PUBLIPRENEUR POLIMEDIA: JURNAL ILMIAH JURUSAN PENERBITAN POLITEKNIK NEGERI MEDIA KREATIF Vol. No. July 2020 Submitted: 5 July 2020 Revised: 15 July 2020 Accepted: 30 July 2020 IDENTIFICATION OF DEFECTS OF PET AND HDPE-BASED DRINKING WATER PACKAGING PRODUCTS Pupon1. Nugraha2 . Febryani3 . Tasnim4. Lestari5. Sarmada6 1Printing Technology Department. Politeknik Negeri Media Kreatif. Jakarta 2Plastic Packaging Research Grup. Printing Technology Department. PoliteknikNegeri Media Kreatif. Jakarta E-mail: puponsusiani45@gmail. com1, manoegra@gmail. ABSTRACT Increased community mobility has an impact on increasing demand for packaged beverage products. Data from Aspadin . he association of bottled water companie. there are more than 1500 brands of bottled water (AMDK) in Indonesia and it is estimated that trade will continue to increase every year. However, the profit margins of bottled drinking water products are not classified as high, so producers must do efficiency. One form of efficiency that can be done is to reduce the waste of packaging production, where most bottled water is made of plastic. This study aims to identify several product defects that often occur during the production process of bottled water based on PET. The process of making plastic-based drinking water packaging is divided into 3 stages. First is to make a bottle preform, the second is the blow molding process, which is the process of making a whole package from a preform, and the third is the process of making a lid. The machines used in these stages are different and in each of the stages successfully classified types of product defects. During the preform manufacturing stage, black specks or contaminants, short shots, bubbles, and flash are At the stage of making the whole bottle includes, off center base, failed blowing, arising bracelet, rough parting line. The last defect in the process of making the cap includes excess material flash & Short shot, bridge or ring break, leak centergate. Keyword:ProductDefect. Drinking Water Packaging. Plastic Packaging. PoliethileneTerepthalat. High Density Poliethilene IDENTIFIKASI CACATPRODUK KEMASAN AIR MINUM BERBAHAN DASAR PET DAN HDPE ABSTRAK Peningkatan mobilitas masyarakat berimbas pada meningkatnya kebutuhan produk minuman dalam kemasan. Dari data Aspadin . sosiasi perusahaan air minum dalam kemasa. ada lebih dari 1500 merk air minum dalam kemasan (AMDK) yang ada di Indonesia dan diperkirakan perdagangannya akan terus meningkat setiap tahunnya. Namun demikian margin keuntungan produk AMDK tidak tergolong tinggi, sehingga produsen harus melakukan efisiensi. Salah satu bentuk efisiensi yang dapat dilakukan adalah dengan mengurangi waste produksi kemasan, dimana sebagian besar kemasan AMDK berbahan dasar plastik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi beberapa cacat produk yang sering terjadi selama proses produksi kemasan air minum yang berbahan dasar PET. Proses pembuatan kemasan air minum berbahan dasar plastic terbagi menjadi 3 tahapan. Pertama membuat perform botol, kedua proses blow molding yakni proses pembuatan kemasan utuh dari preform, dan ketiga adalah proses pembuatan Mesin yang digunakan dalam tahapan-tahapan tersebut berbeda dan dalam setiap Publipreneur Polimedia: Jurnal Ilmiah Jurusan Penerbitan Politeknik Negeri Media Kreatif Vol. No. July 2020 tahapannya berhasil di klasifikasikan jenis cacat produknya. Pada tahap pembuatan perform ditemukan jenis cacat black specks atau contaminant, short shot, bubble dan flash. Pada tahap pembuatan botol utuh meliputi, off center base, gagal blowing, timbul gelang, rough parting line. Terakhir adalah cacat pada proses pembuatan tutup meliputi kelebihan material . & Short shot, ring putus, centergate berlubang. Keyword: Cacat Produk. Kemasan Air Minum. Kemasan Plastik. Poly etilena. High Density Poly etilena. PENDAHULUAN berkarat, dan dapat diberi warna. Beberapa contoh plastic yang sering digunakan sebagai kemasan adalah PET. HDPE. LDPE dan PP. Masingmasing bahan tersebut memiliki sifat yang berbeda-beda. Peningkatan mobilitas masyarakat kebutuhan produk minuman dalam Dari data Aspadin . sosiasi perusahaan air minum dalam kemasa. ada lebih dari 1500 merk air minum dalam kemasan (AMDK) yang ada di Indonesia perdagangannya akan terus meningkat setiap tahunnya. Namun demikian margin keuntungan produk AMDK tidak tergolong tinggi, sehingga produsen harus melakukan efisiensi . Salah satu bentuk efisiensi yang dapat dilakukan adalah dengan mengurangi waste produksi kemasan, dimana sebagian besar kemasan AMDK Penelitian produk yang sering terjadi selama proses produksi kemasan air minum Polyetilen Tereptalat (PET) dan High Density Polyethilene (HDPE). Hasil identifikasi cacat produk dapat digunakan sebagai acuan dalam peningkatan performa proses produksi. Gambar 1. BentukPreformBotolPlastik(Tasnim, 2. Berdasarkan volume, kemasan AMDK berbahan dasar plastik terbagi menjadi 4 kategori yakni, kemasan CUP, kemasan botol< 500 ml, kemasan botol 500 Ae 1000 ml, dan kemasan galon> 1000 ml. AMDK dengan volume <500 ml yang paling diminati oleh konsumen di Indonesia . Proses pembuatan botol AMDK terbagi menjadi tiga tahapan, pertama pembuatan preform. Ilustrasi bentuk preform dapat dilihat pada Gambar 1. Plastik adalah istilah umum bagi Polimer, material yang terdiri dari rantai karbon dan elemen-elemen lain yang mudah dibuat menjadi berbagai bentuk dan ukuran. Kemasan plastik diantaranya sifatnya yang kuat, ringan. Tahap kedua adalah mengubah preform menjadi botol dengan proses Terakhir e-ISSN 2723-6323 p-ISSN 2338-5049 Publipreneur Polimedia: Jurnal Ilmiah Jurusan Penerbitan Politeknik Negeri Media Kreatif Vol. No. July 2020 METODE PENELITIAN pembuatan tutup botol atau cap. Pada Gambar 2 diuraikan Alur pembuatan kemasan botol plastik. Ketiga tahapan tersebut dilakukan pada mesin yang Jenis-jenis mesin yang dapat komponen-komponen kemasan botol plastik tersebut dapat dilihat pada Tabel 1. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan oleh mahasiswa Progam Studi Teknik Kemasan pada tahun 2016, 2017 dan Pengambilan data dilakukan di PT Aqua Golden Mississippi Mekarsari. Jalan Raya Siliwangi No. 70 Desa Mekarsari Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Produk yang diteliti adalah kemasan Botol AQUA 600 ml. Adapun komposisi bahan penyusun Botol Aqua dapat dilihat pada Tabel 2. Tabel 1. Mesin yang digunakan untuk pembuatan Kemasan Jenis Mesin Husky XL 600 Fungsi mesin Memproduksi Mesin SBO Memproduksi Botol Sidel PET 600 ml. Husky CAP 1 Memproduksi tutup botol (Ca. Tabel 2. Komposisi Bahan Penyusun Kemasan Jenis Resin PET RPET Saniline Blue HDPE Botol Tutup e-ISSN 2723-6323 p-ISSN 2338-5049 Publipreneur Polimedia: Jurnal Ilmiah Jurusan Penerbitan Politeknik Negeri Media Kreatif Vol. No. July 2020 Gambar 2. AlurProduksiKemasan Air Minum (Tasnim, 2. e-ISSN 2723-6323 p-ISSN 2338-5049 Publipreneur Polimedia: Jurnal Ilmiah Jurusan Penerbitan Politeknik Negeri Media Kreatif Vol. No. July 2020 Gambar 3. RPET, . PET, . Saniline Blue, . HDPE Pada Gambar3 merupakan bahan yang digunakan dalam pembuatan Kemasan AMDK pada penelitian ini. Penyebab timbulnya black specks pada umumnya disebabkan oleh overheating dan adanya kontaminan pada bahan. Material PET yang mengalami overheat dan berada terlalu lama dalam barrel dapat mengalami degradasi dan menjadi kontaminan pada preform . Selain itu kontaminan di udara atau pada bahan, seperti kotoran, benda asing, bahan warna berbeda, bahan dengan suhu leleh rendah dan penggunaan resin daur ulang, juga dapat menjadi penyebab timbulnya black specks . HASIL DAN PEMBAHASAN Dari hasil identifikasi cacat produk maka diperoleh hasil klasifikasi cacat komponen kemasan, yaitu: Cacat pada Preform Black specks/contamination Cacat produk ini berupa bintik hitam atau ada kontaminasi pada Short shot Short shot merupakan adanya dapat dilihat pada Gambar 5. Hal tersebut di akibatkan oleh material yang diinjeksikan kedalam molding tidak cukup, tekanan injeksi yang sehingga ada udara yang terjebak solidification pada polimer yang digunakan dan titik lebur yang Gambar 4. Black Speckspadapreformbotol (Febryani, e-ISSN 2723-6323 p-ISSN 2338-5049 Publipreneur Polimedia: Jurnal Ilmiah Jurusan Penerbitan Politeknik Negeri Media Kreatif Vol. No. July 2020 rendah pada mold-wall . Pada kasus khusus shot short sengaja dibuat untuk menunjukkan filling patern, akan tetapi menjadi cacat ketika lelehan polimer masuk ke dalam seluruh rongga . etakan boto. karena tidak cukup lelahan Biasanya hal tersebut terjadi pada bagian ujung atau pada bagian yang berongga tipis. keluar dari rongga cetakan dan tetap melekat pada produk, seperti yang dapat dilihat pada Gambar 7 disebabkan oleh Tekanan injeksi berlebihan, dukungan cetakan yang tidak memadai, laju aliran yang tidak tepat . Gambar 7. Flashpadapreform(Febryani, 2. Gambar 5. Short shotpadapreform(Febryani, 2. Cacat Botol Bubble atau Void Cacat ini dapat di identifikasi dengan adanya kantung-kantung udara yang terperangkap pada permukaan preform, dapat dilihat pada Gambar 6. Adanya bubble disebabkan oleh solidifikasi yang tidak rata antara permukaan dan bagian dalam perform . Selain itu kelembapan udara dan temperatur injeksi juga dapat mengakibatkan munculnya bublle pada preform . Beberapa cacat yang sering terjadi pada botol adalah sebagai berikut: Off center base Bentuk fisik dari off center base adalah dimana ujung bawah preform tidak tepat pada pertengahan base bottom mould yang berada di bawah Off center base biasanya juga disebut center base kabur. Cacat ini termasuk cacat minor. Ilustrasi off center base dapat dilihat pada Gambar 8. Off center base dapat terjadi ketika Preform yang digunakan tidak standar, belum tercapainya set point 10 pada proses stretching. Set point adalah penguluran badan preform setengah kaku yang akan ditekan secara vertikal oleh rod nozle dengan durasi kecepatan 0,10 detik dan presure 3 sampai 5 bar Gambar 6. Bublepadapreform(Febryani, 2. Flash Flash adalah cacat cetakan yang terjadi ketika beberapa plastik cair e-ISSN 2723-6323 p-ISSN 2338-5049 Publipreneur Polimedia: Jurnal Ilmiah Jurusan Penerbitan Politeknik Negeri Media Kreatif Vol. No. July 2020 hingga mencapai dasar botol. Selain itu juga karena posisi preform transfer arm tidak pada kondisi optima. dan kurangnya tekanan angin dari blownozzle pada proses preblow . Timbul gelang Cacat kurangnya preassure dari air nozzle . Gelang yang dimaksud dapat dilihat pada Gambar 10. Gambar 8. Off Center Base(Tasnim. Gambar 10. TimbulGelang(Tasnim, 2. Gagal Blowing Gagal blowing adalah kondisi preform tidak membentuk botol Faktor krusial dari gagal blowing dipengaruhi fungsi dari preform transfer arm yang posisinya berada di dalam mesin tidak optimal dan heating temperature oven tidak mencapai suhu optimal. Bentuk cacatnya bisa berupa flat bottom, perform mengkerut dan botol robek atau bocor, sebagaimana dapat dilihat pada Gambar 9. Rough Parting Line Rough Parting Line adalah mempersatukan botol. Biasanya rough parting line timbul di daerah badan botol dan bagian dasar pada Ilustrasinya dapat dilihat pada Gambar 11. Gambar 11. Rought Parting Line(Tasnim. Cacat pada proses tutup botol Flash pada Tutup Botol Terjadinya Flash bisa disebabkan oleh adanya material berlebih pada Ilustrasinya dapat dilihat pada Gambar 12. Gambar 9. Flat Bottom, . BotolBocor, . PreformMengkerut(Tasnim, 2. e-ISSN 2723-6323 p-ISSN 2338-5049 Publipreneur Polimedia: Jurnal Ilmiah Jurusan Penerbitan Politeknik Negeri Media Kreatif Vol. No. July 2020 DAFTAR PUSTAKA