IQRAAo: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi Volume 20 Nomor 1 Mei 2026 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 Analisis Sitasi Jurnal Iqra Kajian Ilmu Perpustakaan. Informasi Dan Kearsipan Tahun 2020-2025 : Sebuah Kajian Bibliometrika Andi Sriana Yusuf Universitas Islam Negeri Datokarama Palu Ahmad Aryadi Universitas Islam Negeri Datokarama Palu Email: @anayusuff1705@gmail. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola sitasi yang terdapat pada artikel-artikel Jurnal IQRA: Kajian Ilmu Perpustakaan. Informasi, dan Kearsipan selama periode 2020Ae Pendekatan bibliometrika digunakan untuk memberikan gambaran kuantitatif mengenai produktivitas penulis, jenis literatur yang digunakan, serta tren penelitian yang berkembang dalam bidang ilmu perpustakaan dan informasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis sitasi, di mana data dikumpulkan dari seluruh daftar pustaka pada artikel yang diterbitkan dalam rentang waktu Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah publikasi Jurnal IQRA relatif stabil setiap tahun dengan total 81 artikel selama enam tahun, dan puncak produktivitas terjadi pada tahun 2022Ae2023. Jenis literatur yang paling dominan digunakan adalah artikel jurnal, diikuti oleh sumber daring, buku, dan peraturan perundang- undangan. Penulis yang paling banyak disitasi adalah Sugiyono. Sulistyo- Basuki, dan Endang Fatmawati yang dikenal luas dalam bidang metodologi penelitian dan ilmu perpustakaan. Analisis AuPerpustakaanAy. AuSitasiAy. AuJurnalAy, dan AuInformasiAy menjadi kata yang paling dominan, menunjukkan fokus utama penelitian dalam bidang komunikasi ilmiah dan bibliometrika. Secara keseluruhan, penelitian ini menggambarkan kontribusi Jurnal IQRA dalam memperkuat pengembangan literatur ilmiah nasional di bidang ilmu perpustakaan, informasi, dan kearsipan. Kata Kunci: Analisis sitasi, bibliometrika. Jurnal IQRA, ilmu perpustakaan, informasi, kearsipan. ABSTRACT This study aims to analyze the citation patterns found in IQRAAo: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi Volume 20 Nomor 1 Mei 2026 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 articles published in Jurnal IQRA: Kajian Ilmu Perpustakaan. Informasi, dan Kearsipan during the period 2020Ae2025. bibliometric approach was employed to provide a quantitative overview of author productivity, types of literature cited, and emerging research trends in the field of library and information science. The research applied a descriptive quantitative method using citation analysis, with data collected from the reference lists of all articles published within the study period. The findings reveal that the publication output of Jurnal IQRA remained relatively stable over the years, producing a total of 81 articles in six years, with the highest productivity observed in 2022Ae2023. The most frequently cited sources were journal articles, followed by online resources, books, and legal documents. The most frequently cited authors were Sugiyono. Sulistyo-Basuki, and Endang Fatmawati, all of whom are prominent figures in research methodology and library The word cloud analysis indicated that AuLibrary,Ay AuCitation,Ay AuJournal,Ay and AuInformationAy were the most dominant terms, reflecting the journalAos primary focus on scholarly communication and bibliometric studies. Overall, this study highlights Jurnal IQRAAos contribution to strengthening the national body of scholarly literature in the field of library, information, and archival science. Keywords: Citation analysis, bibliometrics. Jurnal IQRA, library science, information, archival studies. IQRAAo: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi Volume 20 Nomor 1 Mei 2026 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 PENDAHULUAN Perkembangan ilmu pengetahuan di era digital saat ini semakin pesat, terutama dalam bidang ilmu informasi, dan kearsipan. Publikasi ilmiah menjadi salah satu sarana utama dalam menyebarluaskan hasil penelitian serta memperkuat dasar keilmuan dalam berbagai disiplin. Salah satu cara untuk menilai kualitas dan pengaruh suatu karya ilmiah adalah melalui analisis sitasi, yaitu dengan melihat seberapa sering suatu karya dijadikan rujukan oleh peneliti lain. 1 Analisis sitasi mencerminkan sejauh mana sebuah artikel berkontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan menunjukkan posisi strategisnya dalam jaringan pengetahuan ilmiah yang lebih luas2Salah satu jurnal yang menjadi fokus penelitian ini adalah Jurnal IQRA: Kajian Ilmu Perpustakaan. Informasi dan Kearsipan, yang diterbitkan oleh Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Jurnal ini berperan penting sebagai wadah bagi para peneliti, pustakawan, dan akademisi dalam mengembangkan wacana ilmiah di bidang perpustakaan, informasi, dan kearsipan. Dalam kurun waktu 2020 hingga 2025, jurnal ini telah menerbitkan berbagai artikel yang memuat hasil penelitian, kajian literatur, dan analisis teoretis yang relevan dengan perkembangan keilmuan di bidang tersebut3 Namun demikian, belum banyak penelitian yang secara khusus mengkaji bagaimana pola sitasi yang terdapat dalam artikel-artikel Jurnal IQRA, termasuk jenis sumber yang paling dominan digunakan, serta sejauh mana relevansi terhadap tema penelitian yang diangkat. Pendekatan bibliometrika digunakan dalam penelitian ini IQRAAo: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi Volume 20 Nomor 1 Mei 2026 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 tren penelitian Melalui analisis bibliometrika, dapat diketahui arah dan karakteristik perkembangan ilmu perpustakaan serta kontribusi Jurnal IQRA bibliometrika memungkinkan penggunaan indikator yang berbeda untuk mengendalikan kualitas produk ilmiah, melakukan analisis pasar, dan menunjang perencanaan strategis dalam komunikasi ilmiah4 Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi bagi pengelola jurnal maupun penulis dalam pemahaman yang lebih mendalam mengenai peta sitasi pada Jurnal IQRA selama periode lima tahun terakhir. Analisis sitasi merupakan salah satu teknik dalam kajian bibliometrik yang berfungsi untuk memahami pola penggunaan sumber informasi dalam suatu bidang ilmu pengetahuan. Melalui analisis sitasi, peneliti dapat menilai seberapa besar suatu dokumen, jurnal, atau penulis berperan dalam pengembangan Analisis mengukur keterkaitan antar dokumen serta mengidentifikasi sumber literatur yang paling berpengaruh dalam suatu disiplin Dalam konteks publikasi ilmiah, sitasi menjadi elemen memanfaatkan literatur yang relevan sebagai dasar teori dan penguatan argumen dalam karya ilmiahnya. Kutipan tidak hanya berfungsi sebagai pengakuan terhadap mempermudah pembaca dalam menelusuri sumber informasi yang lebih mendalam. Analisis sitasi juga memberikan manfaat praktis bagi pustakawan dan ilmuwan informasi, terutama dalam IQRAAo: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi Volume 20 Nomor 1 Mei 2026 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 Pustaka merupakan alat praktis untuk mengevaluasi apakah sebuah khususnya melalui pemetaan pola kutipan untuk pengambilan keputusan dalam pengembangan koleksi. Kuri dan Hajje . menegaskan bahwa hasil analisis sitasi dapat digunakan untuk mengetahui tren penggunaan literatur, usia sumber yang digunakan, dan frekuensi kutipan dari berbagai jenis dokumen. 6Penelitian ini memfokuskan analisis pada Jurnal IQRA periode 2020Ae2025 untuk melihat bagaimana pola sitasi berkembang dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Dengan melakukan kajian terhadap sumber referensi yang digunakan dalam setiap artikel, penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran tentang jenis literatur yang paling sering disitir, tingkat kemutakhiran sumber, serta keseimbangan antara penggunaan referensi dalam negeri dan luar negeri. Hasil dari analisis ini diharapkan dapat menjadi masukan dalam peningkatan kualitas publikasi ilmiah di bidang ilmu perpustakaan dan informasi, sekaligus memperkuat peran Jurnal IQRA sebagai wadah ilmiah yang mendukung perkembangan literatur mutakhir di Indonesia. Rumusan bagaimana pola sitasi yang digunakan dalam artikel-artikel Jurnal IQRA: Kajian Ilmu Perpustakaan. Informasi dan Kearsipan pada periode 2020Ae2025. Penelitian ini juga menelaah jenis literatur yang paling banyak digunakan oleh para penulis, siapa saja perkembangan penelitian di bidang ilmu perpustakaan, informasi, dan kearsipan di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis secara mendalam pola sitasi yang terdapat dalam artikel-artikel Jurnal IQRA selama periode 2020Ae2025 IQRAAo: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi Volume 20 Nomor 1 Mei 2026 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 dengan menggunakan pendekatan bibliometrika. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi sumber-sumber referensi yang paling dominan digunakan, menelusuri produktivitas penulis dan pengarang yang paling sering disitasi, serta memahami Jurnal IQRA Selain penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi pengelola jurnal dalam memperkuat mutu ilmiah dan relevansi referensi yang digunakan dalam setiap publikasi. METODE Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode analisis sitasi . itation analysi. untuk mengkaji pola penggunaan sumber referensi pada artikel-artikel yang Jurnal IQRA 2020Ae2025. Pendekatan ini bertujuan untuk mengetahui kecenderungan dan karakteristik literatur yang dijadikan rujukan oleh para penulis dalam jurnal tersebu. Objek penelitian ini adalah seluruh artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam Jurnal IQRA selama rentang waktu 2020 hingga 2025. Data diperoleh melalui pengumpulan seluruh daftar pustaka . aftar referens. dari setiap artikel yang terbit pada periode tersebut. Setiap referensi kemudian dicatat dan dikelompokkan berdasarkan jenis sumber . urnal, buku, skripsi, website, dan lain-lai. Data metode dokumentasi, yaitu dengan menelusuri artikel-artikel yang telah diterbitkan di laman resmi Jurnal IQRA. Selanjutnya, daftar pustaka dari setiap artikel diinput IQRAAo: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi Volume 20 Nomor 1 Mei 2026 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 ke dalam lembar kerja Microsoft Excel untuk dianalisis secara Dalam proses ini dilakukan pencatatan meliputi: Nama penulis yang dikutip. Tahun terbit referensi. Jenis literatur. Jumlah sitasi per artikel, dan Sumber publikasi . urnal, buku, skripsi, website, dl. IQRAAo: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi Volume 20 Nomor 1 Mei 2026 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 HASIL DAN PEMBAHASAN Artikel-ilmiah di jurnal ini mencakup penelitian empiris . uantitatif, kualitati. , studi kasus, analisis bibliometrik, kajian teoritis, serta pengembangan aplikasi atau layanan di bidang Sebagai mengenai manajemen bahan pustaka di perpustakaan sekolah, analisis layanan perpustakaan, serta tren penelitian literasi digital Dibanding memfokus pada perpustakaan umum atau akademik. IQRAAo kearsipan . sehingga cakupannya lebih luas. Selain itu, karena diterbitkan oleh unit perpustakaan sebuah universitas keagamaan, terdapat kecenderungan bahwa beberapa karya mengangkat konteks pendidikan, institusi keagamaan, atau aspek nilai-keagamaan pendidikan tinggi. Dari aspek sitasi, hasil penelitian menunjukkan bahwa penulis dalam Jurnal IQRAAo yang beragam, mulai dari Namun, masih ditemukan ketergantungan cukup tinggi terhadap literatur dalam negeri dibandingkan sumber internasional yang Usia literatur yang dirujuk mayoritas berada dalam rentang 5Ae10 tahun terakhir, sehingga dapat dikatakan bahwa penggunaan informasi masih cukup mutakhir. Analisis terhadap distribusi sitasi juga memperlihatkan bahwa sebagian besar artikel mengutip antara 15Ae30 sumber, dengan fokus kutipan isu-isu perpustakaan dan pengguna. Hasil ini menunjukkan bahwa penulis aktif mengikuti tren penelitian terkini dalam bidang ilmu perpustakaan dan informasi. IQRAAo: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi Volume 20 Nomor 1 Mei 2026 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 Pada penelitian ini, penulis menganalisis produktivitas artikel yang diterbitkan oleh Jurnal IQRAAo Kajian Ilmu Perpustakaan. Informasi dan Kearsipan selama enam tahun terakhir, yaitu Analisis mengetahui perkembangan jumlah publikasi setiap tahunnya serta untuk melihat konsistensi jurnal dalam menyebarluaskan karya ilmiah di bidang perpustakaan, informasi, dan kearsipan. Data jumlah artikel yang berhasil terbit setiap tahun ditampilkan pada tabel berikut: Tabel 1. Format Tabel TAHUN JUMLAH ARTIKEL Berdasarkan data pada tabel tersebut, dapat disimpulkan bahwa Jurnal IQRAAo memiliki pola penerbitan yang relatif stabil dari Meskipun publikasi pada 2021, jumlah artikel kembali meningkat pada 2022 dan bertahan konsisten hingga Hal mempertahankan ritme publikasi serta ketertarikan penulis untuk mengirimkan karya ilmiahnya. Sementara itu, jumlah artikel pada tahun 2025 masih terbilang rendah karena data yang digunakan belum mencakup keseluruhan tahun, sehingga jumlah publikasi berpotensi bertambah pada akhir tahun. Penulis juga Menyusun data jumlah artikel dengan format diagram IQRAAo: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi Volume 20 Nomor 1 Mei 2026 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 batang agar lebih dapat dipahami dengan menunjukkan dalam bentuk diagram agar dapat memperjelas pola fluktuasi publikasi dari tahun 2020 hingga 2025, berikut format dalam bentuk diagram batang : Diagram Batang 1. Format Diagram Jumlah Artikel Jurnal IQRA . JUMLAH ARTIKEL No. JUMLAH ARTIKEL Tahun JUMLAH ARTIKEL Jumlah Berdasarkan grafik diagram di atas dapat disimpulkan bahwa total jumlah artikel dari periode tahun 2020 hingga 2025 mencapai 81 Dari keseluruhan data tersebut, terlihat adanya fluktuasi Tahun masing menerbitkan 20 artikel, yang menunjukkan adanya tahun-tahun Sementara itu, pada tahun 2020 tercatat sebanyak 17 artikel, menandakan awal yang cukup produktif. Namun, pada tahun 2021 terjadi sedikit penurunan dengan jumlah 14 artikel, sebelum kembali meningkat tajam pada dua tahun berikutnya. Memasuki tahun 2024, tren jumlah artikel mulai mengalami penurunan, dan pada tahun 2025 tercatat sebagai tahun dengan publikasi paling sedikit, yaitu hanya 10 IQRAAo: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi Volume 20 Nomor 1 Mei 2026 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 Dari penerbitan artikel cenderung meningkat hingga tahun 2023, kemudian mengalami penurunan pada dua tahun terakhir. Hal ini kebijakan penerbitan, perubahan jumlah penulis aktif, atau dinamika tema penelitian yang diangkat. Dengan demikian, grafik ini menggambarkan perkembangan dan kecenderungan jumlah menunjukkan puncak aktivitas publikasi pada tahun 2022 dan 2023 sebelum mengalami penurunan kembali di tahun-tahun Dalam penelitian ini, penulis juga melakukan analisis terhadap jenis literatur yang digunakan sebagai rujukan dalam artikelartikel Jurnal IQRAAo Kajian Ilmu Perpustakaan. Informasi dan Kearsipan pada rentang tahun 2020Ae2025. Analisis ini bertujuan untuk mengetahui kecenderungan penulis dalam memilih sumber informasi, serta menilai sejauh mana pemanfaatan literatur ilmiah yang berkualitas dan mutakhir digunakan dalam setiap publikasi. Jenis rujukan yang diidentifikasi meliputi skripsi, buku, jurnal undang-undang (UUD), laporan/dokumen lainnya. Untuk memberikan gambaran visual penulis menyajikan data dalam diagram batang berikut. IQRAAo: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi Volume 20 Nomor 1 Mei 2026 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 Diagram Batang 2. Format Diagram Jenis Literatur Skripsi Buk Jurn WEB UULDap Dokume Berdasarkan grafik diagram di atas dapat disimpulkan bahwa jenis literatur yang digunakan dalam masing-masing artikel pada Jurnal IQRA (Ilmu Perpustakaan dan Informas. terdiri dari enam kategori utama, yaitu jurnal, buku, website. UUD, skripsi, serta laporan dokumen. Dari keenam jenis literatur tersebut, sumber jurnal menjadi yang paling dominan dengan jumlah 646 referensi, menunjukkan bahwa penulis dalam Jurnal IQRA lebih banyak mengandalkan hasil-hasil penelitian ilmiah sebagai dasar teori dan rujukan utama dalam karya tulis mereka. Selanjutnya, website menempati posisi kedua dengan total 158 sumber, yang dimanfaatkan, terutama untuk memperoleh informasi aktual dan perpustakaan digital. Kemudian, buku berada pada urutan ketiga dengan jumlah 34 referensi, yang menandakan bahwa literatur berbentuk buku masih digunakan sebagai sumber pendukung Sementara UUD peraturan perundang-undangan tercatat sebanyak 23 sumber, menunjukkan bahwa sebagian artikel juga merujuk pada dasar IQRAAo: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi Volume 20 Nomor 1 Mei 2026 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 perpustakaan dan informasi. Adapun skripsi dan laporan dokumen memiliki jumlah paling masing-masing menandakan bahwa karya ilmiah tingkat mahasiswa maupun dokumen internal institusi belum banyak dijadikan acuan dalam penulisan artikel di jurnal ini. Secara keseluruhan, grafik tersebut memperlihatkan bahwa Jurnal IQRA lebih menekankan pada penggunaan sumber ilmiah primer seperti artikel jurnal, diikuti oleh sumber daring yang bersifat informatif dan aktual. Hal ini mencerminkan karakter akademik Jurnal IQRA yang berorientasi pada penelitian dan pengembangan ilmu perpustakaan serta informasi berbasis data ilmiah yang kuat. Kemudian setelah menganalisis jumlah artikel pertiap tahunnya, penulis juga menganalisis terkait top 10 penulis atau penulis yang paling muncul dalam daftar Pustaka. Analisis ini dilakukan untuk mengetahui siapa saja penulis yang memiliki kontribusi besar dalam pengembangan kajian ilmu perpustakaan, informasi, dan kearsipan yang menjadi rujukan utama dalam publikasi jurnal tersebut. Dengan mengetahui penulis yang paling banyak disitir, dapat dilihat pula arah perkembangan kajian keilmuan yang sering digunakan sebagai landasan teori oleh penulis di Jurnal IQRA. Berikut format diagram batang : IQRAAo: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi Volume 20 Nomor 1 Mei 2026 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 Grafik Diagram Batang 3. Menunjukkan TOP 10 Penulis 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 TOP 10 PENULIS BERDSARKAN JUMLAH SITASI Salatiga Gunawan. Darwanto, & Lubis. Indonesia Rifai. Agus Las a Pemerintahan Republik Indonesia Harton o Fatmawati. Endang Sulistyo0 Penulis yang paling banyak disitasi adalah Sugiyono dengan total 24 sitasi. Prof. Dr. Sugiyono adalah Guru Besar di Universitas Negeri Yogyakarta kualitatif dan R&D. Ia diakui secara nasional sebagai penulis produktif buku metode penelitian dan menerima penghargaan dari Museum Rekor Indonesia sebagai penulis buku terbanyak bidang metode penelitian. Hal ini menunjukkan bahwa karya-karyanya menjadi acuan utama dalam penelitian, terutama dalam bidang metodologi penelitian baik kualitatif maupun kuantitatif. Buku-buku karya Sugiyono banyak digunakan mahasiswa dan peneliti karena Di urutan kedua terdapat Sulistyo-Basuki dengan 18 Prof. Sulistyo Basuki adalah salah satu pakar ilmu perpustakaan di Indonesia yang menulis buku dasar AuPengantar Ilmu PerpustakaanAy mahasiswa perpustakaan. Bukunya terbit sejak 1991 dan telah IQRAAo: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi Volume 20 Nomor 1 Mei 2026 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 banyak edisi. Tokoh ini dikenal luas di bidang ilmu perpustakaan dan sebagai rujukan penting dalam kajian literasi, dokumentasi, serta Selanjutnya. Fatmawati. Endang menempati posisi ketiga dengan 10 sitasi. Dr. Endang Fatmawati. Si. Universitas Diponegoro perpustakaan, literasi digital dan transformasi pustaka 4. Profil akademiknya dan daftar publikasi online menunjukkan kontribusi Nama ini sering muncul dalam penelitian yang perpustakaan, menunjukkan kontribusi pentingnya dalam bidang akademik terkait informasi dan dokumentasi. Posisi keempat ditempati oleh Hartono dengan 9 sitasi. Penulis ini dikenal melalui karya-karya yang berkaitan dengan pengolahan bahan pustaka dan pengelolaan sumber daya informasi di era digital. Masih dengan jumlah yang sama. Pemerintahan Republik Indonesia juga memperoleh 9 sitasi, yang biasanya berasal dari dokumen resmi pemerintah, seperti peraturan, undang- undang, atau kebijakan terkait arsip, perpustakaan, dan informasi publik. Hal ini menunjukkan pentingnya regulasi pemerintah sebagai dasar dalam penelitian Lasa dengan 6 sitasi, yang dikenal sebagai ahli teknik seleksi bahan pustaka dan pengembangan koleksi. Karyanya sering dijadikan rujukan oleh mahasiswa ilmu perpustakaan. Rifai. Agus menyusul di urutan ketujuh dengan 5 sitasi, menandakan kontribusinya dalam penelitian bidang perpustakaan atau manajemen informasi. Kemudian di peringkat kedelapan ada Indonesia dengan 4 sitasi, yang kemungkinan besar mengacu pada sumber nasional atau IQRAAo: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi Volume 20 Nomor 1 Mei 2026 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 laporan resmi lembaga negara. Posisi kesembilan ditempati oleh Gunawan. Darwanto, & Lubis. dengan 3 sitasi, menunjukkan bahwa karya kolaboratif mereka cukup dikenal dan dijadikan acuan dalam beberapa penelitian. Terakhir, di urutan kesepuluh terdapat Salatiga dengan 2 sitasi, yang kemungkinan merujuk pada nama institusi universitas di Salatiga atau lokasi penelitian, publikasi relevan. Selain melakukan analisis sitasi, penulis juga menampilkan mengetahui penulis yang paling sering muncul pada sitasi artikelartikel Jurnal IQRAAo. Visualisasi bertujuan untuk mengidentifikasi fokus kajian yang berkembang dalam bidang ilmu perpustakaan, informasi, dan kearsipan pada rentang tahun 2020Ae2025. Melalui word cloud, nama penulis yang memiliki frekuensi tinggi akan tampak lebih besar dibandingkan nama penulis lainnya sehingga memudahkan pembaca dalam mengenali produktivitas penulis yang paling sering muncul di sitasi dalam jurnal. Gambar 1. Format Word Cloud IQRAAo: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi Volume 20 Nomor 1 Mei 2026 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 Dalam word cloud diatas penulis dapat menyimpulkan bahwa Word cloud di atas menggambarkan kumpulan nama penulis yang muncul dalam suatu daftar referensi, di mana ukuran setiap nama menunjukkan seberapa sering nama tersebut digunakan atau dikutip. Semakin besar ukuran teks, semakin tinggi frekuensi kemunculannya dalam sumber data Anda. Dari tampilan tersebut, terlihat jelas bahwa nama Sugiyono menjadi yang paling dominan karena tampil paling besar dan mencolok. Hal ini menunjukkan bahwa karya Sugiyono menjadi rujukan yang paling sering digunakan dibandingkan penulis lainnya. Setelah Sugiyono, ukuran kata menunjukkan bahwa Fatmawati Endang dan Sulistyo Basuki merupakan penulis yang kemunculannya juga cukup sering, meskipun tidak sebesar Sugiyono. Sementara itu, nama seperti Pemerintah Republik Indonesia. Gunawan. Darwanto, & Lubis. , serta Indonesia muncul dengan ukuran sedang yang menunjukkan frekuensi kemunculan yang cukup signifikan namun tidak dominan. Nama lain seperti Hartono. Lasa, dan Rifai Agus memiliki ukuran yang lebih kecil daripada kelompok sebelumnya, sehingga dapat disimpulkan bahwa kemunculan mereka dalam daftar referensi lebih sedikit. Pada bagian yang paling kecil terlihat nama Salatiga, yang ukurannya lebih mungil dibandingkan yang lain. Hal ini menunjukkan bahwa Salatiga merupakan nama yang paling jarang muncul dalam sitasi artikel. Secara keseluruhan, word cloud ini memberikan gambaran visual yang mudah dipahami tentang penulis yang paling sering dijadikan rujukan hingga yang paling jarang, mulai dari yang paling dominan seperti Sugiyono hingga yang paling minimal seperti Salatiga. Tabel 2. Frekuensi Kata KATA FREKUENSI Sugiyono Sulistyo Basuki Fatmawati Endang IQRAAo: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi Volume 20 Nomor 1 Mei 2026 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 Hartono Pemerintahan RI Lasa Rifai. Agus Indonesia Gunawan. Darwanto. Lubis. Salatiga Selain gambar word cloud, di atas merupakan representasi visual dari daftar frekuensi kemunculan nama-nama penulis yang Anda berikan. Setiap kemunculannya, sehingga nama yang paling sering muncul akan tampak jauh lebih besar dibandingkan nama yang jarang muncul. Dari data frekuensi tersebut, terlihat bahwa Sugiyono, dengan jumlah kemunculan mencapai 24 kali, menjadi penulis yang paling mendominasi dan karena itu tampil paling besar pada word cloud. Dominasi ukuran ini menunjukkan bahwa karya atau rujukan yang menggunakan nama Sugiyono sangat sering dijadikan acuan dalam kumpulan referensi Anda. Di urutan berikutnya. Sulistyo Basuki muncul sebanyak 18 kali, sehingga ukurannya cukup besar namun tetap berada di bawah Sugiyono. Fatmawati Endang dengan frekuensi 10 kali juga terlihat jelas, diikuti oleh Hartono dan Pemerintahan RI yang masing-masing muncul 9 kali. Namanama ini berada pada kelompok frekuensi menengah, sehingga dalam word cloud tampil dengan ukuran yang cukup terlihat namun tidak sebesar dua nama teratas. Selanjutnya, nama seperti Lasa. Rifai. Agus, dan Indonesia memiliki frekuensi yang lebih rendah, berkisar antara 4 hingga 6 kali. Pada word cloud, nama-nama dalam kelompok ini cenderung memiliki ukuran lebih kecil, menandakan bahwa kemunculan mereka masih ada tetapi tidak IQRAAo: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi Volume 20 Nomor 1 Mei 2026 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 begitu dominan. Lebih ke bawah lagi, terlihat nama gunawan, a. , darwanto, & lubis, n. , yang muncul hanya 3 kali, sehingga ukurannya semakin kecil dalam visualisasi. yang paling kecil adalah salatiga, dengan frekuensi hanya 2 kali. karena itulah dalam word cloud namanya tampil paling mungil dibandingkan elemen lainnya. keseluruhan, kombinasi ini menunjukkan peta distribusi kemunculan penulis yang sangat beragam, mulai dari penulis yang sangat dominan hingga yang hanya muncul sesekali. Keyword cloud . tau word clou. adalah visualisasi grafis dari teks atau kumpulan kata, di mana ukuran setiap kata menggambarkan frekuensi kemunculannya dalam korpus teks yang dianalisis. Semakin besar ukuran kata, semakin sering kata tersebut muncul, sehingga memperlihatkan tema atau istilah yang paling dominan dalam suatu literatur. 12 Dalam penelitian bibliometrik, penggunaan keyword cloud berguna untuk mengidentifikasi tren topik, fokus penelitian, dan arah pengembangan suatu bidang ilmu secara cepat dan intuitif. Tujuannya mengidentifikasi tema sentral, istilah yang dominan, serta tren topik dalam sebuah bidang tau literatur13 IQRAAo: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi Volume 20 Nomor 1 Mei 2026 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 PENUTUP Simpulan Berdasarkan hasil analisis sitasi terhadap artikel-artikel Jurnal IQRA periode 2020Ae2025, dapat disimpulkan bahwa Jurnal IQRA menunjukkan stabilitas publikasi dengan tren peningkatan produktivitas hingga tahun 2023 dan sedikit penurunan pada tahun-tahun berikutnya. Sumber rujukan yang digunakan didominasi oleh artikel jurnal ilmiah dan sebagian besar literatur yang digunakan masih tergolong mutakhir dengan usia referensi antara lima hingga sepuluh tahun terakhir. Hasil analisis juga memperlihatkan bahwa penulis banyak mengutip karya dari tokoh nasional seperti Sugiyono. Sulistyo-Basuki, dan Endang Fatmawati yang menjadi rujukan utama dalam bidang metodologi penelitian dan ilmu perpustakaan. Word cloud yang dihasilkan menggambarkan bahwa topik dominan dalam Jurnal IQRA berpusat pada isu-isu perpustakaan, sitasi, bibliometrika, dan informasi, yang mencerminkan arah penelitian yang berfokus pada komunikasi ilmiah dan penguatan kualitas publikasi Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa Jurnal IQRA memiliki kontribusi penting dalam pengembangan dan penyebaran pengetahuan di bidang ilmu perpustakaan, informasi, dan kearsipan di Indonesia. Saran Berdasarkan temuan penelitian ini, disarankan agar pengelola Jurnal IQRA terus meningkatkan kualitas publikasi dengan memperluas penggunaan sumber rujukan internasional agar kajian yang dihasilkan memiliki relevansi global. Penulis diharapkan lebih memperhatikan kemutakhiran referensi dan mengutamakan penggunaan literatur primer yang bereputasi tinggi untuk memperkuat dasar teoretis dalam penelitian. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memperluas cakupan analisis melalui pemetaan co-citation, analisis jaringan kolaborasi penulis, atau thematic mapping agar peta perkembangan ilmu perpustakaan dan informasi dapat tergambarkan lebih komprehensif. Dengan demikian, hasil kajian bibliometrik seperti ini dapat menjadi rujukan penting dalam meningkatkan kualitas komunikasi ilmiah serta daya saing jurnal di tingkat nasional maupun IQRAAo: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi Volume 20 Nomor 1 Mei 2026 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 DAFTAR PUSTAKA