Journal of Sustainability Business Research Vol 4 No 4 Desember 2023 ISSN : 2746 Ae 8607 PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP MANAJEMEN LABA PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR FARMASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2016-2020 Dita Indri Febrianti1. YuIi Kurnia Firdausia2. Mutiara Rachma Andhini3 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya1,2 EmaiI : virdajulie9@gmail. ABSTRAK Penelitian ini dilakukan berguna untuk mengetahui penerapan pengaruh Good Corporate Governance pada manajemen laba. Variabel bebas yang digunakan yatu kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, dewan komisaris independen dan komite audit, sedangkan variabel terikat adalah manajemen laba. Memiliki populasi sebanyak 11 perusahaan farmasi yang terdaftar di BEI periode 20162020. Sampel yang digunakan berjumlah 40 data dari 8 perusahaan selama 5 tahun yang diambil dengan teknik purposive sampling. Analisis linier berganda sebagai teknik anlisis data dan SPSS versi 25 sebagai alat uji statistik dalam riset ini. Berdasarkan proses pengujian data, maka dapat ditarik kesimpulan menghasilkan output penelitian secara parsial adalah kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, dewan komisaris independen dan komite audit tidak memiliki pengaruh terhadap manajemen Kata kunci : kepemikan institusionaI, kepemikan manajeriaI, dewan komisaris independen, komite audit, manajemen laba ABSTRACT This research is useful to know the implementation of Good Corporate Governance in earnings The independent variables used are institutional ownership, managerial ownership, independent board of commissioners and audit committee, while the dependent variable is earnings Has a population of 11 pharmaceutical companies listed on the IDX for the 2016-2020 The sample used is 40 data from 8 companies for 5 years taken by purpossive sampling Multiple linear analysis as a data analysis technique and SPSS version 25 as a statistical test tool in this research. Based on the data testing process, it can be concluded that the partial research outputs are institutional ownership, managerial ownership, independent commissioners and audit committees that have no effect on earnings management. Keywords : institutional ownership, managerial ownership, independent board of commissioners, audit committee, earnings management PENDAHULUAN Perkembangan ekonomi dan kemajuan teknologi yang pesat menyebabkan persaingan ketat di dunia. Keadaan ini akan memotivasi perusahaan untuk bisa berkompetisi dan bertahan dalam usahanya. Di antara perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan, perkembangannya belum terlalu bagus, dan banyak produsen obat dalam negeri yang sudah mengalami kinerja. Maka dinyatakan bahwa perusahaan farmasi merupakan industri yang berkembang pesat dan perusahaan membutuhkan tata kelola yang baik agar bisa berpegang pada prinsip yang berlaku. Mengingat seberapa banyak informasi yang disediakan suatu perusahaan, salah satu sumber yang digunakan pihak luar untuk menilai kinerja perusahaan adalah laporan keuangan. Laporan keuangan yang kami siapkan untuk setiap periode dimaksudkan untuk memberikan informasi kepada pemangku kepentingan kami, tida hanya sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 4 No 4 Desember 2023 ISSN : 2746 Ae 8607 pemegang saham, tetapi juga membantu menarik investor untuk menanamkan modalnya di Sehingga manajemen menjaga agar tetap berjalan sehat melalui laporan Manajemen akan berusaha menunjukkan melalui laporan keuangan bahwa perusahaan yang dikelolanya dalam keadaan sehat. Salah satu bagian terpenting dari laporan keuangan adalah laba, artinya indikator yang digunakan untuk mengukur kemampuan suatu perusahaan dan manajemennya. Maka dari itu, perusahaan harus mendapatkan target yang telah ditentukan. Manajemen hasil dipengaruhi oleh faktor yaitu praktik Good Corporate Governance (GCG). GCG adalah proses terstruktur dari peningkatan usaha dan akuntabilitas yang dirancang untuk mencapai nilai pemegang saham jangka panjang dengan tetap mengawasi stakeholder lainnya (Utami, 2. Tata kelola perusahaan yang baik diterapkan dalam dunia usaha sekarang ini adalah apa yang dibutuhkan perusahaan - perusahaan ini untuk bertahan dalam persaingan Mekanisme penelitian GCG adalah kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, komisaris independen dan komite audit. Penelitian tentang mekanisme GCG penting untuk diteliti khususnya di sub sektor farmasi. Bedasarkan latar belakang tersebut, peneliti tertarik melakukan pengamatan kembali yang kemudian ditulis dalam karya ilmiah . yang berjudul AuPengaruh GCG terhadap Manajemen laba pada perusahaan sub sektor Farmasi tahun 2016-2020Ay. KERANGKA KONSEPTUAL METODE PENELITIAN Pendekatan kuantitatif dipakai dalam riset ini. Populasi yang digunakan yaitu perusahaan sub sektor farmasi yang terdaftar di BEI tahun 2016-2020. Sampel yang dipakai sebanyak 40 data dengan mengambil periode pengamatan 5 tahun dari 8 perusahaan yang memenuhi kriteria. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 4 No 4 Desember 2023 ISSN : 2746 Ae 8607 HASIL DAN PEMBAHASAN Statistik Deskriptif Berdasarkan tabel diatas kesimpulannya adalah: Kepemilikan institusional bernilai minimum sebesar 0,3296. Nilai max 0,9313. Nilai mean 0,731376, dan std deviasi. 0,169588. Kepemilikan manajerial menghasilkan nilai min sebesar 0,001. Nilai maximum 0,4048, mean 0,125485, dan std deviasi. 0,1033427. Komisaris independen bernilai minimum sebesar 0,3333. Nilai max 0,5000. Mean 0,412200, dan std deviasi. 0,0640281. X4 atau komite audit menghasilkan nilai min. sebesar 1,0000. Nilai maximum 2,0000, mean 1,062500, dan standar deviasi 0,2459347. Earnings management bernilai min sebesar -0,0076. Nilai max 0,0123. Nilai mean 00001357, dan standar deviasi 0,0044843. Uji Asumsi KIasik Pengujian asumsi kIasik diIakukan untuk meIihat apakah data yang diperoIeh dapat dianaIisis Iebih Ianjut atau tidak. Berikut ini adaIah hasiI uji asumsi kIasik dengan menggunakan SPSS 25 : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 4 No 4 Desember 2023 ISSN : 2746 Ae 8607 Uji NormaIitas Berdasarkan tabeI 2 diatas, uji normaIitas data diperoIeh niIai 0,200 > 0,05 hasiI tersebut menyatakan data berdistribusi normaI. Uji MuItikoIinearitas Menurut tabel diatas, menunjukkan bahwa tidak adanya multikolinearitas dalam penelitian ini, dikarenakan VIF dibawah 10,00. Uji Heteroskedastisitas Berdasarkan tabeI 2 diatas, semua variabeI memiki niIai signifikan > 0,05 hasiI tersebut dapat disimpuIkan bahwa semua variabeI tidak terjadi heteroskedastisitas atau bebas Uji AutokoreIasi Berdasarkan tabeI 2 diatas, uji autokoreIasi menghasilkan niIai 0,857 > 0,05 dan hasiI tersebut dapat disimpuIkan bahwa tidak ada gejaIa autokoreIasi. Analisis Regresi Linier Berganda Berdasarkan tabel 3 diatas, dapat diringkas dengan rumus: Y=0,008 - 0,007X1 - 0,002X2 0,006X3 0,001X4 e Berdasarkan persamaan di atas maka : Nilai Koefisien Konstanta adalah -0,008 yaitu jika nilai variabel Independen sama dengan 0, maka variabel manajemen laba adalah -0,008. X1 mempunyai nilai koefisien regresinya sebesar -0,007. X2 mempunyai nilai koefisien regresi adalah 0,002. Nilai koefisien dewan komisaris independen (X. adalah -0,006. Nilai koefisien komite audit (X. adalah 0,001. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 4 No 4 Desember 2023 ISSN : 2746 Ae 8607 Uji Hipotesis Uji t (Parsia. Hasil diatas menunjukkan semua variabel bebas tidak mempengaruhi manajemen laba karena memiliki nilai signifikan lebih besar dari 0,05. Uji F (Simulta. Tabel diatas menunjukkan nilai sig 0,682. hal ini dapat disimpulkan independent variable secara simultan tidak memiliki pengaruh terhadap Y. Uji Koefisien Determinasi (R-Squar. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 4 No 4 Desember 2023 ISSN : 2746 Ae 8607 Dari hasil di atas. R-Square senilai 0,079 atau 7,9%, dapat disimpulkan variabel independen mampu menunjukkan variabel dependent . anajemen lab. 7,9% dan tersisa . % - 7,9% = 92,1%) dijabarkan oleh variabel yang tidak ada dalam model penelitian ini. SIMPULAN Dari hasiI pengamatan hipotesis daIam peneIitian ini dapat disimpuIkan: Kepemilikan Institusional tidak mempunyai pengaruh terhadap Y. Kepemilikan Manajerial tidak mempunyai pengaruh terhadap Y. Dewan komisaris independen tidak mempunyai pengaruh terhadap Y. Komite audit tidak memiliki pengaruh terhadap Y. IMPLIKASI Hasil penelitian ini diharapkan perusahaan sebaiknya memperbaharui informasi yang berhubungan dengan perusahaan secara tepat waktu, terutama informasi kinerja, sehingga investor dan calon investor dapat dengan mudah menemukan dan memperoleh informasi Bagi peneliti selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor -faktor apa saja selain manajemen laba yang dipengaruhi oleh GCG. KETERBATASAN PENELITIAN Penelitian ini menggunakan empat variabel bebas, diharapkan peneliti lainnya dapat menambahkan variabel yang diduga mungkin dapat mempengaruhi manajemen laba dan dapat menambah tahun pengamatan untuk mengukur hasil akurasi penelitian. Karena riset ini dilakukan selama 5 tahun. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya