Jurnal Ekonomi dan Bisnis. Vol. 13 No. 3 September 2024 P - ISSN : 2503-4413 E - ISSN : 2654-5837. Hal 312 Ae 318 Peran Pengaruh Green Accounting terhadap Likuiditas. Profitabilitas, dan Leverage Perusahaan pada PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Periode 2020-2022 Devina Shava Amalia Progam Studi Akuntansi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Indonesia Anggun Pratiwi Progam Studi Akuntansi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Indonesia Sausan Nada Salsabila Progam Studi Akuntansi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Indonesia Maria Yovita R. Pandin Progam Studi Akuntansi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Indonesia Penulis Korespondensi Devina Shava Amalia shavaamalia602@gmail. Article Info Abstract Article History : Received 11 Jun - 2024 Accepted 10 Sep - 2024 Available Online 15 Sep Ae 2024 Knowing whether or not there is an effect of green accounting on the entity's liquidity, profitability, and leverage is the purpose of this The sample of this study is one cement producer entity listed on the IDX from 2020 to 2022, namely PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. The data used comes from the annual report and sustainability report of the entity PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk for the period 2020-2022. The hypothesis test used in this study is a simple linear regression analysis test using the SPSS program. Liquidity, profitability and leverage are dependent variables with environmental costs as independent variables. The analysis results show that although environmental cost is an indicator of green accounting, this cost has no significant impact on the entity's financial performance indicators, such as liquidity, profitability, and leverage. Keyword : Green Accounting. Liquidity. Profitability. Leverage. Environmental Costs. Financial Performance. PENDAHULUAN Kinerja keuangan suatu entitas merupakan takaran apakah suatu entitas tersebut mampu menggunakan modalnya untuk mengelola dan mengendalikan sumber dayanya secara efektif dan efisien. Bagi merupakan salah satu hal krusial yang selalu dipantau investor ketika hendak berinvestasi pada entitas yang diminati, karena entitas dengan kinerja keuangan yang baik umumnya mempunyai kepercayaan masyarakat yang Salah menggunakan kinerja keuangannya adalah dengan mengoptimalkan sumber dayanya dalam menghadapi perubahan lingkungan (Harianja dan Riyadi, 2. Dalam hal ini, entitas dapat mengadopsi akuntansi hijau untuk memfasilitasi kemampuan entitas dalam meminimalkan permasalahan lingkungan yang akan atau sedang dihadapi oleh entitas (Hamidi, 2. Salah satu industri yang saat ini direkomendasikan untuk mengadopsi akuntansi ramah lingkungan dalam pelaporan keuangan adalah sektor bahan baku karena penggunaan sumber daya alam secara intensif dapat menimbulkan dampak lingkungan yang serius seperti polusi, degradasi habitat, hingga meningkatnya emisi gas rumah kaca. Akuntansi ramah lingkungan seperti green accounting memungkinkan perusahaan di lapangan untuk mengidentifikasi bidangbidang meningkatkan efisiensi, mengurangi limbah, dan menghemat biaya. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk merupakan entitas yang termasuk dalam sektor bahan baku yang memproduksi semen. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk merupakan entitas swasta terbuka yang merupakan anak perusahaan Birchwood Omnia Ltd (Laporan Tahunan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, 2. Perusahaan yang menerapkan green accounting diyakini dapat meningkatkan masyarakat lokal di sekitar aktivitas Penerapan akuntansi hijau pada perkembangan positif dan meningkatkan image entitas di mata publik yang mengonsumsi produknya sehingga dapat meningkatkan mutu entitas dimata investor. Penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Burhany . dan Zainab dan Burhany . memaparkan bahwa environmental costs memiliki pengaruh terhadap financial performance sebagai indikator variabel akuntansi hijau. Di sisi lain, penelitian oleh Angelina dan Nursasi . serta Harianja dan Riyadi . memaparkan bahwa environmental costs tidak memberikan pengaruh secara signifikan terhadap financial Berdasarkan latar belakang, topik ini kami pilih untuk mengetahui apakah penerapan akuntansi hijau pada unit bisnis PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk diterapkan terhadap kinerja keuangan entitas. Kami berinisiatif untuk melakukan penelitian dengan judul AuPengaruh Green Accounting Terhadap Likuiditas. Profitabilitas, dan Leverage Entitas Pada PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Periode 2020-2022Ay. Rumusan Masalah Masalah yang peneliti angkat adalah apakah penerapan green accounting yang diterapkan oleh PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk berpengaruh secara signifikan terhadap financial performance entitas. Tujuan Penelitian Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah green accounting yang diterapkan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk berpengaruh terhadap kinerja keuangan entitas. KAJIAN PUSTAKA Akuntansi Hijau Akuntansi Hijau, yang sering dikenal sebagai Green accounting, adalah bidang studi yang dipengaruhi serta mempengaruhi oleh Penerapan akuntansi hijau dalam sebuah bisnis diharapkan dapat berdampak positif pada lingkungan karena bisnis tersebut akan patuh mengikuti aturan-aturan yang berkaitan dengan akuntansi hijau dalam menjalankan usahanya. (Mustofa, dkk. , 2. Biaya Lingkungan Biaya lingkungan (Environmental Cost. terdiri dari gabungan pengeluaran yang paling tampak dalam mengukur yang tidak Biasanya, environmental costs berkaitan dengan biaya terkait pembuatan produk, sistem, proses, ataupun fasilitas penting dalam suatu usaha agar keputusan yang diambil oleh manajemen dapat mengalami peningkatan yang lebih baik. (Dewi, 2. Rasio Biaya Lingkungan dapat dihitung menggunakan Indeks Kasmir . beropini bahwa rasio lancar . uga dikenal dengan current rati. digunakan untuk menilai seberapa mampu suatu entitas dapat membayar utang lancar atau utang yang segera jatuh tempo ketika seluruhnya ditagih. Utang atau kewajiban ini harus terbayar lunas dalam waktu kurang dari satu tahun. Rasio lancar (Current Rasi. dapat dihitung menggunakan Rasio (Current Rasi. <=>? @A? <==>?) ycu 100% D?A? @F=) Biaya Lingkungan yeo yayaya% ycyeIyeayeIyeCyecyeCyeiyeCyea ycAyeIyeiyea . cAyeIyei ycyeIyeyeIyeayenyeIye. ycyeOyeCyeoyeC ycyeOyeayeOyeUyenyeayeOyeCyea . cyeayeyeOyeeyeayeayeayeIyeayeiyeCyes ycyeayeiyeiye. Kinerja Keuangan Kinerja sebagai penetapan standar tertentu yang dapat digunakan untuk mengevaluasi keefektifan suatu entitas dalam menghasilkan profit demi keberlangsungan hidup perusahaan (Ningsih dan Rachmawati, 2. Menurut Hwihanus, dkk. kinerja keuangan harus dipertahankan dan ditingkatkan karena kinerja keuangan adalah salah satu alat utama perusahaan untuk memastikan kelangsungan hidup perusahaan dan dukungan investor. Kinerja keuangan tercermin dalam laporan keuangan di mana rasio likuiditas, profitabilitas dan leverage perusahaan yang menjadi indikator financial pengambilan keputusan dan menciptakan nilai Profitabilitas Daya Profitabilitas merupakan perbandingan yang digunakan suatu entitas untuk menaksir kemampuannya dalam upaya mendapatkan keuntungan yang dihasilkan oleh perusahaan dari penjualan dan capital gain dalam waktu-waktu tertentu (Kasmir, 2. Brigham & Houston . mengemukakan bahwa daya laba sendiri merujuk pada dampak penggabungan atas likuiditas, manajemen aset, dan utang hasil operasi perusahaan secara keseluruhan. Entitas yang mempunyai kemampuan menghasilkan profit yang baik menunjukkan bahwa entitas tersebut memiliki kinerja perusahaan yang positif. Pengukuran Profitabilitas Rasio Profit Terhadap Total Aset (Return On Asset. Menurut Parengkuan . Pengembalian Aset (ROA) merupakan rasio antara Laba tahun berjalan dan aktiva untuk mengukur tingkat pengembalian total investasi perusahaan. Perbandingan ini adalah salah satu indikator yang berperan penting dalam mengetahui besaran daya laba . suatu perusahaan. Return on Asset (ROA) menunjukkan ukuran efisiensi dalam memperoleh keuntungan melalui penggunaan aktiva yang dimiliki suatu entitas. Return Of Assets menggunakan rumus: Return On Assets (ROA) = HC=FEa (J>? KCLMF?) ycu 100% Likuiditas Likuiditas adalah perbandingan yang kesanggupan suatu entitas untuk melunasi utang lancarnya (Brigham dan Houston. Melihat hubungan antara aset lancar dan kewajiban lancar adalah salah satu cara untuk mengetahui tingkat likuiditas suatu Likuiditas membandingkan utang lancar suatu entitas dengan aset lancar yang ada untuk memenuhi kewajiban perusahaan. Pengukuran Likuiditas Rasio Lancar (Current Rasi. NL?<@ O=>? (NL?<@ O==>?=) Accounting berdampak pada Likuiditas. Profitabilitas, dan Leverage PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Data konkrit penelitian berasal dari situs website entitas yang mencakup annual report dan laporan keberlanjutan selama periode tahun 20202022. Indikator yang digunakan dalam penelitian ini Indikator pengukuran untuk variabel Green Accounting: Biaya Lingkungan. Indikator pengukuran untuk variabel Likuiditas: CR (Current Rasi. Profitabilitas: ROA (Return of Asse. Leverage: Debt to Asset Ratio (DAR). Pengujian hipotesis dilakukan melalui Uji Regresi Sederhana dalam program IBM SPSS Statistic versi 26. Uji regresi ini tidak hanya menilai hubungan antara dua variabel atau lebih, namun juga menunjukkan independent variable berhubungan satu sama Leverage Menurut Kasmir . Leverage adalah perbandingan yang berguna dalam menilai kapasitas entitas dalam melunasi seluruh kewajiban keuangannya, baik yang kurang dari satu tahun maupun lebih dari itu. Nilai rasio leverage yang lebih tinggi mengindikasikan risiko investasi yang semakin tinggi. (Putri & Miftah, 2. Secara singkat, leverage didefinisikan sebagai pengganda ekuitas yang dihitung oleh entitas untuk menunjukkan besaran utang yang sebenarnya dimanfaatkan untuk membeli Dalam konteks keuangan entitas, leverage mengacu pada proporsi total liabilitas entitas terhadap total ekuitas atau aset. Pengganda ekuitas di sini mengacu pada penggunaan utang oleh entitas untuk membiayai pembelian aset. Konsep ini didasarkan pada ide bahwa dengan meningkatkan jumlah aset yang dapat dikontrol dengan jumlah ekuitas yang sama. Pengukuran Leverage Rasio Total Liabilities terhadap Total Assets (Debt to Assets Rati. Menurut Hery . Debt to Asset Ratio adalah perbandingan yang diperoleh dari membagi total kewajiban perusahaan dengan total aset. Perbandingan ini berguna dalam menilai kesehatan keuangan Rasio yang semakin tinggi mengindikasikan risiko yang lebih besar untuk Debt to Assets dapat dihitung menggunakan rumus: Debt Assets (DAR) NL?<@ P?G?) ycu 100% Kerangka Konseptual Hipotesis H1: Akuntansi hijau dengan indikator Biaya Lingkungan berpengaruh secara signifikan terhadap Likuiditas PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk periode 2019-2022. H2: Akuntansi hijau dengan indikator Biaya Lingkungan berpengaruh secara signifikan terhadap Profitabilitas PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk periode 2019-2022. NL?<@ O=>? (NL?<@ O==>?=) METODE PENELITIAN Peneliti penelitian kuantitatif dengan menggunakan data yang konkrit (Sugiyono, 2018:. Uji statistik digunakan sebagai uji perhitungan dalam upaya untuk mengetahui apakah Green H3: Akuntansi hijau dengan indikator Biaya Lingkungan berpengaruh secara signifikan terhadap Leverage PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk periode 2019-2022. Tabel 2. Dependent Variable: Likuiditas Penjelasan: Hasil analisis uji t tabel menunjukkan bahwa nilai t hitung dari koefisien biaya lingkungan yang diperoleh sebesar 0,037. Jika alpha = 5%, dengan nilai t tabel = 12,706. Karena nilai t hitung 0,037 < 12,706 dan nilai signifikansi diperoleh 0,976 > 0,05. maka H1 ditolak yang artinya tidak ada pengaruh secara signifikan dari biaya lingkungan terhadap Hal mengindikasikan bahwa environmental costs . iaya lingkunga. yang dihasilkan oleh entitas tidak berdampak signifikan terhadap kemampuan bisnis dalam memenuhi utang jangka pendeknya menggunakan aset Biaya lingkungan terhadap Profitabilitas PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Tabel 3. Teknik analisis data Uji Regresi Linear Sederhana Regresi merupakan alat analisis yang dapat berguna untuk melihat pengaruh atau . ersimbolkan X) terhadap dependent variable . ersimbolkan Y). Penentuan atas ada tidaknya pengaruh independent variable terhadap dependent variable dapat ditentukan dengan menggunakan uji t dan uji signifikansi. Fungsi regresi linear sederhana untuk melihat dampak independent variable terhadap dependent variable yang berbentuk linier dimana hanya ada satu independent variable dan satu dependent variable. PEMBAHASAN Tabel 1. Dependent Variable: Profitabilitas Penjelasan: Hasil analisis uji t tabel menunjukkan bahwa nilai t hitung dari koefisien biaya lingkungan yang diperoleh sebesar -0,262. Jika alpha = 5%, nilai t tabel = 12,706. Karena t hitung -0,262 < 12,706 dan nilai signifikansi diperoleh 0,837 > 0,05. maka H1 ditolak yang artinya tidak terdapat pengaruh secara signifikan dari biaya lingkungan terhadap profitabilitas entitas. Hal ini membuktikan bahwa kapasitas entitas dalam mewujudkan laba dari keseluruhan kegiatan operasionalnya yang berkaitan dengan penjualan dan investasi tidak dipengaruhi oleh biaya lingkungan yang Biaya lingkungan terhadap Leverage PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Biaya lingkungan terhadap Likuiditas PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Tabel 4. dipengaruhi tidak hanya oleh aspek tertentu seperti biaya lingkungan, tetapi juga oleh indikator seperti pertumbuhan saham Pertumbuhan harga saham ini berdampak lebih langsung terhadap kinerja keuangan entitas. Dependent Variable: Leverage Penjelasan: Hasil analisis uji t tabel menunjukkan bahwa nilai t hitung dari koefisien biaya lingkungan yang diperoleh sebesar -0,238. Jika alpha = 5% maka nilai t tabel = 12,706. Karena t hitung -0,238 < 12,706 dan nilai signifikansi diperoleh 0,851 > 0,05. maka H1 ditolak yang artinya tidak terdapat pengaruh secara signifikan dari biaya lingkungan Hal mengimplikasikan bahwa biaya lingkungan tidak berdampak pada utang entitas, karena entitas cenderung menggunakan modal pada ekuitas ketika mendanai aset. Hasil penelitian secara keseluruhan membuktikan jika indikator biaya lingkungan tidak mempengaruhi secara signifikan terhadap indikator financial performance PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk: likuiditas, profitabilitas, dan leverage perusahaan. Hal ini sesuai dengan penelitian Angelina dan Nursasi . yang menunjukkan hasil bahwa environmental costs tidak berdampak atau mempengaruhi financial performance suatu Hal ini karena semua biaya, termasuk biaya lingkungan, diperhitungkan oleh entitas yang hanya berfokus pada peningkatan laba karena biaya yang besar menyebabkan laba akan menurun. Namun banyak entitas yang tidak mempertimbangkan dampak biaya lingkungan terhadap keuntungan. Beberapa entitas mencatat biaya lingkungan yang dikeluarkannya sebagai biaya administrasi dan biaya overhead, sementara yang lain menganggap biaya lingkungan sebagai biaya sukarela dan memasukkannya ke dalam modal dalam laporan tahunan untuk menjaga reputasi sosial bagi masa depan entitas dan meningkatkan kinerja entitas bagian dari Kepeduliannya terhadap lingkungan memiliki citra yang lebih positif. Harianja dan Riyadi . percaya bahwa kinerja keuangan dapat KESIMPULAN Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh green accounting terhadap Likuiditas. Profitabilitas, dan Leverage entitas pada entitas semen PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk selama periode 2020-2022. Berdasarkan hasil pengujian yang kami lakukan, kami dapat mengambil kesimpulan yaitu berdasarkan pembahasan di atas, terlihat bahwa environmental costs tidak memiliki pengaruh yang signifikan atas tiga indikator kinerja keuangan entitas semen PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Periode 2020 sampai dengan 2022 dengan indikator tersebut yaitu Likuiditas. Profitabilitas. Leverage kedua entitas. REFERENSI