JOLSE Ae JOURNAL OF LANGUAGE SECTOR Vol. 1 No. | 115-130 KESANTUNAN BERBAHASA PADA DEKLARASI KEMENANGAN PRABOWO SUBIANTO DI YOUTUBE KOMPASTV Efrida Qurotul AAoyun1 Universitas Sebelas Maret. Surakarta. Jawa Tengah. Indonesia Correspondent Email : efridaayun@student. ABSTRACT. The role of language in communication is crucial. The purpose of this research is to find out the types of compliance and violation of the maxims of politeness in Prabowo Subianto's first speech after being declared the winner of the 2024 presidential election by the KPU on the kompastv youtube channel. This research uses a qualitative method. Data collection techniques were documentation technique, reading technique, listening technique, and note-taking technique. The subject in this research is a YouTube video on kompastv channel about Prabowo's first speech after being declared the winner of the 2024 presidential The object of this research is all of Prabowo Subianto's utterances in his first speech after being declared the winner of the 2024 presidential election by the KPU on the kompastv youtube channel. Through the analysis, the researcher analyzed and categorized all utterances into Leech's politeness maxim approach, which includes the maxims of wisdom, generosity, respect, modesty, agreement, and the maxim of sympathy. The results show that there are 3 data containing the maxim of wisdom, 5 data containing the maxim of appreciation, 1 data containing the maxim of simplicity, 4 data containing the maxim of agreement, 4 data containing the maxim of sympathy, and 1 data containing the violation of the maxim of sympathy. Keywords: Language Politeness. Prabowo Subianto. Youtube Kompastv. ABSTRAK. Peran bahasa dalam komunikasi menjadi hal yang sangat krusial. Tujuan diadakannya penelitian ini adalah mengetahui jenis pematuhan dan pelanggaran maksim kesantunan berbahasa pidato pertama Prabowo Subianto usai dinyatakan menang Pilpres 2024 oleh KPU pada channel youtube kompastv. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui teknik dokumentasi, teknik baca, teknik simak, dan teknik catat. Subjek dalam penelitian ini adalah video youtube pada channel kompastv tentang pidato pertama Prabowo setelah dinyatakan menang Pilpres 2024. Objek dalam penelitian ini adalah seluruh tuturan Prabowo Subianto pada pidato pertamanya usai dinyatakan menang pilpres 2024 oleh KPU pada channel youtube kompastv. Melalui analisisnya, peneliti menganalisis dan mengkategorikan seluruh tuturan ke dalam pendekatan maksim kesopanan dari Leech, yang meliputi maksim kebijaksanaan, kedermawanan, penghargaan, kesederhanaan, pemufakatan, dan maksim kesimpatian. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 3 data mengandung pematuhan maksim kebijaksanaan, 5 data mengandung pematuhan maksim penghargaan, 1 data mengandung pematuhan maksim kesederhanaan, 4 data mengandung maksim pemufakatan, 4 data mengandung maksim kesimpatian, dan 1 data mengandung pelanggaran maksim kesimpatian. Kata kunci: Kesantunan Berbahasa. Prabowo Subianto. Youtube Kompastv Article History Submission: 19 Agustus 2025 Revised: 28 Agustus 2025 Accepted: 28 November 2025 Published: 28 November 2025 PENDAHULUAN Bahasa adalah sarana komunikasi yang dimanfaatkan manusia untuk berinteraksi dan berperan dalam menyampaikan ide dan gagasan (Ningsih et al. , 2. Komunikasi dapat dikatakan berjalan dengan baik apabila terdapat hubungan timbal balik. Hal ini tentu tidak bisa terlepas antara penutur dan mitra tutur. Bahasa juga berfungsi sebagai sarana menyampaikan dan menerima suatu informasi (Istiqomah et al. , 2. Bahasa menjadi hal penting dalam menciptakan komunikasi yang efektif guna menyampaikan pesan secara verbal maupun nonverbal (Hamidah & Sri, 2. JOLSE A 2025 by Jolse is licensed under CC BY-SA 4. 0 | pg. Bahasa dapat dituangkan melalui media lisan ataupun tulisan. Berliana et al. , . mengungkapkan media lisan terjadi apabila terdapat pembicara . dan pendengar . itra tutu. , sedangkan dalam bentuk tulisan terjadi antara penulis . dan pembaca . itra Pernyataan tersebut sejalan dengan pendapat (Searle, 2. yang mengungkapkan bahwa tindak tutur merupakan penutur dan mitra tutur, penulis dan pembaca, serta apa yang menjadi topik pembicaraan. Hal tersebut memberikan maksud bahwa tindak tutur dapat terjadi melalui media lisan ataupun tulisan yang melibatkan bahasa. Bahasa mampu diteliti secara internal . dan gejala-gejala pemakaian bahasa. Hal ini menjurus pada kajian linguistik secara struktural dan fungsional (Pande & Artana, 2. Salah satu kajian linguistik yang sangat berhubungan dengan berbagai faktor di luar bahasa dalam konteks penggunaan bahasa disebut pragmatik. Yuniseffendri . menegaskan bahwa pragmatik berfokus pada penggunaan bahasa dalam situasi yang nyata. Dalam hal ini, tidak bisa lepas dengan konteks sosial, suasana, tempat, waktu, budaya bahkan pendidikan. Dengan demikian, konteks tuturan sangat memengaruhi terkhusus pemahaman maksud tuturan dalam Dalam ilmu pragmatik, dikenal maksim kesantunan. Maksim tersebut sangat penting dalam proses komunikasi karena menjadi salah satu hal penting agar proses komunikasi berjalan secara baik dan lancar. Hal tersebut berkaitan dengan pendapat Wardaugh . yang mengungkapkan bahwa keberlangsungan proses komunikasi, penutur memilih berbagai cara untuk bertutur, seperti tuturan apa yang akan penutur tuturkan, bagaimana cara menuturkannya, dan pilihan dari kata, frasa, dan kalimat yang akan dituturkan. Proses komunikasi dapat terlaksana dengan lancar dan baik apabila antara penutur dan mitra tutur bersikap sopan dan cara menyampaikannya harus dengan bahasa yang santun (Ningsih et al. , 2. Hal tersebut salah satunya bertujuan agar mitra tutur tidak tersinggung atas apa yang telah dituturkan oleh penutur (Putra & Wijana, 2. Pernyataan tersebut sesuai dengan Nazhifah . alam Quraini, 2. yang menyatakan bahwa dalam komunikasi kesantunan merupakan cara untuk menghindari konflik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan maksim kesantunan khususnya di dalam dunia politik. Seseorang yang terlibat dalam bidang politik ketika menyampaikan ide atau pemikirannya tentunya menjadi sorotan atau perhatian masyarakat secara luas, salah satunya yakni saat presiden berpidato. Penelitian ini memiliki fokus pada Pidato Pertama Prabowo usai dinyatakan menang Pilpres 2024 oleh KPU pada channel youtube kompastv. JOLSE A 2025 by Jolse is licensed under CC BY-SA 4. 0 | pg. Kesantunan berbahasa merupakan salah satu bentuk cara menghindari kesalahpahaman dan lawan tutur tidak merasa aman (Salsabil & Ningsih, 2. Leech . mengungkapkan bahwa kesantunan berbahasa dalam proses komunikasi tidak bisa dilepaskan dari maksim Dalam hal ini. Leech mengelompokkan menjadi enam jenis maksim dalam maksim kesantunan, yakni maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim penghargaan, maksim kesederhanaan, maksim pemufakatan, dan maksim kesimpatian. Berdasarkan beberapa penelitian relevan sebelumnya, pertama, penelitian yang dilakukan oleh Putra & Wijana . terkait dengan kesantunan berbahasa Joko Widodo dalam talk show Mata Najwa yang menyimpulkan bahwa tuturan Jokowi lebih didominasi sebanyak 70% mengandung pematuhan maksim kesantunan dan 30% mengandung maksim pelanggaran Kedua, penelitian yang dilakukan oleh Candra et al. , . terkait Kesantunan Berbahasa Pada Debat Publik Pilbup Kabupaten Gresik Tahun 2020 yang menyimpulkan bahwa terdapat dua tuturan mengandung nilai kebijaksanaan, dua tuturan mengandung nilai kedermawanan, tiga tuturan mengandung nilai kesepakatan, satu tuturan mengandung strategi kesantunan negatif, dan tujuh tuturan mengandung strategi kesantunan positif. Ketiga, penelitian yang dilakukan oleh Lestari . terkait analisis kesantunan berbahasa Presiden Ir. Joko Widodo pada pidato masalah cabut larangan ekspor minyak goreng kajian pragmatik yang menyimpulkan bahwa terdapat empat tuturan mengandung maksim kebijaksanaan, dua tuturan mengandung maksim kedermawanan, satu tuturan mengandung maksim penghargaan, satu tuturan mengandung maksim kesederhanaan, satu tuturan mengandung maksim pemufakatan dan satu tuturan mengandung maksim kesimpatian. Berdasarkan dari latar belakang tersebut penelitian ini berfokus pada pidato pertama Prabowo Subianto usai dinyatakan menang Pilpres 2024 oleh KPU pada channel youtube kompastv. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pematuhan dan pelanggaran maksim kesantunan, serta mengetahui perilaku kebahasaan pada pidato pertama Prabowo setelah dinyatakan menang Pilpres oleh KPU. METODE Metode kualitatif menjadi metode yang digunakan dalam penelitian ini. Metode kualitatif adalah yang metode yang menggunakan perspektif fenomenologis untuk memahami makna interaksi dan pengalaman manusia dalam situasi yang diberikan (Zaim, 2. Teknik pengumpulan data melalui teknik dokumentasi, teknik baca, simak, dan catat. Subjek dalam penelitian ini adalah video youtube pada channel kompastv tentang pidato pertama Prabowo JOLSE A 2025 by Jolse is licensed under CC BY-SA 4. 0 | pg. setelah dinyatakan menang Pilpres 2024. Objek penelitian ini adalah keseluruhan tuturan pidato Prabowo Subianto dalam pidato tersebut. Dalam analisisnya, peneliti menganalisis dan mengkategorikan seluruh tuturan ke dalam pendekatan maksim kesopanan dari Leech, yang meliputi maksim kebijaksanaan, kedermawanan, penghargaan, kesederhanaan, pemufakatan, dan maksim kesimpatian. HASIL Leech . mengelompokkan enam jenis maksim dalam maksim kesantunan, yakni maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim penghargaan, maksim kesederhanaan, maksim pemufakatan, dan maksim kesimpatian. Berikut penjelasannya. Maksim Kebijaksanaan Maksim bijaksanaan memiliki arti seperangkat prinsip, atau hukum, yang mendukung bijaksana atau yang sesuai dalam memengaruhi pikiran dan perasaan seseorang. Oleh karena itu, seseorang harus berusaha untuk hidup sesuai dengan bijaksana, mengurangi dampak atau kerugian dari tindakan terhadap diri mereka sendiri dan orang lain, dan memperkuat prinsipprinsip moral dan etika yang melengkapi tindakan tersebut (Wijana, 2. Maksim Kedermawanan Maksim kedermawanan dinyatakan melalui fungsi tuturan impositif dan komisif. Maksim ini mengharuskan setiap peutur atau mitra tutur mampu memaksimalkan kerugian bagi dirinya sendiri (Wijana, 2. Maksim Penghargaan Penghargaan adalah jenis maksim di mana setiap peserta tindak tutur diharapkan untuk memaksimalkan kerugian pribadi mereka (Wijana, 2. Maksim Kesederhanaan Maksim kesederhanaan adalah sikap atau prinsip hidup yang menekankan pentingnya menjauhi kemewahan berlebihan, pemborosan, atau keinginan yang berlebihan (Wijana, 2. Maksim Pemufakatan Maksim pemufakatan menekankan pentingnya memastikan bahwa semua pihak yang terlibat dalam suatu tindakan atau hubungan memberikan persetujuan secara bebas, sadar, dan tanpa paksaan (Wijana, 2. JOLSE A 2025 by Jolse is licensed under CC BY-SA 4. 0 | pg. Maksim Kesimpatian Maksim kesimpatian merupakan kemampuan untuk memahami dan merasakan perasaan atau situasi orang lain dari perspektif mereka sendiri (Wijana, 2. Pada penelitian ini penggunaan maksim-maksim kesantunan berbahasa bertujuan untuk mengetahui apakah tuturan Prabowo Subianto mematuhi atau melanggar maksim kesantunan. Kemudian, ditemukan sebanyak 18 data tuturan Prabowo Subianto yang mengandung unsur pematuhan dan pelanggaran dalam maksim kesantunan, antara lain 3 data mengandung pematuhan maksim kebijaksanaan, 5 data mengandung pematuhan maksim penghargaan, 1 data mengandung pematuhan maksim kesederhanaan, 4 data mengandung maksim pemufakatan, dan 4 data mengandung maksim kesimpatian. Berikut data yang ditemukan. Data 1 AuMereka yang memantau jalannya pemilihan umum kita menyatakan sangat terkesan atas lancarnya pemilihan umum, atas tartibnya, dan atas ketenangan, kesejukan, dan suasana gembira yang kita dirasakan terjadi pada hari pemilihan umum tersebut tanggal 14 Februari yang baru lalu. Ay Pada data 1 diketahui bahwa tuturan Prabowo Subianto mengandung maksim kebijaksanaan. Maksim tersebut dibuktikan pada tuturan Auketenangan, kesejukan, dan suasana gembiraAy. Dalam konteks ini, maksim tersebut mengisyaratkan bahwa pelaksanaan pemilihan umum yang lancar, tertib, dan menimbulkan ketenangan, kesejukan, serta suasana gembira, merupakan suatu hal positif. Hal ini karena apabila proses pemilihan umum berjalan dengan baik otomatis mampu menciptakan suasana yang kondusif, aman, dan menyenangkan bagi semua pihak yang terlibat. Selain itu, maksim ini menyatakan bahwa keberhasilan suatu pemilihan umum tidak hanya diukur dari segi teknisnya saja, tetapi juga dari lingkungan atau masyarakat yang diciptakan. Data 2 AuSaudara-saudara malam ini KPU telah memutuskan dan menetapkan hasil PEMILU presiden dan PEMILU legislatif 2024 sebagaimana telah kita saksikan bersama dan hari ini kami menghormati dan mendukung seluruh proses dan tahapan sesuai dengan Peraturan Perundangan yang berlaku. Ay Pada data 2 diketahui bahwa tuturan Prabowo Subianto mengandung maksim kebijaksanaan. Maksim tersebut dibuktikan pada tuturan Aumenghormati dan mendukung seluruh proses dan tahapan sesuai dengan Peraturan Perundangan yang berlakuAy. Maksim kebijaksanaan ini mencerminkan sikap profesionalisme dan tanggung jawab institusi, di mana mereka tidak JOLSE A 2025 by Jolse is licensed under CC BY-SA 4. 0 | pg. hanya mengambil keputusan, tetapi juga berkomitmen untuk mengikuti aturan dan prosedur yang telah ditetapkan. Hal ini menunjukkan adanya ketegasan dalam penegakan hukum serta penghormatan terhadap mekanisme demokratis dan peraturan yang berlaku dalam sistem pemilihan umum. Data 3 AuKami mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk bersama-sama menatap ke depan bersatu dan bergandengan tangan karena tantangan kita sebagai bangsa masih sangat besar. Kita harus bersatu, kita harus rukun, kita harus bekerja sama untuk membawa Indonesia menuju kemakmuran dan keadilan, dari kemakmuran kita bisa membawa keadilan kepada seluruh rakyat Indonesia. Kita harus bersatu untuk menghilangkan kemiskinan dan menghilangkan kelaparan, dan menghilangkan penderitaan dari rakyat Indonesia. Ay Pada data 3 diketahui bahwa tuturan Prabowo Subianto mengandung maksim kebijaksanaan. Maksim tersebut dibuktikan pada tuturan AuKita harus bersatu, kita harus rukun, kita harus bekerja sama untuk membawa Indonesia menuju kemakmuran dan keadilanAy. Keseluruhan maksim kebijaksanaan dalam kalimat tersebut menggambarkan arah yang diharapkan bagi seluruh rakyat Indonesia, yaitu untuk bekerja bersama-sama menuju kemakmuran yang merata dan keadilan yang menyeluruh. Data 4 AuIngin menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh rakyat Indonesia yang telah menggunakan hak pilihnya pada PEMILU 2024. Ay Pada data 4 diketahui bahwa tuturan Prabowo Subianto mengandung maksim penghargaan. Maksim tersebut dibuktikan pada tuturan AuIngin menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginyaAy. Maksim penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap rakyat Indonesia yang telah melaksanakan proses demokrasi. Dengan kata lain. Prabowo berharap agar ucapan terima kasih dan penghargaan yang disampaikan tidak hanya terdengar sekadar formalitas, tetapi benar-benar menggambarkan kedalaman rasa terima kasih yang dirasakan terhadap partisipasi dan kontribusi masyarakat dalam proses demokrasi pada PEMILU 2024. Data 5 AuAtas nama Prabowo Gibran dan atas nama Koalisi Indonesia Maju, saya juga ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran penyelenggara PEMILU dalam hal ini adalah KPU dan seluruh PPLN di 180 negara. Ay JOLSE A 2025 by Jolse is licensed under CC BY-SA 4. 0 | pg. Pada data 5 diketahui bahwa tuturan Prabowo Subianto mengandung maksim penghargaan. Maksim tersebut dibuktikan pada tuturan Auingin mengucapkan terima kasih yang sebesarbesarnyaAy. Maksim penghargaan tersebut memberikan maksud sangat menghargai dedikasi, kerja keras, dan keterlibatan seluruh jajaran penyelenggara Pemilu, termasuk KPU (Komisi Pemilihan Umu. dan seluruh PPLH (Panitia Pemilihan Luar Neger. di 180 negara. Ini adalah ungkapan penghargaan yang sangat besar dan tulus atas kontribusi yang diberikan dalam pelaksanaan proses Pemilu, yang merupakan bagian penting dari proses demokrasi suatu Data 6 AuDemikian juga terima kasih kepada BAWASLU, kepada DKPP, dan seluruh jajarannya juga penghargaan terima kasih kepada seluruh jajaran TNI dan POLRI, dan seluruh unsur pendukung pelaksanaan PEMILU. Ay Pada data 6 diketahui bahwa tuturan Prabowo Subianto mengandung maksim penghargaan. Penggunaan maksim penghargaan di sini menunjukkan bahwa Prabowo tidak hanya sekadar mengucapkan terima kasih, tetapi juga menegaskan betapa pentingnya peran dan kontribusi yang telah diberikan oleh pihak-pihak tersebut. Ini juga bisa diartikan sebagai cara mengungkapkan penghargaan yang sangat mendalam dan tulus, sehingga menjadi sebuah kesan yang kuat dalam menyampaikan rasa terima kasihnya. Data 7 AuSaya Prabowo Subianto sebagai calon presiden bersama WAPRES Saudara Gibran Rakabuming Raka yang diusung oleh Koalisi Indonesia Maju, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan pada seluruh ketua umum dan semua kader dan semua partai Koalisi Indonesia Maju. Ay Pada data 7 diketahui bahwa tuturan Prabowo Subianto mengandung maksim penghargaan. Maksim tersebut dibuktikan pada tuturan Aukami menyampaikan terima kasih dan penghargaanAy. Maksim ini menunjukkan bahwa Prabowo Subianto bersama dengan Gibran Rakabuming Raka mengucapkan rasa syukur dan menghargai kontribusi serta dukungan yang diberikan oleh seluruh ketua umum, kader, dan partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju. Selain itu, mereka sangat menghargai peran serta, dukungan, dan kerja keras yang telah diberikan oleh semua pihak yang terlibat dalam mendukung pencalonan mereka sebagai presiden dan wakil presiden 2024. Data 8 AuIni adalah bulan suci Ramadan, izinkanlah kami untuk takbir. Allahuakbar. Allahuakbar. Allahuakbar. Ay JOLSE A 2025 by Jolse is licensed under CC BY-SA 4. 0 | pg. Pada data 8 diketahui bahwa tuturan Prabowo Subianto mengandung maksim penghargaan. Penggunaan maksim penghargaan di sini tercermin dalam sikap menghormati, mengakui, dan memuliakan bulan suci Ramadan serta memohon izin untuk menyatakan kebesaran Allah dengan takbir sebagai ungkapan dari rasa kagum dan penghormatan yang mendalam. Data 9 AuSemoga niat baik semua unsur nanti akan terlihat dan semoga perjuangan kita diridhoi oleh Tuhan Maha Besar Allah SWT. Ay Pada data 9 diketahui bahwa tuturan Prabowo Subianto mengandung maksim kesederhanaan. Penggunaan maksim kesederhanaan di sini tercermin dari ungkapan doa terkait niat. Hal tersebut karena niat merupakan pondasi dari segala tindakan yang dilakukan. Niat yang sederhana, jujur, tulus, terbuka, dan mengarah pada kebaikan adalah kunci dalam menjalankan prinsip kesederhanaan. Selain itu, perjuangan atau usaha yang dilakukan hendaknya sederhana, tulus, dan dijalankan dengan penuh keikhlasan serta kerendahan hati. Sehingga mampu mendapatkan ridho Allah SWT. Data 10 AuBaru saja saya menerima keputusan dari Komisi Pemilihan Umum RI tentang hasil pemilihan umum tahun 2024, termasuk di situ pemilihan Ay Pada data 10 diketahui bahwa tuturan Prabowo Subianto mengandung maksim pemufakatan. Maksim tersebut dibuktikan pada tuturan Aumenerima keputusanAy. Maksim pemufakatan tersebut memberikan maksud bersedia untuk menghormati hasil dari proses demokratis Menerima keputusan merupakan langkah awal yang penting dalam proses pemufakatan, karena melibatkan kesediaan untuk bekerja sama, menghormati proses demokratis, serta bersedia mengakui hasilnya. Data 11 AuPertama, kita bersyukur kehadirat Tuhan Yang Maha Besar Allah SWT atas pengumuman resmi dari KPU tentang hasil pemilihan umum yang kita laksanakan pada tahun ini. Ay Pada data 11 diketahui bahwa tuturan Prabowo Subianto mengandung maksim pemufakatan. Maksim tersebut dibuktikan pada tuturan Auhasil pemilihan umumAy Maksim pemufakatan tersebut memberikan maksud bahwa hasil pemilihan umum presiden 2024 ini berdasarkan kemufakatan melalui beberapa tahapan seperti pendaftaran kandidiat, verifikasi calon, kampanye pemilu, dan lain-lain. JOLSE A 2025 by Jolse is licensed under CC BY-SA 4. 0 | pg. Data 12 AuPemilihan umum yang telah kita laksanakan diakui oleh dunia yang disampaikan kepada saya melalui ucapan-ucapan dan surat-surat oleh banyak kepala negara, kepala pemerintah, dan para duta besar. Ay Pada data 12 diketahui bahwa tuturan Prabowo Subianto mengandung maksim pemufakatan. Penggunaan maksim pemufakatan di sini tercermin dari pemilihan umum tersebut telah berhasil mencapai kesepakatan atau persetujuan yang menghasilkan pengakuan dari berbagai pihak, dan hal ini dianggap penting atau luar biasa oleh komunitas internasional, termasuk para pemimpin dunia. Data 13 AuMandat rakyat Indonesia adalah di tangan kami tapi kami akan menjadi presiden wakil presiden pemerintah untuk seluruh rakyat Indonesia. Ay Pada data 13 diketahui bahwa tuturan Prabowo Subianto mengandung maksim pemufakatan. Penggunaan maksim pemufakatan di sini tercermin dari kata AuMandatAy. Mandat berarti kepercayaan rakyat Indonesia yang diberikan kepada presiden dan wakil presiden setelah diumumkannya hasil PILPRES 2024 secara mufakat. Data 14 AuMereka yang memantau jalannya pemilihan umum kita menyatakan sangat terkesan atas lancarnya pemilihan umumAAy Data 15 AuPemilihan kita ternyata adalah PEMILU yang terbesar di dunia yang dilaksanakan dalam 1 hari itu ternyata memang dipantau oleh banyak Ay Pada data 14 dan data 15 diketahui bahwa tuturan Prabowo Subianto mengandung maksim Penggunaan maksim Penggunaan maksim kesimpatian di sini tercermin dari kata AumemantauAy. AudipantauAy. AuMemantauAy dan AudipantauAy dalam hal ini memiliki arti adanya sikap empati terhadap keberlangsungan Pilpres 2024. Data 16 AuPemilihan umum sudah selesai semua pilihan rakyat adalah harus kita hormati, yang memilih 02 kita hormati, yang memilih 01 kita hormati, yang memilih 03 kita hormati. Ay Pada data 16 diketahui bahwa tuturan Prabowo Subianto mengandung maksim kesimpatian. Penggunaan maksim Penggunaan maksim kesimpatian di sini tercermin dari kata AuhormatiAy. Hal tersebut menunjukkan dorongan untuk memahami, menghargai, dan menghormati JOLSE A 2025 by Jolse is licensed under CC BY-SA 4. 0 | pg. perbedaan pendapat politik yang yang terjadi pada Pilpres 2024. dimiliki oleh rakyat secara Melalui ungkapan maksim tersebut menciptakan suasana yang inklusif dan mendukung yang merupakan inti dari kesimpatian dalam konteks politik. Data 17 AuBagi mereka yang tidak memilih kami berilah kesempatan kami, kami akan buktikan kami akan menjadi Presiden dan Wakil Presiden perintah yang akan bekerja sekeras-kerasnya. Ay Pada data 17 diketahui bahwa tuturan Prabowo Subianto mengandung maksim kesimpatian. Penggunaan maksim kesimpatian di sini tercermin dari sikap yang mencoba memahami, menghargai, dan merangkul semua pihak, termasuk yang tidak mendukung. Data 18 AuRatusan tahun kita dipecah belah oleh kaum imperalis dan kaum kolonialis. Ay Pada data 18 diketahui bahwa tuturan Prabowo Subianto mengandung pelangaram maksim Pelanggaran maksim kesimpatian di sini tercermin dari kata Audipecah belahAy. Hal tersebut menjurus kepada penjajah yang sering kali mengakibatkan penderitaan, penindasan, dan kemiskinan bagi rakyat yang di jajah pada waktu itu. PEMBAHASAN Prinsip Kesantunan Berbahasa Maksim Kebijaksanaan Jumlah Temuan Persentase Maksim Penghargaan Maksim Kesederhanaan Maksim Pemufakatan Maksim Kesimpatian Total Tabel 1. Jenis Pematuhan dan Pelanggaran Maksim Berdasarkan tabel di atas, pematuhan dan pelanggaran maksim pada video Pidato Pertama Prabowo usai dinyatakan menang Pilpres 2024 oleh KPU pada channel youtube kompastv dapat dikelompokkan menjadi lima jenis maksim pematuhan dan pelanggaran kesantunan Kesantunan berbahasa didominasi dengan maksim penghargaan dan maksim JOLSE A 2025 by Jolse is licensed under CC BY-SA 4. 0 | pg. Hasil penelitian ini selaras dengan beberapa hasil penelitian, pertama, penelitian yang dilakukan oleh Putra & Wijana . yang menyimpulkan bahwa tuturan Jokowi lebih didominasi sebanyak 70% mengandung pematuhan maksim kesantunan dan 30% mengandung maksim pelanggaran kesantunan. Kedua, penelitian yang dilakukan oleh Candra et al. , . menyimpulkan bahwa terdapat 2 tuturan mengandung nilai kebijaksanaan, 2 tuturan mengandung nilai kedermawanan, 3 tuturan mengandung nilai kesepakatan, 1 tuturan mengandung strategi kesantunan negatif, dan 7 tuturan mengandung strategi kesantunan Ketiga, penelitian yang dilakukan oleh Lestari . yang menyimpulkan bahwa terdapat 4 tuturan mengandung maksim kebijaksanaan, 2 tuturan mengandung maksim kedermawanan, 1 tuturan mengandung maksim penghargaan, 1 tuturan mengandung maksim kesederhanaan, 1 tuturan mengandung maksim pemufakatan dan 1 tuturan mengandung maksim kesimpatian. Ketiga hasil penelitian di atas, didominasi oleh maksim kebijaksanaan dan maksim Sementara itu, penelitian terkait Deklarasi Kemenangan Prabowo terkait didominasi oleh maksim kesimpatian. Dalam pidato pertamanya usai dinyatakan menang Pilpres. Prabowo sering mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas dukungan yang diterimanya selama proses pemilihan. Tindakan ini mencerminkan sikap rendah hati dan pengakuan bahwa kemenangan yang diraihnya bukan semata-mata hasil usaha pribadi, melainkan buah dari kerja keras tim kampanye, partai politik pendukung, relawan, serta para pemilih yang telah memberikan kepercayaan kepadanya. Pernyataan tersebut sesuai dengan pernyataan pidato Prabowo yang termuat dalam surat kabar elektronik TEMPO. CO. yang mengungkapkan bahwa salah satu bentuk tugas dan tanggung jawab sebagai rakyat adalah turut andil dalam kegiatan politik (Ferlien & Rumaf, 2. Ucapan terima kasih tersebut juga bertujuan memperkuat hubungan dan solidaritas di antara semua pihak yang terlibat, serta mengirimkan pesan persatuan dan kolaborasi untuk menghadapi tantangan pemerintahan ke depan. Berkaitan dengan hal tersebut. Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya memiliki keyakinan dari kecil untuk menjadi pemimpin yang rasional dan mampu memyusun berbagai strategi yang dibutuhkan (Data & Temp. Dengan demikian. Prabowo menunjukkan komitmen untuk memimpin dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, yang merupakan nilai-nilai fundamental dalam budaya politik Indonesia. JOLSE A 2025 by Jolse is licensed under CC BY-SA 4. 0 | pg. Penelitian ini memberikan kontribusi unik dengan menunjukkan bahwa dalam pidato kemenangan Prabowo, maksim kesantunan yang paling dominan adalah maksim kesimpatian dan maksim penghargaan. Hal ini berbeda dengan penelitian-penelitian terdahulu yang lebih banyak menekankan dominasi maksim kebijaksanaan dan maksim pemufakatan. Fokus pada maksim kesimpatian memperlihatkan adanya pola komunikasi politik yang lebih menekankan pada hubungan emosional, solidaritas, dan rasa terima kasih kepada berbagai pihak. Dengan demikian, penelitian ini menambah perspektif baru bahwa pemimpin politik tidak hanya membangun legitimasi dengan kebijaksanaan atau kesepakatan, tetapi juga dengan memperkuat citra diri sebagai sosok rendah hati dan penuh rasa syukur. Selain itu, hasil penelitian ini memperkaya kajian kesantunan berbahasa dalam konteks komunikasi politik di Indonesia dengan menghadirkan nuansa retorika yang berbeda. Temuan ini juga mengindikasikan adanya perubahan gaya komunikasi politik yang lebih humanis dan emosional pada era Pilpres 2024. Keterbatasan penelitian ini terletak pada lingkup data yang hanya difokuskan pada satu pidato Prabowo, yakni pidato pertama usai dinyatakan menang Pilpres oleh KPU. Hal ini membuat hasil penelitian belum dapat digeneralisasi untuk keseluruhan gaya komunikasi Prabowo dalam berbagai kesempatan resmi. Selain itu, penelitian ini masih menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif tanpa dukungan metode kuantitatif yang dapat mengukur secara lebih objektif frekuensi pematuhan maupun pelanggaran maksim. Penelitian juga belum mempertimbangkan perbandingan dengan pidato kandidat lain pada momen serupa, sehingga belum terlihat perbedaan gaya kesantunan antar tokoh politik. Faktor konteks sosial, budaya, dan media juga belum dianalisis secara mendalam, padahal hal tersebut sangat memengaruhi interpretasi kesantunan berbahasa. Oleh karena itu, temuan penelitian ini lebih bersifat spesifik dan terbatas pada situasi komunikasi tertentu saja. Meskipun terbatas, penelitian ini memberikan dampak penting dalam memahami bagaimana komunikasi politik di Indonesia dibangun melalui strategi kesantunan berbahasa. Temuan bahwa maksim kesimpatian dan penghargaan lebih dominan dalam pidato kemenangan Prabowo menunjukkan bahwa strategi komunikasi emosional lebih efektif dalam menciptakan legitimasi politik dan membangun kepercayaan publik. Dampak lainnya adalah terbukanya wawasan bagi masyarakat untuk lebih kritis dalam menafsirkan tuturan politisi, bukan hanya melihat isi janji politik, melainkan juga bagaimana bahasa digunakan untuk menciptakan citra Penelitian ini juga berdampak pada perkembangan kajian pragmatik, khususnya teori JOLSE A 2025 by Jolse is licensed under CC BY-SA 4. 0 | pg. kesantunan Leech, yang terbukti relevan untuk menganalisis wacana politik kontemporer. Selain itu, penelitian ini dapat memperkaya kajian linguistik terapan dengan menghubungkan teori kesantunan dengan strategi komunikasi politik praktis. Pada akhirnya, penelitian ini memberi gambaran bahwa politik bahasa sangat berperan dalam membangun kohesi sosial pasca-pemilu. Penelitian di masa depan disarankan untuk memperluas objek kajian, tidak hanya pada satu pidato, tetapi juga mencakup berbagai pidato Prabowo dalam momentum yang berbeda, seperti kampanye, debat, maupun pernyataan resmi setelah menjabat. Selain itu, perbandingan dengan tokoh politik lain, baik di tingkat nasional maupun internasional, dapat memberikan gambaran lebih komprehensif tentang variasi penggunaan maksim kesantunan. Penelitian mendatang juga dapat menggunakan metode kuantitatif untuk menghitung proporsi pematuhan dan pelanggaran maksim secara lebih objektif. Pendekatan multimodal yang menganalisis aspek verbal dan nonverbal, seperti intonasi, gesture, dan ekspresi wajah, juga akan memperkaya analisis kesantunan. Lebih jauh, penelitian lintas disiplin dengan melibatkan ilmu politik, komunikasi, dan psikologi sosial dapat memberikan pemahaman lebih mendalam tentang dampak kesantunan bahasa terhadap citra politik. Dengan begitu, penelitian ke depan akan menghasilkan temuan yang lebih kuat, komprehensif, dan dapat digeneralisasi. Secara praktis, penelitian ini memberikan implikasi bagi politisi dan komunikator publik tentang pentingnya penerapan maksim kesantunan, khususnya maksim kesimpatian dan penghargaan, dalam membangun citra positif dan kepercayaan publik. Pidato yang sarat dengan ungkapan terima kasih, penghormatan, dan pengakuan terhadap kontribusi orang lain terbukti mampu menciptakan kesan rendah hati dan memperkuat solidaritas. Hal ini dapat menjadi strategi komunikasi efektif bagi para pemimpin untuk merangkul berbagai lapisan masyarakat pasca kontestasi politik yang penuh ketegangan. Bagi masyarakat, hasil penelitian ini dapat meningkatkan literasi politik, sehingga mereka lebih peka dalam menilai keaslian dan strategi komunikasi para politisi. Bagi akademisi, temuan ini dapat dijadikan referensi dalam mengembangkan kurikulum pragmatik dan komunikasi politik. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya memberi kontribusi teoretis bagi pengembangan ilmu bahasa, tetapi juga manfaat praktis bagi dunia politik, pendidikan, dan masyarakat luas. JOLSE A 2025 by Jolse is licensed under CC BY-SA 4. 0 | pg. KESIMPULAN Berdasarkan penelitian yang dilakukan memberikan kesimpulan bahwa dalam pidato Pertama Prabowo Usai Dinyatakan Menang Pilpres 2024 Oleh KPU Pada Channel Youtube Kompastv lebih didominasi oleh pematuhan maksim kesantunan berbahasa. Hal tersebut dibutikan sebanyak 3 data mengandung pematuhan maksim kebijaksanaan, 5 data mengandung pematuhan maksim penghargaan, 1 data mengandung pematuhan maksim kesederhanaan, 4 data mengandung maksim pemufakatan, dan 4 data mengandung maksim kesimpatian. Pematuhan penggunaan maksim dalam kesantunan berbahasa tersebut direalisasikan Prabowo Subianto dengan berbagai fungsi, seperti untuk mengungkapkan rasa terima kasih, memuji, berjanji, dan bersimpati terhadap seluruh Rakyat Indonesia. Selain itu, ditemukan 1 data mengandung pelanggaran maksim kesimpatian. Pelanggaran maksim kesimpatian ini direalisasikan melalui fungsi untuk menentang atas kekejaman penjajah yang telah menjajah NKRI di masa lalu. Dengan demikian, perilaku kesantunan berbahasa Prabowo Subianto pada saat berpidato Pertama Prabowo Usai Dinyatakan Menang Pilpres 2024 Oleh KPU Pada Channel Youtube Kompastv menunjukkan perilaku berbahasa yang santun. Hal tersebut mengingat Prabowo Subianto merupakan calon Presiden yang terpilih pada Pilpres 2024, secara implisit tentunya memberikan suatu contoh kepada masyarakat khususnya dalam hal berperilaku santun pada saat berkomunikasi. Berkaitan dengan hal tersebut, dominasi maksim kesimpatian dan penghargaan dalam pidato kemenangan Prabowo menunjukkan pentingnya peran strategi kesantunan berbahasa dalam membangun legitimasi politik, solidaritas, dan kepercayaan publik. Temuan ini menegaskan bahwa kajian pragmatik, khususnya analisis maksim kesantunan, sangat relevan untuk memahami dinamika komunikasi politik di Indonesia yang semakin menekankan nilai humanis dan emosional. Meskipun penelitian ini masih terbatas pada satu pidato dan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, hasilnya tetap penting karena membuka ruang diskusi baru tentang bagaimana bahasa politik membentuk citra pemimpin. Pentingnya penelitian ini terletak pada kontribusinya dalam memperkaya literatur akademik sekaligus memberikan manfaat praktis bagi politisi, komunikator publik, masyarakat, maupun akademisi. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan dengan cakupan yang lebih luas dan metode yang lebih beragam agar hasilnya semakin komprehensif dan dapat digeneralisasi. Hal ini menunjukkan bahwa penelitian kesantunan berbahasa dalam ranah politik bukan sekadar kajian JOLSE A 2025 by Jolse is licensed under CC BY-SA 4. 0 | pg. linguistik, melainkan juga bagian dari upaya memahami strategi kepemimpinan dan pembentukan kohesi sosial dalam masyarakat. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak/Ibu Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret (FKIP UNS) yang telah memberikan bimbingan, arahan, dan motivasi dalam proses penyusunan penelitian ini. Dukungan akademik, masukan yang konstruktif, serta semangat yang diberikan telah menjadi bagian penting dalam penyelesaian artikel ini. Ucapan terima kasih juga penulis sampaikan atas kesempatan yang diberikan untuk mengembangkan kajian dalam bidang pragmatik dan komunikasi politik, sehingga penelitian ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga segala ilmu dan bimbingan yang telah diberikan menjadi amal kebaikan dan memberikan manfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia FKIP UNS. DAFTAR PUSTAKA