Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada : Jurnal Ilmu Ilmu Keperawatan. Analis Kesehatan dan Farmasi Volume 24 Nomor 2 Agustus 2024 PENGARUH PIJAT TUINA TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN BALITA DI DESA NGRANDU KECAMATAN GEYER KABUPATEN GROBOGAN The Effect of Tuina Massage on Increasing the Weight of Toddlers in Ngrandu Village Geyer Subdistrict Grobogan District Adil Liya Rimbani 1. Maryatun 1 Sarjana Ilmu Keperawatan. Universitas AoAisyiyah Surakarta e-mail korespondensi: adilliarimbani. studens@aiska-university. ABSTRACT Toddlerhood is an important and critical part of the growth process to determine future physical and mental development. Increased body weight and head circumference are important indicators in monitoring the growth of children under five (Sani et al. , 2. In children who are underweight. Tuina massage can improve blood circulation in the digestive system, stimulate an increase in appetite, optimize nutrient absorption, and support weight gain (Rahma et al. , 2. The focus of this research is on Tuina massage treatment as an alternative to increase the growth of children under five. The purpose of this study is to determine whether there is an effect of Tuina massage on increasing toddler The research design used was a quasi-experiment using the pretest and posttest without control The research respondents used 22 toddlers of Ngrandu Village. Geyer District. Grobogan Regency aged 1 to 5 years with body weight less than their age. Research sampling using the total sample method. This study only used the intervention group. Tuina massage which was given treatment once for 6 consecutive days with 8 massage movements for 15 minutes. The paired t test results show that the significance value . -value of 0. 000, which is less than 0. means that there is a difference in body weight between the pretest and posttest values of Tuina massage. Based on statistical tests, the Tuina massage intervention has a significant effect on toddler weight. This means that Tuina massage is effective in increasing the weight of toddlers in Ngrandu Village. Geyer District. Grobogan Regency. Keywords: Tuina Massage. Weight. Toddlers. ABSTRAK Masa balita merupakan bagian penting dan masa kritis dari proses pertumbuhan untuk menentukan perkembangan fisik serta mental di masa depan. Peningkatan berat badan dan ukuran lingkar kepala merupakan indikator penting dalam memantau pertumbuhan anak balita (Sani et al. , 2. Pada anak yang mengalami kurang berat badan, pijat Tuina dapat memperbaiki sirkulasi darah dalam sistem pencernaan, merangsang peningkatan nafsu makan, mengoptimalkan absorpsi nutrisi, serta mendukung Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada : Jurnal Ilmu Ilmu Keperawatan. Analis Kesehatan dan Farmasi Volume 24 Nomor 2 Agustus 2024 peningkatan berat badan (Rahma et al. , 2. Fokus penelitian ini adalah perlakuan pijat Tuina sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan pertumbuhan anak balita. Tujuan penelitian ini apakah ada pengaruh pijat Tuina terhadap peningkatan berat badan balita. Rancangan penelitian yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan menggunakan metode pretest dan posttest without control. Responden penelitian menggunakan 22 balita Desa Ngrandu Kecamatan Geyer Kabupaten Grobogan umur 1 sampai 5 tahun dengan berat badan kurang dari usianya. Pengambilan sampel penelitian menggunakan metode total sampel. Penelitian ini hanya menggunakan kelompok intervensi, pijat Tuina yang diberikan perlakuan sekali selama 6 hari berturut-turut dengan 8 gerakan pemijatan selama 15 menit. Hasil uji paired t test menunjukkan bahwa nilai signifikansi . -value sebesar 0. 000 yang kurang dari . artinya, terdapat perbedaan berat badan antara nilai pretest dan posttest pemberian pijat Tuina. Berdasarkan uji statistik, intervensi pijat Tuina memiliki efek signifikan pada berat badan balita. Artinya, pijat Tuina efektif meningkatkan berat badan balita di Desa Ngrandu Kecamatan Geyer Kabupaten Grobogan. Kata Kunci : Pijat Tuina. Berat Badan. Balita. Diterima: 08-08-2024 Direview: 09-08-2024 PENDAHULUAN Diterbitkan: 20-08-2024 Indonesia masih menghadapi masalah Pertumbuhan dan perkembangan fisik gizi buruk pada anak, terutama stunting dan maupun mental pada balita berlangsung sangat Pada tahun 2018, prevalensi wasting di Pada masa ini kesehatan anak balita Indonesia sebesar 10. 2% dengan batas ambang sangat penting untuk diperhatikan. Asupan yang tinggi, sedangkan prevalensi stunting di makanan yang cukup, nutrisi yang memadai. Indonesia tahun 2022 sebesar 31. 0% dengan serta perawatan yang baik sangat penting bagi batas ambang sangat tinggi. (WHO, 2. kesehatan balita (Kementerian Kesehatan RI. Kabupaten Grobogan prevalensi stunting tahun Umur anak dibawah lima tahun adalah 2019 sebesar 29. 13%, yang menurun menjadi masa penting dalam proses pertumbuhan dan 6% pada tahun perkembangan, karena pada masa ini terjadi meningkat menjadi 19. 3% pada tahun 2022. perkembangan yang cepat untuk menentukan Prevalensi stunting di Kecamatan Geyer Kabupaten Grobogan tetapi kembali Aspek pertumbuhan dapat diamati sebagai daerah stunting tinggi dengan cakupan melalui kenaikan berat badan dan lingkar kepala, sedangkan perkembangan dinilai dari Bangsri. Karanganyar, dan Ngrandu (Bappeda Kabupaten Grobogan, 2. Asemrudung, berbahasa, dan berpikir (Sani et al. , 2. Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada : Jurnal Ilmu Ilmu Keperawatan. Analis Kesehatan dan Farmasi Volume 24 Nomor 2 Agustus 2024 Untuk Penelitian ini berharap dapat memberikan diperlukan pendekatan yang komprehensif kontribusi pada pengembangan intervensi dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk berbasis bukti yang dapat diterapkan di daerah institusi perguruan tinggi untuk melakukan stunting tinggi untuk meningkatkan kesehatan penelitian dan pengembangan yang sesuai dan kesejahteraan anak dengan konteks kebutuhan. Salah satu strategi METODE PENELITIAN meningkatkan gizi, terutama di daerah stunting Desain penelitian quasi eksperimen Hal ini dapat dicapai melalui pendekatan dengan rancangan pretest dan posttest without farmakologi dan non farmakologi, seperti control untuk melihat pengaruh terhadap variabel antara sebelum dan sesudah perlakuan. mikronutrien, serta promosi praktik tradisional Penelitian seperti jamu, pijat, dan akupuntur(Ningsih & Kecamatan Geyer Kabupaten Grobogan pada Ramadhena, 2. bulan Desember 2023 sampai bulan juli 2024. Pijat Desa Ngrandu Populasi penelitian melibatkan 22 balita usia 1 pengobatan atau terapi yang paling tua di dunia, sampai 5 tahun dengan berat badan kurang dari Pengambilan perawatan kesehatan (Amru et al. , 2. Pijat penelitian dengan total sampling yaitu 22 balita tuina terbukti efektif untuk meningkatkan berat dengan berat badan kurang di Desa Ngrandu badan dan kesehatan anak. Misalnya, pijat tuina Kecamatan Geyer Kabupaten Grobogan. Variabel independen adalah pijat tuina, merangsang nafsu makan, dan memperlancar penyerapan nutrisi, sehingga berat badan anak dapat meningkat (Rahma et al. , 2. Namun, banyak orangtua yang tidak mengetahui berfokus pada titik refleksi di meridian limpa manfaat pijat tuina, seperti yang terlihat dari dan lambung pada tangan, perut, kaki, dan wawancara dengan 10 orangtua balita di Desa Metode ini dilakukan 1 kali setiap Ngrandu. Kecamatan Geyer dimana 6 orangtua hari selama 6 hari secara berurutan dengan menyatakan bahwa anaknya kurang nafsu melakukan 8 gerakan pemijatan selama 15 makan sehingga berat badan anak menurun, dan menit untuk membantu mengembalikan fungsi masih banyak yang belum mengetahui tentang pencernaan dan metabolisme tubuh(Saidah & pijat Tuina. Dewi, 2. Penimbangan berat badan balita Pijat Tuina suatu teknik pemijatan Oleh karena itu, tujuan dari penelitian diukur dengan timbangan digital menggunakan ini adalah untuk mengetahui efektivitas pijat satuan kilogram yang dikalibrasikan di Balai Tuina dalam memperbaiki berat badan balita di Pengujian Alat Fasilitas Kesehatan di Surakarta Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada : Jurnal Ilmu Ilmu Keperawatan. Analis Kesehatan dan Farmasi Volume 24 Nomor 2 Agustus 2024 1/BPAFKS/LPK/2024/03883. Etika penelitian . ,4%), 2 tahun sebanyak 7 balita . ,8%), 3 tahun sebanyak 2 balita . ,1%), 4 tahun anonimitas, dan kerahasiaan. Kelaikan etik sebanyak 3 balita . ,6%), dan umur 5 tahun dalam penelitian ini dilakukan di Universitas sebanyak 2 balita . ,1%). AoAisyiyah Surakarta Tabel 2 Distribusi Karakteristik Balita 186/V/AUEC/2024. Data berdasarkan Jenis Kelamin menggunakan Microsoft Excel dan SPSS Statistic 26. Pengolahan data berupa analisis univariat menganalisis karakteristik responden berdasarkan umur dan jenis kelamin, sedangkan Jenis Frekuensi Presentase Laki Ae laki Perempuan Kelamin analisa bivariat dilakukan untuk menganalisis perbedaan berat badan sebelum dan sesudah Tuina. Data Berdasarkan tabel 2 Karakteristik jenis kelamin menunjukkan dari 22 responden, menggunakan Uji Paired T Test dengan nilai sebagian besar berjenis kelamin perempuan signifikansi p > 0. sebanyak 12 balita . ,5%) sedangkan laki-laki sebanyak 10 balita . ,5%). HASIL DAN PEMBAHASAN Gambaran Umum Balita Pengaruh Pijat Tuina terhadap Berat Badan Balita Gambaran umum balita menjelaskan Tabel 3 Distribusi berat badan balita sebelum distribusi data frekuensi berdasarkan usia dan sesudah diberikan Pijat Tuina dan jenis kelamin balita. Berikut data distribusi karakteristik balita: Tabel 1 Distribusi Karakteristik Balita Pijat Mean Tuina Mean Value berdasarkan Umur Umur Frekuensi Presentase 1 Tahun 2 Tahun 3 Tahun 4 Tahun 5 Tahun Berat pre test Berat post test Berdasarkan tabel 1 diatas dapat diketahui bahwa distribusi umur dari 22 responden, yaitu 1 tahun yaitu sebanyak 8 balita Nilai rata-rata sebelum dan sesudah menunjukkan terdapat peningkatan berat Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada : Jurnal Ilmu Ilmu Keperawatan. Analis Kesehatan dan Farmasi Volume 24 Nomor 2 Agustus 2024 badan sebelum dan sesudah diberikan pijat makan, serta perasaan kenyang yang berlebihan Tuina dengan rata-rata peningkatan sebesar 1591 Kg. Sebelum mendapatkan pijat Tuina Pijat Tuina dilakukan satu kali sehari nilai rata-rata berat badan sebesar 9. 882 kg selama 6 hari berturut-turut. Jika diperlukan sedangkan nilai rata-rata berat badan sesudah penambahan jenis pijatan baru, berikan jeda 041 kg. Nilai p-value 0. 000 < 0. selama 1 sampai 2 hari sebelum memulai maka ada pengaruh pijat Tuina terhadap pemijatan dan fokuskan pada salah satu tangan peningkatan berat badan balita. saja (Palupi et al. , . Menurut Rahma et al. , . PEMBAHASAN Tuina membantu peredaran darah dan fungsi Berdasarkan hasil penelitian yang pencernaan menjadi lancar. Dimana dengan ditunjukkan pada tabel 3, sebelum dan sesudah pemijatan dapat meningkatkan motilitas usus, diberikan pijat Tuina bahwa ada perbedaan dan sehingga dapat membantu penyerapan zat peningkatan berat badan balita. Hal ini sesuai makanan lebih baik, nafsu makan meningkat teori penelitian Suharsanto et al. , . serta meningkatkan berat badan balita. Menurut menjelaskan bahwa salah satu penyebab Saidah & Dewi, . pijat Tuina merupakan masalah berat badan pada balita salah satunya jenis pijat yang menggunakan teknik seperti yaitu penurunan nafsu makan. Balita yang memijat, menggeser, mengetuk, menggosok, kekurangan nutrisi dapat dilihat dari berat badannya yang kurang dari umurnya dan nafsu menggetarkan area tubuh tertentu. Sistem saraf makan yang rendah. Pijat Tuina adalah salah satu stimulasi yang membantu meningkatkan mengirimkan sinyal melalui saraf vagus, yang nafsu makan anak. berfungsi mengatur organ tubuh seperti thoraks Menurut dan abdomen serta berfungsi sebagai sistem . pijat Tuina merupakan modifikasi Pemijatan pada saraf parasimpatis atau akupuntur dengan teknik sederhana yaitu menekan titik meridian tubuh tanpa jarum. lambung dan meningkatkan sekresi hormone Pijatan ini dirancang khusus untuk mengatasi Hormon gastrin masalah kesulitan makan dan berat badan anak. merangsang pelepasan beberapa zat penting. Salah satu penyebab utama kesulitan makan seperti produksi insulin dapat mempermudah balita adalah gangguan fungsi limpa dan sistem pencernaan jadi makanan yang masuk ke hidroklorida, pepsinogen, enzim pancreas, mukus serta meningkatkan aliran empedu dari mengakibatkan stagnasi makanan di dalam hati memudahkan proses pencernaan makanan Gejala yang umum terjadi pada dan motilitas lambung. Hormon ini berfungsi anak adalah muntah, rasa mual saat diberikan Ramadhena. Ningsih vagus dapat berperan dalam Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada : Jurnal Ilmu Ilmu Keperawatan. Analis Kesehatan dan Farmasi Volume 24 Nomor 2 Agustus 2024 dengan standar deviasi 10. 57 sedangkan nilai kapasitasnya tanpa meningkatkan tekanan di rata-rata kelompok pijat bayi sehat adalah 26. dengan standar deviasi 9. Hal ini sesuai teori pencampuran makanan, pendorongan makanan. Riska et al. , . bahwa pijat Tuina dan penyerapan nutrisi dapat berlangsung lebih Penelitian ini didukung Noflidaputri et bertujuan untuk membantu meningkatkan nafsu , . bahwa pijat Tuina meningkatkan makan anak. Secara fisiologis, sentuhan pijat selera makan balita dan berat badan, karena dapat mempengaruhi mekanisme gelombang stimulasi di titik meridian dapat memperbaiki otak, khususnya kelenjar hipotalamus, yang berperan sebagai pusat pengatur respon lapar Dengan Selain pencernaan sehingga fungsi tersebut menjadi lebih optimal. hipotalamus juga menghasilkan hormon ghrelin Penelitian yang sama dijelaskan oleh yang mempengaruhi peningkatan nafsu makan. Rangkuti, . bahwa pijat Tuina dapat Penelitian ini sejalan dengan penelitian meningkatkan nafsu makan balita dengan cara yang dilakukan oleh Chairunnisa et al. , . melancarkan sirkulasi darah, memaksimalkan pijat Tuina berdampak pada kenaikan berat badan, dengan peningkatan tertinggi sebesar motilitas usus, dan penyerapan nutrisi. Sesuai 6 kg dan kenaikan terendah sebesar 200 gram. teori yang dikemukakan oleh Kursani et al. Selain itu, 28 balita . ,3%) mengalami . bahwa pijatan dapat membuat anak peningkatan berat badan, dan 2 balita . ,6%) rileks dan istirahat dengan efektif, sehingga mengalami berat badan tetap. Hal ini sejalan ketika bangun tidur memiliki energi yang cukup dengan hasil penelitian Himawati & Wigati, untuk beraktivitas. Ketika melakukan aktivitas . menunjukkan hasil rata Ae rata berat bermain, balita akan merasa cepat lapar badan kelompok eksperimen 11. 80 kg dengan sehingga selera makannya meningkat. Hal ini 60 kg, sedangkan kelompok control menyebabkan aktivitas saraf vagus meningkat 70 kg dengan kenaikan 0. 20 kg. dalam menggerakkan sel peristaltic untuk mendorong makanan ke saluran pencernaan. Penelitian sebelum pijat Tuina rataAerata 10. 60 kg dengan Widowati & Hanum, . menunjukkan standar deviasi 2. Sesudah pijat Tuina, bahwa kenaikan berat badan balita setelah pijat berat badan meningkat dengan rata-rata 10. Tuina rataAerata kg dengan standar deviasi 2. Terdapat 27 Kg. Menurut Windyarti et al. perbedaan antara nilai rata Ae rata berat badan . pijat Tuina lebih efektif meningkatkan sebelum dan sesudah pijat Tuina. Seperti yang perilaku makan balita daripada pijat bayi sehat. dijelaskan oleh Hidayanti, . balita yang Nilai rataAerata kelompok pijat tuina yaitu 36. mendapatkan perlakuan pijat Tuina selama 6 menunjukkan bahwa berat badan anak balita Penelitian Husanah & Megasari, . Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada : Jurnal Ilmu Ilmu Keperawatan. Analis Kesehatan dan Farmasi Volume 24 Nomor 2 Agustus 2024 hari mengalami peningkatan berat badan. kurang atau sangat kurang. Selain itu, pijat Berdasarkan status gizi 66% . Tuina dapat diterapkan oleh kader posyandu gizi baik sedangkan 33% . status gizi dan bidan desa sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan kesehatan dan pertumbuhan Berdasarkan penelitian terdahulu yang Tuina DAFTAR PUSTAKA