Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 2. November 2022 Page 17 - 24 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 KETERAMPILAN MENJADI PRODUSER BERITA UNTUK SISWA SMK PKP JAKARTA ISLAMIC SCHOOL Dani Setiadarma1. Diah Nur Indahsari2 Universitas Dian Nusantara. Jakarta. Indonesia Corresponding author: dani. setiadarma@undira. Abstrak: Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat ini merupakan bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi yang di laksanakan oleh Tim Universitas Dian Nusantara Jakarta. Pengabdian Pada Masyarakat ini dilakukan dengan memberikan motivasi dan pelatihan dalam menjadi produser berita untuk siswa SMK PKP Jakarta Islamic School yang akan dijadikan lokasi kegiatan pengabdian pada masyarakat. Untuk melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dibutuhkan kompetensi di bidang komunikasi massa, khususnya jurnalistik televisi. Lebih khusus lagi, mentor dalam kegiatan ini bukan sekadar menguasai teori-teori jurnalistik televisi, tapi juga kegiatan praktik jurnalistik televisi. Karena, dalam kegiatan ini, para peserta akan menerima pengetahuan dan pemahaman tentang keberadaan jurnalistik Diterima : 04/03/2023 televisi, para jurnalis televisi yang bekerja untuk media televisi, terutama Direvisi : 24/09/2023 keterampilan menjadi produser dan membuat program berita di industri Dipublikasi : 30/11/2023 Kata Kunci: SMK. Berita. Produser. Televisi Abstract: This Community Service activity is part of the Tridharma of Higher Education which is carried out by the Dian Nusantara University Jakarta Team. This community service is carried out by providing motivation and training in becoming a news producer for SMK PKP Jakarta Islamic School students who will be the location of community service activities. To carry out this community service activity requires competence in the field of mass communication, especially television journalism. More specifically, the mentors in this activity not only master the theories of television journalism, but also the practical activities of television journalism. Because, in this activity, the participants will receive knowledge and understanding of the existence of television journalism, television journalists who work for television media, especially the skills of being a producer and making news programs in the television industry. Keywords: Vocational School. News. Producer. Television PENDAHULUAN Media penyiaran elektronik khususnya televisi, keberadaannya saat ini masih menjadi salah satu sarana informasi dan hiburan yang efektif di Tanah Air, dimana masyarakat Indonesia memiliki kecenderungan untuk lebih senang menyaksikan informasi dan hiburan yang disertai dengan unsur audio visual ketimbang yang hanya memuat unsur teks Menurut data berdasarkan survei Nielsen Consumer Media View yang dilakukan di 11 kota di Indonesia, penetrasi televisi masih memimpin dengan . %) disusul dengan media luar ruang . %), internet . %), radio . %), koran . %), tabloid dan majalah . %) (Ikbal Rahmat. Sumarto. Abdurrahman Jemat, 2. Media penyiaran televisi merupakan salah satu bentuk media massa yang efisien dalam mencapai audien dalam jumlah banyak. Media penyiaran merupakan organisasi yang Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 17 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 2. November 2022 Page 17 - 24 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 menyebarkan informasi yang merupakan produk budaya atau pesan yang mempengaruhi atau mencerminkan budaya dalam masyarakat karenanya media penyiaran memegang peranan penting dalam Ilmu Komunikasi, khususnya kajian komunikasi massa (Morrisan, 2. Melihat perkembangan informasi yang terus meningkat, menuntut para produser berita harus lebih berinovasi serta berkreasi dalam membuat sebuah konten yang beragam. Terdapat jutaan content yang di publish setiap harinya baik di website, blog, maupun beragam jenis media sosial lainnya. Informasi dari personal, perusahaan atau komunitas dengan segala kepentingannya bersaing satu sama lain agar bisa tepat pada sasaran. Kecepatan website, teknologi baru, beragam channel, platform, dan media sosial terus muncul dan menjadi tantangan baru untuk iklim bisnis saat ini. Tuntutan ini membuat para produser berita perlu fokus pada model konten yang menyeluruh, strategi dalam content development, dan saluran yang tepat untuk mengukur dampaknya (Farber, 2. Oleh karena itu pelatihan keterampilan menjadi produser berita menjadi penting untuk Pelatihan di berbagai lembaga pendidikan masih menjadi salah satu prioritas karena kemampuan menjadi produser berita sangat dibutuhkan bagi siswa untuk mengekspresikan apa yang mereka pikirkan. Bahkan kemampuan menjadi produser berita ini juga sangat penting jika anak didik bercita cita untuk memiliki karya baik karya ilmiah maupun karya fiksi (Barkin. Menyadari pentingnya keterampilan menjadi produser berita dengan melakukan upaya pencarian dan meluruskan informasi yang banyak beredar di masyarakat serta mengembangkan bakat anak-anak didik banyak lembaga pendidikan, tak jarang lembaga pendidikan menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga termasuk media massa untuk mengenalkan anak-anak didik dengan tulisan berita (Block, 1. Kegiatan yang dilakukan dalam program ekstrakurikuler tersebut bisa berupa pelatihan pembuatan konten, observasi lapangan, serta kunjungan ke kantor redaksi. Berbagai kegiatan tersebut dipilih karena keterampilan menjadi produser berita dianggap bisa membuka berbagai peluang bagi siswa termasuk peluang lapangan kerja jika sudah menyelesaikan jenjang Dalam pelaksanaan kegiatan pengembangan kemampuan menjadi produser berita bagi anak-anak didik ada beberapa kendala yang dihadapi pihak lembaga pendidikan seperti kurangnya sumber daya manusia (SDM) untuk menangani kegiatan tersebut juga kurangnya sarana penunjang. Sumber daya manusia yang ada juga kerap kali tidak memenuhi standar kualifikasi untuk memfasilitasi kegiatan ekstrakurikuler. Apabila bisa menemukan sumber daya manusia dengan kualifikasi yang baik, sering kali pihak lembaga pendidikan tidak memiliki cukup anggaran untuk membiayainya. Oleh karena itu, perlu dicari solusi terhadap kegiatan pengembangan kemampuan menjadi produser berita agar pelaksanaannya bisa efektif dan tujuan pelaksanaan bisa dicapai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan bisa merangsang peningkatan motivasi belajar serta kemampuan menjadi produser berita bagi Siswa SMK PKP Jakarta Islamic School. SOLUSI PERMASALAHAN Dalam Pengabdian Masyarakat ini tim kami memberikan pada pemahaman profesi Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 18 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 2. November 2022 Page 17 - 24 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 wartawan dalam penyiaran televisi dan fokus kepada salah satu tugasnya yakni menulis berita, sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pelajar SMK pada masa pandemi Covid19. Setelah mengikuti kegiatan ini, para siswa SMK PKP Jakarta Islamic School akan tumbuh kesadaran bahwa kemampuan menjadi produser berita itu sangat penting karena bisa membuka berbagai peluang dan kesempatan baik untuk mendapatkan beasiswa maupun untuk mendapatkan lapangan pekerjaan sehingga muncul motivasi yang kuat untuk Meningkatkan kemampuan dasar menjadi produser berita bagi anak-anak asuh terutama dalam penulisan berita televisi, memberikan sarana penunjang untuk belajar menjadi produser berita. METODE PELAKSANAAN Metode pelatihan yang digunakan dalam kegiatan meliputi yaitu sosialisasi kepada para siswa SMK PKP Jakarta Islamic School dan belajar praktek membuat konten televisi dengan siswa SMK PKP Jakarta Islamic School sekaligus untuk menumbuhkan motivasi untuk menjadi produser berita dan meningkatkan kemampuan siswa dalam membuat konten televis HASIL PELAKSANAAN Pelaksanaan Kegiatan Program Pengabdian Masyarakat ini dilakukan dalam bentuk sebagai berikut: Penyuluhan. menyampaikan materi yang berupa teori. Tanya jawab. memberikan kesempatan bagi peserta yang belum jelas dalam pemahamannya. Demonstrasi. Implementasi Presentasi Materi Pengarahan untuk mencermati peluang dan tantangan SMK saat ini dan kedepan. Implementasi mencermati penulisan laporan keterampilan menjadi produser berita dan Memotivasi dalam membuka peluang siswa SMK untuk belajar menjadi produser dan membuat program berita di industri televisi secara online merupakan alternatif lain untuk kegiatan pembelajaran di masa pandemi. Adapun alur praktek perencanaan: Tahap persiapan, yang terdiri dari tahap : Penyiapan bahan materi sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan kegiatan, . Melakukan koordinasi dengan pihak pengurus SMK . Menyiapkan materi teori kegiatan, dan . Menyiapkan jadwal kegiatan selama 1 hari efektif, . Tahap pelaksanaan, yang terdiri dari : Memberikan Latihan Dasar Penulisan Naskah Berita Televisi . Memberikan kesempatan tanya jawab bagi peserta yang belum jelas dalam . Tahap evaluasi, yang terdiri dari: Presentasi hasil Penyuluhan Latihan Dasar keterampilan menjadi produser dan membuat program berita di industri . Implementasi Latihan Dasar keterampilan menjadi produser dan membuat program berita di industri televisi pada program siaran berita televisi Pembahasan Kegiatan Dalam Pengabdian Masyarakat ini tim kami memberikan pada pemahaman profesi wartawan dalam penyiaran televisi dan fokus kepada salah satu tugasnya yakni menulis berita. Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 19 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 2. November 2022 Page 17 - 24 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pelajar SMK pada masa pandemi Covid-19. Pemberitaan akan selalu dalam situasi perubahan sesuai dengan perkembangan kondisi ekonomi, teknologi, politik, dan ilmu jurnalistik. Shoemaker dan Reese menyebutkan ada lima faktor yang mempengaruhi isi media, yakni . level individual, faktor-faktor intrinsik pekerja media, yang dapat memberikan pengaruh pada isi media massa. Rutinitas media, berhubungan dengan perspektif organisasi dalam media massa. level organisasi, pengaruh organisasi media terhadap isi media. level ektra media, faktor-faktor yang berada di luar organisasi media berupa sumber informasi yang kemudian menjadi isi media, sumber pendapatan, institusi lainnya, lingkungan ekonomi dan teknologi. ideologi, bagaimana orang-orang media, praktek dan hubungannya berfungsi secara ideologis. Kelima faktor tersebut akan mempengaruhi keseluruhan informasi baik jumlah maupun mutu isi media yang diproduksi dan didistribusikan (Shoemaker and Reese, 1. Berita merupakan sajian utama sebagian besar media massa disamping sajian-sajian yang lain karena berita merupakan hal yang paling penting dalam penyajian media massa bagaimanapun bentuknya seperti koran, majalah, maupun televisi karena fungsinya sebagai pemberi informasi. Berita berasal dari bahasa Sansekerta yakni AuVritAy dalam bahasa Inggris disebut AuWriteAy, arti sebenarnya adalah ada atau terjadi. Sebagian menyebutnya dengan AuVrittaAy, artinya AukejadianAy atau Auyang telah terjadiAy, (Djuroto, 2000 : . Sedangkan menurut batasan atau definisi. AuberitaAy dalam arti teknis jurnalistik adalah : AuLaporan tentang fakta atau ide yang termasa dan dipilih oleh staf redaksi suatu harian untuk disiarkan, kemudian dapat menarik perhatian pembaca, entah karena ia luar biasa, pentingnya, atau akibatnya, entah pula karena ia mencakup segi-segi human interest seperti humor, emosi, dan keteganganAy, (Assegaff, 1991 : . Suatu peristiwa, kejadian, fakta, dan ide bagaimanapun aktualnya, menarik dan pentingnya bila tidak diberitakan kepada khalayak umum, maka hal itu bukanlah suatu bentuk Sedangkan definisi yang diungkapkan oleh Prof. Mitchel V. Charn dalam bukunya yang berjudul Reporting, menyatakan : AuNews is the timely of fact or opinion of either interest or importance, or both, to a considerable number of peopleAy (Berita adalah laporan tercepat mengenai fakta atau opini yang mengandung hal yang menarik minat atau penting, atau kedua-duanya, bagi sejumlah besar pendudu. , (McQuail, 1996 : . Media massa sendiri merupakan industri yang berhadapan dengan dua pasar berbeda namun saling berkaitan. Pasar pertama ditujukan bagi konsumen yang terwujud dalam produk Produk tersebut bisa dalam bentuk produksi surat kabar, buku, film, atau programprogram TV dan Radio. Produk-produk tersebut dipasarkan kepada konsumen dan tolak ukur keberhasilan pemasaran tersebut dievaluasi dengan cara yang berbeda-beda. Misalnya, keberhasilan suatu surat kabar dan majalah diukur melalui data sirkulasi dan pelanggan dan pembelian individual. Sedangkan keberhasilan program TV dan radio dapat dilihat berdasarkan rating khalayak, (Albarran, 1996 : . Untuk itu, seorang jurnalis bukan hanya mesti memiliki keterampilan membangun kontak, merencanakan pengumpulan bahan berita, berjibaku dengan peristiwa dan narasumber, memilih dan memilah data menjadi fakta, menuliskannya menjadi naskah berita, dan menyiarkannya sebagai berita tapi ia juga harus mempunyai etos kerja yang lebih dari luar Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 20 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 2. November 2022 Page 17 - 24 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Ia bukan hanya memiliki seperangkat jasmani yang sehat, terdidik, dan terlatih, untuk mengunakan alat-alat kerja dan berinteraksi dengan manusia lain. Untuk itu, pertama, jurnalis mesti memiliki banyak pengetahuan dan keterampilan . ulty skil. Ia bukan hanya harus memahami berbagai aspek tentang jurnalistik tapi juga berbagai pengetahuan lain, seperti ekonomi, politik, hokum, budaya, sosial, dan sebagainya, serta keterampilan menggunakan perlengkapan teknologi sebagai penunjang kegiatan Untuk jurnalis televisi, misalnya, ia mesti menguasai komputer, kamera, alatalat penyuntingan gambar . , bahkan perlengkapan pengiriman gambar . Kedua, jurnalis mesti memiliki etos kerja yang berbeda dibandingkan orang kebanyakan. Tidak ada istilah pesimistis, serta seluruh pergerakannya tidak terbatasi ruang dan waktu. Ketiga, jurnalis mesti memiliki kepekaan humanisme yang luar biasa dibandingkan orang kebanyakan dan kemampuan berinteraksi dengan manusia lain dengan baik . oft skil. Pada bagian ini, hati nurani, akal, budi, dan naluri, harus AubekerjaAy secara sinergis dan terus-menerus untuk terus menghidupkan kompetensi kemanusiaan dan memahami hakikat etika komunikasi dengan Poin pertama menyangkut keterampilan yang harus dimiliki seorang jurnalis, juga disinggung oleh Peter Henshall dan David Ingram dalam Menjadi Jurnalis, bahkan dilengkapi dengan memasukkan sejumlah unsur yang mendorong seseorang menjadi jurnalis, di antaranya keinginan menulis, keinginan untuk dikenal, keinginan untuk berpengaruh, dan haus pengetahuan (Henshal, 2. Selain itu mereka juga memancang sejumlah syarat untuk memasuki dunia jurnalistik, yakni: ketertarikan pada kehidupan, cinta bahasa, memiliki ketajaman berpikir dan sistematis, mampu berempati untuk mendapat fakta, memiliki tekad yang besar . enderung agresi. , ramah, dan dapat dipercaya (Henshal, 2. Sementara Christ Frost dalam Reporting for Journalists juga menyusun kualifikasi dasar seorang jurnalis, tanpa melihat media massa-nya, yakni memiliki rasa ingin tahu yang luar biasa tentang orang dan peristiwa. memiliki tekad mantap untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi. memiliki kemampuan bergaul dengan orang lain, membuat mereka terpesona, bahkan bisa membujuk mereka untuk memberitahu hal-hal tertentu. memiliki kemampuan membangun ide-ide menarik dan orisinal untuk berita dan feature. memiliki inisiatif dan cerdik untuk sampai ke lokasi peristiwa. dan memiliki kemampuan menyajikan informasi sesuai dengan media dan target khalayak (Frost, 2. Paparan ini senada dengan kualifikasi yang disusun oleh Henshall dan Ingram atau poin jurnalis mesti memiliki banyak pengetahuan dan keterampilan . ulty skil. dan poin jurnalis mesti memiliki etos kerja yang berbeda. Berdasarkan uraian singkat di atas, maka solusi yang ditawarkan dalam kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang jurnalistik televisi kepada kalangan siswa SMK, sekaligus melengkapinya dengan keterampilan terkait kegiatan bidang jurnalitik televisi, khususnya keterampilan menjadi produser dan membuat program berita di industri televisi Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 21 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 2. November 2022 Page 17 - 24 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Gambar 1. Materi Presentasi KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pengembangan sumber daya manusia (SDM) bidang jurnalistik televisi untuk siswa SMK secara online melalui aplikasi zoom. Meski demikian, 255 peserta tetap mengikuti seluruh kegiatan secara antusias hingga tuntas. Kegiatan perkuliahan yang rencananya diadakan di dalam kelas, setelah pandemi Covid-19 melanda pada akhirnya diputuskan, seluruh kegiatan dilanjutkan secara online melalui aplikasi zoom, dengan untuk sementara meniadakan kegiatan pendampingan reportase atas paket-paket berita yang akan Hambatan peristiwa pandemi Covid-19 dan kebijakan PSBB membuat target luaran kegiatan untuk sementara dikurangi menjadi sebatas peningkatan Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 22 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 2. November 2022 Page 17 - 24 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 pengetahuan dan pemahaman di bidang jurnalistik televise khususnya pada keterampilan menjadi produser dan membuat program berita di industri televisi Terjadi peningkatan pengetahuan bidang jurnalitik televisi pada sepuluh peserta terpilih usai mengikuti kegiatan, dari sebelumnya tidak memiliki pengetahuan tentang kegiatan jurnalistik televisi khususnya keterampilan menjadi produser dan membuat program berita di industri televisi menjadi memahami rangkaian kegiatan kegiatan jurnalistik televisi. Indikator atas pemahaman ini didapat dengan cara menguji pengetahuan dan pemahaman peserta saat perkuliahan secara online Saran