Jurnal CyberTech Vol. No. September 201x, pp. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Sistem Pendukung Keputusan Dalam Menentukan Kelompok Tani Layak Menerima Bantuan Bibit Bawang Merah Menggunakan Multi-Objective Optimization By Ratio Analysis (MOORA) Umi Rahmah1. Fifin Sonata2. Trinanda Syahputra3 1,3 Program Studi Sistem Infomasi. STMIK Triguna Dharma 2 Program Studi Manajemen Informatika. STMIK Triguna Dharma Article Info Article history: Keyword: Bantuan Bibit Bawang Merah. Sistem Pendukung Keputusan. Multi-Objective Optimization By Ratio Analysis (MOORA) ABSTRACT Dalam dinas pertanian banyak bantuan yang sudah disalurkan kepada masyarakat, salah satunya adalah bantuan bibit bawang merah. Semakin banyaknya minat masyarakat untuk mengikuti bantuan tersebut maka semakin sulit untuk menyeleksi calon penerima bantuan bibit bawang merah. Dalam menentukan kelompok tani yang layak menerima bantuan bibit bawang merah dinas pertanian masih menggunakan cara atau proses yang manual, sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama. Maka dari itu dibuatlah sebuah sistem pendukung keputusan yang digunakan untuk membantu dinas pertanian dalam menentukan kelompok tani yang layak menerima bantuan bibit bawang merah dengan menerapkan metode MultiObjective Optimization By Ratio Analysis (MOORA). Hasil akhir dari penelitian ini ialah membuat sebuah aplikasi sistem pendukung keputusan dalam menetukan kelompok tani yang layak menerima bantuan bibit bawang merah menggunakan Multi-Objective Optimization By Ratio Analysis (MOORA). Copyright A 2019 STMIK Triguna Dharma. All rights reserved. Corresponding Author: Nama : Umi Rahmah Program Studi : Sistem Informasi STMIK Triguna Dharma Email: umirahma281@gmail. PENDAHULUAN Didalam pertanian bawang merah merupakan tanaman yang paling sering ditanam oleh masyarakat tani, karena selain harga jualnya yang cukup tinggi bawang merah juga memiliki banyak manfaat bagi tubuh seperti menjaga kesehatan jantung, menurunkan kolesterol, mengatasi sembelit, melancarkan pernafasan, dan baik untuk mengobati masuk angin. Selain itu bawang merah juga biasa digunakan oleh para ibu rumah tangga menjadi bumbu dapur. Journal homepage: https://ojs. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Pertanian merupakan hal yang paling penting dalam kehidupan manusia dikarenakan semua pokok makanan berasal darihasil pertanian. Saat ini semua jenis bibit mulai susah untuk didapatkan terutama bibit bawang merah, karna harga bibitnya yang sangat mahal membuat masyarakat tani terkadang kesulitan dalam membudidayakan bawang merah. Dalam hal ini Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tenggara membuat program bantuan bibit bawang merah untuk membantu masyarakat tani dalam mencukupi kebutuhan para Program bantuan bibit bawang merah yang bersumber dari Dinas Pertanian Aceh Tenggara adalah bantuan yang diberikan kepada petani untuk meningkatkan pertanian pada kabupaten Aceh Tenggara. Sistem pendukung keputusan dalam menentukan kelompok tani layak menerima bantuan bibit bawang merah menggunakan metode Multi Objective Optimization by Ratio Analysis (Moor. adalah sebuah sistem untuk membantu dinas pertanian Aceh tenggara dalam menentukan kelompok tani yang layak menerima bantuan bibit bawang merah karna dalam menentukan kelompok tani yang layak menerima bantuan bibit bawang merah pada Dinas Pertanian masih menggunakan cara atau proses yang manual sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama. Sistem pendukung keputusan adalah sebuah sistem yang dapat membantu kita dalam mengambil sebuah keputusan dari banyaknya keputusan-keputusan yang sudah kita tentukan dan sesuai dengan sasaran yang kita inginkan, banyak permasalahan-permasalahan yang dapat kita selesaikan dengan menggunakan sistem pendukung keputusan tersebut. Sistem pendukung keputusan merupakan sebuah sistem yang dapat membantu menyelesaikan masalah yang terjadi didalam menetukan peringkat dengan cepat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode Multi Objective Optimization by Ratio Analysis atau biasa disingkat dengan (Moor. karena memiliki perhitungan yang mudah dan sederhana, metode ini memiliki tingkat selektifitas yang baik dalam menentukan suatu alternatif. METODE PENELITIAN 1 Metode Penelitian Metode penelitian merupakan cara atau langkah-langkah untuk mengumpulkan data serta informasi yang dibutuhkan seseorang dalam sebuah penelitian yang akan dibuat. Berikut adalah data yang diperoleh dari hasil penelitian yaitu sebagai berikut : Data Kriteria Kode Kriteria Tabel 1. Tabel Kriteria Nama Kriteria Bobot Keterangan Mempunyai Sertifikat Pengakuan Kelompok Tani Mempunyai Kelompok Tani Luas Lahan Jumlah Anggota Memiliki Lahan Benefit Benefit Benefit Benefit Mengajukan Proposal Benefit Berdasarkan data kriteria diatas maka akan dilakukan konversi pada setiap kriteria agar dapat melakukan pengolahan terhadap data dengan menggunakan metode MOORA. Berikut ini adalah tabel konversi kriteriayang digunakan untuk melakukan pengolahan terhadap data antara lain sebagai berikut : Tabel 2. Konversi Kriteria Mempunyai Sertifikat Pengakuan Kelompok Tani (C. Mempunyai Sertifikat Pengakuan Kelompok Tani (C. Bobot Ada Jurnal Cyber Tech Vol. No. September 201x : xx Ae xx Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456E-ISSN : 2675-9802 Tidak Ada Tabel 3. Konversi Kriteria Mempunyai Kelompok tani (C. Mempunyai Kelompok Tani Bobot Ada Tidak Ada Tabel 4. Konversi Kriteria Luas lahan (C. Luas Lahan Bobot 2 Hektar 1 Hektar A Hektar Tabel 5. Konversi Kriteria Jumlah Anggota Memiliki Lahan (C. No Jumlah Anggota Memiliki Lahan Bobot Alternatif 25-30 Orang 20-24 Orang 15-19 Orang 10-14 Orang Tabel 6. Konversi Kriteria Mengajukan Proposal (C. Mengajukan Proposal Bobot Alternatif Sangat Lengkap Lengkap Cukup Lengkap Tidak Lengkap Data Alternatif Berikut ini merupakan data alternatif yang didapatkan dalam penyelesaian masalah menentukan kelompok tani layak menerima bantuan bibit bawang merah adalah sebagai berikut: Tabel 7. Data Primer Dari Dinas Pertanian Kriteria Nama Kelompok Tani Muara Indah Ada Ada 2 Hektar 25 Orang Sangat Lengkap Serumpun Ada Ada 2 Hektar 15 Orang Sangat Lengkap Batu Mbogoh Ada Ada 2 Hektar 20 Orang Lengkap Tuah Ame Tidak Ada Ada 2 Hektar 20 Orang Lengkap Tani Maju Ada Ada 2 Hektar 15 Orang Lengkap Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. A P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Kane Maju Tidak Ada Ada 2 Hektar 20 Orang Lengkap Melati Ada Ada 2 Hektar 15 Orang Sangat Lengkap Batin Mbogoh Ada Ada 1 Hektar 25 Orang Lengkap Suka Sejahtera Tidak Ada Ada 2 Hektar 10 Orang Lengkap Batu Nunggul Tidak Ada Ada 1 Hektar 20 Orang Lengkap Suka Maju Ada Ada 1 Hektar 20 Orang Lengkap Mangge Mbelin Ada Ada 1 Hektar 20 Orang Lengkap Catatan : C1 = Mempunyai Sertifikat Pengakuan Kelompok Tani C2 = Mempunyai Kelompok Tani C3 = Luas Lahan C4 = Jumlah Anggota Memiliki Lahan C5 = Mengajukan Proposal 2 Algoritma Sistem Metode MOORA (Multi-Objective Optimization by Ratio Analysi. Tabel 8. Hasil Konversi Data Alternatif Kode Pelamar A10 Nama Pelamar Kriteria Muara Indah Serumpun Batu Mbogoh Tuah Ame Tani Maju Kane Maju Melati Batin Mbogoh Suka Sejahtera Batu Nunggul Jurnal Cyber Tech Vol. No. September 201x : xx Ae xx Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456E-ISSN : 2675-9802 A11 A12 Suka Maju Mangge Mbelin Adapun langkah-langkah perhitungan metode MOORA untuk mendapatkan hasil perangkingan terkait menentukan kelompok tani layak menerima bantuan bibit bawang merah adalah sebagai berikut : Melakukan pembentukan matriks keputusan Xij = Membuat Matriks Ternormalisasi Mempunyai Sertifikat Pengakuan Kelompok Tani (C. Oo52 52 52 02 52 02 52 52 02 02 52 52 = yaye, yaye A1. 1 =5/ 14,14 = 0,353553 A2. 1 =5/ 14,14 = 0,353553 A3. 1 = 5/ 14,14 = 0,353553 A4. 1 =0/ 14,14 = 0 A5. 1 =5/ 14,14 = 0,353553 A6. 1 = 0/14,14 = 0 A7. 1 = 5/ 14,14 = 0,353553 A8. 1 =5/ 14,14 = 0,353553 A9. 1 =0/14,14 = 0 A10. 1 =0/14,14 = 0 Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. A P-ISSN : 9800-3456 A11. 1 =5/ 14,14 = 0,353553 A12. 1 =5/ 14,14 = 0,353553 Mempunyai Kelompok Tani (C. Oo42 42 42 42 42 42 42 42 42 42 42 42 = yayc, ynyi A1. 2 = 4/ 13,86 = 0,288675 A2. 2 = 4/ 13,86 = 0,288675 A3. 2 = 4/ 13,86 = 0,288675 A4. 2 = 4/ 13,86 = 0,288675 A5. 2 = 4/ 13,86 = 0,288675 A6. 2 = 4/ 13,86 = 0,288675 A7. 2 = 4/ 13,86 = 0,288675 A8. 2 = 4/ 13,86 = 0,288675 A9. 2 = 4/ 13,86 = 0,288675 A10. 2 = 4/ 13,86 = 0,288675 A11. 2 = 4/ 13,86 = 0,288675 A12. 2 = 4/ 13,86 = 0,288675 Jumlah Anggota DalamKelompok Tani (C. Oo52 52 52 52 52 52 52 42 52 42 42 42 = yayi, yaye A1. 3 = 5/ 16,25 = 0,307729 A2. 3 = 5/ 16,25 = 0,307729 A3. 3 = 5/ 16,25 = 0,307729 A4. 3 = 5/ 16,25 = 0,307729 A5. 3 = 5/ 16,25 = 0,307729 A6. 3 = 5/ 16,25 = 0,307729 A7. 3 = 5/ 16,25 = 0,307729 A8. 3 = 4/ 16,25= 0,246183 A9. 3 = 5/ 16,25 = 0,307729 A10. 3 =4/ 16,25= 0,246183 A11. 3 = 4/ 16,25= 0,246183 Jurnal Cyber Tech Vol. No. September 201x : xx Ae xx E-ISSN : 2675-9802 Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456E-ISSN : 2675-9802 A12. 3 = 4/ 16,25= 0,246183 Jumlah Anggota Memiliki Lahan(C. Oo52 32 42 42 32 42 32 52 22 42 42 42 = yayc, ycya A1. 4 = 5/ 13,30 = 0,375823 A2. 4 = 3/ 13,30 = 0,225494 A3. 4 = 4/ 13,30 = 0,300658 A4. 4 = 4/ 13,30 = 0,300658 A5. 4 = 3/ 13,30 = 0,225494 A6. 4 = 4/ 13,30 = 0,300658 A7. 4 = 3/ 13,30 = 0,225494 A8. 4 = 5/ 13,30 = 0,375823 A9. 4 = 2/ 13,30 = 0,150329 A10. 4 = 4/ 13,30 = 0,300658 A11. 4 = 4/ 13,30 = 0,300658 A12. 4 = 4/ 13,30 = 0,300658 Mengajukan Proposal (C. Oo52 52 42 42 42 42 52 4 4 42 42 42 = yaye, ynya A1. 5 = 5/ 14,80 = 0,337869 A2. 5 = 5/ 14,80 = 0,337869 A3. 5 = 4/ 14,80 = 0,270295 A4. 5 = 4/ 14,80 = 0,270295 A5. 5 = 4/ 14,80 = 0,270295 A6. 5 = 4/ 14,80 = 0,270295 A7. 5 =5/ 14,80 = 0,337869 A8. 5 = 4/ 14,80 = 0,270295 A9. 5 = 4/ 14,80 = 0,270295 A10. 5 = 4/ 14,80 = 0,270295 A11. 5 = 4/ 14,80 = 0,270295 A12. 5 = 4/ 14,80 = 0,270295 Maka didapatlah hasil normalisasi matriks sebagai berikut : Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. A P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Tabel 9. Hasil Matriks Ternormalisasi Alternatif A10 A11 A12 0,353553 0,353553 0,353553 0,353553 0,353553 0,353553 0,353553 0,353553 0,288675 0,288675 0,288675 0,288675 0,288675 0,288675 0,288675 0,288675 0,288675 0,288675 0,288675 0,288675 0,307729 0,307729 0,307729 0,307729 0,307729 0,307729 0,307729 0,246183 0,307729 0,246183 0,246183 0,246183 Menghitung matriks ternormalisasi terbobot Kriteria C1 A1. C1 = 0,353553 * 0. 30 = 0,106066 A2. C1 = 0,353553 * 0. 30 = 0,106066 A3. C1 = 0,353553 * 0. 30 = 0,106066 A4. C1 = 0 * 0. 30 = 0 A5. C1 = 0,353553 * 0. 30 = 0,106066 A6. C1 = 0 * 0. 30 = 0 A7. C1 = 0,353553 * 0. 30 = 0,106066 A8. C1 = 0,353553 * 0. 30 = 0,106066 A9. C1 = 0* 0. 30 = 0 A10. C1 = 0 * 0. 30 = 0 A11. C1 = 0,353553 * 0. 30 = 0,106066 A12. C1 = 0,353553 * 0. 30 = 0,106066 Kriteria C2 A1. C2 = 0,288675* 0,25= 0,072169 A2. C2 = 0,288675* 0,25= 0,072169 A3. C2 = 0,288675* 0,25= 0,072169 A4. C2 = 0,288675* 0,25= 0,072169 A5. C2 = 0,288675* 0,25= 0,072169 Jurnal Cyber Tech Vol. No. September 201x : xx Ae xx 0,375823 0,225494 0,300658 0,300658 0,225494 0,300658 0,225494 0,375823 0,150329 0,300658 0,300658 0,300658 0,337869 0,337869 0,270295 0,270295 0,270295 0,270295 0,337869 0,270295 0,270295 0,270295 0,270295 0,270295 Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456E-ISSN : 2675-9802 A6. C2 = 0,288675* 0,25= 0,072169 A7. C2 = 0,288675* 0,25= 0,072169 A8. C2 = 0,288675* 0,25= 0,072169 A9. C2 = 0,288675* 0,25= 0,072169 A10. C2 = 0,288675* 0,25= 0,072169 A11. C2 = 0,288675* 0,25= 0,072169 A12. C2 = 0,288675* 0,25= 0,072169 Kriteria C3 A1. C3 = 0,307729* 0,20 = 0,061546 A2. C3 = 0,307729 * 0,20 = 0,061546 A3. C3 = 0,307729 * 0,20 = 0,061546 A4. C3 = 0,307729 * 0,20 = 0,061546 A5. C3 = 0,307729 * 0,20 = 0,061546 A6. C3 = 0,307729 * 0,20 = 0,061546 A7. C3 = 0,307729 * 0,20 = 0,061546 A8. C3 = 0,246183 * 0,20 = 0,049237 A9. C3 = 0,307729 * 0,20 = 0,061546 A10. C3 = 0,246183 * 0,20 = 0,049237 A11. C3 = 0,246183 * 0,20 = 0,049237 A12. C3 = 0,246183 * 0,20 = 0,049237 Kriteria C4 A1. C4 = 0,375823* 0,15 = 0,056373 A2. C4 = 0,225494* 0,15= 0,033824 A3. C4 = 0,300658* 0,15 = 0,045099 A4. C4 = 0,300658* 0,15 = 0,045099 A5. C4 = 0,225494* 0,15 = 0,033824 A6. C4 = 0,300658* 0,15 = 0,045099 A7. C4 = 0,225494* 0,15 = 0,033824 A8. C4 = 0,375823* 0,15 = 0,056373 A9. C4 = 0,150329 * 0,15 = 0,022549 Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. 10 A P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 A10. C4 = 0,300658 *0,15 = 0,045099 A11. C4 = 0,300658* 0,15= 0,045099 A12. C4 = 0,300658*0,15 = 0,045099 Kriteria C5 A1. C5 = 0,337869 * 0,10 = 0,033787 A2. C5 = 0,337869 * 0,10 = 0,033787 A3. C5 = 0,270295 * 0,10 = 0,027029 A4. C5 = 0,270295 * 0,10 = 0,027029 A5. C5 = 0,270295 * 0,10 = 0,027029 A6. C5 = 0,270295 * 0,10 = 0,027029 A7. C5 = 0,337869 * 0,10 = 0,033787 A8. C5 = 0,270295 * 0,10 = 0,027029 A9. C5 = 0,270295 * 0,10 = 0,027029 A10. C5 = 0,270295 * 0,10 = 0,027029 A11. C5 = 0,270295 * 0,10 = 0,027029 A12. C5 = 0,270295 * 0,10 = 0,027029 Maka didapatlah hasil normalisasi matriks terbobot sebagai berikut : Tabel 10. Hasil Matriks Ternormalisasi Terbobot Alternatif A10 A11 A12 0,106066 0,106066 0,106066 0,106066 0,106066 0,106066 0,106066 0,106066 0,072169 0,072169 0,072169 0,072169 0,072169 0,072169 0,072169 0,072169 0,072169 0,072169 0,072169 0,072169 0,061546 0,061546 0,061546 0,061546 0,061546 0,061546 0,061546 0,049237 0,061546 0,049237 0,049237 0,049237 0,056373 0,033824 0,045099 0,045099 0,033824 0,045099 0,033824 0,056373 0,022549 0,045099 0,045099 0,045099 0,033787 0,033787 0,027029 0,027029 0,027029 0,027029 0,033787 0,027029 0,027029 0,027029 0,027029 0,027029 Menghitung nilai Yi, yaitu nilai maximum dikurangi dengan nilai minimum Jurnal Cyber Tech Vol. No. September 201x : xx Ae xx Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456E-ISSN : 2675-9802 Tabel 11 Nilai Yi Pada Metode MOORA Alternatif Maximum (C1 C2 C3 C4 C5 ) Minimum Yi = (Max Ae Mi. 0,329941 0,329941 0,307391 0,307391 0,311909 0,311909 0,205843 0,205843 0,300634 0,300634 0,205843 0,205843 0,307391 0,307391 0,310874 0,310874 0,183293 0,183293 A10 0,193534 0,193534 A11 0,2996 0,2996 A12 0,2996 0,2996 Setelah mendapatkan hasil perhitungan dengan metode MOORA selanjutnya akan dilakukan perankingan dari nilai yang tertinggi untuk dijadikan sebagai keputusan dalam pemilihan kelompok tani yang layak menerima bantuan bibit bawang merah pada Dinas Pertanian Aceh Tenggara : Tabel 3. 12 Perangkingan Metode MOORA Kode Alternatif Nama Alternatif Muara Indah Hasil Keterangan 0,329941 Layak 0,307391 Layak 0,311909 Layak 0,205843 Tidak Layak 0,300634 Layak 0,205843 Tidak Layak 0,307391 Layak 0,310874 Layak Serumpun Batu Mbogoh Tuah Ame Tani Maju Kane Maju Melati Batin Mbogoh Suka Sejahtera 0,183293 Tidak Layak A10 Batu Nunggul 0,193534 Tidak layak A11 Suka Maju 0,2996 Layak A12 Mangge Mbelin 0,2996 Layak Dari hasil perangkingan diatas yang didapat dari perhitungan bahwa ada 8 kelompok tani yang dinyatakan layak dengan total nilai 0,29000 keatas dan ada 4 kelompok tani yang dinyatakan tidak layak dengan total nilai dibawah 0,29000. Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. 12 A P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 ANALISA DAN HASIL Tahap ini menjelaskan dan menampilkan hasil rancangan antarmuka . dari sistem yang telah dibangun. Berikut ini adalah implementasi hasil rancangan antarmuka . dari sistem yang telah dibuat adalah sebagai berikut : Tampilan Form Login Form Login merupakan halaman yang berfungsi sebagai tempat untuk menginput username dan password agar bisa masuk kedalam sistem yang telah dibuat. Berikut ini adalah tampilan dari Form Login yaitu sebagai berikut : Gambar 1. Tampilan Form Login Tampilan Form Menu Utama Berikut ini merupakan tampilan menu utama yang berfungsi untuk membuka form lainnya jika telah berhasil login. Gambar 2. Tampilan Form Menu Utama Jurnal Cyber Tech Vol. No. September 201x : xx Ae xx Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456E-ISSN : 2675-9802 Tampilan Form Data Calon Penerima Bantuan Berikut ini merupakan tampilan untuk menginput data-data calon penerima bantuan yaitu sebagai Gambar 3. Tampilan Form Data Calon Penerima Bantuan Tampilan Form Data Kriteria Form data kriteria merupakan form yang digunakan untuk menginput kriteria yang akan digunakan menjadi acuan penilaian pada Dinas Pertanian Aceh Tenggara. Berikut di bawah ini merupakan tampilan form data kriteria: Gambar 4. Tampilan Form Data Kriteria Tampilan Form Data Penilaian Dibawah ini merupakan tampilan form data penilaian pada Dinas Pertanian yaitu sebagai berikut : Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. 14 A P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Gambar 5. Tampilan Form Data Penilaian Tampilan Proses Moora Berikut di bawah ini merupakan tampilan form prose Moora yang digunakan untuk memproses data calon penerima bantuan dengan nilai kriteria dan bobot yang telah ditentukan menggunakan metode MOORA. Gambar 6. Tampilan Form Proses Moora Jurnal Cyber Tech Vol. No. September 201x : xx Ae xx Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456E-ISSN : 2675-9802 Tampilan Form Laporan Berikut ini merupakan tampilan dari form laporan yang digunakan untuk menampilkan form laporan hasil keputusan penerimaan bantuan bibit bawang merah. Gambar 6. Tampilan Form Laporan Hasil Keputusan KESIMPULAN Berdasarkan analisa pada permasalahan yang terjadi dalam kasus yang di angkat yaitu sistem pendukung keputusan dalam menentukan kelompok tani layak menerima bantuan bibit bawang merah menggunakan multi-objective opimization by ratio analysis (Moor. Maka dapat ditarik kesimpulan sebagai Dalam menetukan kelompok tani yang layak menerima bantuan bibit bawang merah menggunakan metode Moora ada 8 kelompok tani yang dinyatakan layak dalam menerima bantuan bibit bawang merah dan ada 4 kelompok tani yang dinyatakan tidak layak menerima bantuan bibit bawang merah. Dalam menentukan kelompok tani layak menerima bantuan bibit bawang merah menggunakan metode Moora terdapat 5 kriteria yaitu harus mempunyai sertifikat pengakuan kelompok tani, harus mempunyai kelompok tani, luas lahan, jumlah anggota memiliki lahan, mengajukan proposal. Berdasarkan rancangan aplikasi yang dibuat dengan menerapkan metode Moora maka aplikasi yang dirancang tersebut dapat membantu Dinas Pertanian dalam menentukan kelompok tani layak menerima bantuan bibit bawang merah dengan cepat. UCAPAN TERIMA KASIH Puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan jurnal ilmiah ini dengan baik. Dalam kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada kedua orangtua tercinta yang telah memberikan doa, dorongan, dan dukungan baik secara moral maupun finansial sehingga dapat menyelesaikan penelitian ini dengan baik. Penulisa juga mengucapkan terimakasih kepada Ibu Fifin Sonata. Kom. Kom selaku dosen pembimbing 1 dan Bapak Trinanda Syahputra. Kom. Kom selaku dosen pembimbing II yang telah banyak membantu dalam penyusunan jurnal ilmiah dengan memberikan arahan dan bimbingan. REFERENSI