Septiani dan Bangun: Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Nilai Perusahaan Pada. FAKTOR Ae FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BEI Dinda Aulia Septiani* dan Nurainun Bangun Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tarumanagara Jakarta *Email: Dindaseptiani209@gmail. Abstract: The study aims to show the impact of growth Opportunities, investment decisions and capital structure on Firm value in manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange Industrial (IDX) in the period 2019-2021. The method used in this study is purposive sampling with a total data collected of 27 companies that met the Data processing techniques used descriptive analysis using E-views 10th version and Microsoft Excel 2010 edition. Results of this study has concluded that the variables growth opportunity had a significant effect on firm value, which indicated that changes in score has occurred within the company influenced. by the opportunity the company has to develop. The variable Investment decisions and capital structure have no significant effect on firm value which means that changes in firm value score are not affected by the variable capital structure and investment decisions. Keywords: Growth Opportunity. Investment decisions. Capital Structure. Firm Value Abstrak: Tujuan penelitian9 ini adalah untuk menunjukkan pengaruh peluang pertumbuhan, keputusan investasi dan struktur modal9 terhadap nilai perusahaan perusahaan manufaktur yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia9 selama periode 2019-2021. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling9 dengan 27 perusahaan yang memenuhi9 kriteria. Teknik komputer9 menggunakan analisis deskriptif dengan Eviews 0 dan Microsoft 1Excel 2010. Hasil akhir penelitian menyatakan growth opportunity memiliki pengaruh signifikan=terhadap= nilai perusahaan,9ini= menjelaskan bahwa perubahan nilai dalam perusahaan 9=peluang pengembangan perusahaan yang Keputusan investasi =dan struktur modal =tidak berpengaruh secara material=nilai perusahaan, yaitu. perubahan =nilai perusahaan tidak mempengaruhi struktur modal =dan keputusan investasi. Kata kunci: Growth opportunity, *keputusan investasi, *struktur modal, *nilai Pendahuluan Bursa Efek %Indonesia (BEI) menyimpulkan bahwa sektor yang tumbuh paling cepat adalah Bahan baku dan kimia. Berdasarkan/laporan keuangan yang disediakan BEI, sektor8naik sebesar 21,17% year to date. Pertumbuhan sektor industri dasar dan kimia ditopang oleh kenaikan saham korporasi, termasuk PT. Barito Pacific TBK (BRPT) yang naik sebesar 184,52% year-on-year. Selain itu, sektor ini juga terbantu Jurnal Multiparadigma Akuntansi. Volume VII No. 3/2025 Edisi Juli Hal: 1106-1116 Septiani dan Bangun: Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Nilai Perusahaan Pada. dengan meningkatnya aksi PT. Indocement. Tunggal. Perkasa (INTP) dan PT. Pelangi. Indah Canindo (PICO). Dikarenakan adanya fenomena kenaikan harga saham perusahaan bahan baku dan kimia yang terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Penelitian harus fokus pada penelitian ini. Kenaikan harga saham perseroan menunjukkan prospek yang baik bagi perseroan karena industri ini terhubung dengan sektor lain. ilai perusahaan juga mencerminka. keadaan perusahaan. Telah terbukti bahwa nilai perusahaan yang tinggi menyebabkan perusahaan tersebut dilihat oleh calon investor dan sebaliknya. Apa yang disebut nilai perusahaan (PBV) "High Price To Book Value" saat ini menjadi fokus investor atau perusahaan, karena meningkatkan estimasi kekayaan pemegang saham atau kesejahteraan pemangku kepentingan berdasarkan pendapat . righam & ehrhard. Beberapa=faktor mmempengaruhi nilai perusahaan, meliputi pertumbuhan peluang, keputusan investasi =dan struktur modal (Yuni Listihayana, = Susi Astuti ?2. Growth oppurtunity pada perusahaan berhubungan dengan operasional perusan. Pendapat dari Harahap . Growth opportunity adalah peluang perusahaan berinvestasi guna memperoleh keuntungan bagi perusahaan. Growth opportunity=yang tinggi dalam perusahaan, mempengaruhi jumlah dana=yang akan digunakan untuk Bursa Efek Indonesia= (BEI) menyimpulkan bahwa sebuah^sektor yang tumbuh paling cepat adalah Bahan baku dan Kimia. Berdasarkan^laporan keuangan yang disediakan BEI, sektor ini naik 21,17% year to date. Pertumbuhan sektor industri dasar dan kimia ditopang oleh kenaikan saham korporasi, termasuk PT Barito Pacific TBK (BRPT) yang naik 184,52% year-on-year. Selain itu, sektor ini juga terbantu dengan meningkatnya aksi PT Indocement Tunggal Perkasa (INTP) dan PT Pelangi. Indah Canindo (PICO). Dikarenakan adanya fenomena kenaikan harga saham perusahaan bahan baku dan kimia yang terdaftar di=Bursa Efek^Indonesia, penelitian harus fokus pada penelitian ini. Kenaikan harga saham perseroan menunjukkan prospek yang baik bagi perseroan karena industri ini terhubung dengan sektor lain. ilai perusahaan juga mencerminka. keadaan perusahaan. Telah terbukti bahwa nilai perusahaan yang tinggi menyebabkan perusahaan tersebut dilihat oleh calon investor dan sebaliknya. Apa yang disebut nilai perusahaan (Pb. "High Price To Book Value" saat ini menjadi fokus investor atau perusahaan, karena meningkatkan estimasi kekayaan pemegang saham atau kesejahteraan pemangku kepentingan (Brigham & Ehnhardt 2008,:110 ). Beberapa faktor mempengaruhi nilai perusahaan, meliputi pertumbuhan =peluang, keputusan investasi =dan struktur modal (Yuni Listihayana,=Susi=Astuti ?2. Growth opportunity= terdiri dari total asset 'pertumbuhan. Kenaikan total aset yait. = besar atau kecil total aset dimiliki oleh perusahaan. pertumbuhan= Total aset didefinisikan sebagai persentase perubahan aset pada tahun tertentu dibandingkan dengan periode sebelumnya. Berdasarkan penelitian sebelumnya menurut penelitian oleh Moniaga . dengan menggunakan debt to equity%maka dapat diukurnya pengaruh dari struktur modal terhadap nilai77dari perusahaan, =dalam= perusahaan =industry= keramik, =porselen dan kaca. =dadri penelitian yang dilakukan oleh Moniaga . menjelaskan bahwa struktur modal memiliki mempengaruh secara positif dan signifikan terhadap 90nilai=perusahaan. Berdasarkanpenelitian sebelumnya, maka terdapat 3 penjelaskan yang dikemukakan dalam penelitian ini bahwa struktur modal memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan (Yuni=Listihayana. Susi Astuti Jurnal Multiparadigma Akuntansi. Volume VII No. 3/2025 Edisi Juli Hal: 1106-1116 Septiani dan Bangun: Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Nilai Perusahaan Pada. Keputusan=investasi= pemanfaatan dana =yang =berkarakteristik jangka panjang (Saragih, 2. Peluang==Investasi menggambarkan kemampuan=perusahaan untung memperoleh keuntungan Dalam=Kondisi pertumbuhan. Prospek pertumbuhan merupakan Ekspektasi yang diinginkan= =Dari investor dan manajemen . ihak interna. dan kreditur . ihak eksterna. Berdasarkan observasi Farida dan=Sofia . Bukti=Keputusan=Investasi=Mempengaruhi Nilai=Perusahaan. Hasil=Ini sesuai dengan Peneliti=Pertiwi Et. al, . dan Putri. Yang menemukan keputusan invetasi memiliki pengaruh positif pada nilai perusahaan menurut (Yuni Listihayana. Susi Astuti 2. Brigham dan Houston . , struktur modal adalah hubungan atau tolok ukur dalam menentukan memenuhi kebutuhan yang ada dalam perusahaan, baik melalui penggunaan ekuitas, hutang atau perhitungan harga saham. Keputusan pada struktur modal ialah pemilihan sumber keuangan untuk modal eksternal dan ekuitas dalam bentuk utang, yang keduanya merupakan modal utang yang dapat berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Selain keuntungan, efek negatifnya juga bisa berupa hutang yang berlebihan, yang menghadirkan risiko tidak terbayarnya karena pokok hutang dan biaya bunga yang tinggi, lebih dari keuntungan dari hutang, yang pada akhirnya menyebabkan nilai perusahaan menyusut Hasil penelitian Yadyan dan Indahsari . menunjukkan bahwa struktur$modal memiliki pengaruh pada nilai perushaan. Kebijakan keuangan perusahaan yang berdasarkan ekuitas sehingga dapat menghasilkan peluang pengembangan usaha pada perusahaan, yang berarti dapat meningkatkan nilai investasi, yang dapat berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Hal ini bersumber dari penelitian Dewia et. yang menunjukkan bahwa struktur modal berpengaruh terhadap nilai perusahaan sehingga dapat dihipotesiskan sebagai berikut: Struktur modal memiliki pengaruh positif pada nilai perusahaan. Berbeda halnya dengan yang sependapat mengenai struktur modal yang berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Dhani dan Utama . dan Lubis et. al hingga . bahwa struktur modal tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. (Yuni Listihayana. Susi Astuti 2. Kajian Teori Trade Off Theory. Menurut Myers dan =Majluf . trade-off theory, perusahaan =berhutang sampai tingkat tertentu dimana . ax shield. pajak tabungan tambahan utang sesuai dengan . inancial distres. biaya%kesulitan$keuangan. inancial distres. biaya kesulitan keuangan= merupakan=reorganization atau . biaya kebangkrutan, dan . gency cost. biaya%keagenan&yang dapat meningkat=dikarenakan turunnya =kredibilitas=suatu= perusahaan. Terdapat beberapa=factor yang dapat menentukan=struktur=modal yang optimal dalam=Trade off theory, biaya kesulitan keuangan . inancial distres. dan biaya=keagenan . gency cos. , tetapi mereka harus menstabilkan asumsi efisiensi pasar= dan informasi simetris sebagai penyeimbang serta manfaat dari Penggunaan Hutang. Selama perolehan lebih besar, maka Hutang masih diperbolehkan. Signalling=Theory. Menurut Brigham dan Houston . Sinyal atau petunjuk adalah tindakan yang digunakan perusahaan untuk mengarahkan =pemegang saham bagaimana pandangan manajemen memandang prospek masa depan perusahaan. Sinyal yang diberikan berupa pengetahuan tentang apa= yang telah dilakukan oleh manajemen untuk memuaskan keinginan pemilik yaitu pemegang saham=kepentingan. Pengetahuan=yang penting bagi para =pemilik saham dan para pelaku bisnis, karena Jurnal Multiparadigma Akuntansi. Volume VII No. 3/2025 Edisi Juli Hal: 1106-1116 Septiani dan Bangun: Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Nilai Perusahaan Pada. pengetahuan ini informasi, pernyataan atau komentar, dan juga situasi saat ini, masa lalu atau masa depan keberlanjutan dan apa dampak yang akan terjadi terhadap bisnis. Nilai=Perusahaan. Nilai perusahaan adalah yang nilai yang mencerminkan keadaan perusahaan yang berpengaruh =penting terhadap pandangan==calon investor pada suatu perusahaan tertentu. =Nilai=perusahaan dapat mencerminkan kinerja perusahaan==yang dapat mempengaruhi pandangan investor terhadap=keadaan perusahaan=pada saat Nilai perusahaan= dideskripsikan sebagai nilai jual suatu perusahaan saat perusahaan sedang= berjalan (Febriana, 2. Menurut =Suwardika . nilai perusahaan tidak dapat dijelaskan hanya dengan harga sebuah perusahaan= saja, dalam pengukuran tinggi atau rendahnya nilai perusahaan dapat dilakukan dengan berbagai cara dan=salah satu pengukur yang dipakai ialah nilai (PBV). PBV adalah kemampuan keuangan yang berdasarkan perbandingan?harga saham= dengan =nilai= buku per lembar saham (Brighamm& Houston, 2. Jika PBV lebih tinggi maka=kekayaan= pemegang saham juga meningkat (Jayanti, 2. Growth=Opportunity. Menurut =Hermuningsih= . growth opportunity adalah peluang pertumbuhann perusahaann di masaa depan. Santoso & Priantinah= . Growthhopportunity adalah peluang untuk membuat pertumbuhanhhperusahaan= di masa depan. Menurut Arviansyah . Growth Opportunity=adalah dampak yang terjadi dikarenakan oleh arus dana perusahaan dari perubahan operasional= yang diakibatkan dari kenaikan dan=penurunan volume usaha. =sekaligus==Menurut Rusmiati . , growth opportunity=merupakan peluang perusahaan sendiri berkembang di pasar. Keputusan=Investasi. Musthafa et=al . menyatakan keputusan==investasi merupakan solusi untuk=penggunaan dana=guna menghasilkan=laba dimasa=mendatang yang dapat=membuat =pemilik dana menjadi lebih=kaya dan makmur. Sedangkan menurut==Wachowicz et al . keputusan investasi= mencerminkan bagaimana manajer keuangan=seharusnya =mengatur= dana kedalam=bentuk=investasi yang akan menghasilkan=keuntungan pada masa mendatang. Berdasarkan definisi, dapat dijelaskan bahwa keputusan investasi adalah keputusan dalam mengalokasikan dana dan=penanaman modal yang bertujuan untuk memperoleh laba dimasa mendatang. Struktur Modal. Menurut =yuliana, et ala . , =teori struktur modal=aberkaitan dengan pengaruh perubahan struktur modal itu asendiri aterhadap anilai perusahaan dengan asumsi keputusan investasi dan kebijakan dividen konstan. Menurut apenelitian brigham dan houston . , struktur modal yang optimal bagi suatu perusahaan didefinisikan sebagai struktur yang akan=memaksimalkan harga saham suatu Struktur modal disimpulkan sebagai bauran pendanaan= perusahaan yang harus dimanajemen 12 dengan baik sehingga mampu memaksimumkan nilai suatu perusahaan (Dedia Irawan. Nurhadia Kusuma a2. Kaitan Antar Variabelhh GrowthOpportunityhhdenganhhNilaihhPerusahaan. =Sari dan Priyadi . berpendapat bahwa growth opportunity yang =diberikan oleh PER mempengaruhi nilai Hal ini menunjukkan= bahwa perusahaan= dengan peluang= pertumbuhan yang lebih besar= juga memiliki nilai= bisnis yang lebih tinggi. PER memberi investor wawasan tentang keadaan harga saham= perusahaan, apakah dinilai= terlalu tinggi atau Dalam penelitian= ini, semakin tinggi rasio= PER maka semakin tinggi harga per saham perusahaan= dan semakin bernilai perusahaan= tersebut. Jurnal Multiparadigma Akuntansi. Volume VII No. 3/2025 Edisi Juli Hal: 1106-1116 Septiani dan Bangun: Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Nilai Perusahaan Pada. Keputusan Investasi= dengan Nilai Perusahaan. =Wahyudi dan Pavestri . menyatakan bahwa ada banyak= perusahaan yang dibentuk dengan indikator= nilai pasar saham didorong oleh peluang= investasi. Semakin banyak keputusan investasi= yang dilakukan oleh investor terhadap= suatu perusahaan, maka akan meningkatkan= pula nilai dari perusahaan tersebut. Penelitian= oleh Qodariyah . keputusan investasihhmemiliki pengaruhsignifikan terhadap nilai perusahaan. =Damayanti . Yunita . dan =Mauliza . dalam penelitiannya juga menemukan= hasil yang sama bahwa keputusan investasi= berpengaruh positif dan signifikan= terhadap nilai perusahaan. Sebaliknya= dengan hasil penelitisan =Susilawati . dan Ani . =menunjukkan bahwa keputusan investasi= tidak berpengaruh secara signifikan terhadap nilai perusahaan. Menurut =Ahmad dan Aman . , keputusan investasi merupakan salah satu fungsi manajemen= keuangan yang berhubungan dengan distributor= dana, dalam berbagai bentuk pengambilan= keputusan investasi yang bertujuan= mendapatkan lebih banyak manfaat= daripada biaya dana= masa depan. Struktur Modal dengan Nilai Perusahaan. Menurut Yulianah et al . , teori struktur modal mengacu pada pengaruh perubahan struktur modal pada nilai perusahaan, dengan syarat keputusan investasi dan kebijakan dividen tetap. Struktur modal menjelaskan perbedaan kewajiban jangka panjang dengan ekuitas. Perusahaan yang mempergunakan hutang dalam operasinya menerima penghematan pajak karena pajak dihitung dari pendapatan operasi bersih dikurangi hutang bunga, jadi keuntungan bersih yang masuk dapat dibagikan kepada pemegang saham lebih besar dari perusahaan yang tidak menggunakan hutang. (Irawan & Kusuma, 2. Penelitian oleh Anggriawan . menunjukkan hasil bahwa struktur modal berpengaruh secara signifikan terhadap nilai perusahaann. Sama halnya dengan penelitian oleh Setianingsih . dan Hasanah . juga menunjukkan hal yang sama bahwa struktur modal berpengaruh secara signifikan terhadap nilai perusahaan. Berbeda dengan Irawan dan Kusuma . yang dalam penelitiannya menemukan bahwa struktur modal tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. PengembangannHipotesis Berdasarkan penelitian. Growth Opportunity memiliki hubungan yang signifikan terhadap nilai perusahaan berdasarkan penelitian Kafindra . H1: Growth Opportunity memiliki nilai positif dan berpengaruh signifikan terhadap nilai Hasil penelitian. Damayanti . menyatakan bahwa keputusan investasi memberikan pengaruh secara signifikan positif terhadap nilai perusahaan. H2: Keputusan Investasi memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Penelitian oleh Hasanah . menggambarkan bahwa struktur modal memiliki pengaruh yang signifikan terhadap nilai perusahaan. H3: Struktur modal berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Kerangka pemikiran dalam penelitian ini seperti digambarkan dibawah ini: Jurnal Multiparadigma Akuntansi. Volume VII No. 3/2025 Edisi Juli Hal: 1106-1116 Septiani dan Bangun: Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Nilai Perusahaan Pada. Growth Opportunity Keputusan?Investasi? Nilai Perusahaan Struktur Modal Gambar1. ddKerangka Pemikiran Metodologi Metodologi penelitian dilakukan berupa studi kuantitatif yang mencakup data sekunder dari Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2021. Purposive sampling digunakan dalam pemilihan sampel, yaitu. Industri Dasar dan Kimia dengan kriteria, . Perusahaan Industri dan Kimia yang tercatat di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2021, . Perusahaan Industri Dasar dan Kimia yang baru IPO tahun 2019-2021 Perusahaan Bahan Dasar dan Kimia yang tidak tetap di BEI tahun 2019-2021, dan . perusahaan Bahan Dasar dan Kimia yang merugi tahun 2019-2021. Jumlah total sampel yang valid adalah 27 perusahaan. Variabel Operasionalldan pengukuran yang digunakan adalah: Tabel 1. Variabel Operasional Dan Pengukuran Variabel Rumus Skalaa? Growth Rasioo Opportunity Keputusan Rasio Investasi Struktur Rasio Modal Nilai Rasio Hasil Uji Statistik dan Kesimpulan Langkah pertama dalam pemilihan= model data panel yaitu dengan melakukan= uji chow nilai probabilitasCrosectionChi-square=sebesar0,0006 <<<0,05 yang berartimodellterpilih adalah FixedEffectModel (FEM). Karena berdasarkan hasilujiChow=yang terpilih adalah Fixed Effect Model (FEM), maka selanjutnya dilakukan uji Hausmann. Uji Hausmann dilakukan untuk melihat apakah terdapat efek random pada=panel data n hasil dari uji Hausmann dimana terlihat bahwa nilaiiprobabilitas Cross section Chi-square=sebesar0,2862 >rr0,05 yang berarti model Jurnal Multiparadigma Akuntansi. Volume VII No. 3/2025 Edisi Juli Hal: 1106-1116 Septiani dan Bangun: Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Nilai Perusahaan Pada. terpilih adalah Random Effect Model (REM). Karena berdasarkan hasil=uji=Hausmann yang terpilih adalah =Random =Effect =Model (REM), maka selanjutnya dilakukan= uji==Lagrange Multiplier= (LM) sebagai ujipenentu model yang akan digunakan dalam penelitian ini. Uji =Lagrange==Multiplier (LM) ketika model= yang digunakanpada ujihausmanialah =RandomEffectModel (REM) Untuk membandingkan manakah yang lebih baik digunakan hasil dari uji Lagrange Multiplier (LM) dimana terlihat bahwa nilai probabilitas Both sebesar 0,0451 < 0,05 yang berarti model terpilih adalah Random =Effect =Model (REM). Karena berdasarkan hasil uji Lagrange Multiplier (LM) yang terpilih adalah Random =Effect Model (REM), sehingga dapat disimpulkan bahwa data penelitian ini selanjutnya akan dianalisis menggunakan regresi= data panel dengan model Random Effectt Model (REM). Hasilujillpengaruh . dilakukan setelah semuallujillasumsillklasik memenuhi persyaratan, dan hasilnya dapat dilihat pada tabel dibawah ini. Tabel2. llHasilUjillAnalisisllRegresillBergandal Hasil Analisis Regresi Berganda DependentllVariablell: Y Methodll: PanelEGLS (Cross-sectionllrandomlleffect. ll Date: ll11/13/22 Time: 14:08ll Samplell: 2019 2021ll Periods#llincluded=: 3 Cross-sectionsllincluded: 27 Totalpanel . observations: 81 SwamyllandllArora estimatorllofllcomponentllvariances Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. LlX2 Sesuai dengan hasil pengujian pada tabel di atas, maka dapat disimpulkan persamaan regresi tanpa moderasi yang digunakan untuk penelitian ini, yaitu sebagai Y = 1X1 2X2 3X3 u Y = 2,474 2,447X1 Ae 0,373X2 Ae 0,368X3 e Tabel 3. Hasil Uji Parsial (Uji . DependentlVariablell: Yl{ Jurnal Multiparadigma Akuntansi. Volume VII No. 3/2025 Edisi Juli Hal: 1106-1116 Septiani dan Bangun: Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Nilai Perusahaan Pada. Methodlel: PanelEGLS (Cross-sectionllrandommeffect. { Date:=11/13/22 time: 14:08 Sample: 2019 2021 { Periodsincluded: 3 Crosectionsincluded: 27 { Total panelbb . ddobservations: 81 Swamy and {Arora . stimator of . ariances Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. { { . X1 { { . X2 Ketentuan=nilai ttabel dalam penelitian pada = 5% atauaa0,05 dan nilai =dibagi menjadi 0,025 karena menggunakanhipotesisduaharah, dan n=81, dimana n merupakan jumlah data. = 4, k adalahhjumlah seluruh variabel sehingga diperolehhdf adalah . = 81 Ae 4 = 77. Sehingga=didapatkan nilai=t tabel sebesar A1,991. Berdasarkannperhitungan=analisis regresi=pengaruh growth opportunity terhadap nilai perusahaanssektor industi dasarrdan kimia yang terdaftarrdiBursa Efek Indonesiaamendapatkanmnilai t hitungssebesar 3,911 dan nilai siginifikan sebesar 0,000. Sedangkan nilai t = table sebesarr1,991 didapatkan dari table t dengan=df (N. = 81Ae4 = 77. Karena nilai t hitung sebesar 3,911 >>t>tabelV1,991. Kemudian nilai siginifikan sebesar 0,000{< 0,05, sehingga dapat=disimpulkan bahwa=H1 diterima, artinya=growth opportunity berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Keputusan investasi= terhadap nilai perusahaan sektor=industri dasar=dan=kimia yang terdaftar di Bursa=Efek=Indonesia periode==2019-2021 mendapatkan nilaiht hitung sebesarz-0,970 dan nilai siginifikan=sebesar 0,334. Sedangkan nilai t tabel sebesar 1,991 didapatkan dari tabel t dengan df (N-. = 81Ae4 = 77. Karena nilai=t=hitung sebesar -0,970 > t tabel -1,991. Kemudian nilai=siginifikan sebesar>0,334 > 0,05, sehingga dapat disimpulkan=bahwa H2 ditolak, artinya keputusan==investasi tidak berpengaruh signifikan=terhadap nilai perusahaan struktur==modal terhadap nilai=perusahaan sector industry dasar dan=kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode=2019-2021=mendapatkan=nilai=t hitung sebesar 1,955 dan nilai siginifikan sebesar 0,054. Sedangkan =nilai=t tabel sebesar 1,991 didapatkan= dari tabel t=dengan df (N-. = 81Ae4 = 77. Karena nilai t=hitung sebesar=1,955 < t table 1,991. Kemudian nilai siginifikan sebesar 0,054 >=0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa=H3 ditolak, artinya=struktur=modal= tidak=berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Diskusi