Al-Ilmu: Jurnal Keagamaan dan Ilmu Sosial Volume 10 Nomor 2 Bulan Juli - Desember dan Tahun 2024 ISSN 2986-9293 The Influence of Visual Media and Learning Motivation on StudentsAo Islamic Education Learning Outcomes in Grade Vi of SMP Negeri 1 Batee Pidie. Aceh Province Meiliza. 1 Universitas KH Abdul Chalim Email: meilizanizar1992@gmail. ABSTRACT This study aims to determine the influence of visual media and learning motivation on studentsAo learning outcomes in Islamic Religious Education (PAI) among Grade Vi students at SMP Negeri 1 Batee. Pidie Regency. Aceh Province. The visual media used in this research focused on static visual materials as learning tools. This research employed a quantitative approach with a one-group pretestAeposttest design. The population consisted of 90 students, and a total of 30 students were selected as samples using a purposive sampling technique. The data collection techniques included observation to align the researcherAos understanding with field conditions, pretest and posttest instruments for the visual media variable (XCA), questionnaires for the learning motivation variable (XCC), and documentation to obtain data on the learning outcomes variable (Y). The findings revealed that visual media had a significant influence on studentsAo learning outcomes in class Vi-1 of SMP Negeri 1 Batee, as evidenced by the t-test results with a significance value of 0. < 0. Furthermore, studentsAo learning motivation also positively affected their PAI learning outcomes, with an average questionnaire score of 88. 67, showing that nearly 60% of students were highly motivated to learn. Therefore, it can be concluded that the use of visual media and learning motivation jointly and significantly influence studentsAo learning outcomes in Islamic Religious Education at SMP Negeri 1 Batee. Keywords: Visual Media. Learning Motivation. Learning Outcomes Meiliza Meiliza. The Influence of Visual MediaA Pengaruh Media Visual Dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Pai Pada Peserta Didik Kelas Vi SMP Negeri 1 Batee Pidie Provinsi Aceh Meiliza. 1 Universitas KH Abdul Chalim Email: meilizanizar1992@gmail. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media visual dan motivasi belajar terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) pada peserta didik kelas Vi SMP Negeri 1 Batee Kabupaten Pidie. Provinsi Aceh. Media visual yang digunakan dalam penelitian ini berfokus pada media visual diam sebagai sarana pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest Populasi penelitian terdiri dari 90 peserta didik, dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes . retest dan posttes. untuk variabel media visual (XCA), angket untuk variabel motivasi belajar (XCC), serta dokumentasi untuk memperoleh data hasil belajar (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan media visual terhadap hasil belajar siswa kelas Vi-1 SMP Negeri 1 Batee, yang ditunjukkan melalui uji-t dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa motivasi belajar peserta didik berpengaruh positif terhadap hasil belajar PAI, dengan nilai rata-rata angket sebesar 88,67 dan sekitar 60% peserta didik menunjukkan tingkat motivasi belajar yang tinggi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media visual dan motivasi belajar secara bersama-sama memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar PAI pada peserta didik SMP Negeri 1 Batee. Kata kunci: Media Visual. Motivasi Belajar. Hasil Belajar PENDAHULUAN Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk membantu peserta didik menuju peradaban manusia yang lebih baik sesuai dengan fitrah dan kodratnya. Pendidikan berfungsi sebagai sarana untuk membentuk manusia yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia, serta memiliki kompetensi yang dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat. Meiliza. The Influence of Visual MediaA berbangsa, dan bernegara (UU RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasiona. Pendidikan juga berperan penting dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas demi mendukung pembangunan nasional dan kemajuan bangsa (Tilaar, 2. Dalam perspektif Islam, kedudukan ilmu dan pendidikan sangatlah Allah SWT menegaskan dalam QS. Al-Mujadilah . : 11 bahwa Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang beriman dan berilmu beberapa derajat. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan merupakan sarana utama untuk meningkatkan derajat manusia, baik di dunia maupun di akhirat (Nata, 2. Melalui pendidikan, manusia diharapkan menjadi individu yang cerdas, terampil, dan bertakwa kepada Allah SWT. Seiring perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, sistem pembelajaran di sekolah juga mengalami perubahan signifikan. Pendidik dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menggunakan metode dan media pembelajaran agar proses belajar mengajar menjadi lebih menarik dan efektif (Arsyad, 2. Penggunaan media pembelajaran yang tepat dapat membantu guru dalam menyampaikan materi, mempermudah siswa memahami konsep, serta meningkatkan hasil belajar siswa (Sadiman et al. Namun, kenyataannya masih banyak guru yang menghadapi kendala dalam menerapkan media pembelajaran secara optimal. Banyak pendidik yang masih mengandalkan metode konvensional berupa ceramah dan buku teks, tanpa dukungan media visual yang menarik. Hal ini menyebabkan proses pembelajaran menjadi monoton, peserta didik kurang aktif, dan motivasi belajar menurun (Hamid, 2. Motivasi belajar memiliki peranan penting karena menjadi pendorong utama bagi siswa untuk berpartisipasi aktif dan mencapai hasil belajar yang maksimal (Sardiman, 2. Meiliza. The Influence of Visual MediaA Media visual merupakan salah satu alternatif yang efektif untuk meningkatkan minat dan motivasi belajar peserta didik. Media visual mampu menyampaikan pesan secara konkret melalui gambar, grafik, diagram, atau video yang dapat memperjelas konsep abstrak dan menumbuhkan minat belajar siswa (Arsyad, 2. Dengan demikian, media visual berperan penting sebagai perantara komunikasi antara guru dan siswa yang dapat menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan (Munadi, 2. Motivasi belajar dan media pembelajaran memiliki keterkaitan yang erat dengan hasil belajar. Hasil belajar merupakan ukuran keberhasilan siswa dalam memahami materi dan menguasai kompetensi yang Hasil belajar juga mencerminkan sejauh mana proses pembelajaran berjalan efektif (Sudjana, 2. Dengan adanya media visual yang menarik dan motivasi belajar yang tinggi, diharapkan hasil belajar peserta didik dapat meningkat secara signifikan. SMP Negeri 1 Batee. Kabupaten Pidie. Provinsi Aceh, merupakan salah satu lembaga pendidikan yang menyelenggarakan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Berdasarkan observasi awal dan wawancara dengan guru PAI, diketahui bahwa proses pembelajaran masih bersifat konvensional dan belum memanfaatkan media visual secara Hal ini mengakibatkan peserta didik merasa bosan dan kurang termotivasi dalam mengikuti pelajaran PAI. Oleh karena itu, penting untuk meneliti sejauh mana pengaruh media visual dan motivasi belajar terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam pada peserta didik di sekolah Penelitian penggunaan media visual dan tingkat motivasi belajar memengaruhi hasil belajar Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Batee. Penelitian ini Meiliza. The Influence of Visual MediaA diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis terhadap pengembangan strategi pembelajaran PAI yang lebih efektif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hasil belajar siswa. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori . xplanatory researc. Pendekatan ini dipilih karena penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh media visual dan motivasi belajar terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) pada peserta didik kelas Vi SMP Negeri 1 Batee. Penelitian kuantitatif berfokus pada analisis data numerik yang diolah melalui teknik statistik inferensial untuk menjelaskan hubungan antarvariabel secara objektif (Sugiyono, 2. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Batee Kabupaten Pidie. Provinsi Aceh, dengan alasan bahwa sekolah ini belum sepenuhnya pembelajaran PAI. Kegiatan penelitian dilaksanakan selama tiga bulan, mulai dari Mei hingga Juli 2025, yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan penyusunan laporan. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas Vi SMP Negeri 1 Batee tahun pelajaran 2024/2025 yang berjumlah 120 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode proportional random sampling agar setiap siswa memiliki peluang yang sama untuk terpilih menjadi sampel. Berdasarkan tabel Isaac dan Michael dengan taraf kesalahan 5%, jumlah sampel yang diambil sebanyak 92 peserta didik, yang dianggap representatif untuk menggambarkan populasi (Sugiyono, 2. Meiliza. The Influence of Visual MediaA Penelitian ini melibatkan tiga variabel utama, yaitu media visual (XCA) dan motivasi belajar (XCC) sebagai variabel bebas, serta hasil belajar PAI (Y) sebagai variabel terikat. Media visual didefinisikan sebagai segala bentuk alat bantu yang dapat dilihat dan digunakan guru untuk menyampaikan pesan pembelajaran, seperti gambar, video, grafik, atau slide presentasi. Indikator media visual meliputi kejelasan tampilan, relevansi dengan materi, kemudahan pemahaman, dan daya tarik penyajian (Arsyad, 2. Motivasi belajar merupakan dorongan internal dan eksternal yang memengaruhi semangat siswa dalam belajar, dengan indikator ketekunan, perhatian, minat terhadap pelajaran, dan usaha mencapai prestasi (Sardiman, 2. Sementara itu, hasil belajar PAI diartikan sebagai tingkat penguasaan siswa terhadap materi pelajaran setelah mengikuti kegiatan belajar, yang diukur melalui nilai ulangan harian, sikap, dan partisipasi aktif (Sudjana, 2. Instrumen utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket . dengan skala Likert lima poin untuk mengukur media visual dan motivasi belajar, sedangkan dokumentasi nilai digunakan untuk memperoleh data hasil belajar. Setiap pernyataan dalam angket diuji validitas dan reliabilitasnya. Uji validitas dilakukan dengan korelasi Pearson Product Moment, sedangkan reliabilitas diuji menggunakan koefisien CronbachAos Alpha. Instrumen dinyatakan valid apabila nilai rhitung > r-tabel . ,361 untuk n=. dan reliabel apabila nilai Ou 0,70 (Arikunto, 2. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan Observasi langsung mengenai penggunaan media pembelajaran di kelas. Angket digunakan untuk mengukur persepsi siswa terhadap media visual dan tingkat motivasi belajar mereka. Sedangkan dokumentasi digunakan untuk Meiliza. The Influence of Visual MediaA memperoleh nilai hasil belajar dan data penunjang lainnya. Selain itu, wawancara pendukung dengan guru PAI dilakukan untuk memperkuat hasil temuan kuantitatif. Analisis data dilakukan dalam dua tahap, yaitu analisis deskriptif Analisis menggambarkan karakteristik masing-masing variabel melalui rata-rata, standar deviasi, dan distribusi frekuensi. Selanjutnya, analisis inferensial dilakukan menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 26. Persamaan regresi yang digunakan adalah ycU = yca yca1 ycU1 yca2 ycU2 yce, di mana Y merupakan hasil belajar PAI. XCA adalah media visual, dan XCC adalah motivasi belajar. Sebelum dilakukan uji hipotesis, terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat analisis, yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Uji signifikansi dilakukan dengan uji t . dan uji F . pada taraf signifikansi 0,05. Jika nilai signifikansi < 0,05, maka hipotesis alternatif (HCA) diterima, yang berarti terdapat pengaruh signifikan antara variabel bebas terhadap variabel terikat (Ghozali, 2. Dengan demikian, metode penelitian ini disusun secara sistematis untuk memperoleh data empiris yang valid dan reliabel mengenai pengaruh media visual dan motivasi belajar terhadap hasil belajar PAI pada peserta didik kelas Vi SMP Negeri 1 Batee. Pendekatan kuantitatif yang digunakan diharapkan dapat memberikan pemahaman objektif tentang seberapa besar kedua variabel bebas tersebut meningkatkan hasil belajar siswa di sekolah menengah pertama berbasis Meiliza. The Influence of Visual MediaA HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana, diketahui bahwa media visual (XCA) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam (Y) pada peserta didik kelas Vi SMP Negeri 1 Batee. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti bahwa hipotesis pertama (HCA) Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media visual memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap hasil belajar PAI siswa. Secara teoritis, temuan ini sejalan dengan pendapat Arsyad . yang menyatakan bahwa media visual berperan penting dalam memperjelas pesan pembelajaran, meningkatkan perhatian, dan membantu siswa memahami konsep abstrak menjadi lebih konkret. Media visual menghubungkan informasi baru dengan pengetahuan yang telah mereka miliki, sehingga proses belajar menjadi lebih bermakna. Selain itu, media visual dapat meningkatkan daya tarik pembelajaran dan mengurangi kejenuhan siswa, khususnya dalam mata pelajaran yang dianggap monoton seperti Pendidikan Agama Islam (Daryanto, 2. Pengaruh Penggunaan Media Visual terhadap Hasil Belajar PAI Berdasarkan hasil observasi di SMP Negeri 1 Batee menunjukkan bahwa penggunaan media visual, seperti presentasi bergambar, ilustrasi kisah nabi, dan video singkat tentang nilai-nilai akhlak, mampu meningkatkan fokus dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran. Sebelumnya, pembelajaran PAI di sekolah ini cenderung bersifat konvensional, dengan metode ceramah dan buku teks sebagai sumber Setelah penerapan media visual, siswa menunjukkan peningkatan keaktifan dan partisipasi dalam diskusi kelas. Hal ini sejalan dengan teori Meiliza. The Influence of Visual MediaA dual coding dari Paivio yang menjelaskan bahwa informasi yang disampaikan melalui teks dan visual secara bersamaan akan lebih mudah diingat oleh peserta didik karena melibatkan dua sistem pemrosesan kognitif verbal dan non-verbal (Paivio, 1986 dalam Mayer, 2. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media visual tidak hanya memperkaya pengalaman belajar, tetapi juga meningkatkan kemampuan kognitif dan afektif siswa dalam memahami materi PAI. Hasil ini mendukung penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Nuraini . yang menemukan bahwa penggunaan media visual dalam pembelajaran agama Islam meningkatkan hasil belajar siswa sebesar 25% dibandingkan dengan metode konvensional. Oleh karena itu, penerapan media visual perlu dijadikan strategi penting dalam pembelajaran PAI untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas hasil Pengaruh Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar PAI Berdasarkan hasil analisis uji regresi linear sederhana antara motivasi belajar (XCC) dan hasil belajar (Y), diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,002 < 0,05, yang menunjukkan bahwa motivasi belajar memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam. Dengan demikian, hipotesis kedua (HCC) diterima. Motivasi belajar merupakan faktor internal yang berperan besar dalam menentukan keberhasilan siswa. Menurut Sardiman . , motivasi belajar adalah keseluruhan daya penggerak di dalam diri siswa yang menimbulkan semangat untuk melakukan kegiatan belajar demi mencapai tujuan yang diinginkan. Siswa dengan motivasi tinggi cenderung memiliki semangat belajar yang lebih kuat, berusaha mengatasi kesulitan belajar, serta memiliki rasa ingin tahu yang besar terhadap materi pelajaran. Meiliza. The Influence of Visual MediaA Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa kelas Vi SMP Negeri 1 Batee memiliki tingkat motivasi belajar yang tinggi setelah penerapan media pembelajaran berbasis visual. Hal ini dapat dilihat dari hasil kuesioner dengan rata-rata skor 88,67, yang termasuk kategori AutinggiAy. Berdasarkan pengamatan guru PAI, siswa yang termotivasi tampak lebih aktif bertanya, memperhatikan penjelasan guru, dan berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran. Peningkatan motivasi ini tidak hanya berpengaruh pada keaktifan belajar, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan nilai hasil belajar siswa. Temuan Self-Determination dikemukakan oleh Deci dan Ryan . , bahwa motivasi intrinsik yang muncul dari rasa ingin tahu, minat, dan kepuasan pribadi akan menghasilkan pembelajaran yang lebih bermakna dan tahan lama. Dengan demikian, pembelajaran yang menumbuhkan motivasi tidak hanya berfokus pada pemberian informasi, tetapi juga pada penciptaan pengalaman belajar yang menyenangkan, bermakna, dan relevan dengan kehidupan peserta didik. Hasil penelitian ini memperkuat temuan Rahmawati . yang menunjukkan bahwa motivasi belajar memiliki kontribusi yang signifikan terhadap hasil belajar siswa, di mana semakin tinggi motivasi siswa, semakin baik pula hasil belajar yang dicapai. Oleh karena itu, guru PAI perlu merancang kegiatan pembelajaran yang dapat menumbuhkan motivasi belajar, seperti memberikan penghargaan, menggunakan media yang menarik, serta mengaitkan materi ajar dengan konteks kehidupan nyata siswa. Pengaruh Media Visual dan Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar PAI Meiliza. The Influence of Visual MediaA Analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa variabel media visual (XCA) dan motivasi belajar (XCC) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar PAI (Y) dengan nilai signifikansi uji F sebesar 0,000 < 0,05. Koefisien determinasi (RA) sebesar 0,68 menunjukkan bahwa 68% variasi hasil belajar PAI dapat dijelaskan oleh kombinasi pengaruh media visual dan motivasi belajar, sedangkan 32% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Dengan demikian, hipotesis ketiga (HCE) yang menyatakan bahwa media visual dan motivasi belajar secara bersama-sama berpengaruh terhadap hasil belajar PAI dapat Hasil ini mengindikasikan bahwa efektivitas media visual dalam pembelajaran PAI akan semakin optimal apabila didukung oleh motivasi belajar yang tinggi dari peserta didik. Media visual berfungsi sebagai pemahaman, sedangkan motivasi belajar berperan sebagai dorongan internal yang membuat siswa terus aktif dan konsisten dalam mengikuti Kombinasi keduanya menciptakan suasana belajar yang interaktif, menyenangkan, dan bermakna (Uno, 2. Penelitian ini sejalan dengan hasil riset Suryani dan Arifin . yang menemukan bahwa media pembelajaran visual yang dipadukan dengan strategi peningkatan motivasi dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran agama Islam hingga 70%. Artinya, guru tidak cukup hanya mengandalkan media pembelajaran yang menarik, tetapi juga harus mampu mengelola motivasi belajar siswa melalui pendekatan yang humanis, komunikatif, dan kontekstual. Dengan demikian, pembelajaran PAI di SMP Negeri 1 Batee dapat menjadi lebih efektif apabila guru mampu mengintegrasikan media visual Keberhasilan Meiliza. The Influence of Visual MediaA pembelajaran bukan hanya diukur dari aspek kognitif, tetapi juga dari peningkatan sikap religius, semangat belajar, dan partisipasi aktif siswa dalam kegiatan keagamaan sekolah. PENUTUP Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media visual dan motivasi belajar memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) pada peserta didik kelas Vi SMP Negeri 1 Batee. Kabupaten Pidie. Provinsi Aceh. Pertama, hasil penelitian menunjukkan bahwa media visual berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar PAI. Penggunaan media visual, seperti gambar, video pembelajaran, dan ilustrasi kisah keagamaan, mampu meningkatkan pemahaman konsep serta menjadikan proses belajar lebih menarik dan bermakna. Siswa menjadi lebih fokus, aktif, dan memiliki daya ingat yang lebih baik terhadap materi pelajaran. Hal ini menunjukkan bahwa media visual berperan penting dalam mendukung pencapaian tujuan pembelajaran PAI secara kognitif, afektif, dan psikomotorik (Arsyad, 2017. Mayer, 2. Kedua, motivasi belajar juga berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa. Peserta didik yang memiliki motivasi tinggi cenderung menunjukkan minat dan semangat lebih besar dalam mengikuti pembelajaran, mampu mengatasi kesulitan belajar, serta berpartisipasi aktif dalam kegiatan kelas. Hasil ini membuktikan bahwa motivasi menjadi faktor internal yang sangat menentukan tingkat keberhasilan siswa dalam mencapai hasil belajar optimal (Sardiman, 2016. Deci & Ryan, 2. Meiliza. The Influence of Visual MediaA Ketiga, hasil analisis secara simultan menunjukkan bahwa media visual dan motivasi belajar bersama-sama memberikan pengaruh sebesar 68% terhadap hasil belajar PAI. Hal ini menegaskan bahwa kombinasi antara media pembelajaran yang menarik dan motivasi belajar yang tinggi akan menciptakan kondisi belajar yang efektif, menyenangkan, serta Dengan keberhasilan pembelajaran PAI tidak hanya bergantung pada metode pengajaran, tetapi juga pada bagaimana guru mampu mengintegrasikan berkelanjutan (Uno, 2016. Suryani & Arifin, 2. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan agama Islam di tingkat sekolah menengah pertama tidak dapat dilepaskan dari inovasi pembelajaran dan upaya sistematis dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Oleh karena itu, penerapan media visual dan penguatan motivasi belajar perlu menjadi bagian integral dari strategi pembelajaran PAI di sekolah. DAFTAR PUSTAKA