JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman Volume 2. Nomor 1. Desember 2024, 90-98 E-ISSN 3063-0665. P-ISSN x-x Journal Website: https://ejournal. stai-mas. id/index. php/jipski doi :x/x. URGENSI AFILIASI INTELIGENSI (AI) DALAM DUNIA PENDIDIKAN PESANTREN HIDAYATUL MUBTADIAoIN NGUNUT TULUNGAGUNG Muhammad Saiqul huda1 Muhammad Fathur roAouf2 Moh Nashihudin3 STAI KH. Muhammad Ali Shodiq1,2,3 saiqhuda@gmail. fathurrouf567@gmail. udinudin183@gmail. Abstract Hidayatul MubtadiAoin Islamic Boarding School. Ngunut. Tulungagung as an Islamic education Institution requires innovative strategies to improve the quality of education. Artificial Intelligency (AI) is one strategy that can improve studentsAo abilities in facing global challenges. Artificial Intelligency (AI) is abranch of computer science that studies how to make computer act like humans, who can think, act and make decisions. This research aims to find out how important the role of Artificial Intelligency (AI) is in the wordld of education from various level to improve the quality of learning, especially at the Hidayatul MubtadiAoin Islamic Boarding School. The research methode uses a qualitative descriptive approuach with data collection techniques through questionnaires. The respondents of this reaserch were student from middle school, high school, and teachers from Sunan Gunung Jati Ngunut Tulungagung Middel School and High School. The research results show that the use of AI is really needed to make learning more enjoyable, the uses of AI makes it easier for student to understand teaching material, the uses of AI is very necessary in the learning process, the use of AI can be applied to the learning process. Therefore. AI is an urgent strategy to improve the quality of education at the Hidayatul MubtadiAoin Islamic Boarding School. Keywords: Intelligence Affiliation (AI). Islamic Boarding School. Utilization of Intelligence Affiliation (AI). Quality of Education Abstrak Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi'in Ngunut Tulungagung sebagai lembaga pendidikan Islam memerlukan strategi inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Artificial Inteligence (AI) merupakan salah satu strategi yang dapat meningkatkan kemampuan santri dalam menghadapi tantangan global. Artificial Intellegence (AI) adalah salah satu cabang ilmu komputer yang mempelajari bagaimana cara membuat komputer dapat bertindak selayaknya manusia, yang dapat berfikir, bertindak dan mengambil keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa pentingnya peran Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan dari berbagai jenjang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran khususnya di pondok pesantren Hidayatul Mubtadi'in. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui Responden dari penelitian ini adalah santri SMP. SMA, dan guru SMP dan SMA Sunan Gunung Jati Ngunut Tulungagung. Hasil penelitian menunjukkan pemanfaatan AI sangat dibutuhkan untuk membuat pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, pemanfaatan AI mempermudah pemaham santri terhadap materi ajar, pemanfaatan AI sangat diperlukan dalam proses pembelajaran, pemanfaatan AI bisa diterapkan untuk proses pembelajaran. Oleh karena itu. Muhammad Saiqul huda. Muhammad Fathur RoAouf. Moh Nashihudin Artificial Intelligence (AI) merupakan strategi yang urgent untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi'in. Kata Kunci : Afiliasi Inteligensi (AI). Pendidikan Islam, pemanfaatan Afiliasi Inteligensi (AI). Kualitas Pendidikan. Pendahuluan Teknologi informasi menjadi keperluan yang dibutuhkan dalam segala aspek kehidupan manusia, dikarenakan kemajuan teknologi yang semakin cepat sehingga masyarakat pun harus menyesuaikan kebutuhan mereka dalam mencari informasi. Kecerdasan buatan (Artificial Intelligenc. adalah ilmu komputer yang dirancang untuk melakukan pekerjaan selayaknya yang dilakukan oleh Dengan itu. Artificial Intelligence diyakini dapat membantu pembelajaran lebih efektif dan Penggunaan AI membantu untuk lebih memahami dinamika pendidikan serta mendeteksi pola untuk mengarah pada peningkatan nilai pendidikan yang beriringan dengan yang masyarakat Kecerdasan buatan juga membantu manajemen pembelajaran untuk para pendidik mengolah data siswa, menjadwalkan pelajaran serta memberi rekomendasi terkait peningkatan belajar siswa. AI membantu pendidik mengerjakan tugas administratif, hal itu membantu pendidik untuk lebih fokus mengerjakan aspek penting lainnya. Ketika teknologi AI dimanfaatkan dengan baik, efektif dan bertanggung jawab teknologi ini dapat membantu untuk meningkatkan pengalaman belajar mengajar serta mendorong pembelajaran yang depersonalisasi, bahkan dapat mendorong kemajuan pendidikan. AI juga dapat berperan dalam pengembangan kompetensi dan pembelajaran kolaboratif, memvalidasi keberhasilan Latihan Pendidikan dan alokasi sumber daya. AI membantu merancang kurikulum menjadi lebih sesuai dengan perkembangan zaman karena menyesuaikan dengan kebutuhan serta tuntutan pendidikan yang ada. 3 Di sisi lain, tantangan juga muncul seiring dengan penerapan AI. keamanan siswa sangat penting untuk dijaga agar tidak 4 Penggunaan AI yang mempertimbangkan privasi, keamanan data serta etika yang dimanfaatkan secara optimal akan mewujudkan keahlian belajar yang lebih interaktif, penilaian yang tepat, serta pengelolaan yang baik. Penerapan AI ini diharapkan bisa digunakan untuk membantu mencapai tujuan pendidikan nomor 4 yaitu pendidikan yang berkualitas. Pendidikan di pondok pesantren lebih mengacu pada pendidikan islam yang menerapkan fondasi yang kuat bagi pembentukan karakter dan kebijaksanaan individu. Dengan memadukan nilai-nilai agama dan pengetahuan, pendidikan islam membentuk manusia yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Konsep AutarbiyahAy dalam islam menekankan pentingnya pendidikan yang holistik yang mencakup aspek spiritual, intelektual, dan emosional. 1 Agustin Sri dkk. Gerakan literasi sekolah untuk meningkatkan budaya baca di SMA Negeri 1 Geger. Jurnal Linguista, 1. , 61Ae62. 2 Arly. Dwi. , & Andini. Novembe. Implementasi penggunaan artificial intelligence dalam proses pembelajaran mahasiswa ilmu komunikasi di kelas A. Dalam Prosiding Seminar Nasional Ilmu Ilmu Sosial (SNIIS) (Vol. 2, pp. 3 Pratiwi. Peran kecerdasan buatan dalam pengembangan kurikulum pendidikan abad 21. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni, 9. , 13-23. 4 Astutik. Ayuni. , & Putri. Artificial intelligence: Dampak pergeseran pemanfaatan kecerdasan manusia dengan kecerdasan buatan bagi dunia pendidikan di Indonesia. Sindoro: Cendikia Pendidikan, 1. , 31-40. 5 Firdaus. Irawan. Mahardika. Gaol. , & Prinaryanto. Tantangan teknologi artificial intelligence pada kegiatan pembelajaran mahasiswa. IJEDR: Indonesian Journal of Education and Development Research, 2. , 379-384. 6 Pardamean. Suparyanto. Anugrahana. Anugraheni. , & Sudigyo. Implementasi team-based learning dalam pengembangan pembelajaran online berbasis artificial intelligence. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 12. , 118-126. JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman Volume 2. Nomor 1. Desember 2024, 90-98 E-ISSN 3063-0665. P-ISSN x-x Published: STAI KH. Muhammad Ali Shodiq Website: https://ejournal. stai-mas. id/index. php/jipski Urgensi Afiliasi Inteligensi (A. Dalam Dunia Pendidikan Pesantren Hidayatul MubtadiAoin Ngunut Tulungagung Pendidikan islam juga mengintegrasikan nilai-nilai agama dengan pengetahuan duniawi, sehingga menciptakan keseimbangan antara iman dan ilmu. Hal ini tercermin dalam konsep AuAlAminAy yang menekankan pentingnya mencari pengetahuan dan kebijaksanaan. Dengan demikian. Pendidikan islam membentuk individu yang tidak hanya berpengetahuan luas, tetapi berakhlak mulia dan beriman. Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut penelitian ini mempunyai judul AyUrgensi Artificial Intelligence (AI) dalam Dunia PendidikanAy. Ruang lingkup dari penelitian ini adalah Guru dan santri SMPI dan SMAI Sunan Gunung Jati Ngunut Tulungagung. Adapun tujuan dari penelitian Ini adalah untuk mengetahui seberapa pentingnya peran Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan dari berbagai jenjang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran khususnya di pesantren Hidayatul Mubtadi'in Ngunut Tulungagung. Metode ini memastikan analisis yang komprehensif dan terperinci terhadap berbagai aspek yang relevan dalam konteks pentingnya penggunaan AI dalam pendidikan di pesantren. Metode Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif deskriptif. Menjelaskan variabel secara apa adanya serta didukung oleh data-data berupa angka yang dihasilkan dari perihal Analisis ini menggunakan teknik pengambilan data yaitu kuesioner. Dalam penelitian Artificial Intelligence (AI) dalam proses pembelajaran santri SMA Islam Sunan Gunung Jati dan santri SMP Islam Sunan Gunung Jati metode penelitian ini menggunakan analisis data kuantitatif meliputi teknik statistik deskriptif dan menyimpulkan dari keseluruhan data, hal ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan penelitian. Penelitian harus dianalisis sesuai data dan diolah Menurut Sugiyono, penelitian kuantitatif adalah metode yang digunakan untuk meneliti populasi atau sampel yang umumnya dilakukan secara acak. Teknik penganalisisan informasi ini tentunya adalah klasifikasi seputar implementasi perkembangan kecerdasan buatan (AI) dalam sistem pendidikan. Seperti dengan melakukan personalisasi pembelajaran dalam penggunaan AI untuk menyesuaikan materi pembelajaran dengan kebutuhan dan tingkat kemampuan masing-masing santri, melakukan evaluasi dan umpan balik, pengolahan data santri, bantuan belajar. Inklusivitas dan Aksesibilitas. Terdapat 4 indikator yang digunakan dalam membuat instrumen penelitian yang dibuat. Instrumen penelitian disebarkan kepada guru SMA Islam dan SMP Islam Sunan Gunung Jati, santri SMA Islam Sunan Gunung Jati dan santri SMP Islam Sunan Gunung Jati. Menargetkan santri SMA dan SMP sebagai subjek dikarenakan peneliti ingin mengetahui seberapa pentingnya AI bagi santri yang berbeda jenjang tentang perkembangan teknologi dan informasi serta sesuai dengan apa yang menjadi tujuan penelitian kami. Metode penelitian ini dilanjutkan dengan melakukan analisis statistik deskriptif untuk menguraikan data secara lebih mendalam, termasuk dalam hal personalisasi pembelajaran, evaluasi, umpan balik, dan pengolahan data santri. Selain itu, metode ini juga mencakup penggunaan instrumen penelitian yang disebarkan kepada 25 guru SMAI dan SMPI Sunan Gunung Jati, 25 santri SMAI Sunan Gunung Jati dan 25 santri SMPI Sunan Gunung Jati, dengan tujuan 7 Ismawati. , & Ramadhanti. Penerapan artifisial intelligence dalam mendukung pembelajaran di era Prosiding Amal Insani Foundation, 1, 158-166. 8 Kumar. Haque. Mishra. Islam. Mishra. , & Ahmad. Exploring the transformative role of artificial intelligence and metaverse in education: A comprehensive review. Metaverse Basic and Applied Research, 2, 55. 9 Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif: Penerbit Alfabeta. 10 Mena-Guacas. Rodryguez. Trujillo. Gymez-Galyn. , & Lypez- Meneses. Collaborative learning and skill development for educational growth artificial intelligence: A systematic review. Contemporary Educational Technology, 15. , ep428. JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman Volume 2. Nomor 1. Desember 2024, 90-98 E-ISSN 3063-0665. P-ISSN x-x Published: STAI KH. Muhammad Ali Shodiq Website: https://ejournal. stai-mas. id/index. php/jipski Muhammad Saiqul huda. Muhammad Fathur RoAouf. Moh Nashihudin memperoleh hasil seberapa pentingnya implementasi kecerdasan buatan dalam sistem pendidikan. Metode ini juga mengacu pada konsep inklusivitas dan aksesibilitas dalam penggunaan teknologi AI untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Hasil Penelitian dan Pembahasan Adanya Artificial Intelligence memicu berbagai perspektif mengenai pengaplikasian teknologi AI dalam bidang pendidikan. AI sendiri memiliki tujuan untuk membantu mempermudah penggunaan dengan kerangka berfikir dan penalaran yang dirancang seperti manusia berdasarkan atas perintah manusia sendiri. 11 Terdapat banyak manfaat yang didapatkan dari AI. Namun di sisi lain terdapat pula kerugian akibat AI. Setelah menyebarkan kuesioner dengan 4 indikator instrumen penelitian dan bersifat tertutup, berikut adalah data yang telah dikumpulkan. Penelitian ini dilakukan dengan cara memberikan kuesioner kepada 25 santri SMPI Sunan Gunung Jati, 25 santri SMAI Sunan Gunung Jati dan 25 guru SMPI dan SMAI Sunan Gunung Jati Ngunut Tulunagung. Berikut data yang telah kami kumpulkan: Hasil dari pengolahan Indikator pertama Gambar 1. Tabel Pembelajaran Dengan Pemanfaatan AL Lebih Menyenagkan Berdasarkan indikator pertama, yaitu apakah dengan pemanfaatan AL pembelajaran lebih menyenagnkan dapat disimpulkan bahwa: Untuk Tingkat SMP Sebanyak separuh lebih dari responden menyatakan setuju dan sangat setuju dengan adanya pembelajaran yang memanfaatka AL memiliki hasil lebih menyenangkan . ekitar 84%), sedangkan responden yang tidak setuju dengan adanya pembelajaran yang memanfaatka AL memiliki hasil lebih menyenangkan . ekitar 16%) dan tidak ada yang menilai kurang setuju. Dengan demikian untuk santri jenjang SMP proses pembelajaran dengan pemanfaatan AL akan lebih menyenangkan. Untuk Tingkat SMA Sebanyak separuh lebih dari responden menyatakan setuju dan sangat setuju dengan adanya pembelajaran yang memanfaatka AL memiliki hasil lebih menyenangkan . ekitar 92%), sedangkan responden yang tidak setuju dengan adanya pembelajaran yang memanfaatka AL 11 Muarif. Jihad. Alfadli. , & Setiabudi. Hubungan perkembangan teknologi AI terhadap pembelajaran mahasiswa. Seroja: Jurnal Pendidikan, 1. , 117- 127. Mumtaz. Isna. , & Abadi. Peran artificial intelligence terhadap optimalisasi pembelajaran mahasiswa Universitas Brawijaya. Multiverse: Open Multidisciplinary Journal, 2. , 254-261. JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman Volume 2. Nomor 1. Desember 2024, 90-98 E-ISSN 3063-0665. P-ISSN x-x Published: STAI KH. Muhammad Ali Shodiq Website: https://ejournal. stai-mas. id/index. php/jipski Urgensi Afiliasi Inteligensi (A. Dalam Dunia Pendidikan Pesantren Hidayatul MubtadiAoin Ngunut Tulungagung memiliki hasil lebih menyenangkan hanya . ekitar 8%) dan tidak ada yang menilai kurang Dengan demikian untuk santri jenjang SMA proses pembelajaran dengan pemanfaatan AL akan lebih menyenangkan. Untuk Para Guru SMP dan SMA Sebanyak separuh lebih dari responden menyatakan setuju dan sangat setuju dengan adanya pembelajaran yang memanfaatka AL memiliki hasil lebih menyenangkan . ekitar 100%), dan tidak ada responden yang menilai tidak setuju dan kurang setuju. Dengan demikian untuk para Guru baik SMP dan SMA proses pembelajaran dengan pemanfaatan AL akan lebih menyenangkan. Hasil dari pengolahan indikator ke dua Gambar 2. Tabel Pemahaman Santri Terhadap Materi Lebih Mudah Dengan Pemanfaatan AL Berdasarkan indikator kedua, yaitu apakah dengan pemanfaatan AL pemahaman siswa terhadap materi ajar lebih mudah. Untuk Tingkat SMP Sebanyak separuh lebih dari responden menyatakan setuju dan sangat setuju dengan adanya pemanfaatan AL pemahaman santri terhadap materi ajar lebih mudah . ekitar 80%), sedangkan responden yang tidak setuju dengan adanya pemanfaatan AL pemahaman santri terhadap materi ajar lebih mudah . ekitar 20%) dan tidak ada yang menilai kurang setuju. Dengan demikian untuk santri jenjang SMP dengan adanya pemanfaatan AL pemahaman siswa terhadap materi ajar lebih mudah Untuk Tingkat SMP Untuk Tingkat SMA Sebanyak separuh lebih dari responden menyatakan setuju dan sangat setuju dengan adanya pemanfaatan AL pemahaman santri terhadap materi ajar lebih mudah . ekitar 80%), sedangkan responden yang tidak setuju dengan adanya pemanfaatan AL pemahaman santri terhadap materi ajar lebih mudah . ekitar 20%) dan tidak ada yang menilai kurang setuju. Dengan demikian untuk santri jenjang SMP dengan adanya pemanfaatan AL pemahaman santri terhadap materi ajar lebih mudah untuk tingkat SMA Untuk Para Guru SMP dan SMA Sebanyak separuh lebih dari responden menyatakan setuju dan sangat setuju dengan adanya pemanfaatan AL pemahaman santri terhadap materi ajar lebih mudah . ekitar 84%), sedangkan responden yang tidak setuju dengan adanya pemanfaatan AL pemahaman santri terhadap materi ajar lebih mudah . ekitar 16%) dan tidak ada yang menilai kurang setuju. Dengan demikian untuk para guru baik guru SMP dan SMA menyatakan dengan adanya pemanfaatan AL pemahaman santri terhadap materi ajar lebih mudah. JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman Volume 2. Nomor 1. Desember 2024, 90-98 E-ISSN 3063-0665. P-ISSN x-x Published: STAI KH. Muhammad Ali Shodiq Website: https://ejournal. stai-mas. id/index. php/jipski Muhammad Saiqul huda. Muhammad Fathur RoAouf. Moh Nashihudin Hasil dari pengolahan indikator ketiga Gambar 3. Tabel Pemanfaatan Al Diperlukan Dalam Proses Pembelajaran Berdasarkan indikator ketiga, yaitu apakah AL diperlukan dalam proses pembelajaran Untuk Tingkat SMP Sebanyak separuh lebih dari responden menyatakan setuju dan sangat setuju dengan pemanfaatan AL diperlukan dalam proses pembelajaran . ekitar 76%), sedangkan responden yang tidak setuju dengan adanya pemanfaatan AL diperlukan dalam proses pembelajaran . ekitar 24%) dan tidak ada yang menilai kurang setuju. Dengan demikian untuk santri jenjang SMP menyatakan pemanfaatan AL diperlukan dalam proses pembelajaran nntuk tingkat SMP. Untuk Tingkat SMA Sebanyak separuh lebih dari responden menyatakan setuju dan sangat setuju dengan pemanfaatan AL diperlukan dalam proses pembelajaran . ekitar 92%), sedangkan responden yang tidak setuju dengan adanya pemanfaatan AL diperlukan dalam proses pembelajaran . ekitar 8%) dan tidak ada yang menilai kurang setuju. Dengan demikian untuk santri jenjang SMA menyatakan pemanfaatan AL diperlukan dalam proses pembelajaran nntuk tingkat SMA Untuk Para Guru SMP dan SMA Sebanyak separuh lebih dari responden menyatakan setuju dan sangat setuju dengan pemanfaatan AL diperlukan dalam proses pembelajaran . ekitar 88%), sedangkan responden yang tidak setuju dengan adanya pemanfaatan AL diperlukan dalam proses pembelajaran . ekitar 12%) dan tidak ada yang menilai kurang setuju. Dengan demikian untuk para guru SMP dan SMA menyatakan pemanfaatan AL diperlukan dalam proses pembelajaran. JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman Volume 2. Nomor 1. Desember 2024, 90-98 E-ISSN 3063-0665. P-ISSN x-x Published: STAI KH. Muhammad Ali Shodiq Website: https://ejournal. stai-mas. id/index. php/jipski Urgensi Afiliasi Inteligensi (A. Dalam Dunia Pendidikan Pesantren Hidayatul MubtadiAoin Ngunut Tulungagung Hasil dari pengolahan indikator ke empat Gambar 4. Tabel Pemanfaatan Al Bisa Diterapkan Untuk Proses Pembelajaran Berdasarkan indikator keempat, yaitu apakah pemanfaatan AL bisa diterapkan untuk proses Untuk Tingkat SMP Sebanyak separuh lebih dari responden menyatakan setuju dan sangat setuju dengan pemanfaatan AL AL bisa diterapkan untuk proses pembelajaran . ekitar 96%), sedangkan responden yang tidak setuju dengan adanya pemanfaatan AL AL bisa diterapkan untuk proses pembelajaran . ekitar 4%) dan tidak ada yang menilai kurang setuju. Dengan demikian untuk santri jenjang SMP menyatakan pemanfaatan AL AL bisa diterapkan untuk proses pembelajaran untuk tingkat SMP. Untuk Tingkat SMA Sebanyak separuh lebih dari responden menyatakan setuju dan sangat setuju dengan pemanfaatan AL AL bisa diterapkan untuk proses pembelajaran . ekitar 92%), sedangkan responden yang tidak setuju dengan adanya pemanfaatan AL AL bisa diterapkan untuk proses pembelajaran . ekitar 8%) dan tidak ada yang menilai kurang setuju. Dengan demikian untuk santri jenjang SMA menyatakan pemanfaatan AL AL bisa diterapkan untuk proses pembelajaran untuk tingkat SMA. Untuk Para Guru SMP dan SMA Sebanyak separuh lebih dari responden menyatakan setuju dan sangat setuju dengan pemanfaatan AL AL bisa diterapkan untuk proses pembelajaran . ekitar 92%), sedangkan responden yang tidak setuju dengan adanya pemanfaatan AL AL bisa diterapkan untuk proses pembelajaran . ekitar 8%) dan tidak ada yang menilai kurang setuju. Dengan demikian untuk para guru SMP dan SMA menyatakan pemanfaatan AL bisa diterapkan untuk proses pembelajaran. Kesimpulan Secara keseluruhan, tabel menunjukkan bahwa pemanfaatan AI dalam pembelajaran memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesenangan siswa dan guru. Namun, perlu diingat bahwa masih ada sebagian kecil responden yang tidak merasakan hal yang sama. Analisis tabel JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman Volume 2. Nomor 1. Desember 2024, 90-98 E-ISSN 3063-0665. P-ISSN x-x Published: STAI KH. Muhammad Ali Shodiq Website: https://ejournal. stai-mas. id/index. php/jipski Muhammad Saiqul huda. Muhammad Fathur RoAouf. Moh Nashihudin menunjukkan adanya perbedaan persepsi mengenai pemanfaatan AI dalam pembelajaran. Secara umum, mayoritas responden, baik siswa maupun guru, merasakan peningkatan kesenangan akibat penggunaan AI. Akan tetapi, masih terdapat proporsi kecil responden yang tidak merasakan hal yang sama. Hal ini mengindikasikan bahwa efektivitas pemanfaatan AI dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti karakteristik pengguna dan konteks pembelajaran. Sebagian besar siswa baik dari SMP maupun SMA merasa bahwa pembelajaran dengan pemanfaatan AI lebih menyenangkan. Hal ini terlihat dari jumlah responden yang memilih kategori "Sangat Setuju" dan "Setuju" yang cukup tinggi pada kedua jenjang pendidikan ini. Meskipun tidak sebesar siswa, namun guru juga memberikan respon positif terhadap pemanfaatan AI dalam Jumlah guru yang memilih kategori "Sangat Setuju" dan "Setuju" cukup signifikan. Terdapat sejumlah kecil responden dari ketiga kelompok (SMP. SMA, dan gur. yang memilih kategori "Tidak Setuju" dan "Kurang Setuju". Hal ini mengindikasikan bahwa tidak semua pihak merasa bahwa pemanfaatan AI membuat pembelajaran menjadi lebih menyenangkan. Kesimpulan dari pemanfaatan AI dalam dunia pendidikan adalah. Fitur atau manfaat yang ditawarkan oleh AI memang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi belajar siswa dan guru. Cara pemanfaatan AI dalam proses pembelajaran juga dapat mempengaruhi persepsi siswa dan guru. Jika AI digunakan dengan efektif dan menarik, maka kemungkinan besar akan meningkatkan kesenangan dalam belajar. Faktor-faktor lain seperti materi pelajaran, metode pembelajaran, dan kondisi lingkungan belajar juga dapat mempengaruhi persepsi terhadap pemanfaatan AI. Daftar Pustaka