AL-HIKMAH : Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam Jurnal AL-HIKMAH Vol 7. No 1 . p-ISSN 2685-4139 e-ISSN 2656-4327 ANALISIS IMPLEMENTASI KURIKULUM PAI DI MADRASAH ALIYAH YAYASAN PENDIDIKAN KUANTAN MUDIK (YPKM) KUANTAN SINGINGI Zulhaini. Termizi Universitas Islam Kuantan Singingi Madrasah Aliyah YPKM Kuantan Singingi Email: zulhainimizi@gmail. com, termizibg@gmail. Abstrak: Penelitian ini diaksanakan di Madrasah Aliyah (MA) YPKM Kuantan Singingi mengkaji tentang Implementasikan Kurikulum PAI. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana pelaksanaan kurikulum PAI di Madrasah Aliyah yayasan Pendidikan Kuantan Mudik. Penelitian ini di laksanakan dalam bentuk kualitatif dengan metode pengumpulan data yang di gunakan yaini wawancara secara langsung dengan pihak terkait dalam pelaksaan kurikulum PAI di Madasah Aliyah Kuantan Mudik. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa guru sudah menerapkan kuriulum PAI dengan baik, hanya saja perlu pengembangan untuk setiap komponen dari kurikulum itu sendiri, sehingga proses pembelajaran berjalan dengan baik. kurangnya dalam pengemangan media pembelajaran , dan evaluasi yang masih terpokus pada tes tertulis dan lisan saja. model pembelajaran masih belum bervariasi dan mengakibatkan proses pembelajaran kurang menarik. Adapun pembelajaran PAI yang diajarkan di Madrasah terdiri dari : Al QurAoan Hadits. Akida Akhlak. Fiqih dan Tarekh. Kata Kunci: Implementasi. Kurikulum PAI. Madrasah Abstract: This study was conducted at the Madrasah Aliyah (MA) YPKM Kuantan Singingi to Study on the Implementation of the PAI Curriculum, the study was aimed at revealing how the PAI curriculum was implemented at the Madrasah Aliyahyasan Education Kuantan Muda. This research was conducted in the form of quality with the data collection method used, namely a direct interview with related parties in the implementation of the PAI curriculum in Madasah Aliyah Kuantan Homecoming. The results of this study show that the teacher has implemented the PAI curriculum well, it just needs development for each component of the curriculum itself, so that the learning process goes well. There is a lack of development in learning media, and evaluation that is still focused on written and oral status only. Learning models still do not vary and have an interesting public learning The PAI study taught in Madrasah consists of: Qur'an Hadits. Akida Aklak. Fiqih and Tarekh. Keywords:: Implementation. PAI Curriculum. Madrasah Pendahuluan Kurikulum komponen yang sangat menentukan dalam suatu sistem pendidikan, karena itu kurikulum merupakan alat untuk mencapai tujuan pendidikan dan sekaligus sebagai pedoman guru dalam pelaksanaan pengajaran pada semua jenis dan Setiap pendidik atau guru harus memahami perkembangan kurikulum yang sering kali terjadi perubahan sesuai dengan tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan Teknonolgi, dan tuntutan zaman, karena merupakan suatu formulasi AL-HIKMAH. Volume. Nomor 1. Januari 2025 Analisis Implementasi Kurikulum PAI Di Madrasah Aliyah Yayasan Pendidikan Kuantan Mudik (Ypk. Kuantan Singingi pedagogis yang paling penting dalam konteks pendidikan, dalam kurikulum akan tergambar bagaimana usaha yang dilakukan membantu siswa dalam mengembangkan potensinya baik berupa fisik, intelektual, emosional, dan sosial keagamaan dan lain sebagainya1. Kurikulum pendidikan mempunyai kedudukan yang cukup sentral dalam keseluruhan kegiatan pelaksanaan dan hasil pendidikan. Mengingat pendidikan dan dalam perkembangan kehidupan peserta didik nantinya, maka dikerjakan sembarangan. Akan tetapi harus berorentasi kepada tujuan yang jelas sehingga akan menghasilkan hasil yang baik dan Untuk bisa merancang kurikulum yang demikian, guru harus memiliki peranan yang amat sentral. Oleh karena itu pula, kurikulum perlu dimiliki oleh setiap guru termasuk guru PAI2. Dalam konteks pendidikan Nasional, kurikulum adalah rencana tertulis tentang kemampuan yang harus dimiliki berdasarkan standar Nasional, materi yang perlu dipelajari dan pengalaman belajar yang harus dijalani, evaluasi yang perlu dilakukan untuk menentukan tingkat pencapaian kemampuan peserta didik, serta seperangkat peraturan yang berkenaan dengan pengalaman belajar peserta didik dalam mengembangkan potensi dirinya pada satuan pendidikan tertentu3. Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik Wahyu Lenggono. Implementasi Kurikulum PAI. Jurnal Mahasantri. Volume 1 Nomor 1. September 2020, hlm 109. Moh. Elman. Mahrus. TelaAoah Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Sekolah dan Madrasah. Akademika: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam. Volume 2 Nomor, 2020, hlm 118. Heri Gunawan. Kurikulum dan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Alfabeta. Bandung: hlm 4. secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Sedangkan pendidikan agama Islam merupakan upaya sadar dan terencana dalam menyiapkan peserta didik untuk mengenal, memahami, menghayati, hingga mengimani, bertakwa, dan berakhlak mulia dalam mengamalkan ajaran agam Islam dari sumber utamanya kitab suci Al-QuraAoan dan Hadist, melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, latihan, serta penggunaan pengalaman5. Untuk mewujudkan semua ini maka kurikulum memberikan acuan atau pedoman bagi guru untuk melaksanakan tugasnya agar tujuan bisa Tak terkecuali guru-guru yang mengajar di Madrasah. Madrasah disini maksudnya adalah Madrasah Aliyah Kuantan Mudik yang memiliki 2 orang guru PAI. Guru inilah yang melaksanakan tugasnya sebagai guru sesuai dengan tuntutan kurikulum yang Oleh karena itu Kurikulum madrasah tidak boleh hanya fokus kepada pengetahuan apa yang harus dikuasai peserta didik, namun lebih penting adalah membekali peserta didik kompetensi, sikap, keterampilan hidup . ife skill. , dan cara berpikir-bersikap untuk mengantisipasi dan menyikapi situasi yang selalu berubah6. Kurikulum madrasah harus dapat memberikan banyak pilihan dalam nilai-nilai Pancasila. Zainal Aqib. Menjadi Guru Profesional berstandar Nasional, (UU RI Nomor 20 tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 1 ayat . , 5 Rahardi. Kunjaha, dkk. Javanese Silly Gags on Daily Communication on Social Media: Pragmatic Meanings and Functions Approach. Jurnal Arbitrer, 11. 1, 2024, hlm 80. 6 Khoirul Muthrofin and Fathurrahman Fathurrahman. AoAnalisis Implementasi Kurikulum Merdeka Di Sekolah Dan MadrasahAo. IHSANIKA: Jurnal Pendidikan Agama Islam. Volume 2. 3, 2024, AL-HIKMAH. Volume. Nomor 1. Januari 2025 Zulhaini. Termizi menumbuhkan keberanian berfikir kritis, kreatif dan inovatif Di samping itu, nilainilai agama sebagai ruh madrasah mesti ditanamkan secara seluruh aspek pendidikan di madrasah. Sehingga, nilai-nilai religius mewarnai cara berfikir, bersikap dan bertindak. Pada dasarnya pendidikan merupakan proses interaksi antara pendidik dengan anak didik dalam upaya membantu anak didik mencapai tujuan-tujuan pendidikan7. Untuk mewujudkan semua itu tidak terlepas dari kejasama dari berbagai pihak seperti sekolah, keluarga dan orang tua. Hal yang tidak bisa dipisahkan dari proses pendidikan yaitu kurikulum, karena kuikulum merupakan komponen yang sangat penting dalam poses pendidikan agama Islam. Kurikulum telah merancang segala yang berkaitan dengan proses pembelajaran, baik dari segi materi, metode, tujuan dan lainlain. Hal ini dilakukan agar pendidikan bisa mencapai tujuan tertentu. Untuk mencapai hasil maksimal, penerapan kurikulum PAI dapat diterapkan melalui dua model pendekatan, yaitu pendekatan mikro dan pendekatan makro. Kedua pendekatan tersebut digunakan untuk mengefektifkan penerapan kurikulum pendidikan agama Islam yang memiliki nuansa faturistik dan penuh dengan harapan dari semua pihak. Penerapan kurikulum mencakup tiga kegiatan pokok, yaitu: . Pengembangan Pengembangan mencakup program Tahunan . , program semester . Silabus dan Rencana Pelaksanaan pembelajaran (RPP), program . Interaksi antara peserta didik dengan lingkungannya sehingga terjadi perubahan prilaku yang lebih baik. Dan Sementara evaluasi adalah proses pelaksanaan kurikulum. Melihat implementasi kurikulum PAI, maka dalam Nik Haryati. Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam. Al Fabeta. Bandung: 2011, implementasi/penerapan PAI mestilah harus benar-benar terukur dan tidak merugikan peserta didik di masa yang akan Oleh karenanya dalam penerapan kurikulum PAI mestilah harus dilakukan dengan memphatikan tujuan, isi atau materi, strategi atau metode dan evaluasi yang benarbenar tepat. Metodologi Penelitian Metode penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Menurut Arikunto penelitian deskriptif adalah menyelidiki keadaan, kondisi atauhal lain-lain yang sudah disebutkan, yang hasilnya dipaparkan dalam bentuk laporan penelitian8. Sukmadinata kualittif adalah metode yang digunakan untuk fenomena-fenomena yang ada, baik bersifat alamiah maupun rekayasa manusia, yang lebih kualitas, keterkaitan antar kegiatan9. Pembahasan Implementasi merupakan usaha dalam menerapkan suatu hal. Implementasi adalah suatu tindakan dari sebuah rencana yang sudah disusun secara matang dan terperinci. Oleh karena itu Implementasi dilakukan ketika perencanaan sudah sempurna yang bermuara pada aktivitas, aksi, tindakan, atau adanya mekanisme suatu sistem yang Tanpa kurikulum yang sesuai dan tepat akan sulit untuk mencapai tujuan dan sasaran pendidikan yang ingin di capai. Implementasi kurikulum mencakup tiga Pertama Suharsimi Arikunto. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta. 2019,hlm 3. 9 Sukmadinata. Nana Syaodih. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung : PT Remaja Rosdakarya. 10 Yasni Alami and Dudun Najmudin. Implementasi Kurikulum Merdeka Di Madrasah. Tarbiyatu Wa TaAolim: Jurnal Pendidikan Agama Islam. Volume 5. 1, 2023, hlm 43Ae61. AL-HIKMAH. Volume. Nomor 1. Januari 2025 Analisis Implementasi Kurikulum PAI Di Madrasah Aliyah Yayasan Pendidikan Kuantan Mudik (Ypk. Kuantan Singingi Pengembangan program. Pengembangan program mencakup program pembelajaran, program bimbingan dan konseling atau Pengembangan mencakup program Tahunan . , program semester . Silabus dan Rencana Pelaksanaan pembelajaran (RPP), program Kedua Pelaksanaan Pembelajaran, dalam Proses pembelajaran maka seorang guru harus memahami langkah-langkah Pertama. Merumuskan Tujuan. Tujuan kurikulum memegang peranan yang sangat penting dalam proses pendidikan dan komponen-komponen kurikulum lainnya. Tujuan kurikulum ini terdiri dari tujuan kognitif atau pengetahuan, tujuan psikomotor, dan tujuan yang bersifat afektif12. Tujuan kurikulum pada hakikatnya, adalah tujuan dari setiap program pendidikan yang akan dierikan kepada siswa. Mengingat kurikulum merupakan alat untuk mencapai tujuan pendidikan, maka tujuan kurikulum harus dijabarkan dan disesuaikan dengan tujuan pendidikan. baik tujuan ideal maupun tujuan Nasional. Tujuan idealnya adalah menciptakan manusia yang baik, memiliki fisik yang sehat dan kuat, iman yang kokoh, serta akhlak yang mulia. Adapun tujuan Nasionalnya yaitu sesuai dengan tujuan Pendidikan Nasional yang tertuang dalam UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dijelaskan bahwaAy Meningkatkan kualitas manusia Indonesia, yaitu manusia yang beriman dan Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, erakhlak Mulia. Sehat. Berilmu. Cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab. Ay 11 Coil. Dkk. Implementasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam. Anthor: Educational and Learning Journal. Volume 2. 2, 2023, hlm 24. 12 Dony Arung Triantoro. Digital Philanthtopy: The Practice Of Giving Among Middle To Upper-Class Muslim in Indonesia and Soft Capitalism. Qudus International Journal of Islamic Studies (QIJIS), 9. 2, 2021, hlm 647. Tujuan yang ingin dicapai dalam proses belajar mengajar tidak dikemukakan sehingga guru seakan-akan berjalan tanpa arah yang benar. Oleh karena itu tujuan pembelajaran mesti dirancang sampai pada tingkat operasional artinya tujuan tersebut bersipat operasioanl, terukur dan teramati sampai tingkat keberhasilannya. Tujuan yang pengembangan potensi yang dimiliki oleh peserta didik. Kedua Materi. Materi kurikulum merupkan isi atau konten dari kurikulum itu sendiri. Pemilihan dan penentuan materi disesuaikan dengan tujuan yang telah dirumuskan dan ditetapkan. Sesuai dengan UU No 2 tahun 2003. Kurikulum dikembangkan dan disusun berdasarkan prinsip-rinsip seagai berikut: . Materi kurikulum berupa bahan pembelajaran yang terdiri atas bahan kajian atau topik-topik pelajaran yang daat dikaji oleh peserta didik dalam proses pembelajaran. Materi kurikulum mengacu pada pencapaian tujuan masing-masing satuan pendidikan. Materi kuriulum diarahkan untuk mencapai tujuan pendidikan, artinya tujuan pendidikan nasional merupakan target tertinggi yang hendak dicapai melalui pencapaian materi13. Uraian materi sebagai bahan ajar kurang mendapatkan pengembangan, guru hanya mengandalkan buku teks atau buku paket saja tidak memiliki buku-buku lain yang dapat menunjang materi pembelajaran, sehingga ruang lingkup pembahasannya sangat terbatas. Padahal materi tersebut bisa dikembangkan dengan melihat berbagai dimensi lain serta referensi yang ada diperpustakaan. Oleh karena aspek materi merupakan salah satu bagian terpenting dalam pengembangan proses pembelajaran maka, guru dapat merumuskan secara sistematis sesuai dengan tingkat kemampuan peserta didik. Dalam pengembangan aspek materi pembelajaran Amelia Putri Wulandari. Pentingnya Media Pembelajaran dalam Proses Pembelajaran. Jurnal On Education, 5. 2, 2023, hlm 45. AL-HIKMAH. Volume. Nomor 1. Januari 2025 Zulhaini. Termizi dapat dilakukan dengan pendekatan AuConcept MapAy (Peta konse. Ketiga Metode dan Strategi. Dalam proses pembelajaran guru dapat memilih berbagai macam metode dan strategi yang bisa digunakan, mereka mampu menggunakan salah satu strategi aktif, sehingga siswa dapat belajar dengan penuh semangat dan antusias untuk mengikuti pembelajaran di kelas. Secara umum penggunaan strategi aktif sudah Penggunaan strategi aktif dalam proses pembelajaran merupakan suatu kaharusan dalam kegiatan belajar mengajar. Oleh karena itu Strategi merupakan komponen yang menentukan terhadap keberhasilan kegiatan belajar mengajar disamping tujuan, materi dan evaluasi. Strategi yang digunakan adalah betul-betul dapat membangkitkan semangat peserta didik dalam belajar. Strategi yang dapat melayani kebutuhan peserta didik, baik secara individu maupun kelompok merupakan suatu hal yang diharapkan saat ini. Penggunaan strategi yang tepat dapat berpengaruh terhadap efektivitas kegiatan belajar mengajar. Keempat Evaluasi. Aspek ini tidak terlaksana dengan sempurna. Kegiatan evaluasi hanya terbatas pada test tulisan dan lisan sedangkan aspek yang lain yaitu evaluasi bentuk non test tidak pernah dilaksanakan. Nampaknya persoalan evaluasi tidak terlalu diperhatikan, padahal evaluasi merupakan komponen yang tidak kalah penting dengan Kegiatan evaluasi ini berguna Dengan evaluasi dapat diketahui baik dan tidaknya mutu suatu Kegiatan evaluasi sekaligus dapat melihat tepat atau tidaknya tujuan yang dirumuskan, materi yang diajarkan dan strategi yang digunakan14. Sri Hasnawati. Strategi Pembelajaran Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam Meningkatkan Kualitas Pemahaman Peserta Didik. Al-Ishlah:Jurnal Pendidikan Islam, 20. 2, 2022, Melihat begitu pentingnya implementasi PAI, implementasi/penerapan PAI mestilah harus benar-benar terukur dan tidak merugikan peserta didik di masa yang akan Oleh karenanya dalam penerapan kurikulum PAI mestilah harus dilakukan dengan memperhatikan tujuan, isi atau materi, strategi atau metode dan evaluasi yang benarbenar tepat. Kesimpulan Dari hasil analisis dan pembahasan tentang analisis implementasi kurikulum PAI di Madrasah Aliyah YPKM. Kuantan Singingi. Yang terdiri dari 2 orang guru PAI. Dapat disimpulkan bahwa Implementasi atau penerapan kurikulum PAI sudah terlaksana dengan baik, hanya saja perlu pengembangan dari setiap komponen kurikulum. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Adapun tahapan implementasi kurikulum sebagai beikut: Pengembangan program yang dapat membuat penyesuaian pembelajaran dengan Pelaksanaan, yang harus dirancang sedemikian rupa dengan mengkombinasikan tujuan, materi, media, metode pembelajaran. Evaluasi yang harus dilakukan untuk memperbaiki dan mengembangkan program pembelajaran sehingga dapat tercapainya tujuan pembelajaran serta pendidikan Daftar Pustaka