p-ISSN: 2808-2443 e-ISSN: 2808-2222 Volume. No. 1, 2025 Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business PENGARUH KEPERCAYAAN. LITERASI KEUANGAN DAN FITUR LAYANAN TERHADAP MINAT PENGGUNAAN DOMPET DIGITAL DANA Riska Andriani1. Noorchamid Ustadi2. Arisky Andrinaldo3. Yuli Nurhayati4 1,2,3,4 Universitas Bina Insan. Jl. Jend. Besar H. M Soeharto. Lubuklinggau. Indonesia Email: ika2708@gmail. Article History Received: 18-02-2025 Revision: 21-02-2025 Accepted: 23-02-2025 Published: 24-02-2025 Abstract. This study aims to analyze the impact of trust, financial literacy, and service features on the intention to use the Dana digital wallet among students at Universitas Bina Insan. Using a quantitative approach and data analysis with SPSS version 27, the study involved 95 students as a sample, determined using the Slovin formula with a 10% margin of error. Data was collected through digital questionnaires distributed online and offline. The results show that trust does not have a significant impact on the intention to use the Dana digital wallet, with a t-value of 1. 394, which is smaller than the t-table value of 1. contrast, financial literacy has a significant impact on the intention to use, with a t-value of 27. 663, which is greater than the t-table value of 1. Service features also have a significant impact on the intention to use, with a t-value of 573, which is greater than the t-table value of 1. Simultaneously, all three variables significantly influence the intention to use the Dana digital wallet, with an F-value of 251. 848, which exceeds the F-table value of 2. 69, and a significance value of 0. 000, which is less than 0. This study shows that financial literacy and service features have a greater impact on the intention to use the digital wallet compared to trust. Keywords: Trust. Financial Literacy. Service Features. Intention to Use and Dana Digital Wallet Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepercayaan, literasi keuangan, dan fitur layanan terhadap minat penggunaan dompet digital Dana di kalangan mahasiswa Universitas Bina Insan. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan analisis data SPSS versi 27, penelitian ini melibatkan 95 mahasiswa sebagai sampel yang dihitung menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%. Data diperoleh melalui kuesioner digital yang disebarkan secara daring dan luring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan tidak berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan dompet digital Dana, dengan t hitung 1,394 lebih kecil dari t tabel 1,983. Sebaliknya, literasi keuangan terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap minat penggunaan dengan t hitung 27,663 yang lebih besar dari t tabel 1,983. Fitur layanan juga menunjukkan pengaruh signifikan terhadap minat penggunaan dengan t hitung 7,573 yang lebih besar dari t tabel 1,983. Secara simultan, ketiga variabel ini berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan dompet digital Dana, dengan F-hitung 251,848 yang lebih besar dari F-tabel 2,69 dan nilai signifikansi 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Penelitian ini menunjukkan bahwa literasi keuangan dan fitur layanan lebih mempengaruhi minat penggunaan dompet digital dibandingkan kepercayaan. Kata Kunci: Kepercayaan. Literasi Keuangan. Fitur Layanan. Minat Penggunaan dan Dompet Digital Dana How to Cite: Andriani. et al. Pengaruh Kepercayaan. Literasi Keuangan Dan Fitur Layanan Terhadap Minat Penggunaan Dompet Digital Dana. Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business, 5 . , 54373/ifijeb. Andriani. et al. Pengaruh Kepercayaan. Literasi KeuanganA PENDAHULUAN Perkembangan teknologi di indonesia terjadi dengan sangat pesat pada masa kini. Hampir seluruh bidang juga berkembang menyesuaikan dengan perkembangan teknologi. (Wulandari & Idayanti, 2. Salah satu manifestasi paling nyata dari perubahan ini adalah munculnya fenomena financial technology . yang telah mendisrupsi model bisnis konvensional di sektor keuangan, termasuk perbankan. Inovasi disruptif yang dibawa oleh fintech telah mengubah cara masyarakat bertransaksi, menyimpan, meminjam, dan mengelola keuangan mereka (Kennedy, 2. Pertumbuhan pesat ini didorong oleh beberapa faktor, antara lain penetrasi smartphone yang tinggi, populasi usia produktif yang besar, serta masih rendahnya akses terhadap layanan keuangan formal (Tsakila et al. , 2. Perkembangan Teknologi mulai masuk ke ranah Digital guna menyongsong Indonesia sebagai negara ekonomi digital terbesar tahun 2024, pemerintah sebagai regulator ekonomi Indonesia, harus memberdayakan seluruh masyarakat indonesia hingga ke pedesaan dan daerah terpencil di seluruh pelosok negri agar turut merasakan dampak positif dari berkembangnya Teknologi di masa yang akan datang (Muzdalifa et al. , 2. Dunia telah memasuki era revolusi industri generasi 4. 0 yang ditandai dengan meningkatnya konektivitas, interaksi serta perkembangan sistem digital, kecerdasan artifisial, dan virtual (Lase, 2. Kehadiran revolusi industri 4. 0 di bidang keuangan khususnya industri Fintech membawa penyesuaian pekerjaan dan transaksi keuangan dengan metode pembayaran digital (Hatari & Wediawati, 2. Berkat pembayaran digital, pengguna dapat bertransaksi tanpa perlu lagi mendatangi teller bank sambil membawa uang tunai. Cukup bermodalkan gadget dan internet, pengguna dapat melunasi tagihan dengan cepat, mudah, dan aman (Septiani & Muzayanah, 2. Perkembangan transaksi uang elektronik tidak lepas dari beberapa perusahaan yang ikut berkontribusi dalam memberikan fasilitas untuk menjadikan uang elektronik sebagai alat (Himawati & Firdaus, 2. Suatu bentuk teknologi yang memungkinkan individu untuk menyimpan, mengelola, dan menggunakan uang elektronik melalui perangkat digital seperti ponsel pintar, tablet, atau computer adalah dompet digital (Rivki et al. , 2. Dompet digital atau dompet elektronik merupakan aplikasi perangkat lunak atau platform yang memungkinkan pengguna untuk menyimpan dan mengelola informasi pembayaran mereka dengan aman. E-wallet berbeda dengan metode pembayaran tradisional karena tidak memerlukan uang tunai atau kartu fisik untuk melakukan transaksi (Sahir & Sudarmanto, 2. Andriani. et al. Pengaruh Kepercayaan. Literasi KeuanganA Pada saat ini e-wallet DANA merupakan salah satu dompet digital pendatang baru di Indonesia. Sebelum e-wallet DANA terdapat E-Wallet yang lain seperti OVO. GoPay. LinkAja, dan sebagainya. E-wallet aplikasi DANA pertama kali diluncurkan pada tanggal 5 Desember 2018 yang didirikan oleh Elang Sejahtera Mandiri termasuk anak usahanya PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTEK) dan kongsi bersama Ant Financial (Kesuma & Nurbaiti, 2. E-Wallet aplikasi DANA didesain untuk menjadikan transaksi non tunai dan non kartu secara digital, cepat, dan praktis (Abrilia & Tri, 2. Kepercayaan sangat dibutuhkan oleh semua pengguna layanan elektronik. Makin baik fasilitas yang diberikan maka konsumen akan merasakan berbagai keuntungan dan kemudahan menggunakan dompet digital. Misalnya saja, dengan adanya keuntungan tersebut maka konsumen akan makin percaya. (Ridhia & Sutarso, 2. Kepercayaan konsumen mencerminkan dukungan mereka kebutuhan mereka. Kepercayaan juga yang dilakukan untuk memenuhi menyangkut perasaan seseorang yang diekspresikan dalam dukungan terhadap sesuatu yang diyakini dalam hal ini adalah mitra bisnis, baik secara personal maupun organisasi (Kirana et al. , 2. Kepercayaan dalam suatu teknologi ini menjurus pada keyakinan pengguna dalam teknologi bekerja, keamanan, dan dapat keberfungsian teknologi sesuai dengan yang diharapkan (Mawardi & Prabowo, 2. Ada beberapa kasus yang menunjukkan masih adanya layanan kurang memenuhi kebutuhan Misalnya saja, adanya kasus yang menyatakan server mengalami gangguan, pengurangan saldo secara tiba-tiba karena adanya kebobolan sistem keamanan, pending transfer, saldo terbekukan, gagal top-up (Ridhia & Sutarso, 2. Selain faktor Kepercayaan, ada faktor lain yang mungkin berpengaruh terhadap Minat Penggunaan Dana yaitu Literasi Keuangan, karena pengelolaan keuangan dan bagaimana cara penggunaan dompet digital yang baik memerlukan literasi keuangan yang baik pula (Hatari & Wediawati, 2. Seseorang dengan literasi keuangan yang baik tentu memiliki perilaku konsumtif yang rendah. Hal itu disebabkan karena dia memahami konsep keuangan sehingga dapat mengatur keuangannya dengan baik. Sedangkan mahasiswa dengan tingkat literasi keuangan yang rendah seringkali mengambil langkah yang tidak benar dalam kegiatan keuangannya (Miranda et al. , 2. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menyelenggarakan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) untuk mengukur indeks literasi dan inklusi keuangan penduduk Indonesia sebagai landasan program peningkatan literasi dan inklusi keuangan ke depan. Hasil SNLIK tahun 2024 menunjukkan indeks literasi keuangan penduduk Indonesia sebesar 65,43% sementara indeks inklusi keuangan sebesar 75,02%. Untuk kalangan pelajar dan mahasiswa. Andriani. et al. Pengaruh Kepercayaan. Literasi KeuanganA dengan tingkat inklusi keuangan sebesar 69,00%, tingkat literasi keuangan golongan ini masih rendah yakni sebesar 56,42% (Nasional et al. , 2. Berdasarkan sudut pandang di atas tentang pengetahuan keuangan, dapat disimpulkan bahwa adanya pengetahuan keuangan dan literasi keuangan akan membantu individu dalam mengatur perencanaan keuangan pribadi, sehingga individu tersebut bisa memaksimalkan nilai waktu uang dan keuntungan yang diperoleh oleh individu akan semakin besar dan akan meningkatkan taraf kehidupannya (Nainggolan, 2. Pengetahuan dan pemahaman tentang keuangan pribadi dibutuhkan individu agar dapat membuat keputusan yang benar dalam keuangan, sehingga mutlak diperlukan setiap orang dapat secara optimal menggunakan instrumeninstrumen serta produk-produk keuangan yang tepat. Kurangnya pengetahuan mengenai literasi keuangan menjadi masalah serius dan menjadi tantangan besar bagi masyarakat di Indonesia (Maulana et al. , 2. Fitur layanan telah menjadi alat kompetitif untuk sebagai sarana membedakan produk kompetitif perusahaan dari barang pesaing. Akses informasi yang diberikan sebagai pembeda dengan menggunakan berbagai fitur dapat meningkatkan nilai fungsi dan nilai guna produk. (Latifah et al. , 2. Dengan adanya fitur layanan dapat menjadi suatu alasan seseorang menggunakan suatu produk. Agar pengguna merasa puas dengan fitur layanan yang akan digunakan maka jenisnya harus memenuhi kebutuhan pengguna (Arisma & Hijrah, 2. Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kepercayaan terhadap minat penggunaan berkelanjutan dompet digital Dana memiliki pengaruh signifikan secara simultan terhadap minat penggunaan Dana (Septiani & Muzayanah, 2. Penelitian (Dewi et al. , 2. menunjukkan bahwa literasi keuangan tidak berpengaruh secara parsial terhadap minat mengunakan dompet digital. Namun pada penelitian (Ong & Mn, 2. ditemukan bahwa Literasi Keuangan berpengaruh positif dan signifikansi terhadap Minat Penggunaan Link Aja. Sedangkan, hasil penelitian (Hatari & Wediawati, 2. menunjukkan bahwa kepercayaan, literasi keuangan berpengaruh secara signifikan terhadap minat penggunaan, fitur layanan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap minat penggunaan dan kepercayaan, literasi keuangan dan fitur layanan berpengaruh secara parsial terhadap minat penggunaan Dana. Adanya perbedaan hasil penelitian terdahulu dengan penelitian ini dipengaruhi karena responden pada penelitian ini belum memiliki pekerjaan atau penghasilan sendiri. Adanya perbedaan lokasi, hasil, populasi dan objek pada penelitian mengenai Pengaruh Fitur Layanan terhadap Minat Penggunaan. Andriani. et al. Pengaruh Kepercayaan. Literasi KeuanganA METODE Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepercayaan, literasi keuangan, dan fitur layanan terhadap minat penggunaan dompet digital Dana di kalangan mahasiswa Universitas Bina Insan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan kausal, dan analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 27. Populasi penelitian ini terdiri dari 012 mahasiswa aktif, dan sampel diambil menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%, sehingga jumlah sampel yang digunakan adalah 95 mahasiswa. Data primer diperoleh melalui kuesioner digital (Google For. , yang disebarkan secara daring melalui media sosial seperti Instagram. Facebook, dan WhatsApp, serta secara luring dengan wawancara langsung. HASIL Uji Regresi Sederhana Uji Kepercayaan terhadap Minat Penggunaan Tabel 1. Uji Kepercayaan terhadap Minat Penggunaan Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Sig. Coefficients Std. Error Beta (Constan. Kepercayaan Dependent Variable: Minat Penggunaan Sumber: Hasil SPSS Versi 27 Tabel diatas menunjukkan bahwa nilai t hitung variable kepercayaan sebesar 1,394 sedangkan t tabel sebesar 1,983. Sehingga dapat disimpulkan bahwa t hitung kurang dari t tabel dengan nilai 1,394 < 1,983, dimana tidak terdapat pengaruh antara kepercayaan terhadap minat H1 (Ditola. Uji Literasi Keuangan terhadap Minat Penggunaan Tabel 2. Uji Literasi Keuangan terhadap Minat Penggunaan Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Sig. Coefficients Std. Error (Constan. Literasi Keuangan Dependent Variable: Minat Penggunaan Sumber: Hasil SPSS Versi 27 Beta Andriani. et al. Pengaruh Kepercayaan. Literasi KeuanganA Tabel diatas menunjukkan bahwa nilai t hitung variable Literasi Keuangan sebesar 663 sedangkan t tabel sebesar 1,983. Sehingga dapat disimpulkan bahwa t hitung lebih besar dari t tabel dengan nilai 27. 7663 > 1,983, dimana terdapat pengaruh antara Literasi Keuangan terhadap minat penggunaan. H2 (Diterim. Uji Fitur Layanan terhadap Minat Penggunaan Tabel 3. Uji Fitur Layanan terhadap Minat Penggunaan Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Sig. Coefficients Std. Error (Constan. Fitur Layanan Beta Dependent Variable: Minat Penggunaan Sumber: Hasil SPSS Versi 27 Tabel diatas menunjukkan bahwa nilai t hitung variable Fitur layanan sebesar 7. sedangkan t tabel sebesar 1,983. Sehingga dapat disimpulkan bahwa t hitung lebih besar dari t tabel dengan nilai 10. 247 > 1,983, dimana terdapat pengaruh antara Fitur layanan terhadap minat penggunaan. H3 (Diterim. Koefisien Determinasi . cI2 ) Tabel 4. Ringkasan Uji Hipotesis Model Summaryb Model R Square Adjusted R Std. Error of the Square Estimate Predictors: (Constan. Fitur Layanan. Kepercayaan. Literasi Keuangan Dependent Variable: Minat Penggunaan Sumber: Hasil SPSS Versi 27 Berdasarkan tabel menunjukan bahwa nilai koefisien determinasi ycI2 dinyatakan dalam R square sebesar 0,881. Hal tersebut berarti Kepercayaan (X. Literasi Keuangan (X. dan Fitur Layanan (X. Secara bersama-sama mampu mempengaruhi 88,1% perubahan pada Minat Penggunaan (Y) dan sisanya 11,9% dipengaruhi oleh faktor lain. Andriani. et al. Pengaruh Kepercayaan. Literasi KeuanganA Uji Regresi Berganda (Uji . Tabel 5. Analisis Regresi Berganda Uji t Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Sig. Coefficients Std. Error (Constan. Kepercayaan Literasi Keuangan Fitur Layanan Beta Dependent Variable: Minat Penggunaan Sumber: Hasil SPSS Versi 27 Berdasarkan hasil analisis regresi berganda, diperoleh persamaan regresi Y = 2. - 0,26X1 0,978X2 - 0,019X3 e, yang menggambarkan hubungan antara Minat Penggunaan (Y) dengan Kepercayaan (X. Literasi Keuangan (X. , dan Fitur Layanan (X. Nilai koefisien korelasi Kepercayaan (X. sebesar -0,26 menunjukkan bahwa jika Kepercayaan berkurang 1 poin, maka Minat Penggunaan akan berkurang sebesar 0,26 poin, mengindikasikan hubungan negatif antara kedua variabel tersebut. Sementara itu. Literasi Keuangan (X. dengan koefisien korelasi sebesar 0,978 menunjukkan hubungan positif yang kuat, dimana setiap peningkatan 1 poin pada Literasi Keuangan akan meningkatkan Minat Penggunaan sebesar 0,978 poin. Di sisi lain. Fitur Layanan (X. memiliki koefisien korelasi -0,019, yang berarti bahwa pengurangan 1 poin pada Fitur Layanan hanya akan menurunkan Minat Penggunaan sebesar 0,019 poin, yang menunjukkan hubungan negatif namun sangat lemah. Secara keseluruhan. Literasi Keuangan memiliki pengaruh yang paling signifikan terhadap Minat Penggunaan, sedangkan Kepercayaan dan Fitur Layanan memiliki pengaruh yang lebih kecil. Pengujian Signifikansi Dengan Uji t Uji ini dilakukan untuk melihat apakah variabel bebas atau variabel independen yang ada dalam model memiliki pengaruh yang secara bersama-sama terhadap variabel terikat atau variabel dependen. adapun keputusan dalam uji F yaitu: ya0 Diterima dan ya1 ditolak jika nilai t-hitung < dari t-tabel atau jika signifikan > 0,05. ya0 Ditolak dan ya1 diterima jika nilai t-hitung > dari t-tabel atau jika signifikan < 0,05. Berdasarkan tabel 5, dapat dilihat bahwa dapat disimpulkan bahwa: Variabel literasi keuangan (X. menunjukan bahwa nilai t- hitung sebesar -. Andriani. et al. Pengaruh Kepercayaan. Literasi KeuanganA 983 nilai t-tabel, dengan nilai signifikan sebesar 0,481>0,05 maka tidak terjadi pengaruh Kepercayaan terhadap Minat penggunaan. Variabel literasi keuangan (X. menunjukan bahwa nilai t-hitung adalah 0,978 < 984 nilai t-tabel dengan nilai signifikan sebesar 0,000<0,05 maka terjadi pengaruh literasi keuangan terhadap Minat penggunaan adalah positif dan signifikan. Variabel Fitur Layanan (X. menunjukan bahwa nilai t-hitung adalah - 0,019 < 1,983 nilai t-tabel dengan nilai signifikan sebesar 0,754>0,05 maka tidak terjadi pengaruh Fitur Layanan terhadap Minat penggunaan. Hasil Pengujian Dengan Uji F Hipotesis ini menguji analisis regresi berganda dengan bantuan aplikasi statistik dan menyatakan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan tingkat literasi keuangan dengan pembelajaran secara bersama-sama terhadap pembelajaran. Ringkasan hasil uji hipotesis ketiga dapat dilihat dalam tabel berikut: jika F-hitung > F-tabel dan nilai signifikansi < 0,05, maka variabel independen secara simultan . ersama-sam. berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen. Jika F-hitung < F-tabel dan nilai signifikansi > 0,05, maka variabel independen secara simultan . ersama-sam. tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen. Tabel 6. Analisis Regresi Berganda Uji F ANOVAa Model Sum of Squares Mean Square Regression Residual Total Sig. Dependent Variable: Minat Penggunaan Predictors: (Constan. Fitur Layanan. Kepercayaan. Literasi Keuangan Sumber: Hasil SPSS Versi 27 Berdasarkan hasil tersebut, dapat dilihat bahwa F-hitung adalah 251. 848 > nilai F-tabel yaitu sebesar 2. 69 serta memiliki nilai signifikan sebesar 0,000 < dari 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel kepercayaan (X. , literasi keuangan (X. dan fitur layanan (X. secara simultan . ersama-sam. berpengaruh signifikan terhadap variabel Minat Penggunaan (Y). H4 (Diterim. DISKUSI Andriani. et al. Pengaruh Kepercayaan. Literasi KeuanganA Kepercayaan (X. diduga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat penggunaan dompet digital DANA dalam transaksi keuangan (Y) pada mahasiswa Universitas Bina Insan, namun hasil uji menunjukkan bahwa H1 ditolak. Nilai t hitung untuk kepercayaan sebesar 1,394, lebih kecil dari t tabel 1,983, yang menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh signifikan antara kepercayaan dan minat penggunaan. Temuan ini serupa dengan penelitian Dewi et al. , yang menyatakan literasi keuangan tidak berpengaruh terhadap minat penggunaan dompet digital, namun berbeda dengan hasil penelitian oleh Septiani & Muzayanah . yang menunjukkan pengaruh signifikan secara simultan antara variabel kepercayaan dan minat penggunaan dompet digital. Penelitian Priyono . menyatakan bahwa dalam transaksi digital yang berisiko, kepercayaan menjadi faktor penting agar pengguna merasa aman dan bersedia bertransaksi. Literasi Keuangan (X. terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat penggunaan dompet digital DANA (Y), dengan H2 diterima. Nilai t hitung untuk literasi keuangan adalah 27,663, lebih besar dari t tabel 1,983, yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan terhadap minat penggunaan. Hasil ini sejalan dengan penelitian Ong & Mn . dan didukung oleh penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa literasi keuangan yang lebih tinggi berhubungan dengan meningkatnya minat menggunakan aplikasi keuangan. Fitur layanan (X. juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat penggunaan dompet digital DANA (Y), dengan H3 diterima. Nilai t hitung untuk fitur layanan adalah 7,573, yang lebih besar dari t tabel 1,983, menunjukkan bahwa fitur layanan memengaruhi minat penggunaan. Penelitian ini sejalan dengan Desita & Dewi . yang menemukan bahwa fitur layanan berpengaruh signifikan terhadap minat menggunakan dompet digital. Hasil penelitian ini juga mendukung temuan Agustina . yang menyatakan bahwa fitur layanan memengaruhi minat menggunakan internet banking. Secara simultan, variabel kepercayaan (X. , literasi keuangan (X. , dan fitur layanan (X. berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan dompet digital DANA (Y), dengan H4 Berdasarkan hasil uji, nilai F-hitung sebesar 251. 848 lebih besar dari F-tabel 2,69, dan nilai signifikan 0,000 yang lebih kecil dari 0,05 menunjukkan pengaruh signifikan antara ketiga variabel terhadap minat penggunaan. Temuan ini sejalan dengan penelitian Mikfha & Wediawati . yang menyatakan bahwa kepercayaan dan literasi keuangan berpengaruh signifikan, meskipun fitur layanan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Perbedaan hasil penelitian ini mungkin disebabkan oleh perbedaan responden yang belum memiliki penghasilan tetap dan perbedaan lokasi atau objek penelitian, seperti yang juga Andriani. et al. Pengaruh Kepercayaan. Literasi KeuanganA ditemukan dalam penelitian Wibowo et al. yang menunjukkan pengaruh signifikan fitur layanan terhadap minat menggunakan E-money. KESIMPULAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan tidak berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan, nilai t hitung untuk kepercayaan adalah 1,394, yang lebih kecil dari t tabel 1,983, sehingga dapat disimpulkan bahwa kepercayaan tidak memengaruhi minat penggunaan. Sebaliknya, literasi keuangan terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap minat penggunaan. Nilai t hitung literasi keuangan sebesar 27,663 lebih besar dari t tabel 1,983, menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh signifikan. Fitur layanan juga menunjukkan pengaruh signifikan terhadap minat penggunaan. Nilai t hitung fitur layanan adalah 7,573, yang lebih besar dari t tabel 1,983, menandakan pengaruh signifikan. Secara simultan, kepercayaan, literasi keuangan, dan fitur layanan berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan, dengan F-hitung sebesar 251,848 yang lebih besar dari F-tabel 2,69, serta nilai signifikan sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05, menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut secara bersama-sama memengaruhi minat penggunaan. REKOMENDASI Literasi keuangan merupakan hal yang sangat penting untuk terus ditingkatkan, baik di kalangan mahasiswa maupun masyarakat umum. Edukasi tentang pengelolaan keuangan perlu dilakukan secara lebih intensif agar masyarakat dapat memahami cara mengelola uang di tengah kemudahan teknologi yang bisa memicu pengeluaran berlebihan. Bagi mahasiswa, penting untuk menumbuhkan kontrol diri agar dapat mengatur perilaku keuangan dengan baik dan membentuk literasi keuangan yang lebih matang. Sementara itu, bagi peneliti di masa depan, disarankan untuk mengeksplorasi variabel lain sebagai variabel independen, baik yang bersifat internal maupun eksternal, guna memahami faktor-faktor yang lebih luas yang dapat memengaruhi variabel dependen. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pembimbing dan dosen yang telah memberikan bimbingan, arahan, serta masukan yang sangat berharga dalam penyelesaian penelitian ini. Terima kasih pula kepada semua responden yang telah meluangkan waktu untuk berpartisipasi dan memberikan data yang dibutuhkan. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada pihak-pihak yang tidak dapat disebutkan satu per satu, yang turut Andriani. et al. Pengaruh Kepercayaan. Literasi KeuanganA memberikan dukungan dalam kelancaran penelitian ini. Semoga penelitian ini dapat memberikan kontribusi positif dalam perkembangan ilmu pengetahuan. REFERENSI