INTAN Jurnal Penelitian Tambang Volume 7, nomor 1, 2024 PROFIL PERTUMBUHAN EKONOMI SEKTOR PERTAMBANGAN KABUPATEN MANOKWARI MENGGUNAKAN SHIFT SHARE ANALYSIS Mei K. Situmorang PT. Bank Mandiri (Perser. tbk Graha Mandiri Jl. Imam Bonjol No. Thamrin. Jakarta Pusat Penulis Korespondensi: mekarinasitumorang05@gmail. Received: Januari 2024. Accepted: Mei 2024. Published: Mei 2024 Abstract Economic growth is an important element in regional development. Economic growth from year to year is presented in the form of Gross Regional Domestic Product (PDRB). This study aims to determine the growth profile of the mining sector on the economy of the Manokwari Regency area as information and consideration in development planning. From the results of research using shift share analysis, the mining sector for the period 2012 to 2019 is a sector with slow growth but has high competitiveness compared to other regions. shifts with the mining sector experiencing rapid growth but not being competitive. Keywords: Profile. PDRB. Shift Share Analysis Abstrak Pertumbuhan ekonomi merupakan unsur penting dalam pembangunan daerah. Pertumbuhan ekonomi dari tahun ke tahun disajikan dalam bentuk Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan profil pertumbuhan sektor pertambangan terhadap perekonomian wilayah Kabupaten Manokwari sebagai bahan informasi dan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan. Dari hasil penelitian dengan shift share analysis, sektor pertambangan periode 2012 sampai 2019 merupakan sektor yang pertumbuhannya lambat namun memiliki daya saing yang tinggi dibanding dengan wilayah lainnya. tahun 2019Ae2021 bergeser dengan sektor pertambangan mengalami pertumbuhan yang cepat namun tidak memiliki daya saing. Kata Kunci: Profil. PDRB. Shift Share Analysis PENDAHULUAN Peran sektor pertambangan sangat penting dalam meningkatkan nilai tambah bagi pertumbuhan Extractive industries transparency initiative (EITI) 2021 menjelaskan bahwa sektor pertambangan merupakan sektor peyumbang terbesar bagi pemasukan negara buakan pajak (PNBP). pertambangan juga merupakan salah satu peyumbang terbesar PDB dengan kontribusi sebesar 6,44 % pada Kabupaten Manokwari merupakan salah satu kabupaten dari 13 kabupaten kota di Papua Barat. Profil pertumbuhan ekonomi daerah dapat dilihat dengan menghitung perubahan setiap sektor dan menghitung besar daya saing sektor tersebut dibandingakan dengan wilayah lainnya. Masalah ini dapat diketahui dengan menggunakan shift share analysis yang mana analisis ini akan menggambarkan perubahan sektor pertambangan dari dua titik waktu. METODE PENELITIAN Pada penelitian ini digunakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan longitudinal. Penelitian deskriptif kuantitatif adalah penelitian dengan memberikan gambaran yang sistematis factual dan akurat berdasarkan data yang sudah ada, penelitian ini tidak hanya memanfaatkan data saja akan tetapi menganalisa dan menginterprestasikan Penelitian perkembangan nilai PDRB sektor pertambangan dengan periode waktu yang cukup panjang sehingga penelitian ini menggunakan pendekatan longitudinal. DASAR TEORI Langkah Langkah Analisis Shift Share Menetukan indikator kegiatan ekonomi . roduksi/kesempatan kerj. digunakan untuk melihat perbandingan produksi/kesempatan kerja sektor ekonomi wilayah tertentu. Rasio ini terdiri dari ri. Ri. Ra. INTAN Jurnal Penelitian Tambang YAij OeYij Yij Situmorang INTAN Volume 7. Nomor 1, 2024 Ri= Ra= YAi. OeYi. Yi. YA. OeY. Dimana ri adalah rasio sektor i didaerah bawah. Ri adalah rasio sektor i daerah atas. Ra yaitu rasio total di daerah atas. Y adalah pdrb total sektor daerah atas pada tahun dasar. pdrb total sektor daerah atas pada tahun akhir, ycUycn pdrb sektor i daerah atas pada tahun dasar, ycUycnA yaitu pdrb sektor i daerah atas tahun akhir, ycUycnyc adalah pdrb sektor i didaerah bawah . pada tahun dasar dan ycUycnycA adalah pdrb sektor i didaerah bawah . pada tahun akhir. Menghitung Komponen pertumbuhan wilayah terdiri dari komponen pertumbuhan nasional (PN), pertumbuhan proporsional (PP), dan pertumbuhan pangsa wilayah (PPW) PNij = (R a )Yij PPij = (R i Oe R a )Yij PPWij = . i Oe R i )Yij %ycEycAycnyc = ycIyca atau ycEycAycnyc =. cEycAycnyc )/ycUycnyc y 100% %ycEycEycnyc = (R i Oe ycIyca )atau ycEycEycnyc =. cEycEycnyc )/ycUycnyc y 100% %ycEycEycOycnyc = . i Oe ycIycn ) atau . cEycEycOycnyc )/ycUycnyc y 100% . Profil pertumbuhan Shift Share analysis dibagi menjadi empat kuadran dengan ketentuan sebagai berikut: Kuadran I merupakan kuadran dimana PP dan PPW sama-sama bernilai positif. Hal ini menunjukkan bahwa sektor-sektor di wilayah yang bersangkutan memiliki pertumbuhan yang cepat (PP negati. dan memiliki daya saing yang lebih baik apabila dibandingkan dengan wilayah-wilayah lainnya (PPW Kuadran II menunjukkan bahwa sektor Ae sektor ekonomi diwilayah yang bersangkutan pertumbuhannya cepat (PP positi. , tetapi daya saing wilayah untuk sektor sektor tersebut dibandingkan dengan wilayah lainnya kurang baik (PPW negati. Kuadran i merupakan kuadran PP dan PPW bernilai negatif. Hal ini menunjukkan bahwa sektor sektor ekonomi di wilayah yang bersangkut memiliki pertumbuhan yang lambat dengan daya saing yang kurang baik dibandingkan dengan wilayah lain. Kuadran IV menunjukkan bahwa sektor sektor ekonomi pada wilayah yang bersangkutan memiliki pertumbuhan lambat (PP negati. , tetapi daya saing wilayah untuk sektor sektor tersebut baik jika dibandingkan dengan wilayah lainnya (PPW positi. Dimana PNij adalah komponen pertumbuhan nasional sektor i untuk wilayah j. PPij adalah komponen pertumbuhan proporsional sektor i diwilayah j. R a adalah rasio total PDRB di daerah atas dan Yij adalah PDRB sektor i didaerah bawah . pada tahun dasar. Jika PPij > 0 maka sektor di daerah bawah pertumbuhannya lamban dan sebaliknya jika PPij < 0 maka sektor di daerah bawah pertumbuhannya cepat daerah bawah termaksud dalam komponen Menentukan persentase ketiga pertumbuhan wilayah dapat dirumuskan . Dengan PPWij komponen pertumbuhan pangsa wilayah sektor i untuk wilayah j. Jika PPWij < 0 sektor i di daerah bawah dibandingkan dengan sektor yang sama diwilayah yang menjadi perbandingan atau daerah atas, sebaliknya jika PPWij > 0 sektor i di daerah bawah tidak mempunyai daya saing yang baik dibandingkan dengan sektor yang sama di wilayah yang menjadi perbandingan. Menentukan Bila komponen PP dan PPW dijumlahkan maka akan diperoleh pergeseran bersih yang dapat pertumbuhan suatu sektor perekonomian. Pergeseran sektor i diwilayah j dihitung dengan rumus berikut: HASIL Berdasarkan PDRB Kabupaten Manokwari dan Provinsi Papua Barat dari tahun 2020 hingga tahun 2021 dapat dihitung sebagai berikut: Rasio total di daerah atas (R. Diketahui: A = Rp61. = Rp61. Ditanya : Ra. Jawab : Ra = YA. OeY. : Ra = Rp61. 000 OeRp61. Rp61. PBij = PPij PPWij Jika PBij > 0 pertumbuhan sektor i di daerah bawah termaksud dalam komponen proresif . , dan sebaliknya jika PBij < 0 menjelaskan bahwa pertumbuhan sektor i di Ra = - 0,005 Rasio sektor i daerah atas (R. Diketahui: Yi. A = Rp11. Yi. = Rp11. INTAN Jurnal Penelitian Tambang Situmorang Ditanya Jawab INTAN Volume 7. Nomor 1, 2024 : Ri. : Ri= YAi. OeYi. Yi. Ri = Rp11. 000OeRp11. ycIp11. Ri = 0,005 Rasio sektor i daerah bawah . Diketahui: YijA = Rp171. Yij = Rp179. Ditanya : ri. Jawab : ri = YAij OeYij Yij = Rp179. PPWij = OeRp9. 969,86 Berdasarkan persamaan 1. 7 dapat ditentukan pergeseran bersih yaitu: Pergeseran bersih (PB) Diketahui : PPij = Rp1. 740,93 PPWij = OeRp9. 969,86 Ditanya : PBij . Jawab : PBij = PPij PPWij PBij = Rp1. 740,93 (OeRp9. PBij = -Rp7. 228,93 % PBij = . cEyaAycnyc )/ycUycnyc y 100% Rp171. 000Oe Rp179. OeRp7. 228,93 Rp179. y 100% Rp179. = -4,21 % ri = - 0,047 Nilai persentase pertumbuhan wilayah Berdasarkan persamaan 4, persamaan 5 dapat dihitung dengan menggunakan dan persamaan 6 dapat dihitung komponen persamaan 8 persamaan 9 dan persamaan 10. pertumbuhan nasional (PN), pertumbuhan Persentase pertumbuhan nasional proporsional (PP) dan pertumbuhan pangsa Diketahui : wilyah (PPW). PNij = Rp920. 771,07 Pertumbuhan Nasional (PN) Yij = Rp179. Diketahui : Ditanya : %ycEycAycnyc . Ra = - 0,005 Jawab Yij = Rp179. %ycEycA . cEycA ycnyc ycnyc )/ycUycnyc y 100% Ditanya : PN. ycIycy. 194,48 %ycEycA y 100% Jawab : PNij = (R a )Yij ycnyc Rp179. PNij = Oe0,005y Rp179. %ycEycAycnyc = 4,522% PNij = Rp920. 771,07 Persentase pertumbuhan proporsional Pertumbuhan proporsional (PP) Diketahui : PPij = Rp1. 740,93 Diketahui : Yij = Rp179. Ra = -0,005 Ditanya : %ycEycEycnyc . Ri = 0,005 Jawab : %ycEycEycnyc = . cEycEycnyc )/ycUycnyc y 100% Yij = Rp179. Rp1. 740,93 %ycEycEycnyc = y 100% Ditanya : PPij . Rp179. %ycEycEycnyc = -0,512% Jawab : PPij = (R i Oe R a )Yij Persentase Pertumbuhan Pangsa Wilayah PPij = . ,005 0,. y Rp179. Diketahui : PPij = Rp1. 740,93 PPWij = OeRp9. 969,86 Pertumbuhan pangsa wilayah (PPW) Yij = Rp179. Diketahui : Ditanya : %ycEycEycOycnyc . ri = - 0,047 Jawab Ri = 0,005 Yij = Rp179. %ycEycEycOycnyc = . cEycEycnyc )/ycUycnyc y 100% OeRp9. 969,86 Ditanya : PPW. ycEycEycOycnyc = y 100% ycEycEycOycnyc = Rp179. Jawab : PPWij = . i Oe R i )Yij -5,26% PPWij =(-0,047-0,. y Yij Tabel 1. Hasil Pengolahan Shift Share Analysis Periode 2020 Ae 2021 Sektor Pertanian. Kehutanan, danPerikanan/Agriculture. Forestry &Fishing Pertambangan dan Penggalian/Mining & Quarrying Industri Pengolahan/Manufacturing Pengadaan Listrik dan Gas/Electricity & Gas INTAN Jurnal Penelitian Tambang PPW -0,512 1,49 0,08 1,57 -0,512 -0,512 -0,512 1,05 -1,79 11,01 -5,26 11,46 16,76 -4,21 9,66 27,78 Situmorang INTAN Volume 7. Nomor 1, 2024 Sektor Pengadaan Air. Pengelolaan Sampah. Limbah dan Daur Ulang/Water supply. Sewerage. Waste Management &Remediation Activities Konstruksi/Construction Perdagangan Besar dan Eceran. Reparasi Mobil dan Sepeda Motor/Wholesale &Retail Trade. Repair of Motor Vehicles&Motorcycles Transportasi dan Pergudangan/Transportation & Storage Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum/Accomodation & food Service Activities Informasi dan Komunikasi/Information &Communication Jasa Keuangan dan Asuransi/Financial & Insurance Activities Real Estat/Real Estate Activities Jasa Perusahaan/Bussiness Activities Administrasi Pemerintahan. Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib/Public Administration & Defence. Compulsory Social Security Jasa Pendidikan/Education Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial/ Human Health and Social Work Activities Jasa lainnya/Other Service Activities Profil pertumbuhan sektor pertambangan menggunakan shift share analysis dapat dilihat dari nilai PP dan PPW yang sudah dihitung dan dikelompokkan menjadi empat kuadran yang sesuai dengan keadaan sektor masing masing. Berdasarkan perhitungan shift share analysis tabel 1 maka sektor pertambangan termasuk dalam kuadran II. Dapat disimpulkan bahwa sekktor pertambangan memiliki pertumbuhan yang cepat tetapi memiliki daya saing yang buruk. Berdasarkan nilai Pergeseran bersih (PB) sektor pertambangan termaksud sektor yang lamban. Profil sektor tahun 2020 Ae 2021 dapat dilihat pada gambar 1. 5 dan profil sektor tahun 2016 Ae 2020 dapat di gambarkan pada kuadran berikut: PPW -0,512 4,56 2,24 6,80 -0,512 -0,512 -2,43 2,88 3,05 0,47 0,62 3,35 -0,512 -0,512 -2,24 4,20 21,55 1,25 19,31 5,44 -0,512 -0,512 -0,512 -0,512 -0,512 0,77 3,56 3,06 -1,66 1,20 10,45 10,27 0,93 2,24 -0,20 11,23 13,83 3,98 0,59 1,00 -0,512 -0,512 1,07 9,18 0,37 -3,99 1,44 5,19 -0,512 4,76 -5,57 -0,81 Gambar 2. Profil Pertumbuhan Sektor Tahun 2017 Ae 2018 Gambar 3. Profil Pertumbuhan Sektor Tahun 2018 Ae 2019 Gambar 1. Profil Pertumbuhan Sektor Tahun 2016 Ae 2017 INTAN Jurnal Penelitian Tambang Situmorang PPW INTAN Volume 7. Nomor 1, 2024 PP KUADRAN IV KUADRAN I 1, 9, 17 3, 4, 7, 11, 14, 16 Kuadran PPW KUADRAN i KUADRAN II 6, 8, 12, 13, 15 2, 5, 10 2016 - 2017 - 2018 - 2019 - 2020 2017 2018 2019 2020 2021 Gambar 4. Profil Pertumbuhan Sektor Tahun 2019Ae2020 Gambar 6. Grafik profil pertumbuhan sektor pertambangan 2016 Ae 2021 PP - KUADRAN IV KUADRAN I 3, 6, 1, 4, 5, 7, 9, 8, 13 10, 11, 12, 15 KUADRAN i KUADRAN II PPW Periode Dari gambar 6 dapat dilihat mulai tahun 2016 Ae 2019 sektor pertambangan termasuk dalam kuadran ke IV atau sektor yang mengalami pertumbuhan lambat namun memiliki daya saing yang baik. Hal ini terjadi karena bahan galian yang berada di kawasan tanah kepemilikan masyarakat menjadi penghalang bagi para investor untuk berinvestasi. Sumber daya mineral yang ada di daerah pemukiman dan kebun milik masyarakat sangat sulit dalam pengusahaannya dan harus melewati tahap tahap agar lahan tersebut dapat dimanfaatkan. Berdasarkan undang Ae undang Minerba No 4 Tahun 2009 menjelaskan bahwa pemegang ijin usaha pertambangan dapat melakukan kegiatan pertambangan apabila telah mendapat persetujuan dari pemegang hak atas tanah. Selain itu bahan galian di kabupaten manokwari berada pada kawasan hutan produksi, irigasi, kawasan industri dan kawasan cagar alam, sehingga bahan galian yang berada pada kawasan ini tidak dapat dilakukan proses Hal ini mengakibatkan pertumbuhan sektor pertambangan di Kabupaten Manokwari Pergeseran terjadi di tahun 2019 Ae 2021 dimana pertumbuhan sektor pertambangan di Manokwari semakin cepat hal ini terjadi karena semakin banyaknya kewenangan izin usaha pertambangan di Manokwari. Laporan penerbitan izin usaha pertambangan oleh pemerintah provinsi Papua Barat pertambangan di tahun 2019 dan tiga ditahun 2020 yang mendapatkan izin usaha. Hal ini berdampak positif dalam miningkatkan pertumbuhan sektor pertambangan di Manokwari. 2, 14, PPW 16, 17 Gambar 5. Profil Pertumbuhan Sektor Tahun 2020 Ae 2021 PEMBAHASAN Berdasarkan perhitungan shift share analysis dapat dilihat pergeseran dan perubahan peran sektor pertambangan dari tahun 2016 Ae 2021 pada tabel Tabel 2. Hasil Shift Share Analysis Tahun PPW Kuadran 2016 - 2017 -5,37 7,57 2017 - 2018 -2,08 3,05 2018 - 2019 -3,11 10,14 2019 - 2020 0,74 -6,16 2020 - 2021 1,05 -5,26 KESIMPULAN Profil pertumbuhan sektor pertambangan di Kabupaten Manokwari berdasarkan shift share analysis yaitu bahwa mulai dari tahun 2016 sampai pada tahun 2019 sektor pertambangan termaksuk dalam kuadran IV dimana sektor pertambangan memiliki pertumbuhan yang lambat namun memiliki daya saing yang baik dibandingkan dengan sektor pertambangan di wilayah lainnya. Pada tahun 2019 sampai tahun 2021 sektor pertambangan mengalami Sektor pertambangan termasuk dalam Dari tabel hasil shift share analysis dapat digambarkan secara grafik profil pertumbuhan sektor pertambangan 2012 Ae 2021 sebagai berikut: INTAN Jurnal Penelitian Tambang Situmorang INTAN Volume 7. Nomor 1, 2024 kuadran II yaitu dengan pertumbuhan yang cepat tetapi daya saing yang tidak baik atau buruk terhadap wilayah lain. BPS Kabupaten Manokwari, 2017. Produk Domestik Regional Bruto Menurut Lapangan Usaha. Kabupaten Manokwari. BPS Provinsi Papua Barat, 2019. Produk Domestik Regional Bruto Menurut Lapangan Usaha Provinsi Papua Barat. Hermawan. Hardy. Pengaruh Sektor Pertambangan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Dan Pembangunan Manusia. Institut Pertanian Bogor. Kementrian energi dan sumber daya mineral. Laporan EITI Indonesia. Jakarta: Kementrian Energi Dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. Sandu siyoto. Dasar Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Literasi Media. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta. Bandung. DAFTAR PUSTAKA