Jurnal Penabiblos. Vol 15 No 3 ISSN : 2086-6097-November 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen PERTUMBUHAN IMAN DAN PEMBENTUKAN GAYA HIDUP PEMUDA GKN GLORIA YOGYAKARTA MELALUI LOVE COMMUNITY Nevi Try Kasih Daeli. Eka Setyaadi. Andreas Jonathan Universitas Kristen Immanuel k@mail. id, eka_setyaadi@yahoo. com, andreas. jonathan@ukrim. Abstrack Christian youth are often highlighted for their lifestyle, one of which is the youth of GKN Gloria. In GKN Gloria, youth have a different lifestyle, outside the church, youth smoke, drinkalcohol, wear revealing clothes. Other things do not grow in faith because they still live in sin. The church provides Love Community, however, it is ineffective due to the absence of guidance material for coaching. This study aims to determine the factors that cause youth to have different lifestyles and the factors that cause them not to grow in faith. The method used is qualitative descriptive. The findings are that there are differences in lifestyle caused by the residential environment, the desire to enjoy life by living freely, fear of being ostracized and the cause of not growing is because of falling and rising in sin and not doing spiritual Based on the problems above. Love Community can be made effective, and the researcher proposes six spiritual coaching guidelines to realize the growth of faith and a lifestyle with integrity. Keywords: youth. growth of faith. and love community. Pendahuluan Pemuridan menurut Ronal W. Leigh adalah suatu proses yang dilakukan secara sengaja dimana seorang Kristen yang telah dewasa rohani memiliki tanggung jawab untuk membina orang Kristen lainnya baik secara langsung maupun tidak langsung dengan waktu yang konsisten sehingga bertumbuh menjadi orang Kristen yang dewasa. 1 Keefektifitasan sebuah kelompok pemuridan di dalam sebuah gereja sangat besar dan memiliki dampak yang dirasakan langsung oleh setiap jemaat. Pemuridan adalah harga mati dari seorang murid Yesus sebab seorang murid yang sejati harus menghasilkan murid yang lain bagi Yesus. dalam Alkitab Yesus memberi teladan pola pemuridan yang efektif. Rasul Paulus juga memuridkan. Timotius dan Titus yang kemudian pola pemuridan ini terus berlanjut hingga Ronal W Leigh. Melayani Dengan Efektif (Jakarta: BPK GUNUNG MULIA, 1. , 127 - 128. FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Vol 15 No 3 ISSN : 2086-6097-November 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen Salah satu segmen dalam gereja adalah kaum muda, yang juga dianggap sebagai generasi penerus. Pemuda sering disoroti dalam pertumbuhan iman maupun gaya hidupnya, baik di dalam maupun di luar gereja. Sebagian pemuda memiliki gaya hidup di dalam dan di luar gereja secara berbeda. Hal ini disebabkan oleh adanya pola pikir bahwa kehidupan di dalam dan diluar gereja itu tidak harus sama. Mereka berpikir bahwa jika mereka menerapkan gaya hidup yang sama antara di dalam dan di luar gereja, mereka akan ditolak oleh temantemannya. Dengan demikian, di dalam gereja mereka bertingkah laku selayaknya orang percaya tetapi di luar gereja mereka mengikuti gaya hidup atau trend dunia masa kini. Korintus 15 : 33 AuJanganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baikAy memberi peringatan yang sangat keras tentang pergaulan di dalam lingkungan yang buruk yang dapat merusak kebiasaan baik anak Tuhan. Kebenaran ini penting untuk dipahami oleh para Pemuda. Pemuda Kristen tidak boleh membiarkan dirinya terpengaruh dengan kebiasaan buruk hanya karena takut ditolak oleh teman-temannya. Gereja Kristen Nazarene Gloria Yogyakarta hampir separuh jemaatnya adalah Gereja menyediakan wadah pemuridan untuk menolong setiap jemaat dapat bertumbuh dengan baik, dinamai Love Community (LC). Setiap jemaat diwajibkan ikut dalam Love Community sesuai dengan umur dan tingkatan pendidikan. Keberadaan LC sangat menolong jemaat dalam hal pertumbuhan rohani. Namun demikian, masih ada pemuda yang AumenyimpangAy dari kebenaran Alkitab walaupun sudah masuk dalam kelompok LC dengan dilayani oleh seorang Leader LC yang sudah diperlengkapi dengan kualifikasi seorang leader Berdasarkan observasi yang dilakukan, penulis melihat adanya permasalahan yang terjadi di antara pemuda GKN Gloria sebagai berikut: Pertama, pemuda sering beranggapan bahwa gaya hidup tidak menentukan kualitas iman mereka sehingga tidak menjadi masalah jika mereka mengikuti perkembangan zaman yang ada. Gaya hidup yang diterapkan oleh pemuda GKN Gloria ketika di luar gereja antara lain merokok, minum minuman keras, taruhan di game online. Sedangkan para pemudi lebih bebas berpegangan tangan dengan pacar dan memakai pakaian yang sangat seksi/ terbuka. Kedua, masalah selanjutnya yang terjadi diantara pemuda GKN Gloria adalah tidak ada pertumbuhan iman, pertumbuhan iman menjadi terhambat karena masih adanya kecenderungan hidup tidak sesuai dengan kehendak Allah. Pemuda-pemudi GKN Gloria sering mengabaikan kehidupan rohani ditandai dengan menerapkan gaya hidup bebas dan tidak memperhatikan aspek-aspek yang mendukung pertumbuhan iman mereka melainkan cenderung melakukan hal-hal yang menghambat pertumbuhan iman. Pemuda sering tidak FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Vol 15 No 3 ISSN : 2086-6097-November 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen datang ibadah jika tidak mendapat jadwal pelayanan, gaya hidup tanpa aturan sudah menjadi kebiasaan pemuda-pemudi gereja yang mengakibatkan turunnya minat untuk terlibat Ketiga, penulis menemukan masalah di antara pemuda yaitu adanya perbedaan gaya hidup yang diterapkan dan tidak adanya pertumbuhan iman. Penulis melakukan observasi di Love Community dan memperoleh hasil bahwa tidak efektif karena pertemuannya yang seharusnya diselenggarakan duakali sebulan tidak berjalan dan menjadi terhambat karena tidak adanya panduan pengajaran yang dipakai untuk pertemuan Love Community, sehingga dalam pertemuan sering tidak ada pengajaran melainkan hanya pertemuan dan bercerita tentang kehidupan pribadi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan yaitu: Pertama, mengetahui penyebab perbedaan gaya hidup yang diterapkan oleh pemuda GKN Gloria di dalam dan di luar gereja. Kedua, mengetahui faktor-faktor penghambat dan pendukung pertumbuhan iman pemuda GKN Gloria sehingga menjadi terhambat. Ketiga, membuat panduan yang efektif untuk menolong pemuda pemudi GKN Gloria dalam pertumbuhan iman dan pembentukan gaya hidup yang berintegritas. Definisi Judul Penelitian Dalam penulisan karya ilmiah ini, penulis akan memaparkan tentang pertumbuhan iman, gaya hidup dan panduan pemuridan untuk menolong setiap pemuda bertumbuh dalam Di bagian ini, akan dipaparkan pengertian dari judul penulisan. Pengertian Pertumbuhan dan Iman Menurut KBBI pertumbuhan adalah hal . tumbuh, mengalami perkembangan dan kemajuan. Kata dasar pertumbuhan adalah tumbuh yang berarti timbul . , bertambah besar, sedang berkembang ke arah yang lebih besar atau dewasa. Sehingga, pertumbuhan dapat diartikan sebagai suatu keadaan yang mengalami perkembangan atau kemajuan kearah yang lebih besar. Kata Iman dalam bahasa Ibrani di dalam Perjanjian Lama adalah AyamanAy yang memiliki arti berpegang teguh terhadap keyakinan dan menetapkan hati untuk mempercayai sesuatu. Kata iman dalam bahasa Yunani Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI Versi online/daring. Di akses pukul 10:53, hari Jumat, 29 September 2023. FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Vol 15 No 3 ISSN : 2086-6097-November 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen adalah AypistisAy artinya rasa percaya kepada Allah. 3 Iman merupakan sebuah pengalaman dan perjumpaan dengan Allah sehingga membawa dampak atau perubahan dalam kehidupan Iman adalah kepercayaan kita kepada Yesus bahwa Ia adalah Jalan. Kebenaran dan Hidup. 4 Dapat ditarik sebuah arti bahwa iman adalah rasa percaya atau keyakinan kepada melalui perjumpaan dengan Allah dan menetapkan hati untuk berpegang teguh dan meyakini Allah dengan rasa percaya atau beriman. Ibrani 11:1 berbunyi: AyIman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Pengertian Pembentukan dan Gaya Hidup Kata pembentukan berasal dari kata AubentukAy artinya proses, cara, dan perbuatan membentuk sesuatu hal, seperti benda, barang atau manusia dengan bantuan pembentuk . 6 Pembentukan adalah tindakan yang dilakukan supaya seseorang mengalami Pembentukan terjadi karena adanya tujuan untuk mengubah sesuatu ke arah yang lebih baik. Gaya hidup dalam KBBI adalah pola tingkah laku sehari-hari sekelompok orang di dalam masyarakat, kebiasaan atau cara hidup yang diterapkan dalam kehidupan. 7 Gaya hidup berbicara tentang bagaimana seseorang mencerminkan dan mengekspresikan kepribadiaannya melalui cara berpakaian, sikap dan karakter, bagaimana ia bergaul dengan orang di lingkungan sosial. Gaya hidup terbentuk dari dua faktor yaitu eksternal dan interal, sehingga hal itulah yang akhirnya membentuk bagaimana gaya hidup orang tersebut. Dalam karya ilmiah ini penulis akan memaparkan bagaimana pembentukan itu mempengaruhi gaya hidup Telaah pustaka dituliskan sebagai sebuah kajian awal untuk memberikan sebuah validasi bahwa tesis ini dituliskan berdasarkan masalah yang ada dan belum pernah diteliti oleh penulis lain. Dengan dekimian, penulis memamparkan telaah pustaka tentang peranan pemuda di era sekarang ini dan menjadi bahan telaah pustaka dalam penelitian ini, penelitian Adri O. Matinahoruw yang berjudul AuPeran Pemuda Kristen Di Tengah Tantangan https://w. edu/34499279/PERTUMBUHAN_IMAN. Di akses pukul 11:07, hari Jumat, 29 September 2023. Anne Neufeld Rupp. Tumbuh-Kembang Bersama Anak, (Jakarta: Gunung Mulia, 2. , 4. LAI. Lembaga Alkitab Indonesia, (Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia, 2. , 313. Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI Versi online/daring. Di akses pukul 11. 00, hari Jumat, 29 September 2023. Ibid. Di akses pukul 12. 00, hari Jumat, 29 September 2023. FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Vol 15 No 3 ISSN : 2086-6097-November 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen Revolusi Industri 4. 0 (Analisa Naratif Terhadap Matius 5 : 13 Ae . Ay penelitian ini dilakukan dengan kategori kualitatif deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peranan pemuda Kristen di revolusi industri 4. Sedangkan yang menjadi hasil dari penelitian ini yaitu pemuda kristen adalah ia yang berani menempatkan dirinya di garda terdepan dalam mewujudkan kedamaian, kesejahteraan, keadilan, kebenaran, keutuhan ciptaan yang berdasarkan kasih. Dengan kata lain, pemuda Kristen harus menjadi pelopor terwujudnya "Shalom Allah" di tengah tantangan zaman ini. Ditengah revolusi industri 4. 0 pemuda kristen harus mampu berperan aktif dalam menyikapinya dengan cara menjadi garam dan terang di tengah tantang revolusi industri 4. dalam menyikapi tantang revolusi industri 4. 0 pemuda dituntut untuk meralisasikan 4 peran kecerdasan diantaranya: . Kontektual (Pikira. , . Emosional (Hat. , . Terinspirasi (Jiw. , dan . Fisik (Tubu. Perbedaan tesisnya adalah saya membahas tentang gaya hidup yang seharusnya bagi pemuda pemudi dan penelitian ini membahas tentang revolusi dan menjadi garam dan terang dunia. Metodologi Penelitian Metodologi penelitian adalah metode yang digunakan dalam sebuah penelitian, metodologi merupakan dasar penyusunan rancangan penelitian, dan juga memuat penjabaran dari metode ilmiah secara umum. 8 Secara umum, penelitian diartikan sebagai suatu proses pengumpulan dan analisis data yang dilakukan secara sisitematis dan logis untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu. 9 Metodologi penelitian dapat diartikan sebagai suatu studi tentang metode penelitian yang dapat digunakan sehingga menghasilkan pengetahuan baru. Jenis penelitian Penulis dalam penelitian ini akan mengunakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif ialah melihat suatu objek berdasarkan mutu contoh: pembangunan pendidikan harus memperhatikan baik segi kualitatif maupun segi kuantitatifnya. 11 Menurut Sugiyono penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang digunakan untuk meneliti suatu Seri Damarwanti. Buku Diktat: Panduan Penulisan Karya Tulis Ilmiah, (Yogyakarta: STTNI, 2. , 7. Nana Syaodih Sukmadinata. Metode Penelitian Pendidikan, (Bandung: Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia dengan PT REMAJA ROSDAKARYA, 2. , 5. Kris H. Timotius. Pengantar Metodologi penelitian, (Yogyakata: ANDI, 2. , 5. Tim Penyusun. Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Ke Tiga, (Jakarta: Balai Pustaka, 2. , 603. FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Vol 15 No 3 ISSN : 2086-6097-November 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen keadaan atau kondisi objek alamiah, sistem pengumpulan data menggunakan trigulasi yang cenderung data kualitatif, serta analisis yang bersifat induktif dan hasil penelitian yang bertujuan untuk memahami makna dan menemukan hipotesis. Metode pendekatan penelitian Pendekatan penelitian merupakan suatu proses penelitian dan pemahaman yang berlandaskan pada metode untuk menyelidiki dan menyingkapkan suatu permasalahan sosial yang di alami oleh manusia. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Metode pendekatan ini akan mengemukakan prosedur penelitian yang mana data yang dihasilkan berupa kata-kata yang tertulis, maupun secara lisan, tingkah laku yang diamati dari orang-orang yang menjadi objek penelitian. Dalam penelitian ini, penulis memilih objek atau tempat penelitian di Gereja Kristen Nazarene Gloria Yogyakarta. Yang beralamat di JL. Jenengan raya. Seturan. Sleman. Yogyakarta. Saya melakukan penelitian dimulai pada Oktober 2023-Juni 2024. Pemudapemudi yang aktif dalam pelayanan dan aktif dalam kegiatan kepemudaan. Dalam penelitian ini, penulis melakukan wawancara untuk memperoleh data dan mengadopsi teknik analisa data dari Miles dan Huberman. Dalam penelitian ini, yang menjadi infoman sebagai berikut: Nama Pemuda-Pemudi Gereja Kristen Nazarene Yogyakarta No. Nama Semester Jabatan pelayanan Lama Menjadi Jemaat Sem 8 Ketua Pemuda 3 tahun Sem 8 Leader Lc Pemuda 4 tahun Sem 8 Pemuda 2 tahun Sem 6 Pemudi 4 tahun Sem 2 Pemudi 1 tahun Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah observasi, wawancara dan Dalam tahap observasi, peneliti mengamati dan mendata hal-hal apa saja yang Jimatul Arrobi dkk. Metode Penelitian Bidang Pendidikan Pengenalan Software QSP NVIVO, (Sumatra Barat: Get Press Indonesia, 2. , 2 FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Vol 15 No 3 ISSN : 2086-6097-November 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen menjadi masalah dalam kepemudaan. Tahapan ini bisa menolong peneliti memperoleh datadata berupa faktor dan penyebab permasalahan yang ada. Selanjutnya tahapan wawancara yaitu peneliti mengajukan beberapa pertanyaan kepada informan untuk memperoleh data dan yang terakhir adalah tahapan dokumentasi atau mencatat semua dokumen dan mengumpulkan dokumen-dokumen yang bisa bermanfaat bagi penelitian ini. Teknik Analisa Data Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis kualitatif yaitu upaya yang dilakukan dengan cara menganalisis data, memilah-milahnya, mengelola, mencari dan menemukan pola. Teknik analisis data adalah suatu metode atau cara sebuah data menjadi informasi sehingga karaktersitik data tersebut menjadi mudah untuk menemukan dan juga bermanfaat untuk menemukan solusi permasalahan, yang terutama adalah masalah sebuah 13Setelah semua data sudah terkumpul maka sampai pada tahap menganalisis data Peneliti akan menjelaskan semua tahap mulai dari observasi sampai pada tahap memperoleh data, kemudia mereduksi dan sampai pada tahap triagulasi serta validitas data. Peneliti menggunakan teknik mengalisis Miles dan Huberman sesuai dengan bagai berikut ini: Diagram 3. Analisis Data Miles dan Huberman 14 Sumandi Suryabrata. Metodologi Penelitian (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2. , 38. Matthew B. Milles. Michael Huberman. Johnny Saldana. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook, (Jakarta. UI-Press, 2. , 84. FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . Jurnal Penabiblos. Vol 15 No 3 ISSN : 2086-6097-November 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen Hasil Wawancara Penyebab Perbedaan Gaya Hidup Pemuda-Pemudi GKN Gloria Gaya hidup dan kebiasaan Pemuda-pemudi Gloria di dalam gereja Berdoa setiap hari A Beribadah A Melayani dan Kunjungan A Tidak takut menunjukkan identitas diri A Memberi Teguran Gaya hidup dan kebiasaan Pemuda-pemudi Gloria di luar gereja A Malas berdoa dan beribadah A Kebiasaan gaya hidup bebas A Hidup tidak sesuai identitas diri Hidup dalam kebebasan . anpa aturan keta. Menerima perlakuan dikucilkan dan dibully Memilih tidak ke gereja Merasa Minoritas (Berbeda keyakina. Memilih hidup tidak sesuai identitas diri Faktor Pendukung dan Penghambat Pertumbuhan iman Faktor Pendukung Pertumbuhan iman Belum ada, karena tidak dikerjakan secara rutin dan konsisten Faktor Pedukung dan Penghambat Pertumbuhan iman Hidup dalam dosa Jauh dari Tuhan Tawaran dunia lebih menggiurkan Materi-materi Yang Efektif di love community Kristus adalah Tuhan dalam Seluruh Aspek Hidup Bergaul Akrab dengan Allah dan Firman-Nya Karakter Serupa dengan Kristus Tinggal dalam Komunitas Kristen Memiliki Hati untuk Terlibat Aktif Melayani Sesama Bersaksi Panduan Pembinaan Rohani di Love Community FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Vol 15 No 3 ISSN : 2086-6097-November 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen Hasil dan Pembahasan Pada tahap ini, peneliti memaparkan dan menyajikan hasil setelah melakukan observasi dan wawancara yang mendalam terhadap informan yang telah ditentukan untuk diambil data dan informasi tersebut dikumpulakan secara lisan maupun tulisan. Pertanyaan dalam tahap observasi dan wawancara mengenai bagaimana pertumbuhan iman dan pembentukan gaya hidup melalui love community membawa pengaruh bagi pemuda-pemudi Gloria. Penulis pada bagian ini akan menjabarkan dan menganalisa data-data yang diperoleh dari kelima informan dari pemuda-pemudi GKN Gloria Yogyakarta, sebagai berikut: Gaya Hidup dan Kebiasaan yang Diterapkan Pemuda GKN Gloria di dalam dan di luar Gereja Kebiasaan dan gaya hidup adalah sesuatu yang dilakukan setiap hari yang dinyatakan melalui tindakan, sikap dan pola hidup. Berdasarkan hasil wawancara, penulis mengetahui apa saja kebiasaan dan gaya hidup yang diterapkan oleh pemuda GKN Gloria baik di dalam dan diluar gereja, antara lain: Gaya Hidup dan Kebiasaan Pemuda-Pemudi GKN Gloria di dalam Gereja Menurut Benny Hutahayan. Gaya hidup adalah suatu perilaku yang diwujudnyatakan melalui aktivitas sehari-hari dalam bentuk tindakan, sikap, perkataan dan menjadi sebuah kebiasaan yang dilakukan setiap hari. 15 Hal ini berfokus terhadap kebiasaan yang dilakukan oleh seseorang sehingga menghasilkan sebuah tindakan dan hal itu dikenali sebagai gaya hidup. Kebiasaan dan gaya hidup itu terlihat dari bagaimana cara hidup individu tersebut menikmati hidup, berekspresi dan melakukan segala sesuatu sesuai dengan ciri Kebiasaan atau gaya hidup sangat erat dan dekat hubungannya dengan kepribadian karena gaya hidup merupakan perwujudan yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari dan setiap waktu. Hal ini menjadi sangat penting untuk dapat dipahami bersama bahwa gaya hidup dan kebiasaan itu melekat bahkan menyatu dalam diri seseorang. Orang percaya adalah orang-orang yang telah ditebus oleh Yesus dan tahu kebenaran, orang percaya diajarkan mana yang baik dan buruk. Melalui hal ini seharusnya gaya hidup orang percaya tidak sama dengan dunia ini karena sangat jelas dikatakan di dalam: Benny Hutahayan. Kepemimpinan dan Inovasi: Studi pada Pemuda Gereja, (Yogyakarta: CV Budi Utama, 2. , 52. FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Vol 15 No 3 ISSN : 2086-6097-November 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen Roma 12 : 2 AuJanganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. Ay16 Penulis telah melakukan wawancara kepada pemuda-pemudi Gloria Yogyakarta dan memperoleh data tentang tindakan dan sikap hidup seorang pemuda Kristen, kebiasaan dan gaya hidup seperti apa yang mereka lakukan setiap harinya sebagai berikut: Berdoa Setiap Hari Berdoa adalah sarana komunikasi manusia kepada Allah. Doa merupakan nafas bagi kehidupan orang percaya karena melalui doa, setiap orang sedang membangun sebuah hubungan yang dekat dengan Allah dan doa juga merupakan sebuah pernyataan bahwa setiap orang bergantung kepada Allah. Doa juga menjadi sarana dan waktu yang baik untuk membawa pergumulan dan ucapan syukur kepada Allah. Kehidupan doa yang benar adalah kehidupan doa yang dilakukan setiap hari sama seperti yang dilakukan oleh Yesus, doa yang kurang tepat adalah doa yang dilakukan hanya pada saat seseorang dalam sebuah masalah. Kesalahan yang sering dilakukan oleh orang percaya adalah berdoa dengan tekun pada saat mendapatkan ujian hidup, setiap hari datang bersujud dan berdoa tetapi pada saat hidup sedang difase semua baik kehidupan doa menjadi terlupakan. Doa bukan hanya sarana untuk menyampaikan pergumulan kepada Allah tetapi melalui doa setiap orang percaya menyampaikan ucapan syukur dan meminta perlindungan serta doa menunjukkan ketergantungan kita kepada Allah. Berdasarkan wawancara, informan FI menjawab bahwa setiap hari sebelum mengawali hari selalu memulai dengan doa. 18 Kehidupan doa menjadi salah satu gaya hidup yang diterapkan oleh informan FI, hal ini menunjukkan bahwa informan membutuhkan Tuhan sepanjang hari itu dan juga melalui doa informan menyampaikan keinginan dan harapannya. Sebagai orang yang percaya kepada Yesus, hal yang benar adalah menjadikan doa sebagai gaya hidup atau kebiasaan. Jika orang diluar Tuhan memulai harinya tanpa doa maka sebagai orang percaya seharusnya doa menjadi nafas bagi kehidupan sehingga pada saat tidak berdoa LAI. Lembaga Alkitab Indonesia, (Jakarta: LAI, 2. Alfius Areng Mutak. Pentingnya Formasi Spiritualitas Bagi Pendidikan Pembinaan Iman Warga Gereja, (Malang: Media Nusa Creative, 2. , 153. Hasil wawancara informan FI, di Pendopo Gereja - 28 Mei 2024. FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Vol 15 No 3 ISSN : 2086-6097-November 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen kita mengalami kesesakan dan saat itu akan berdoa untuk menarik nafas supaya kita tetap Beribadah Selain kehidupan doa, orang percaya juga perlu membangun hubungan yang intim dengan Allah melalui ibadah. Ibadah adalah ekspresi merendahkan diri dihadapan pencipta yang memegang otoritas utama kehidupan ciptaan. Salah satu disiplin rohani orang percaya adalah beribadah kepada Tuhan, menyembah Tuhan dan memfokuskan hati, pikiran hanya tertuju kepada Allah saja. Berdasarkan hasil wawancara, beribadah merupakan gaya hidup yang diterapkan oleh informan. Informan FI mengatakan bahwa teman-temannya sering membawa pengaruh yang buruk yaitu mengajak informan untuk tidak datang beribadah dan meminta informan untuk ikut bersenang-senang menikmati hidup dengan keluar jalan-jalan dan melakukan halhal yang menyenangkan diri mereka masing-masing. Jika seandainya informan Fi tidak menjadikan ibadah sebagai gaya hidup maka informan akan terpengaruh dan akan meninggalkan pertemuan ibadah. Ibrani 10:25 menuliskan bahwa: janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan ibadah seperti dibiasakan oleh beberapa orang. Ayat ini jelas dituliskan bahwa ada orang-orang yang menjauhkan diri dari pertemuan ibadah tetapi kita jangan menjadi salah satu dari orang-orang tersebut, sebaliknya yang dapat kita lakukan adalah menasehati mereka supaya beribadah dengan setia menjelang kedatangan Kristus. Jadikanlah ibadah sebagai gaya hidup sehingga tidak mudah untuk meninggalkan pertemuan ibadah jika ada yang mempengaruhi. Melayani dan Kunjungan Di dalam sebuah komunitas orang percaya segala sesuatu diatur oleh nilai-nilai Kekristenan yang menunjukkan identitas diri sebagai pengikut Kristus. Orang percaya memiliki ketetapan dalam semua hal bahkan dalam hal gaya hidup, setiap orang didorong untuk hidup sama seperti teladan yang telah diberikan oleh Kristus. Melayani adalah suatu sikap memberi hidup untuk dipakai demi kepentingan orang lain, memprioritaskan kebutuhan orang lain diatas kepentingan diri sendiri. Melayani merupakan sikap menghamba yang timbul dari kesadaran dan dorongan yang kuat dan mendalam dari dalam hati tanpa paksaan dari orang lain. Melayani dapat diartikan sebagai ekspresi mengabdikan diri kepada Tuhan FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Vol 15 No 3 ISSN : 2086-6097-November 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen sebagi bentuk tanggung jawab sebagai orang percaya yang telah diselamatkan. 19 Melayani adalah tanggung jawab setiap orang percaya, semua orang didorong untuk terlibat dalam Di GKN Gloria berdasarkan hasil wawancara dari kelima informan, semua jemaat terlibat melayani sesuai dengan karunia yang berbeda-beda. Gembala memberikan kesempatan kepada semua jemaat untuk terlibat melayani satu dengan yang lain. Berdasarkan hasil observasi, penulis melihat bahwa semua pelayan di GKN Gloria hampir semuanya secara keseluruhan adalah pemuda. Pelayanan di GKN Gloria tidak hanya berdiri di altar tetapi semua dibagi sesuai karunia, ada yang melayani di altar, dibawah altar, diakonia atau kunjungan dan dalam semuanya ini yang melakukan pelayanan ini adalah pemuda. Informan GA menyampaikan bahwa melayani dibagian pemerhati atau kunjungan bagi pemudi. Informan memiliki tugas untuk mengunjungi dan mendukung setiap jemaat khususnya pemudi untuk terlibat dalam ibadah dan memastikan bahwa pemudi juga dapat bertumbuh didalam iman. Melayani dan kunjungan sudah menjadi gaya hidup di GKN Gloria, sama seperti disampaikan oleh informan FI bahwa melayani pelayanan kunjungan salah satu pemuda hampir terhilang karena rokok dan kasus lainnya akhirnya kembali ke gereja dan hidupnya di ubahkan, semua hal ini di mulai dari pelayanan kunjungandan berhenti melakukan. Bahkan informan EA juga menyampaikan bahwa melayani pelayanan kunjungan informan merasa di dengarkan, dimotivasi dan didorong untuk terus bertumbuh di dalam iman. Pelayanan kunjungan ini memang benar adanya, penulis pada saat melakukan observasi, penulis melihat para pemuda berunding dan membicarakan akan pergi mengunjungi salah satu pemudi yang baru melakukan operasi di sebuah Rumah sakit. Bahkan penulis juga mendapatkan informasi dari salah satu pemudi di gereja yang bersaksi bahwa pemudi ini mendapatkan kunjungan dini hari karena sedang mengalami permasalahan. 21 Berdasarkan data ini, penulis menyimpulkan bahwa melayani dan pelayanan kunjungan telah menjadi gaya hidup atau habit yang ditanamkan di GKN Gloria kepada setiap jemaat. Rudi Darmoko & Paulus Winarto. Servant Leadership, (Semarang: CV. Sarana Gracia, 2. Hasil wawancara informan GA, di Pendopo Gereja - 29 Mei 2024. Hasil Observasi Ae Wawancara pemudi yang mendapatkan pelayanan kunjungan. FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Vol 15 No 3 ISSN : 2086-6097-November 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen Tidak Takut Menunjukkan Identitas Diri Hubungan dengan lingkungan sekitar menjadi aspek penting untuk dijaga dan Membangun hubungan yang sehat dengan lingkungan sekitar merupakan kemampuan dasar untuk memahami orang dengan perspektif yang terbuka. Kehidupan yang terbuka dengan lingkungan sekitar menambah wawasan dan pengetahuan yang luas serta belajar memahami setiap karakter dan perbedaan orang disekitar. Perbedaan yang ditemui setiap hari merupakan keunikan dan kebiasaan yang dimiliki oleh setiap individu. Sebagai makhluk sosial, seseorang tidak bisa memaksakan orang lain untuk memiliki gaya hidup yang sama dengan kepribadiannya melainkan harus berusaha memahami dan menerima perbedaan 22 Dalam pergaualan pemuda-pemudi Gloria Yogyakarta mengalami hal yang demikian, mereka hidup dengan keunikan dan gaya hidup masing-masing. Perbedaan gaya hidup bahkan diterapkan mereka sesuaikan dengan lingkungan mereka berada. Berdasarkan observasi dan wawancara, pemuda pemudi Gloria Yogyakarta menerapkan gaya hidup yang berbeda di gereja dan diluar gereja. Pemuda-pemudi cenderung malu menunjukkan identitas sebagai anak Tuhan, takut ditolak oleh lingkungan sekitar dan dianggap kurang update dengan perkembangan zaman sekarang ini. Penulis telah melakukan wawancara dengan informan dan mendapatkan data sebagai berikut: Informan AS mengatakan bahwa Aumenanamkan identitas diri sebagai orang percaya yang siap menderita ditengah-tengah dunia. Ay23 Identitas diri sebagai orang-orang percaya harus ditanamkan sejak dini. Pengenalan akan Tuhan dengan benar bisa menjadikan orang-orang percaya hidup dengan berani sesuai dengan firman-Nya. Setiap orang yang hidup didunia akan diuji dan dicobai hidupnya. Iblis dengan sangat bergairah mau menjatuhkan semua manusia supaya menjadi Tetapi hal ini bisa diatasi dengan hidup sesuai dengan kehendak Allah, menjauhi dosa, menjaga kekudusan hidup sebagai orang percaya. Jika nilai-nilai hidup ditanamkan maka individu akan dengan berani menolak menyesuaikan diri dengan lingkungan dan sebaliknya akan menjadi berkat bagi dunia. Cara menghadapi perbedaan gaya Erlita Mega. Memperkuat Kepercayaan Diri-Motivasi Meningkatkan Rasa Percaya Diri, (Yogyakarta: Cahaya Harapan, 2. , 40. Hasil wawancara informan AS, di Pendopo Gereja - 28 Mei 2024. FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Vol 15 No 3 ISSN : 2086-6097-November 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen hidup yang paling utama adalah mengenal identitas diri sebagai anak Allah, kemudian tidak memendam sendiri jika sedang mengalami kesulitan atau tantangan hidup tetapi membagikannya kepada kakak rohani untuk dipikirkan solusinya. Sedangkan menurut Informan F berpendapat bahwa: Kebiasaan dan Gaya hidup yang diterapkan seharusnya sama baik didalam maupun diluar gereja, pernah punya pengalaman menerapkan cara hidup yang berintegritas dikomunitas luar akibatnya adalah ditolak dengan cara tidak dilibatkan dalam banyak hal, sering dibully dan dikatakan sok alim. Hal ini membuat down tetapi setelah mencoba menghilangkan prinsip itu adanya penerimaan oleh teman-teman tetapi beerdampak pada hubungan dengan Tuhan. Kompromi dengan dunia dan berusaha memisahkan kebiasaan mana yang digereja dan diluar menjadikan seseorang menjadi orang lain. Di zaman sekarang ini, orang dengan sangat mudah ditolak jika dianggap tidak sefrekuensi ditambah kehidupan sebagai anak-anak Tuhan dengan nilai-nilai yang kita miliki tetap dipegang. Kehidupan yang penuh kompromi dengan Tuhan itu sama halnya dengan mendukakan hati Tuhan. Jadi kebiasaan yang saya terapkan untuk sekarang sama dengan konsekuensi dijauhi oleh teman-teman. Berdasarkan hasil wawancara dengan informan F, penulis melihat ada perbedaan dari beberapa informan yang lain yaitu informan ini pernah mencoba untuk hidup sebagai anak Tuhan dan juga pernah menyesuaikan diri. Kebiasaan atau gaya hidup sebagai anak Tuhan sangat terlihat dengan jelas jika berada dilingkungan yang berbeda, seperti prinsip tidak boleh memakai AI dalam penyelesaian tugas, nitip absen dan banyak hal yang lain. Kebiasaan yang dilakukan adalah memberitahukan hal ini kepada dosen, oleh karena itu teman-teman akhirnya membenci bahkan menolak keberadaan informan. Informan berusaha hidup seperti apa yang disampaikan oleh kebenaran firman Tuhan tetapi pada prakteknya ditolak oleh orang-orang yang tidak mengenal Tuhan. Dalam hasil wawancara juga informan menyampaikan bahwa pernah mencoba untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan dimana berkuliah dengan kebiasaan dan gaya hidup dilingkungan itu, informan diterima oleh temantemannya berbeda dari sebelumnya. Hasil wawancara informan FI, di Pendopo Gereja - 28 Mei 2024. FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Vol 15 No 3 ISSN : 2086-6097-November 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen Memberi Teguran Kebiasaan atau kecenderungan seseorang dalam mengekspresikan diri merupakan cara orang tersebut menikmati kehidupannya. Individu dalam mengekspresikan diri tidak dapat dibatasi oleh orang lain karena dengan cara seperti itulah seseorang berusaha menunjukkan jati diri yang sesungguhnya. Informan FI mengatakan bahwa tidak boleh menghakimi gaya hidup seseorang walaupun hal itu sesuatu yang salah, tetapi yang diperlu dilakukan adalah memberikan teladan hidup bagi orang tersebut. Sebagai orang percaya kita memiliki nilai-nilai yaitu hidup sesuai dengan firman Tuhan, hidup dalam kekudusan, hidup sebagai kesaksian, menjadi teladan dalam hal kejujuran. 25 Melalui hal demikian biarlah orang yang memiliki gaya hidup yang berbeda itu melihat dan menyadari bahwa gaya hidupnya berbeda dari semestinya. Hal penting yang perlu diperhatikan bahwa mengubah gaya hidup seseorang tidaklah instan tetapi butuh waktu dan proses yang lama. Selain memberikan teladan hidup, hal lain yang dapat dilakukan adalah menegur atau mengingatkan tetapi harus berdasarkan kasih dan membawa damai bagi individu yang bersangkutan supaya tidak mengalami kekagetan dan mengakibatkan individu menolak hal tersebut. Yesus telah memberikan teladan bahwa jangan langsung menilai sesuatu atau seseorang berdasarkan apa yang dilihat oleh mata. Belajar membiasakan diri dengan melihat sesuatu dari sudut pandang Allah dan apa yang hendak mau Allah sampaikan melalui hal itu. Kehidupan yang bertumbuh ditandai juga dengan tidak mudahnya menghakimi/menghambat orang lain dengan memaksakan bahwa apa yang kita pikirkan dan lakukan itulah Berdasarkan hasil wawancara penulis mendapatkan data bahwa pemuda di GKN Gloria memiliki kebiasaan atau gaya hidup tidak mau menghakimi orang lain tetapi sebaliknya yaitu mengingatkan seseroang jika hal itu sesuatu yang salah. Informan AS mengatakan bahwa orang-orang diciptakan dengan keunikan dan perbedaan masing-masing dengan demikian jangan menghakimi seseorang jika melakukan sesuatu hal yang salah atau menerapkan gaya hidup yang bertentangan dengan kepercayaan yang diyakini. Sebagai orang yang sudah mengenal Tuhan yang dapat dilakukan adalah mengingatkan dan menegur dengan kasih bukan dengan amarah dan kekerasan. Benny Hutahayan mengatakan bahwa kehidupan seseorang dapat diubahkan melalui gaya hidup Hasil wawancara informan FI, di Pendopo Gereja - 28 Mei 2024. FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Edisi ke-29 Vol 15 No 4 ISSN : 2086-6097-July 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen yang dibaharui oleh Roh Kudus agar lama yang diganti dengan yang baru (Rm. Jangan menghakimi tetapi mengingatkan jika itu hal yang salah, selebihnya biarkan Roh Kudus yang bekerja atas orang tersebut. Jadikanlah gaya hidup untuk tidak menghakimi orang lain tetapi mengingatkan dan menegur dengan didasari oleh kasih. Gaya Hidup dan Kebiasaan Pemuda-Pemudi GKN Gloria di Luar Gereja Dalam hal ini, peneliti berusaha menyampaikan atau menggali informasi bagaimana kebiasaan dan gaya hidup pemuda-pemudi sehari-hari. Berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa informan, terciptanya kebiasaan atau gaya hidup dilatarbelakangi dari lingkungan dimana pemuda itu tinggal dan berkuliah serta lingkungan gereja dimana pemuda itu beribadah. Hasil ini diperoleh dari observasi di gereja dan juga hasil dari wawancara. Menurut Informan yang telah diwawancarai, kebiasaan atau gaya hidup dipengaruhi dengan signifikan dimana pemuda itu tinggal dan lingkaran pertemanan. Pemuda-pemudi GKN Gloria adalah anak-anak dari berbagai daerah yang datang ke Yogyakarta untuk menempuh studi diberbagai kampus yang ada. Jadi kehidupan mereka diwarnai dengan pergaulan dengan teman-teman dilingkungan kampus dimana mereka menempuh studi. Salah satu contohnya adalah Informan EA menemui banyak orang dengan sikap dan karakter yang berbeda-beda dari kampus. Faktor adanya perbedaan gaya hidup yang diterapkan disebabkan oleh perbedaan suku, budaya, keyakinan dan tujuan hidup sehingga membawa pengaruh bagi informan. Ada beberapa orang datang hanya fokus kuliah tanpa mau datang ibadah, ada juga yang datang memprioritaskan Tuhan dan kuliah nomor kesekian, ada juga orang datang kuliah tetapi sambil menikmati kebebasan karena jauh dari orangtua. Hal ini yang membawa pengaruh bagi informan, informan sering di ajak hangout oleh temantemannya dan tidak bisa menolak karena akan dikucilkan jika tidak ikut, hanya satu pilihan yaitu ikut terlibat dengan segala aktivitas dan kebiasaan yang diterapkan oleh teman-teman. Malas Berdoa dan Malas Beribadah Dunia semakin mengalami perubahan, perubahan ini membawa banyak orang sehingga memiliki kebiasan untuk hidup modern sesuai dengan perkembangannya. Dunia sudah berubah dan mampu membawa perubahan yang menawarkan kesenangan dan kenikmatan yang membuat seseorang lupa kepada Tuhan. Rasul Paulus dalam 1 Tesalonika Benny Hutahayan. Kepemimpinan dan Inovasi: Studi pada Pemuda Gereja, (Yogyakarta: CV Budi Utama, 2. , 53. FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Edisi ke-29 Vol 15 No 4 ISSN : 2086-6097-July 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen menuliskan bahwa ujilah segala sesuatu, semua hal yang datang perlu diuji tidak boleh langsung diterima tanpa melewati proses itu. Hal ini perlu dilakukan untuk memastikan bahwa hal itu sesuatu yang benar dan sesuai dengan kehendak Tuhan bukan sesuatu yang mendatangkan dukacita. Benny Hutahayan juga mengemukakan bahwa Gaya hidup seseorang dipengaruhi oleh sikap individu dalam mengimplementasikan dan merealisasikan diri. Dalam kehidupan sekarang ini akan menemui orang-orang dengan gaya hidup berbeda baik dilingkungan gereja maupun diluar itu semua terbentuk oleh karena penyesuaian diri dengan lingkungan dan bagaimana individu merealisasikan dirinya dengan sekitarnya. Berdasarkan hasil wawancara dengan informan ER, informan mengatakan bahwa beberapa waktu belakangan ini informan mala datang beribadah atau dalam pengertian lain tidak datang beribadah karena berkumpul bersama dengan teman-teman. Di hari minggu biasanya mengambil waktu untuk pergi liburan sehingga mengakibatkan informan sudah jarang datang beribadah. 28 Gaya hidup yang demikian merusak kebiasaan untuk datang Kemudian informan ER juga menyampaikan selain tidak datang beribadah, berdoa juga jarang dilakukan setiap hari bahkan hampir tidak berdoa setiap harinya, kecenderungan untuk malas berdoa sudah menjadi gaya hidup dari informan ER. Selain informan ER, informan As juga mengatakan bahwa selalu memulai hari tanpa berdoa. Biasanya informan akan bangun dan langsung beraktivitas tanpa berdoa terlebih dahulu. Kedua informan ini dengan jelas menyampaikan bahwa gaya hidup yan diterapkan saya ini adalah kebiasaan untuk tidak berdoa, sedangkan informan ER selain tidak berdoa juga tidak datang ke gereja melainkan pergi liburan bersama teman-temannya. Kebiasaan Gaya Hidup Bebas Pertentangan yang terjadi adalah tentang tujuan hidup dan penyesuaian diri. Mereka memiliki tujuan hidup hanya untuk bersenang-senang tidak memikirkan konsekuensi dari apa yang mereka kerjakan saat ini. Semua yang dilakukan saat ini adalah bagaimana caranya memuaskan diri dengan hal-hal duniawi. Hal ini yang menunjukkan perbedaan antara orang percaya dan belum percaya yaitu kebiasaan untuk menikmati hidup dengan kehidupan Benny Hutahayan. Kepemimpinan dan Inovasi: Studi pada Pemuda Gereja, (Yogyakarta: CV Budi Utama, 2. , 54. Hasil wawancara informan ER, di Pendopo Gereja - 29 Mei 2024. FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Edisi ke-29 Vol 15 No 4 ISSN : 2086-6097-July 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen yang bebas tanpa memperhatikan nilai-nilai Kekristenan. 29 Dengan demikian dapat dipahami bahwa lingkungan memang membawa dampak bagi pembentukan gaya hidup dan gereja juga memiliki nilai-nilai yang perlu dilakukan oleh setiap orang percaya. Oleh sebab itu yang seharusnya adalah orang percaya yang memberikan pengaruh kepada lingkungan bukan dipengaruhi oleh lingkungan yang ada. Berdasarkan hasil wawancara dengan informan EA, informan menyampaikan demikian bahwa sebagai seorang anak kuliahan, lebih banyak bergaul dengan teman-teman Kebiasaan, sikap dan karakter yang bermacam-macam ditemui setiap harinya, baik dalam hal berbicara, berpakaian, bergaul dan bahkan dalam hal mengambil sebuah keputusan. Setiap hari menemukan banyak teman-teman yang merokok, hidup dengan bebas tanpa peduli dengan konsekuesi dari setiap tindakan yang ada. Tinggal dilingkungan seperti ini, hal ini membawa dampak yang akhirnya membuat informan terkadang terbawa suasana jika sedang lemah dalam iman akhirya mengikuti kebiasaan sama seperti teman-temannya. 30 Di dalam Alkitab sangat jelas dituliskan bahwa pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik, hal ini juga terjadi bagi kehidupan informan EA dimana lingkaran pertemanan yang dimiliki membawa dampak yang buruk bagi kehidupannya. Kebiasaan dan gaya hidup yang bebas menjadi bagian dalam kehidupannya karena kompromi dengan teman-teman yang memiliki gaya hidup seperti demikian. Selain informan EA, penulis juga mendapatkan data dari hasil wawancara dari informan ER yang memiliki gaya hidup bebas dengan teman-temannya. Salah satu gaya hidup yang dilakukan saat ini adalah merokok karena terbawa arus dan sudah menikmati gaya hidup Kebiasaan merokok dan gaya hidup bebas sudah menjadi kebiasaan dalam komunitas saat ini sehingga hal tersebut mewarnai kehidupan informan ER. Kehidupan di zaman sekarang penolakakn dan intimidasi menjadi kebiasaan buruk dan membawa dampak kerusakan mental, moral dan kepercayaan diri seseorang. Hal ini juga dialami oleh Informan ER, informan tidak berani hidup sebagai orang percaya dan mengakibatkan informan akhirnya menyesuaikan diri bahkan sampai merokok dan memiliki kehidupan gaya hidup bebas. Hal ini informan sadari tetapi susah untuk berhenti karena akan dikucilkan oleh teman-temannya. Florens Maxi Un Bria. Senator Pembawa Berkat, (Kupang: Caritas Publishing House Indonesia Centrum, 2. , 139. Hasil wawancara informan EA, di Pendopo Gereja - 30 Mei 2024. FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Edisi ke-29 Vol 15 No 4 ISSN : 2086-6097-July 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen Nilai-nilai hidup menjadi hilang karena adanya penolakan dari lingkungan, kehidupan rohani melemah karena intimidasi yang ada. Hidup Tidak Sesuai Identitas Diri Menikmati perbedaan gaya hidup dan tidak berani menerobos dan menyatakan bahwa hal itu sebagai sebuah kebiasaan yang salah. Tidak sedikit juga orang memilih untuk menyesuaikan diri dengan hal ini dengan alasan tidak mau ditolak oleh orang-orang Penyesuaian ini membawa dampak lain ialah lupa akan identitas diri dan kebiasaan apa yang seharusnya dilakukan sebagai orang percaya. Hidup bebas tidak menjadi kebiasaan dan gaya hidup orang percaya melainkan bersaksi, hidup takut akan Tuhan dan hidup dengan tidak merusak diri demi menyesuaikan dengan orang disekitar. Terbuka dengan perbedaan gaya hidup tidak menjadi sebuah masalah jika tidak menyesuaikan diri, semua orang diajarkan untuk hidup toleransi dan menghargai satu dengan yang lain tetapi tidak dengan pengertian kita menyesuaikan diri dengan perbedaan tersebut apalagi hal-hal itu sesuatu yang menyimpang dari nilai hidup kita sebagai orang percaya. Berdasarkan hasil wawancara dari informan GA, dapat dipahami bahwa yang menjadi latar belakang gaya hidup dan kebiasaan yang diterapkan oleh pemuda-pemudi disebabkan oleh faktor dimana mereka tinggal saat ini yaitu lingkungan kost. Lingkungan itu terdiri dari orang-orang yang tidak mengenal Tuhan dan sering berkata-kata kotor setiap hari yang pada akhirnya mempengaruhi mereka untuk mengucapkan hal yang sama. Pengaruh tempat tinggal menjadi aspek penting karena mereka bisa berada dikost hampir 12 jam setiap Selain daripada itu yang menjadi faktor lain ialah lingkungan kampus, dilingkungan ini mereka mempunyai teman-teman yang setiap hari kecuali hari minggu tidak ditemui. Kebiasaan teman-temannya membawa pengaruh yaitu cara berbicara, bersosial maupun cara Lingkungan ini akan menghakimi mereka jika seandainya tidak diikuti bahwa akan dijauhi. Sedangkan dilingkungan gereja dituntut menjadi anak yang hidup sesuai dengan nilai-nilai Kekristenan, bagaimana mereka harus menjadi teladan, hidup sesuai dengan firman. Hal inilah yang menjadi kebiasaan atau gaya hidup pemuda yang pada akhirnya berbeda. Dalam klub ini kita tidak bisa menunjukkan asli identitas sebagai orang percaya karena sebagai minoritas dan yang tidak bisa menyesuaikan diri dengan aturan yang telah ditetapkan maka akan dikeluarkan dari klub ini. Hasil wawancara informan ER, di Pendopo Gereja - 29 Mei 2024. FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Edisi ke-29 Vol 15 No 4 ISSN : 2086-6097-July 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen Berdasarkan hasil wawancara dari informan ER, dapat dipahami bahwa kebiasaan atau gaya hidup yang diterapkan disebabkan oleh lingkungan dimana mereka berkomunitas. Jika mereka tetap hidup sebagai orang percaya yang memiliki prinsip maka akan ditolak oleh komunitas dimana mereka berada, sedangkan komunitas ini berisikan teman-teman dekat yang saling support walaupun gaya hidup yang diterapkan berbeda dari Kekristenan. Perbedaan yang ada sering membuat dilema menjadi hal yang prinsip karena orang-orang ini yang ditemui setiap hari, jika mengambil keputusan keluar maka mereka tidak memiliki komunitas diluar dan dianggap anak kurang pergaulan. Penyesuaian yang dilakukan oleh informan ada batasannya yaitu bisa membedakan mana yang seharusnya dan tidak, selain daripada itu juga kebiasaan yang biasanya dilakukan diluar gereja tidak akan dibawa ke dalam Berdasarkan wawancara informan ER menjawab bahwa pertentangan dan perbedaan yang ada berkaitan dengan nilai yang terkandung dalam tujuan hidup yang akhirnya membawa mereka menyesuaikan diri dengan lingkungan tersebut. Informan memberikan jawaban bahwa kehidupan yang dijalani oleh orang-orang disekitarnya adalah kehidupan yang hanya bersifat sementara dan menyenangkan diri sendiri, mengapa menjawab demikian karena segala sesuatu yang dikerjakan hanya untuk kesenangan diri sendiri walaupun hal itu sebenarnya bertentangan dengan moral dan karakter hidup orang percaya. Informan ER mengatakan bahwa hal ini sudah biasa ditemui dilingkungan tempat tinggal dan tidak menutup kemungkinan bahwa pernah melakukan dan mengikuti kebiasaan atau gaya hidup seperti itu. Menurut Florens Maxi mengemukakan pendapatnya betapa besar lingkungan membawa dampak bagi kehidupan seorang individu. Florens mengatakan bahwa lingkungan adalah wadah dan individu itu diumpakan sebagai air, jika air dimasukkan ke dalam sebuah wadah maka bentuknya akan menyesuaikan dengan wadah tersebut. Demikian halnya dengan kehidupan manusia dimana lingkungan akan membentuk manusia dengan sedemikian rupa karena hal itulah yang menjadi wadah bagi setiap individu. Setelah menyampaikan demikian Florens memberikan pengarahan bahwa seharusnya sebagai orang percaya yang telah ditebus berbeda dengan kebiasaan atau sikap hidup orang yang belum mengenal Tuhan. Perbedaannya ialah orang percayalah yang membawa dampak dan pengaruh bagi lingkungan tempat tinggal, memberikan contoh keteladan hidup yang seharusnya, menjadi berkat dan memberitakan nama Yesus bagi lingkungan tersebut. Hasil wawancara informan ER, di Pendopo Gereja - 29 Mei 2024. FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Edisi ke-29 Vol 15 No 4 ISSN : 2086-6097-July 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen Penyebab Perbedaan Gaya Hidup Pemuda-Pemudi GKN Gloria Berdasarkan hasil wawancara, penulis menemukan penyebab mengapa terjadi perbedaan gaya hidup di dalam dan diluar gereja. Penyebab perbedaannya sebagai berikut: Hidup dalam Kebebasan (Tanpa Aturan Keta. Setiap orang memiliki cara tersendiri untuk mengekspresikan diri dan menikmati Ekspresi diri dan cara menikmati hidup itulah yang membentuk kebiasaan dan gaya hidup setiap individu. Benny hutahayan menyampaikan bahwa kebiasaan seseorang tercipta berdasarkan bagaimana individu merealisasikan atau mengimplementasikan dirinya terhadap lingkungan tempat tinggal. 33 Berdasarkan wawancara pemuda GKN Gloria dalam kehidupan sehari-hari merealisasikan atau mewujudnyatakan gaya hidup mereka dengan menikmati hidup dengan bebas tanpa aturan, informan ER menyatakan bahwa kesehariannya dihabiskan untuk menikmati hidup dengan pergi traveling dan melakukan hal-hal yang menyenangkan dengan nongkrong di kafe. 34 Kehidupan seperti ini dinyatakan sebagai bukti menikmati hidup dengan bebas bahkan kompromi dengan merusak bait Allah dengan merokok dan minum. Sebagai anak Tuhan seharusnya gaya hidup seperti ini tidak dimiliki. Merealisasikan dan mengimplementasikan diri sebagai anak Tuhan seharusnya dengan cara menyatakannya dengan hidup sesuai dengan nilai identitas diri. Pentingnya pemuda untuk memaknai hidup sesuai dengan semestinya, menikmati hidup tidak hanya dengan cara merusak diri sendiri tetapi menikmati hidup dapat dilakukan dengan meningkatkan nilai diri. Perkembangan zaman ini sangat mengerikan bagi pemuda yang tidak bisa menguasai atau mengendalikan dirinya sebab akan terjerumus ke dalam hal-hal yang tidak baik. Informan EA juga menyampaikan bahwa pergaulan dengan teman-teman menjadikan informan mengikuti kebiasaan yang tidak baik seperti pulang larut malam dan memakai pakaian terbuka sehingga informan mendapat julukan sebagai orang yang tidak Pernyataan dari Benny Hutahayan jika dipahami dengan benar maka kebiasaan menikmati hidup dengan bebas tidak akan terjadi sebab itu semua berasal dari diri sendiri yang mau merealisasikan dan mengimplementasikan diri sesuai dengan kebiasaan yang dilakukan oleh lingkungan sendiri. Benny Hutahayan. Kepemimpinan dan Inovasi: Studi pada Pemuda Gereja, (Yogyakarta: CV Budi Utama, 2. , 51 - 54. Hasil wawancara informan ER, di Pendopo Gereja - 29 Mei 2024. FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Edisi ke-29 Vol 15 No 4 ISSN : 2086-6097-July 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen Menerima Perlakuan Dikucilkan Dan Dibully Berdasarkan hasil wawancara, informan AS menyampaikan bahwa penyesuaian kebiasaan dan gaya hidup menjadi salah satu strategi supaya memiliki banyak teman. Penyesuaian ini juga didasarkan karena anak rantau yang belum mengenal siapapun, jika datang tanpa menyesuaikan diri dengan kebiasan orang disekitar maka akan ditolak dan 35 Penyesuaian ini berlangsung cukup lama dan informan mendapatkan banyak teman salah satunya adalah teman yang pada akhirnya membawa ke gereja untuk beribadah. Kebiasaan dan gaya hidup masih bisa dikompromikan yang penting tidak terbawa arus bahkan jika harus terbawa harus segera berbalik. Tetapi setelah datang ke gereja, muncul kesadaran bahwa gaya hidup hidup yang bebas seharusnya tidak dilakukan yaitu kebiasaan keluar malam, bertemu dengan orang-orang yang merokok dan memiliki kebiasaan buruk Adanya ketakutan terpengaruh oleh gaya hidup yang terlalu bebas maka mengambil sebuah keputusan untuk menolak hal-hal yang bertentangan dengan nilai diri dan yang terjadi adalah tidak memiliki teman bahkan tidak dianggap. Dengan cara menyesuaikan diri dengan lingkungan dimana informan tinggal memecahkan masalah ditolak oleh teman-teman tetapi membuat masalah baru yaitu hidup tidak sesuai dengan firman Tuhan. Benny Hutahayan mengatakan bahwa gaya hidup pemuda dipengaruhi oleh situasi atau masalah yang ada, sehingga membawa mereka kepada penyelesaian instan tanpa memikirkan dampak dari solusi yang diciptakan. Informan AS melakukan hal demikian. Informan menyelesaikan masalah pertemanan dengan menyesuaikan diri dengan kebiasaan dan gaya hidup teman-temannya walaupun itu hal yang merusak Setiap orang dalam menyelesaikan masalah seharusnya memikirkan dampak dari solusi masalah itu, solusi seharusnya tidak bersifat sementara lalu menimbulkan masalah yang Perlu diperhatikan bahwa dunia boleh menolak anak-anak Tuhan karena terang dan gelap tidak dapat disatukan, selain itu bukan dunia yang memberikan pengaruh kepada anak Tuhan tetapi sebaliknya kita yang memberikan pengaruh atau dampak positif bagi lingkungan tempat tinggal. Informan FI dalam lingkaran pertemanan khususnya dikampus menerima perlakuan yang kadang membuat informan datang untuk berkuliah. Pada satu moment informan diajak keluar untuk nongkrong tetapi informan ada jadwal pelayanan di gereja, yang terjadi adalah informan memilih untuk pelayanan tetapi dampak dari pilihannya itu adalah Hasil wawancara informan AS, di Pendopo Gereja - 28 Mei 2024. FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Edisi ke-29 Vol 15 No 4 ISSN : 2086-6097-July 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen informan di jauhi bahkan dikucilkan serta mendapat perlakuan dibully karena memilih pelayanan daripada teman-teman. Perlakuan pengucilan dan pembullyan sering terjadi di beberapa waktu belakangan ini, setiap orang dengan bangganya membully teman jika tidak mengikuti keinginan hari mereka. Tetapi Benny Hutahayan mengatakan bahwa janganlah menjadi serupa dengan dunia tetapi berubahlah oleh pembaharuan yang dinyatakan Roh Kudus di dalam hatimu sebagai orang yang percaya kepada Kristus. Memilih Tidak ke Gereja Berdasarkan wawancara, penulis juga menemukan alasan dan penyebab mengapa adanya perbedaan gaya hidup yang diterapkan yaitu karena pemuda ingin menikmati hidupnya dengan bersenang-senang. Menikmati hidup dengan bersenang-senang salah satu cara untuk membahagiakan diri dan cara melupakan semua permasalahan yang sedang terjadi. Informan ER menyampaikan bahwa: senin-jumat sudah berkuliah dengan segala aktivitas dan tugas sedangkan sabtu dan minggu harus pelayanan. Setelah menyadari bahwa informan sudah tidak memiliki waktu dengan dirinya sendiri maka informan memilih berhenti dari pelayanan dan bergabung dengan klub badminton dan travelling untuk bisa keluar dihari sabtu dan minggu untuk sekadar melepaskan penat karena aktivitas yang sangat padat. Mengimplementasikan diri dengan teman-teman yang salah akan membawa dampak yang tidak baik. Kehidupan yang hanya fokus terhadap semua keinginan yang menyenangkan menjadikan orang itu tidak akan pernah puas dan selalu berusaha mencari segala cara yang bisa menyenangkan hatinya. Pola pemikiran yang hanya terfokus pada kehidupan yang bersenang-senang bisa membawa dampak kepada penyimpangan sosial yang merusak individu tersebut. Hal ini terjadi kepada informan ER, sebelum mengenal komunitas ER adalah anak Tuhan yang terlibat dalam segala bentuk pelayanan di gereja maupun diluar Terlibat aktif dalam kepanitian di gereja, tetapi setelah mengenal komunitas lain informan menjadi lupa tujuannya melayani melainkan hanya terfokus pada apa yang bisa menyenangkan dirinya dan melepaskan beban pikiran. Merasa Minoritas (Berbeda Keyakina. Deskriminasi yang diterima anak-anak Tuhan sebagai kaum minoritas sering sekali ditemui dimasa sekarang ini. Saat ini, dengan mudah kita menemukan komunitas-komunitas Hasil wawancara informan ER, di Pendopo Gereja - 28 Mei 2024. FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Edisi ke-29 Vol 15 No 4 ISSN : 2086-6097-July 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen yang hanya menerima orang-orang yang seagama dan mengucilkan teman yang berbeda atau Informan GA menyampaikan pada saat wawancara bahwa informan dikucilkan dan dijauhi oleh rekan kerja dan kuliah karena minoritas yang dianggap berbeda dari mereka. Hal ini membuat informan menjadi takut menunjukkan identitas dirinya dihadapan temantemannya. Bahkan informan GA mengatakan jikalau berdoa makan terkadang dihadapan teman-temannya dia memakai doa makan kepercayaan lain atau memilih tidak berdoa. Hal inilah yang mengakibatkan informan GA menjadi takut jika ketahuan bahwa informan memiliki keyakinan yang berbeda dengan teman-temannya. 37 Situasi seperti ini terkadang membawa dampak yaitu ketakutan untuk hidup sesuai dengan identitas diri. Tinggal dilingkungan yang berbeda dengan keyakinan orang percaya tidak bisa dihindari, kita harus dibekali dengan pandangan menghargai sesama yang berbeda dengan Jika menemukan lingkungan seperti ini sebaiknya keluar dari tempat seperti itu, jangan tetap bertahan karena bisa memilih untuk tidak merealisasikan diri ditempat yang tidak membawa pertumbuhan iman. Kehidupan sebagai orang percaya adalah kehidupan yang penuh tantangan dan penderitaan, harus siap menghadapi situasi sulit. Situasi sulit jangan sampai membawa orang percaya jatuh melainkan tunjukkan bahwa orang percaya bisa membawa dampak dan menjadi terang ditengah kegelapan. Memilih Hidup Tidak Sesuai Identitas Diri Benny hutahayan menyampaikan bahwa gaya hidup sebagai orang percaya harus diwujudnyatakan sebagai ciptaan yang telah lahir baru dalam bentuk perubahan yang tidak sama dengan dunia ini melainkan memiliki nilai spiritual yang signifikan yang diterapkan oleh individu dalam kehidupan sehari-hari yang dijalani. 38 Ciptaan yang telah lahir baru adalah ciptaan yang telah diubahkan dari kehidupan yang lama ke kehidupan yang baru, segala sesuatu berbeda dari sebelumnya. Jika sebelumnya takut untuk hidup kudus maka lahir baru sudah harus menunjukkan diri sebagai orang kudus kepunyaan Allah. Begitu juga dengan gaya hidup jika sebelumnya memiliki kebiasaan atau gaya hidup yang tidak sehat maka harus berubah oleh nilai-nilai spiritual yang baru ditanamkan. Nilai-nilai itu harus dipraktekkan tidak hanya untuk diketahui saja oleh orang percaya. Hasil wawancara informan GA , di Pendopo Gereja - 29 Mei 2024. Benny Hutahayan. Kepemimpinan dan Inovasi: Studi pada Pemuda Gereja, (Yogyakarta: CV Budi Utama, 2. , 53. FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Edisi ke-29 Vol 15 No 4 ISSN : 2086-6097-July 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen Nilai spiritual yang dimiliki oleh setiap orang percaya secara signifikan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari termasuk menunjukkan identitas sebagai orang percaya. Berdasarkan hasil wawancara ada 4 informan yang memilih menyesuaikan diri dengan lingkungan daripada menunjukkan sikap atau nilai diri sebagai orang percaya. Seharusnya sebagai anak Tuhan harus mampu hidup sesuai dengan kebenaran. Kehidupan seseorang dapat diubahkan melalui gaya hidup yang dibaharui oleh Roh Kudus, meminta pertolongan dari Tuhan jika menghadapi situasi sulit bukan memilih untuk menyatu dengan dunia ini. Keputusan untuk tidak hidup sesuai dengan identitas adalah keputusan individu yang bersangkutan, seharusnya hiduplah dengan identitas sebagai anak Tuhan yang membawa terang dan bersaksi menceritakan Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat. Faktor Pendukung Pertumbuhan Iman bagi Pemuda-pemudi GKN Gloria Pertumbuhan iman dipengaruhi oleh faktor pendukung yang menjadi aspek penting sehingga orang dapat bertumbuh ke arah Kristus. Berdasarkan hasil wawancara dengan ke-5 informan, penulis memperoleh hasil bahwa pemuda-pemudi di GKN Gloria belum adanya faktor-faktor pendukung sehingga terus bertumbuh dalam iman. Gaya hidup pemuda-pemudi di GKN Gloria masih belum sesuai dengan nilai Kekristenan, malas berdoa dan malas ke gereja karena ingin menghabiskan waktu dengan pergi keluar. Disiplin rohani dan kebiasaan hidup yang sehat yang dilakukan setiap hari secara konsisten dan rutin, tetapi hal ini belum ditemukan dilakukan oleh pemuda di dalam kelompok pertumbuhan iman melainkan masih terfokus pada apa yang dunia tawarkan bagi setiap mereka. Faktor Penghambat Pertumbuhan Iman bagi Pemuda-pemudi GKN Gloria Kehidupan orang percaya dalam mengikut Yesus pasti mengalami tantangan baik itu dari dalam diri sendiri maupun faktor dari luar. Berbagai faktor menjadi alasan mengapa orang percaya mengalami hambatan dalam pertumbuhan iman, hambatan-hambatan dalam pertumbuhan iman sering tidak disadari oleh orang percaya. Menurut Hendra Aritonang pertumbuhan iman merupakan proses seseorang yang sudah menerima Yesus mengakui bahwa Yesuslah Tuhan dan Juruselamat hidupnya dan mau hidup sesuai kehendak-Nya tidak turut dengan hawa nafsu dan kesenangan dunia yang lebih menarik hati. 39 Orang yang sungguh-sungguh hidup di dalam Tuhan dan yang mengalami pertumbuhan iman adalah Hendra Aritonang. Konsep Ciptaan Baru Menurut 2 Korintus 5:17, (Malang: Multimedia Edukasi, 2. , 11. FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Edisi ke-29 Vol 15 No 4 ISSN : 2086-6097-July 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen orang yang mau mengikut Tuhan dengan penuh kesungguhan dan tidak mau turut dengan Tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa manusia masih hidup dalam daging sehingga masih diperhadapkan dengan tantangan yang membuat orang percaya hidup dalam dosa. Hendra Aritonang mengatakan bahwa ada beberapa faktor mengapa orang percaya tidak mengalami pertumbuhan iman yaitu: masih hidup dalam dosa, tidak taat dan masih hidup dalam kedagingan. Hal-hal inilah yang menjadi faktor penghambat tidak bertumbuh dalam iman. Berdasarkan wawancara yang telah dilakukan, peneliti mendapatkan beberapa alasan mengapa pemuda-pemudi GKN Gloria tidak mengalami pertumbuhan iman, karena: Hidup Dalam Dosa Dosa adalah sebuah tindakan melanggar hukum Allah yang sudah diketahui dengan sengaja. Seseorang yang masih hidup dalam dosa merupakan tanda bahwa orang tersebut tidak mengalami pertumbuhan iman karena orang yang bertumbuh dalam iman adalah orang yang tidak hidup dalam dosa dan kesenagan duniawi. Kesenangan sesaat sering membuat orang percaya lupa terhadap Allah dan ketetapan-Nya, kesenangan membutakan mata sehingga terus menikmati kehidupan seperti itu. Berdasarkan wawancara dengan informan ER, informan menyatakan bahwa salah satu faktor mengapa tidak mengalami pertumbuhan iman dalah karena masih hidup dalam dosa, tidak mau taat sama perintah Tuhan. 40 Terkadang mengingat bahwa Allah itu memerintahkan setiap orang untuk hidup dengan sungguh-sungguh dan tidak hidup seturut dengan keinginan daging. Dosa menciptakan hubungan menjadi jauh dengan Tuhan sebab dosa tidak bisa menyatu dengan Tuhan karena Tuhan itu kudus. Informan AS dan EA mengatakan bahwa yang menjadi faktor mengapa tidak mengalami pertumbuhan iman karena faktor tidak memiliki pendirian yang kokoh, adanya masalah yang akhirnya membuat jauh dari Tuhan. 41 Pendirian yang tidak kokoh jika berdiri ditengah-tengah lingkungan yang tidak sehat, hal itu sangat mudah untuk dipengaruhi melakukan hal-hal yang bertentangan dengan nilai diri. Informan AS dan EA menyadari bahwa belum adanya pendirian yang kuat jika berada dilingkungan yang berbahaya dan hal itu berakibat mereka mengikuti kebiasaan-kebiasaan itu padalah bertentangan dengan perintah Allah dan menimbulkan mereka berdosa dihadapan Allah. Selain daripada itu yang menjadi Hasil wawancara informan ER, di Pendopo Gereja - 29 Mei 2024. Hasil wawancara informan AS dan EA, di Pendopo Gereja Ae 28&30 Mei 2024. FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Edisi ke-29 Vol 15 No 4 ISSN : 2086-6097-July 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen faktor lain adalah masalah, setiap orang memiliki masalah dan tantangannya masing-masing sesuai dengan kapasitas. Cara menyelesaikan dan menanggapi masalah yang ada menjadi faktor penghambat pertumbuhan iman. Informan AS mengatakan bahwa masalah terkadang membuat informan marah dengan Tuhan, mengapa masalah itu bisa terjadi dan belum ada solusi dari masalah tersebut. Bahkan informan FI juga mengatakan bahwa masalah yang menjadi tantangan tidak bertumbuh, informan selalu terfokus terhadap solusi atau penyelesaian masalah dan lupa bahwa Tuhan bisa memberikan solusi bagi informan dalam menyelesaikan masalah itu. Sering mengabaikan Tuhan pada saat ada masalah dan tidak melakukan disiplin rohani apapun saat sedang dalam situasi sulit ini. 42 Sehingga dapat dipahami bahwa tantangan atau faktor yang menyebabkan pemuda tidak bisa bertumbuh dalam iman adalah hidup dalam dosa atau masalah yang menimbulkan mereka berbuat dosa. Jauh dari Tuhan Selain hidup dalam dosa menjadi faktor tidak bertumbuh dalam iman, hubungan yang dekat dengan Tuhan juga menjadi salah satu. Hubungan yang dekat dengan Tuhan adalah hubungan yang intim, dimana setiap orang menyediakan atau mempunyai waktu khusus untuk berkomunikasi dengan Tuhan secara pribadi. Hubungan yang dekat dengan Tuhan dapat dibangun melalui disiplin rohani, disiplin rohani yang disampaikan oleh Hendra Aritonang adalah berdoa, berpuasa, saat teduh dll. Beberapa disiplin rohani ini sangat menolong setiap orang percaya untuk bertumbuh di dalam Tuhan, tetapi jika sebaliknya tidak memiliki hubungan yang dekat dan tidak melakukan disiplin rohani maka hal itu menjadi faktor penghambat pertumbuhan iman. Berdasarkan wawancara, penulis menemukan hasil dari informan yang mengatakan bahwa, tidak mengalami pertumbuhan iman karena tidak memiliki hubungan yang dekat dengan Tuhan. Informan GA mengatakan bahwa hubungan dengan Allah sangat jauh bahkan hanya terjalin saat datang beribadah di hari minggu, kesehariaan di warnai tanpa membaca Alkitab dan berdoa. 43 Melalui doa dan pembacaan Alkitab akan terbentuknya sebuah hubungan yang erat dengan Tuhan karena Allah berbicara kepada manusia melalui firman-Nya. Jika tidak membaca Alkitab, bagaimana caranya mengetahui isi hati Allah. Informan ER juga menyampaikan pandangannya bahwa kehidupan rohaninya terhambat Hasil wawancara informan FI, di Pendopo Gereja - 28 Mei 2024. Hasil wawancara informan GA, di Pendopo Gereja - 29 Mei 2024. FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Edisi ke-29 Vol 15 No 4 ISSN : 2086-6097-July 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen karena tidak adanya waktu yang disediakan kepada Tuhan, tidak berdoa dan membaca Alkitab bahkan sangat jarang datang beribadah. 44 Sebagai orang percaya, pertumbuhan iman hanya akan terjadi jika kita mau mendengarkan Allah, tidak hanya terfokus untuk terus meminta tetapi perlu untuk memahami isi hati Allah. Tawaran Dunia yang Lebih Menggiurkan Ketidaktaatan dan keinginan daging adalah aspek lain yang menjadi faktor penghambat pertumbuhan iman. Hendra Aritonang sangat menegaskan kedua hal ini, ketidaktaatan merupakan wujud dari pemberontakan orang percaya kepada Allah karena tidak mau di atur atau dikendalikan hidupnya. Sedangkan keinginan daging merupakan sikap seseorang yang masih hidup dengan hawa nafsu atau keinginan dunia yang lebih menarik hati. Informan AS mengatakan bahwa tawaran dunia itu sangat menggiurkan dan menggoda, jika belum mengenal Yesus dengan sungguh-sungguh maka pintu untuk jatuh ke dalam dosa sangat terbuka dengan lebar. 45 Dunia sangat menawan dan menyenangkan bagi setiap orang tetapi perlu diperhatikan bahwa yang ada dalam dunia ini bersifat fana sehingga mampu membuat manusia jatuh bangun dalam dosa dan semakin jauh dari Allah. Tawaran dunia yang menarik hari membuat orang percaya hidup dalam ketidaktaan dan kedagingan yang membawa kehancuran bagi siapa saja yang mau Informan ER menyampaikan bahwa gaya hidup bebas sangat menyenangkan untuk dinikmati, kehidupan seperti ini membuat informan lupa akan masalah dan lebih terkesan menikmati hidup tetapi yang terjadi adalah mengalami kekosongan di dalam diri karena tidak pernah membangun hubungan dengan Allah dan hanya terfokus pada dunia dan segala sesuatu yang menyenangkan. 46 Keberadaan sebagai orang percaya perlu diperhatikan bahwa harus menolak semua hal yang membuat hubungan semakin jauh dari Allah, tetapi generasi saat ini khususnya pemuda-pemudi di GKN Gloria tidak memprioritaskan pertumbuhan iman mereka, melainkan mengekspresikan diri dengan menikmati hidup dengan segala tawaran yang ada di depan mereka. Hasil wawancara informan ER, di Pendopo Gereja - 29 Mei 2024 Hasil wawancara informan AS, di Pendopo Gereja - 28 Mei 2024. Hasil wawancara informan ER, di Pendopo Gereja - 29 Mei 2024. FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Edisi ke-29 Vol 15 No 4 ISSN : 2086-6097-July 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen Panduan Pembinaan Rohani di Love Community Tim perkantas menyampaikan beberapa tema yang harus di ajarkan di dalam pertemuan kelompok pemuridan supaya menghasilkan pertumbuhan yang konsisten . erkesinambungan dan seimban. dan kokoh sehingga dengan demikian para murid dapat bertumbuh secara rohani dan materi ini telah diuji coba keefektifitasan dari materi pemuridan 47Berdasarkan hasil observasi dan wawancara pemuda GKN Gloria dimana Love Community menjadi tidak efektif karena tidak ada buku panduan dan metode yang efektif dalam menolong pertumbuhan iman pemuda. Tujuan penulisan tesis ini adalah membuat metode pembinaan rohani yang efektif bagi pertumbuhan iman pemuda, maka dari hal tersebut penulis membuat perencanaan metode pembinaan rohani selama satu semester kedepan untuk menolong pemuda-pemudi GKN Gloria dapat bertumbuh secara rohani. Panduan ini dituliskan dan dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan pemuda-pemudi GKN Gloria supaya konteksnya bisa sama dan menjawab kebutuhan daripada permasalahan tidak adanya panduan pengajaran. Berikut perencanaan panduan pembinaan rohani, antara lain: Bahan 1: Kristus adalah Tuhan dalam Seluruh Aspek Hidup Bahan : Filipi 2:9-11. 1 Yohanes 1:2-4 Tujuan : Pemuda mengetahui bahwa Kristus Tuhan dalam hidupnya, sehingga pemuda berkomitmen untuk mengizinkan Tuhan mengambil alih dan selalu mengingat Kristus dalam seluruh aspek hidupnya. Metode : Aktivitas, pemahaman Alkitab dan diskusi. Persiapan : Leader mengawali pertemuan dengan aktivitas: Memilih dua anggota dan memperagakan aktivitas seseorang yang mengatur dan di atur kehidupannya. Allah mengutus Anak-Nya datang ke dunia dengan tujuan menyelamatkan Kristus pada saat menjelma Ia 100% Allah dan 100% manusia karena dikandung daripada Roh Kudus dan lahir dalam rupa manusia. Kristus. Di dalam Kristus dinyatakan kasih Ilahi yaitu kasih yang tidak terbatas, kasih yang tidak memandang latar belakang bagaimana orang itu hidup tetapi Kristus tetap mengasihi manusia. Setiap orang yang mengaku dan percaya bahwa Kristus adalah Tuhan akan diberikan jaminan keselamatan. Keselamatan telah diberikan oleh Kristus tetapi orang percaya harus mengerjakan dan mempertahankan keselamatan tersebut dengan hidup sungguh-sungguh dihadapan Tuhan. Tim Staf Perkantas. Pemuridan Dinamis Membangun Bangsa Memuridkan Berbasis Kelompok Kecil dan Profil, (Yogyakarta: Literatur Perkantas, 2. FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Edisi ke-29 Vol 15 No 4 ISSN : 2086-6097-July 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen Ibaratnya sebuah roda, kehidupan manusia juga terus berputar dan bergerak maju tidak berhenti dipusat yang sama. Jika orang percaya mengalami perputaran kehidupan karena disebabkan oleh tantangan atau masalah maka perputaran harus sesuai dengan aturan kehidupan sebagai orang yang percaya kepada Kristus. Perputaran roda kehidupan orang percaya dikendalikan sepenuhnya oleh Kristus, oleh sebab itu manusia harus menyadari bahwa segala sesuatu yang dikerjakan, dilakukan dan dipikirkan semuanya itu menyenangkan Tuhan dan tidak bertentangan dengan kehendak-Nya. Sebagai pemuda Kristen yang telah menyerahkan hidup sepenuhnya kepada Kristus, mengizinkan-Nya untuk mengambil alih sehingga dalam bertindak pemuda harus memikirkan apakah hal tersebut sudah menyenangkan Kristus dan sesuai dengan kehendak-Nya. Jika hal ini diterapkan oleh pemuda Kristen maka gaya hidup dan kebiasaan akan sesuai dengan nilai-nilai kebenaran dan tidak menjadi batu sandungan bagi orang lain melainkan menjadi sebuah kesaksian. Untuk mengetahui kehendak Tuhan dan menyerahkan diri sepenuhnya hanya dapat ditemukan melalui persekutuan dengan Kami yaitu persekutuan dengan Bapa dan Kristus . Yoh. Persekutuan dengan Kristus yang mampu mengubahkan kehidupan yang lama menjadi baru, dari kehidupan yang tidak beraturan menjadi berintegritas. Diskusi: o Menurut Anda mengapa harus Kristus yang mengendalikan kehidupan Anda? o Dalam hal-hal apa sajakah Kristus belum mengambil alih kehidupan Anda? o Apa yang mau diserahkan kepada Kristus untuk di ambil alih supaya memiliki kehidupan yang berintegritas? Di bagian pendahuluan, digambarkan dua orang yang sedang diatur dan mengatur Jika pengatur kehidupan itu pribadi yang salah maka akan membawa dampak yang salah terhadap tindakan dan karakter. Tetapi jika Kristus yang menjadi pengatur aspek kehidupan setiap orang maka akan menghasilkan sikap dan karakter yang sesuai dengan Penting untuk pemuda mengetahui dan menentukan siapa yang menjadi pengatur dalam aspek kehidupannya. Kesimpulan : Kristus adalah Tuhan dalam hidup berarti menempatkan Kristus sebagai pusat, teladan dan goals atas seluruh aspek hidup. Pemuda Kristen dalam kehidupan seharihari sebelum bertindak akan melewati tahap evaluasi bahwa hal itu menyenangkan Tuhan sehingga kehidupan mereka berpusat pada Kristus. FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Edisi ke-29 Vol 15 No 4 ISSN : 2086-6097-July 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen Aplikatif: Menuliskan kebiasaan atau gaya hidup yang belum sepenuhnya diserahkan kepada Kristus. Mengevaluasi bagian-bagian kehidupan yang belum diserahkan kepada Kristus dan mulai menentukan langkah-langkah apa yang harus dilakukan supaya dapat diatasi dan mulai hidup sesuai dengan integritas sebagai orang percaya. Setelah mempelajari bahwa Kristus adalah Tuhan dalam aspek kehidupan setiap pemuda, tidak langsung berhenti disitu. Tetapi pemuda di dorong untuk tinggal dalam komunitas Kristen untuk tetap mendapatkan pengarahan dan figur yang jelas tentang bagaimana kehidupan sesungguhnya orang percaya. Pentingnya untuk tetap tinggal dalam komunitas Kristen, sebagai berikut: Bahan 2: Tinggal dalam Komunitas Kristen Bahan : Kisah Para rasul 2:46-47, 1 Tesalonika 5:14 Tujuan : Pemuda menyadari pentingnya tinggal dalam komunitas Kristen. Pemuda terus diupgrade hidupnya untuk mengerti kehendak Kristus melalui komunitas Kristen. Metode : Ilustrasi Studi Kasus. Pendalaman Ayat dan brainstorming. Persiapan/Praktek : Leader menyiapkan 2 tanaman kecil, air dingin dan air panas, papan tulis dan spidol. Leader membagi anggota LC ke dalam 2 kelompok dan memberikan 1 tanaman kepada setiap kelompok beserta air dingin dan air panas dipilih salah satu. Setelah itu leader meminta setiap anggota menyiram tanaman itu sesuai dengan air yang mereka peroleh. Leader meminta setiap kelompok mengamati 2 tanaman yang disiram air dingin dan air Setelah itu leader mempersilahkan anggota duduk tanpa menjelaskan ilustrasi Leader memulai pertemuan dengan menjelaskan Komunitas Kristen. Bacaan Kisah Para Rasul 2:41-47: Kisah ini menceritakan apa yang terjadi dengan kelompok kecil pengikut Yesus setelah la kembali ke surga. Lukas menceritakan tentang ribuan orang yang menjadi pengikut Kristus pada hari-hari awal mula itu. Dia menceritakan bagaimana kumpulan orang FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Edisi ke-29 Vol 15 No 4 ISSN : 2086-6097-July 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen percaya baru ini bertambah besar jumlahnya menjadi komunitas pengikut Kristus di seluruh Mereka dengan bersehati tinggal dalam satu kelompok untuk memuji dan mencari kehendak Allah setiap waktu. Di dalam komunitas Kristen setiap orang didorong untuk saling menasehati dan menegur jika masih hidup dengan tidak tertib anggota kelompoknya. Tesalonika 5:14 memaparkan apa yang seharusnya dilakukan dalam sebuah kelompok Kristen. Melalui kelompok Kristen ini, setiap orang percaya dapat diingatkan kembali jika hidupnya mulai berbelok dari kebenaran. Hal ini juga berlaku bagi pemuda untuk tinggal dalam komunitas Kristen supaya hidupnya semakin sesuai dengan kehendak Allah dan jika mulai berbelok akan diingatkan oleh komunitasnya. Leader menjelaskan arti dari 2 tanaman yang disiram: Arti 1 tanaman yang disiram dengan air dingin dan tetap tumbuh, itu menunjukkan komunitas Kristen yang diisi dengan hal-hal yang benar, diisi tentang kebenaran firman Tuhan. Arti tanaman yang disiram air panas adalah sebuah komunitas luar yang tidak sehat yang dipenuhi dengan perkataan tidak benar, hal-hal negatif yang akhirnya menjadikan tanaman itu layu dan akan mati. Artinya adalah sebagai pemuda yang tinggal dalam komunitas Kristen akan mengalami pertumbuhan karena memperoleh makanan yang sesuai dan terus diingatkan sedangkan kalau tinggal dikomunitas yang tidak benar akan melemahkan bahkan membuat mati secara rohani sama seperti ilustrasi tanaman. Tanaman akan hidup dan mati itu dipengaruhi oleh lingkungan dan asupan nutrisi yang diperoleh. Kesimpulan : Tinggal dalam komunitas Kristen bertujuan untuk terus mengingatkan pemuda untuk tetap hidup sesuai dengan integritas. Jika ada pemuda yang mulai berbelok dari integritas hidupnya maka sebagai komunitas Kristen saling mengingatkan. Aplikatif: Menuliskan hal-hal apa yang telah diubahkan melalui komunitas Kristen . andangan, feeling, dl. Menuliskan perbedaan sebelum dan sesudah tinggal dalam komunitas Kristen. Pada pertemuan ini, leader memberikan challenge selama seminggu untuk anggota LC FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Edisi ke-29 Vol 15 No 4 ISSN : 2086-6097-July 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen tinggal dalam komunitas Kristen dan memilih satu disiplin rohani yang akan dilakukan sampai pertemuan selanjutnya. Pemuda terus di dorong untuk semakin diubahkan hidupnya melalui pengajaran dan panduan yang disampaikan di dalam pertemuan LC. Selain pertemuan secara berkelompok pemuda juga perlu menyediakan waktu pribadi untuk terus membangun kedewasaan rohani yang menghasilkan kehidupan yang berintegritas. Selanjutnya adalaha pemuda mulai membangun hubungan yang akrab dengan Allah dan firman-Nya, sebagai Bahan 3: Bergaul Akrab dengan Allah dan Firman-Nya Bahan : Kejadian 6:8-9. Yohanes 14:15 Tujuan : Pemuda mengetahui dampak bergaul dengan Allah dan Firman-Nya yang mengubahkan nilai hidup mereka. Pemuda juga didorong sesuai dengan nilai-nilai Kekristenan dan mampu bertahan ditengah situasi yang sulit berdasarkan hasil hubungan dengan Allah. Metode : Melakukan disiplin rohani, pendalaman Alkitab, dan diskusi. Persiapan/Praktek : Leader bertanya kepada anggota LC apakah challenge disiplin rohani telah dikerjakan atau belum. Tujuannya adalah Pemuda harus membiasakan diri bergaul akrab dengan Allah melalui disiplin rohani yang dikerjakan setiap hari. Sebelum mengawali pertemuan, leader memberikan kesempatan kepada setiap anggota LC untuk bercerita bagaimana progres dan proses dalam mereka menjalankan disiplin rohani yang diperintahkan. Leader bertanya: Apa yang tantangan dari disiplin rohani tersebut? A Apa berkat yang diperoleh? A Manfaat yang dirasakan setelah melakukan disiplin rohani? Nuh adalah salah satu tokoh Alkitab yang sangat terkenal dengan kehidupannya yang bergaul akrab dengan Allah. Di antara semua manusia yang hidup dimasa itu, hanya Nuh yang mendapatkan kasih karunia Allah untuk tetap dipertahankan hidupnya dan semuanya itu karena Nuh hidup bergaul akrab dengan Allah. Nuh taat akan perintah Allah, apa yang diperintahkan selalu diikuti oleh Nuh termasuk pembuatan bahtera yang menjadi tempat perlindungan bagi Nuh dan keluarganya pada saat Allah membinasakan semua Di masa sekarang ini, pemuda juga perlu bergaul akrab dengan Allah supaya FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Edisi ke-29 Vol 15 No 4 ISSN : 2086-6097-July 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen hidupnya benar dan tidak mudah diombang-ambingkan oleh situasi dunia saat ini. Untuk mengetahui isi hati Allah perlu untuk mendengarkan suara-Nya melalui firman Tuhan supaya hidup setiap orang percaya berada pada rules yang benar sesuai dengan kehendak Allah. Yohanes 14:15 mengatakan bahwa jika kita mengasihi Allah maka kita akan hidup sesuai dengan perintah-Nya, untuk mengetahui perintah-Nya terlebih dahulu kita harus memiliki hubungan yang dekat dan membaca firman-Nya. Kesimpulan : Nilai-nilai hidup pemuda diubahkan melalui hubungan dengan Allah dan membaca firman-Nya sehingga pemuda mampu memprioritaskan Allah diatas segala sesuatu dan mau hidup sesuai dengan perintah-Nya melalui firman Tuhan. Hidup dengan menjalankan disiplin rohani supaya mengerti isi hati Allah dan membentuk kita untuk semakin serupa dengan gambaran-Nya. Aplikatif: Menuliskan nilai-nilai hidup yang diubahkan dan dibentuk oleh hubungan yang dekat dengan Allah dan firman-Nya. Leader membagi anggota dalam kelompok dengan jumlah 2 orang dan meminta mereka memilih salah satu nilai hidup yang telah diubahkan, kemudian dipraktekkan dalam kelompok sebagai latihan bahwa pemuda seharusnya memiliki gaya hidup yang berintegritas seperti ini, tugas lain adalah satu dengan yang lain menjadi reminder jika teman kelompoknya tidak mempraktekkan nilai atau gaya hidup tersebut. Pemuda sudah mulai terbiasa dengan hidup mengandalkan Tuhan dalam segala hal, memiliki kehidupan yang dekat dengan Allah yang dibangun melalui komunitas Kristen dan adanya waktu khusus yang disediakan untuk berbicara dan mendengarkan Allah melalui firman-Nya. Tahapan pembinaan selanjutnya adalah menanamkan karakter Kristus kepada pemuda, sebagai berikut: Bahan 4: Karakter Serupa dengan Kristus Bahan : 1 Timotius 4:12. Galatia 5:19-23. Roma 12:2 Tujuan : Pemuda memiliki pandangan yang benar tentang gaya hidup atau karakter sebagai orang percaya. Pemuda juga mengetahui bahwa mereka harus menjadi teladan sebagai orang muda dan jangan sampai FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Edisi ke-29 Vol 15 No 4 ISSN : 2086-6097-July 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen kebiasaan baik menjadi rusak karena pergaulan. Metode : Games. Diskusi, dan Pendalam Alkitab atau Seminar Rohani Persiapan/Praktek : Leader menyiapkan sebuah games lawan kata. Contohnya disiplin Vs tidak patuh dan seterusnya. Tujuan games ini adalah memberikan gambaran tentang karakter yang serupa dengan Kristus dan yang tidak serupa dengan Kristus. Diskusi: Mengapa Allah menghendaki manusia memiliki keserupaan dengena Dia? A Dalam hal apa sajakah seseorang bisa serupa dengan Allah? A Bagaimana caranya menjadi serupa dengan Allah? Pembahasan: 1 Timotius 4:12 menuliskan AuJangan seorangpun menganggap kita rendah karena masih muda untuk itu kita harus memberikan keteladanan hidup baik dalam tindakan, sikap, perkataan bahkan kesucianAy. Allah menghendaki bahwa manusia menjadi serupa dengan Dia. Allah ingin kehidupan manusia menjadi teladan!. Sebagai orang percaya, hubungan yang dekat terus kita bangun supaya kita semakin serupa dengan Allah. Keserupaan yang Allah inginkan dalam diri manusia seperti yang dituliskan dalam 1 Timotius 4:12 dan menghasilkan buah seperti didalam Galatia 5:22-23 tentang kasih, kesetiaan, kesabaran dll, bukan sebaliknya seperti tertulis di dalam Galatia 5:19-20 yang mana manusia memiliki kecenderungan untuk terus hidup dalam kedagingan. Roma 12:2 mengatakan bahwa jangan menjadi serupa dengan dunia ini tetapi berubahlah. Ayat ini sangat jelas bahwa setiap orang percaya jangan mengikuti keserupaan di dunia ini. Pemuda juga harus menyadari bahwa kebiasaan yang baik jangan sampai dirusak oleh pergaulan yang buruk, artinya pemuda boleh bergaul dan tinggal dilingkungan dimana saja tetapi harus tetap mempertahankan keserupaan dengan Kristus sehingga pemuda mampu membawa kasih Allah sebagai kesaksian tentang Kristus. Setelah mengetahui apa yang dikehendaki Allah tentang keserupaan dengan Dia, manusia juga perlu mengupayakan agar semakin serupa dengan Allah: cara menjadi serupa dengan Allah yaitu memiliki kehausan dan kelaparan akan Firman-Nya (Mat. FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Edisi ke-29 Vol 15 No 4 ISSN : 2086-6097-July 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen selanjutnya menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah sehingga otoritas tertinggi bukan ada pada diri sendiri melainkan ada pada Allah itu sendiri. Kesimpulan : Allah menghendaki orang percaya serupa dengan Dia termasuk orang Pemuda ditempat manapun baik di luar geraja dan di dalam gereja harus menjadi teladan dalam perkataan, sikap, tingkah laku, kasih bahkan dalam kesucian menjaga diri sebagai orang percaya. Pemuda boleh tinggal dilingkungan yang berbeda tetapi harus mempertahankan intergritas keserupaan dengan Kristus. Aplikatif: Menuliskan satu gaya hidup yang tidak serupa dengan Kristus dan hal itu biasanya dipraktekkan, hal itu diberitahukan kepada Leader LC. Mengambil komitmen untuk meninggalkan gaya hidup tersebut dan mulai hidup dengan keteladanan Kristus. Jika gagal beritahu kepada komunitas LC supaya dapat terus diingatkan. Setelah menerapkan gaya hidup yang serupa dengan Kristus, pemuda akan semakin kelihatan perubahan hidupnya baik dalam bertindak, berkata-kata bahkan sudah mampu menjadi teladan dikomunitas luar dan tidak mudah untuk dipengaruhi. Jika keempat materi telah diselesaikan dan aplikatifnya dilakukan maka pemuda dianggap sudah mampu hidup sesuai dengan intergritas sebagai orang percaya. Sekarang waktunya untuk memikirkan orang-orang disekitar kita dengan mulai melayani dilingkungan terdekat seperti pembinaan berikut ini: Bahan 5: Memiliki Hati untuk Terlibat Aktif Melayani Sesama Bahan Tujuan : Matius 20:28. Efesus 6:7 : Pemuda ditanamkan sikap hati yang mau melayani, sebagai orang yang telah dilayani kita juga perlu melayani orang lain semakin dekatKristus. Pemuda juga didorong untuk memiliki gaya hidup melayani. Metode : Video Yesus melayani murid. PA dan Gathering pelayan. Persiapan/Praktek : Leader menyiapkan cuplikan video Yesus yang melayani para murid untuk memberikan gambaran kepada setiap anggota LC bahwa semuaorang dipanggil untuk melayani sesama dan Yesus telah memberikan teladan itu terlebih dahulu. FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Edisi ke-29 Vol 15 No 4 ISSN : 2086-6097-July 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen Leader mengawali persekutuan dengan pertanyaan: Siapa yang melayani jika bukan Anda? Ada seorang pemuda yang hidupnya berantakan, terlibat dengan narkoba dan kehidupan yang bebas, pemuda ini terhilang dan putus asa bahkan hendak mau bunuh diri. Tetapi ada seorang percaya datang dan melayani pemuda tersebut akhirnya hidupnya diubahkan dan mengikut Yesus. Jika tidak ada seorang percaya ini, pemuda ini pasti akan bunuh diri atau hidupnya semakin berantakan. Tuhan mau banyak orang terlibat dalam melayani supaya semua orang yang terhilang dapat dilayani dan mengenal Allah. Matius 20:28 yang menuliskan tentang Yesus yang datang bukan untuk dilayani melainkan untuk Keteladanan pelayanan ini seharusnya dimiliki oleh pemuda sebagai generasi penerus gereja untuk saling melayani dan membawa jiwa kepada Yesus untuk diselamatkan. Hendaklah semua orang dengan hati yang rela mau terlibat dalam pelayanan sebab Allah lebih dahulu melayani kita dan sudah menjadi tugas kita untuk melayani orang lain. Kesimpulan : Pemuda mengerti dampak seorang pelayan bagi kehidupan orang yang Pemuda harus menjadikan kebiasaan melayani menjadi gaya hidup sehingga setiap orang dapat terlayani melalui pemuda Kristen dan banyak orangdatang kepada Kristus. Aplikatif: Setiap anggota menentukan 1 orang digereja yang dirasa membutuhkan pelayanan Selama seminggu anggota akan fokus melayani orang tersebut dan setelah itu sampaikan hasilnya kepada leader. Leader setelah merasa anggota LC sudah mampu melayani ditantangan pertama, anggota ditantang kembali untuk melayani 1 orang diluar komunitas mungkin teman kost atau teman kuliah yang dianggap perlu dilayani. Leader dan anggota telah melakukan pembinaan dan praktek langsung supaya setiap orang memiliki kehidupan yang berintegritas. Step terakhir yang terus menolong pemuda adalah menceritakan kepada orang lain tentang kehidupannya yang telah diubahkan oleh Kristus atau mau bersaksi bahwa pemuda yang dahulu hidup tanpa aturan sekarang telah diubahkan Kristus sehingga orang lain bisa melihat perubahan dan mau mengikut Kristus. Dengan demikian pemuda harus menerapkan gaya hidup bersaksi sebagai berikut: FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Edisi ke-29 Vol 15 No 4 ISSN : 2086-6097-July 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen Bahan 6: Bersaksi Bahan : Kisah Para Rasul 1:8. 2 Timotius 1:8. Tujuan : Pemuda mulai terlibat dalam pelayanan bersaksi melalui gaya hidup dan keteladanan kasih mereka. Pemuda mulai memikirkan orang lainmemerlukan kasih Kristus. Metode : Praktek bersaksi dan diskusi. Persiapan/Praktek : Catatan: Jika Leader merasa belum mampu mengajarkan tema ini bisa memanggil pembicara profesional. Pemuda sering mengalami kendala jika sudah mendegar kata bersaksi, bersaksi dianggap sesuatu yang sangat sulit untuk dilakukan padahal bersaksi bisa dilakukan dalam tindakan dan perbuatan sehari-hari. Setiap orang percaya memiliki tugas untuk menjadi saksi bagi Kristus di tengah-tengah dunia ini. Dalam Kis. 1:8 sebelum Yesus di angkat ke surga. Ia memberikan pesan supaya menjadi saksi diseluruh dunia dan diberikan kuasa supaya mampu menjadi saksi. Dengan demikian kita sebagai orang percaya sangat mampu untuk menjadi saksi karena Tuhan Yesus telah memberikan kuasa kepada kita. Pemuda bisa menjadi saksi dimulai dari teman kost dan hal yang sangat mudah dilakukan adalah menjadi teladan dalam tindakan, cara berbicara dan juga gaya hidup yang mencerminkan kasih Kristus. Dalam 2 Tim. 1:8 dikatakan bahwa janganlah menjadi malu untuk bersaksi bagi Allah melainkan ikut menderita bagi Injil Allah. Jadikanlah bersaksi sebagai gaya hidup. Diskusi: Apa yang bisa Anda saksikan hari ini tentang Yesus melalui gaya hidup Anda? A Siapakah target Anda untuk menceritakan Yesus? Kesimpulan : Pemuda Kristen terus diubahkan gaya hidupnya melalui pembinaan rohani, sehingga menghasilkan pemuda yang memiliki integritas hidup mau bersaksidan menceritakan Yesus yang telah mengubah hidupnya kepada orang lain. Pemuda harus menjadikan bersaksi sebagai gaya hidup. Aplikatif: Praktek bersaksi diantara anggota LC supaya lebih berani pergi keluar. Terus menerapkan gaya hidup yang berintegritas dimanapun sebagai salah satu cara Penutup Pemuda-pemudi GKN Gloria adalah pemuda yang tinggal diluar lingkungan gereja sehingga menemukan orang-orang yang berbeda dari nilai-nilai hidup orang percaya. FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Edisi ke-29 Vol 15 No 4 ISSN : 2086-6097-July 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen Berdasarkan hal ini, sebagai orang percaya harus mampu berdiri dengan nilai dan integritas Melalui penulisan ini, penulis mendorong setiap pemuda untuk memiliki gaya hidup yang berintegritas dikomunitas luar bukan dengan menyesuaikan diri dengan lingkungan melainkan tetap memegang nilai hidup dan menjadi saksi bagi lingkungan yang berbeda. Tetapi dengan adanya masalah gaya hidup dan pertumbuhan iman, maka diusulkan panduan pembinaan supaya pemuda memiliki gaya hidup yang benar dan bertumbuh dalam iman sehingga mampu menjadi saksi dilingkungan tempat tinggal. Pertama. Pemuda-pemudi didapati memiliki gaya hidup yang berbeda. Perbedaan ini terlihat saat mereka sedang berada di komunitas luar, dimana adanya penerapan gaya hidup yang bertentangan dengan nilai-nilai Kekristenan seperti merokok, minum minuman keras, berkata kasar dan memakai pakaian terbuka khusus perempuan sedangkan di gereja mereka menerapkan gaya hidup selayaknya anak Tuhan. Berdasarkan data-data yang telah dikumpulkan penyebab mengapa pemuda-pemudi menerapkan gaya hidup yang berbeda dengan menyesuaikan diri dengan lingkungan dimana mereka tinggal karena pemuda berusaha merealisasikan diri dengan lingkungan supaya mereka dapat diterima keberadaannya, tidak dianggap sebagai orang asing yang berbeda dari lingkungan tersebut. Sebagai pemuda Kristen seharusnya berada disituasi yang berbeda, tidak seharusnya mengambil keputussan untuk menyesuaikan diri sebab sebagai orang percaya yang telah dilahirkan kembali yang memiliki gaya hidup yang tidak sama dengan dunia ini melainkan hidup sesuai dengan nilai spiritual karena kehidupan orang percaya telah diubahkan dan dibaharui oleh Roh Kudus sehingga kebiasaan yang lama telah diganti dengan kebiasaan yang Kedua. Pemuda mengalami hambatan dalam pertumbuhan iman dikarenakan mereka memiliki gaya hidup yang bertentangan dengan nilai-nilai Kristen dan juga tidak menjalankan disiplin rohani untuk menolong supaya mengalami pertumbuhan iman karena masih adanya kecenderungan untuk jatuh bangun dalam dosa dan tidak adanya inisiatif untuk memiliki hubungan yang dekat dengan Tuhan. Pertumbuhan iman akan terjadi jika seseorang sudah mengikuti Yesus dengan sepenuh hati dan mau hidup sesuai dengan perintah-Nya, tidak hidup sesuai dengan keinginan diri sendiri melainkan berusaha mencari maksud dan tujuan Allah bagi kehidupannya. Ketiga. Panduan pembinaan rohani. Masalah gaya hidup dan pertumbuhan iman pemuda GKN Gloria mengakibatkan pemuda-pemudi tidak memiliki gaya hidup yang Untuk menolong setiap pemuda memiliki hidup yang berintegritas, gereja FAK UKRIM. Jl. Solo KM. PO BOX 04/YKAP. Yogyakarta 55282 Telp. Fax: . 496423 Jurnal Penabiblos. Edisi ke-29 Vol 15 No 4 ISSN : 2086-6097-July 2024 Pendidikan Agama Kristen. Musik Gerejawi. Teologi-Konseling Kristen menyediakan wadah pemuridan yaitu Love Community. Love Community pada prakteknya tidak berjalan dengan semestinya karena faktor pertemuan yang tidak rutin dan juga tidak adanya bahan panduan pengajaran yang menolong pemuda untuk bertumbuh dan memiliki gaya hidup yang berintegritas. DAFTAR PUSTAKA