Ni Luh Putu Juniarti1. I Putu Oka Suardana2. I Wayan Numertayasa3 P-ISSN: 2655-8246 E-ISSN: 2798-3730 Vol. No. Juli 2020 MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS KELAS DASAR II SEKOLAH INKLUSIMENTARI FAJARMELALUI MEDIA KARTU BERGAMBARTAHUN PELAJARAN 2018 / 2019 Ni Luh Putu Juniarti1. I Putu Oka Suardana2. I Wayan Numertayasa3 Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia. STKIP Suar Bangli Bangli. Indonesia Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia. STKIP Suar Bangli Bangli. Indonesia Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia. STKIP Suar Bangli Bangli. Indonesia Juniarti@gmail. com ,numertayasa@stkipsuarbangli. id2,suardana@stkipsuarbangli. Abstrak Subjek penelitian tindakan ini adalah siswa berkebutuhan khusus kelas dasar II yang berjumlah 10 Teknik pengumpulan data menggunakan . tes membaca lisan dan tes membaca tertulis memahami bacaan, . observasi ,. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif yaitu dengan mencari rerata. indikator keberhasilan siswa yang harus dicapai dengan rerata kelas 65 dan ketuntasannya 80%. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran membaca dengan menggunakan media kartu bergambar dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas Dasar II Sekolah Inklusi Mentari Fajar. Pada data awal ketercapaian KKM hanya 40%, kemudian meningkat menjadi 60%, dan terakhir menjadi 80%. Pada tindakan ini kemampuan membaca siswa dengan artikulasi, intonasi, dan volume meningkat hingga mencapai kriteria ketuntasan yang di tetapkan yaitu dengan rata- rata kelas 65 dan ketuntasan 80%. Pada siklus I digunakan media gambar yang ukuranya kecil dan dengan gambar yang kurang berwarna, pada silus II digunakan kartu bergambar dengan ukuran yang lebih besar dan dengan gambar yang lebih berwarna. Kata kunci: Keterampilan membaca, anak berkebutuhan khusus, media kartu bergambar. Abstract The research subject are grade twoAos special need students who are 10 people in total. Techniques used in gathering data are . Orally reading test and test in reading and understanding written text . Observation . Documentation. Data analysis technique is by analyzing descriptive statistic by searching for studentAos average achievement indicator achieved from average classAos score of 65 and have completeness as many as 80%. ResearchAos result show that learning how to read using pictorial cards as the media is able to increase studentAos reading skills in second grade elementary level of Mentari Fajar inclusion school. In the early data completeness level is only 40%, it then increases into 60%, and finally in to 80%. Within this learning action studentAos reading ability using articulation, intonation, and volume increases into 80%. In the first cycle, the pictorial medias are in small size with less color pictures, in the second cycle pictorial cards use are in bigger size and with more colorful pictures. Key word : reading skill, special need children, pictorial cards media. PENDAHULUAN Pendidikan nasional memiliki tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia seutuhnya yaitu, manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan memiliki budi pekerti yang luhur, pengetahuan, dan keterampilan, sehat jasmani dan rohani. Jurnal Pendidikan Deiksis Ni Luh Putu Juniarti1. I Putu Oka Suardana2. I Wayan Numertayasa3 P-ISSN: 2655-8246 E-ISSN: 2798-3730 Vol. No. Juli 2020 kepribadian yang mantap dan mandiri, serta memiliki rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. Masyarakat yang gemar membaca memperoleh pengetahuan dan wawasan baru yang akan semakin meningkatkan kecerdasannya sehingga mereka lebih mampu menjawab tantangan hidup pada masa-masa mendatang oleh karena itu membaca merupakan salah satu standar keterampilan Bahasa dan Sastra Indonesia yang harus dicapai pada semua jenjang, termasuk di jenjang Sekolah Dasar Farida Rahim . 1: . Membaca merupakan salah satu jenis kemampuan berbahasa tulis yang bersifat Disebut reseptif karena dengan membaca seorang akan memperoleh informasi, memperoleh ilmu dan pengetahuan serta pengalaman-pengalaman baru. Semua yang diperoleh melalui bacaan akan memungkinkan seseorang mampu mempertinggi daya pikirnya, mempertajam pandanganya dan memperluas wawasannya Darmiyanti Zuchdi dan Budiasih . Keterampilan membaca yang diperoleh pada pembaca pemula akan sangat berpengaruh terhadap keterampilan membaca lanjut, sebagai kemampuan yang mendasari kemampuan berikutnya maka keterampilan membaca permulaan di kelas II merupakan pondasi bagi pengajaran selanjutnya, oleh karena itu harus dilayani dan dilaksanakan secara berdaya guna dan sungguh-sungguh. Kesabaran dan ketelitian sangat diperlukan dalam melatih dan membimbing serta mengarahkan siswa demi tercapainya tujuan yang diharapkan. Darmiyanti Zuhdi dan Budiasih . Menyadari pentingnya pembelajaran Bahasa Indonesia pada jenjang sekolah dasar, maka pembelajaran Bahasa Indonesia harus di tingkatkan, sehingga hasil belajar siswa dapat tercapai sesuai dengan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang di tetapkan sekolah. Peningkatan mutu proses dan hasil pembelajaran Bahasa Indonesia di pengaruhi oleh banyak faktor antara lain adalah penggunaan media dan model pembelajaran. Dengan penggunaan media dan model pembelajaran yang tepat maka hasil Bahasa Indonesia siswa akan meningkat, sehingga kriteria ketuntasan minimum yang ditetapkan sekolah dapat dicapai oleh seluruh siswa. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan ditemukan ada 10 peserta didik belum mengerti huruf sehingga sulit untuk belajar membaca dengan intonasi dan artikulasi yang tepat serta memahami maksud dari kata yang dibacanya. Ini terlihat dari tes membaca dengan menggunakan media kartu bergambar, hasil tersebut nilai rata- rata siswa masih di bawah KKM yaitu40-50, sedangkan KKM yang ditetapkan yaitu 65. Dari rata-rata nilai siswa tersebut persentase ketuntasan dari 15 siswa, ada sebanyak 10 siswa yang belum tuntas. Tindakan yang akan dilaksanakan pada keterampilan membaca siswa yang masih rendah ini dengan memberikan pembelajaran yang dapat mengakomodasi setiap siswa dengan memperhatikan perkembangan dan kesulitan membaca siswa dan media sederhana yang mudah dioperasikan dan memberikan efek membangkitkan motifasi dan minat membaca siswa dengan media kartu bergambar pada kelas dasar II SD Inklusi Mentari Fajar METODE Metode pengumpulan data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai Tes membaca : Tes ini dilakukan untuk mengetahui peningkatan keterampilan membaca siswa. Observasi : Peneliti menyiapkan lembar observasi dan mengamati setiap kegiatan siswa dan guru pada saat proses pembelajaran berlangsung. Dokumentasi : Dokumentasi adalah sebuah objek yang menyajikan informasi. Dokumentasi juga merupakan wahana wadah pengetahuan dan ingatan manusia. Jurnal Pendidikan Deiksis Ni Luh Putu Juniarti1. I Putu Oka Suardana2. I Wayan Numertayasa3 P-ISSN: 2655-8246 E-ISSN: 2798-3730 Vol. No. Juli 2020 karena dalam dokumentasi disimpan pengetahuan yang diperoleh manusia dituangkan ke dalam dokumen. Adapun desain penelitian tindakan kelas yang akan dilaksanakan digambarkan sebagai SIKLUS I SIKLUS II Permasalahan metode membaca pada anak ABK Permasalahan baru Refleksi I Perencanaan tindakan I Perencanaan tindakan II Pelaksanaan Pelaksanaan tindakan II Pengamatan / Pengumpulan Pengamatan / Pengumpulan Refleksi I Refleksi II Gambar 1. Desain penelitian HASIL DAN PEMBAHASAN Pemilihan subjek ini dilakukan sesuai dengan tugas peneliti sebagai guru Bahasa Indonesia di kelas dasar II. Hal lain yang dipertimbangkan adalah masih rendahnya kemampuan membaca pemula siswa. Objek dalam penelitian tindakan kelas PTK ini adalah meningkatkan minat membaca terhadap anak berkebutuhan khusus. Pra tindakan Sebelum melakukan tindakan peneliti melakukan observasi dengan tujuan untuk mengetahui sejauhmana keterampilan membaca siswa kelas dasar II Sekolah Inklusi Mentari Fajar dalam membaca. Pada tindakan ini peneliti melakukan pretest yang terdiri dari tes ujuk kerja dan tes tertulis di akhir pelajaran. Adapun hasil pretes dapat dilihat pada lampiran. Adapun hasil tersebut dapat disajikan dalam tabel berikut. Jurnal Pendidikan Deiksis Ni Luh Putu Juniarti1. I Putu Oka Suardana2. I Wayan Numertayasa3 P-ISSN: 2655-8246 E-ISSN: 2798-3730 Vol. No. Juli 2020 Tabel 1. Hasil Evaluasi Siswa Pada Pra Tindakan Nama siswa Nilai siswa Keterangan Arrisa Deeba I Kadek Dodick Suryawan I Komang Arya Bagiarta Diah Ayu Lestari I Komang Adung Pramana Dhea Febriana Ricky Fajar Mahendra Wildan Yoga Pratama Made Bagaskara Aryanda I Gede Ersan Prassmeda tidak tuntas tidak tuntas tidak tuntas tidak tuntas tidak tuntas tidak tuntas Total nilai Rata-rata Dilihat dari tabel di atas pada pelaksanaan observasi awal yang telah dilaksanakan, keterampilan membaca siswa dengan artikulasi, intonasi, dan volume dalam membaca dan tes membaca memahami dengan nilai rerata kelas 54,5 dan dari 10 siswa hanya 4 siswa yang telah tuntas dengan mencapai KKM yang ditetapkan 65. jumlah siswa jumlah siswa yang tuntas jumlah siswa yang tidak tuntas Gambar 2. Rata- Rata Ketuntasan Siswa Pada Pra Tindakan Dilihat pada diagram di atas jumah siswa yang tuntas hanya 4 siswa atau 40% dan jumlah siswa yang belum tuntas sebanyak 6 siswa atau 60%, sedangkan kriteria yang ditetapkan adalah jika 80% dari jumlah siswa sudah mencapai KKM. Siklus I Pada siklus I ini masih ada beberapa siswa yang masih jalan- jalan di kelas, banyak siswa yang maju kedepan kelas sehingga beberapa siswa kurang maksimal menerima materi yang sedang di sampaikan. Terdapat beberapa siswa dalam membaca dengan artikulasi, intonasi, dan volume yang belum tepat. Hal ini dibuktikan dengan masih adanya nilai yang di bawah KKM. Adapun hasilnya: Tabel 2. Hasil Tindakan Siklus I Jurnal Pendidikan Deiksis Ni Luh Putu Juniarti1. I Putu Oka Suardana2. I Wayan Numertayasa3 P-ISSN: 2655-8246 E-ISSN: 2798-3730 Nama Siswa Arrisa Deeba I Kadek Dodick Suryawan I Komang Arya Bagiarta Diah Ayu Lestari I Komang Adung Pramana Dhea Febriana Ricky Fajar Mahendra Wildan Yoga Pratama Made Bagaskara Aryanda I Gede Ersan Prassmeda Total nilai Rata-rata Vol. No. Juli 2020 Nilai Tes Awal Nilai Siklus I Keterangan tidak tuntas tidak tuntas tidak tuntas tidak tuntas Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa pembelajaran membaca siswa menggunakan media kartu bergambar dapat meningkatkan keterampilan membaca siswa, dari rerata siswa pada awal tindakan 54,5 meningkat menjadi 61,5 dan ketuntasan siswa juga mengalami peningkatan dari kondisi awal 4 siswa meningkat menjadi 6 siswa. jumlaha siswa yang tuntas jumlah siswa yang tidak tuntas siklus I Gambar 3. Perbandingan ketuntasan siswa awal tindakan dengan siklus I Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa pembelajaran membaca dengan menggunakan media kartu bergambar dapat meningkatkan keterampilan membaca dengan data yang Pada data awal, jumlah siswa yang memenuhi KKM hanya 4 siswa atau 40% pada siklus I, jumlah siswa yang memenuhi KKM meningkat menjadi 6 orang atau sama dengan Jumlah ini meningkat sebanyak 2 orang dari data awal. Keberhasilan penyampaian materi ini mencapai 25% jika dibandingkan dengan hasil belajar sebelumnya hanya 54,5 meningkat menjadi 61,5. Peningkatan ini menunjukan bahwa penggunaan media kartu bergambar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia memberikan dampak positif. Berdasarkan data pada siklus I, meskipun nilai meningkat bila dibandingkan dengan data awal, hasil belajar siswa pada pelajaran Bahasa Indonesia belum memuaskan. Oleh karena itu, untuk menyempurnakan penelitian, perlu dilaksanakan siklus II. Siklus II Pembelajaran membaca dengan menggunakan media kartu bergambar dapat meningkatkan keterampilan membaca pada siswa kelas II Sekolah Inklusi Mentari Fajar. Peningkatan tersebut dapat dilihat pada tabel berikut : Nama Siswa Tabel 3. Hasil Tindakan Siklus II Nilai Tes Awal Siklus I Siklus II Jurnal Pendidikan Deiksis Keterangan Ni Luh Putu Juniarti1. I Putu Oka Suardana2. I Wayan Numertayasa3 P-ISSN: 2655-8246 E-ISSN: 2798-3730 Arrisa Deeba I Kadek Dodick Suryawan I Komang Arya Bagiarta Diah Ayu Lestari I Komang Adung Pramana Dhea Febriana Ricky Fajar Mahendra Wildan Yoga Pratama Made Bagaskara Aryanda I Gede Ersan Prassmeda Total nilai Rata-rata Vol. No. Juli 2020 tidak tuntas tidak tuntas Dari tabel diatas dapat dilihat keterampilan membaca siswa mengalami peningkatan, dilihat dari nilai rerata kelas dari kondisi awal 54. 5, siklus I 61,5 dan pada siklus II meningkat menjadi 68,5. jumlah siswa pra jumlah siswa yang tuntas I siswa yang tidak tuntassiklus II Gambar 4. Ketuntasan Siswa pra tindakan, siklus I, dan siklus II. Pada siklus II ketuntasan siswa meningkat sebanyak 40% . dari kondisi awal 60% . meningkat menjadi 80% . Berdasarkan data diatas, diperoleh data bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa pada siklus II. Pada siklus ini dari 10 siswa, 8 orang siswa dinyatakan memenuhi KKM dan 2 orang siswa dinyatakan belum memenuhi KKM. Persentase ketuntasan siklus II naik menjadi 80% dari sebelumnya 60%. Peningkatan tersebut menunjukan adanya pengaruh media kartu bergambar terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas dasar II Sekolah Inklusi Mentari Fajar. Selain itu, penelitian ini dapat dinyatakan berhasil karena selama dua kali pemberian tindakan hasil yang dicapai selalu Oleh karena itu, penelitian terhadap kemampuan siswa dalam pelajaran Bahasa Indonesia menggunakan media kartu bergambar dinyatakan selesai dan tidak perlu dilanjutkan ke siklus berikutnya. Hasil penenelitian ini sesuai dengan pernnyataan oleh, (H. Asnawir. Basyarudin Usman 2002:. , yang menyatakan media gambar merupakan alat visual yang efektif karena dapat divisualisasikan sesuatu yang akan jelas dengan lebih kongkrit dan realitis. Informasi yang disampaikan dapat dimengerti dengan mudah karena hasil yang diragakan lebih mendekati kenyataan melalui foto yang diperlihatkan oleh anak-anak, dan hasil yang diterima anak- anak akan sama. Dan hasil penelitian ini juga sesuai dengan penelitian yang relevan yang dilakukan oleh Siti Rohmah dalam penelitiannya yang berjudul Peningkatan Keterampilan Membaca Permulaan Melalui Media Gambar Pada Siswa Kelas II Madrasah Ibtidaiyah Ath-Thahiriyah Gunung Bunder I Pamijahan Bogor pada Tahun Ajaran 2011/2012. Menunjukan bahwa pada Jurnal Pendidikan Deiksis Ni Luh Putu Juniarti1. I Putu Oka Suardana2. I Wayan Numertayasa3 P-ISSN: 2655-8246 E-ISSN: 2798-3730 Vol. No. Juli 2020 pembelajaran dengan menggunakan media gambar memiliki dampak positif dalam meningkatkan keterampilan membaca permulaan dalam pelajaran Bahasa Indonesia yang di tandai dengan meningkatnya ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus. SIMPULAN Berdasarkan pelaksanaan penelitian tindakan kelas yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran membaca dengan menggunakan media kartu bergambar dapat meningkatkan keterampilan membaca pada siswa kelas dasar II Sekolah Inklusi Mentari Fajar. Peningkatan ini dapat dilihat dari hasil yang terus meningkat dari data awal sampai siklus II. Pada data awal ketercapaian KKM hanya 40%, kemudian meningkat menjadi 60%, dan terakhir menjadi 80%. Peningkatan- peningkatan tersebut menunjukan bahwa adanya pengaruh yang signifikan dari media kartu bergambar yang dilakukan oleh peneliti. DAFTAR PUSTAKA