Pengaruh Return On Asset (ROA) dan Debt To Equity Ratio (DER) Terhadap Divided Payout Ratio (DPR) pada PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk Juhana Safitri1. Puji Muniarty2. Mukhlis3 Program Studi Manajemen. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bima Email: juhanasafitri. stiebima21@gmail. com1, puji. stiebima@gmail. emukhlis@gmail. 1,2,3 Abstract This study evaluates the financial performance of PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk, focusing on its ability to generate profits as indicated by the Return on Assets (ROA) metric. The research utilizes secondary data from the company's financial statements spanning 12 years, from 2012 to 2023. The analysis reveals that the average ROA for the company is 26%, which is below the standard threshold of 30%, indicating a less favorable financial performance. The study also examines the relationship between ROA and Dividend Payout Ratio (DPR), suggesting that higher ROA correlates with increased DPR, thereby enhancing the potential for dividend Additionally, the research employs various statistical tests, including heteroskedasticity tests and multiple correlation coefficients, to ensure the robustness of the The results contribute to a deeper understanding of the financial health of the company and provide insights for stakeholders regarding investment decisions. Keyword: Financial Performance. Return on Assets (ROA). Debt to Equity Ratio and Dividend Payout Ratio (DPR) Abstrak Penelitian ini mengevaluasi kinerja keuangan PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk, dengan fokus pada kemampuannya menghasilkan laba yang ditunjukkan oleh metrik Return on Assets (ROA). Penelitian ini menggunakan data sekunder dari laporan keuangan perusahaan selama 12 tahun, dari tahun 2012 hingga 2023. Analisis tersebut mengungkapkan bahwa ROA rata-rata perusahaan adalah 26%, yang berada di bawah ambang batas standar sebesar 30%, yang menunjukkan kinerja keuangan yang kurang Penelitian ini juga mengkaji hubungan antara ROA dan Dividend Payout Ratio (DPR), yang menunjukkan bahwa ROA yang lebih tinggi berkorelasi dengan peningkatan DPR, sehingga meningkatkan potensi pembagian dividen. Selain itu, penelitian ini menggunakan berbagai uji statistik, termasuk uji heteroskedastisitas dan koefisien korelasi berganda, untuk memastikan kekokohan temuan. Hasil tersebut berkontribusi pada pemahaman yang lebih dalam tentang kesehatan keuangan perusahaan dan memberikan wawasan bagi para pemangku kepentingan mengenai keputusan investasi. Kata Kunci: Kinerja Keuangan. Return on Assets. Debt to Equity Ratio dan Dividend Payout Ratio Pengaruh Return On Asset (ROA) dan Debt To Equity Ratio (DER) Terhadap Divided Payout Ratio (DPR) Pada PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk Juhana Safitri. Puji Muniarty. Mukhlis Pendahuluan Masuknya suatu negara ke dalam sistem perdagangan bebas meningkatkan tingkat persaingan di dunia usaha. Salah satu negara yang mengizinkan perdagangan bebas adalah Indonesia. Masyarakat Ekonomi ASEAN, yang mencakup Indonesia, telah memutuskan untuk membentuk pakta perdagangan bebas yang dikenal sebagai MEA. Sebagai akibat dari kedatangan MEA di Indonesia, para pelaku industri berebut untuk merilis penemuan dan terobosan mutakhir untuk menjaga perusahaan mereka tetap bertahan dan populer di kalangan konsumen dalam menghadapi meningkatnya permintaan lokal untuk barang-barang impor. Dengan tingkat persaingan di dunia bisnis saat ini, sangat penting bagi organisasi untuk memanfaatkan sumber daya mereka sebaikbaiknya sehingga mereka dapat mencapai tujuan mereka. Tujuan utama dari setiap bisnis, tentu saja, adalah untuk memaksimalkan keuntungan. Investor menganggap nilai perusahaan sebagai indikator utama dalam menilai kesejahteraan perusahaan. Dalam era modern ini, investasi saham menjadi lebih mudah, namun fluktuasi nilai perusahaan terjadi dengan cepat di Bursa Efek Indonesia karena persaingan ketat dalam perekonomian. Untuk mengurangi risiko penurunan harga saham yang signifikan, manajemen perlu mengambilkebijakan yang tepat. Dengan meningkatnya investasi, nilai perusahaan juga akan meningkat (Oktani & Benarda, 2. Dividen merupakan salah satu bentuk pengembalian yang diharapkan oleh investor suatu organisasi. Sejumlah variabel internal, termasuk profitabilitas, struktur modal, dan strategi keuangan, berdampak besar pada kebijakan dividen yang diadopsi organisasi. (Rahayu et al. , 2. Dianggap sebagai metrik profitabilitas. Return on Asset (ROA) menunjukkan seberapa baik bisnis mampu mengubah asetnya menjadi uang tunai. Sementara Debt to Equity Ratio (DER) menunjukkan berapa banyak pembiayaan perusahaan berasal dari utang dibandingkan ekuitas, rasio ini memberikan wawasan tentang struktur keuangan ROA yang tinggi menunjukkan kemampuan perusahaan menghasilkan laba yang besar, sehingga memperkuat kapasitas untuk membagikan dividen. Sebaliknya. DER yang tinggi sering kali mengurangi peluang pembagian dividen karena perusahaan perlu memenuhi kewajiban pembayaran bunga dan pengurangan utang (Azizah, 2. Oleh karena itu, penting untuk menganalisis pengaruh antara ROA. DER, dan DPR pada HMSP sebagai acuan untuk memahami bagaimana kinerja keuangan perusahaan memengaruhi kebijakan DER mencerminkan struktur pendanaan perusahaan, apakah lebih bergantung pada utang atau ekuitas. DER tinggi . anyak utan. biasanya mengurangi kemampuan perusahaan membayar dividen karena dana lebih diutamakan untuk membayar bunga dan kewajiban utang. Sebaliknya. DER rendah berarti perusahaan lebih sedikit memiliki kewajiban, sehingga ada lebih Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol. No. 2 September 2025 Pengaruh Return On Asset (ROA) dan Debt To Equity Ratio (DER) Terhadap Divided Payout Ratio (DPR) Pada PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk Juhana Safitri. Puji Muniarty. Mukhlis banyak ruang untuk membagikan keuntungan kepada pemegang saham (Putri & Setiawan, 2. Salah satu perusahaan rokok yang tercatat di Bursa Efek Indonesia adalah PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk. Perusahaan ini didirikan pada tanggal 13 Maret 1913 di Surabaya, bersama dengan perusahaan lainnya. Perusahaan ini mulai beroperasi pada hari yang sama. Di PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk. , kami ingin mengetahui hubungan antara ROA. DER, dan DPR. Temuan penelitian ini dapat digunakan oleh akademisi, investor, dan manajemen perusahaan untuk menilai kebijakan dividen dan keputusan investasi. Tabel 1. Data Perolehan. Laba Bersih. Total Asset. Total Hutang. Total Ekuitas dan Dividen. PT Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk Tahun 2012-2023 (Dalam Jutaan Rupia. Sumber Data: https://w. Bedasarkan tabel 1 diatas terlihat pada data indikator laba bersih PT. Hanjaya Mandala Sapoerna Tbk, mengalami pertumbuhan dari Rp. pada tahun 2012 hingga mencapai puncaknya pada tahun 2018 di Rp. dan 2019 di Rp. Namun, setelah itu mengalami penurunan bertahap hingga mencapai titik terendah pada tahun 2012, 2022 dan tahun 2023. Penurunan laba bersih ini mencerminkan akumulasi kerugian yang signifikan, yang menyebabkan berkurangnya nilai aset perusahaan dan mengidentifikasikan kondisi keuangan yang semakin melemah. Total asset mengalami fluktuatif, setelah terjadinya fluktuatif total asset pada PT. Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk, total asset kembali mengalami peningkatan secara bertahap dari tahun 2021-2023. Total hutang mengalami peningkatan sejak tahun 2012 sebesar Rp. Meskipun demikian, dari tahun 2015 hingga 2018, total utang terus Dari tahun 2019 hingga 2023, total utang PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk meningkat, setelah sempat turun pada tahun sebelumnya. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol. No. 2 September 2025 Pengaruh Return On Asset (ROA) dan Debt To Equity Ratio (DER) Terhadap Divided Payout Ratio (DPR) Pada PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk Juhana Safitri. Puji Muniarty. Mukhlis Apabila PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk masih memiliki utang, maka utang tersebut harus dibayar. Pada PT. Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk, indikator total ekuitas naik sebesar Rp32. 060 pada tahun 2015. Rp34. 014 pada tahun 2016. Rp34. 985 pada tahun 2017, dan Rp35. 253 pada tahun 2018. Namun, dari tahun 2021 hingga 2023, total ekuitas menurun secara bertahap. Dividen pada PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk mengalami pertumbuhan pada tahun 2012 sebesar Rp. 650, seiring berjalan nya waktu dividen kembali mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun 2014 - 2020 setelah itu dividen kembali mengalami penurunan secara bertahap pada tahun 2021 - 2023. Tinjaun Pustaka dan Pengembangan Hipotesis Return on Asset (ROA) Return on Asset (ROA) adalah Rasio yang digunakan untuk menilai efisiensi bisnis dalam mengubah asetnya menjadi laba. Bagi total aset dengan laba bersih untuk mendapatkan laba atas aset (ROA). Kasmir . menyatakan bahwa laba atas aset (ROA) yang lebih besar menunjukkan kapasitas perusahaan yang lebih unggul untuk mengubah asetnya menjadi laba. Karena profitabilitasnya yang kuat, perusahaan dengan laba atas aset yang tinggi sering kali lebih mampu membayar dividen. Adapun rumus untuk menentukan nilai Return On Asset (ROA) menurut Kasmir . adalah sebagai berikut: Laba Bersih ycIyceycycycycu ycCycu yaycycyceyc = x 100% Total Asset Tabel 2. Standar Kriteria ROA Standar Kriteria Baik <30% Kurang Baik Sumber Data: (Kasmir, 2. Debt to Equity Ratio (DER) Debt to Equity Ratio (DER) adalah Persentase yang menunjukkan kontras antara total utang dan ekuitas suatu bisnis. Untuk menentukan apakah utang atau ekuitas merupakan bagian yang lebih besar dari pembiayaan perusahaan, rasio ini dihitung. (Saputri. Aryasa. , & Linanda, 2. Menunjukkan bahwa DER yang tinggi dapat menjadi indikasi risiko keuangan yang lebih tinggi, yang pada gilirannya dapat membatasi kapasitas perusahaan untuk membayar dividen karena uangnya digunakan untuk melunasi utang. Menurut Kasmir . rumus mencari Debt To Equity Ratio dapat digunakan perbandingan antara : Total Hutang yayceycayc ycNycu yaycycycnycyc ycIycaycycnycu = x 100% Total Ekuitas Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol. No. 2 September 2025 Pengaruh Return On Asset (ROA) dan Debt To Equity Ratio (DER) Terhadap Divided Payout Ratio (DPR) Pada PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk Juhana Safitri. Puji Muniarty. Mukhlis Tabel 3. Stndar Kriteria DER Standar Kriteria < 90% Baik > 90% Kurang Baik Sumber data: Kasmir ( 2. Dividend Payout Ratio (DPR) Dividend Payout Ratio (DPR) adalah Persentase laba perusahaan yang digunakan untuk memberi penghargaan kepada pemegang sahamnya dengan Menurut (Ratnasari & Purnawati, 2. Profitabilitas, struktur modal, likuiditas, dan potensi pertumbuhan perusahaan merupakan faktor-faktor yang memengaruhi strategi pembagian dividennya. Perusahaan dengan rasio pembayaran dividen (DPR) yang tinggi menarik investor pendapatan pasif yang mencari dividen, tetapi mereka mungkin memiliki lebih sedikit modal untuk investasi lebih lanjut di kemudian hari. Menurut Kasmir . rumus mencari Debt To Equity Ratio dapat digunakan perbandingan antara : Dividen yaycnycycnyccyceycuycc ycEycaycycuycyc ycIycaycycnycu = x 100% Laba Bersih Pengaruh Return on Asset ( ROA) terhadap Dividend Payout Ratio (DPR) Menurut (Wahyuni & Hafiz, 2. bahwa AuPengembalian aset (ROA) yang lebih tinggi menunjukkan bahwa perusahaan memanfaatkan asetnya dengan artinya, perusahaan menghasilkan lebih banyak laba dengan jumlah aset yang sama, sementara ROA yang lebih rendah menunjukkan sebaliknya. Ay Menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh (Iswara, 2. Kami setuju dengan gagasan bahwa laba atas aset (ROA) berdampak positif dan signifikan terhadap rasio pembayaran dividen. Jika suatu bisnis memiliki Return On Asset (ROA) yang baik, artinya bisnis tersebut menguntungkan secara menyeluruh. Return On Asset (ROA) yang negatif menunjukkan bahwa semua aset perusahaan Pengaruh Debt to Equity Ratio ( DER) terdahap Dividend Payout Ratio ( DPR) Menurut Kasmir . AuMakin tinggi rasio ini, makin tinggi pula kemungkinan kegagalan perusahaan dan makin rendah profitabilitasnya. Di sisi lain, rasio yang lebih besar lebih disukai oleh bisnis. Sebaliknya, jika rasionya rendah, artinya pemilik menyediakan lebih banyak uang dan oleh karena itu peminjam memiliki penyangga yang lebih besar terhadap kerugian yang disebabkan oleh depresiasi aset. Latifah dan Pratiwi . menemukan bahwa rasio pembayaran dividen dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh rasio utang terhadap ekuitas (DER). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol. No. 2 September 2025 Pengaruh Return On Asset (ROA) dan Debt To Equity Ratio (DER) Terhadap Divided Payout Ratio (DPR) Pada PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk Juhana Safitri. Puji Muniarty. Mukhlis Pengaruh Return on Asset (ROA) dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap Dividend Payout Ratio (DPR) Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa ROA memiliki pengaruh positif terhadap DPR. Hal ini disebabkan perusahaan dengan profitabilitas tinggi lebih mampu membagikan dividen. Sementara itu. DER memiliki pengaruh negatif terhadap DPR, karena membayar bunga dan pokok utang menghabiskan anggaran perusahaan yang tidak proporsional ketika tingkat utang tinggi. (Tandelilin dalam Rani et al. , 2. Secara simultan. ROA dan DER dapat memengaruhi kebijakan dividen karena keduanya mencerminkan aspek kinerja keuangan yang saling berkaitan. Adapun hipotesis dalam penelitian ini sebagai H0 : 1 = 0, tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara Return on Asset terhadap Dividend Payout Ratio pada PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk. Ha : 2 O 0, terdapat pengaruh yang signifikan antara Return on Asset terhadap Dividend Payout Ratio pada PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk. H0 : 2 = 0, tidak terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial Debt to Equity ratio terhadap Dividend Payout Ratio pada PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk. Ha : 2 O 0, terdapat pengaruh yang sifnifikan secara parsial antara Debt to Equity ratio terhadap Dividend Payout Ratio pada PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk. H0 : 1 = 2 = 0, tidak terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara Return on Asset dan Debt to Equity Ratio terhadap Dividen Payout Ratio pada PT. Hanjaya Mandala sampoerna. Tbk. Ha : 2 O 2 = 0, terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara Return on Asset dan Debt to Equity Ratio terhadap Dividen Payout Ratio pada PT. Hanjaya Mandala sampoerna. Tbk. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan desain penelitian asosiatif, yang lebih maju daripada desain penelitian deskriptif dan komparatif dan bertujuan untuk membangun hubungan antara dua variabel atau lebih. (Sugiyono, 2. Dalam penelitian ini, akan mencari hubungan antara AuReturn on Asset (X. dan Debt to Equity Ratio (X. terhadap Dividend Payout Ratio (Y) pada PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. TbkAy. Peneliti mengumpulkan data tentang peristiwa sosial dan lingkungan yang terlihat menggunakan peralatan studi. Kutipan: Sugiyono . Tabel dalam laporan keuangan PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk yang mencakup tahun 2012Ae2023, termasuk rincian tentang dividen, total aset, total utang, total ekuitas, dan laba bersih, merupakan dasar penelitian ini. Semua individu dalam lingkup penelitian yang memenuhi syarat untuk berpartisipasi sebagai subjek penelitian dan memberikan data dianggap sebagai bagian dari populasi (Suriani, 2. Seluruh laporan keuangan PT. Hanjaya Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol. No. 2 September 2025 Pengaruh Return On Asset (ROA) dan Debt To Equity Ratio (DER) Terhadap Divided Payout Ratio (DPR) Pada PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk Juhana Safitri. Puji Muniarty. Mukhlis Mandala Sampoerna. Tbk . ari tahun 1990 hingga 2. merupakan populasi dalam penelitian ini. Menurut Sugiyono . , sampel dimaksudkan untuk mewakili keseluruhan populasi. Penelitian ini mengkaji data laporan keuangan PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk selama periode 12 tahun, dari tahun 2012 Data laporan laba rugi terdiri dari laba bersih, data neraca total aset, total utang, dan total ekuitas, serta data laporan arus kas dividen. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Menurut Sugiyono . , salah satu metode pengumpulan data adalah melalui penggunaan purposive Penelitian ini dilakukan pada resmi PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk yang beralamat di Jl. Rungkut Industri Raya No. Kali Rungkut. Kec. Rungkut. Surabaya. Jawa Timur 60293. Teknik pengumpulan data dokumentasi dan studi pustaka. Dokumnetasi merupakan teknik pengumpulan data mengacu pada serangkaian prosedur untuk mengumpulkan informasi dari sumber tekstual seperti buku, arsip, makalah, dan foto untuk mendukung penyelidikan akademis. (Sugiyono, 2. Laporan keuangan PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk tahun 2012Ae2022 yang tersedia di situs web perusahaan . digunakan sebagai referensi dalam penelitian ini. Studi pustaka adalah pendekatan pengumpulan informasi yang melibatkan penelaahan berbagai bentuk media cetak untuk menyusun kerangka teoritis (Arikunto, 2. Teknik analisis data menurut Sugiyono . Agar data mudah dipahami dan untuk menjelaskan hasilnya, prosedur analisis data adalah proses sistematis untuk mengatur, mengumpulkan, dan menganalisis data. Data ini mungkin berasal dari wawancara, catatan lapangan, atau sumber lain. Paket statistik SPSS, versi 26, digunakan untuk analisis dalam penelitian ini. Kami menggunakan metode berikut untuk menganalisis data: ROA, rasio D/E, rasio pembayaran dividen, uji asumsi klasik . utokorelasi, normalitas, heteroskedastisitas, multikolinearita. , regresi linier berganda, koefisien korelasi berganda, koefisien determinasi, dan pengujian hipotesis . ji T dan F). Pembahasan Analisis Return On Asset Tabel 4. Hasil penilaian Return On Assets Tahun ROA KETERANGAN Baik Baik Baik Kurang Baik Baik Kurang Baik Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol. No. 2 September 2025 Pengaruh Return On Asset (ROA) dan Debt To Equity Ratio (DER) Terhadap Divided Payout Ratio (DPR) Pada PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk Juhana Safitri. Puji Muniarty. Mukhlis Rata-rata Kurang Baik Kurang Baik Kurang Baik Kurang Baik Kurang Baik Kurang Baik Kurang Baik Sumber: Data sekunder diolah, 2025 Berdasarkan tabel 4 diatas dapat diketahui rata-rata Return on Asset pada PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk sebesar 26% dan nilai standarisasi dari Return on Asset dari tahun 2012-2023 dikatakan kurang baik. Kriteria atau tolok ukur yang dipakai adalah jika nilai pengembalian aset lebih dari 30% maka dinilai sangat baik, dan jika kurang dari 30% maka dinilai kurang baik. (Kasmir. Analisis Debt to Equity Ratio Tabel 5. Hasil penilaian Debt to Equity Ratio Tahun DER KETERANGAN Rata-rata kurang Baik Kurang Baik Kurang Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Kurang Baik Baik Baik Sumber: Data sekunder diolah, 2025 Berdasarkan tabel 5, terlihat bahwa PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk memiliki rata-rata rasio utang terhadap ekuitas sebesar 64%. Nilai standar rasio ini dari tahun 2012-2023 dinilai sangat baik. Rasio utang terhadap ekuitas sebesar 90% dianggap sebagai hal yang wajar dalam dunia bisnis (Kasmir, 2. Karena nilai DER > 90%, maka nilai DER tersebut dapat dikatakan kurang baik. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol. No. 2 September 2025 Pengaruh Return On Asset (ROA) dan Debt To Equity Ratio (DER) Terhadap Divided Payout Ratio (DPR) Pada PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk Juhana Safitri. Puji Muniarty. Mukhlis Analisis Dividend Payout Ratio Tabel 6. Hasil Penilain Dividend Payout Ratio Tahun DPR KETERANGAN Rata-rata Kurang Baik Kurang Baik Kurang Baik Kurang Bailk Kurang Baik Kurang Baik Kurang Baik Kurang Baik Kurang baik Kurang Baik Kurang Baik Baik Kurang Baik Sumber : Data sekunder diolah, 2025 Berdasarkan tabel 6 diatas dapat diketahui rata-rata Dividend Payout Ratio pada PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk sebesar 96% dan nilai standarisasi dari dividend payout ratio dari tahun 2012-2023 dikatakan kurang baik. Standar Industri. Menurut (Djarwanto dalam Sari & Amelia, 2. Besaran Dividend Payout Ratio pada rasio industri pada umumnya berkisar antara O 50% dapat dikatakan baik. Analisis Asumsi Klasik Uji Normalitas Tabel 7. Uji Normalitas Tabel 7. Uji Kolmogorov-Smirnov Satu Sampel, menunjukkan bahwa ketiga variabel yang dimaksud memenuhi kriteria distribusi normal . > 0,. : Return Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol. No. 2 September 2025 Pengaruh Return On Asset (ROA) dan Debt To Equity Ratio (DER) Terhadap Divided Payout Ratio (DPR) Pada PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk Juhana Safitri. Puji Muniarty. Mukhlis on Asset (X. Debt to Equity Ratio (X. , dan Dividend Payout Ratio (Y). Jadi, anggapan umum terpenuhi. Uji Heteroskedastisitas Gambar 2. Scatterplot Sumber data : Data diolah oleh SPSS V 26. Tidak ada bukti heteroskedastisitas dalam data penelitian, menurut uji SPSS. Kurangnya pola yang jelas dalam distribusi titik-titik dalam uji diagram sebar menunjukkan hal ini. Kurangnya heteroskedastisitas sangat meyakinkan. Uji Multikolinearitas Tabel 8. Uji Multikolineritas Coefficientsa Collinearity Statistics Model Tolerance VIF Return on Asset Debt to Equity Ratio Dependent Variable: Dividend Payout Ratio Sumber data : Data diolah oleh SPSS V 26. Tampaknya tidak ada multikolinearitas, mengingat variabel Return on Assets dan Debt to Equity Ratio memiliki nilai VIF masing-masing sebesar 1,038 dan 0,964. Nilai toleransi dan VIF lebih dari 0,01 tetapi kurang dari 10,00, seperti yang dapat dilihat dari sini. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol. No. 2 September 2025 Pengaruh Return On Asset (ROA) dan Debt To Equity Ratio (DER) Terhadap Divided Payout Ratio (DPR) Pada PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk Juhana Safitri. Puji Muniarty. Mukhlis Uji Autokorelasi Tabel 9. Uji Autokorelasi Model Summaryb Std. Error Mod Adjusted of the Durbinel Square R Square Estimate Watson Predictors: (Constan. Debt to Equity Ratio. Return on Asset Dependent Variable: Dividend Payout Ratio Sumber data : Data diolah oleh SPSS V 26. Temuan berikut dari SPSS menunjukkan nilai Durbin-Watson sebesar 1,901. Dengan n = 12 dan k = 2, kita dapat menemukan nilai DW dalam tabel sebesar 0,8122 untuk dL dan 1,5794 untuk dU. oleh karena itu, kita dapat menghitung 4dU sebesar 2,4206. Kita dapat menyimpulkan bahwa autokorelasi tidak ada berdasarkan kriteria di atas: dU < dW < 4 - dU = 1,5794 < 1,901 < 2,4206. Uji Regresi Linear Berganda Tabel 10. Uji Regresi Linear Berganda Coefficientsa Sta Coe Unstandardized ent Coefficients Std. Bet Model Error Sig. (Constan. Return on Asset Debt to Equity Ratio Dependent Variable: Dividend Payout Ratio Sumber data : Data diolah oleh SPSS V 26. Dari tabel diatas dapat disusun persamaan regresi linier berganda sebagai Y= 404. 909 ROA 0,082 DER Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol. No. 2 September 2025 Pengaruh Return On Asset (ROA) dan Debt To Equity Ratio (DER) Terhadap Divided Payout Ratio (DPR) Pada PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk Juhana Safitri. Puji Muniarty. Mukhlis Berdasarkan persamaan regresi diatas maka dapat dijelaskan sebagai Dengan ROA dan rasio D/E yang sama-sama ditetapkan pada angka nol, rasio pembayaran dividen (Y) naik sebesar 404. 497, yang merupakan nilai konstan yang perlu diperhatikan. Dengan asumsi semua variabel independen lainnya tetap konstan, rasio pembayaran dividen (Y) akan naik sebesar 1,909 jika laba atas aset (X. meningkat sebesar 1%, seperti yang ditunjukkan oleh nilai koefisien 1 = 1,909. Jika semua variabel independen lainnya tetap konstan, kenaikan 1% dalam Rasio Utang terhadap Ekuitas (X. akan menghasilkan peningkatan sebesar 0,082 dalam Rasio Pembayaran Dividen (Y) menurut nilai koefisien 2 = 0,082. Uji Uji Koefisien Determinasi dan Uji Koefisien Korelasi Uji Koefisien Korelasi Berdasarkan hasil pengolahan data yang disajikan di atas. Tabel 9 menunjukkan bahwa ROA, rasio D/E, dan rasio pembayaran dividen semuanya berkorelasi positif satu sama lain, dengan nilai sebesar 0,756. Hasil ini menunjukkan bahwa ROA, rasio utang terhadap ekuitas, dan rasio pembayaran dividen PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk semuanya saling berhubungan. Anda dapat menggunakan tabel berikut sebagai referensi untuk membantu Anda memahami kekuatan hubungan tersebut: Tabel 11. Tingkat Hubungan Koefisien Korelasi Sumber Data: Sugiyono . Return on Asset. Debt to Equity Ratio, dan Dividend Payout Ratio PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk berkorelasi kuat . =0,756, range=0,60-0,. Uji Determinasi Tabel 9 menunjukkan bahwa laba atas aset dan rasio utang terhadap ekuitas berdampak pada rasio pembayaran dividen PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk. Nilai R-kuadrat sebesar 0,571, atau 57,1%, yang diperoleh dari uji determinasi memungkinkan penggambaran dampak secara kuantitatif. Sisanya, 42,9%, dipengaruhi oleh faktor-faktor yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol. No. 2 September 2025 Pengaruh Return On Asset (ROA) dan Debt To Equity Ratio (DER) Terhadap Divided Payout Ratio (DPR) Pada PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk Juhana Safitri. Puji Muniarty. Mukhlis Uji Hipotesis Uji T Pengaruh Return on Asset terhadap Dividend Payout Ratio pada PT. Hanjaya Mandala. Tbk. Dividend Payout Ratio pada PT. Hanjaya Mandala. Tbk secara signifikan dipengaruhi oleh variabel Return on Asset, seperti yang terlihat pada tabel di Berdasarkan tingkat signifikansi 0,011 < 0,05 dan nilai T estimasi 3,189 > t tabel 1,833, maka dapat disimpulkan bahwa kedua variabel tersebut berhubungan secara signifikan. Dengan demikian (H0 ditolak dan Ha diterim. Pengembalian aset (ROA) yang lebih besar menunjukkan pengembalian modal yang diinvestasikan (DPR) yang lebih baik karena ROA mengungkapkan potensi laba bersih dari semua aset organisasi atau menggambarkan sejauh mana investasi aset organisasi menghasilkan laba. Laba yang lebih tinggi berarti ada peluang yang lebih besar untuk pembagian dividen atas laba. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh (Linawati & Amilin, 2. Hal ini membuktikan bahwa rasio pembayaran dividen berbanding lurus dengan laba atas aset. Lebih lanjut, penelitian kami menunjukkan korelasi yang kuat antara ROA dan DPR untuk perusahaan industri yang terdaftar di BEI dari tahun 2011 hingga 2015. Hasil penelitian ini bertentangan dengan hasil penelitian Gean Karlos Purba . yang gagal mendeteksi adanya korelasi antara laba atas aset dan rasio pembayaran dividen dalam penelitiannya. Pengaruh Debt to Equity Ratio terhadap Dividend Payout Ratio pada PT. Hanjaya Mandala. Tbk. Rasio utang terhadap ekuitas memiliki pengaruh yang kecil namun tidak signifikan terhadap rasio pembayaran dividen PT. Hanjaya Mandala. Tbk, seperti yang ditunjukkan pada tabel di atas. Dibandingkan dengan nilai t-tabel sebesar 1,833 dan tingkat signifikansi 0,490 yang keduanya lebih besar dari 0,05, nilai T variabel tersebut sebesar 0,720 lebih kecil. Dengan demikian (H0 diterima dan Ha ditola. Debt to Equity Ratio (DER) menunjukkan rasio utang jangka panjang terhadap ekuitas, semakin tinggi utang, semakin berat beban yang dipikul perusahaan karena beban utang. Karena pembayaran bunga dan pokok mengurangi pendapatan perusahaan, pembayaran dividen menjadi kurang penting seiring meningkatnya tingkat utang. Maka hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian (Linawati & Amilin, 2. Hal ini menetapkan bahwa rasio pembayaran dividen dan rasio utang terhadap ekuitas tidak memiliki hubungan yang berarti secara statistik. Di antara perusahaan industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia antara tahun 2011 dan 2015, penelitian ini menemukan korelasi yang kuat antara rasio pembayaran dividen dan rasio utang terhadap ekuitas. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol. No. 2 September 2025 Pengaruh Return On Asset (ROA) dan Debt To Equity Ratio (DER) Terhadap Divided Payout Ratio (DPR) Pada PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk Juhana Safitri. Puji Muniarty. Mukhlis Uji F Tabel 15. Uji F ANOVAa Sum of Mean Squares df Square 372 2 214643. Model Sig. Regressi Residual 322040. 878 9 35782. Total Dependent Variable: Dividend Payout Ratio Predictors: (Constan. Debt to Equity Ratio. Return on Asset Sumber data : Data diolah oleh SPSS V 26. Pengaruh Return on Asset dan Debt to Equity Ratio terhadap Dividend Payout Ratio pada PT. Hanjaya Mandala. Tbk. Nilai F hitung sebesar 5,999 dan nilai F tabel sebesar 4,26 . ,999 > 4,. menunjukkan tingkat signifikansi sebesar 0,022, yang lebih kecil dari yang telah ditetapkan sebelumnya yaitu 0,05. Dengan demikian, hipotesis ketiga adalah "Return on Asset dan Debt to Equity Ratio berpengaruh signifikan secara simultan terhadap Dividend Payout Ratio pada PT. Hanjaya Mandala. Tbk. Karena tingkat signifikansinya lebih kecil dari 0,05 . ,022 < 0,. , maka hipotesis ini didukung. Oleh karena itu, kita menerima Ha dan menolak H0. Jika digabungkan. ROA dan DER memberikan gambaran menyeluruh tentang kesehatan keuangan dan struktur modal bisnis. Setelah dikurangi komitmen utang, jumlah laba yang tersedia untuk pembagian dividen dipengaruhi oleh kombinasi keduanya. Hasil Penelitian ini bertolak belakang dengan hasil temuan dari (Kasmir & Jafkar, 2. , mengenai Net Profit Margin. Return On Asset. Debt to Equity Ratio secara simultan berpengaruh terhadap Dividend payout ratio. Simpulan Adapun kesimpulan dalam penelitian ini adalah dicapai dari analisis dan pembahasan data penelitian. Return on Asset terdapat pengaruh yang signifikan terhadap Dividend Payout Ratio pada PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk. Debt to Equty Ratio tidak terdapat pengaruh yang signifikan terhadap Dividend Payout Ratio pada PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk. Return on Asset dan Debt to Equty Ratio terdapat pengaruh yang signifikan terhadap Dividend Payout Ratio pada PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk. Peneliti dapat membuat rekomendasi berikut berdasarkan data yang disajikan di atas bagi para peneliti selanjutnya, penelitian selanjutnya diharapkan Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol. No. 2 September 2025 Pengaruh Return On Asset (ROA) dan Debt To Equity Ratio (DER) Terhadap Divided Payout Ratio (DPR) Pada PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk Juhana Safitri. Puji Muniarty. Mukhlis dapat melakukan penelitian dengan menambahkan variabel dan penambahan data laporan keuangan. Bagi pihak perusahaan, untuk PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Tbk lebih meningkatkan sumber dana, penjualan dan pengurangan hutang agar dapat meningkatkan nilai perusahaan. Daftar Pustaka