan jangka panjang, sehingga diperlukan managemen perawatan diri yang baik untuk mencegah terjadinya komplikasi. Diabetes Self Management Education (DSME) merupakan salah satu upaya yang sangat penting dalam mengoptimalkan pengelolan diabetes yang baik, yang dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan perawatan diri pasien (Sholehudin, 2. Dari 10 artikel yang telaah menunjukkan bahwa adanya peningkatan yang signifikan terhadap tingkat penegtahuan penderita Diabetes Mellitus dalam meningkatkan manajemen diri. Berdasarkan hasil telaah, pendidikan kesehatan yang paling berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan yaitu melalui video dan audio visual. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh (Saragi et al. menunjukan bahwa kualitas hidup penderita diabetes sangat bergantung pada Self Management yang dilakukan. Artinya bahwa kualitas hidup akan semakin baik apabila dilakukan Self Management dengan baik pula dan begitupun Penelitian yang sama juga dilakukan oleh (Diani et al. , 2. mengatakan bahwa pemberian pendidikan kesehatan berupa edukasi kepada masyarakat dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam self-management untuk mengontrol terjadinya komplikasi pada penderita Diabetes Mellitus. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan kajian pustaka yang dilakukan pada beberapa literature, pemberian pendidikan kesehatan dalam upaya meningkatkan pengetahuan penderita Diabtes Mellitus dalam manajamen diri dinilai efektif. Dari beberapa telaah yang dilakukan, pemberian edukasi berbasis video dan audio visual di anggap lebih fefektif dalam meningkat tingkat pengetahuan penderita Diabetes Mellitus. Saran Hasil literatur review ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai referensi ilmiah bagi pengembangan keilmuan di bidang keperawatan, khususnya terkait pendidikan kesehatan sebagai intervensi dalam meningkatkan pengetahuan manajemen diri penderita Diabetes Mellitus. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji lebih mendalam efektivitas masing-masing media pendidikan kesehatan dengan desain penelitian yang lebih kuat. DAFTAR PUSTAKA