1479 J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 BIMBINGAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN DAN PELATIHAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI KEUANGAN GEREJA TORAJA LANJUTAN KLASIS KALTIMTENG DENGAN AKUNTANSI KAS MODIFIKASI Oleh Yunus Tulak Tandirerung1. Yulius Gessong Sampeallo2. La Ode Hasiara3 1,2,3Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Samarinda. Kalimantan Timur Indonesia Kode Pos: 75131 Email: 1yunustulaktandirerung@gmail. com, 2yuliusgessong@gmail. 3hasiara@polnes. Article History: Received: 11-09-2025 Revised: 07-10-2025 Accepted: 15-10-2025 Keywords: Sistem Pengendalian Intern. Laporan Keuangan Berbasis Kas Modifikasi. Abstract: Tujuan pelatihan untuk memberikan pemahaman dalam melakukan penataan disegala aspek termasuk pengelolaan keuangan. Pengendalian keuangan yang baik, dan bisa berdampak pada terjaminnya aktivitas yang sudah Pengendalian keuangan yang baik dapat dilakukan melalui penyusunan laporan keuangan berbasis Penerapan akuntansi bukan hanya digunakan untuk bisnis skala luas atau di perusahaan besar saja. Organisasi sosial dan lembaga keagamaan pun harus memiliki dasar akuntansi yang kuat untuk mengelola keuangannya. Penyusunan laporan keuangan berbasis akuntansi keuangan yang kuat dan menyajikan laporan yang komprehensif dan bermanfaat untuk pengembangan aktivitas dan pelayanan. Metode pelaksanaan pelatiah. Akuntansi bisa diartikan sebagai proses pencatatan dan perhitungan berbagai transaksi keuangan yang dilakukan oleh organisasi selama periode Keberadaan akuntansi sangat vital bagi keberadaan organisasi tersebut. Laporan keuangan hasil mekanisme akuntansi akan menghasilkan informasi yang menjadi tolak ukur kinerja organisasi tersebut. Di samping itu, hasilnya kemudian dijadikan sumber informasi untuk mengetahui berbagai hal yang akan dijadikan dasar perbaikan di kemudian Begitu pentingnya peran akuntansi untuk mengambil keputusan, maka tak heran semua organisasi memberikan perhatian besar pada sektor ini. Mekanisme akuntansi merupakan pencatatan transaksi keuangan di dalam sebuah organisasi selama periode tertentu. Akuntasi keuangan juga dapat diartikan sebagai proses merangkum, menganalisis, dan melaporkan transaksi keuangan. Secara luas, makna akuntansi sendiri memang berfokus pada pencatatan transaksi Pencatatan yang dimaksud adalah pendataan berdasarkan sistem. Transaksi keuangan yang dicatat juga harus valid dalam sebuah organisasi atau kurun waktu Akuntansi berperan mengatur keuangan organisasi http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 agar selalu tertata, mulai dari pemasukan, pengeluaran, dan transaksi terkait lainnya. Salah satu peran akuntansi dalam bisnis adalah menyediakan berbagai informasi yang berkaitan dengan kegiatan keuangan. Seluruh data yang terkait dengan keuangan akan tercatat dalam sistem akuntansi. Hal tersebut memudahkan manajemen untuk mengukur dan mengetahui kondisi perusahaan. PENDAHULUAN Sistem pelaporan keuangan merupakan aspek penting dalam pertanggungjawaban pengelolaan keuangan organisasi, baik privat maupun organisasi sektor public (Azis et al. Hasiara, 2. Melalui pelaporan keuangan didapatkan seluruh informasi mengenai kondisi keuangan selama satu periode pelaporan(Kumari & Mishra, 2023. Mayapada et al. Karena itu, laporan keuangan perlu didesain sedemikian rupa agar dapat memenuhi ekspektasi para pengguna dan semua stakeholder yang terkait. Salah satu bentuk laporan keuangan yang dapat menginformasikan pengelolaan keuangan secara komprehensif adalah pelaporan keuangan dengan mekanisme akuntansi (Ben Slama et al. , 2022. BC & Liu, 2022. Ismail et al. , 2. Pelaporan keuangan akuntansi mencakup pelaporan hasil kegiatan selama satu periode dan posisi keuangan pada akhir periode pelaporan (Hasiara, 2014. Martins & Santos, 2. Jadi pelaporan akuntansi memberi gambaran yang menyeluruh tentang kinerja keuangan organisasi pada saat tertentu (Zafar, 2. Di era kontemporer ini semua organisasi, privat dan sektor publik sudah memanfaatkan akuntansi dalam penyajian laporan keuangannya. Mereka meyakini bahwa pelaporan keuangan dengan mekanisme akuntansi akan menyajikan informasi keuangan yang lebih lengkap untuk pengambilan keputusan ekonomi. Karena itu dibutuhkan sumber daya pengelola akuntansi yang kompeten dalam menangani proses pelaporan keuangan dengan mekanisme akuntansi (De Aguiar, 2. Lembaga keagamaan Gereja Toraja sebagai salah satu organisasi sektor publik juga menyadari tentang pentingnya pelaporan keuangan secara komprehensip melalui mekanisme akuntansi (Ben Slama et al. , 2. Sehubungan dengan itu, maka pada persidangan sinode am yang ke 24, lima tahun yang lalu mereka memutuskan untuk merubah sistem pelaporan keuangan dari pelaporan kas sederhana ke sistem informasi akuntansi keuangan (SIAK) berbasis kas modifykasi (Ben Slama et al. , 2. (Irmayani et al. Keputusan tersebut tentunya mengikat dan wajib dipatuhi oleh semua organisasi dalam lingkungan Gereja Toraja, namun tidak serta merta dapat diterapkan berhubung model laporan yang diharapkan perlu desain tersendiri. Menindaklanjuti keputusan persidangan tersebut, ditugaskanlah Badan Verifikasi Sinode untuk menyusun sistem informasi akuntansi keuangan berbasis kas modifikasi tersebut (Setya Nusa & Dubovick, 2. Pada rapat kerja sinode yang ke 2 disepakati penerapan model pelaporan yang dipersiapkan oleh Badan Verifikasi Sinode yang disebut Sistem Informasi Akuntansi Keuangan Gereja Toraja (SIAK-GT). Model pelaporan yang disiapkan tersebut baru sebatas bentuk laporan dan dibutuhkan sumber daya manusia yang mampu menerapkan SIAK dimaksud. Mangatasi kesenjangan antara kebutuhan sumber daya manusia penyusun laporan ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 keuangan dengan ketersediaan sumber daya yang diharapkan (Menne et al. , 2. Oleh karena, kami selaku dosen yang berkewajiban melaksanakan tri darma perguruan tinggi menetapkan tema pengabdian Aubimbingan penyusunan laporan keuangan jemaat-jemaat seklasis Kaltimteng Gereja TorajaAy. Bentuk pengabdian ini sesuai dengan kompetensi yang kami miliki selaku tim pengabdian Polnes yang selama ini pengajar mata kuliah pengantar akuntansi, pengajar mata kuliah pengauditan, tim SPI Polnes, dan tim Badan Verifikasi Klasis Kaltimteng Gereja Toraja. Kegiatan pengabdian ini dilakukan bekerja sama dengan Badan Verifikasi Klasis Kaltimteng (Hasiara et al. , 2. Kerja sama yang dilakukan berupa penyajian materi maupun biaya pelaksanaan. Ketiga topik materi yang diajarkan, kesemuanya disampaikan oleh tim pengabdian Polnes. Sementara biaya seluruh pelaksanaan pelatihan berjumlah Rp15. 000,- termasuk publikasi di media cetak. Biaya yang ditanggung tim Polnes sebesar Rp10. 000,- dan Rp. 000,- ditanggung oleh Badan Verifikasi Klasis Kaltimteng. Tindak lanjut dari pelatihan ini adalah dihasilkannya laporan keuangan yang disusun dengan mekanisme akuntansi berbasis kas modifikasi (Rahman et al. , 2. Sehubungan dengan itu diharapkan peran aktif Badan Verifikasi Klasis Kaltimteng dan Komisi Verifikasi Jemaat-Jemaat untuk memantau penerapan akuntansi basi kas modifikasi di setiap organisasi lingkup klasis Kaltimteng. Jika pengelola keuangan mengalami kendala dalam penerapannya, maka perlu disolusikan secara bersama, baik oleh tim pengabdian Polnes maupun oleh Badan Verifikasi Klasis Kaltimteng. Permasalahan yang dihadapi organisasi di lingkungan Gereja Toraja berupa keterbatasan informasi keuangan yang tersaji dalam laporan keuangan. Informasi yang disajikan hanya berupa penerimaan dan pengeluaran kas, sementara informasi terkait klaim dan kewajiban, harta non kas dan ekuitas tidak ditersajikan pada setiap pelaporan. Tidak tersajikannya beberapa elemen keuangan dalam pelaporan berdampak pada terabaikannya elemen tersebut dari upaya pengendalian. Akibatnya adalah . tidak tertagihnya klaim organisasi kepada pihak lain. tidak tersedianya anggaran secara terencana untuk memenuhi . tidak terkendalinya penggunaan dan pengamanan harta tetap organisasi. Kegitan bertujuan untuk mengatasi keterbatasan informasi tersebut Gereja Toraja sebagai salah satu organisasi sektor publik memutuskan untuk menerapkan sistem pelaporan yang dapat mencakup seluruh informasi yang dibutuhkan pada permasalahan dalam pelaporan model yang lama. Menindaklanjuti keputusan tersebut, ditugaskanlah Badan Verifikasi Sinode untuk menyusun sistem informasi akuntansi keuangan yang memenuhi kebutuhan informasi dimaksud. Hasil dari penugasan persidangan. Badan Verifikasi Sinide mendesain sebuah sistem informasi keuangan yang dikenal dengan Sistem Informasi Akuntansi Keuangan Gereka Toraja (SIAK-GT). Penerapan SIAK-GT tentu tidak sederhana karena diproses dengan mekanisme Artinya petugas yang berperan sebagai pengelola pembukuan harus memahami sistem pencatatan dengan mekanisme akuntansi dimaksud atau memiliki kompetensi bidang Memenuhi kebutuhan kompetensi tersebut, maka perlu dilakukan pelatihan terkait penyusunan laporan keuangan melalui mekanisme akuntansi model SIAK-GT. Kebutuhan inilah yang disambut oleh tim pengabdian Polnes dan mengadakan pelatihan SIAK-GT dan Verifikasi GT sebagai solusi dari keterbatasan sumber daya manusia pengelola pembukuan yang baik dan benar. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 METODE Metode pelatihan akuntansi di Gereja, manajemen keuangan gereja, literasi keuangan jemaat, kewirausahaan jemaat, dan sebagainya (Sitandung et al. , 2. Kemudian ditempu dengan Survei kebutuhan jemaat, yang dilakukan dengan interaksi dua arah (Putu et al. Hasiara, 2018. Hasiara. Ahyar M. Diah. dan Sudarlan, 2019. Hasiara, 2012. Hasiara. Hal ini dilakukan melibatkan jemaat secara aktif dalam menemukan solusi bagi masalah nyata di lingkungan gereja. Selain itu untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi jemaat, yang bertujuan untuk: . Pengelolaan keuangan transparan gereja. Pengembangan sistem administrasi gereja berbasis digital. Kolaboratif antara tim pengabdi dan jemaat. Berorientasi pada perubahan nyata dan berkelanjutan. Selain metode yang diterapkan di atas, juga diiring dengan Metode Workshop dan Pendampingan (Mentoring/Assistanc. , yang bertujuan untuk memberi bimbingan praktis dan langsung kepada jemaat Gereja. Hal ini sangat cocok untuk: . Penerapan sistem akuntansi sederhana gereja. Pembuatan laporan keuangan gereja sesuai standar. Pelatihan multimedia untuk pelayanan ibadah atau kegiatan sosial. Workshop langsung praktik langsung pendampingan intensif kemudian diikuti dengan evaluasi. Dala kegiatan ini cukup banyak metode yang diterapkan, sehingga tidak jemaat yang menentukan metode mana yang lebih sesuai dengan keinginan para jemaat. Selain metode yang disebutkan di ata, juga dalam kegiatn ini juga menggunakan Metode Sosialisasi dan Diseminasi Teknologi, yang bertujuan untuk memperkenalkan teknologi baru untuk efisiensi pelayanan gereja. Dan ini cocok untuk:. Digitalisasi administrasi dan keuangan gereja. Penggunaan aplikasi akuntansi atau database jemaat. Media sosial gereja untuk pelayanan publik. Program pengabdian masyarakat yang diikuti oleh 50 orang peserta secara offline dan 8 orang secara online, dilaksanakan dengan beberapa tahapan kegiatan. Tahapan kegiatan dilakukan untuk menganalisis permasalahan yang dihadapi pengelola keuangan khususnya bendahara dalam menyusun laporan keuangan. Mekanisme yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini adalah sebagai berikut:. Mempelajari transaksi keuangan yang dilakukan di lingkup Jemaat dan Klasis untuk mengidentifikasi akun yang perlu ditetapkan. Setiap unit organisasi (Jemaat. BPK. OIG, dan Kepanitia. memiliki karakteristik akun yang berbeda. Mempelajari akuntansi basis Kas Modifikasi yang sudah diatur dalam Pedoman Umum Pengelolaan Keuangan Gereja Toraja (PUPK-GT) dan Pelaksanaan Verifikasi Gereja Toraja (PUPV-GT). Informasi yang dibutuhkan adalah mekanisme pencatatannya dan jenis laporan keuangan yang dibutuhkan. Menyusun simulasi penyusunan laporan keuangan berdasar identifikasi akun yang diperlukan. Simulasi disiapkan mulai dari . bukti transaksi, . Pencatatan ke buku kas harian, selanjutnya posting ke . buku besar, kemudian dibuat . Laporan Aktivitas Pelayanan, . Laporan Arus Kas, . Laporan Posisi Keuangan (Nerac. , dan terakhir menyusun . Catatan atas Laporan Keuangan . Selain itu disiapkan beberapa buku pembantu, antara lain: . buku pembantu aktiva tetap, . buku pembantu piutang, . buku pembantu hutang. Melakukan pelatihan penerapan SIAK-GT basis Kas Modifikasi selama 1 hari. 2 materi disampaikan dengan metode ceramah dan 1 materi dalam bentuk simulasi . ihat lampiran Jadwal Materi yang diprogramkan dan diajarkan pada kegiatan pengabdian masyarakat adalah materi yang sesuai dengan kompetensi Tim pengabdian dari Polnes. Materi yang diajarkan yakni Sistem Informasi Akuntansi Keuangan merupakan materi pada mata kuliah pokok yang ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 diajarkan Ketua Tim selama di perguruan tinggi. Sementara materi verifikasi dan pedoman umum pengelolaan keuangan merupakan materi yang terkait dengan tugas tambahan Ketua Tim dan Anggota Tim yang selama ini berperan sebagai Ketua dan Anggota Satuan Pengawas Intern Polnes. Selain itu dua anggota Tim merupakan mahasiswa Polnes yang juga sudah menguasai materi akuntansi yang telah dipelajari dari semester 1 sampai dengan semester Penyampaian materi disampaikan oleh 2 orang yang selama 10 tahun belakangan ini berkecimpung di bidang verifikasi klasis Kaltimteng Gereja Toraja. Ketua dan anggota Tim juga selama ini telah berkecimpung di bidang Verifikasi selaku anggota pengurus Badan Verifikasi Klasis. Jadi materi yang diajarkan sangat relevan dengan kompetensi Tim Pengabdian Polnes. Jadi ketiga topik materi yang disampaikan dalam pelatihan sudah memenuhi unsur kompetensi dari ketiga narasumber. Sumber daya institusi sangat mendukung dalam pelatihan Sistem Informasi Akuntansi Jurusan dan Program studi akuntansi berfungsi untuk mencetak luaran yang berlatar belakang akuntansi. Para lulusan Jurusan akuntansi ini harus mampu menyusun laporan keuangan baik secara manual maupun dengan aplikasi computer akuntansi. Aplikasi yang dihasilkan terlebih dahulu disimulasikan melalui aplikasi excel. Selanjutnya diharapkan institusi Polnes khususnya jurusan akuntansi akan mampu menghasilkan aplikasi SIAK-GT yang dapat dimanfaatkan dengan mudah oleh para pengelola Aplikasi ini dapat dikerjakan melalui tugas akhir mahasiswa atau melalui penelitian para dosen akuntansi. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan kerja sama Badan Verifikasi Gereja Toraja Klasis Kaltimteng. Kerja sama dilakukan berdasarkan kebutuhan target dan sesuai kompetensi Tim pengabdian. Para pengelola keuangan khususnya bendahara di lingkungan Gereja Toraja Klasis Kaltimteng belum bisa menerapkan SIAK basis Kas Modifikasi, sementara Tim Pengabdian memiliki kompetensi di bidang itu. Merealisasikan kebutuhan ini, maka Tim Pengabdian Polnes melakukan kerja sama dengan Badan Verifikasi Klasis Kaltimteng dalam melaksanakan kegiatan pelatihan. Fasilitas Pendukung. Merealisasikan kegiatan bimbingan laporan keuangan basis akuntansi Kas Modifikasi, pendanaan didapatkan dari 2 sumber, yakni dari dana anggaran Polnes dan anggaran Badan Verifikasi Klasis Kaltimteng Gereja Toraja. Gedung tempat pelatihan dan fasilitas multimedia dibantu oleh Gereja Toraja Jemaat Bukit Zaitun. HASIL Kegiatan pelatihan dilaksakan selama 1 hari, pada tanggal 27 September 2025 yang diikuti oleh 50 orang secara offline dan 8 orang secara online (Rahman et al. , 2017. Ekawati et , 2022. Uyob et al. , 2. Kegiatan pelatihan dilakukan di gedung gereja Jemaat Bukit Zaitun Gereja Toraja. Sistem Pengendalian Intern adalah sebuah proses berkelanjutan oleh pimpinan dan seluruh anggota organisasi untuk memberi keyakinan yang memadai atas tercapainya tujuan organisasi (Wiria et al. , 2023. Info, 2. Unsur-unsur sistem pengendalian intern menurut COSO Adalah: . Lingkungan Pengendalian, . Penilaian Risiko, . Kegiatan Pengendalian, . Informasi dan Komunikasi, . Pemantauan. Menurut Mulyadi, unsur-unsur system pengendalian intern terdiri dari: . Pemisahan fungsi, . Otorisasi dan pencatatan, . Praktik yang sehat, . Penempatan personal sesuai dengan kompetensinya (Nyoria Anggraeni, et. al, 2. Tujuan sistem pengendalian intern Adalah: . Pengamanan asset organisasi, . Keakuratan data keuangan, . Menjamin efektivitas dan efisiensi, . http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 Menjamin dipatuhinya kebijakan manajemen. Akuntabilitas dan pertanggungjawaban keuangan dan harta milik Gereja Toraja dalam semangat presbiterial sinodal diarahkan pada cross accountability, yaitu akuntabilitas horisontal . orizontal accountabilit. dan akuntabilitas vertikal . ertical accountabilit. Akuntabiltas horizontal menunjukkan bahwa . harta milik Gereja Toraja dipergunakan, diawasi dan diperiksa dalam kerangka penatalayanan . , . harta milik Gereja Toraja dipertanggungjawabkan kepada semua pemangku kepentingan . yang diwujudkan dalam pertanggungjawaban Majelis Gereja pada setiap lingkup persidangan. Sedangkan akuntabilitas vertikal menunjukkan bahwa . harta milik Gereja Toraja adalah milik Allah Swt. , yang harus dipertanggungjawabkan pengelolaannya, . harta milik Gereja Toraja digunakan untuk kemuliaan Tuhan Yang Maha Esa. Keuangan Gereja Toraja meliputi harta atau aset milik Gereja Toraja, kewajiban atau hutang, penerimaan persembahan atau pendapatan dan belanja atau biaya yang dinyatakan dalam satuan moneter pada lingkup jemaat, klasis, wilayah dan sinode. Ini juga berlaku pada Lembaga Pelayanan Gerejawi dan Organisasi Intra Gerejawi (OIG) pada semua lingkup persidangan Gereja Toraja. Harta Milik Gereja Toraja merupakan anugerah Tuhan yang diperoleh dari persembahan dan sumber-sumber lain yang dapat dipertanggungjawabkan secara gerejawi yang terdiri dari uang dan surat berharga, barang/harta bergerak dan tidak bergerak serta hak atas kekayaan intelektual. Pertanggungjawaban harta milik gereja dilakukan melalui SIAK-GT. Program Kerja adalah perencanaan jangka pendek untuk mewujudkan sasaran pelayanan yang telah ditetapkan beserta sumber daya yang diperoleh dari dan/atau yang diperlukan untuk pelaksanaan program tersebut. Anggaran adalah aktivitas yang dicantumkan dalam berbagai program pelayanan yang akan dilaksanakan pada periode tertentu beserta sumber daya yang diperlukan dan dinyatakan dalam bentuk kuantitatif atau satuan moneter. Pengelolaan Keuangan dalam hal ini meliputi : perencanaan, pelaksanaan, pelaporan dan pertanggungjawaban serta pengawasan dan pemeriksaan keuangan dan harta milik Gereja Toraja pada badan di semua lingkup Persidangan Gereja Toraja. Pengelolaan Keuangan Gereja Toraja didasarkan pada kerangka dasar bahwa semuanya dilaksanakan demi Kemuliaan Allah dan karenanya pengelolaan tersebut dapat menyediakan informasi bagi jemaat dan pihak lain yang berkentingan tentang bagaimana Gereja Toraja melaksanakan penatalayanan . melalui panggilannya untuk bersekutu, bersaksi dan Tujuan Pedoman Umum Pengelolaan Keuangan dan Harta Milik Gereja Toraja ini adalah untuk menyediakan kerangka dasar Pengelolan Keuangan dan Harta Milik di lingkungan Gereja Toraja. Pedoman Umum Pengelolaan Keuangan dan Harta Milik Gereja Toraja ini wajib dilaksanakan oleh Majelis Gereja dan Badan. Lembaga Pelayanan Gerejawi dan OIG bentukan Persidangan Gerejawi, sedang Yayasan dan unit bisnis sosial lainnya menggunakan Standar Akuntansi yang sesuai. Sistem akuntansi keuangan Gereja Toraja adalah organisasi formulir, catatan dan laporan-laporan serta alat-alat yang dikoordinasikan sedemikian rupa untuk menghasilkan laporan keuangan dan harta milik Gereja Toraja untuk mengevaluasi aktivitas pelayanan, dan informasi bagi pihak-pihak lain yang berkepentingan serta untuk mempermudah pengelolaan aktivitas pelayanan. Sistem akuntansi dirancang berdasarkan struktur pengendalian ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 internal yang memadai untuk menjamin bahwa harta milik gereja dimanfaatkan dan dipertangungjawabkan dengan baik. Sistem akuntasi dimaksudkan untuk mengidentifikasi, menganalisa, dan menyajikan laporan keuangan dan harta milik gereja pada badan/Lembaga Pelayanan Gerejawi guna pertanggungjawaban pengelolaan keuangan dan harta milik gereja serta sebagai sumber informasi bagi pengambilan keputusan. Sistem akuntansi yang digunakan adalah akuntansi dana . und accountin. Dana . dalam Gereja Toraja bukan merupakan kesatuan jumlah harta yang disisihkan untuk mencari laba, melainkan kesatuan akuntansi dan fiskal yang terdiri atas kas atau setara kas, kewajiban dan harta bersih serta perubahan-perubahan yang terjadi untuk mencapai tujuan pelayanannya, dimana dana yang diterima . ersembahan dan pendapatan lainny. dimanfaatkan sesuai tujuan masing-masing. Kemampuan gereja untuk terus-menerus memberikan pelayanan dapat dikomunikasikan melalui laporan keuangan yang menyediakan informasi mengenai harta milik, kewajiban, harta bersih dan informasi mengenai hubungan di antara unsur-unsur tersebut. Pertanggungjawaban pengelola mengenai kemampuannya mengelola sumber daya organisasi disajikan melalui laporan aktivitas dan laporan arus kas/realisasi anggaran. Laporan aktivitas pelayanan yang menyajikan informasi mengenai perubahan yang terjadi dalam kelompok aktivitas bersih. Dengan adanya sistem akuntansi keuangan ini, laporan keuangan dan harta milik gereja diharapkan dapat lebih mudah dipahami, memiliki relevansi, dan memiliki daya banding yang tinggi baik antar periode maupun antar Badan/Lembaga Pelayanan Gerejawi. Basis kas modifikasi, mengembangkan penatausahaan keuangan Jemaat/Badan Pekerja sesuai lingkup persidangan dan untuk memenuhi prinsip good church governance maka dikehendaki adanya laporan keuangan yang berupa Laporan Posisi Keuangan. Laporan Aktivitas Pelayanan. Laporan Arus Kas, dan Catatan Atas Laporan Keuangan. Dengan hanya mengandalkan dasar kas, tidak mungkin Gereja Toraja menghasilkan beberapa laporan tersebut dengan hanya mengandalkan basis kas, karena basis kas hanya menghasilkan informasi mengenai kas, tidak mencakup informasi mengenai harta milik Gereja Toraja selain kas. Namun kendala ketersediaan SDM Gereja Toraja tidak memungkinkan untuk menggunakan basis akrual, maka dasar akuntansi yang dapat memenuhi tuntutan tersebut adalah basis kas Basis kas modifikasian merupakan kombinasi dasar kas dengan akrual. Transaksi penerimaan dan pengeluaran kas dibukukan ( dicatat atau dijurna. pada saat uang diterima atau dibayar. Pada akhir periode dilakukan penyesuaian untuk mengakui transaksi dan kejadian dalam periode berjalan meskipun penerimaan dan pengeluaran kas dari transaksi dan kejadian dimaksud belum terealisasi. Laporan keuangan dalam basis ini memerlukan pengungkapan tambahan atas itemitem tertentu yang biasanya diakui dalam basis akuntansi akrual. Pengungkapan tersebut sangat beragam sesuai dengan kebijakan Gereja Toraja. Sebagai tambahan atas item-item yang diungkapkan dalam basis kas, ada beberapa pengungkapan yang terpisah atas saldo yang diperlihatkan yang berhubungan dengan mengungkapkan beberapa catatan . mengenai : harta milik gereja, investasi, kewajiban dan lain-lain. Jadi, penerapan basis akuntansi ini menuntut bendahara mencatat transaksi dengan basis kas selama tahun anggaran dan melakukan penyesuaian pada akhir tahun anggaran berdasarkan basis akrual. Pelaporan keuangan dengan basis pencatatan ini dapat diterapkan http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 pada pelaporan keuangan Jemaat/Badan Pekerja sesuai lingkup persidangan. Pengawasan adalah usaha atau tindakan yang dilakukan untuk menjamin pelaksanaan suatu kegiatan telah terlaksana sesuai rencana dan ketentuan dalam Pedoman Umum Pengelolaan Keuangan dan Harta Milik dan Sistem Informasi Akuntansi KeuanganAeGereja Toraja (SIAK-GT). Pengawasan harus dilakukan secara terus menerus oleh fungsi yang telah Pemeriksaan adalah suatu proses yang sistematis dalam mengumpulkan dan mengevaluasi secara objektif (Hasiara. Sudarlan dan Diah Muhammad Ahyar, 2. Bukti-bukti dari serangkaian kegitan pelayanan dalam bentuk kejadian ekonomi dan untuk menentukan tingkat kesesuaian kegiatan tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan, serta mengkomunikasikan hasilnya kepada pihak yang berkepentingan. Pemeriksaan dilaksanakan sesuia periode waktu yang sudah disepakati pada setiap jenjang organisasi. Selain pemeriksaan dan pengawasan Badan/Komisi Verifikasi juga berkewajiban melakukan . pembinaan, pendampingan dan/atau memberikan masukan berkenaan dengan penatalayanan perbendaharaan gereja. Terkait dengan fungsinya Badan/Komisi Verifikasi selanjutnya . memberikan tanggapan dan rekomendasi mengenai pelaksanaan suatu kegiatan sesuai rencana dan ketentuan dalam Pedoman Umum Pengelolaan Keuangan dan Harta Milik, dan Sistem Informasi Akuntansi Keuangan Ae Gereja Toraja (SIAK-GT). Pemeriksaan yang dilakukan oleh Badan/Komisi Verifikasi dapat dikategorikan sebagai berikut: . Melaksanakan pemeriksa umum . nternal audito. , . Melaksanakan pemeriksaan khusus . nvestigative audi. Kemudian Komisi/Bidang Verifikasi Keuangan Jemaat bertugas: . Melakukan koordinasi dengan komisi-komisi pelayanan jemaat dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran jemaat. Melaksanakan fungsi pengendalian untuk memastikan bahwa Program Kerja dan Anggaran (PKA) telah sesuai dengan rencana atau kebutuhan pelayanan, peraturan dan keputusan-keputusan gerejawi baik pada lingkup jemaat maupun lingkup lebih luas. Mengembangkan dan memelihara sistem informasi dan pengendalian internal untuk perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan keuangan jemaat sesuai Sistem Informasi Akuntansi KeuanganAeGereja Toraja (SIAK-GT). Fungsi utama Badan/Komisi Verifikasi adalah . pembinaan, . pengawasan, dan . Fungsi ini dilaksanakan dengan standar yang memadai agar hasilnya menghasilkan kualitas pengendalian yang terukur. Sehubungan dengan itu, maka pelaksanaan fungsi utama tersebut perlu memperhatikan beberapa hal berikut. Pembinaan dilakukan oleh Tim Verifikasi yang sudah memiliki kompetensi tertentu, terutama pengalaman di bidang atestasi. Kegiatan pembinaan dilaksanakan dengan standar operasional prosedur untuk kegiatan tersebut. Kegiatan pembinaan bertujuan untuk memperlengkapi petugas pengelola keuangan dalam menata keuangan gereja sekaligus mengendalikan penanganan keuangan gereja. Pembinaan yang dilakukan diarahkan untuk mendorong diterapkannya unsur-unsur pengendalian intern. Pengawasan dilakukan dengan tujuan utama pengendalian pengelolaan keuangan untuk tetap mengikuti ketentuan yang sudah disepakati, baik pada tingkat jemaat maupun pada tingkat yang lebih luas. Kegiatan pengawasan juga dilaksanakan berdasar standar operasional prosedur yang ditetapkan sebelumnya. Pemeriksaan dilakukan selain untuk melakukan korektif atas adanya kesalahan juga akan bersifat preventif untuk penanganan berikutnya. Kegiatan pemeriksaan juga dilaksanakan berdasar standar operasional prosedur yang ditetapkan sebelumnya. Pemeriksaan ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 dilakukan untuk menguji: . eksistensi dan keterjadian. kelengkapan dan ketelitian. hak dan kewajiban. penilaian dan alokasi. penyajian dan pengungkapan. Simulasi SIAK basis modifikasi didemontrasikan dalam pelatihan agar peserta mampu menerapkan dalam penyusunan laporan keuangan pada setiap tingkat organisasi. Simulasi dilakukan mulai dari tahap awal dan selanjutnya sampai menghasilkan laporan keuangan. Tahapan penyusunan laporan keuangan yang dapat dilakukan sesuai SIAK-GT, antara lain: Tahap penyediaan bukti pembukuan. Bukti pembukuan didasarkan pada bukti transaksi setiap kejadian ekonomi. Tahap pencatatan pertama. Pada tahap ini dilakukan pencatatan ke buku kas harian yang berfungsi sebagai buku jurnal harian. Tahap posting ke buku besar. Pada tahap ini yang dicatat adalah transaksi yang frekuensi kejadiannya relatif sering dalam satu bulan. Tahap penyusunan laporan keuangan. Pada tahap ini dilakukan penyusunan Laporan Aktivitas Pelayanan. Tahap selanjutnya adalah Menyusun Laporan Arus Kas (LAK). Tahap berikut adalah penyusunan Laporan Posisi Keuangan . Tahap ini merupakan penyusunan Neraca yang menghasilkan Posisi Keuangan organisasi pada akhir periode. Tahap terakhir dalam penyusunan LK adalah pembuatan laporan Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK). Selain tahapan 1-5 juga didukung oleh tahapan-tahapan lain dalam menghasilkan data laporan keuangan baik dan benar. Berikut ini kami tunjukkan Foto sebelum dan sesudah pelaksanaan pelatohan. Foto tersebut tampak pada Gambar 1. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 Gambar 1. Gambar ini dilakukan menjelang berakhirnya kegiatan pelatahan. Selanjutnya kami tampilkan pulu Foto yang dikukan saat kegiatan pelatihan dilakukan. Foto tersebut tampak pada Gamabr 2. Gambar 2. Menunjukkan kegiatan pelatihan sedang berlangsung. Selanjutnya ditampilkan foto yang dilakukan menjelang kegiatan pelatihan selesai. Foto tersebut dapat dilihat pada Gambar 3. Gambar 3. Gambar ini menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan telah selesai, jadi sebagai bukti Foto yang diikuti oleh seluruh peserta pelatihan. ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 KESIMPULAN Simpulan yang dihasilkan dari pelaksanaan bimbingan sistem pengendalian intern dan pelatihan SIAK-GT berbasis kas modifikasi, antara lain: Sistem pengendalian intern (SPI) adalah proses penyesuaian yang dilakukan oleh pimpinan dan seluruh anggota organisasi secara terus menerus untuk memastikan bahwa tujuan organisasi dapat dicapai. Pedoman umum pengelolaan keuangan GT mengatur tentang kebijakan pengelolaan keuangan di lingkup organisasi Gereja Toraja termasuk unit kerja bisnis. SIAK-GT basis Kas Modifikasi merupakan pengembangan pelaporan keuangan yang mencakup seluruh asset organisasi. Penerapan SIAK-GT dilaksankan dengan tahapan yang sistimatis untuk menghasilkan laporan keuangan yang diharapkan. Menyadari betapa pentingnya sistem pengendalian intern dalam pengelolaan organisasi, maka diharapkan semua pimpinan Majelis Gereja dan Badan pada semua tingkatan dapat menerapkan unsur-unsur pengendalian intern secara konsisten untuk mencapai tujuan Menjamin informasi dari laporan keuangan sesuai kondisi organisasi, maka diharapkan semua organisasi di lingkungan Gereja Toraja khususnya di wilayah pelayanan Klasis Kaltimteng untuk segera menerapkan SIAK-GT yang sudah dipelajari dalam penyusunan laporan keuangan. Agar penyusunan laporan keuangan dengan mekanisme SIAK-GT menjadi efektif, perlu dibentuk tim penyusun laporan keuangan di setiap tingkat Diharapkan Badan Pekerja Sinode segera mendesain sebuah aplikasi akuntansi sesuai SIAK-GT untuk memudahkan pelaksana pelaporan keuangan pada setiap tingkat organisasi di lingkungan Gereja Toraja dalam menyusun laporan keuangan. Sistem dalam bentuk aplikasi dapat meminimalkan kesalahan dalam pelaksanaan berbagai tahapan penyusunan laporan keuangan. DAFTAR REFERENSI Azis. Hasiara,L. & Abduh Amirullah. Relationship between Lecturers Ao Competences and Student Academic Achievement in Indonesian Public Universities. Talent Development & Excellence, 12. , 1825Ae1832. BC. , & Liu. Non-GAAP measure disclosure and insider trading incentives in high-tech IPO firms. Accounting Research Journal, 35. , 526Ae542. https://doi. org/10. 1108/ARJ-01-2021-0016 Ben Slama. Oussii. , & Klibi. The rough road towards accounting harmonization of a developing country with a French accounting culture. Accounting Research Journal, 35. , 490Ae507. https://doi. org/10. 1108/ARJ-02-2021-0075 de Aguiar. Is the use of financial accounting fit for purpose? An exploration of the theoretical foundations, framework and practicalities. Accounting Research Journal, 34. , 412Ae428. https://doi. org/10. 1108/ARJ-05-2020-0119 Ekawati. Arkeman. , & Suprihatinr. Smart Contract Blockchain Application Design Based on The Distribution of Product Return Transaction Data. International Journal of Artificial Intelligence Research, 6. https://doi. org/10. 29099/ijair. Hasiara. La Ode, dan A. (Methodological Horizons Of Researc. In. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 wz:penerbitlitnus. Hasiara. Buku Metode Penelitian Multi-Paradigma Satu (Membangun Reruntuhan Metode Penelitian Yang Berseraka. (Cholis . 1st ed. Darkah Media. Hasiara. Buku Akuntansi Dasar Satu (Pendekatan Teori dan Praktik Serta Penjelasan Soal-Soal dan Cocok Bagi Pemula yang Ingin Mendalami Akuntans. 1Ae Universitas Negeri Malang (UM Pres. Hasiara. Penelitian Multi Kasus dan Multi Situs (Vol. Hasiara. Pengabdian Pada Masyarakat 2022-Desa Batuah. Hasiara. Diah. Widyanto. Hasriadi. , & Yudaruddin. Investigating the direct and indirect effects of accounting practices on business information and entrepreneurial growth in the supporting regions of indonesiaAos new capital Cogent Business and Management, 12. https://doi. org/10. 1080/23311975. Hasiara L. Sudarlan dan Diah Muhammad Ahyar. Regional government management strategy in achieving unqualified opinion (UQO) in east Kalimantan Province. Indonesia. International Journal of Innovation. Creativity and Change, 12. , 271Ae282. Info. Automatic Water Level Controlling And Monitoring System Using Iot Application. Irmayani. Yulia. , & Utami. Pengelolaan Keuangan Berbasis Web PT. Mutualplus Global Resources Cabang Pontianak. Jurnal Sistem Informasi Akuntansi, 1. , 40Ae49. https://doi. org/10. 31294/justian. Ismail. Mokhtar. , & Ahmad. Factors influencing readiness to implement digital audit among internal auditors of the Malaysian public sector. Accounting Research Journal, 0. https://doi. org/10. 1108/ARJ-01-2024-0033 Kumari. , & Mishra. Value relevance of earnings and book value of equity in profit versus loss reporting firms: significance of intangible intensity. Accounting Research Journal, 36. Ae. , 166Ae182. https://doi. org/10. 1108/ARJ-06-2021-0176 Hasiara. Ahyar M. Diah. dan Sudarlan. Metode Penelitian Terapan Kualitatif dan Kuantitatif Untuk Pendidikan Vokasi Khusus Humaniora (Diyah Permana . CV IRDH. https://doi. org/10. 1017/CBO9781107415324. Martins. , & Santos. The influence of ERP systems on organizational aspects of accounting: case studies in Portuguese companies. Accounting Research Journal, 34. , 666Ae682. https://doi. org/10. 1108/ARJ-07-2020-0212 Mayapada. Biswas. , & Roberts. Financial reporting timeliness and its determinants in UK charities. Advances in Accounting, 65(Februar. , 100733. https://doi. org/10. 1016/j. Menne. Ode. Setiawan. Palisuri. Mattingaragau. Waspada. Juliana. , & Nurhilalia. Journal of Open Innovation : Technology . Market , and Complexity Sharia accounting model in the perspective of financial innovation Trends in Sharia Accoun ng Public a ons. Journal of Open Innovation: Technology. Market, and Complexity, 10. , 100176. https://doi. org/10. 1016/j. Nyoria Anggraeni, dan L. Pengantar Manajemen, 1 ed, 43. Putu. Meinarni. , & Willdahlia. Communications Skills of Students Through Electronic Messaging Case Study : Students of Stmik Stikom (Stik. Indonesia. 570Ae576. https://jurnal. id/icalc ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 . Rahman. Rodryguez-Serrano. , & Lambkin. Corporate social responsibility and marketing performance: The moderating role of advertising intensity. Journal of Advertising Research, 57. , 368Ae378. https://doi. org/10. 2501/JAR-2017-047 Setya Nusa. , & Dubovick. The Influence Of Information Technology And The Perception Of Usefulness On The Use Of E-Filing. International Journal of Artificial Intelligence Research, 5. , 200Ae204. https://doi. org/10. 29099/ijair. Sitandung. Cangara. , & Maria. Penggunaan Simbol-Simbol Komunikasi Nonverbal Dalam Menghindari Kecelakaan Transportasi Laut Kabupaten Biak Numfor Provinsi Papua The Using of Nonverbal Communication Symbols in Avoiding Sea Transportation Accidents in the Circle of Anak Perahu in Padaido. , 117Ae123. Uyob. Ku Bahador. , & Saad. Integrating technology acceptance model with diffusion of innovation theory: an empirical investigation of the usage behaviour of XBRL-based Malaysia business reporting system. Accounting Research Journal, 36. Ae. , 453Ae470. https://doi. org/10. 1108/ARJ-02-2023-0063 Wiria. Yudhaswana. , & Batara. Application of simple additive weighting in the decision support system for determining the best location of temporary waste storage places. Zafar. Human capital and financial performance of Islamic banks: a metaanalysis. Accounting Research Journal. https://doi. org/10. 1108/ARJ-09-2023-0257 http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 HALAMAN INI SENGAJA DI KOSONGKAN ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI