Analisis penerapan akuntansi manajemen lingkungan pada PT. Gerbang Nusa Perkasa Joshua Antika Maralending Corresponding author: j. maralending@yahoo. Sam Ratulangi University - Indonesia Sifrid S. Pangemanan Sam Ratulangi University - Indonesia Victorina Z. Tirayoh Sam Ratulangi University - Indonesia DOI 58784/mbkk. ABSTRACT Environmental damage is a problem that is often overlooked in the business world. This is due to the Keywords waste generated and overexploitation of the environment environmentaland not being managed properly. This is because management accounting companies and government agencies are not effective in environmental costs quality- implementing environmental management accounting. This study aims to determine how the analysis of the application of environmental management accounting at PT. Gerbang Nusa Perkasa. The analytical method used JEL Classification Q56 in this research is a qualitative descriptive method, and Q58 the results are clear: PT. Gerbang Nusa Perkasa has not Received 15 January 2025 There are no detailed and specific Revised 28 January 2025 environmental costs in the income statement, and the Accepted 30 January 2025 results of the income statement do not contain elements Published 30 January 2025 related to environmental management. This is indicated by the absence of an account in the accounting records that would disclose environmental management. A2025 Joshua Antika Maralending. Sifrid S. Pangemanan. Victorina Z. Tirayoh This work is licensed under a Creative Commons Attribution 0 International License. Pendahuluan Isu kerusakan lingkungan menjadi perhatian dunia saat ini. Salah satu yang berkontribusi dalam hal ini adalah aktivitas perusahaan yang terkadang hanya fokus pada memperoleh profit dengan peningkatan produktivitas yang bisa berdampak terhadap penurunan kualitas lingkungan melalui pencemaran udara dan air. Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. Tindakan pencegahan telah diimplementasikan dengan berbagai cara yaitu melalui peraturan dan penerapan aktivitas perusahaan yang mendukung kelestarian dan kesinambungan lingkungan. Perusahaan-perusahaan telah menerapkan hal tersebut, namun belum dilakukan secara efektif dan optimal (Toding et al. Akuntansi manajemen lingkungan merupakan alat yang dapat membantu perusahaan dalam mengelola dampak lingkungan dengan menyediakan informasi terkait input dan output, serta biaya terkait dengan pengelolaan limbah. Penerapan akuntansi manajemen lingkungan dapat membantu perusahaan untuk mengurangi limbah, menghemat biaya, dan meningkatkan kinerja lingkungan, serta mempengaruhi laporan keuangan perusahaan dan selanjutnya mempengaruhi nilai perusahaan (Burhany dan Nurniah 2013. Endiana dan Suryandari, 2. Perusahaan atau instansi pemerintah dalam hal praktik masih belum efektif dalam hal menerapkan akuntansi manajemen Sehingga banyak perusahaan-perusahaan yang menyampingkan risiko kerusakan lingkungan dan mengutamakan tingkat untuk pembangunannya. Jika hal ini sudah terjadi dan limbah perusahaan atau instansi tidak bisa dikelola dengan baik, hal ini menyebabkan kerusakan lingkungan didaerah sekitarnya. Hal yang sangat berbahaya apabila limbah tersebut mengandung zat-zat yang berbahaya bagi lingkungan sekitar. Sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan atau instansi pemerintah untuk mengatasi masalah-masalah yang berkaitan dengan limbah hasil operasional Cara untuk mengatasi masalah yang berkaitan dengan limbah adalah dengan cara melakukan pengelolaan limbah operasional perusahaan atau instansi pemerintah. Proses pengelolahan limbah memerlukan biaya yang khusus untuk melakukan pengalokasian nilai biaya tersebut dalam melakukan pencatatan keuangan perusahaan atau instansi pemerintah. Permasalahan bagi lingkungan juga semakin menjadi perhatian yang khusus dan serius untuk konsumen, investor maupun PT. Gerbang Nusa Perkasa merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan pusat perbelanjaan dan terletak di tepi pantai. Limbah- limbah dari anchor tenant dapat berdampak terhadap kelestarian lingkungan, ditambah lagi letak perusahaan ini yang berada di tepi pantai. Berdasarkan hal ini maka dianggap penting untuk mengidentifikasi praktek penerapan akuntansi manajemen lingkungan dari Perusahaan ini. Tinjauan Akuntansi manajemen Menurut Salman et al. akuntansi manajemen adalah penerapan konsep dan metode yang tepat dalam mengelolah data Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. ekonomi masa lalu dan membuat proyeksi masa depan suatu usaha untuk membantu manajemen dalam penyusunan rencana atau tujuan perusahaan dan pengambilan keputusan untuk mencapai tujuan tersebut. Akuntansi manajemen merupakan bidang pengembangan dan penafsiran informasi akuntansi bagi para digunakan sebagai bahan perencanaan, pengendalian operasi dan dalam pengambilan keputusan (Samryn, 2017:. Akuntansi manajemen lingkungan Penerapan akuntansi manajemen lingkungan memberikan informasi terkait dengan pemakaian, aliran dan akhir dari energi, air dan bahan baku perusahaan termasuk limbah yang dihasilkan. Selain itu, informasi lainnya adalah informasi yang dikemas dalam satuan moneter atas lingkungan, terkait dengan biaya yang dikeluarkan, laba yang dihasilkan dan penghematan yang dilakukan perusahaan. Informasi yang disediakan untuk jenis perusahaan manufaktur adalah informasi moneter. Akuntansi lingkungan Menurut Ikhsan . akuntansi lingkungan mempunyai banyak arti dan kegunaan. Akuntansi lingkungan dapat mendukung akuntansi pendapatan, akuntansi keuangan maupun bisnis internal akuntansi manajerial. Fokus utamanya didasarkan pada penerapan akuntansi lingkungan sebagai suatu alat komunikasi manajerial untuk pengambilan keputusan bisnis United States Environmental Protection Agency menjelaskan bahwa istilah akuntansi lingkungan dibagi menjadi dua dimensi Pertama, akuntansi lingkungan merupakan biaya yang secara langsung berdampak pada perusahaan secara menyeluruh . alam hal ini disebut dengan istilah Aubiaya pribadiA. Kedua, akuntansi lingkungan juga meliputi biaya-biaya individu, masyarakat maupun lingkungan suatu perusahaan yang tidak dapat Tujuan dan maksud dikembangkannya akuntansi lingkungan yaitu sebagai berikut: Akuntansi lingkungan,sebagai alat manajemen lingkungan. Akuntansi lingkungan digunakan untuk menilai keefektifan kegiatan konservasi lingkungan. Data akuntansi lingkungan juga digunakan untuk menentukan biaya fasilitas pengelolaan lingkungan, biaya keseluruhan konservasi lingkungan dan juga investasi yang diperlukan untuk kegiatan pengelolaan Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. Akuntansi lingkungan sebagai alat komunikasi dengan masyarakat, sebagai alat komunikasi publik, akuntansi lingkungan digunakan untuk menyampaikan dampak negatif lingkungan, kegiatan konservasi lingkungan dan hasilnya kepada publik. Tanggapan dan pandangan masyarakat digunakan sebagai umpan balik untuk mengubah pendekatan perusahaan dalam pelestarian atau pengelolaan lingkungan Model biaya kualitas lingkungan Menurut Hansen dan Mowen . , biaya lingkungan dapat disebut biaya kualitas lingkungan . nvironmental quality cost. Sama halnya dengan biaya kualitas lingkungan, biaya lingkungan adalah biaya-biaya yang terjadi karena kualitas lingkungan yang buruk atau kualitas lingkungan yang buruk mungkin terjadi. Jadi, biaya lingkungan berhubungan dengan kreasi, deteksi, perbaikan, dan pencegahan degradasi lingkungan. Laporan biaya lingkungan Hansen dan Mowen . mengusulkan laporan biaya lingkungan yang diadopsi dari laporan biaya kualitas, biaya kualitas yaitu biaya-biaya untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas produk. Perihal biaya lingkungan yang dimaksud dengan kualitas adalah kualitas lingkungan sehingga biaya pencegahan dan biaya deteksi dikeluarkan untuk dapat meminimalkan biaya kegagalan internal dan eksternal akibat rusaknya lingkungan. Tahap-tahap perlakuan akuntansi terhadap pengelolaan lingkungan Pengelompokan dalam tahap analisis lingkungan sebagaimana yang ditentukan dalam Standar Akuntansi Keuangan (SAK) tersebut antara lain sebagai berikut (SAK, 2. : pengidentifikasi, pengakuan, pengukuran, penyajian, pengungkapan. (Weygandt et , 2. Agar laporan keuangan bisa bermanfaat, para akuntan melaporkan data yang tercatat dalam cara yang terstandarisasi. Menurut Suwardjono . , pengakuan . adalah pencatatan suatu jumlah rupiah . ke dalam suatu akuntansi sehingga jumlah tersebut akan mempengaruhi suatu pos dan tergambar dalam laporan keuangan. Prinsip akuntansi berlaku umum memberikan pedoman tentang kriteria yang harus dipenuhi untuk mengakui pendapatan atau beban. Pengidentifikasian Berdasarkan klasifikasi atas biaya lingkungan oleh Hansen dan Mowen . , maka biaya lingkungan dibagi ke dalam empat kategori yaitu : Biaya pencegahan lingkungan Biaya deteksi lingkungan Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. Biaya kegagalan internal lingkungan. Biaya kegagalan eksternal lingkungan. Pengakuan. Menurut kerangka dasar penyusunan dan penyajian laporan keuangan, pengakuan merupakan suatu proses pembentukan suatu pos yang memenuhi definisi unsur serta kriteria pengakuan yang dikemukakan dalam neraca atau laporan laba Pengukuran Menurut kerangka dasar penyusunan dan penyajian laporan keuangan, pengukuran adalah proses penetapan jumlah uang untuk mengakui dan memasukkan setiap unsurlaporan keuangan dalam neraca dan laporan laba rugi. Proses ini menyangkut dasar pengukuran tertentu. Berdasarkan hasil pengamatan, pengukuran biaya lingkungan oleh rumah sakit menggunakan nilai historis. Penyajian. Penyajian menetapkan tentang cara-cara melaporkan elemen atau pos dalam seperangkat laporan keuangan agar elemen atau pos tersebut cukup elemen atau pos tersebut cukup informatif, standar akuntansi biasanya memuat ketentuan tentang apakah suatu informasi objek harus disajikan secara terpisah dari laporan utama, apakah suatu informasi harus disajikan digabung dengan akun laporan keuangan yang lain, apakah suatu pos perlu dirinci, atau apakah suatu informasi cukup disajikan dalam bentuk catatan kaki. Pengungkapan. Pengungkapan dalam akuntansi lingkungan merupakan jenis pengungkapan sukarela. Pengungkapan akuntansi lingkungan lingkungan dari sudut pandang fungsi internal akuntansi lingkungan itu sendiri, yaitu berupa laporan akuntansi Laporan tersebut harus didasarkan pada situasi actual pada suatu perusahaan atau organisasi lainnya. Data aktual diungkapkan ditentukan oleh perusahaan sendiri atau organisasi lainnya. Oleh karena itu diperlukan ketika pengungkapan data eksternal akuntansi. lingkungan untuk mengklarifikasi prasarat dari pengungkapan data, supaya stakeholders memperoleh pemahaman konsistensi dari data akuntansi lingkungan. Penelitian terdahulu Penelitian Prawira . bertujuan untuk mengetahui pengaruh tekanan institusional terhadap adopsi akuntansi manajemen lingkungan pada perusahaan manufaktur yang listing Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. di Bursa Efek Indonesia periode 2016. Penelitian Huseno . melakukan analisis Environmental Management Accounting (EMA) dalam penerapannya pada biaya lingkungan perusahaan pertambangan minyak di Riau dan pengaruhnya terhadap Penelitian Budiawan . mengaitkan dengan Triple Bottom Line dalam penerapan akuntansi manajemen pada industri pertambangan di Kabupaten Donggala. Penelitian Pratiwi . bertujuan untuk mengetahui pengaruh akuntansi manajemen lingkungan terhadap keberlanjutan perusahaan dengan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif antara EMA terhadap keberlanjutan perusahaan. Penelitian Yanthi dan Dewi . menunjukkan bahwa meskipun perusahaan menjalankan pengelolaan lingkungan yang melibatkan aktivitas-aktivitas yang menimbulkan biaya lingkungan namun biaya ini diakui dalam biaya produksi, biaya operasional atau biaya Samosir et al. melakukan analisis terhadap penerapan akuntansi manajemen pada pelaporan beberapa perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Metode Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan cara mengkaji dan mengolah data penelitian yang didapat untuk menjadi gambaran yang jelas mengenai keadaan yang sebenarnya, terkait masalah dalam Sumber data terkait biaya lingkungan diperoleh melalui wawancara ke beberapa informan, dan dokumen-dokumen Teknik analisis yang digunakan meliputi pengumpulan data, berdasarkan data tersebut kemudian dilakukan identifikasi terkait biaya lingkungan selanjutnya di lakukan analisis terkait pengakuan, penyajian, pengungkapan dan pelaporan. Setelah itu ditarik kesimpulan. Hasil dan Hasil Pengetahuan pengelola PT. Gerbang Nusa Perkasa mengenai akuntansi manajemen lingkungan Manager PT. Gerbang Nusa Perkasa mengetahui mengenai konsep akuntansi manajemen lingkungan dan pengelolaan lingkungan yang berkaitan dengan perlindungan lingkungan yang tercantum dalam Undang Aeundang nomor 32 tahun 2009 perihal tentang perlindungan lingkungan. Keputusan yang telah diambil oleh bagian manajer mengenai akuntansi manajemen lingkungan antara lain keputusan yang digunakan untuk anggaran dan melakukan investasi yang berkaitan dengan pengelolaan limbah. Pengetahuan pihak manajemen tentang pentingnya kinerja lingkungan dalam pembangunan berkelanjutan Manajer telah mengetahui tentang konsep pembangunan Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. Pelaksanaan dalam pembangunan berkelanjutan bukan hanya untuk mengejar kepentingan bagian ekonomi saja tapi memperlihatkan dari aspek sosial serta lingkungan juga. PT. Gerbang Nusa Perkasa menyadari bahwa perkembangan di lingkungan eksternal yang berkaitan dengan konsep pembangunan berkelanjutan dimana PT. Gerbang Nusa Perkasa yang merupakan salah satu bagian dari pembangunan berkelanjutan. Informasi akuntansi manajemen lingkungan yang dibutuhkan oleh manajemen untuk membantu pengelolaan lingkungan. Informasi akuntansi manajemen lingkungan mengandung dua informasi, yaitu informasi fisik dan informasi moneter. Informasi fisik menyangkut informasi tentang jumlah air, energi, bahan yang didaur ulang, emisi gas dan limbah. Informasi moneter menyangkut biaya biaya yang memiliki hubungan dengan lingkungan, misalnya biaya uji emisi, uji kandungan limbah, audit lingkungan, biaya daur ulang dan lain-lain. Data Laporan Laba Rugi PT. Gerbang Nusa Perkasa Praktek akuntansi pengelolaan limbah PT. Gerbang Nusa Perkasa belum mencatat biaya-biaya yang telah dikeluarkan. Hal ini dapat dilihat dalam laporan keuangan laba rugi oleh PT. Gerbang Nusa Perkasa. Terdapat elemen-elemen kewajiban atau beban yang berhubungan dengan limbah hasil dari kegiatan perusahaan belum dicantumkan secara akurat. PT. Gerbang Nusa Perkasa menggolongkan biaya tersebut ke dalam akun biaya lain-lain dan belum memisahkan biaya tersebut pada laporan keuangan. Bila hal ini dilakukan dalam jangka waktu yang lama akan berpengaruh dalam laporan keuangan dan menyebabkan kerugian pada pihak PT. Gerbang Nusa Perkasa. Pembahasan Pengetahuan mengenai akuntansi manajemen lingkungan PT. Gerbang Nusa Perkasa memiliki pengetahuan tentang akuntansi manajemen lingkungan, namun, pihak PT. Gerbang Nusa Perkasa belum menerapkan akuntansi manajemen lingkungan. Metode yang digunakan untuk pengungkapan dan penyajian dalam memperlakukan biaya untuk lingkungan adalah akuntansi Kemudian melihat bahwa belum ada nama akun atau pos pada laporan keuangan mengenai biaya lain-lain, setidaknya ada satu elemen yang berkaitan dengan unit pengolahan limbah cair atau limbah padat. General manajer mengetahui dan memahami betapa pentingnya penerapan akuntansi manajemen lingkungan. Pengetahuan tentang akuntansi manajemen lingkungan menjadi alat bantu bagi manajemen dalam membuat keputusan khususnya terkait penggunaan anggaran dan investasi. Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. Analisis tahap perlakuan akuntansi manajemen lingkungan pada PT. Gerbang Nusa Perkasa Pengakuan Belum terdapat akun-akun yang mencatat perlakuan terhadap akuntansi lingkungan secara rinci dan khusus. Tidak terdapat biaya khusus untuk kegiatan operasional dalam pengelolaan untuk limbah cair atau padat secara terperinci. Biaya yang dikeluarkan untuk pencegahan lingkungan adalah biaya untuk retribusi sampah dan biaya untuk kebersihan lingkungan yang terdapat di laporan laba rugi sebagai rekening dengan nama akun biaya lain-lain . ivisi Penyajian Penyajian untuk biaya lingkungan belum dilakukan secara khusus, dalam hal ini berupa pembuatan laporan biaya lingkungan secara terpisah atau tersendiri. Pihak PT. Gerbang Nusa Perkasa beranggapan bahwa biaya lingkungan tergolong sebagai biaya untuk umum lainnya. Pengungkapan PT. Gerbang Nusa Perkasa mengungkapkan kebijakan akuntansi serta kegiatan sehubungan dengan pengelolaan lingkungan hidup dalam Catatan atas Laporan Keuangan, meskipun dalam bentuk informasi yang sederhana. Pengungkapan perusahaan dilakukan dengan mencantumkan biaya- biaya yang termasuk dalam kelompok biaya lingkungan ke dalam biaya lainlain. Biaya ini disajikan pada laporan laba rugi perusahaan sebagai akun biaya lain-lain dalam pada divisi umum. Pelaporan Pelaporan yang dilakukan untuk biaya lingkungan dijadikan satu di dalam satu nomor rekening. Berdasarkan data nomor rekening yang di dapatkan dari PT. Gerbang Nusa Perkasa, perusahaan belum membuat secara rinci dan khusus untuk biaya Kesimpulan Kesimpulan dari penelitian ini ialah sebagai berikut : PT. Gerbang Nusa Perkasa belum menerapkan akuntansi manajemen lingkungan. Dapat dilihat dengan tidak tersedianya biaya-biaya lingkungan secara terperinci mulai dari rekening biaya hingga laporan laba-rugi perusahaan. Hal ini tentunya mempengaruhi laporan keuangan PT. Gerbang Nusa Perkasa, karena penggunaan sumber daya dan energi yang tidak terkendali dan tidak terkontrol dengan baik. Faktor-faktor yang mempengaruhi sehingga PT. Gerbang Nusa Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. Daftar Perkasa belum menerapkan akuntansi manajemen lingkungan yaitu mahalnya nilai rencana investasi dan biaya-biaya lingkungan masih dianggap sebagai biaya-biaya lain. Berdasarkan pencatatan laba rugi pada laporan keuangan PT. Gerbang Nusa Perkasa, tidak terdapat elemen yang terkait dengan pengelolaan lingkungan dan memang belum tersaji didalam laporan keuangannya. Hal ini juga didukung dengan tidak adanya catatan akuntansi yang menyatakan uraian mengenai pengungkapkan penyajian biaya pengelolaan lingkungan, seperti: Instalasi Pengolahan Limbah. Unit Sanitasi Lingkungan dan lainnya. Alimbudiono. Konsep pengetahuan akuntansi manajemen CV. Jakad Media Publishing. Surabaya. Burhany. , & Nurniah. Akuntansi manajemen lingkungan, alat bantu untuk meningkatkan kinerja lingkungan dalam pembangunan berkelanjutan. Ekuitas: Jurnal Ekonomi dan Keuangan, 17. , https://doi. org/10. 24034/j25485024. Budiawan. Analisis pengungkapan triple bottom line dalam penerapan akuntansi manajemen lingkungan pada industri pertambangan. Gorontalo Accounting Journal, 2. , 22-30. https://doi. org/10. 32662/gaj. Hansen. , & Mowen. Akuntansi manajerial. Buku satu edisi delapan. Salemba Empat. Huseno. The environmental management accounting (EMA) Perspective calculation of environmental management environment in Riau. Jurnal Aplikasi Manajemen (JAM), 16. , http://dx. org/10. 21776/ub. Ikhsan. Akuntansi manajemen lingkungan. Edisi pertama. Graha Ilmu. Munn. A System View Of Accounting For Waste Edisi Pertama. Nixxon and Schinitteiet Universiteit Press. Bonn. Pratiwi. Meutia. , & Syamsurijal. The effect of Journal Binus 11. , 43-49. https://doi. org/10. 21512/bbr. Prawira. , & Herlina. Pengaruh tekanan institusional terhadap adopsi akuntansi manajemen lingkungan (Studi pada perusahaan manufaktur yang listing di Bursa Efek Indonesia periode 2. Jurnal Aset (Akuntansi Rise. , 10. , 153-162. https://ejournal. edu/index. php/aset/article/view/13844 Salman. Ritza. Farid, & Mochammad. Akuntansi Indeks. Samosir. Sondakh. , & Tirayoh. Analisis Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. penerapan akuntansi manajemen lingkungan pada perusahaan sub sektor kayu dan pengolahannya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan kesesuaiannya dengan Standard Global Reporting Initiative (GRI). Riset Akuntansi Dan Portofolio Investasi, 2. , 74Ae https://doi. org/10. 58784/rapi. Samryn. Akuntansi manajemen: Informasi biaya untuk mengendalikan aktivitas operasi dan investasi. Prenada media Group. Toding. Alexander . , & Tirayoh. Analisis penerapan akuntansi manajemen lingkungan pada UD. SUMU di Manado. Manajemen Bisnis Dan Keuangan Korporat, 2. , 91Ae https://doi. org/10. 58784/mbkk. Weygandt. Kieso. , & Kimmel. Accounting Principles. Pengantar Akuntansi. Edisi ketujuh buku satu. Salemba Empat. Yanthi. , & Dewi. Penerapan akuntansi biaya lingkungan pada PT. Jaya Baru Lestari. Vokasi: Jurnal Riset Akuntansi, 12. , https://doi. org/10. 23887/vjra.