Jurnal Al-Abyadh Volume 7. No 1. Juni 2024 . ANALISIS PENYEBAB KETERLAMBATAN BERBICARA PADA ANAK USIA 3 TAHUN DI RUMOH TERAPI TABINA Mulya Riyyana. Jaizaton Muzil. Yeni Susanti. Hijriati Prodi PIAUD. UIN Ar-Raniry B. Aceh mulyariyyana28@gmail. com, jaizatonmuzil@gmail. com, yenisusanti1166@gmail. hijriati@ar-raniry. Abstrak Keterlambatan bicara pada anak adalah bagian dari aspek perkembangan bahasa. Anak dapat dikatakan mengalami Speech Delay ketika kemampuan berbicaranya jauh dibawah rata-rata anak Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui penyebab keterlambatan berbicara . peech dela. pada anak usia 3 tahun di Rumoh Terapi Tabina. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripsi kualitatif. Metode deskripsi kualitatif ialah metode yang berdasarkan postpositivisme yang digunakan peneliti untuk meneliti kondisi objek yang alamiah, sesuai dengan fakta yang tampak. Peneliti mengumpulkan data dengan menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyebab anak yang mengalami keterlambatan berbicara di Rumoh Terapi Tabina adalah kurangnya waktu orangtua terhadap anak, dimana anak dititipkan kepada pengasuh sehingga anak tidak mendapatkan stimulasi yang optimal berupa komunikasi dua arah antara orangtua dengan anak. Kemudian juga anak diberikan dan dibebaskan menggunakan gadget. Adapun penyebab lainnya yaitu kurangnya teman seusia anak di lingkungan tempat tinggal anak, sehingga anak tidak memiliki teman untuk berkomunikasi. Kata kunci: Penyebab. Keterlambatan Berbicara. Anak Usia Dini ANALYSIS OF THE CAUSES OF SPEECH DELAY IN 3 YEAR OLD CHILDREN AT RUMOH TERAPI TABINA Mulya Riyyana. Jaizaton Muzil. Yeni Susanti. Hijriati Prodi PIAUD. UIN Ar-Raniry B. Aceh mulyariyyana28@gmail. com, jaizatonmuzil@gmail. com, yenisusanti1166@gmail. hijriati@ar-raniry. Abstract Speech delays in children are part of the language development aspect. A child can be said to have Speech Delay if his speaking ability is far below the average for children his age. The aim of this research is to determine the causes of speech delays in 3 year old children at the Rumoh Terapi Tabina. The method used in this research is a qualitative description method. The qualitative description method is a method based on postpositivism that researchers use to study the condition of natural objects, according to visible facts. Researchers collected data using observation and documentation techniques. The results of this research indicate that the cause of children experiencing speech delays at the Rumoh Terapi Tabina is the lack of time between parents and children, where children are entrusted to their caregivers so that children do not receive optimal stimulation in the form of two-way communication. communication between parents and children. Then children are given the freedom to use Another cause is the lack of friends of the child's age in the environment where the child lives, so that the child does not have friends to communicate with. Keywords: Causes. Speech Delay. Early Childhood Jurnal Al-Abyadh p-ISSN: 2620-7265 e-ISSN: 2775-7080 Analisis Penyebab Keterlambatan Berbicara . Oe Mulya Riyyana. Jaizaton Muzil. Yeni Susanti. Hijriati Pendahuluan Masa perkembangan adalah masa terindikasi terdapat perubahan yang terjadi pada individu, ditandai dengan adanya perubahan fungsi tubuh dalam berbagai aspek kehidupan. Proses perkembangan dapat mempengaruhi beberapa aspek yaitu fisik, kognitif, emosi, sosial dan bahasa. Peran perkembangan bahasa sangat perkembangan anak. Bahasa menjadi alat komunikasi yang dapat menyemapikan pemikiran dan perasaan serta berinteraksi dengan orang lain. Keterampilan berbahasa terdiri atas 4 aspek yaitu menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Perkembangan berbicara dan bahasa menjadi salah satu perkembangan anak yang tidak boleh diewatkan. Jika kemampuan ini tidak berkembang, anak dapat dikategorikan dalam gangguan perkembangan bicara . peech dela. , keterlambatan ini dapat diobati dan diterapi tergantung pada penyebab awal speech Gangguan Speech Delay atau keterlambatan bicara pada anak adalah bagian dari aspek perkembangan bahasa. Anak dapat dikatakan mengalami Speech Delay ketika kemampuan berbicaranya jauh dibawah rata-rata anak sebayanya. Menurut teori yang diuraikan oleh miller . yang didasari pada pandangan teori vygotsky, seorang anak biasanya mulai mampu berpikir dan berbicara pada usia tiga tahun. Sehingga orang tua patut mencurigai apabila seorang anak pada usia 3 tahun masih belum dapat berbicara. Sejak umur 9 bulan, anak biasanya memanggil nama kedua orangtua nya dengan panggilan AumamaAy dan AupapaAy. Jika anak sangat jarang mengeluarkan suara pada usia 12 bulan, maka anak tersebut tidak dapat banyak dorongan untuk Hasil obsevasi yang dilakukan peneliti terdapat problematika yang terjadi di Rumoh Terapi Tabina Terdapat anak yang keterlambatan dalam berbicara. Peneliti melakukan observasi, kemudian menemukan salah satu anak berusia 3 tahun yang tidak dapat berbicara. Berdasarkan latar belakang yang diuraikan diatas, maka peneliti tertarik melakukan penelitian dengan bertujuan sebagai berikut : . Apa saja penyebab anak mengalami keterlambatan berbicara pada usia 3 tahun tersebut? . Apa saja stimulasi yang dapat dilakukan agar mengurasi keterlambatan berbicara anak usia 3 tahun tersebut? Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripsi Menurut Sugiono . Metode deskripsi kualitatif ialah metode yang digunakan peneliti untuk meneliti kondisi objek yang alamiah, sesuai dengan fakta yang tampak. Peneliti mengumpulkan data dengan menggunakan teknik observasi dan Penelitian ini meneliti gangguan keterlambatan berbicara . peech dela. pada anak, dan stimulasi yang dapat keterlambatan berbicara. Penelitian ini dilaksanakan di Rumoh Terapi Tabina Jl. Arifin Ahmad II Desa No. Ie Masen Kaye Adang. Kec. Syiah Kuala. Kota Banda Aceh. Aceh. Hasil Penelitian dan Pembahasan Speech Delay adalah istilah dalam bahasa inggris tentang keterlambatan bicara pada anaka yang menunjukkan ciri tertinggal dalam segi bahasa dibandingkan dengan anak-anak seusianya. Speech Delay tampak dengan ciri seperti sulitnya anak dalam berbicara dengan jelas, komunikasi dengan orang lain yang tidak lancar, sehingga anak tersebut tampak berbeda dengan anak lain seusianya disebabkan oleh kurangnya kosakata yang dimiliki oleh anak. Adapun tahapan perkembangan bicara dan bahasa yang berkembang seiring Jurnal Al-Abyadh Volume 7. No 1. Juni 2024 Analisis Penyebab Keterlambatan Berbicara . Oe Mulya Riyyana. Jaizaton Muzil. Yeni Susanti. Hijriati dengan usia anak dapat digolongkan dalam 4 fase, yaitu sebagai berikut: . fase persiapan, fase ini yang berlangsung pada usia 0-12 bulan, yang ditandai dengan kemampuan anak bersuara hingga belajar mengucapkan kata. fase Early language, fase yang berlansung pada usia 12-24 bulan, ditandai dengan kemampuan anak disekitarnya, setidaknya anak sudah memahami 50 kata dan dapat mengucapkan sedikitnya 10 kata. fase Word Explosion, fase ini ditandai dengan perkembangan perolehan kosa kata yang sangat pesat berlangsung pada usia 24 Ae 42 . fase mastering fluency, fase ini berlangsung pada usia 3,5- 7 tahun, ditandai dengan kemampuan anak dalam memahami perkembangan kemampuan berkomunikasi ang semakin pesat, setidaknya anak memiliki 1000- 8000 kata. Tanda-tanda penundaan bicara anak . peech dela. yang dapat di waspadai orang tua sebagai berikut:. jarang mengeluarkan suara. tidak menanggapi Lingkungan sekitar. tidak memahami gerak dan gesture tangan. hanya dapat mengucapkan beberapa kata. tidak dapat mengikuti arahan. Penyebab keterlambatan berbicara pada usia 3 Hasil dilakukan di Rumoh Terapi Tabina, peneliti menemukan bahwa terdapat seorang anak yang berinisial SA berusia 3 tahun berbicara . peech dela. Data yang diperoleh AuSA memiliki orang tua yang masing-masing sibuk akan pekerjaanya, sehingga SA kurang mendapatkan stimulasi berupa komunikasi dua arah. Kemudian SA sejak dini sudah dititipkan oleh orangtua nya ke pengasuh dan diberikan gadget sebagai alat mainnya, agar SA tidak menangis dan rewel ketika ditinggalkan oleh orangtua nya saat bekerja. Karena hal tersebut. SA terbiasa dengan memainkan orang-orang sekitarnya, begitupun ketika orang yang berada disekitarnya memberikan perintah dan mengajak bicara. SA hanya terdiam dan tidak merespon. Disamping hal itu. SA juga tidak mendapatkan teman main, karena dilingkungan SA tidak ada anak- anak lain Adapun menurut Tasemen et al. mengatakan bahwa speech delay adalah permasalahan yang banyak ditemui pada generasi muda yang sering dikeluhkan oleh orang tua saat ini, hal demikian terjadi karena kesibukan orang tua, sehingga menyebabkan mereka melupakan untuk banyak melakukan stimulasi bicara pada Maka orangtua perlu waspada untuk segera melakukan deteksi dan perkembangan anak tetap sesuai dengan usia tumbuh kembangnya. Stimulasi yang dapat dilakukan agar mengurangi keterlambatan berbicara anak usia 3 tahun Hasil observasi yang telah peneliti dapatkan, bahwa bentuk stimulasi yang dilakukan oleh guru di Rumoh Terapi Tabina yaitu sebagai berikut: . Guru melakukan pijitan pada area wajah khususnya are mulut. Guru mengajak anak untuk mengucapkan huruf vokal menggunakan metode bernyanyi dan . Guru mengajarkan pengucapan huruf vokal kepada anak dengan cara bermain dengan menggunakan beberapa APE salah satunya flashcard. Menurut santrock . cara sederhana yang dapat dilakukan oleh orangtua dan guru untuk mengatasi anak yang mengalami keterlambatan berbicara adalah sebagai berikut: . melatih anak untuk berbicara dengan benar, pelan dan berulang-ulang. Berbicara selalu memperhatikan tata bahasa yang diucapkan. Selalu melibatkan anak berbicara pada setiap keadaan dengan memperbaiki Jurnal Al-Abyadh Volume 7. No 1. Juni 2024 Analisis Penyebab Keterlambatan Berbicara . Oe Mulya Riyyana. Jaizaton Muzil. Yeni Susanti. Hijriati pengucapan anak yang masih keliru. Penggunakan media teknologi yang mendukung pemberdaharaan kata anak. Konsultasi rutin umtuk mengetahui perkembangan anak pada dokter dan psikologis anak. Stimulasi pada anak seharusnya dilakukan sejak dini agar terhindar dari masalah keterlambatan berbicara. Bentuk stimulasi yang dapat dilakukan untuk mengatasi keterlambatan bicara pada anak sebagai berikut: . Melakukan diskusi sederhana dengan anak. Belajar bernyanyi bersama. Membacakan buku cerita atau mendongengkan anak. Simpulan dan Saran Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti di Rumoh Terapi Tabina dapat disimpukan bahwa ada beberapa penyebab anak keterlambatan berbicara (Speech Dela. yaitu kurangnya waktu orangtua terhadap anak, dimana anak dititipkan kepada pengasuh sehingga anak tidak mendapatkan stimulasi yang optimal berupa komunikasi dua arah antara orangtua dengan anak. Kemudian juga anak diberikan dan dibebaskan menggunakan Adapun penyebab lainnya yaitu kurangnya teman seusia anak di lingkungan tempat tinggal anak, sehingga anak tidak memiliki teman untuk berkomunikasi. Pada Anak. Jawa Tengah: Nasya Expanding Management. Nurul Istiqoh. Peningkatan Kemampuan Menulis Pantun dengan Model Think Pair Share dikelas VII-A MTs Pesantren Pembangunan Majenang Kabupaten Cilacap Tahun Pembelajaran 20182019. Jurnal Diksatrasia. Vol 4 . No. 1, . Nurhikmah, dkk. Faktor yang Berhubungan Specch Delay pada Balita Usia 3-5 Tahun. Jurnal Ilmiah Mahasiswa dan Penelitian Keperawatan. Vol 3. No. 5, . Widyastusi. Ana . 77 Permasalahan Anak dan Cara Mengatasinya. Jakarta: Elex Media Kompuntido. Ineu. Nenden H, dkk . Dinamika Perkembangan Anak Usia Dini. Jawa Barat: Edu Publisher. Adapun saran yang dapat diberikan peneliti kepada pembaca ialah orangtua berperan penting dalam mendukung dan menstimulasi setiap perkembangan anak, dimana orang tua harus menyadari bahwasanya penting untuk meluangkan waktu kepada anak. DAFTAR PUSTAKA