Journal for Quality in Women's Health Vol. 3 No. 2 September 2020 | pp. p-ISSN: 2615-6660 | e-ISSN: 2615-6644 DOI: 10. 30994/jqwh. Pengaruh Pemberian Sari Kacang Hijau Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Sirnajaya Kecamatan Serang Baru Bekasi Tahun 2019 Risza Choirunissa*. Desima Resnawati Manurung Fakultas Ilmu Kesehatan. Universitas Nasional. Jakarta. Indonesia Corresponding author: Risza Choirunissa . choirunissa@civitas. Received: Mei, 20 2020. Accepted: June, 28 2020. Published: September, 1 2020 ABSTRAK Kejadian anemia kehamilan berkisar antara 20% dan 89% dengan menetapkan Hb 11gr% sebagai dasarnya. di kabupaten bekasi mengungkapkan bahwa anemia pada ibu hamil trimester ketiga sebesar 69 % lebih besar dibandingkan dengan trimester kedua 31%. Angka kejadian anemia di serang baru bekasi dalam kehamilan cukup tinggi (Dinas Kabupaten Bekasi Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian sari kacang hijau terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil di puskesmas sirnajaya kecamatan serang baru Metode yang digunakan quasi-experiment dengan pendekatan pre-test and post-test with control design. Teknik sampling yang digunakan adalah Accendental sampling dengan jumlah sampel 30 ibu hamil, 15 ibu hamil intervensi dan 15 kontrol dengan lembar observasi. Uji normalitas mengunakan Shapiro-Wilk, analisa menggunakan paired samples test dan uji pengaruh independent t- test. Hasil Penelitian menunjukan bahwa rata Ae rata kadar Hb pada kelompok intervensi sebelum diberikan sari kacang hijau 9,993 g/dl dan sesudah diberikan sari kacang hijau 11,287 g/dl, rata kadar Hb pada kelompok kontrol sebelum 9,780 g/dl dan sesudah 9,967g/dl. Ada perbedaan terhadap kelompok intervensi uji paired sampel test yaitu sig P value Sebesar 0,000 < 0,05. Sedangkan kelompok kontrol yang tidak diberikan sari kacang hijau Sebesar 0,036 < 0,05. Uji pengaruh kadar hemoglobin pada pemberian sari kacang hijau secara uji stastistik independent T Test didapatkan P value sebesar 0,000 < 0,05. Simpulannya yaitu Sari kacang hijau berpengaruh terhadap kenaikan kadar Hb. Diharapkan tenaga kesehatan dapat mengaplikasikan pemberian sari kacang hijau pada ibu hamil untuk meningkatkan kadar Hb. Kata Kunci: Pemberian Sari Kacang Hijau. Kadar Hemoglobin. Ibu Hamil This is an open-acces article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. International License. PENDAHULUAN Menurut WHO (World Health Organizatio. , 20% dari 515. 000 kematian maternal di seluruh dunia disebabkan oleh anemia. Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat terbesar di dunia, terutama bagi kelompok Wanita Usia Subur (WUS) khususnya ibu hamil. Bagi ibu hamil, anemia berperan dalam peningkatan prevalensi kematian dan kesakitan ibu, dan bagi bayi dapat meningkatkan risiko kesakitan dan kematian bayi serta BBLR. Anemia Website: http://jqwh. org | Email: publikasistrada@gmail. Pengaruh Pemberian Sari Kacang Hijau TerhadapA. umumnya terjadi di seluruh dunia, terutama di negara berkembang dan pada kelompok sosio ekonomi rendah. Secara keseluruhan anemia terjadi pada 5% wanita di negara berkembang dan 3% di negara maju (Departemen Gizi dan Kesmas UI, 2. Hasil studi pendahuluan di Puskesmas Sirnajaya pada 12 ibu hamil diperoleh 58% ibu hamil mengkonsumsi kacang hijau dalam bentuk bubur sebanyak 1 bulan sekali pada saat mengikuti kegiatan posyandu, dan 25% ibu hamil mengkonsumsi kacang hijau dalam bentuk rempeyek dan sisanya tidak menyukai kacang hijau. Dari register pemeriksaan ibu hamil menunjukkan dari 12 orang ibu hamil dengan 4 ibu hamil mengalami anemia ringan dan 4 ibu hamil mengalami anemia sedang mengatakan bahwa selama ini ibu hanya mengkonsumsi tablet FE sesuai anjuran dari bidan, sedangkan pola makan selama ini hanya mengkonsumsi makanan berupa sayuran dan lauk yang sudah dimasak, sedangkan pemanfaatan kacang hijau hanya dikonsumsi ibu tidak rutin dalam bentuk bubur kacang hijau dan peyek kacang hijau. METODE Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasy experimental dengan pendekatan pre-test and post-testwith control group design, eksperimen kuasi dengan membagi kelompok menjadi kelompok perlakuan dan kelompok kontrol, lalu kedua kelompok tersebut dilakukan pre-test sebelum ekperimen diberikan dan post-test sesudah eksperimen diberikan. Populasi adalah wilayah yang terdiri atas obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil Trimester I-i di Puskesmas Sirnajaya Kecamatan Serang baru bekasi dari bulan Oktober- Desember tahun 2019 yaitu sebanyak 60 orang yang lakukan pengecekan Hb dan di dapatkan ibu hamil yang anemia sebanyak 30 orang. Sampel adalah bagian dari populasi yang diteliti atau sebagian jumlah dari karakteristik yang dimiliki oleh populasi (Notoatmodjo, 2. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik qouta sampling yaitu seluruh populasi dijadikan sampel semuanya yaitu sebanyak 30 orang. Sampel dalam penelitian ini dilakukan intervensi berupa pemberian Sari Kacang hijau sebanyak 30 Orang dibuat 2 kelompok yaitu 15 orang kelompok intervensi dan 15 orang kelompok kontrol. HASIL Tabel 1. 1 Perbedaan Kadar Hemoglobin antara kelompok intervensi dan kontrol pemberian sari kacang hijau pada ibu hamil di puskesmas sirnajaya kecamatan serang baru bekasi 2019 Hasil Selisih Mean SD P value Kelompok Intervensi 9,993 0,000 Sebelum 11,287 3701 Sesudah Kelompok Kontrol Sebelum 15 0,036 Sesudah Berdasarkan uji paired t Test pada di atas, diketahui rata Ae rata kadar hemoglobin pada kelompok intervensi dari 9,993 naik sebesar (-1. menjadi 11,287. P value 0,000 (< 0,. maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan rata Ae rata kadar hemoglobin pada pemberian sari kacang hijau pada kelompok intervensi. Terdapat juga pada kelompok kontrol nilai rata Ae rata hemoglobin dari 9780 naik sebesar (-. P value 0,036 (< 0,. maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan rata Ae rata kadar hemoglobin pada pemberian sari kacang hijau pada kelompok kontrol. Journal for Quality in Women's Health Pengaruh Pemberian Sari Kacang Hijau TerhadapA. Tabel 1. 2 Pengaruh kadar hemoglobin antara kelompok intervensi dan kontrol diberikan sari kacang hijau pada ibu hamil di puskesmas sirnajaya serang baru bekasi Sari Kacang Hijau Kelompok Mean P value Kontrol 11,28 0,64 0,000 Intervensi 9,96 0,61 Berdasarkan uji indepent sampel test pada Tabel 1. 2 di atas, diketahui hasil uji stastistik dapat dilihat dari P value yaitu 0,000 yang artinya p < 0,05 yang artinya ada pengaruh sari kacang hijau terhadap kadar hemoglobin. PEMBAHASAN Berdasarkan uji paired t Test pada Table 1. 1 di atas, diketahui rata Ae rata kadar hemoglobin pada kelompok intervensi dari 9,993 naik sebesar (-1. menjadi 11,287. value 0,000 (< 0,. maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan rata Ae rata kadar hemoglobin pada pemberian sari kacang hijau pada kelompok intervensi. Terdapat juga pada kelompok kontrol nilai rata Ae rata hemoglobin dari 9780 naik sebesar (-. menjadi P value 0,036 (< 0,. maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan rata Ae rata kadar hemoglobin pada pemberian sari kacang hijau pada kelompok kontrol. Manfaat kacang hijau selanjutnya ialah menjaga kesehatan tulang. Kandungan magnesium pada kacang hijau dipercaya bisa menurunkan risiko osteoporosis pascamenopause pada wanita dan bisa meningkatkan kepadatan tulang serta pembentukan sel-sel tulang. Perlu diketahui, dalam 100 gram kacang hijau setidaknya ada 189 miligram magnesium. Jumlah ini tentu cukup agar dapat mencegah tubuh kekurangan magnesium. Saat Anda mengonsumsi magnesium dalam jumlah cukup, maka risiko osteoporosis yang anda derita akan Penelitian ini sejalan dengan penelitian Maulina . juga menunjukkan pemberian kacang hijau selama 7 hari dapat meningkatkan kadar hemoglobin karena dalam hasil penelitiannya bahwa pemberian kacang hijau dosis 18 gr/kg BB/hari dan 36 gr/kg BB/hari efektif terhadap peningkatan kadar Hb pada tikus putih. Pada wanita hamil dengan janin tunggal kebutuhan zat besi sekitar 1000 mg selama hamil atau naik sekitar 200300 %. Perkiraan besarnya zat besi yang perlu ditimbun selama hamil 1040 dari jumlah itu, 200 mg zat besi tertahan oleh tubuh ketika melahirkan dan 840 mg sisanya Sebanyak 300 mg besi ditransfer ke janin dengan rincian 50-75 mg untuk pembentukan plasenta, 450 mg untuk menambah jumlah sel darah merah dan 200 mg hilang ketika Kebutuhan zat besi pada trimester pertama relatif lebih sedikit yaitu sekitar 0,8 mg per hari, tetapi pada trimester kedua dan trimester ketiga meningkat menjadi 6,3 mg per hari (Tarwoto & Wasnidar, 2. , sedangkan menurut Saifudin . kebutuhan ibu selama kehamilan ialah 800 mg besi, diantaranya 300 mg untuk janin plasenta dan 500 mg untuk pertambahan eritrosit ibu, dengan demikian ibu membutuhkan tambahan sekitar 2-3 mg besi/hari, dan menurut Jordan . ibu hamil sejak berusia 20 minggu memerlukan zat besi 65 mg per hari. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Dewi dengan judul Pengaruh pemberian tablet fe dan bubur jus kacang hijau terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil. Data penelitian diambil dengan lembar observasi dan hal ini dibuktikan dengan uji T-berpasangan yang menunjukkan p- value = 0. < 0,. bahwa Auada pengaruh pemberian tablet Fe dan bubur jus kacang hijau terhadap kadar haemoglobin pada ibu hamilAy. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Amirul . dengan judul Auefektifitas minuman kacang hijau terdapat peningkatan kadar HbAy. Hasil penelitian menujukan bahwa rata Ae rata Journal for Quality in Women's Health Pengaruh Pemberian Sari Kacang Hijau TerhadapA. kadar hemoglobin (H. 9,6 g/dl atau mengalami anemia ringan sebelum pemberian minuman kacang hijau, dan rata Ae rata kadar hemoglobin (H. 10,6 g/dl atau tidak anemia setelah pemberian minuman kacang hijau. Ada pengaruh pemberian pemberian minuman kacang hijau terdapat peningkatan kadar hemoglobin (H. dengan p = 0,000. Menurut asumsi peneliti masalah kadar hemoglobin sangat berpengaruh terhadap ibu dan janin karena jika ibu yang memiliki kurang kadar hemoglobin akan bermasalah sehingga akan berpengaruh kepada janin dan mengakibat dampak resiko kehamilan. Sehingga untuk menghindari masalah diatas diperlukan langkah pencegahan untuk mengatasi kadar hemoglobin meningat. Salah satunya adalah dengan pemanfaatan kacang hijau terhadap peningkatan kadar Hb yang pada penelitian ini telah diolah menjadi sari kacang hijau dengan hasil penelitian adanya perbedaan peningkatan kadar hemoglobin. Berdasarkan uji indepent sampel test pada Tabel 1. 2 di atas, diketahui hasil uji stastistik dapat dilihat dari P value yaitu 0,000 yang artinya p < 0,05 yang artinya ada pengaruh sari kacang hijau terhadap kadar Kacang hijau mengandung zat besi sebanyak 2,25 mg dalam setiap setengah cangkir kacang Kacang hijau juga mengandung fitat sebesar 2,19%. Fitat dapat menghambat penyerapan zat besi sehingga dianjurkan untuk merendam kacang hijau sebelum mengolahnya. Pengolahan kacang hijau melalui perendaman sebelumnya bertujuan untuk memudahkan penyerapan zat besi yang diperlukan untuk maturasi selsel darah (Heltty, 2. Biji kacang hijau yang telah direbus atau diolah dan kemudian dikonsumsi mempunyai daya cerna yang tinggi dan rendah daya flatulensinya. Hemaglutinin dapat menggumpalkan sel darah merah dan bersifat toksik. Toksisitas hemaglutinin dapat dihancurkan melalui proses pemanasan pada suhu 100AC. Asam fitat dapat membentuk kompleks dengan Fe atau unsurunsur mineral, terutama Zn. Mg, dan Ca menjadi bentuk yang tidak larut dan sulit diserap tubuh sehingga mengurangi ketersediannya dalam tubuh karena menjadi sangat sulit dicerna. Proses fermentasi dapat meningkatkan ketersediaan unsur besi bagi tubuh. Hal ini penting untuk mencegah anemia gizi besi. Kacang hijau juga mengandung vitamin C yang membantu dalam melakukan penyerapan fe dalam tubuh karena dapat merubah bentuk feri menjadi fero (Astawan, 2. Analisis penelitian dilakukan dua kali, penelitian pertama dilakukan pemeriksaan laboratorium yaitu dengan cara mengecek kadar hemoglobin awal pada ibu hamil trimester i yang mengalami anemia untuk mengetahui kadar hemoglobin ibu. Setelah mengetahui hasil pemeriksaan terdapat responden mengalami anemia dengan kadar hemoglobin rendah. Sebelum diberikan bubur kacang hijau responden mengalami keluhan lemas, kulit pucat, sesak napas dan pusing. Setelah diberikan bubur kacang hijau selama 7 hari keadaan responden mulai membaik terlihat lebih segar, rasa pusing dan sesak nafas mulai Menurut asumsi peneliti dengan kandungan zat besi terdapat pada sari kacang hijau dapat meningkatkan produksi hemoglobin yang meningkat. Sari kacang hijau sangat gampang di temukan dimana perdesaan atau di perkotaan. KESIMPULAN Ada perbedaan pemberian sari kacang hijau terhadap kadar hemoglobin pada kelompok intervensi dengan rata Ae rata peningkatan kadar Hemonglobin setelah diberikan sari kacang hijau secara uji stastistik Paired sampel T test yaitu sig . -taile. sebesar 0,000 < 0,05. Sedangkan kelompok kontrol yang tidak diberikan sari kacang hijau sebesar 0,036 < 0,05 Ada pengaruh kadar hemoglobin pada pemberian sari kacang hijau secara uji stastistik independent T Test didapatkan sig . -taile. sebesar 0,000 < 0,05. Diharapkan tempat penelitian dapat meningkatkan penyuluhan tentang penggunaan sari kacang hijau sebagai pencegahan anemia pada ibu hamil Journal for Quality in Women's Health Pengaruh Pemberian Sari Kacang Hijau TerhadapA. REFERENSI