Jurnal Manajemen Informatika Jayakarta Volume 5. Nomor 1,Februari 2025: halaman 12-22 P-ISSN: 2746-5985 e-ISSN: 2797-0930 DOI: https://doi. org/10. 52362/jmijayakarta. ANALISIS PENERIMAAN APLIKASI RAPORT DIGITAL MADRASAH MENGGUNAKAN ACCEPTANCE MODEL DI MAN 1 CIANJUR 1Ahmad Lutfiandi Putra, 2 Moch. Taman Abdul Rozaq, 3Gilang Putera Rachmada, 4Agung Wibowo*. 1,2,3,4 Sistem Informasi. Fakultas Teknik dan Informatika. Universitas Bina Sarana Informatika Universitas Bina Sarana Informatika. Jl. Cemerlang No. Sukakarya. Warudoyong. Kota Sukabumi. Indonesia *e-mail: agung. awo@bsi. Abstrak Raport digital madrasah (RDM) adalah sebuah sistem yang menggantikan format tradisional kertas dan pena dalam pelaporan perkembangan akademik siswa di madrasah. Sistem ini memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk menyajikan data secara digital, yang memudahkan pengaksesan, analisis, dan pelaporan hasil belajar siswa. Guru tidak lagi harus menghabiskan waktu berlebihan dalam menghitung nilai secara manual dan dapat fokus pada kegiatan belajar mengajar yang lebih bermakna. Hal ini merupakan upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan. MAN 1 Cianjur adalah salah satu instansi pendidikan yang menerapkan aplikasi RDM dalam pengelolaan nilai hasil belajar siswa. Pengujian tingkat penerimaan aplikasi Raport Digital Madrasah (RDM) pada penerapan sistem informasi di MAN 1 CIANJUR harus dilakukan untuk untuk mengetahui serta mengevaluasi tingkat penerimaan juga sejauh mana sistem aplikasi Raport Digital Madrasah (RDM) ini dapat diterima oleh pengguna, lalu apa saja yang mempengaruhi penerimaan mereka terhadap aplikasi tersebut. Pengukuran kelayakan sistem informasi dapat dilakukan berdasarkan efisiensi, efektivitas, dan kepuasan dengan menggunakan metode TAM (Technology Acceptance Mode. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan alat pengumpulan data berupa kuesioner. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa tingkat penerimaan aplikasi berdasarkan persepsi variabel kemudahan (PEU), variabel kebermanfaatan (PU), dan variabel sikap terhadap penggunaan (ATU) diatas 80%. Nilai persentase setuju pada variabel kebiasaan (BITU) untuk membiasakan penggunaan aplikasi RDM sebesar 79%, dan nilai persentase setuju pada variabel penggunaan nyata (AU) sistem RDM dalam pengelolaan nilai siswa sebesar 81%. Hal ini berarti tingkat penerimaan aplikasi ini di MAN 1 CIANJUR cukup baik dengan persentase yang cukup tinggi, persentase ini dapat digunakan sebagai acuan untuk meningkatkan persentase penerimaan aplikasi Raport Digital Madrasah. Kata kunci: Raport Digital. Technology Acceptance Model. Madrasah. Abstract Madrasah digital report card is a system that replaces the traditional format in reporting the academic progress of students in madrasah. This system utilizes information and communication technology to present data digitally, which makes it easier to access, analyze, and report student learning outcomes. Teachers no longer have to spend excessive time calculating grades manually and can focus on more meaningful teaching and learning activities. This is an effort to improve the quality of education. MAN 1 Cianjur is one of the educational institutions that implements the RDM application in the management of student learning outcomes. Testing the acceptance rate of the Madrasah Digital Report (RDM) application in the implementation of the information system at MAN 1 CIANJUR must be carried out to find out and evaluate the acceptance rate as well as the extent to which the Madrasah Digital Report (RDM) application system can be accepted by users, then what affects their acceptance of the application. Measurement of the feasibility of information systems can be carried out based on efficiency, effectiveness, and satisfaction using the TAM (Technology Acceptance Mode. This research method uses This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. http://journal. id/index. php/JMIJayakarta Jurnal Manajemen Informatika Jayakarta Volume 5. Nomor 1,Februari 2025: halaman 12-22 P-ISSN: 2746-5985 e-ISSN: 2797-0930 DOI: https://doi. org/10. 52362/jmijayakarta. a quantitative method with data collection tools in the form of questionnaires. The results of the study show that the application acceptance rate based on the perception of the convenience variable (PEU), the usefulness variable (PU), and the attitude towards use variable (ATU) is above 80%. The percentage value of agreeing with the habit variable (BITU) to get used to the use of the RDM application was 79%, and the percentage value agreeing with the real use variable (AU) of the RDM system in managing student grades was 81%. This means that the acceptance rate of this application at MAN 1 CIANJUR is quite good with a fairly high percentage, this percentage can be used as a reference to increase the acceptance rate of the Madrasah Digital Report Card Keywords: Digital Report. Technology Acceptance Model. Madrasah. Pendahuluan Madrasah Aliyah Negeri 1 Cianjur (MAN 1 Cianju. merupakan salah satu sekolah Madrasah yang sudah memanfaatkan aplikasi Raport Digital Madrasah (RDM) sebagai media dalam pengelolaan nilai Hal ini dapat menciptakan tantangan baru dalam penguasaan teknologi dan adaptasi dengan sistem yang digunakan, pengetahuan dan kemampuan menggunakan teknologi yang berbeda antar pengguna sistem pada aplikasi ini tentu akan menjadi fokus utama dalam optimalisasi penerapan sistem baru tersebut . Raport digital dapat menjadi solusi masalah Pengisian dan Pengarsipan Manual. Keterbatasan Keterampilan Teknologi Guru. Keterbatasan Keterampilan Teknologi Guru. Keterlambatan dalam Penyampaian Informasi. Kesulitan dalam Memantau Proses Belajar-Mengajar sehingga Efisiensi Administrasi. Ketepatan. Akurasi dan. Pengambilan Keputusan yang Lebih Baik. , . Raport digital madrasah adalah sebuah sistem yang menggantikan format tradisional kertas dan pena dalam pelaporan perkembangan akademik siswa di madrasah. Sistem ini memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk menyajikan data secara digital, yang memudahkan pengaksesan, analisis, dan pelaporan hasil belajar siswa. Aplikasi ini memungkinkan Anda untuk mengelola dan menghitung nilai secara otomatis dan akurat. Guru tidak lagi harus menghabiskan waktu berlebihan dalam menghitung nilai secara manual dan dapat fokus pada kegiatan belajar mengajar yang lebih Hal ini merupakan upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan. Kinerja guru menjadi salah satu kunci menjadikan sekolah lebih berkembang dan produktif. Kinerja guru dipengaruhi oleh berbagai faktor dan pendukung, seperti rapor online sebagai aplikasi untuk mengolah hasil belajar siswa . , . Sistem ini dirancang oleh Kementerian Agama untuk memudahkan pelaporan nilai siswa secara digital dan memastikan data dapat diakses dari mana saja melalui sinkronisasi ke database pusat RDM . Namun tak jarang penerapan aplikasi yang bertujuan untuk mempermudah serta meningkatkan kinerja guru selaku pengguna hanya menjadi awal munculnya masalah baru yang bahkan dapat berdampak pada penurunan kinerja para guru dalam hal tersebut. Ini umum nya terjadi karena proses perpindahan sistem yang terlalu cepat dan rumitnya sistem informasi baru yang diterapkan sehingga membuat guru mengalami kesulitan dalam beradaptasi dengan sistem informasi yang baru saja Sebuah sistem informasi dianggap layak dan berhasil apabila dapat memenuhi faktor kegunaan serta kebutuhan penggunanya. Berdasarkan hal tersebut, untuk mengukur faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan suatu sistem informasi, seperti efektivitas . emenuhi manfaat dan kebutuha. , efisiensi . emrosesan yang cepa. , dan kepuasan . emenuhi kebutuhan serta harapan penggun. , . Kurikulum TIK bagi guru dan siswa yang saat ini diterapkan pemerintah menjadi Sebuah aspek yang sangat penting dalam menghadapi era industri 4. 0 adalah dimana saat ini segala sesuatu sudah terkomputerisasi atau terintegrasi dengan sistem teknologi yang membuat manusia dan dunia akan berkembang pesat seiring waktu. Namun demikian, terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi dalam penggunaan aplikasi pengolah nilai rapor. Beberapa guru mungkin masih menghadapi kesulitan dalam mengoperasikan aplikasi, seperti memahami antarmuka pengguna atau teknis-teknis dalam pengaturan nilai. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan dalam pelatihan dan pendampingan agar para guru dapat menguasai penggunaan aplikasi rapor tersebut . , . This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. http://journal. id/index. php/JMIJayakarta Jurnal Manajemen Informatika Jayakarta Volume 5. Nomor 1,Februari 2025: halaman 12-22 P-ISSN: 2746-5985 e-ISSN: 2797-0930 DOI: https://doi. org/10. 52362/jmijayakarta. Pengujian tingkat penerimaan aplikasi Raport Digital Madrasah (RDM) pada penerapan sistem informasi di MAN 1 Cianjur harus dilakukan untuk untuk mengetahui serta mengevaluasi tingkat penerimaan juga sejauh mana sistem aplikasi Raport Digital Madrasah (RDM) ini dapat diterima oleh pengguna, lalu apa saja yang mempengaruhi penerimaan mereka terhadap aplikasi tersebut. Pengukuran kelayakan sistem informasi dapat dilakukan berdasarkan efisiensi, efektivitas, dan kepuasan dengan menggunakan metode TAM (Technology Acceptance Mode. Metode TAM ini merupakan model yang digunakan untuk menguji variabel-variabel yang mempengaruhi tingkat penerimaan suatu teknologi . , . Tinjauan Literatur Penelitian yang mengevaluasi dan menganalisis penerimaan sistem menggunakan TAM, termasuk penelitian oleh Moh. Fikri Antula. Moh. Hidayat Koniyo, dan Muchlis Polin . berjudul "Evaluasi Tingkat Penerimaan Sistem Informasi E-Learning Menggunakan Metode TAM (Technology Acceptance Mode. pada Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Gorontalo" dalam Journal of System and Information Technology. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat penerimaan pengguna terhadap sistem informasi E-Learning di MAN 1 Kota Gorontalo. Masalah yang diselesaikan melalui penelitian ini adalah untuk memahami sejauh mana sistem informasi E-Learning diterima oleh pengguna, dan faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan mereka terhadap sistem tersebut. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional dengan metode sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan regresi linier sederhana dan uji-t dengan bantuan SPSS 22. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi pengguna terhadap kemudahan dan kegunaan secara signifikan mempengaruhi sikap penerimaan mereka. Kemudian Penelitian yang berjudul 'Penerapan Technology Acceptance Model (TAM) dalam Pengujian Model Penerimaan Aplikasi MasjidLink'. Penelitian ini menghasilkan data berupa persentase penerimaan aplikasi masjidLink oleh pengguna dengan model perhitungan analisis deskriptif yang jelas serta mudah dipahami, pada penelitian ini menggambarkan bahwa setiap variabel yang terdapat dalam TAM saling mempengaruhi dalam proses penerimaan sebuah aplikasi. Penelitian lainnya yang dilakukan oleh Sukma Adi . Untuk mengevaluasi tingkat penerimaan dan efektivitas penggunaan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, penelitian ini juga mengadopsi pendekatan TAM, serta dampaknya terhadap efisiensi kerja pegawai di Kota Jambi. kesimpulan dari penelitian ini menyediakan pemahaman yang mendalam tentang efektivitas dan relevansi aplikasi SRIKANDI dalam konteks spesifiknya, serta memberikan landasan yang kuat untuk pengembangan lebih lanjut dalam meningkatkan layanan dan kualitas aplikasi tersebut. Kajian terhadap metode TAM yang dijelaskan oleh para peneliti sebelumnya menunjukkan bahwa metode ini relatif sederhana, mudah dipahami, dan mudah diterapkan untuk mengukur tingkat penerimaan teknologi seseorang. Model ini terus berkembang dan variabel-variabel di lingkungan TAM juga relatif fleksibel untuk dikembangkan dengan menambahkan variabel eksternal (Jogiyanto, 2. TAM memiliki variabel utama yaitu PEOU dan PU untuk mengukur perspektif kemudahan dan kegunaan sistem. Penelitian ini menggunakan konstruk TAM, yaitu Perceived Usefulness . Perceived Ease of Use . Attitude Toward Use . ikap terhadap penggunaa. Behavioral Intention to Use . iat berperilak. , dan Actual Usage . , . , . Metode Penelitian Penelitian ini dilakukan di Madrasah Aliyah Negeri 1 Cianjur. Objek dari penelitian kami adalah guru selaku pengguna dari aplikasi Raport Digital Madrasah (RDM) untuk mengevaluasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat penerimaan penggunaan aplikasi Raport Digital Madrasah, digunakan pendekatan TAM (Technology Acceptance Mode. Data penelitian ini diperoleh dari responden atau narasumber yang merupakan sumber informasi utama yang mendukung proses penelitian ini. Sehingga jenis data yang digunakan adalah data primer. This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. http://journal. id/index. php/JMIJayakarta Jurnal Manajemen Informatika Jayakarta Volume 5. Nomor 1,Februari 2025: halaman 12-22 P-ISSN: 2746-5985 e-ISSN: 2797-0930 DOI: https://doi. org/10. 52362/jmijayakarta. Data primer adalah data yang diperoleh peneliti langsung dari sumber aslinya tanpa menggunakan Pengumpulan data ini dilakukan secara langsung dengan subjek penelitian utama. Pengumpulan data bisa dilakukan dengan berbagai metode, seperti distribusi kuesioner, peninjauan literatur, dan wawancara. Observasi dilakukan di Madrasah Aliyah Negeri 1 Cianjur berlangsung pada 90 hari masa Praktek Kerja lapangan/Magang dari tanggal 25 September sampai dengan 25 Desember kemudian berlanjut dalam waktu pelaksanaan riset selama 30 hari pada bulan Mei 2024. Dari hasil observasi tersebut terdapat berbagai informasi yang berkenaan dengan hal-hal penunjang penerimaan aplikasi RDM di MAN 1 Cianjur. Kerangka penelitian yang menguraikan langkah-langkah yang akan dijalankan untuk menyelesaikan permasalahan yang akan dibahas, yaitu tingkat penerimaan aplikasi Raport Digital Madrasah (RDM). Kerangka penelitian yang digunakan, sebagaimana ditunjukkan dalam Gambar 1, adalah sebagai berikut: Gambar 1 Kerangka Penelitian Penjelasan dari kerangka penelitian pada gambar 1, sebagai berikut: Studi Penelitian Langkah pertama dalam memecahkan masalah yang sedang dianalisis adalah mengidentifikasi masalah secara jelas dan tepat. Hal ini memungkinkan kami untuk fokus pada akar permasalahan dan merencanakan solusi efektif dalam penelitian yang kami lakukan. Instrumen Penelitian Pada fase ini peneliti menggali dan memahami teori-teori yang berkaitan dengan masalah yang dianalisis dari berbagai sumber seperti majalah, buku, internet, dan bahan referensi. Pada tahap ini, peneliti memutuskan model penelitian yang akan digunakan dan memilih instrumen penelitian untuk membantu mengumpulkan data. Penentuan Hipotesis peneliti mengembangkan hipotesis dan menguji validitasnya berdasarkan data yang dikumpulkan dari sampel penelitian. Pengumpulan Data Proses pengumpulan data atau pembagian kuesioner melibatkan pengiriman dan pengumpulan kuesioner kepada responden sasaran dengan tujuan mengumpulkan data yang diperlukan untuk menjawab pertanyaan penelitian. Analisis Model This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. http://journal. id/index. php/JMIJayakarta Jurnal Manajemen Informatika Jayakarta Volume 5. Nomor 1,Februari 2025: halaman 12-22 P-ISSN: 2746-5985 e-ISSN: 2797-0930 DOI: https://doi. org/10. 52362/jmijayakarta. Pada kuesioner dianalisis menggunakan metode statistik deskriptif serta uji validitas dan reliabilitas . Data-data tersebut dianalisis menggunakan tools atau software Excel dan SPSS dengan beberapa variabel yang disesuaikan dengan Technology Acceptance Model (TAM). Pengujian Hipotesis Fase ini menguji hipotesis yang diterima sebelumnya. Pengujian dilakukan dengan menggunakan metode uji T dan uji F. 1 Variabel Penelitian Variabel penelitian adalah suatu atribut atau sifat atau nilai dari orang, objek atau kegiatan yang memepunyai variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya . Adapun variabel dalam penelitian ini antara lain: variabel bebas Independent Variable (Variabel Beba. merupakan variabel yang mempengaruhi atau menjadi penyebab perubahan atau munculnya variabel dependen . Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini mencakup Perceived Ease of Use . ersepsi kemudaha. dan manfaat yang dirasakan (Perceived Usefulnes. Variabel Dependen Variabel terikat (Dependent Variabl. merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel bebas . Variabel dependen umumnya disimbolkan dengan huruf Y. Variabel dependen yang diteliti meliputi Attitude Toward Use . ikap terhadap penggunaa. Behavioral Intention . inat perilaku penggunaa. , dan Actual Usage . enggunaan nyat. 2 Populasi dan Sampel Populasi adalah suatu generalisasi yang terdiri dari objek atau subjek yang mempunyai ciri-ciri tertentu yang telah ditentukan oleh peneliti untuk diteliti, dan kesimpulan-kesimpulan yang dapat diambil dari populasi tersebut. Populasi tidak hanya mencakup jumlah individu pada objek atau subjek yang diteliti, tetapi juga seluruh ciri-ciri yang dimiliki objek atau subjek tersebut. Sampel yang diamati diambil dari populasi penelitian yang representatif, artinya sampel tersebut mencerminkan populasi secara keseluruhan. Jika sampel tidak representatif, hasil penelitian tidak dapat dianggap mewakili populasi. Sampel penelitian adalah bagian dari populasi yang digunakan sebagai sumber data dan dapat mewakili seluruh populasi. Pada penelitian ini untuk menentukan sampel, peneliti menggunakan rumus Quota sampling. Teknik untuk menentukan sampel dari populasi yang mempunyai ciri-ciri tertentu sampai jumlah . yang diinginkan . Dengan jumlah responden pengguna RDM di Madrasah Aliyah Negeri 1 Cianjur sebanyak 35 dari 58 orang. Hipotesis Hipotesis adalah jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian yang telah diajukan dalam bentuk pertanyaan. Uji hipotesis digunakan untuk menentukan apakah hasil hipotesis tersebut dapat diterima atau ditolak . Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh persepsi kemudahan penggunaan dan persepsi kegunaan terhadap perilaku penggunaan aplikasi. Berikut hipotesis pada penelitian ini: H1: Persepsi Kemudahan berpengaruh secara signifikan terhadap minat penerimaan aplikasi RDM. H2: Persepsi Kebermanfaatan berpengaruh signifikan terhadap minat penerimaan aplikasi RDM. H3: Persepsi Kemudahan berpengaruh signifikan terhadap Kebiasaan Penggunaan aplikasi RDM. H4: Persepsi Kebermanfaatan berpengaruh signifikan terhadap Kebiasaan Penggunaan aplikasi RDM. H5: persepsi Kemudahan berpengaruh signifikan terhadap minat Penggunaan secara nyata aplikasi RDM. H6: Persepsi Kebermanfaatan berpengaruh signifikan terhadap minat Penggunaan secara nyata aplikasi RDM. This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. http://journal. id/index. php/JMIJayakarta Jurnal Manajemen Informatika Jayakarta Volume 5. Nomor 1,Februari 2025: halaman 12-22 P-ISSN: 2746-5985 e-ISSN: 2797-0930 DOI: https://doi. org/10. 52362/jmijayakarta. 4 Instrumen Penelitian Untuk perolehan data dan informasi yang lengkap dalam penelitian kami, diperlukan instrumeninstrumen pendukung, di antaranya adalah: Observasi digunakan untuk mengamati langsung kondisi masalah di lokasi penelitian. Observasi awal dilakukan untuk memahami secara lebih mendalam tentang penggunaan aplikasi RDM Angket (Kuesione. merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan menyajikan serangkaian pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab. Variabel yang digunakan dalam kuesioner ini didasarkan pada penelitian sebelumnya . Tabel 1 Variabel dan Indikator Penelitian Variabel Kemudahan (Perceived Ease Us. Kebermanfaatan (Perceived Usefulnes. Kode PEU1 PEU2 Indikator Saya merasa aplikasi Raport Digital Madrasah mudah dipelajari Saya merasa cukup terampil dalam menggunakan Raport Digital Madrasah PEU3 Saya merasa aplikasi Raport Digital Madrasah mempermudah pekerjaan saya PEU4 Saya dapat berinteraksi dengan aplikasi Raport Digital Madrasah dengan jelas PEU5 Saya dapat memahami dengan baik cara berinteraksi dengan aplikasi Raport Digital Madrasah PEU6 Saya merasa aplikasi Raport Digital Madrasah merupakan program yang fleksibel PEU7 Saya dapat menggunakan aplikasi Raport Digital Madrasah dengan mudah PU1 Saya merasa pekerjaan jadi lebih cepat dengan aplikasi Raport Digital Madrasah PU2 Saya beranggapan bahwa pekerjaan saya menjadi lebih mudah dengan menggunakan aplikasi Raport Digital Madrasah Saya merasa menggunakan aplikasi Raport Digital Madrasah meningkatkan produktivitas kerja Saya dapat berinteraksi dengan aplikasi Raport Digital Madrasah dengan jelas Saya beranggapan bahwa aplikasi Raport Digital Madrasah dapat berguna bagi saya PU3 PU4 PU5 PU6 Saya merasa terbantu dengan mendapatkan informasi nilai siswa melalui aplikasi Raport Digital Madrasah PU7 Saya merasa terbantu dengan adanya fitur laporan hasil belajar yang komprehensif di aplikasi Raport Digital Madrasah ATU1 Saya merasa nyaman menggunakan aplikasi Raport Digital Madrasah This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. http://journal. id/index. php/JMIJayakarta P-ISSN: 2746-5985 e-ISSN: 2797-0930 Jurnal Manajemen Informatika Jayakarta Volume 5. Nomor 1,Februari 2025: halaman 12-22 DOI: https://doi. org/10. 52362/jmijayakarta. ATU2 Saya menikmati penggunaan aplikasi Raport Digital Madrasah ATU3 Saya beranggapan bahwa aplikasi Raport Digital Madrasah tidak serumit yang dibayangkan ATU4 Saya merasa aplikasi Raport Digital Madrasah menyediakan fitur penilaian yang saya butuhkan Sikap terhadap ATU5 aya merasa aplikasi Raport Digital Madrasah penggunaan (Attitude membantu saya dalam menyusun laporan penilaian Toward Us. ATU6 Saya merasa aplikasi Raport Digital Madrasah menyediakan fitur-fitur yang akurat untuk penilaian ATU7 Saya lebih memilih menggunakan aplikasi Raport Digital Madrasah dibandingkan dengan cara lama ATU8 Saya berminat untuk terus menggunakan aplikasi Raport Digital Madrasah di masa yang akan dating Minat Perilaku BITU1 Saya berencana untuk menggunakan aplikasi Raport (Behavioral Intention Digital Madrasah secara rutin to Us. BITU2 Saya akan merekomendasikan penggunaan aplikasi Raport Digital Madrasah kepada rekan guru lainnya BITU3 Saya berminat untuk mempelajari fitur-fitur baru dari aplikasi Raport Digital Madrasah BITU4 Saya berminat menerapkan cara kerja Raport Digital Madrasah dalam mengurus administrasi yang lain Penggunaan Nyata AU1 (Actual Usag. AU2 AU3 AU4 AU5 Saya sering menggunakan aplikasi Raport Digital Madrasah dalam melaporkan hasil belajar siswa Saya merasa puas dengan penggunaan aplikasi Raport Digital Madrasah Saya menggunakan aplikasi Raport Digital Madrasah dalam setiap periode pelaporan nilai Saya merasa Raport Digital Madrasah sangat efisien dalam pengelolaan nilai raport Saya merasa Raport Digital Madrasah sangat efisien dalam pengelolaan nilai raport Hasil dan Pembahasan . r Results and Analysi. Berdasarkan hasil olah kuisioner dalam penelitian ini terhadap indikator-indikator variabel TAM, guna memahami lebih dalam bagaimana persepsi kegunaan dan kemudahan penggunaan RDM dari 35 responden dapat dilihat pada tabel 2 berikut. Tabel 2 Hasil Analisis Deskriptif Variabel dan Indikator Penelitian Presentase Jawaban Responden Variabel Kode Mean STS This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. http://journal. id/index. php/JMIJayakarta P-ISSN: 2746-5985 e-ISSN: 2797-0930 Jurnal Manajemen Informatika Jayakarta Volume 5. Nomor 1,Februari 2025: halaman 12-22 DOI: https://doi. org/10. 52362/jmijayakarta. Perceived Ease Of Use PEU1 PEU2 PEU3 PEU4 PEU5 PEU6 PEU7 Perceived Usefulness PU1 69% 31% PU2 71% 29% PU3 69% 31% PU4 66% 34% PU5 66% 34% PU6 69% 31% PU7 74% 26% Attitude Toward Using ATU1 74% 26% ATU2 77% 23% ATU3 71% 26% ATU4 77% 23% ATU5 80% 20% ATU6 83% 17% ATU7 77% 23% Behavioral Intention BI1 77% 23% BI2 77% 23% BI3 80% 20% BI4 77% 23% BI5 80% 14% Actual Usage AU1 80% 14% AU2 74% 26% AU3 71% 29% AU4 77% 23% AU5 71% 29% 3,31 3,26 3,34 3,29 3,34 3,31 3,31 3,29 3,31 3,34 3,34 3,31 3,26 3,26 3,23 3,23 3,17 3,23 3,23 3,23 3,23 3,09 3,26 3,29 3,23 3,29 Hasil Uji Hipotesis Uji t digunakan untuk menguji signifikansi pengaruh independen atau parsial variabel independen terhadap variabel dependen dengan cara membandingkan ttabel dan thitung. Uji t menguji hipotesis H1. H2. H3. H4. H5, dan H6. Masing-masing penghitung ini kemudian dibandingkan dengan tabel. Tingkat signifikansi yang digunakan dalam analisis ini adalah 0,05(Sagiyono, 2. (Angelia, 2. Jika nilai signifikansi uji t <0,05 dapat disimulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari variabel independen terhadap variabel dependen dan hipotesis diterima. Jika hasil signifikansi uji T >0,05 maka tidak terdapat pengaruh signifikan secara parsial antara variabel independen terhadap variabel dependen, dan hipotesisnya ditolak. Pada tahap ini, dipresentasikan pengaruh antar variabel. Dalam analisisnya, dilakukan proses Uji T dan Uji F untuk menghasilkan nilai signifikansi antar variabel, sehingga dapat menentukan apakah suatu hipotesis diterima atau ditolak. Tabel 3 dan Tabel 4 menunjukkan hasil uji hipotesis menggunakan uji T dan F dari penelitian ini. Tabel 3 Hasil Uji T Variabel Signifikansi T hitung T tabel Keterangan This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. http://journal. id/index. php/JMIJayakarta Jurnal Manajemen Informatika Jayakarta Volume 5. Nomor 1,Februari 2025: halaman 12-22 PEU - ATU PU - ATU PEU - BITU PU - BITU PEU - AU PU Ae AU P-ISSN: 2746-5985 e-ISSN: 2797-0930 DOI: https://doi. org/10. 52362/jmijayakarta. 04 < 0. Signifikan 00 < 0. Signifikan 03 < 0. Signifikan 00 < 0. Signifikan 05 < 0. Signifikan (Marjina. 00 < 0. Signifikan Tabel 4 Hasil Uji F Variabel Signifikansi F hitung F table Keterangan PEU. PU - ATU PEU. PU - BITU PEU. PU Ae AU 00 < 0. 00 < 0. 00 < 0. Signifikan Signifikan Signifikan Jika dilihat secara keseluruhan pada table uji t dan uji f maka hasil pengujian hipotesis secara parsial juga simultan antara variabel independen (PEU dan PU) berpengaruh secara signifikan terhadap beberapa variabel dependen (ATU. BITU. AU). Di bawah ini adalah penjelasan dari penelitian berdasarkan penentuan hipotesis secara parsial berdasarkan isi tabel 4: H1 Persepsi Kemudahan berpengaruh signifikan terhadap persepsi Penerimaan teknologi aplikasi RDM. Hipotesis pertama menguji apakah kenyamanan berpengaruh signifikan terhadap sikap terhadap penerimaan teknologi. Setelah dilakukan analisis data uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,04 < 0> T tabel yang menunjukkan hasil yang signifikan. Dari uji t di atas dapat disimpulkan bahwa variabel persepsi kemudahan penggunaan berfokus pada kemudahan mempelajari aplikasi RDM. Responden memiliki pandangan bahwa RDM merupakan aplikasi dengan sistem yang baik dalam mengelola nilai siswa. Maka. H1 dinyatakan diterima. H2 Persepsi Kebermanfaatan berpengaruh signifikan terhadap persepsi Penerimaan teknologi aplikasi RDM. Hipotesis kedua menguji apakah sisi kebermanfaatan sangat memiliki pengaruh terhadap sikap penerimaan teknologi. Setelah analisis data pengujian hipotesis, nilai signifikansi ditemukan sebesar 0,00 < 0,05, menunjukkan pengaruh yang sangat positif pada variabel ini. Hasil dari nilai T hitung menunjukkan bahwa T-hitung > T-Tabel, menunjukkan hasil signifikan yang tertinggi di antara variabel Dari uji t di atas, dapat disimpulkan bahwa penilaian variabel Perceived Usefulness terfokus pada kebermanfaatan aplikasi RDM yang sangat besar dalam mengelola nilai. Responden memiliki persepsi bahwa RDM merupakan aplikasi dengan sistem yang baik dalam mengelola nilai siswa. Maka. H2 dinyatakan diterima. H3 Persepsi Kemudahan berpengaruh signifikan terhadap persepsi Kebiasaan Penggunaan aplikasi RDM. Hipotesis ketiga menguji apakah sisi kemudahan sangat memiliki pengaruh terhadap kebiasaan penggunaan aplikasi RDM. Setelah analisis data pengujian hipotesis, nilai signifikansi ditemukan sebesar 0,03 < 0,05, menunjukkan pengaruh positif pada variabel ini. Hasil dari nilai T hitung menunjukkan bahwa T-hitung > T-Tabel, menunjukkan hasil yang signifikan. Dari uji t di atas, dapat disimpulkan bahwa penilaian variabel Perceived Ease Of Use terfokus pada kemudahan aplikasi RDM untuk dipelajari. Responden memiliki persepsi bahwa RDM merupakan aplikasi dengan sistem yang nyaman untuk mengelola nilai siswa. Maka. H3 dinyatakan diterima. This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. http://journal. id/index. php/JMIJayakarta Jurnal Manajemen Informatika Jayakarta Volume 5. Nomor 1,Februari 2025: halaman 12-22 P-ISSN: 2746-5985 e-ISSN: 2797-0930 DOI: https://doi. org/10. 52362/jmijayakarta. H4 Persepsi Kebermanfaatan berpengaruh signifikan terhadap persepsi Kebiasaan Penggunaan aplikasi RDM. Hipotesis keempat menguji apakah sisi kebermanfaatan sangat memiliki pengaruh terhadap kebiasaan penggunaan aplikasi RDM. Setelah analisis data pengujian hipotesis, nilai signifikansi ditemukan sebesar 0,00 < 0,05, menunjukkan pengaruh yang sangat positif pada variabel ini. Hasil dari nilai T hitung menunjukkan bahwa T-hitung > T-Tabel, menunjukkan hasil signifikan tertinggi di antara variabel lainnya. Dari uji t di atas, dapat disimpulkan bahwa penilaian variabel Perceived Usefulness terfokus pada kebermanfaatan aplikasi RDM dalam mengelola nilai. Responden memiliki pandangan bahwa RDM merupakan aplikasi dengan sistem yang nyaman digunakan dalam pengelolaan nilai siswa. Maka. H4 dinyatakan diterima. H5 Persepsi Kemudahan berpengaruh signifikan terhadap persepsi Penggunaan secara nyata aplikasi RDM. Hipotesis kelima menguji apakah kemudahan sangat memiliki pengaruh terhadap penggunaan aktual aplikasi RDM. Setelah analisis data pengujian hipotesis, ditemukan nilai signifikansi sebesar 0,05 = 0,05, menunjukkan pengaruh mendekati positif pada variabel ini. Hasil dari nilai T hitung menunjukkan bahwa T-hitung > T-Tabel, menunjukkan hasil yang cukup signifikan. Dari uji t di atas, dapat disimpulkan bahwa penilaian variabel Perceived Ease Of Use terfokus pada kemudahan aplikasi RDM dalam dipelajari. Responden memiliki pandangan bahwa RDM merupakan aplikasi dengan sistem yang aktual untuk pengelolaan nilai siswa. Maka. H5 dinyatakan diterima. H6 Persepsi Kebermanfaatan berpengaruh signifikan terhadap persepsi Penggunaan secara nyata aplikasi RDM. Hipotesis keenam menguji apakah persepsi kebermanfaatan memiliki pengaruh signifikan terhadap penggunaan aktual aplikasi RDM. Setelah analisis data pengujian hipotesis, didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,00 < 0,05, menunjukkan pengaruh yang sangat positif pada variabel ini. Hasil dari nilai T hitung menunjukkan bahwa T-hitung > T-Tabel, menunjukkan hasil signifikan yang tertinggi di antara variabel lainnya. Dari uji t di atas, dapat disimpulkan bahwa penilaian variabel Perceived Usefulness terfokus pada manfaat aplikasi RDM dalam pengelolaan nilai siswa. Responden memiliki persepsi bahwa RDM merupakan aplikasi dengan sistem yang aktual untuk digunakan dalam pengelolaan nilai siswa. Maka. H6 dinyatakan diterima. Kesimpulan Hasil pengukuran dalam penelitian pengujian model penerimaan aplikasi Raport Digital Madrasah (RDM) menggunakan TAM, dapat disimpulkan bahwa persepsi variabel kemudahan (PEU) termasuk dalam kategori setuju dengan persentase 82%, sedangkan variabel kebermanfaatan (PU) juga mendapat persentase setuju sebesar 82%. Nilai persentase setuju pada variabel sikap terhadap penggunaan (ATU) sebesar 80%. Nilai persentase setuju pada variabel kebiasaan (BITU) untuk membiasakan penggunaan aplikasi RDM sebesar 79%. Nilai persentase setuju pada variabel penggunaan nyata (AU) sistem RDM dalam pengelolaan nilai siswa sebesar 81%. Hipotesis H1: Kemudahan yang diberikan kepada pengguna dalam mempelajari aplikasi RDM tanpa kesulitan, hal ini membuat pengguna senang dan memilih untuk menerima serta menggunakan RDM . Hipotesis H2: Kebermanfaatan aplikasi RDM dalam proses kelola nilai, hal tersebut membuat pengguna suka dan memutuskan untuk menerima serta menggunakan RDM . Hipotesis H3: Kemudahan penggunaan aplikasi RDM oleh pengguna tanpa kesulitan, hal ini membuat pengguna menjadi terbiasa menggunakan RDM . Hipotesis H4: Kebermanfaatan aplikasi RDM dalam proses kelola nilai, hal tersebut membuat penerima aplikasi akan terbiasa dalam menggunakan RDM . Hipotesis H5: Kemudahan dalam mempelajari aplikasi RDM tanpa kesulitan bagi pengguna, hal tersebut mendorong pengguna untuk menggunakan RDM dalam mengatasi kebutuhan aktual pada proses pengelolaan nilai siswa . Hipotesis H6 Kemudahan berpengaruh signifikan terhadap persepsi Penerimaan teknologi aplikasi RDM . This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. http://journal. id/index. php/JMIJayakarta Jurnal Manajemen Informatika Jayakarta Volume 5. Nomor 1,Februari 2025: halaman 12-22 P-ISSN: 2746-5985 e-ISSN: 2797-0930 DOI: https://doi. org/10. 52362/jmijayakarta. Hal ini menunjukan bahwa tingkat penerimaan aplikasi RDM di MAN 1 CIANJUR cukup baik dengan persentase yang cukup tinggi, persentase ini dapat digunakan sebagai acuan untuk meningkatkan persentase penerimaan aplikasi Raport Digital Madrasah. Saran untuk peneliti selanjutnya adalah agar mempertimbangkan penambahan variabel-variabel di luar model Technology Acceptance Model (TAM). Variabel tambahan ini dapat membantu menjelaskan beberapa faktor lain yang berpengaruh terhadap penerimaan pengguna terhadap teknologi tertentu, seperti kesiapan fasilitas . acility readines. dan kesiapan teknologi . echnology readines. Referensi (Referenc.