JEms Emasains Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Volume XI Nomor 2 September Tahun 2022 P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 DOI : 10. 5281/zenodo. Analisis Kandungan Fe. Nitrat. Nitrit. Sulfat. Fosfat Dan Sianida Pada Air Cucian Laundry Dengan Menggunakan Instrumen UV-VIS Rahman A. Lamusu*. Sri Wahyuni Wartabone. Suchi Wulandari Dai. Regina Olii. Marnila Jurusan Kimia. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Negeri Gorontalo *Pos-el: rahman. lamusu011@gmail. Tanggal Terbit: 30-09-2022 Abstrak. Tujuan penelitian yang dilakukan ini adalah untuk menguji kadar dari besi (F. , sulfat, nitrat, nitrit, fosfat dan sianida pada sampel air limbah cucian mobil. Pada analisis ini juga menggunakan metode secara spektrofotometer UV-VIS. Spektrofotometer adalah alat untuk mengukur transmitan atau absorban suatu sampel sebagai fungsi panjang gelombang. Syarat analisis menggunakan visible adalah cuplikan yang dianalisisi bersifat stabil membentuk kompleks dan larutan berwarna. Pada percobaan ini menggunakan sampel yang diperoleh dari salah satu tempat laundry yang berlokasi di desa Moutong. Kec. Tilongkabila. Kab. Bonebolango Lat 0. 55913A Long 123. Dengan hasil rata-rata yang diperoleh pada analisis kadar logam pada air ini yaitu untuk uji besi (F. 042 mg/L, uji sulfat 0. 019 mg/L, uji 123 mg/L, uji nitrit 0. 068 mg/L, uji fosfat 0. 117 mg/L dan pada uji sianida yaitu 0. Kata-Kata Kunci: Air Laundry. Logam. UV-VIS. PENDAHULUAN Air merupakan salah satu sumber daya alam yang diperlukan sepanjang masa sehingga menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi manusia. Tumbuhan dan hewan sebagian besar tersusun dari air. Sel tumbuhan mengandung lebih dari 75% air dan sel hewan mengandung lebih dari 67&. Kurang dari 0,5% air secara langsung dapat digunakan untuk kepentingan manusia (Widiyanti dan Ristiati, 2. Air banyak digunakan oleh manusia untuk tujuan yang bermacam-macam sehingga dengan mudahterjadi pencemaran , menurut tujuan penggunaannya, kriterianya berbeda-beda. Air limbah detergen yang diperoleh dari beberapa usaha laundry termasuk polutan atau zat yang mencemari lingkungan. Bahan aktif yang terkandung pada pelembut pakaian dan detergen adalah kwarterner ammonium klorida. LAS, sodium dodecyl benzene sulfonate. Bahan-bahan tersebut sudah termasuk bahan yang ramah lingkungan akan tetapi jika penggunaannya secara berlebihan maka akan mencemari lingkungan sekitar. Pengolahan air limbah ini memiliki tujuan untuk mencegah penyebaran penyakit yang bisa menular melalui air dan untuk mencegah kerusakan lingkungan. Pemilihan system pengolahan air limbah tergantung dari kondisi lingkungan lokal, situasi sosial ekonomi, persepsi dan budaya masyarakat serta teknologi pengolahan air limbah yang tersedia. Sebagian JEms Emasains Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Volume XI Nomor 2 September Tahun 2022 P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 DOI : 10. 5281/zenodo. besar dari system yang gagal disebabkan karena pengelola mengalami kesulitan dalam pembiayaan operasional maupun pemeliharaan teknologi pengolahan air limbah yang dipilih. Berdasarkan uraian di atas, maka dilakukanlah penelitian ini, untuk mengidentifikasi kandungan besi, fosfat, sulfat, nitrat, nitrit, dan sianida pada air limbah pencucian baju di Kota Gorontalo dengan metode spektrofotometeri UV-Vis yang telah banyak digunakan untuk analisis serupa pada penelitian sebelumnya. Selain kotoran, limbah pencucian baju juga mengandung bahan-bahan kimia berupa besi, fosfat, sulfat, nitrat, nitrit, dan sianida. fosfat adalah salah satu jenis senyawa yang sangat berbahaya jika terurai ditanah atau air. Sulfat (SO. merupakan senyawa yang stabil secara kimia karena merupakan bentuk oksida paling tinggi dari unsur belerang. Sianida adalah zat beracun yang sangat mematikan dengan bentuk yang bisa berupa Hidrogen sianida, garam sianida seperti potasium sianida, sodium sianida, calcium sianida, dan dapat berikatan dengan beberapa logam . eperti potasium perak sianida, emas (I) sianida, mercury sianida, zinc Selanjutnya aktifitas mikroba di tanah atau air menguraikan sampah yang mengandung nitrogen organik pertamapertama menjadi ammonia, kemudian dioksidasikan menjadi nitrit dan nitrat. (Aziz et al. , 2. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium kimia Analitik Kampus 4 Universitas Negeri Gorontalo, pada 31 Mei Ae 8 Juni 2022. Bahan penelitian yang digunakan adalah air cucian laundry, yang diambil secara sampling. Di mana lokasi sampling berada di Desa Moutong. Kec. Tilongkabila. Kab. Bone Bolango Lat 0. 55913A Long 123. Gambar 1. Lokasi Pengambilan Sampel JEms Emasains Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Volume XI Nomor 2 September Tahun 2022 P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 DOI : 10. 5281/zenodo. Gambar 2. Data GPS lokasi sampel Berikutnya bahan kimia lain yang dibutuhkan ialah HNO3. KSCN. Aquadest. BaCl2. HCI. Sulfanilamida. NED. Fanadat Molibdan, dan Ninhidrin. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kandungan Fe, sulfat. Nitrat. Nitrit. Fosfat, dan Sianida. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode analisis instrument dengan menggunakan instrument Uv-Vis dengan tujuan untuk mengukur absorbansi dengan cara melewatkan cahaya dengan Panjang gelombang tertentu pada suatu objek kaca atau kuarsa yang disebut kuvet. Instrument Uv-Vis digunakan pada penelitian ini untuk mengukur absorbansi pada analisis Fe, sulfat. Nitrat. Nitrit. Fosfat, dan Sianida. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Uji Kualitatif Tabel 1. Data Hasil Uji Kualitatif Sampel Prosedur Sampel 6 ml 0,3 ml HNO3 4 N KSCN 0. ml 2 N 2 Analisis Sulfat Sampel 50 ml BaCl 1 M 3 Analisis Nitrat Sampel 50 ml 1 ml HCl 1 M 4 Anlisis Nitrit Sampel 50 ml 1 ml sulfanilamida NED 1 ml Uji 1 Analisis Fe 5 Analisis Fosfat 12,5 fanadat molibdan sampel 12,5 ml 6 Analisis Sianida Sampel 5 ml 3,2 ml ninhidrin 1% aquades Hasil Bening Endapan Putih Bening Kuning Kecoklatan Kuning Bening JEms Emasains Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Volume XI Nomor 2 September Tahun 2022 DOI : 10. 5281/zenodo. Gambar 3. Hasil uji Uji Besi (F. Gambar 4. Kurva Baku Fe P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 JEms Emasains Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Volume XI Nomor 2 September Tahun 2022 P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 DOI : 10. 5281/zenodo. Tabel 1. Absorbansi Uji Besi Sampel KTE RO-1 0,042 0,043 0,042 Sampel 3,4375 3,515625 3,4375 Rata-Rata 3,463542 Percobaan diawali dengan penambahan asam nitrat (HNO. pada sampel yang berfungsi untuk membuat larutan menjadi bersuasana asam karena hanya pada suasana asam, besi. dapat membentuk senyawa kompleks. Setelah itu ditambahkan dengan kalium tiosianat (KSCN) yang berfungsi untuk menghasilkan senyawa kompleks dengan besi. sehingga besi dapat ditentukan kadarnya dengan spektrofotometer UV-Vis karena larutan sampel yang digunakan tidak berwarna sehingga setelah larutan dikomplekskan larutan sampel akan berwarna. Pengompleksan pada larutan perlu dilakukan karena pada spektrofotometri visible, ion-ion logam dalam larutan yang akan ditentukan kadarnya haruslah larutan berwarna sehingga jika larutan tersebut tidak berwarna maka terlebih dahulu larutan tersebut dikomplekskan sehingga menghasilkan warna sehingga kadarnya dapat ditentukan dengan Uji Fosfat (PO43-) Gambar 5. Kurva baku Fhospat JEms Emasains Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Volume XI Nomor 2 September Tahun 2022 P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 DOI : 10. 5281/zenodo. Tabel 2. Larutan Standar Sampel KTE RO1 Abs 0,019 0,016 0,017 Rata-rata 0,002653 0,002456 0,002522 0,002544 Pada umumnya, fosfat yang terdapat dalam suatu perairan dapat berasal dari kotoran manusia atau hewan, sabun, industri pulp dan kertas, detergen. Pada dasarnya makhluk hidup yang tumbuh di perairan memerlukan fosfat pada kondisi jumlah tertentu. Sebaliknya, kandungan fosfat yang berlebihan akan membahayakan kehidupan makhluk hidup tersebut. Kandungan fosfat yang besar dapat meningkatkan pertumbuhan alga yang mengakibatkan sinar matahari yang masuk ke perairan menjadi berkurang. Dalam larutan asam, orto-fosfat bereaksi dengan ammonium molybdate untuk membentuk asam molybdophosphoric, yang kemudian direduksi oleh Stannous Klorida (SnCl. menjadi molibdenum berwarna biru yang intens. Warna biru yang dihasilkan berbanding lurus dengan konsentrasi fosfat. Persaman reaksinya adalah sebagai berikut : Reaksi pembentukan senyawa kompleks asam molibdofosfat (Mo-P) H3PO4 12 MoO3 H3PMo12O40 Reduksi Mo dalam senyawa kompleks Mo-P oleh Sn2 Mo6 -P Sn2 Mo4 -P Sn4 Reaksi menghasilkan larutan warna biru yang mengikuti hukum Lambert-Beer. Intensitas warna yang ada dalam sampel, yang kemudian ditentukan secara spektrofotometri pada Panjang gelombang visible . inar tampa. Uji Nitrit Kurva Baku Logam Nitrit y = 0. RA = 0. Absorbansi Konsentrasi Gambar 6. Kurva baku Nitrit JEms Emasains Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Volume XI Nomor 2 September Tahun 2022 P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 DOI : 10. 5281/zenodo. Tabel 3. Absorbansi Uji Nitrit Sampel KTE RO-1 Abs 0,123 0,123 0,124 Ppm 19,61905 19,61905 19,77778 Rata-Rata 19,6719 Nitrit merupakan bentuk nitrogen yang teroksidasi. Nitrit tidak ditemukan dalam air limbah yang segar, melainkan dalam limbah yang sudah basi atau lama. Nitrit tidak dapat bertahan lama dan merupakan keadan sementara proses oksidasi antara amonia dan nitrat. Nitrit bersumber dari bahan-bahan yang bersifat korosif dan banyak dipergunakan di pabrik-pabrik. Nitrit tidak tetap dan dapat berubah mejadi amonia atau dioksidasi menjadi nitrat. Nitrit (NO. merupakan bentuk peralihan antara amonia dan nitrat . dan antara nitrat dan gas nitrogen . Oleh karena itu, nitrit bersifat tidak stabil dengan keberadaan oksigen. Kandungan nitrit pada perairan alami sekitar 0,001 mg/L. Kadar nitrit yang lebih dari 0,06 mg/L adalah bersifat toksik bagi organisme perairan. Keberadaan nitrit menggambarkan berlangsungnya proses biologis perombakan bahan organik yang memiliki kadar oksigen terlarut yang rendah. Uji Nitrat (NO3-) Kurva Baku Logam Nitrat Absorbansi y = 6. RA = 0. Konsentrasi Gambar 7. Kurva baku nitrat JEms Emasains Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Volume XI Nomor 2 September Tahun 2022 P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 DOI : 10. 5281/zenodo. Tabel 4. Larutan Standar Sampel KTE RO1 Abs Rata-rata 0,068 0,068 0,068 0,0147 0,0147 0,0146 0,014656 Nitrat merupakan senyawa anorganik yang dibentuk dari asam nitrit yang berasal dari amoniak melalui proses katalitik. Nitrat berasal dari ammonium yang masuk kedalam sungai terutama melalui limbah domestic. Konsentrasinya dalam sungai akan berkurang bila semakin jauh, bila jauh dari titik pembuangan yang disebabkan adalah aktivitas mikroorganisme didalam air contohnya nitrosurmonas. Mikroorganisme tersebut akan mengoksidasi ammonium menjadi nitrit dan menjadi nitrat oleh bakteri. Pada percobaan ini dilakukan penambahan asam klorida (HC. pada sampel untuk membuat larutan menjadi bersuasana asam karena hanya pada suasana asam, nitrat dapat membentuk senyawa kompleks. Dengan begitu dapat ditentukan kadar dari logam nitrat dengan spektrofotometer UV-Vis. Uji Sulfat (SO42-) Kurva Baku Untuk Sulfat y = 0. 0121x - 0. RA = 0. Absorbansi Konsentrasi . Gambar 8. Kurva baku sulfat Tabel 5. Absorbansi Uji Sulfat Sampel KTE RO-1 Abs 0,117 0,117 0,117 Ppm 9,743802 9,743802 9,743802 Rata-Rata 9,743802 JEms Emasains Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Volume XI Nomor 2 September Tahun 2022 P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 DOI : 10. 5281/zenodo. Identifikasi sulfat pada air laundry ini diawali dengan pengambilan sampel sebanyak 50 ml dan ditambahkan dengan larutan BaCl2 1M. Kandungan sulfat pada sampel dapat dideteksi setelah penambahan BaCl2. Fungsi penambahan BaCl2 adalah agar sulfat dapat diikat oleh ion Ba sehingga membentuk endapan putih yaitu BaSO4. Penambahan barium klorida pada suatu larutan yang mengandung ion sulfat dapat membentuk endapan putih barium sulfat yang menunjukkan adanya anion sulfat. Uji sianida (CN-) Kurva Baku Sianida (CN-) y = 0. 0128x - 0. RA = 0. Absorbansi Konsentrasi . Gambar 9. Kurva Baku Sianida Sampel KTE RO1 Tabel 6. Larutan Standar Abs 0,066 14,8125 0,066 14,8125 0,067 14,89063 Rata-rata 14,83854 Dari hasil penelitian yang telah dilakukan menujukkan bahwa pada sampel terdapat kandungan logam sianida. Karena sebelum dilakukan analisis spektrofotometer sampel terlebih dahulu dipreparasi. Dimana proses ini bertujuan agar sampel yang digunakan bisa diukur absorbansinya dan dapat diketahui pula apakah ada kandungan logam sianida pada sampel. Pada tahap ini dilakukan penambahan larutan ninhydrit, dimana pada penambahan larutan tersebut berguna untuk mendeteksi dan menetapkan kosentrasi didalam larutan SIMPULAN DAN SARAN Pada sampel air laundry memiliki berbagai macam uji yaitu berupa uji besi, uji fosfat, uji nitrat, uji sulfat dan uji sianida. Uji tersebut memiliki tujuan untuk mengukur absorbansi dengan cara melewatkan cahaya dengan Panjang gelombang tertentu pada suatu objek kaca atau kuarsa yang disebut kuvet. Digunakan sampel londry yang kami percaya dan yakin bahwa JEms Emasains Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Volume XI Nomor 2 September Tahun 2022 P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 DOI : 10. 5281/zenodo. akan mengandung berbagai macam bahan kimia. pada sampel air laundry setelah di lakukan berbagai macam uji maka : Pada uji besi (F. Pada uji besi ini setelah di tambahkan dengan larutan HNO3 dengan KSCN lalu kemudian dilakukan UV-Vis . karena larutan sampel yang digunakan tidak berwarna sehingga setelah larutan dikomplekskan larutan sampel akan berwarna. Pengompleksan pada larutan perlu dilakukan karena pada spektrofotometri visible, ion-ion logam dalam larutan yang akan ditentukan kadarnya haruslah larutan berwarna sehingga jika larutan tersebut tidak berwarna maka terlebih dahulu larutan tersebut dikomplekskan sehingga menghasilkan warna sehingga kadarnya dapat ditentukan dengan spektrofotometer Uji fosfat Pada umumnya, fosfat yang terdapat dalam suatu perairan dapat berasal dari kotoran manusia atau hewan, sabun, industri pulp dan kertas, detergen Reaksi menghasilkan larutan warna biru yang mengikuti hukum Lambert-Beer. Intensitas warna yang ada dalam sampel, yang kemudian ditentukan secara spektrofotometri pada Panjang gelombang visible . inar Uji nitrit Nitrit merupakan bentuk nitrogen yang teroksidasi. Nitrit tidak ditemukan dalam air limbah yang segar, melainkan dalam limbah yang sudah basi atau lama. Nitrit bersumber dari bahan-bahan yang bersifat korosif dan banyak dipergunakan di pabrik-pabrik. Nitrit tidak tetap dan dapat berubah mejadi amonia atau dioksidasi menjadi nitrat. Nitrit (NO. merupakan bentuk peralihan antara amonia dan nitrat . dan antara nitrat dan gas nitrogen . Kandungan nitrit pada perairan alami sekitar 0,001 mg/L. Kadar nitrit yang lebih dari 0,06 mg/L adalah bersifat toksik bagi organisme perairan. Keberadaan nitrit menggambarkan berlangsungnya proses biologis perombakan bahan organik yang memiliki kadar oksigen terlarut yang rendah. Uji nitrat Nitrat merupakan senyawa anorganik yang dibentuk dari asam nitrit yang berasal dari amoniak melalui proses katalitik. penambahan asam klorida (HC. pada sampel untuk membuat larutan menjadi bersuasana asam karena hanya pada suasana asam, nitrat dapat membentuk senyawa kompleks. Dengan begitu dapat ditentukan kadar dari logam nitrat dengan spektrofotometer UV-Vis. Uji sulfat Penambahan barium klorida pada suatu larutan yang mengandung ion sulfat dapat membentuk endapan putih barium sulfat yang menunjukkan adanya anion sulfat. Uji sianida Pada tahap ini dilakukan penambahan larutan ninhydrit, dimana pada penambahan larutan tersebut berguna untuk mendeteksi dan menetapkan kosentrasi didalam larutan UCAPAN TERIMA KASIH