JIPD: Jurnal Induksi Pendidikan Dasar Vol 1. No 1, 2023 p-ISSN: e-ISSN: Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Ambon IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER PESERTA DIDIK KELAS i DI SD NEGERI 169 KECAMATAN TELUTIH Fadila JahaA. Ridhwan LatuapoA. Siti NurjanahA APGMI IAIN Ambon Email: jahafadila@gmail. AIAIN Ambon Email: APGMI IAIN Ambon Email: Sitimology@gmail. Abstract. Pancasila as the basis of the State and the nation's view of life is a foundation in the life of society, nation and state. The values of Pancasila really need to be instilled in every individual and an understanding of these values must be taught from an early age to create a generation that has Pancasila, virtuous character and character. Implementation of Pancasila values can be given from an early age through education, which is carried out in the learning process. The learning process is carried out by integrating the values and norms that exist in the Pancasila precepts. This can be done by giving examples of good speech and behavior, meaning in implementing Pancasila values to students based on values, morals and norms. The purpose of this study was to find out the implementation of Pancasila values in improving the character of students at SD Negeri 169 Central Maluku. Types and approaches in this study using a qualitative approach. The subjects of this study were 15 Class i students at SD Negeri 169 Telutih District. The results of this study show that implementing Pancasila values through learning can improve the character of students, seen from their attitudes and actions that already reflect Pancasila values, especially in the first precept, namely Belief in One Supreme God and also the third precept of Indonesian Unity. This can be seen from school activities such as carrying out noble deeds, carrying out congregational prayers together, respecting differences, respecting teachers and also elders, participating in flag ceremonies with enthusiasm, love for the motherland and is proven through caring for the environment by cleaning the surrounding area and caring for plants. Keyword: Implementation. Character Education. Elementary School Abstrak. Pancasila sebagai dasar Negara dan pandangan hidup bangsa merupakan suatu landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Nilai Aenilai Pancasila sangat perlu ditanamkan dalam diri setiap individu dan pemahaman nilai-nilai tersebut harus diajarkan sejak dini untuk mewujudkan generasi yang berpancasila, berbudi pekerti dan berkarakter. Implementasi nilainilai Pancasila dapat diberikan sejak dini melalui pendidikan yakni dilakukan dalam proses Proses pembelajaran dilakukan dengan mengintegrasikan nilai dan norma yang ada dalam sila-sila Pancasila. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan contoh tutur kata dan tingkah laku yang baik, artinya dalam mengimplementasikan nilai Pancasila kepada peserta didik dengan melandaskan pada nilai, moral dan norma. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Vol, 1. No, 1. Juni 2023 p-ISSN: dan e-ISSN: nilai-nilai Pancasila. dalam meningkatkan karakter peserta. didik, di SD Negeri 169 Maluku Tengah. Jenis dan pendekatan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik Kelas i yang berjumlah 15 orang di SD Negeri 169 Kecamatan Telutih. Hasil dari Penelitian ini menunjukan bahwa dengan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila melalui pembelajaran dapat meningkatkan karakter peserta didik, dilihat dari sikap dan juga tindakan mereka yang sudah mencerminkan nilai-nilai Pancasila terkhususnya pada sila kesatu yakni Ketuhanan yang Maha Esa dan juga sila ketiga Persatuan Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari kegiatan sekolah seperti melaksanakan perbuatan-perbuatan luhur, melaksanakan sholat berjamaah bersama, menghargai perbedaan, menghormati para guru dan juga orang yang lebih tua, mengikuti upacara bendera dengan penuh semangat, cinta pada tanah air dan dibuktikan melalui peduli terhadap lingkungan dengan membersihkan area lingkungan sekitar serta memelihara tanaman. Kata kunci: Implementasi. Pendidikan Karakter. Sekolah Dasar PENDAHULUAN Sistem Pendidikan. Nasional. (Sisdikna. No. 20 Tahun 2003 menekankan AuPendidikan nasional. berfungsi untuk menumbuhkembangkan kapasitas, membentuk pribadi dan peradaban negara, yang berarti menumbuhkan kemampuan peserta didik untuk menjadi orang yang memiliki kepercayaan dan pengabdian kepada Tuhan Maha kuasa, menjadi orang yang terhormat, sehat, mahir, bugar, imajinatif, bebas, dan menjadi penduduk yang berbasis suara dan penuh perhatian" (Suyadi: 2. Dalam rangka mewujudkan tujuan tersebut sangat diperlukan terobosan dalam meningkatkan karakter peserta didik. Hal ini penting agar peserta didik menjadi manusia yang bertakwa dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, berimajinasi, bebas, adil, terkendali dan menjadi penguasa mayoritas serta penduduk yang dapat diandalkan, diperlukan pendidikan dan pembelajaran yang tidak dapat dipisahkan dari nilai-nilai Pancasila. Pancasila memiliki nilai-nilai, khususnya nilai Ketuhanan. Kemanusiaan. Persatuan. Kerakyatan dan Keadilan. Lima kualitas nilai tersebut adalah satu kesatuan yang mengacu pada satu tujuan melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan Bangsa dan ikut serta melaksanakan ketertiban dunia dan keadilan Mewujudkan peserta didik yang memiliki karakter menjadi tanggungjawab bersama. Implementasi pendidikan karakter merupakan suatu sistem penanaman nilai-nilai karakter kepada warga sekolah yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut. Pendidikan karakter di sekolah harus melibatkan semua pemangku kepentingan sekolah. seluruh pemangku kepentingan sekolah harus juga berkarakter dalam menyelenggarakan pendidikan karakter (Anasufi Banawi: Penanaman nilai karakter harus dilakukan secara menyeluruh dan melibatkan berbagai aspek seperti guru, peserta didik, dan lingkungan sosialnya (Siti Nurjanah: 2. Berdasarkan penegasan ini, cenderung untuk menunjukkan bahwa penggunaan nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran di sekolah diperlukan mengingat fakta bahwa secara nyata JIPD: Jurnal Induksi Pendidikan Dasar mempengaruhi anak-anak sendiri di sekolah dasar sehingga karakter yang bertumpu pada nilai-nilai Pancasila harus sangat ditumbuhkembangkan dan dilestarikan bagi anak bangsa melalui semesta pembinaan (Fira Ayu Dwiputri & Dinie Anggraeni: 2. Beberapa masalah seperti perilaku pada peserta didik mulai dari acuh tak acuh pada orang tua, timbulnya rasa malas dalam beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa, kurangnya kerjasama antar peserta didik dalam menyelesaikan tugas bersama, kurang menunjukan sikap disiplin dan kerja keras, kurangnya kerja sama antara peserta didik yang satu dengan yang lainnya, juga kurangnya sikap saling menghargai karya teman sebayanya, dan juga timbulnya rasa malas untuk belajar. Serta tidak menjalankan tugas dan kewajiban sebagai anak di rumah merupakan permasalahan yang menunjukkan perubahan karakter peserta didik kearah yang kurang baik. Hal inilah yang menjadi latar belakang pentingnya menanamkan nilai-nilai Pancasila pada peserta didik untuk meningkatkan karakter peserta didik di sekolah, apabila karakter peserta didik telah meningkat maka sekolah juga akan berkembang dan mengalami perubahan ke arah yang lebih baik kemudian peserta didik akan tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang kuat dan bersatu serta mempunyai karakter yang baik. METODE Adapun jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian seperti motivasi, tindakan, perilaku, persepsi, dan perilaku dari individu yang diperhatikan (Farida Nugrahani. Tujuan penelitian kualitatif adalah untuk menjelaskan suatu fenomena dengan sedalam-dalamnya. Penelitian ini dilaksanakan mulai dari bulan Februari sampai dengan tanggal Maret 2022. Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas i di SD Negeri 169 Maluku Tengah yang terdiri dari 15 peserta Sumber data yang dipakai dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru kelas beserta peserta didik yang didapat melalui kegiatan observasi, melakukan wawancara dan dokumentasi hal-hal selama penelitian, teknik pengumpulan data dari penelitian menggunakan teknik penelitian kualitatif yang akan dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan juga dokumentasi dan peneliti secara langsung menjadi pengamat serta Peneliti menggunakan teknik analisa interaktif untuk menganalisis data penelitian yang dikemukakan oleh Huberman dan juga Miles yang menggunakan tiga langkah yakni mereduksi, menyajikan data dan juga menarik kesimpulan (Idrus:2. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Implementasi nilai-nilai Pancasila hendaknya ditanamkan sejak jenjang Sekolah Dasar apalagi pada zaman sekarang ini, apabila belum diterapkan sejak usia dini maka nantinya berpengaruh ketika seseorang telah menginjak usia remaja dan dewasa. Maka dari itu. Vol, 1. No, 1. Juni 2023 p-ISSN: dan e-ISSN: penerapan nilai-nilai Pancasila pada setiap sekolah seharusnya dilakukan dengan bersungguhsungguh selaras dengan undang-undang No. 20 -Tahun 2003 SISDIKNAS tentang pendidikan pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945. Terdapat juga bentuk dalam menerapkan sila-sila Pancasila di Sekolah Dasar dapat dilakukan menggunakan beraneka macam pendekatan, metode serta model pembelajaran baik didalam maupun diluar kelas serta di lingkungan Implementasi merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan dengan perencanaan yang sudah disusun secara matang dan terperinci. Implementasi akan dilaksanakan setelah perencanaan dianggap selesai Nurdin Usman, berpendapat bahwa implementasi merupakan diarahkan pada latihan, kegiatan, kegiatan atau adanya komponen kerangka kerja, implementasi bukan hanya sebuah gerakan, tetapi tindakan yang diatur dan untuk mencapai tujuan tindakan (Nurdin Usman:2. Langkah- langkah yang dilakukan dalam mengimplementasikan nilai-nilai pancasila di SD Negeri 169 Maluku Tengah dalam pembelajaran yakni dengan guru mulai menyusun rencana pembelajaran yang akan dilaksanakan nantinya, setelah itu guru menuangkan nilai karakter yang sesuai dengan pembelajaran tersebut. Adapun yang nilai yang diterapkan di sekolah tersebut yakni nilai religius yakni nilai Pancasila Sila 1 Ketuhanan Yang Maha Esa. Berdasarkan pada observasi di kelas kelas i maupun di kelas lainnya dapat dinyatakan bahwa implementasi nilai-nilai Pancasila untuk meningkatkan karakter peserta didik sebagai berikut: semua guru yang mengawali pelajaran dimulai dengan salam, kemudian ketua kelas memimpin doAoa bersama, pada saat peserta didik berdoa tidak boleh ada yang saling mengganggu dan ramai selama berlangsungnya kegiatan berdoAoa. Pembelajaran yang dilakukan oleh guru adalah pembelajaran yang dinamis. Strategi pembelajaran yang digunakan oleh pendidik juga bervariasi, diinstruksikan untuk mengandalkan materi. Strategi yang digunakan pendidik tidak hanya berbicara, tetapi juga tanya jawab, dan diskusi, serta pemberian tugas-tugas. Guru juga memberikan motivasi yang membangkitkan keaktifan peserta didik, berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti di kelas i, didapat bahwa guru akan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menjawab pertanyaan dari guru, setelah itu peserta didik satu persatu diberi kesempatan untuk menjawab pertanyaan. Berdasarkan uraian-uraian di atas, dapat menunjukkan bahwa peserta didik dan guru di SD Negeri 169 Kecamatan Telutih telah mengimplementasikan dan memahami nilai-nilai Pancasila dengan baik dan benar. Dalam mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran menghasilkan peserta didik yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,dengan sikap dan perilaku, memiliki kemampuan untuk mengambil sikap yang bertanggungjawab sesuai dengan hati nuraninya, . peserta didik memiliki kemampuan untuk mengenali perbedaan dengan toleransi . peserta didik menanamkan sikap cinta tanah air dengan melaksanakan kegiatan upacara bendera di sekolah dan . peserta memiliki karakter cinta terhadap lingkungan. JIPD: Jurnal Induksi Pendidikan Dasar Pembahasan Implementasi nilai-nilai pancasila yang diterapkan di sekolah sesuai dengan standar nilai karakter kemendiknas yaitu: Nilai Religius Religius adalah nilai keagamaan yang muncul dari kepercayaan seseorang kepada Tuhan. Oleh sebab itu, religius ialah hal yang berguna kemudian dijalankan oleh setiap insan baik berupa sikap dan perilaku yang tunduk dan patuh untuk menjalankan perintah agama yang dianutnya dalam kehidupannya (Wahyupurnomo: 2. Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan, sebelum maupun sesudah kegiatan belajar mengajar terlebih dahulu peserta didik dituntun untuk berdoAoa dan salam. Selama kegiatan doAoa berlangsung, peserta didik tidak boleh mengganggu satu sama lain sehingga suasana kelas harus tenang. Nilai Kejujuran Jujur dalam Islam berarti sebuah upaya yang senantiasa mengatur perbuatan dan juga Hasrat agar tetap jujur membuat seorang percaya diri dalam beraktivitas baik perkataan maupun perbuatan. Kegiatan ini dilakukan dengan membiasakan peserta didik tidak boleh menyontek. Hal ini didasarkan pengamatan peneliti ketika guru kelas menyuruh membantu mendampingi peserta didik ketika ujian sekolah. Selain itu penerapan nilai-nilai pancasila dan juga melakukan pembiasaan perilaku jujur dan selalu berkata jujur. Nilai Kedisiplinan Nilai kedisiplinan merupakan suatu keadaan yang tercipta melalui proses dari serangkaian tingkah laku seseorang yang menunjukan nilai ketaatan, kesetiaan, ketakwaan, dan juga keteraturan. Penanaman serta penerapan sikap disiplin instruktif tidak hanya muncul sebagai demonstrasi menyempitkan ataupun membatasi kesempatan peserta didik untuk melakukan apa yang diinginkan tetapi tidak lagi menjadi tindakan pengarahan kepada sikap yang sadar dalam memilih gaya hidup layak serta Jadi tidak ada yang merasa bahwa disiplin itu berat, padahal itu adalah kebutuhan baginya untuk menyelesaikan tugas sehari-hari. Kegiatan ini biasanya dilakukan dengan membiasakan seluruh peserta didik untuk baris berbaris sebelum memasuki ruang kelas masing-masing, harus mengikuti kegiatan upacara bendera tepat waktu setiap hari senin dan ikut serta dalam senam kesehatan jasmani. Nilai Cinta Tanah Air Nilai ini merupakan sikap kecintaan seseorang pada negeri dari sejak dilahirkan sampai pada akhir hayatnya dan mengalami serta memperoleh penghidupan yang layak. Cinta pada tanah air harus dilandaskan dengan keikhlasan dan ketulusan pada seseorang kemudian diwujudkan dalam perbuatannya. Berdasarkan hasil penelitian, kegiatan yang melukiskan nilai cinta tanah air yakni dengan melafalkan lagu-lagu kebangsaan dengan penuh semangat pada saat kegiatan upacara bendera dan juga menggunakan produk dan karya dari Indonesia salah satunya dengan cara memakai seragam batik setiap hari Kamis sebagai bukti kecintaan Vol, 1. No, 1. Juni 2023 p-ISSN: dan e-ISSN: diri kepada tanah air. Adapun juga lagu-lagu yang sering dinyanyikan oleh peserta didik kelas i di SD Negeri 169 Maluku Tengah yakni. Garuda Pancasila, 17 Agustus, dari sabang sampai merauke, mengheningkan cipta. Indonesia raya, dan lagu gugur bunga. Nilai Kepedulian Lingkungan Nilai terhadap peduli lingkungan merupakan suatu sikap manusiawi terhadap yang dianggap sebagai suatu tindakan komitmen seseorang terhadap lingkungannya sehari-hari dan merupakan suatu upaya agar mencegah terjadinya kerusakan lingkungan dan sekitarnya, dan berusaha agar bisa memperbaiki segala kerusakan yang terjadi di alam, jangan sampai lingkungan dibiarkan begitu saja tanpa adanya pembaharuan atau penanaman ulang. Sifat ini ditanamkan sejak dini agar peserta didik memiliki sikap yang peduli terhadap lingkungan Sifat yang ditanamkan sejak dini agar peduli terhadap lingkungan bisa membuat peserta didik memahami situasi sesama dan lingkungan sekitar. Dengan mendidik anak dari usia dini diharapkan untuk penanaman karakter peduli lingkungan diharapkan mampu membentuk karakter pada peserta didik agar lebih peduli terhadap lingkungan mereka sehingga nantinya akan menciptakan masyarakat yang cerdas akan pengelolaan lingkungan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, kegiatan yang sudah ditunjukan peserta didik untuk mencerminkan sikap peduli lingkungan yakni antara lain, menjalankan tugas piket sesuai jadwal yang sudah ditentukan, membuang sampah ditempatnya, juga menjalankan tugas kerja bakti sesuai dengan arahan atau perintah yang sudah dijadwalkan. Terdapat beberapa faktor yang mendukung dan juga faktor yang menghambat dalam penerapan nilai-nilai` pancasila di SD Negeri 169 Maluku Tengah. Faktor pendukung dalam penelitian ini adalah terjalinnya sikap komunikasi guru dengan baik, namun tidak terlepas dari kedudukan kepala sekolah yang terus memberikan bimbingan kepada para staf dewan guru dan juga peserta didik yang ada disana. Faktor yang paling pertama mendukung dalam mengimplementasi nilai-nilai pancasila terletak pada guru, guru yang dapat melakukan, membimbing, ditunjang dengan faktor pendukung seperti gedung sekolah, fasilitas di dalam kelas maupun di lingkungan sekolah sehingga implementasi daripada kegiatan sila pertama dan sila ketiga itu nampak. Sedangkan faktor yang menghambat dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di sekolah tersebut yakni orang tua peserta didik yang kurang memperhatikan anaknya, lingkungan sekitar juga menjadi hambatan serta permainan digital dan pengaruh tontonan tv. Namun faktor yang paling utama yaitu watak/sifat dari anak itu sendiri yang menjadi hambatan dalam mengimplementasikan nilai-nilai pancasila, karena peserta didik semuanya tidak mempunyai watak atau sifat yang sama. Ada yang penurut, ada yang nakal, dan juga lainnya jadi tidak boleh memaksakan kemauan individu melainkan harus menyesuaikan dengan keadaan peserta didik serta memberikan motivasi dan nasehat agar dengan sendirinya peserta didik akan berubah baik tingkah laku maupun sifatnya. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dari implementasi nilai-nilai Pancasila tersebut yakni dengan memberikan nasehat, arahan, dan juga tuntunan untuk peserta didik. Namun demikian, kita JIPD: Jurnal Induksi Pendidikan Dasar pun harus memahami karakter anak dilandasi juga dengan memberikan praktek langsung dan juga pembiasaan agar peserta didik langsung dapat mempraktekkan dan juga mengamalkan setiap arahan dan bimbingan yang kita berikan. SIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di SD Negeri 169 Maluku Tengah berjalan dengan baik, namun tidak terlepas dari hambatan seperti karakter peserta didik yang berbeda-beda seperti yang disampaikan guru kelas i Au tidak semua peserta didik mempunyai karakter yang sama, ada yang penurut, ada yang nakal, dan lainnyaAy dan juga observasi yang peneliti lakukan. Implementasi nilai-nilai Pancasila di SD Negeri 169 Maluku Tengah diterapkan melalui proses pembelajaran dengan tujuan yang telah direncanakan. Selain itu dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila, pentingnya mengarahkan, membimbing dan membiasakan peserta didik secara rutin. Setelah mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila, peserta didik. kelas i di. SD. Negeri 169 Maluku Tengah sudah terlihat meningkat, dilihat dari peserta. sudah menghormati. yang lebih. tua, . membantah saat dipanggil orang tua, menjalankan kewajiban sebagai umat yang beragama dan juga kewajiban sebagai anak dirumah, menolong orang yang sedang kesusahan, melerai teman yang berkelahi, tidak. yang lainnya, bekerja sama dalam menyelesaikan suatu masalah, serta berkata jujur dengan apa yang dilihat dan dilakukan Beberapa tindakan tersebut telah mencerminkan pengamalan nilai-nilai Pancasila terutama sila pertama dan ketiga. Nilai-nilai Pancasila yang muncul dalam implementasi tersebut yaitu nilai religius, nilai kejujuran, nilai kedisiplinan, nilai cinta tanah air dan nilai kepedulian terhadap lingkungan. Saran