JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi Vol. No. 4 Desember 2022 e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 Pengembangan Obat Tradisional Menjadi Produk Permen Bersama PKK Kelurahan/Kecamatan Karangrejo Kabupaten Magetan Bida Cincin Kirana1*. Antonius Budiawan 2. Levi Puradewa3. Vidya Kartikaningrum4. Diah Nurcahyani5. Erlien Dwi Cahyani6. Maria Fatmadewi Imawati7. Christina Indriasari8. Andita Nur Wijayanti9 1,2,3,4,5,6,7,8,9 Program Studi Farmasi Diploma Tiga. Fakultas Vokasi. Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Email: bida. kirana@ukwms. id 1* Abstrak Tahun 2021 telah dilaksanakan program pengabdian kepada masyarakat bekerjasama dengan PKK di lingkungan Kelurahan/Kecamatan Karangrejo Kabupaten Magetan, melalui kegiatan edukasi dan pelatihan pemanfaatan tanaman obat untuk meningkatkan daya tahan tubuh serta membuat produk jamu instan. Produk sediaan yang mudah untuk dibuat selain jamu instan adalah permen. Obat tradisional dalam bentuk permen memiliki keunggulan dalam bentuk yang menarik, dan bahan bakunya mudah diperoleh serta dapat dijadikan cemilan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mitra mengenai pemanfaatan tanaman krokot dan limbah kulit buah semangka sebagai obat tradisional serta meningkatkan keterampilan mitra dalam pengolahan obat tradisional menjadi produk permen yang memiliki nilai ekonomis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui edukasi pemanfaatan krokot dan kulit buah semangka sebagai obat tradisional dan pelatihan pembuatan permen obat tradisional. Hasil dari pengabdian ini adalah mitra dalam hal ini PKK Kelurahan Karangrejo. Kecamatan Karangrejo. Kabupaten Magetan yang mengikuti pelatihan, sebagian besar dapat membuat permen obat tradisional berdasarkan formula yang telah diberikan. Pengetahuan mitra tentang obat tradisional, manfaat kulit buah semangka dan herba krokot sebagai obat tradisional meningkat sebesar 14,58 dari 84,38 menjadi 98,96 setelah mengikuti pelatihan. Keywords: Krokot. Kulit buah semangka. Permen PENDAHULUAN Sebagian besar warga lingkungan Kelurahan/Kecamatan Karangrejo Kabupaten Magetan telah mengenal dan menanam tanaman obat keluarga (TOGA). Akan tetapi pengetahuan mengenai pemanfaatan tanaman selain TOGA untuk mengatasi permasalahan kesehatan masih terbatas. Selain itu. Kelurahan/Kecamatan Karangrejo Kabupaten Magetan memiliki sentra kuliner yang cukup dikenal akan tetapi penyerapan tenaga kerjanya masih Sebagian besar ibu-ibu di lingkungan tersebut bekerja sebagai buruh tani yang bergantung pada musim tanam maupun panen padi dan sebagian lainnya berperan sebagai ibu rumah tangga. Waktu luang yang tersedia tersebut apabila dimanfaatkan dengan baik melalui kegiatan yang memiliki manfaat ekonomis akan meningkatkan perekonomian keluarga (Setiawati & Rozinah, 2. PKK memiliki peran penting dalam pemberdayaan perempuan di lingkungan wilayah kelurahan (Hanis & Marzaman, 2. Pertengahan tahun 2021, telah dilaksanakan program JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi Vol. No. 4 Desember 2022 e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 pengabdian kepada masyarakat bekerjasama dengan PKK di lingkungan Kelurahan/Kecamatan Karangrejo Kabupaten Magetan. Pada program tersebut PKK Kelurahan Karangrejo Kecamatan Karangrejo Kabupaten Magetan memperoleh edukasi dan pelatihan mengenai pemanfaatan TOGA untuk meningkatkan daya tahan tubuh serta membuat produk jamu instan dari bahan TOGA tersebut. Obat tradisional baik itu yang termasuk dalam TOGA maupun yang tidak termasuk di dalamnya memiliki daya simpan yang tidak terlalu lama apabila disajikan dalam bentuk Jamu hasil rebusan akan mudah ditumbuhi jamur dan bakteri dalam penyimpanan (Hartanti, 2. Oleh karena itu perlu dikembangkan menjadi berbagai bentuk sediaan yang memiliki stabilitas yang baik pada penyimpanan dalam waktu yang lama. PKK Kelurahan/Kecamatan Karangrejo telah mengenal produk jamu instan sehingga perlu ditingkatkan diversifikasi produk yang dikenal. Produk sediaan yang mudah untuk dibuat selain jamu instan adalah permen. Obat tradisional dalam bentuk permen memiliki keunggulan dalam bentuk yang menarik, mudah untuk digunakan, serta bahan bakunya mudah diperoleh dan dapat dijadikan cemilan (Koswara, 2. Krokot dikenal oleh masyarakat sebagai tanaman hias, padahal memiliki banyak manfaat kesehatan yang dapat memperkaya diversifitas TOGA. Beberapa manfaat krokot yang telah diteliti adalah sebagai antibakteri (Purwanto, 2. , menyembuhkan luka (Budiawan et , 2. , dan analgetik-antiinflamasi (Andayani et al. , 2. Semangka merupakan buahbuahan yang disukai oleh masyarakat. Konsumsi semangka akan menghasilkan limbah berupa kulit yang menurut penelitian Budiawan . sebetulnya memiliki manfaat farmakologis sebagai afrodisiaka. Kedua tanaman tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk permen herbal karena mudah ditemukan dan memiliki manfaat farmakologis. METODE KEGIATAN Orientasi Pembuatan Permen Tahap pertama kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah orientasi pembuatan permen obat tradisional berbahan dasar kulit buah semangka dan herba krokot. Dari hasil orientasi diketahui komposisi pembuatan permen antara lain sari kulit buah semangka, serbuk kering herba krokot, gula pasir, agar-agar, nutrijel plain, vanili, dan asam sitrat. Metode pembuatannya adalah dengan mengupas bagian luar yang keras dari kulit buah semangka kemudian dipotong dadu dan dicuci bersih. Potongan kulit buah semangka diblender sampai halus dan disaring. Sari hasil saringan ditambahkan gula pasir, nutrijel plain, agar-agar. JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi Vol. No. 4 Desember 2022 e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 vanili dan serbuk krokot. Campuran tersebut diaduk sampai homogen kemudian dipanaskan sampai mendidih. Setelah mendidih, api dimatikan dan ditambahkan asam sitrat kemudian Hasil dituang ke dalam loyang dan dibiarkan dingin dan memadat. Hasil yang memadat dipotong persegi panjang dan dipanaskan dalam oven dengan suhu 100AC sampai muncul kristal gula di bagian permukaannya. Permen kulit buah semangka dan herba krokot siap untuk dinikmati. Pelatihan Pembuatan Permen Obat Tradisional Pengabdian masyarakat dilaksanakan di Kelurahan Karangrejo Kecamatan Karangrejo Kabupaten Magetan dengan peserta PKK kelurahan setempat sebagai mitra. Sebelum dan sesudah kegiatan, mitra diberikan pretes dan postes untuk mengetahui sejauh mana pengetahuannya mengenai manfaat kulit buah semangka dan herba krokot sebagai obat tradisional serta cara pembuatan permen dari kedua bahan tersebut. Kuesioner terdiri dari tiga aspek yaitu aspek pengetahuan mengenai obat tradisional secara umum, manfaat kulit buah semangka sebagai obat tradisional dan manfaat krokot sebagai obat tradisional. HASIL DAN PEMBAHASAN Peserta yang diundang untuk mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat ini berjumlah 20 orang. Peserta yang hadir berjumlah 17 orang dan yang mengikuti kegiatan sampai akhir berjumlah 16 orang. Peserta dibagi menjadi 4 kelompok dan diberikan pelatihan pembuatan permen obat tradisional berbahan dasar kulit buah semangka dan herba krokot. Tiga kelompok berhasil membuat permen dengan baik dan satu kelompok tidak berhasil karena peserta tidak memasukkan bahan dengan tepat. Peserta yang mengisi kuesioner dengan lengkap berjumlah 12 orang. Sebanyak 1 orang hanya mengisi pretes dan 4 orang tidak menjawab soal dengan Hasil kuesioner mengenai pengetahuan obat tradisional secara umum menunjukkan 91,67% peserta menjawab benar pada poin definisi obat tradisional saat pretes dan 100% menjawab benar saat postes (Tabel . Hasil ini menunjukkan bahwa sebagian besar peserta sudah cukup mengetahui apa itu obat tradisional dari kegiatan pengabdian masyarakat Pada pernyataan poin obat tradisional dalam bentuk permen, seluruh peserta dapat menjawab dengan benar baik itu saat pretes maupun pretes. Hal ini kemungkinan disebabkan karena peserta sudah cukup mengenal permen obat tradisional dari jahe yang cukup populer pada tahun 90an. JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi Vol. No. 4 Desember 2022 e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 Tabel 1. Pengetahuan peserta mengenai obat tradisional secara umum Pernyataan Yang dimaksud dengan jamu adalah obat tradisional yang keamanan dan khasiatnya dibuktikan dengan data empiris Obat tradisional dapat dibuat dalam bentuk % Jawaban Sebelum Pelatihan % Jawaban Sesudah Pelatihan 91,67 8,33 100,00 0,00 100,00 0,00 100,00 0,00 Pengetahuan peserta mengenai manfaat kulit buah semangka terukur meningkat setelah mengikuti pelatihan pembuatan permen obat tradisional (Tabel . Peningkatan tertinggi ditunjukkan oleh pengetahuan mengenai kulit buah semangka yang sebetulnya bukan sekedar limbah dari 66,67% menjadi 100,00%. Hasil ini menunjukkan bahwa sebagian peserta belum mengetahui manfaat dari kulit buah semangka sebagai obat tradisional. Tabel 2. Pengetahuan peserta mengenai manfaat kulit buah semangka sebagai obat tradisional Pernyataan Buah semangka termasuk dalam obat tradisional Kulit buah semangka adalah limbah yang tidak dapat dimanfaatkan kasiatnya Kulit buah semangka mengandung sitrulina dan % Jawaban Sebelum Pelatihan 83,33 16,67 % Jawaban Sesudah Pelatihan 100,00 0,00 66,67 33,33 100,00 0,00 75,00 25,00 100,00 0,00 Tabel 3 menunjukkan bahwa seluruh peserta pelatihan mengetahui manfaat krokot sebagai obat tradisional dan bahwa krokot dapat ditambahkan sebagai bahan pembuatan permen obat tradisional. Hal ini kemungkinan disebabkan karena krokot secara turun temurun sudah banyak digunakan sebagai produk olahan pangan dan obat tradisional oleh masyarakat. Kandungan omega 3 dalam krokot yang justru menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh ternyata belum banyak diketahui oleh peserta pelatihan sehingga pada pretes hanya 58,33% peserta saja yang dapat menjawab dengan benar. Pengetahuan mengenai manfaat omega 3 dalam krokot tersebut meningkat cukup tinggi setelah pelatihan terjadi peningkatan, dimana seluruh peserta dapat menjawab dengan benar. Tabel 3. Pengetahuan peserta mengenai manfaat herba krokot sebagai obat tradisional No Pernyataan Krokot merupakan tanaman hias yang dapat digunakan sebagai obat tradisional Krokot dapat ditambahkan sebagai bahan pembuatan permen obat tradisional untuk % Jawaban Sebelum Pelatihan % Jawaban Sesudah Pelatihan 0,00 0,00 0,00 0,00 JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi meningkatkan kasiat antioksidan dan kandungan vitamin serta mineral dalam permen Krokot mengandung asam lemak omega 3 yang dapat meningkatkan kolesterol buruk dalam tubuh Vol. No. 4 Desember 2022 e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 41,67 8,33 Melalui kegiatan pelatihan ini diharapkan mitra semakin sadar bahwa yang pada awalnya hanya sebagai limbah dan tanaman hias dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional yang bahkan bila diolah dengan benar dapat dibuat menjadi produk permen yang memiliki nilai ekonomis. Secara keseluruhan pengetahuan peserta pelatihan mengalami peningkatan sebesar 14,58 dari 84,38 menjadi 98,96 (Gambar . Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa peserta pelatihan semakin sadar manfaat kulit buah semangka dan krokot sebagai obat tradisional. Skor Sebelum pelatihan Sesudah pelatihan Gambar 1. Pengetahuan peserta mengenai manfaat herba krokot sebagai obat tradisional Kulit buah semangka melalui kandungan sitrulina diketahui memiliki kasiat sebagai afrodisiaka (Budiawan, 2. Selain itu kandungan zinc yang tinggi pada kulit buah semangka juga memiliki manfaat sebagai antioksidan dan imunostimulansia (Skrajnowska & BobrowskaKorczak, 2. Sedangkan krokot telah banyak diketahui manfaatnya sebagai antibakteri (Purwanto, 2. , antioksidan, antihiperglikemia (Sicari et al. , 2. , serta memiliki daya penyembuhan luka (Budiawan et al. , 2. Kedua bahan tersebut bila dimanfaatkan sedemikian rupa akan menghasilkan produk permen yang selain dapat dinikmati juga memiliki manfaat bagi kesehatan. KESIMPULAN Mitra dalam hal ini PKK Kelurahan Karangrejo. Kecamatan Karangrejo. Kabupaten Magetan yang mengikuti pelatihan, sebagian besar dapat membuat permen obat tradisional berdasarkan formula yang telah diberikan. JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi Vol. No. 4 Desember 2022 e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 Pengetahuan mitra dalam hal ini peserta pelatihan tentang obat tradisional, manfaat kulit buah semangka dan herba krokot sebagai obat tradisional meningkat sebesar 14,58 dari 84,38 menjadi 98,96 setelah mengikuti pelatihan. Berdasarkan evaluasi perlu dilakukan kegiatan yang berkelanjutan tentang pemanfaatan obat tradisional yang dikemas dalam bentuk produk jadi siap jual untuk meningkatkan perekonomian keluarga di wilayah Kelurahan Karangrejo. Kecamatan Karangrejo. Kabupaten Magetan karena potensinya yang besar sebagai pusat kuliner. UCAPAN TERIMAKASIH Terimakasih disampaikan kepada Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya atas dukungan dana melalui LPPM dan kepada mahasiswa yang telah membantu sehingga kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat berjalan dengan baik. DAFTAR PUSTAKA