Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 Pages 526-535 ISSN: 2830-5868 (Onlin. ISSN: 2614-7831 (Printe. Journal Homepage: http://ejournal. stit-alkifayahriau. id/index. php/arraihanah Pengaruh Media Monopoli Aku Cepat Membaca (ACM) Terhadap kemampuan Literasi Anak Usia 5-6 Tahun di TK Rabiatul Adawiah Rappokalling St. Syavirah1. Azizah Amal2. Hasmawaty3 Info Artikel Abstract Keywords: Monopoly ACM Media. Literacy Ability. Early Childhood. Learning Media. Rabiatul Adawiah Rappokalling kindergarten is one of the PAUD educational institutions that strivers to provide uality education for early childhood children. However, like other educational institutions. Rabiatul Adawiah Kindergarten also faces challenges in improving childrenAos literacy skills. This is due to the limited use of media used to stimulate childrenAos literacy development. Currently, the media used at Rabiatul Adawiah Kindergarten only uses book-based media so that children easily feel bored and it is less interesting for children. Based on these problems, this research aims to determine the influence of monopoly media I read quickly (ACM) on the literacy skills of children aged 5-6 years at Rabiatul Adawiah Rappokalling kindergarten This study aims to determine the effect of the Monopoly I read fast (ACM) learning media on the literacy abilities of children aged 5Ae6 years at TK Rabiatul Adawiah Rappokalling. This research employed a quantitative approach with a Nonequivalent Control Group design. The sample consisted of 30 children, divided into 15 children in the experimental group and 15 in the control group, selected using saturated sampling. Data were collected through observation, tests, and documentation. Data were analyzed using descriptive statistics and the Wilcoxon Signed Rank Test with SPSS The results showed that the literacy ability of children in the experimental group who received the ACM media treatment achieved a higher mean score . compared to the control group . The Wilcoxon test obtained a significance value of 0. 001 < 0. 05, indicating that the ACM media had a significant effect on improving children's literacy skills. Thus, the Monopoly I read fast (ACM) media is effective in enhancing literacy abilities in early childhood. Kata Kunci: Media Monopoli ACM. Literasi Anak. Pembelajaran PAUD. Abstrak TK Rabiatul Adawiah Rappokalling merupakan salah satu Lembaga pendidikan PAUD yang berupaya untuk memberikan pendidikan berkualitas bagi anak-anak usia dini. Namun, seperti halnya Lembaga Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Universitas Negeri Makassar. Makassar. Indonesia Email: virah394@gmail. 2 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Universitas Negeri Makassar. Makassar. Indonesia Email: azizah. amal@unm. 3 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Universitas Negeri Makassar. Makassar. Indonesia Email: hasmawaty@unm. Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 pendidikan lainnya. TK Rabiatul Adawiah juga menghadapi tantangan dalam meningkatkan kemampuan literasi anak. Hal ini disebabkan karena terbatasnya penggunaan media yang digunakan dalam menstimulasi perkembangan literasi anak. Pada saat ini media yang digunakan pada TK Rabiatul Adawiah hanya menggunakan media berbasis buku sehingga anak mudah merasa bosan dan kurang menarik bagi anak. Berdasarkan masalah tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media Monopoli Aku Cepat Membaca (ACM) terhadap kemampuan literasi anak usia 5Ae6 tahun di TK Rabiatul Adawiah Rappokalling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Nonequivalent Control Group. Sampel penelitian berjumlah 30 anak, terdiri dari 15 anak kelompok eksperimen dan 15 anak kelompok kontrol yang diambil dengan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan Uji Wilcoxon Signed Rank Test melalui SPSS versi 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan literasi kelompok eksperimen . lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol . Uji Wilcoxon menghasilkan nilai signifikansi 0,001 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh signifikan penggunaan media monopoli Aku Cepat Membaca terhadap kemampuan literasi anak. Dengan demikian, media Monopoli Aku Cepat Membaca (ACM) efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan literasi anak usia dini. Artikel Histori: Disubmit: Direvisi: Diterima: Dipublish: 20 November 2025 12 Desember 2025 17 Desember 2025 17 Desember 2025 Cara Mensitasi Artikel: Syavirah. Amal. , & Hasmawaty. Pengaruh media monopoli Aku Cepat Membaca (ACM) terhadap kemampuan literasi anak usia 5Ae6 tahun di TK Rabiatul Adawiah Rappokalling. Jurnal Ar-Raihanah, . , 526-535, https://doi. org/10. 53398/arraihanah. Korenpondensi Penulis: St. Syavirah, virah394@gmail. DOI : https://doi. org/10. 53398/arraihanah. PENDAHULUAN Kemampuan literasi merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan anak usia dini karena menjadi dasar bagi kemampuan membaca, menulis, memahami informasi, dan berkomunikasi secara efektif (Rusmayadi et al. , 2. Pada usia 5Ae6 tahun, anak berada pada tahap perkembangan yang kritis, di mana fondasi literasi perlu dibangun melalui stimulasi yang tepat. Namun, dalam praktiknya masih banyak anak yang mengalami kesulitan dalam mengenal huruf, memahami simbol, menghubungkan gambar dengan kata, serta menyalin atau menulis kata sederhana. Kondisi ini dapat disebabkan oleh penggunaan metode dan media pembelajaran yang kurang menarik sehingga minat anak dalam belajar literasi menjadi rendah (Purnomosari et. ,2. TK Rabiatul Adawiah Rappokalling menghadapi tantangan serupa, di mana pembelajaran literasi masih didominasi oleh media berbasis buku. Penggunaan media yang terbatas menyebabkan anak cepat merasa bosan dan kurang terlibat dalam proses belajar. Selain itu, beberapa anak belum Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 mampu membaca suku kata, menulis kata sederhana, mengenali huruf, atau mengikuti instruksi pembelajaran secara mandiri. Hal ini menunjukkan perlunya pendekatan pembelajaran yang lebih variatif, interaktif, dan mampu memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan. Salah satu media inovatif yang berpotensi meningkatkan literasi anak adalah Monopoli Aku Cepat Membaca (ACM). Media ini merupakan modifikasi permainan monopoli yang dilengkapi dengan papan permainan, kartu gambar, kosa kata, bidak, dan dadu. Anak tidak hanya bermain, tetapi juga dilatih mengenali huruf, menyebutkan kosakata, memahami aturan permainan, dan mengembangkan kemampuan berbahasa (Finni. , 2. Media ini memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, penuh warna, dan interaktif, sehingga dapat meningkatkan motivasi dan minat anak dalam belajar literasi. (Maronta et. Al. ,2. Pendidikan anak usia dini (PAUD) memiliki peran strategis dalam menstimulasi perkembangan kognitif dan bahasa anak, termasuk kemampuan literasi. Namun kenyataannya, masih banyak anak usia dini yang mengalami kesuitan dalam mengembangkan kemampuan literasi yang optimal. Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti metode pembelajaran yang kurang inovatif, kurangnya media pembelajaran yang menarik atau lingkungan belajar yang kurang mendukung (Purnomosari, dkk, 2. Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan kognitif dan bahasa anak adalah dengan mengenalkan konsep dasar literasi. Menurut Hurlock literasi dianggap penting bagi anak karena akan mempengaruhi perkembangan sosial, emosional dan perkembangan kognitifnya. Oleh karena itu, mengenalkan literasi pada anak dapat mempengaruhi perkembangan anak dari segi manapun (Purnomosari, dkk, 2. Kemampuan literasi anak usia dini merupakan sebuah upaya untuk mengenalkan anak pada kegiatan membaca, kegiatan literasi ini bukan sebuah kegiatan yang menekankan anak untuk mampu Namun tujuan dari literasi pada anak usia dini adalah sebuah upaya yang dilakukan agar mampu menjadi fondasi awal bagi anak sehingga anak lebih siap menghadapi pembelajaran membaca yang sesungguhnya ketika memasuki sekolah dasar. Namun masalah umum yang sering terjadi pada anak usia 5-6 Tahun yaitu banyaknya anak yang kesulitan dalam memperoleh kemampuan literasi. Salah satu penyebab utama rendahnya penguasaan kemampuan ini adalah karena penggunaan metode dan media yang digunakan baik dari guru maupun orang tua. Oleh karena itu, penting bagi semua pihak memperhatikan cara memperkenalkan kegiatan membaca dan menulis bagi anak-anak dengan metode dan media yang lebih menyenangkan (Rusmayadi. Dkk. Di era digital ini, penggunan media pembelajaran yang menarik dan interaktif menjadi sangat penting untuk meningkatkan minat dan motivasi anak dalam belajar literasi. Salah satu media yang dapat digunakan adalah Monopoli Aku Cepat Membaca (ACM) yang dirancang unntuk membuat proses belajar membaca menjadi menyenangkan (Maronta. dkk, 2. Beberapa keuntungan menggunakan media monopoli aku cepat membaca (ACM) ini yaitu meningkatkan kemampuan membaca dan memahami teks, dapat mengembangkan keterampilan berbahasa dan membangun minat baca pada anak. Selain itu, media ini juga dapat membantu anak mengembangkan kemampuan kognitif, seperti memecahkan masalah dan berpikir kritis, serta membantu anak dalam mengembangkan kemampuan sosial, seperti berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain (Rohmawati. S, 2. Sejalan dengan keuntungan diatas dan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Asti . , dengan judul AuPengaruh permainan monopoli terhadap kemampuan membaca permulaan anak usia dini di taman kanak-kanak Mentari bontoa kabupaten takalarAy menunjukan bahwa terdapat pengaruh positif penggunaan permainan monopoli terhadap kemampuan membaca permulaan pada anak usia dini di taman kanak-kanak Mentari, kabupaten takalar. Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 TK Rabiatul Adawiah Rappokalling merupakan salah satu Lembaga pendidikan PAUD yang berupaya untuk memberikan pendidikan berkualitas bagi anak-anak usia dini. Namun, seperti halnya Lembaga pendidikan lainnya. TK Rabiatul Adawiah juga menghadapi tantangan dalam meningkatkan kemampuan literasi anak. Hal ini disebabkan karena terbatasnya penggunaan media yang digunakan dalam menstimulasi perkembangan literasi anak. Pada saat ini media yang digunakan pada TK Rabiatul Adawiah hanya menggunakan media berbasis buku sehingga anak mudah merasa bosan dan kurang menarik bagi anak. Selain itu, jumlah buku yang digunakan oleh tenaga pendidik memiliki jumlah yang terbatas sehingga masih banyak anak-anak yang mengalami kesulitan dalam membaca suku kata dan kata serta dalam menyusun huruf menjadi kata bahkan ada beberapa anak yang belum mampu menulis kata sederhana Ketika didikte. Selain dampak diatas, disisi lain dampak dari kurangnya penggunaan media pada Lembaga tersebut akan membuat anak-anak sulit untuk mengembangkan kemampuan literasi yang Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi media Monopoli Aku Cepat Membaca (ACM) sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan kemampuan literasi anak usia 5-6 tahun di TK Rabiatul Adawiah Rappokalling. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa permainan monopoli dapat memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan membaca permulaan anak usia dini. Hasil tersebut memperkuat dugaan bahwa media monopoli ACM memiliki potensi yang sama dalam meningkatkan kemampuan literasi Namun media yang digunakan masih terbatas dan masih kurang efektif. Dengan demikian, penelitian ini menjadi penting untuk menguji sejauh mana media Monopoli ACM dapat memberikan perubahan signifikan terhadap kemampuan literasi anak usia 5Ae6 tahun, terutama dalam konteks pembelajaran PAUD. (Asti. , 2. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Kemampuan literasi anak kelompok eksperimen sebelum dan sesudah menggunakan media Monopoli ACM. Kemampuan literasi anak kelompok kontrol sebelum dan sesudah menggunakan media buku bacaan, dan Apakah terdapat pengaruh signifikan penggunaan media Monopoli ACM terhadap kemampuan literasi anak usia 5Ae6 tahun di TK Rabiatul Adawiah Rappokalling. METODE Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Nonequivalent Control Group Design, yaitu salah satu bentuk quasi eksperimen yang melibatkan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol tanpa proses randomisasi. Desain ini digunakan untuk membandingkan kemampuan literasi anak sebelum dan sesudah diberikan perlakuan menggunakan media Monopoli Aku Cepat Membaca (ACM. Subjek penelitian berjumlah 30 anak usia 5Ae6 tahun di TK Rabiatul Adawiah Rappokalling, terdiri dari 15 anak kelompok eksperimen dan 15 anak kelompok kontrol, yang ditentukan melalui teknik sampling jenuh. Kelompok eksperimen mendapat perlakuan menggunakan media Monopoli ACM, sedangkan kelompok kontrol menggunakan media buku bacaan yang biasa digunakan guru. Tempat penelitian ini dilaksanakan di TK Rabiatul Adawiah Rappokalling. Kota Makassar. Tepatnya di JL. Rappokalling. Kec. Tallo. Kota Makassar. Sulawesi Selatan. Teknik pengumpulan data terdiri atas Observasi, untuk menilai kemampuan literasi berdasarkan indikator yang telah ditetapkan. Tes, berupa tes awal . dan tes akhir . untuk mengukur kemampuan membaca permulaan atau literasi anak. Dokumentasi, berupa foto kegiatan, catatan lapangan, dan arsip pembelajaran. Jenis data dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh melalui hasil observasi langsung terhadap peserta didik saat pre-test dan post-test berlangsung. Sumber data berupa skor kemampuan literasi awal anak yang dikumpulkan menggunakan instrumen berupa lembar observasi Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 embar cekli. Adapun indikator literasi yang diukur dalam penelitian ini mencakup 5 aspek pentin, yaitu : . Memahami aturan dalam sebuah permainan , . Menyebutkan simbol-simbol huruf yang dikenal, . Mengenali huruf-huruf alfabet dan suara-suara yang sesuai, . Anak dapat menyalin huruf dari kata sederhana, . Anak mampu menulis nama sendiri. etiap indikator terdiri dari sejumlah item penilaian, dengan skala empat poin: skor 1 (Kuran. , 2 . , 3 . dan 4 (Sangat Bai. Instrumen penelitian telah divalidasi oleh seorang dosen bidang PAUD guna memastikan validitas isi . ontent validit. Hasil validasi menunjukkan bahwa instrumen telah sesuai dengan indikator dan tujuan pengukuran. Penelitian dilaksanakan dalam enam kali sesi pertemuan untuk masing-masing Tahapan pelaksanaan dimulai dengan pemberian pre-test kepada kedua kelompok guna mengukur kemampuan literasi anak sebelum diberikan perlakuan. Selanjutnya, kelompok eksperimen diberikan pembelajaran menggunakan media monopoli aku cepat membaca yang dirancang untuk mengembangkan kemampuan menyusun huruf, membaca nama sendiri, dan mengenali kata melalui Sementara itu, kelompok kontrol mengikuti kegiatan pengenalan huruf menggunakan media buku bacaan sebagaimana yang biasa digunakan di sekolah. Setelah keempat sesi pertemuan selesai dilaksanakan, kedua kelompok diberikan post-test untuk melihat perubahan kemampuan literasi yang terjadi setelah perlakuan. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik non-parametrik. Statistik deskriptif digunakan untuk mengetahui nilai rata-rata, persentase, dan kategori kemampuan literasi. Statistik non-parametrik menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test melalui SPSS versi 24 untuk mengetahui perbedaan hasil pretest dan posttest dalam kelompok, serta membandingkan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Penelitian ini dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip-prinsip etika penelitian. Sebelum kegiatan dimulai, peneliti memberikan formulir persetujuan . nformed consen. kepada orang tua atau wali anak. Identitas anak dijaga kerahasiaannya dan data yang diperoleh hanya digunakan untuk kepentingan ilmiah. Penelitian ini juga telah memperoleh izin dari pihak sekolah TK Rabiatul Adawiah dan dosen pembimbing. Seluruh kegiatan dilaksanakan tanpa menimbulkan risiko fisik maupun psikologis bagi peserta didik HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Penelitian ini dilakukan pada dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang masing-masing terdiri dari 15 anak. Data diperoleh melalui tes awal . dan tes akhir . untuk mengukur kemampuan literasi anak sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Untuk analisis uji ini, diterapkan uji Wilcoxont Signed-Rank Test yang merupakan uji nonparametrik berdasarkan sampel berpasangan di mana pada uji ini data harus dilakukan pengurutan terlebih dahulu kemudian diproses lebih lanjut melalui aplikasi SPSS 24 dengan nilai signifikan . atau 0,05 Berikut kriteria pengambilan keputusannya: 1. Jika nilai signifikan . < 0,05, maka H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari kegiatan belajar menggunakan media monopoli Aku Cepat Membaca (ACM) terhadap kemampuan literasi anak. Jika nilai signifikan . > 0,05, maka H0 diterima dan H1 ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari kegiatan belajar menggunakan media monopoli Aku Cepat Membaca (ACM) terhadap kemampuan literasi. Hasil Pretest Kelompok Kontrol dan Eksperimen Hasil pretest menunjukkan bahwa kemampuan awal kedua kelompok berada pada kondisi yang relatif seimbang. Tabel 1. Statistik Deskriptif Pretest Kelompok Kontrol dan Eksperimen Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 Minimun Maximum Mean 13,87 Std. Deviation Pretest Kontrol Pretest 14,27 Eksperimen Valid N Listwise Mayoritas anak pada kedua kelompok berada pada kategori cukup berdasarkan distribusi frekuensi pretest. Hasil ini menunjukkan bahwa kemampuan awal antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen tidak berbeda secara signifikan, karena rata-rata nilai keduanya relatif Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kedua kelompok memiliki kemampuan awal yang setara sebelum diberikan perlakuan pembelajaran yang berbeda. Hal ini penting untuk memastikan bahwa perbedaan hasil yang muncul pada tahap post-test nantinya benar-benar disebabkan oleh perlakuan yang diberikan, bukan karena perbedaan kemampuan awal peserta didik Hasil Posttest Kelompok Kontrol dan Eksperimen Setelah perlakuan diberikan, hasil posttest menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan antara kedua kelompok. Tabel 2. Statistik Deskriptif Posttest Kelompok Kontrol dan Eksperimen Minimun Maximum Mean Std. Deviation 13,87 Posttest Kontrol Posttest Eksperimen Valid N Listwise Pada kelompok kontrol, nilai rata-rata tidak berubah . Sebaliknya, kelompok eksperimen mengalami peningkatan yang sangat signifikan, dari mean 14. 27 menjadi 24. Distribusi kategori posttest juga menunjukkan bahwa 100% anak kelompok eksperimen berada pada kategori sangat baik, sedangkan kelompok kontrol tetap berada pada kategori cukup dan kurang. Nilai rata-rata tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol, hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar yang signifikan setelah peserta didik kelompok eksperimen diberikan perlakuan pembelajaran. Perbedaan rata-rata yang cukup mencolok antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen ini mengindikasikan bahwa perlakuan yang diberikan kepada kelompok eksperimen memiliki pengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik. Dengan demikian, perlakuan berupa penggunaan media atau metode yang diterapkan terbukti lebih Hasil Uji Wilcoxon Signed Rank Test Uji Wilcoxon digunakan untuk mengetahui perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest pada masing-masing kelompok. Kelompok Eksperimen Test Statisticsa Posttest Eksperimen Pretest Eksperimen Asymp. Sig. Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 Wilcoxon Signed Ranks Test Based on negative ranks. terdapat perbedaan signifikan antara pretest dan posttest. Kelompok Kontrol Test Statisticsa Posttest Kontrol Pretest Kontrol Asymp. Sig. Wilcoxon Signed Ranks Test The sum of negative ranks equals the sum of positive Ie tidak terdapat perbedaan signifikan pada kelompok kontrol. Pembahasan Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Monopoli Aku Cepat Membaca (ACM) memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan literasi anak usia 5Ae6 tahun. Pada kondisi awal, kedua kelompok memiliki kemampuan literasi yang relatif seimbang, ditunjukkan oleh nilai ratarata pretest yang berdekatan . 87 dan 14. Setelah diberikan perlakuan, kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan skor yang sangat signifikan. Rata-rata posttest mencapai 24. 93, jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol yang tetap pada skor 13. Konsistensi peningkatan ini terlihat dari seluruh peserta didik di kelompok eksperimen yang masuk kategori sangat baik, menunjukkan bahwa media ACM tidak hanya efektif, tetapi juga merata dalam meningkatkan kemampuan literasi Secara keseluruhan hasil data tersebut dapat disimpulkan bahwa, secara umum pada anak usia 5Ae6 tahun dalam penelitian ini memiliki tingkat kemampuan literasi sedang sebelum diberikan media monopoli aku cepat membaca, dan terdapat perbedaan sangat rendah antara kelompok kontrol dan eksperimen dalam hal literasi mereka. Ini menunjukkan kondisi awal yang hampir sama untuk kedua Setelah pelaksanaan yaitu pemberian media monopoli aku cepat membaca . , dilakukan post-test terhadap dua kelompok, kelompok kontrol dan kelompok eksperimen, masing-masing terdiri dari 15 anak. Tujuan dari post-test ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan kemampuan literasi setelah perlakuan dan seberapa besar pengaruh media monopoli aku cepat membaca . terhadap kemampuan literasi anak usia dini. Hasil uji Wilcoxon memperkuat temuan Signifikansi 0. 001 < 0. 05 menunjukkan bahwa media ACM berpengaruh nyata terhadap kemampuan literasi, sedangkan kelompok kontrol tidak mengalami perubahan signifikan. Peningkatan ini dipengaruhi oleh karakteristik media ACM yang interaktif, menarik, dan didukung unsur Anak belajar mengenali huruf, menyebutkan kosakata, memahami aturan permainan, menyalin huruf, hingga menulis nama sendiri melalui aktivitas bermain, sehingga membuat pembelajaran lebih bermakna dan menyenangkan. Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 Hasil data tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan media monopoli aku cepat membaca (ACM) mampu memberikan pengaruh peningkatan terhadap kemampuan literasi pada anak dengan menerapkan 5 indikator yaitu, . memahami aturan sebuah permainan . menyebutkan simbolsimbol huruf yang dikenal, . mengenali huruf-huruf alphabet dan suara-suara yang sesuai . menyalin huruf dari kata sederhana, . menulis nama sendiri. Peningkatan secara signifikan pada kelompok eksperimen yang telah diberikan perlakuan ( treatmen. menggunakan media monopoli aku cepat membaca disebabkan anak lebih antusias dalam belajar karena media monopoli yang digunakan memiliki tampilan yang warna-warni yang dapat menarik perhatian minat anak usia dini untuk bermain. Hasil penelitian ini juga sejalan dengan teori perkembangan anak yang menyatakan bahwa pembelajaran berbasis permainan mampu meningkatkan motivasi, perhatian, serta keterlibatan aktif Selain itu temuan ini sejalan dengan teori Vygotsky yang menekankan pentingnya interaksi sosial dalam pembelajaran anak usia dini. Menurut konsep Zone of Proximal Development (ZPD), anak-anak dapat mencapai perkembangan optimal ketika mereka belajar melalui bimbingan orang dewasa atau teman sebaya yang lebih mampu. Dalam konteks ini, media monopoli aku cepat membaca berperan sebagai alat bantu visual dan konkret yang memungkinkan terjadinya proses scaffolding, yaitu pemberian bantuan sementara yang disesuaikan dengan kemampuan anak, sehingga mereka dapat menyelesaikan tugas-tugas membaca awal yang belum mampu mereka lakukan secara mandiri. Temuan ini menguatkan penelitian terdahulu yang menunjukkan bahwa permainan monopoli dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak usia dini. Hal ini sejalan dengan pendapat salah satu ahli yaitu Howard Gardner, dimana ia mengemukakan masa anak merupakan masa terjadinya peningkatan perkembangan kecerdasan dari 50% menjadi Peningkatan tersebut akan tercapai bila lingkungan memberikan rangsangan atau stimulasi yang tepat. Bila tidak memperoleh rangsangan atau rangsangan tidak tepat, otak tidak akan berkembang maksimal atau bahkan otak tidak akan berfungsi maksimal. Hal ini juga sejalan dengan penelitian terdahulu yang diteliti oleh A. Sri Wahyuni, dengan judul AuPengaruh permainan monopoli terhadap kemampuan membaca permulaan anak usia dini di taman kanak-kanak Mentari bontoa kabupaten takalarAy menunjukan bahwa terdapat pengaruh positif penggunaan permainan monopoli terhadap kemampuan membaca permulaan pada anak usia dini di taman kanak-kanak Mentari, kabupaten takalar. Meskipun hasil penelitian ini menunjukkan temuan yang positif, terdapat beberapa keterbatasan yang perlu diperhatikan. Penelitian ini hanya melibatkan satu lembaga pendidikan dan jumlah sampel yang relatif kecil, sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasikan secara luas. Selain itu, kemungkinan adanya variabel perancu, seperti perbedaan latar belakang keluarga, tingkat keterlibatan orang tua, atau motivasi belajar anak, dapat memengaruhi hasil akhir meskipun tidak dikendalikan secara ketat dalam penelitian ini. Oleh karena itu, disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk melakukan studi dengan sampel yang lebih besar dan mencakup beberapa satuan PAUD yang berbeda. Penelitian lanjutan juga dapat mempertimbangkan desain longitudinal untuk melihat dampak jangka panjang penggunaan media monopoli aku cepat membaca terhadap perkembangan literasi, serta mengeksplorasi pengaruh keterlibatan orang tua atau efektivitas variasi desain media monopoli aku cepat membaca terhadap hasil belajar anak. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian mengenai pengaruh media Monopoli Aku Cepat Membaca (ACM) terhadap kemampuan literasi anak usia 5Ae6 tahun di TK Rabiatul Adawiah Rappokalling, dapat disimpulkan bahwa Kemampuan literasi anak pada kelompok eksperimen mengalami peningkatan Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 yang signifikan setelah diberikan perlakuan menggunakan media Monopoli ACM. Nilai rata-rata meningkat dari 14. 27 pada pretest menjadi 24. 93 pada posttest, dan seluruh anak mencapai kategori perkembangan sangat baik. Kemampuan literasi anak pada kelompok kontrol tidak mengalami peningkatan signifikan, di mana rata-rata skor tetap berada pada angka 13. 87 dari pretest hingga Media Monopoli Aku Cepat Membaca (ACM) terbukti berpengaruh signifikan terhadap kemampuan literasi anak usia dini, ditunjukkan oleh hasil Uji Wilcoxon dengan nilai signifikansi 0. < 0. 05, sehingga penggunaan media ACM efektif untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf, membaca kata sederhana, memahami kosakata, dan menulis awal pada anak usia 5Ae6 tahun. Dengan demikian, media Monopoli ACM dapat direkomendasikan sebagai alternatif media pembelajaran yang menarik, interaktif, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi anak usia Temuan ini memiliki implikasi praktis yang penting bagi guru TK/PAUD dalam merancang pembelajaran literasi awal. Guru disarankan untuk menggunakan media pembelajaran yang bersifat konkret, menarik, dan sesuai dengan gaya belajar anak usia dini. Media monopoli aku cepat membaca merupakan media yang tidak hanya memberikan pengalaman multisensoris kepada anak, tetapi juga mendorong partisipasi aktif dan pembelajaran yang bermakna. Dengan menggunakan media monoploli aku cepat membaca, anak-anak dapat belajar sambil bermain, mengeksplorasi huruf dan kata, serta mengembangkan minat baca sejak dini. Guru dapat merancang media monoploli aku cepat membaca yang sesuai dengan tema pembelajaran dan kebutuhan perkembangan anak, baik untuk kegiatan individual maupun kelompok kecil. Meskipun hasil penelitian ini menunjukkan temuan yang positif, terdapat beberapa keterbatasan yang perlu diperhatikan. Penelitian ini hanya melibatkan satu lembaga pendidikan dan jumlah sampel yang relatif kecil, sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasikan secara luas. Selain itu, kemungkinan adanya variabel perancu, seperti perbedaan latar belakang keluarga, tingkat keterlibatan orang tua, atau motivasi belajar anak, dapat memengaruhi hasil akhir meskipun tidak dikendalikan secara ketat dalam penelitian ini. Oleh karena itu, disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk melakukan studi dengan sampel yang lebih besar dan mencakup beberapa satuan PAUD yang berbeda. Penelitian lanjutan juga dapat mempertimbangkan desain longitudinal untuk melihat dampak jangka panjang penggunaan media monopoli aku cepat membaca terhadap perkembangan literasi, serta mengeksplorasi pengaruh keterlibatan orang tua atau efektivitas variasi desain media monopoli aku cepat membaca terhadap hasil belajar anak. DAFTAR KEPUSTAKAAN Asti. Pengaruh Permainan Monopoli Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Anak Usia Dini Di Taman Kanak-Kanak Mentari Bontoa Kabupaten Takalar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 09. Finni. Pengaruh media monopoli wudhu dalam mengembangkan nilai agama anak usia dini di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Aceh Selatan. Aceh:Universitas Islam Negeri Hasmawaty. Purwanti. Hajerah. Intisari. Mahmud. Pengaruh Bermain Kartu Kata Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Pada Taman Kanak-Kanak Usia 5-6 Tahun. ISOLEK:Jurnal Pendidikan. Pengajaran. Bahasa, dan Sastra, 1. , 2985-5256. Maronta. Sutarto. , & Isdaryanti. Pengaruh Media Flashcard Berbasis Digital terhadap Kemampuan Membaca Awal Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7. , 1153Ae1161. https://doi. org/10. 31004/obsesi. Rohmawati. Penerapan Hasil Modifikasi Permainan Monopoli Sebagai Media Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab. Jurnal Al MiAoyar, 2. , 165Ae182. https://doi. org/10. 35931/am. Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif. Kualitatif, dan R&D. Alfabeta. Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 Maulida. Kusna. , & Puspitasari. Pengembangan Media Pembelajaran Koper Literasi untuk Menstimulasi Kemampuan Literasi Anak Usia 5-6 Tahun. Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini,4. , 568Ae579. Rusmayadi. Musi. Ilyas. , & Chafidah. Pengaruh PjBL Terhadap Kemampuan Literasi Baca Tulis Pada Anak Usia 5-6 Tahun. Tunas Siliwangi: Jurnal Program Studi Pendidikan Guru PAUD STKIP Siliwangi Bandung, 9. , 17Ae23. Sugiyono. , & Lestari. Metode penelitian komunikasi (Kuantitatif, kualitatif, dan cara mudah menulis artikel pada jurnal internasiona. Alvabeta Bandung. CV. Purnamasari. , dkk. Pengaruh Media Busy Book Terhadap Kemampuan Membaca Awal Anak Di Taman Kanak-Kanak. Jurnal Pendidikan Raudhatul Athfal, 4. Yus,A & Sari. Pembelajaran Di Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta : Kencana Rahma. Musi. , & Akil. Implementasi Pembelajaran Bermuatan STEAM Dalam Mengembangkan Kemampuan Literasi Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Aisyiyah Bustanul Athfal VI Biring Romang. Preschool: Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini, x. , 1Ae8 Syahbana. Mulyadi. , & Mulyana. Media Untuk Mengenalkan Huruf Pada AUD Sebagai Upaya Menstimulasi Perkembangan Keaksaraan Awal. Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 12. https://doi. org/10. 31000/ceria. Syamsuardi. Musi. Manggau. , & Noviani. Metode storytelling dengan musikinstrumental untuk meningkatkan kemampuan menyimak dan berbicara anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6. , 163Ae172.