Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat https://jippm. Vol. No. 1 Juni 2026. Hal. DOI: https://doi. org/10. 54082/jippm. Pendampingan Inovasi Produk Kreatif Hibrida Limbah Tekstil-Mendong dengan Penguatan Manajemen Usaha Berbasis IT pada UMKM Jempol Jaya Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat Bambang Kelana Simpony*1. Dini Silvi Purnia2. Cepi Cahyadi3. Reza Adzi Permana4. Ilham Farhanul Hakim5 1,2,3,4,5 Sistem Informasi. Fakultas Teknik & Informatika. Universitas Bina Sarana Informatika. Indonesia *e-mail: bambang. bky@bsi. id1, dini. dlv@bsi. id2, cepi. ccd@bsi. id3, rezaadzi3@gmail. ilhamfh015@gmail. Artikel dikirim: 26 Mei 2026. Revisi: 09 Juni 2026. Diterima: 10 Juni 2026. Dipublikasikan : 10 Juni 2026. Abstrak Kerajinan anyaman mendong merupakan salah satu produk unggulan khas Tasikmalaya yang memiliki nilai budaya, ekonomi, dan lingkungan karena menggunakan bahan alami yang ramah lingkungan. Namun, keberlangsungan kerajinan ini menghadapi berbagai tantangan, seperti menurunnya minat pasar terhadap produk konvensional, kurangnya inovasi produk, serta keterbatasan kemampuan pelaku UMKM dalam mengelola usaha dan memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran. Permasalahan tersebut juga dialami oleh UMKM Jempol Jaya Tasikmalaya yang masih memerlukan penguatan pada aspek inovasi produk, manajemen usaha, dan pemasaran berbasis teknologi informasi. Melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM), dilakukan serangkaian kegiatan untuk meningkatkan kapasitas mitra melalui pelatihan, pendampingan, penerapan teknologi, dan evaluasi program. Materi pelatihan mencakup pengembangan produk kreatif berbasis kombinasi mendong dan limbah tekstil, pemasaran digital melalui media sosial dan marketplace, pengelolaan usaha berbasis teknologi informasi, serta teknik pengemasan dan fotografi produk. Evaluasi dilakukan menggunakan metode pretest dan post test untuk mengukur peningkatan kompetensi Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang signifikan pada seluruh aspek pelatihan. Mitra mampu menghasilkan produk inovatif yang lebih modern dan bernilai jual tinggi serta mulai memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi dan pemasaran. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan daya saing UMKM sekaligus mendukung pelestarian kerajinan mendong melalui inovasi dan transformasi digital yang berkelanjutan. Kata Kunci: Digital Marketing. Kerajinan Mendong. Manajemen Usaha. Pemberdayaan UMKM. Teknologi Informasi. UMKM Kreatif Abstract Mendong weaving is one of TasikmalayaAos distinctive handicraft products with cultural, economic, and environmental value due to its use of natural and eco-friendly materials. However, its sustainability is increasingly challenged by declining market interest in conventional products, limited product innovation, and inadequate business management and digital marketing capabilities among small and medium enterprises (SME. These challenges are experienced by Jempol Jaya SME in Tasikmalaya, which requires improvements in product innovation, business management, and information technology-based marketing. This Community Partnership Program (PKM) was implemented to enhance the partnerAos capacity through training, technology adoption, mentoring, and evaluation activities. The training covered creative product innovation by combining mendong and textile waste materials, digital marketing through social media and online marketplaces, information technology-based business management, as well as product packaging and photography Program evaluation was conducted using pre-test and post-test methods to measure participantsAo competency improvement. The results indicated a significant increase in participantsAo knowledge and skills across all training aspects. The partner successfully developed innovative and marketable products while improving the utilization of digital media for promotion and marketing activities. The program contributed positively to strengthening SME competitiveness and supporting the preservation of mendong handicrafts through innovation and sustainable digital transformation. Keywords: Business Management. Creative Msmes. Digital Marketing. Information Technology. Mendong Crafts. Msme Empowerment P-ISSN 2830-2303 | E-ISSN 2830-1773 Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat https://jippm. Vol. No. 1 Juni 2026. Hal. DOI: https://doi. org/10. 54082/jippm. PENDAHULUAN Analisis Situasi dan Permasalahan Mitra Kerajinan anyaman mendong merupakan salah satu warisan budaya dan produk unggulan khas Kota Tasikmalaya yang telah berkembang secara turun-temurun(Iis Miati, 2. Kerajinan ini tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga nilai budaya dan lingkungan karena menggunakan bahan alami yang ramah lingkungan(Arif, 2. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, keberadaan kerajinan mendong di Tasikmalaya menunjukkan kecenderungan semakin menurun dan terancam punah (Nurbillah et al. , 2. Berkurangnya jumlah perajin, minimnya regenerasi pengrajin muda, serta rendahnya minat pasar terhadap produk konvensional menjadi faktor utama yang menyebabkan melemahnya eksistensi kerajinan mendong (Ruja, 2. Di sisi lain, perubahan selera konsumen yang semakin dinamis menuntut produk kerajinan yang tidak hanya fungsional, tetapi juga inovatif, modern, dan memiliki nilai estetika tinggi(Simpony et al. , 2. Produk mendong konvensional yang cenderung memiliki desain monoton dan kurang mengikuti tren pasar menyebabkan daya tarik produk semakin menurun (Palilatil. & Mohamad, 2. Kondisi ini berdampak langsung pada menurunnya permintaan pasar dan pendapatan perajin, sehingga semakin sedikit masyarakat yang tertarik untuk mempertahankan usaha kerajinan mendong (Agus Sugianto, 2. UMKM Jempol Jaya Tasikmalaya merupakan salah satu pelaku usaha yang masih bertahan dalam produksi kerajinan mendong, dengan upaya awal mengombinasikan bahan mendong dan limbah tekstil. Inovasi ini menjadi peluang strategis untuk menjaga keberlanjutan kerajinan mendong agar tetap relevan dengan perkembangan pasar(Kartika et al. , 2. Namun demikian, keterbatasan pada aspek manajemen usaha dan pemasaran produk menyebabkan inovasi tersebut belum dikembangkan secara optimal dan berkelanjutan (Evelyn et al. , 2. Kondisi mitra dapat dilihat pada gambar 1 dibawah ini. Gambar 1. Kondisi Mitra Kondisi Mitra Sasaran Aspek Manajemen Usaha Ditinjau dari aspek manajemen. UMKM Jempol Jaya masih dikelola secara konvensional tanpa sistem pengelolaan usaha yang terstruktur. Pencatatan keuangan belum dilakukan secara rutin dan terpisah antara keuangan pribadi dan usaha, sehingga mitra kesulitan mengetahui kondisi keuangan usaha secara akurat(Jusridayanti, 2. Tidak tersedianya laporan keuangan sederhana menghambat perencanaan usaha dan pengambilan keputusan strategis. Manajemen produksi kerajinan mendong dan tekstil belum berbasis perencanaan yang Penentuan jumlah produksi masih mengandalkan perkiraan tanpa memperhitungkan tren pasar dan kapasitas produksi. Selain itu, belum terdapat standar operasional prosedur (SOP) tertulis yang mengatur proses produksi produk hibrida mendongAetekstil, sehingga kualitas produk belum konsisten. Keterbatasan pemanfaatan teknologi informasi dalam manajemen usaha juga menjadi hambatan utama dalam pengembangan inovasi produk secara berkelanjutan(Muhammad et al. , 2. P-ISSN 2830-2303 | E-ISSN 2830-1773 Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat https://jippm. Vol. No. 1 Juni 2026. Hal. DOI: https://doi. org/10. 54082/jippm. Aspek Pemasaran Produk Pada aspek pemasaran. UMKM Jempol Jaya masih mengandalkan metode pemasaran konvensional dengan jangkauan pasar yang terbatas. Produk kerajinan mendong yang bersifat tradisional cenderung kurang diminati oleh generasi muda dan pasar modern. Inovasi penggabungan mendong dengan bahan tekstil sebenarnya memiliki potensi besar untuk menarik segmen pasar yang lebih luas, namun belum didukung oleh strategi pemasaran yang tepat. Produk belum memiliki identitas merek . yang kuat yang menonjolkan nilai inovasi dan pelestarian budaya. Kemasan dan tampilan produk masih sederhana, serta belum memanfaatkan media digital seperti media sosial dan marketplace secara optimal. Penetapan harga produk belum didasarkan pada perhitungan biaya dan nilai inovasi produk, sehingga daya saing produk masih rendah. Kondisi ini menyebabkan inovasi produk mendongAetekstil belum dikenal secara luas dan belum mampu mengangkat kembali citra kerajinan mendong Tasikmalaya Mitra menghadapi kendala dalam memperluas jangkauan pemasaran karena masih mengandalkan strategi konvensional, seperti penjualan langsung di rumah, sistem konsinyasi di toko, serta partisipasi dalam pameran dan bazar. Selain itu, desain kemasan yang masih sederhana belum optimal sebagai media promosi. Mitra juga memiliki keterbatasan dalam pengetahuan bisnis, terutama dalam pengembangan usaha dan pemasaran digital, termasuk pemanfaatan media sosial. Berikut adalah data penjualan UMKM jempol jaya 1 tahun terakhir yang dapat dilihat pada tabel 1 dibawah ini. Tabel 1. Data Penjualan Bulan Januari 2025-Desember 2025 Bulan/Tahun Januari 2025 Febuari 2025 Maret 2025 April 2025 Mei 2025 Juni 2025 Juli 2025 Agustus 2025 September 2025 Oktober 2025 November 2025 Desember 2025 Jumlah Terjual (Uni. Harga Per Unit (R. Total Pendapatan (R. 780,000 Sumber : UMKM Jempol Jaya Tujuan Pelaksanaan Kegiatan dan Keterkaitannya Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas UMKM Jempol Jaya Tasikmalaya melalui penguatan aspek manajemen dan pemasaran usaha berbasis teknologi informasi. Secara khusus, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mitra dalam mengelola manajemen usaha secara profesional, memperbaiki sistem pencatatan keuangan, serta meningkatkan efektivitas pemasaran produk kerajinan mendong dan limbah tekstil melalui pemanfaatan media digital. Kegiatan ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDG. , khususnya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonom. dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawa. Selain itu, program ini mendukung Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi melalui keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam pemberdayaan UMKM serta penerapan keilmuan di masyarakat. Dalam konteks Asta Cita, kegiatan ini berkontribusi pada penguatan ekonomi kerakyatan berbasis UMKM dan pelestarian produk unggulan daerah. Program ini juga relevan dengan Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) pada bidang sosial ekonomi dan pengembangan UMKM, dengan fokus permasalahan pada penguatan manajemen dan pemasaran usaha kreatif. P-ISSN 2830-2303 | E-ISSN 2830-1773 Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat https://jippm. Vol. No. 1 Juni 2026. Hal. DOI: https://doi. org/10. 54082/jippm. Solusi Solusi yang ditawarkan dapat dilihat pada Tabel 2 dibawah ini: Solusi Yang Ditawarkan Tabel 2. Solusi Yang Ditawarkan Bidang Uraian Permasalahan Permasalahan Aspek Pemasaran Pemasaran Produk kerajinan mendong (Inovasi Produ. yang dihasilkan masih bersifat konvensional sehingga kurang Kerajinan mendong cenderung ditinggalkan, yang berdampak pada menurunnya penjualan kerajinan mendong. Pemasaran Strategi pemasaran masih (Digital Marketin. langsung dan pelanggan tetap. Pemanfaatan media sosial dan marketplace masih sangat terbatas sehingga jangkauan pasar dan volume penjualan belum optimal. Aspek Manajemen Manajemen Mitra belum memiliki sistem Usaha manajemen usaha yang tertata, tidak ada pencatatan keuangan digital, kesulitan menghitung biaya produksi dan laba rugi, perencanaan usaha yang jelas. Solusi yang Ditawarkan Indikator Capaian Kinerja Memberikan pendampingan bahan mendong dengan menghasilkan produk yang lebih modern, fungsional, dan sesuai dengan selera Terciptanya produk inovatif hibrida mendongAetekstil yang lebih menarik dan diterima masyarakat. Menyelenggarakan pelatihan pemasaran digital melalui pembuatan konten promosi produk inovatif mendongAe Peningkatan keterampilan mitra Memberikan pelatihan dan pendampingan manajemen usaha berbasis teknologi sederhana, pengelolaan arus kas, dan perencanaan usaha. Manajemen Usaha (Pendukung Pemasara. Pelatihan dan pendampingan pembuatan foto produk yang menarik dan eye catching untuk mendukung promosi produk mendongAetekstil. Peningkatan keterampilan mitra pencatatan keuangan Peningkatan keterampilan mitra dalam pembuatan foto pemasaran digital. Foto dan tampilan produk masih sederhana sehingga belum mampu mendukung promosi produk inovatif secara maksimal di media digital. Indikator Capaian Kinerja Dari Solusi Yang Ditawarkan Indikator capaian kinerja dari Solusi yang ditawarkan dapat dilihat pada Tabel 3 dibawah Tabel 3. Indikator Capaian Kinerja Solusi Yang Di Tawarkan Indikator Capaian Kinerja Aspek Pemasaran Menghadirkan Pelatihan Pengetahuan dan keterampilan mitra dalam melalui Pembuatan inovasi produk kreatif penggabungan bahan mendong penggabungan bahan mendong dengan dan tektil meningkat limbah tekstil untuk menghasilkan produk yang lebih modern P-ISSN 2830-2303 | E-ISSN 2830-1773 Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat https://jippm. Menghadirkan narasumber pada pelatihan dan pendampingan pemasaran digital melalui media sosial dan marketplace, termasuk pembuatan konten promosi produk inovatif mendongAetekstil Menghadirkan narasumber pada pelatihan dan pendampingan manajemen usaha berbasis teknologi informasi, meliputi pengelolaan arus kas, dan perencanaan Menghadirkan narasumber untuk Pelatihan dan pendampingan pembuatan foto produk yang menarik dan eye catching untuk mendukung promosi produk mendongAe Vol. No. 1 Juni 2026. Hal. DOI: https://doi. org/10. 54082/jippm. Tersedia produk hasil Pelatihan inovasi produk kreatif melalui penggabungan bahan mendong dengan limbah tekstil untuk menghasilkan produk yang lebih modern Pengetahuan dan keterampilan mitra dalam pemasaran digital melalui media sosial dan marketplace, termasuk pembuatan konten promosi produk inovatif mendongAe tekstil meningkat Tersedia Peningkatan keterampilan dan pengetahuan dari Pelatihan dan pendampingan pemasaran digital melalui media sosial dan marketplace, termasuk pembuatan konten promosi produk inovatif mendongAetekstil Pengetahuan dan keterampilan mitra dalam pelatihan dan pendampingan manajemen usaha berbasis teknologi informasi, meliputi pencatatan keuangan sederhana, pengelolaan arus kas, dan perencanaan usaha Meningkat Tersedia Peningkatan keterampilan dan pengetahuan dari Pelatihan dan pendampingan pemasaran digital melalui media sosial dan marketplace, termasuk pembuatan konten promosi produk inovatif mendongAetekstil Pengetahuan dan keterampilan mitra dalam Pelatihan dan pendampingan pembuatan foto produk yang menarik dan eye catching untuk mendukung promosi produk mendongAetekstil Meningkat Tersedia Peningkatan keterampilan dan pengetahuan dari Pelatihan dan pendampingan pembuatan foto produk yang menarik dan eye catching untuk mendukung promosi produk mendongAetekstil. METODE Kegiatan PKM ini berlangsung dari bulan April 2026 sampai dengan Desember 2026, dengan total kurang lebih 15 Anggota UMKM. Tahap Pelaksanaan Kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat dapat dilihat pada gambar 2 dibawah ini. Gambar 2. Tahapan pelaksanaan PKM Berikut penjelasan tahap pelaksanaan Sosialisasi Tahap sosialisasi merupakan langkah awal untuk menyamakan persepsi antara tim pengusul dan mitra UMKM Jempol Jaya Tasikmalaya terkait tujuan, manfaat, dan tahapan pelaksanaan program. Sosialisasi dilakukan melalui pertemuan langsung dengan pemilik dan tenaga kerja UMKM untuk menjelaskan konsep inovasi produk hibrida limbah tekstilAemendong, pentingnya penguatan manajemen usaha berbasis teknologi informasi (Nurhayati. & Yanti, 2. P-ISSN 2830-2303 | E-ISSN 2830-1773 Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat https://jippm. Vol. No. 1 Juni 2026. Hal. DOI: https://doi. org/10. 54082/jippm. serta peran dan komitmen mitra selama program berlangsung. Pada tahap ini juga dilakukan pemetaan awal kebutuhan mitra, kesiapan sumber daya, serta penentuan jadwal dan mekanisme pelaksanaan kegiatan secara partisipatif. Pelatihan Tahap pelatihan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra pada aspek pemasaran dan manajemen usaha. Pelatihan meliputi: . pelatihan inovasi produk kreatif melalui penggabungan bahan mendong dan limbah tekstil untuk menghasilkan produk yang lebih modern dan bernilai jual. pelatihan pemasaran digital melalui media sosial dan marketplace, termasuk pembuatan konten promosi. pelatihan manajemen usaha berbasis teknologi informasi, meliputi pencatatan keuangan sederhana, pengelolaan arus kas, dan perencanaan usaha. Metode pelatihan dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi, dan praktik langsung agar mudah dipahami dan diterapkan oleh mitra. Penerapan Teknologi Pada tahap ini, mitra didampingi dalam menerapkan teknologi informasi secara langsung dalam kegiatan usaha. Penerapan teknologi meliputi penggunaan aplikasi pencatatan keuangan digital (Susilawati et al. , 2. , pemanfaatan media sosial dan marketplace sebagai sarana pemasaran, serta penggunaan perangkat digital sederhana untuk pembuatan konten promosi dan foto produk. Tahap ini menekankan pada kemampuan mitra untuk mengoperasikan teknologi secara mandiri sehingga dapat mendukung pengelolaan usaha dan pemasaran produk inovatif mendongAetekstil secara berkelanjutan. Pendampingan dan Evaluasi Pendampingan dilakukan secara intensif selama dan setelah pelatihan untuk memastikan seluruh materi dan teknologi yang diperkenalkan dapat diterapkan dengan baik oleh mitra. Tim pengusul melakukan monitoring terhadap penerapan inovasi produk, manajemen usaha, dan strategi pemasaran digital. Evaluasi dilakukan melalui pengamatan langsung, diskusi, serta penilaian terhadap perubahan pengetahuan, keterampilan, dan kinerja usaha mitra. Hasil evaluasi digunakan sebagai dasar perbaikan dan penyesuaian strategi pendampingan agar capaian program dapat optimal (Salwa, 2. Keberlanjutan Program Keberlanjutan program dirancang dengan memperkuat kemandirian mitra dalam mengelola usaha dan mengembangkan inovasi produk (Amelia et al. , 2. Mitra didorong untuk terus mengembangkan variasi produk hibrida mendongAetekstil, memanfaatkan teknologi informasi dalam manajemen dan pemasaran, serta membangun jejaring pemasaran secara Selain itu, tim pengusul menyediakan panduan sederhana dan dokumentasi kegiatan sebagai referensi lanjutan bagi mitra. Program ini diharapkan menjadi model pengembangan UMKM kerajinan berbasis inovasi dan teknologi yang dapat direplikasi pada UMKM lain di wilayah Tasikmalaya. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini merupakan Kegiatan yang terselenggara berkat dukungan dana dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan. Kementerian Pendidikan Tinggi. Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Tahun Pendanaan 2026. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di UMKM Jempol Jaya Tasikmalaya dilaksanakan untuk menjawab permasalahan mitra yang telah teridentifikasi pada aspek Pemasaran dan Manajemen Usaha. Proses kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, mulai dari analisa situasi, persiapan transfer teknologi tepat guna, pelatihan dan pendampingan. P-ISSN 2830-2303 | E-ISSN 2830-1773 Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat https://jippm. Vol. No. 1 Juni 2026. Hal. DOI: https://doi. org/10. 54082/jippm. hingga monitoring dan evaluasi. Tahapan ini memungkinkan kegiatan berjalan terarah sesuai kebutuhan mitra Beberapa Kegiatan yang sudah dilaksanakan Pelatihan Manajemen Usaha UMKM Berbasis Teknologi Informasi Pelatihan dilaksanakan Pada hari sabtu, 23 Mei 2026 di UMKM Jempol Jaya, untuk kegiatan dapat dilihat pada gambar 3 dibawah ini. Gambar 3. Pelatihan Manajemen Usaha UMKM Berbasis Teknologi Informasi Pelatihan Inovasi Produk Kreatif Mendong-Tekstil Pelatihan dilaksanakan Pada Hari Minggu, 24 Mei 2026 di UMKM Jempol Jaya, untuk kegiatan dapat dilihat pada gambar 4 dibawah ini. Gambar 4. Pelatihan Inovasi Produk Kreatif Mendong-Tekstil Pelatihan Packaging dan Foto Produk UMKM Pelatihan dilaksanakan pada hari sabtu 30 Mei 2026, untuk kegiatan dapat dilihat pada gambar 5 dibawah ini. Gambar 5. Pelatihan Packaging dan Foto Produk UMKM Pelatihan Pemasaran Digital Produk UMKM Pelatihan dilaksanakan pada hari Minggu, 31 Mei 2026, untuk kegiatan dapat dilihat pada gambar 6 dibawah ini P-ISSN 2830-2303 | E-ISSN 2830-1773 Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat https://jippm. Vol. No. 1 Juni 2026. Hal. DOI: https://doi. org/10. 54082/jippm. Gambar 6. Pelatihan Pemasaran Digital Produk UMKM Hasil pelatihan selama 4 hari menghasilkan olahan kuesioner sebagai capaian luaran peningkatan kemampuan Mitra yang dapat dilihat pada Tabel 4 dibawah ini Tabel 4. Capaian Luaran Peningkatan Kemampuan Mitra Pernyataan Pelatihan ini meningkatkan pemahaman saya tentang inovasi produk berbahan mendong dan limbah tekstil. Saya mampu menggabungkan bahan mendong dan limbah tekstil menjadi produk yang lebih modern. Saya dapat membuat desain produk yang lebih kreatif dan memiliki nilai jual. Saya memiliki keterampilan baru dalam proses pembuatan produk mendongAetekstil. Pelatihan ini membantu saya meningkatkan kualitas dan variasi produk usaha. Pelatihan ini meningkatkan pemahaman saya tentang pemasaran digital untuk UMKM Saya mampu menggunakan media sosial untuk mempromosikan produk usaha. Saya dapat memasarkan produk melalui marketplace dengan lebih percaya diri. Saya mampu membuat konten promosi produk yang lebih Pengetahuan dan keterampilan pemasaran digital saya meningkat setelah mengikuti pelatihan ini. Pelatihan ini meningkatkan pemahaman saya tentang pencatatan keuangan usaha. Saya sekarang mampu membuat pencatatan pemasukan dan pengeluaran sederhana. Saya memahami cara mengelola arus kas usaha dengan lebih baik. Saya memiliki pemahaman lebih baik tentang perencanaan usaha dan pengembangan bisnis. Saya mampu memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung manajemen usaha. Pelatihan ini meningkatkan pemahaman saya tentang pentingnya foto produk untuk promosi. Saya mampu mengambil foto produk yang lebih menarik dan eye-catching. Saya dapat membuat tampilan foto produk yang lebih profesional untuk media promosi. Saya mampu membuat konten promosi menggunakan foto produk sendiri. Pengetahuan dan keterampilan saya dalam foto produk meningkat setelah pelatihan ini. P-ISSN 2830-2303 | E-ISSN 2830-1773 PreTest (Baselin. Post Test (Akhir Kegiata. Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat https://jippm. Vol. No. 1 Juni 2026. Hal. DOI: https://doi. org/10. 54082/jippm. Lebih jelasnya lagi hasil peningkatan kemampuan mitra pretest dan posttest dari hasil olahan kuesioner dapat dilihat dari diagram di gambar 7dibawah ini, kemampuan awal menunjukan hasil pengolahan pretest dan kemampuan akhir menunjukan hasil pengolahan post Gambar 7. Diagram Hasil Peningkatan Kemampuan Mitra Pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bersama pelaku UMKM Jempol Jaya yang merupakan UMKM kerajinan mendong menghasilkan berbagai capaian yang sesuai dengan permasalahan dan solusi yang telah dirumuskan sebelumnya. Pada aspek pemasaran khususnya inovasi produk, mitra yang sebelumnya masih menghasilkan kerajinan mendong secara konvensional dan kurang diminati pasar modern, kini mulai mampu mengembangkan produk yang lebih kreatif dan bernilai jual. Melalui pelatihan dan pendampingan inovasi produk dengan menggabungkan bahan mendong dan limbah tekstil, mitra memperoleh pemahaman baru mengenai desain produk yang lebih modern, fungsional, serta mengikuti tren pasar. Praktik langsung dan pendampingan desain produk memberikan dampak positif terhadap kemampuan mitra dalam menciptakan variasi produk inovatif sehingga kerajinan mendong memiliki peluang lebih besar untuk bersaing di pasar modern. Pada aspek pemasaran digital, permasalahan yang sebelumnya dihadapi mitra adalah masih terbatasnya pemanfaatan media sosial dan marketplace sehingga jangkauan pemasaran belum optimal. Setelah dilaksanakan pelatihan digital marketing dan praktik pembuatan konten promosi, mitra mulai memahami pentingnya pemasaran berbasis digital dalam meningkatkan penjualan produk. Pendampingan pengelolaan akun media sosial dan marketplace membantu mitra dalam mempromosikan produk inovatif mendongAetekstil secara lebih luas dan menarik. Hasilnya, kemampuan mitra dalam membuat konten promosi serta memanfaatkan platform digital mengalami peningkatan yang signifikan. Dalam aspek manajemen usaha, mitra sebelumnya belum memiliki sistem pengelolaan usaha yang tertata, pencatatan keuangan masih dilakukan secara manual, serta mengalami kesulitan dalam menghitung biaya produksi dan laba rugi usaha. Melalui pelatihan manajemen usaha berbasis teknologi informasi dan pendampingan penggunaan aplikasi pencatatan keuangan sederhana, mitra mulai mampu melakukan pencatatan keuangan secara lebih terstruktur. Selain itu, mitra juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pemisahan keuangan usaha dan pribadi serta penyusunan laporan keuangan sederhana sebagai dasar pengambilan keputusan Selain itu, pada aspek pendukung pemasaran, tampilan visual produk yang sebelumnya masih sederhana berhasil ditingkatkan melalui pelatihan fotografi produk. Mitra diberikan pemahaman mengenai teknik dasar pengambilan foto produk menggunakan peralatan sederhana sehingga mampu menghasilkan foto produk yang lebih menarik dan eye catching. Foto produk yang lebih profesional tersebut menjadi pendukung utama dalam promosi digital, baik melalui media sosial maupun marketplace. Secara keseluruhan, pelaksanaan kegiatan PKM ini mampu meningkatkan kemampuan mitra dalam inovasi produk, pemasaran digital, pengelolaan usaha, serta penguatan visual promosi sehingga diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha kerajinan mendong di era digital. P-ISSN 2830-2303 | E-ISSN 2830-1773 Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat https://jippm. Vol. No. 1 Juni 2026. Hal. DOI: https://doi. org/10. 54082/jippm. Perbandingan hasil kegiatan dengan penelitian sebelumnya dapat dilihat pada table 5 dibawah ini Tabel 5. Perbandingan Hasil kegiatan Peneliti Fokus Kegiatan Hasil Penelitian Hasil Kegiatan Kebaruan/Keunggula Sebelumnya PKM UMKM n Jempol Jaya Kartika et Inovasi produk Pemanfaatan Menghasilkan Tidak (Kartika et al. , kerajinan tekstil produk hibrida memanfaatkan limbah mendongAetekstil limbah tekstil meningkatkan yang lebih modern mengintegrasikan tambah dan bernilai jual kearifan lokal mendong produk kerajinan serta mendukung dengan desain produk menarik pelestarian minat konsumen kerajinan mendong. Jusridayanti(Jusrid Pelatihan Penerapan Kemampuan Mengombinasikan ayanti, 2. manajemen usaha pelatihan manajemen usaha UMKM keuangan meningkat dari 5% usaha 75% pemanfaatan aplikasi pelatihan digital dan pendampingan pencatatan keuangan. berbasis teknologi keuangan pelaku informasi. UMKM. Simpony et Pengembanga Inovasi desain Mitra mampu Mengintegrasikan (Simpony et al. , n produk produk inovasi produk dengan produk strategi daya tarik dan kreatif mendongAe digital dan branding daya saing produk tekstil sesuai tren usaha. UMKM. dengan peningkatan 5% menjadi 80%. Nurbillah et Pelestarian Ditemukan bahwa Program berhasil Pendekatan (Nurbillah et al. , kerajinan komprehensif karena mendong dan jumlah perajin dan kapasitas pelaku tidak hanya fokus pada pemberdayaan rendahnya minat usaha melalui pelestarian, tetapi juga menjadi inovasi produk, transformasi ancaman utama digital marketing, dan peningkatan daya foto produk, dan saing usaha. manajemen usaha berbasis TI. KESIMPULAN Pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) pada UMKM Jempol Jaya Tasikmalaya menunjukkan hasil yang positif dalam meningkatkan kapasitas mitra pada aspek inovasi produk, pemasaran digital, manajemen usaha berbasis teknologi informasi, serta fotografi Berdasarkan hasil evaluasi menggunakan metode pre-test dan post-test, terjadi peningkatan kemampuan yang signifikan pada seluruh aspek pelatihan. Kemampuan mitra yang pada kondisi awal hanya berada pada kisaran 5Ae10% meningkat menjadi 75Ae80% setelah mengikuti kegiatan pelatihan dan pendampingan. Mitra tidak hanya memperoleh peningkatan pengetahuan, tetapi juga mampu mengimplementasikan keterampilan yang diperoleh melalui pengembangan produk hibrida mendongAetekstil yang lebih modern, pemanfaatan media sosial dan marketplace sebagai sarana pemasaran, penerapan pencatatan keuangan usaha yang lebih terstruktur, serta penyajian foto produk yang lebih menarik untuk mendukung promosi digital. P-ISSN 2830-2303 | E-ISSN 2830-1773 Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat https://jippm. Vol. No. 1 Juni 2026. Hal. DOI: https://doi. org/10. 54082/jippm. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan pemberdayaan yang mengintegrasikan inovasi produk, digitalisasi pemasaran, dan penguatan manajemen usaha mampu meningkatkan kesiapan UMKM dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin kompetitif. Meskipun demikian, evaluasi program menunjukkan bahwa pendampingan lanjutan masih diperlukan untuk memastikan keberlanjutan penerapan keterampilan yang telah diperoleh serta mengukur dampaknya terhadap peningkatan omzet dan profitabilitas usaha dalam jangka panjang. Oleh karena itu, kegiatan selanjutnya direkomendasikan untuk difokuskan pada penguatan branding produk, optimalisasi strategi pemasaran digital berbasis data, perluasan akses pasar melalui kerja sama dengan marketplace dan komunitas bisnis, serta pengembangan desain produk yang lebih beragam sesuai kebutuhan pasar. Selain itu, diperlukan pendampingan berkelanjutan dalam pengelolaan keuangan digital, penyusunan standar operasional prosedur (SOP) produksi, dan pengukuran kinerja usaha secara periodik agar UMKM Jempol Jaya dapat berkembang secara mandiri, berdaya saing tinggi, serta berkontribusi dalam pelestarian kerajinan mendong sebagai produk unggulan daerah yang berkelanjutan. UCAPAN TERIMA KASIH Kami ucapkan terimakasih kepada Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan. Kementerian Pendidikan Tinggi. Sains, dan Teknologi Republik Indonesia atas dukungan Dana kegiatan Tahun Pendanaan 2026. Ucapkan terimakasih juga Kepada Kampus Universitas Bina Sarana Informatika yang selalu mendukung dan memfasilitasi kami dan juga terimakasih juga kepada Para Pengurus dan Anggota UMKM Jempol Jaya Tasikmalaya yang telah membantu dan mendukung terselenggaranya kegiatan pengabdian Masyarakat ini. DAFTAR PUSTAKA