JKEP Vol 4. No 1. Mei 2019 ISSN: 2354-6042 (Prin. ISSN : 2354-6050 (Onlin. PERBANDINGAN METODE CERAMAH DAN HEALTH COACHING TENTANG BASIC LIFE SUPPORT (BLS) UNTUK REMAJA MASJID Ronal Surya Aditya Stikes Kepanjen Malang Email: suryaronal@gmail. Artikel history Dikirim. Feb 20th, 2019 Ditinjau. April 17th, 2019 Diterima. April 30th, 2019 ABSTRACT Basic life support . asic life suppor. is an action when a patient is found to be suddenly immobile, unconscious, or not breathing, so check the patient's response. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the lecture method and health coaching about BLS (Basic Life Suppor. in mosque youth. The research design is quasy-experiment. The population of this study was all male mosques in the year totaling 80 people. The sample in this study was simple random sampling. The research instrument used is the Heart-saverA observation sheet. The results showed differences in the results of Wilcoxon and Mann-Whitney analysis in the treatment and control groups. For the control group, the lecture produced Wilcoxon . = 0. and Mann-Whitney significance . = 0. Whereas in the treatment group that received Health coaching produced Wilcoxon significance . = 0. and MannWhitney . = 0,. Conclusion: Health coaching is more effective than the lecture method. Suggestion: the next researcher will combine health coaching with other methods to be able to provide more effective knowledge and skills. Keywords: BLS. Lecture. Health Coaching. Mosque Youth. ABSTRAK Bantuan hidup dasar . asic life suppor. adalah suatu tindakan pada saat pasien ditemukan dalam keadaan tiba-tiba tidak bergerak, tidak sadar, atau tidak bernafas, maka periksa respon Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas metode ceramah dan health coaching tentang BLS (Basic Life Suppor. pada remaja masjid. Desain penelitian adalah quasy-eksperiment. Populasi penelitian ini adalah seluruh remaja masjid yang laki-laki tahun berjumlah 80 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah simple random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi Heart-saverA. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan hasil analisa Wilcoxon dan Mann-whitney pada kelompok intervensi dan kontrol. Untuk kelompok kontrol yang dilakukan ceramah menghasilkan signifikasi Wilcoxon . = 0,. dan Mann-Whitney . =0,. Sedangkan pada kelompok intervensi yang mendapatkan Health coaching menghasilkan signifikasi Wilcoxon . = 0,. dan MannWhitney . =0,. Kesimpulan: Health coaching lebih efektif dibandingkan dengan metode Saran: peneliti selanjutnya melakukan kombinasi health coaching dengan metode lain agar mampu memberikan pengetahuan dan skill yang lebih efektif. Kata Kunci : BLS. Ceramah. Health Coaching. Remaja Masjid. JKEP. Vol. 4 No. 1 Mei 2019, hlm 24-30 PENDAHULUAN Bantuan hidup dasar . asic life suppor. Associatio. adalah suatu tindakan pada saat pasien pelatihan kepada orang awam. ditemukan dalam keadaan tiba-tiba tidak bergerak, tidak sadar, atau tidak bernafas. Pendidikan maka periksa respon pasien. (Subki et al. membuahkan hasil dengan meningkatnya BLS . asic life suppor. adalah angka harapan hidup . urvival rat. akibat dasar dari penyelamatan nyawa yang diikuti pertolongan BLS yang dilakukan oleh henti jantung. Aspek-aspek mendasar dari orang sekitar. Menurut McNally, setelah BLS pada 400 kasus OHCA yang terjadi setelah pengenalan segera terhadap henti jantung kedatangan EMS di eksklusikan, informasi tiba-tiba dan aktivasi sistem respon gawat- CPR oleh orang sekitar yang dianalisis darurat, performa awal dari CPR . ardio adalah sebanyak 28. 289 kasus. Harapan pulmonary resuscitatio. , dan defibrilasi hidup pasien secara keseluruhan setelah cepat ketika sesuai. (Singh. Kachwaha, & keluar dari rumah sakit yang kejadian nya Singhal, orang dewasa Pelayanan BLS EMS kegawatdaruratan sehari-hari merupakan (Emergency medical servic. kewajiban yang harus dimiliki oleh semua Pasien-pasien yang menerima CPR oleh orang (Sistem Penanggulangan Gawat orang sekitar memiliki angka harapan hidup Darurat Terpadu - SPGDT, 2. secarakeseluruhan yang signifikan lebih tinggi . 2%) daripada mereka yang tidak Remaja masjid merupakan bagian dari . masyarakat awam yaitu sekelompok remaja angka harapan hidup secara keseluruhan atau pemuda yang berkumpul di masjid dan setelah di nilai dan tangani oleh EMS adalah 5,2% dan 10,4%,sedangkan angka ditujukan untuk memakmurkan masjid. harapan hidup secara keseluruhan setelah Belum ada penelitian yang membahas disaksikan oleh orangsekitar adalah 31,7%. Penyakit jantung juga dikenal sangat BLS kegiatan-kegiatan Masyarakat awam yang terlatih bisa . <0. Menurut Newman, melakukan tindakan basic life support, di Amerika Serikat basic life support telah Data terakhir world health organization diberikan oleh AHA (American Heart (WHO) menyebutkan bahwa serangan jantung masih menjadi pembunuh manusia JKEP. Vol. 4 No. 1 Mei 2019, hlm 24-30 nomor satu di negara maju dan berkembang Nilai sosial merupakan faktor pendorong dengan menyumbang 60% dari seluruh bagi manusia untuk bertingkah laku dan Henti jantung menjadi penyebab utama kematian di beberapa negara. Terjadi kehidupan sehari-hari. Nilai disini dapat baik di luar rumah sakit maupun di dalam dikatakan ukuran sikap dan baik buruk, rumah sakit. Diperkirakan sekitar 350. benar salah atau suka tidak suka terhadap orang meninggal per tahunnya akibat henti suatu objek, baik material maupun non- jantung di Amerika dan Kanada. Perkiraan Dewasa ini kehidupan masyarakat sekarang bergeser menjadi individualis, kebersamaan dan tolong menolong yang dulu menjadi ciri khas masyarakat kita resusitasi Angka kematian di masjid semakin menghilang. Dengan kondisi semakin lama terjadi peningkatan, salah satunya di masjid Al Mubarokah, tahun meneliti Health Coaching Tentang Basic 2017 terdapat kejadian 5 orang meninggal Life Support (BlS) Untuk respon pribadi di masjid. Kejadian tersebut dapat diatasi Remaja Masjid. Tujuan penelitian adalah apabila terdapat kepedulian sosial untuk mencegah kematian. metode ceramah dan health coaching Peneliti tentang BLS untuk remaja mesjid METODE Desain penelitian yang digunakan adalah kepositifan, kemandirian, ketahanan, dan quasi eksperiment Rancangan penelitian dukungan sosial dan lingkungan, . yang digunakan adalah pre-test and post- memberikan pengetahuan, pendidikan BLS test with control group design. Desain ini klien dan keterampilan/praktik dengan cara digunakan untuk membandingkan hasil intervensi health coaching dan metode (University ceramah terhadap remaja masjid. California San Francisco, 2. Health coaching dilakukan dilakukan 4 minggu. Poin penting dari Health coaching adalah . menghasilkan karakter dan tujuan, sedangkan untuk metode ceramah adalah menghubungkan tujuan BLS dengan tujuan dilakukan ceramah dan praktek selama 90 hidup, . membangun kapasitas untuk berubah dengan meningkatkan otonomi. JKEP. Vol. 4 No. 1 Mei 2019, hlm 24-30 Populasi dalam penelitian adalah seluruh AED. Selain itu, evaluasi diperinci dengan laki-laki remaja masjid Al Mubarokah menambahkan tiga Malang dengan rentang usia 17-20 tahun. teknis yaitu menjaga siku tetap lurus. Semua sampel belum pernah mendapatkan memberikan napas dengan manuver angkat dagu head-tilt, dan membiarkan dada sampel dilakukan secara random sampling. kembali ke posisi normal. Faktor yang Besar sampel sebanyak 80 orang yang dinilai terdiri dari skala 3 poin: benar . dibagi menjadi 40 orang setiap grup. , tidak lengkap . , atau tidak Kelompok intervensi pada penelitian ini diamati . Teknik pengukuran pada adalah yang mendapatkan Health coaching, sementara kelompok control mendapatkan metode ceramah. Instrumen penelitian phantom dan dinilai menggunakan daftar berupa observasi ceklist termasuk langkah- langkah BLS dari Heart-saverA CPR AED secara acak tidak berdasar kelompok Skills Sheet kecuali untuk item yang terkait Evaluator memiliki sertifikasi BLS. Metode Pemanggilan responden dilakukan HASIL DAN PEMBAHASAN Tabel 1. Item observasi ceklist BLS Items Kneel next to the victim and position Check for responseAitap and shout Check for no breathing Tell someone to phone the emergency Locate hand placement for While doing compression, shoulders over hands, elbows locked Let the chest return the a normal position Start chest compressions rate of 100Ae 120 a minute Deliver first set of compressions Give breath using the head-tilt chin-lift Ensure at least one breath results in visible chest rise Give two breaths within 10 s Deliver CPR for at least 2 min Nilai rata-rata grup Ceramah Pre Post Pre Post 13,45 13,46 12,25 45,55 12,34 14,05 13,94 22,56 10,54 13,54 14,05 42,88 47,88 39,88 7,39 11,83 5,39 47,88 5,78 13,92 4,67 43,99 6,87 7,21 7,88 46,94 9,78 9,98 40,31 9,54 10,67 49,88 11,17 11,26 11,87 47,91 12,87 12,87 10,86 43,13 10,98 10,98 9,95 8,87 39,88 41,67 JKEP. Vol. 4 No. 1 Mei 2019, hlm 24-30 Check for a sign of life after delivering 2 min of CPR Wilcoxon Mann Whitney 12,12 12,12 9,88 0,26 0, 32 42,99 0,001 0,00 Hasil penelitian menunjukkan terdapat tersebut menyatakan bahwa pemberian BLS pendidikan kesehatan dapat meningkatkan efikasi diri (Aditya. Yusuf, & Suwito. Berdasarkan dari nilai rerata pre- test dan post-test, kelompok intervensi mengalami peningkatan yang signifikan Pendidikan kesehatan yang berikan dengan setelah diberikan health coaching dari pada pendekatan teori sosial kognitif Bandura kelompok control. sama prinsipnya dengan pemberian health kesehatan yaitu memberikan pengetahuan penelitian yang dilakukan oleh Huffman dan motivasi kepada pasien yang bertujuan yang meneliti tentang pengaruh health untuk meningkatkan efikasi diri (Yusuf, coaching meningkatkan self-efficacy. Pada PK. Tristiana, & Aditya, 2. Hasil hasil penelitian tersebut dinyatakan bahwa Hasil penelitian lain yang sejalan yaitu Hasil penelitian yang dilakukan oleh Makhfudli penelitian lainnya yang mendukung yaitu dalam Aditya, 2017, tentang pengaruh penelitian yang dilakukan oleh Linden, pengembangan model asuhan keperawatan Butterworth dengan menggunakan model keperawatan Simmons & Wolever, 2013, yang meneliti adaptasi Roy terhadap self-efficacy pada tentang motivational interviewing-based pasien TB paru, penelitian dilakukan health coaching as a chronic care dengan memberikan pengetahuan tentang Hasil penelitian menyatakan konsep penyakit TB paru, pengobatan dan (Huffman. Prochaska interviewing-based efikasi diri pasien (Simmons & Wolever, dengan metode bimbingan dan konseling Penelitian lain yang sejalan yaitu penelitian yang dilakukan oleh tentang pasien TB paru sebanyak empat kali. Hasil pengaruh pendidikan kesehatan terhadap efikasi diri keluarga, hasil penelitian pengaruh pengambangan model asuhan JKEP. Vol. 4 No. 1 Mei 2019, hlm 24-30 keperawatan adaptasi Roy terhadap self Pemberian health coaching bertujuan untuk efficacy pasien TB paru (Aditya, 2. meningkatkan kemapuan penanganan BLS dipengaruhi oleh beberapa faktor yang Hasil penelitian lain yang sejalan yaitu antara lain. jenis kelamin,usia dan tingkat penelitian yang dilakukan oleh Sitanggang Pada penelitian ini jenis kelamin tidak berpengaruh pada responden, kepatuhan berbasis teori sistem interaksi sedangkan dari faktor usia, responden yang King pasien TB paru (Sitanggang. Amin, & usianya lebih tua tingkat efikasi diri lebih Sukartini. Intevensi tinggi hal ini sesuai dengan teori dari Bandura . bahwa proses belajar sosial Hasil penelitian menyatakan yang dapat berlangsung selama masa Individu King cenderung memiliki rentang waktu dan berpengaruh pasien TB paru (Aditya, pengalaman yang lebih banyak dalam QurAoaniati, & Krisnana, 2. mengatasi suatu hal yang terjadi jika dibandingkan dengan individu yang lebih Health coaching merupakan salah satu muda, yang mungkin masih memikul praktik pendidikan kesehatan yang meliputi sedikit pengalaman dan berbagai peristiwa dalam hidupnya. Individu yang lebih tua kesiapan,mpemberian akan lebih mampu dalam mengatasi motivasi, melatihm dakan pencegahan rintangan dalam hidupnya dibandingkan penularan dan motivasi serta evaluasi dan dengan pengalaman yang individu miliki memberikan motivasi berulang. Hal ini sepanjang rentang kehidupannya (Park. Lee, & Boo, 2. individu mengungkapkan tentang apa yang Pada responden yang usia muda memiliki mengganggu, apa yang mereka ingin ubah, nilai yang tinggi hal ini dapat dipengaruhi apa dukungan yang mereka butuhkan, oleh factor tingkat pendidikan responden yang berpendidikan SMA hal ini sesuai dengan teori Bandura . bahwa efikasi diminimalkan sehingga mampu mengatasi diri terbentuk melalui proses belajar, masalah kesehatan yang dihadapi (Barus, semakin lama seseorang belajar maka semakin tinggi efikasi diri yang dimiliki individu tersebut dalam pekerjaan tertentu JKEP. Vol. 4 No. 1 Mei 2019, hlm 24-30 akan tetapi tidak menutup kemungkinan kelompok intervensi pasien mendapatkan bahwa efikasi diri yang dimiliki individu motivasi secara berulang-berulang yang tersebut justru cenderung menurun atau mendukung meningkatnya motivasi dan Pada penelitian ini sebagian besar remaja yang dilakukan health coaching pendekatan health promotion model (HPM) memiliki skor yang tinggi, hal ini dapat yang berfokus pada peningkatan persepsi dilihat dari ceklist yang dilakukan rata-rata tentang manfaat, membantu mengatasi remaja memiliki skor yang tinggi untuk hambatan, meningkatkan sikap, dukungan masing-masing komponen skil. Hasil menunjukkan ada perbedaan antara SIMPULAN kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Health coaching lebih efektif dibandingkan dengan metode ceramah pada materi BLS peningkatan skill dibandingkan kelompok Health untuk remaja masjid. Pada DAFTAR RUJUKAN Aditya. Phenomenology International Journal Study of the Experience of Relapse of (DIJR), 2. , 107Ae113. Researchers Drug Addictions During Methadone Therapy. Perpustakaan Universitas Airlangga. Barus. Assessing Outcomes and Effectiveness of Character Education Model Based on Classroom Guidance Aditya. QurAoaniati. , & Krisnana. Services in Junior High Schools. Influence of Health Education COUNS-EDU: The International Short Film Media Lecture Methods on Journal of Counseling and Education. Knowledge. Attitudes, and Practices 2. , 131Ae143. of Mother About Early Detection of Children Diphtheria Cases. Huffman. Advancing the Practice Aditya. Yusuf. , & Suwito, . Experience Healthworkers Conductin Methadone Rehabilitation Therapy at the Public Health Center. Dama Health Coaching. Workplace Health and Safety, 64. , 400Ae403. https://doi. org/10. 1177/21650799166 JKEP. Vol. 4 No. 1 Mei 2019, hlm 24-30 Park. Lee. , & Boo. Pencegahan Penularan Pada Pasien Tb Proposal for improving the education Paru. Jurnal Penelitian Kesehatan, and licensing examination for medical 8. , 172Ae179. Korea. Journal of Educational Evaluation for Health Professions. Subki. Mortada. Alsallum. Alattas. Almalki. https://doi. org/10. 3352/jeehp. Hindi. A Alhejily. Basic Life Support Knowledge Among a Nonmedical Simmons. , & Wolever. Integrative Health Coaching and Motivational Population in Jeddah. Saudi Arabia: Cross-Sectional Study. Interactive Interviewing: Journal of Medical Research, 7. Synergistic Approaches to Behavior https://doi. org/10. 2196/10428 Change Healthcare. Global Advances in Health and Medicine, 2. University of California San Francisco. 28Ae35. Health Coaching in Primary https://doi. org/10. 7453/gahmj. Care Ae Intervention Protocol. 46Ae54. Singh. Kachwaha. , & Singhal. Preparedness emergencies in clinical dental set-up: cross-sectional Indian Journal of Public Health Research and Development, 9. , 289Ae294. https://doi. org/10. 5958/09765506. Sitanggang. Amin. , & Sukartini, . Health Coaching Berbasis Health Promotion Model Terhadap Peningkatan Efikasi Diri Dan Perilaku Yusuf. PK. Tristiana. , & Aditya. Qualitatif Research Nursing . st Surabaya: Mitra Wacana Media.