Jurnal Pepadu e-ISSN: 2715-9574 Vol. No. Juni 2025 https://journal. id/index. php/pepadu/index PENGUATAN LITERASI SOSIAL MELALUI FASILITASI AKTIVASI GABUNGAN KELOMPOK NELAYAN DESA KURANJI DALANG Muhammad Arwan Rosyadi*. Syarifuddin. Khalifatul Syuhada. Alung Fachrezy Program Studi Sosiologi Universitas Mataram Jalan Majapahit Nomor 62 Kota Mataram Korespondensi: arwan@unram. Artikel history : Received Revised Published : 12 Maret 2025 : 05 Mei 2025 : 30 Juni 2025 DOI : https://doi. org/10. 29303/pepadu. ABSTRAK Di era informasi saat ini, jaringan sosial kenelayanan dan kelautan semakin terbuka dan memberikan peluang nelayan untuk mendapatkan keuntungan secara sosial dan ekonomi, namun kebanyakan nelayan bekerja secara konvensional sehingga tidak memperoleh keuntungan tersebut. Di Desa Kuranji Dalang terdapat beberapa kelompok nelayan, namun belum terlatih mempraktikkan literasi sosial dan tidak terjalin kerjasama antar kelompok, sehingga masih bertindak sosial sebatas teknis . ang insidenta. tidak meliputi kerjasama strategis yang kontinyu. Diperlukan penguatan literasi sosial melalui fasilitasi aktivasi gabungan kelompok nelayan. Metode pelaksanaan fasilitasi aktivasi ini melalui fasilitasi aktivasi gabungan kelompok nelayan. Pelaksanaan kegiatan fasilitasi aktivasi meliputi. praktik penyusunan peta potensi laut secara sosial yang menghasilkan peta potensi ikan dasar laut di sekitar Kuranji Dalang, dan . pengembangan jaringan sosial dengan instansi penyedia jaminan sosial, yang memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan. Kata Kunci: fasilitasi aktivasi, kelompok nelayan, literasi digital, literasi sosial PENDAHULUAN Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bidang kelautan oleh nelayan, terbukti mampu meningkatkan ketangguhan hidup . Menurut Asirin . , nelayan yang terbiasa menggunakan TIK dapat meningkatkan akses terhadap informasi, menambah pengetahuan, menambah dan memelihara jaringan dan kerja sama, dan memfasilitasi partisipasi di dalam komunitas. Nelayan yang mahir menggunakan TIK mampu mendiversifikasi sumber informasi dan pengetahuan yang berguna untuk membangun akses, aset-aset, dan kemampuan pengorganisasian diri, sehingga nelayan tersebut mampu membangun ketangguhan mata pencahariannya. Faktor yang menghambat nelayan untuk dapat mengakses teknologi informasi adalah faktor SDM (Takariani dalam Ismail, 2. Rendahnya kualitas SDM ini memengaruhi rendahnya kemampuan literasi digital dan sosial Aeterlebih di era digital saat ini. Literasi Digital dapat diartikan sebagai kemampuan untuk memahami dan menggunakan informasi dalam berbagai bentuk dari sumber yang sangat luas yang diakses melalui piranti komputer (Hidayanti, 2. , sedang kemampuan literasi sosial adalah kemampuan yang dapat digunakan seseorang untuk dapat hidup di masyarakat dan berkontribusi bagi masyarakatnya Jurnal Pepadu e-ISSN: 2715-9574 Vol. No. Juni 2025 https://journal. id/index. php/pepadu/index yang melibatkan berbagai keterampilan seperti keterampilan intelektual, keterampilan sosial, keterampilan kerja sama, serta sikap dan nilai (Az-Zahra, 2. Nelayan Desa Kuranji Dalang telah mendapatkan pengetahuan tentang penggunaan TIK dalam menangkap ikan dan memasarkan hasil khususnya melalui terbentuknya Kelompok Nelayan Semeton Segara. Hasil pengabdian Rosyadi . , bahwa kelompok Nelayan Semeton Segara Desa Kuranji Dalang difasilitasi dalam memberikan pemahaman pentingnya teknologi untuk menangkap ikan, sehingga masyarakat mendapatkan pengatahuan baru. Penggunaan alat teknologi untuk mendeteksi kedalaman dan keberadaan ikan setelah diuji coba efektif untuk digunakan. Masyarakat nelayan yang tergabung dalam Kelompok Nelayan Semeton Segara juga diberikan pengetahuan tentang penggunaan media komunikasi dalam memasarkan produk (Rosyadi, 2. Kuranji Dalang, suatu desa yang wilayahnya berhadapan langsung dengan pantai di Kecamatan Labuapi. Lombok Barat. Nusa Tenggara Barat. Terdapat lima Dusun dalam Desa Kuranji Dalang yakni: Kuranji Dalang. Kuranji Bangsal. Mapak Reong. Mapak Barat, dan Mapak Dasan. Di Dusun Kuranji Bangsal terdapat Kelompok Nelayan Putra Bahari, yang hasil tangkapannya adalah ikan kembung, tongkol/cakalang dan lemuru Aejuga Gurita. Putra Bahari merupakan kelompok nelayan kecil yang penghasilannya tergantung pada hasil tangkapan di Selat Lombok (Suparyana, 2. Selain Putra Bahari, di Desa Kuranji Dalang saat ini sudah terbentuk Kelompok Nelayan Semeton Segara. Hanya saja, pengurus dan anggota kelompok tersebut masih belum terlatih mempraktikkan literasi digital dan sosial, sehingga belum adaptif terhadap teknologi informasi kenelayanan dan bertindak sosial sebatas teknis . ang insidenta. tidak meliputi kerjasama strategis yang kontinyu. Diperlukan penguatan literasi digital dan sosial melalui fasilitasi aktivasi dan pengokohan kelembagaan kelompok nelayan. Penguatan literasi digital dan sosial melalui fasilitasi aktivasi dan pengokohan kelembagaan kelompok nelayan Desa Kuranji Dalang diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi atas problem pada nelayan Kuranji Dalang. Fasilitasi aktivasi dan pengokohan kelembagaan kelompok nelayan ini bertujuan . meningkatkan pemahaman nelayan tentang literasi digital dan sosial di era informasi saat ini, . nelayan lebih terampil mengakses informasi kelautan, perikanan, kenelayanan serta jaringan-jaringan sosial yang terkait, dan . memfasilitasi aktivasi dan pengokohan kelembagaan kelompok nelayan. METODE KEGIATAN Secara garis besar kegiatan ini dilakukan dengan bentuk fasilitasi aktivasi yang . simulasi dan praktik penyusunan peta potensi laut secara sosial yang menghasilkan peta potensi ikan dasar laut di sekitar Kuranji Dalang, dan . praktik pengembangan jaringan sosial dengan instansi penyedia jaminan sosial, yang memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan. Fasilitasi aktivasi melalui penyusunan peta potensi laut Kuranji Dalang meliputi simulasi literasi digital dan sosial. simulasi dan praktik penyusunan peta potensi laut secara sosial yang menghasilkan peta potensi ikan dasar laut. Kegiatan ini meliputi latihan dan praktik memanfaatkan informasi digital secara bersama, dan bekerja sama menyusun peta potensi laut sekitar Kuranji Bangsal pada jarak 1-3 mil dari bibir pantai. Fasilitasi pengembangan jaringan sosial meliputi meliputi fasilitasi pertemuan dengan instansi penyedia jaminan sosial, yang memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan, serta Jurnal Pepadu e-ISSN: 2715-9574 Vol. No. Juni 2025 https://journal. id/index. php/pepadu/index kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang akan dilakukan oleh tim dari Program Studi Sosiologi ini, dilaksanakan di Desa Kuranji Dalang. Kabupaten Lombok Barat, serta melalui daring melalui WA dan aplikasi lainnya yang menunjang. Peserta yang menjadi sasaran dalam kegiatan ini adalah pengurus dan anggota Kelompok Nelayan Semeton Segara dan kelompok lainnya. HASIL DAN PEMBAHASAN Pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan bentuk fasilitasi aktivasi yang . simulasi dan praktik penyusunan peta potensi laut secara sosial yang menghasilkan peta potensi ikan dasar laut di sekitar Kuranji Dalang, dan . praktik pengembangan jaringan sosial dengan instansi penyedia jaminan sosial, yang memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan. Simulasi dan praktik penyusunan peta potensi laut meliputi diskusi, simulasi, dan praktik pemetaan potensi ikan dasar laut pada jarak 1-3 mil dari Pantai Kuranji Bangsal. Sedang dalam pelaksanaan fasilitasi pengembangan jaringan sosial dengan instansi penyedia jaminan sosial meliputi pertemuan dan diskusi serta pendaftaran kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan pada BPJS Ketenagakerjaan. Pemetaan Potensi Laut Kuranji Kegiatan diskusi dan simulasi serta praktik literasi sosial ini mulai dilaksanakan pada awal bulan Mei 2024. Kegiatan ini merupakan pengembangan pengetahuan nelayan anggota kelompok Semeton Segara. Kerapu Merah, dan Harapan Baru terkait pemetaan potensi ikan dasar laut di sekitar Pantai Kuranji Bangsal. Penguatan literasi sosial dalam kegiatan ini menekankan pada diskusi dan praktik kerjasama pemetaan potensi laut yang melibatkan anggota antar kelompok nelayan, penyuluh, fasilitator dan anggota komunitas pemancing (Jogang Fishing Lombo. Gambar 1. Penguatan literasi sosial Praktik pemetaan potensi laut ini dilakukan dengan bantuan aplikasi navionics serta peralatan fish finder. Navionics merupakan salah satu aplikasi maps yang bisa digunakan untuk memandu perjalanan di laut, menandai lokasi yang akan dituju, serta bisa melihat kedalaman laut, sehingga aplikasi ini memudahkan para nelayan dalam melakukan aktivitas Pada kegiatan pengabdian ini, dilakukan pemetaan potensi laut menggunakan aplikasi navionics bersama perwakilan anggota kelompok nelayan. Aplikasi navionics digunakan untuk memprediksi lokasi-lokasi yang berpotensi terdapat banyak ikan, kemudian divalidasi dengan fish finder serta dikonfirmasi dengan penangkapan Jurnal Pepadu e-ISSN: 2715-9574 Vol. No. Juni 2025 https://journal. id/index. php/pepadu/index . Setelah divalidasi dan dikonfirmasi, maka titik koordinat disimpan sekaligus ditandai menggunakan aplikasi navionics. Selama empat kali dalam empat pekan pada rentang pertengahan Mei hingga awal Juni 2024, kegiatan pemetaan ini dilakukan. Pemetaan meliputi unsur. koordinat, jenis potensi ikan, kedalaman laut, jarak dari pantai Kuranji Bangsal, waktu tempuh menggunakan sampan ketinting, alternatif teknik penangkapan, serta waktu makan ikan. Kegiatan ini menghasilkan peta umum sebagai berikut. Gambar 2. Peta Potensi Ikan Dasar Laut Kuranji Tanda rumah warna putih dengan background lingkaran merah menandakan posisi Pantai Kuranji Bangsal, bibir pantai terdekat dari Sekretariat Kelompok Nelayan Semeton Segara. KU menunjukkan posisi/spot Ikan Kurisi. K untuk Kerapu. M berarti Melelah, dan L adalah Langoan (Giant Trevall. Gambar 3. Peta Spot Kurisi Dari Gambar 3. di atas terdapat informasi lokasi potensial Ikan Kurisi (Ikan Kurisi Bali atau Sharptooth Jobfish atau Pristipomoides Typu. Titik koordinat lokasi potensial Jurnal Pepadu e-ISSN: 2715-9574 Vol. No. Juni 2025 https://journal. id/index. php/pepadu/index Ikan Kurisi Bali pada 8A36. 588'S A 116A1. 836'E, kedalaman laut sekitar 90 meter. Jarak dari bibir Pantai Kuranji Bangsal sejauh 2 mil, dengan waktu tempuh sekitar 30 menit menggunakan sampan ketinting 5 pk dengan rata-rata kecepatan 4 knots. Teknik penangkapan yang dapat digunakan untuk menangkap ikan Kurisi Bali adalah dengan bottom fishing . emancing dasara. dengan umpan ikan teri Selah atau anak ikan Layah di waktu awal pagi sekitar Pukul 05. 00 hingga 09. 59 WITA. Gambar 4. Peta Spot Kerapu Dari Gambar 4. di atas terdapat informasi lokasi potensial Ikan Kerapu (Ikan Kerapu Sunu atau Plectropomus Leopardu. Titik koordinat lokasi potensial Ikan Kerapu pada 8A37. 136'S A 116A2. 267'E (Kode K) di kedalaman laut sekitar 15-40 meter. Jarak dari bibir Pantai Kuranji Bangsal sejauh 1,5 mil, dengan waktu tempuh sekitar 23 menit menggunakan sampan ketinting 5 pk dengan rata-rata kecepatan 4 knots. Teknik penangkapan yang dapat digunakan untuk menangkap ikan Kerapu adalah dengan bottom fishing . emancing dasara. dengan umpan udang atau light jigging di waktu pagi sekitar Pukul 06. 00 hingga 00 WITA. Gambar 5. Peta Spot Melelah Jurnal Pepadu e-ISSN: 2715-9574 Vol. No. Juni 2025 https://journal. id/index. php/pepadu/index Dari Gambar 5. di atas terdapat informasi lokasi potensial Ikan Melelah (Baronang Hitam atau Acanthuru. Titik koordinat lokasi potensial Ikan Melelah pada 8A37. 116'S A 116A2. 375'E (Kode M) di kedalaman laut sekitar 15-30 meter. Jarak dari bibir Pantai Kuranji Bangsal sejauh 1,5 mil, dengan waktu tempuh sekitar 22 menit menggunakan sampan ketinting 5 pk dengan rata-rata kecepatan 4 knots. Teknik penangkapan yang dapat digunakan untuk menangkap ikan Melelah adalah dengan bottom fishing . emancing dasara. dengan umpan udang kupas di waktu sekitar Pukul 11. 00 hingga 13. 00 WITA. Gambar 6. Peta Spot Langoan Dari Gambar 6. di atas terdapat informasi lokasi potensial Ikan Langoan (Giant Trevall. Titik koordinat lokasi potensial Ikan Langoan pada 8A37. 688'S A 116A2. 848AoE (Kode L) di kedalaman laut sekitar 20-30 meter dari permukaan. Jarak dari bibir Pantai Kuranji Bangsal sejauh 1 mil, dengan waktu tempuh sekitar 15 menit menggunakan sampan ketinting 5 pk dengan rata-rata kecepatan 4 knots. Teknik penangkapan yang dapat digunakan untuk menangkap ikan Langoan adalah dengan bottom fishing . emancing dasara. dengan umpan Selah segar atau light jigging di waktu sekitar Pukul 06. 00 hingga 00 WITA. Fasilitasi Pengembangan Jaringan Sosial Kegiatan ini meliputi fasilitasi pertemuan dengan instansi penyedia jaminan sosial, yang memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan, serta kepesertaan jaminan sosial Pada 21 Juni 2024 terlaksana pertemuan dan diskusi antara nelayan dengan penyedia jasa jaminan ketenagakerjaan (BPJS) yang difasilitasi tim pengabdian dan dihadiri penyuluh setempat. Pada pertemuan ini dibahas dua hal penting. nelayan adalah tenaga kerja yang dapat diberikan jaminan sosial ketenagakerjaan, . melalui kelompok nelayan atau gabungan kelompok nelayan, partisipasi kepesertaan nelayan atas jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi lebih mudah. Jurnal Pepadu e-ISSN: 2715-9574 Vol. No. Juni 2025 https://journal. id/index. php/pepadu/index Gambar 7. Penyerahan Kartu Jaminan Sumber: dokumen pribadi Sebagai peserta asuransi, nelayan berhak mendapatkan jaminan keselamatan kerja dan kematian. hingga tujuh puluh juta rupiah . ematian saat bekerj. Sedang kewajiban tiap bulannya, tiap peserta membayar angsuran sebesar Rp 16. 800,- Nominal tersebut cukup terjangkau, dan melalui fasilitasi ini, pembayaran bisa dilakukan secara kolektif melalui bendahara kelompok nelayan Aeyang kemudian diambil oleh petugas BPJS. Pada tahap pertama . sebanyak delapan belas nelayan mendaftar menjadi peserta asuransi Pada tahap berikutnya, hingga bulan September 2024, sebanyak dua puluh lima orang menyusul mendaftar, sehingga terdapat total 43 warga Kuranji Bangsal sebagai peserta jaminan keselamatan kerja dan kematian. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Pelaksanaan fasilitasi aktivasi ini melalui fasilitasi aktivasi gabungan kelompok Pelaksanaan kegiatan fasilitasi aktivasi meliputi. praktik penyusunan peta potensi laut secara sosial yang menghasilkan peta potensi ikan dasar laut di sekitar Kuranji Dalang, dan . pengembangan jaringan sosial dengan instansi penyedia jaminan sosial, yang memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan. Saran Pelaksanaan kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa pelatihan pemetaan potensi laut dengan bantuan teknologi digital seperti Navionics efektif meningkatkan literasi dan kapasitas teknis nelayan. Hasil pemetaan sebaiknya didokumentasikan dalam bentuk basis data bersama guna mendukung pengambilan keputusan yang lebih terarah dan berkelanjutan. Fasilitasi akses jaminan sosial ketenagakerjaan melalui kolaborasi dengan BPJS juga terbukti mendorong partisipasi perlindungan kerja bagi nelayan dan dapat direplikasi di wilayah pesisir lainnya. Monitoring lanjutan terhadap keberlanjutan program dan dampaknya penting dilakukan untuk memastikan manfaat jangka panjang bagi komunitas UCAPAN TERIMA KASIH Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat terlaksana dengan baik berkat kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak. Ucapan terima kasih disampaikan kepada Jurnal Pepadu e-ISSN: 2715-9574 Vol. No. Juni 2025 https://journal. id/index. php/pepadu/index kelompok nelayan Semeton Segara. Kerapu Merah, dan Harapan Baru di Kuranji Bangsal atas partisipasinya dalam seluruh rangkaian kegiatan, serta kepada penyuluh perikanan dan komunitas Jogang Fishing Lombok yang turut berkontribusi dalam fasilitasi pemetaan potensi laut. Penghargaan juga diberikan kepada BPJS Ketenagakerjaan atas kolaborasi dalam mendukung pengembangan jaringan sosial dan perlindungan ketenagakerjaan bagi Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat pesisir dan menjadi inspirasi untuk pelaksanaan program serupa di wilayah lain . DAFTAR PUSTAKA