Iqra: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi Volume 18 Nomor 1 Mei 2024 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 Analisis Literasi Digital Guru PAUD Melalui Pemanfaatan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Dalam Pembelajaran 1Resti Budianti, 2Wahyu Lestari 12Prodi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Semarang restibudianti@students. ABSTRAK Saat ini, untuk mendukung proses pembelajaran, guru PAUD diharapkan memiliki literasi digital yang baik. Hal ini dianggap semakin penting karena generasi saat ini sangat dekat dengan teknologi, yang berarti mereka harus belajar sejak dini tentang bagaimana teknologi informasi dapat memberikan manfaat yang signifikan. Studi ini memberikan informasi awal untuk meningkatkan kemampuan guru, khususnya guru PAUD yang memiliki kemampuan literasi digital untuk menggunakan TIK dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melakukan penelitian kepustakaan tentang karya dan penelitian sebelumnya yang relevan, serta kuesioner yang dikirim melalui Google Forms dan panduan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, kemampuan guru PAUD untuk literasi digital telah meningkat sejak pandemic. Responden sudah tidak merasa canggung atau gagap teknologi saat diminta untuk melakukan aktivitas pembelajaran menggunakan TIK. Diperlukan peningkatan kompetensi lanjutan bagi guru PAUD agar dapat mendampingi anak didiknya dalam memanfaatkan teknologi terkini untuk pembelajaran serta memberikan bekal literasi digital agar kelak bijak menggunakan teknologi. Keywords: Digital Literacy. ICT. ICT Utilization. Learning. Literacy ABSTRACT Currently, to support the learning process. PAUD teachers are expected to have good digital literacy. This is increasingly important because students are currently very close to technology, which means they have to learn from an early age about how information technology can provide significant benefits. This study provides initial information to improve the abilities of teachers, especially PAUD teachers who have digital literacy skills to use ICT in learning. This research uses a descriptive qualitative approach by conducting library research on relevant previous works and research, as well as a questionnaire sent via Google Forms and interview guide. Based on research results, the abilities of PAUD teachers for digital literacy have increased since the pandemic. Respondents no longer feel interested or EASAR about technology when asked to carry out learning activities using ICT. Further competency improvement is needed for PAUD teachers so they can accompany young children in utilizing the latest technology for learning and provide digital literacy provisions so that they will be wise in using technology in the future. Keywords: Digital Literacy. ICT. ICT Utilization. Learning. Literacy Iqra: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi Volume 18 Nomor 1 Mei 2024 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 PENDAHULUAN Pandemi yang melanda di tahun 2020 telah mengubah pola dan gaya hidup kita dalam menjalani aktivitas. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang telah menjadi bagian dari kehidupan, memiliki peranan penting selama masa pandemi tersebut. Banyak aktivitas yang akhirnya mengandalkan TIK agar roda kehidupan terus berjalan. Hal itu terjadi pula dalam proses pembelajaran di setiap jenjang dan mengharuskan seluruh pelaku yang terlibat di dalamnya menyesuaikan pola dan gaya yang mungkin sebelumnya belum pernah TIK memegang peranan penting agar pendidikan terus berjalan dan tranfer ilmu senantisa bergulir seiring perkembangan jaman. Pemanfaatan TIK dalam pembelajaran sebenarnya bukan hal yang baru, sebelum pandemi pun sudah kerap digunakan dan dimanfaatkan oleh para pelaku pendidikan. Gaungnya semakin bergema di saat kontak fisik harus dibatasi dan TIK menjadi salah satu cara ntuk menjembataninya. Kebijakan Program "Merdeka Belajar" saat ini berfokus pada tiga dari enam literasi dasar: literasi baca tulis, literasi numerasi, dan literasi digital. Tujuan kebijakan ini adalah untuk melakukan transformasi pendidikan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan di era revolusi industri 4. 1Saat ini literasi digital menjadi hal penting untuk dikuasai karena makin maraknya penggunaan TIK dalam segala bidang termasuk pendidikan. Literasi digital adalah komunikasi, atau jaringan untuk menemukan, mengevaluasi, menggunakan, dan membuat informasi secara bijak, cerdas, cermat, tepat, dan patuh hukum untuk membina komunikasi dan interaksi dalam kehidupan sehari-hari 2 Prensky . memperkenalkan istilah Digital Natives dan Digital Immigrants saat membahas perbedaan antara guru yang menggunakan pendekatan pendidikan yang lebih tua daripada siswa yang lahir pada dekade terakhir abad ke-20. Tidak seperti generasi digital immigrant, generasi digital native lahir saat teknologi sudah ada di lingkungannya. Namun, istilah digital native sebenarnya tidak mengacu pada generasi tertentu. Predikat ini ditujukan Iqra: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi Volume 18 Nomor 1 Mei 2024 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 kepada semua kelompok anak-anak dan orang dewasa yang menggunakan teknologi seperti internet, komputer, dan perangkat mobile. Pendatang dunia digital, atau digital native, dapat diajarkan literasi digital. Para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), rata-rata berusia 20 hingga 30 tahun, umumnya termasuk dalam kategori ini (Roshonah, et. al, 2. Menurut Lindfors et al. , pengembangan literasi digital berjenjang. Pertama, kompetensi digital terdiri dari keterampilan, pemahaman, konsep, pendekatan, dan perilaku. Kedua, penggunaan digital adalah bagaimana kompetensi digital digunakan dalam konteks tertentu. Ketiga, transformasi digital adalah bagaimana kreativitas dan inovasi dibutuhkan dalam dunia Melihat hal tersebut sepatutnya guru PAUD memiliki literasi digital yang baik, untuk mendukung proses pembelajaran. Hal ini dirasa semakin diperlukan karena generasi saat ini sudah sangat dekat dengan teknologi sehingga perlu mendapatkan pemahaman sejak dini agar TIK dapat memberikan manfaat besar. Penelitian ini merupakan informasi awal untuk peningkatan kompetensi guru, khususnya kemampuan literasi digital guru PAUD untuk memanfaatkan TIK dalam pembelajaran METODE PENELITIAN Metode yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan kuesioner yang dikirim melalui Google Forms. Data yang diperlukan untuk analisis dan penjelasan penelitian ini dikumpulkan melalui kuesioner, dan studi kepustakaan tentang penelitian dan tulisan sebelumnya yang relevan. Penelitian dilakukan kepada guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di salah satu lembaga. Penelitian ini adalah langkah awal untuk penelitian selanjutnya sehingga cakupannya tidak terlalu luas. Kuesioner yang diberikan ke respon meliputi empat aspek untuk menilai kondisi awal guru PAUD, diantaranya: keterampilan menggunakan perangkat pendukung TIK, keterampilan guru menggunakan TIK dalam pembelajaran, pemanfaatan TIK dalam pembelajaran, dan pemanfaatan TIK dalam interaksi sosial guru dengan orang tua. Iqra: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi Volume 18 Nomor 1 Mei 2024 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 HASIL DAN PEMBAHASAN Nomor Kriteria yang Digunakan Keterampilan Mengoperasikan Komputer Keterampilan Menggunakan Internet sebagai akses pendukung dalam aktivitas pendidikan Keterampilan Mengoperasikan Aplikasi Komputer dalam Pendidikan Kriteria Keterampilan Membuat Administrasi Pembelajaran Keterampilan Membuat bahan Ajar berbasi TIK Keterampilan Mempersiapkan Rencana Pemblajaran Menggunakan TIK Keterampilan Menyampaikan Materi Pembelajaran Berbasis TIK Keterampilan Mendokumentasika Administrasi Kegiatan Pemebalajaran dalam bentuk Softcopy Keterampilan Melakukan Evaluasi Pembelajaran menggunakan TIK Skala Nilai Serangkaian Kriteriaa dan skala nilai yang digunakan untuk menilai berbagai aspek keterampilan dalam konteks penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam pendidikan. Berikut penjelasannya: Keterampilan Mengoperasikan Komputer: Menilai kemampuan seseorang dalam mengoperasikan komputer. Skala nilai berkisar dari 1 hingga 5, dengan 1 menunjukkan tingkat keterampilan yang rendah, dan 4 menunjukkan tingkat keterampilan yang tinggi. Keterampilan Menggunakan Internet sebagai Akses Pendukung dalam Aktivitas Pendidikan: Menilai kemampuan menggunakan internet sebagai sumber pendukung dalam kegiatan pendidikan. Skala nilai juga berkisar dari 1 hingga 5. Keterampilan Mengoperasikan Aplikasi Komputer dalam Pendidikan: Menilai sejauh mana seseorang dapat mengoperasikan aplikasi komputer terkait dengan kegiatan pendidikan. Kriteriaa Keterampilan Membuat Administrasi Pembelajaran: Menilai keterampilan dalam membuat administrasi pembelajaran. Ini dapat mencakup penilaian terhadap kemampuan menyusun rencana dan jadwal Iqra: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi Volume 18 Nomor 1 Mei 2024 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 Keterampilan Membuat Bahan Ajar berbasis TIK: Menilai kemampuan dalam membuat materi pembelajaran menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Keterampilan Mempersiapkan Rencana Pembelajaran Menggunakan TIK: Menilai kemampuan dalam merancang rencana pembelajaran dengan mengintegrasikan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Keterampilan Menyampaikan Materi Pembelajaran Berbasis TIK: Menilai kemampuan menyampaikan materi pembelajaran dengan memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Keterampilan Mendokumentasikan Administrasi Kegiatan Pembelajaran dalam Bentuk Softcopy: Menilai kemampuan dalam mendokumentasikan administrasi kegiatan pembelajaran dalam format softcopy. Keterampilan Melakukan Evaluasi Pembelajaran menggunakan TIK: Menilai memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Setiap Kriteriaa dinilai menggunakan skala nilai 1 hingga 5, yang mungkin mencerminkan tingkat keahlian atau kualitas kinerja, di mana nilai yang lebih tinggi menunjukkan tingkat keterampilan atau kinerja yang lebih baik. Dari Kriteriaa dan nilai yang sudah ditentukan, selanjutnya di uji coba kepada 10 responden. Berikut nilai yang disajikan setiap Kriteriaa yang didapatkan oleh responen beserta penjelasannya: Tabel 1: Kriteria Keterampilan Mengoperasikan Komputer Nama Respoden Kriteria Keterampilan Mengoperasikan Komputer R10 Nama Responden: Merupakan kolom yang berisi identitas atau nama dari responden yang terlibat dalam penilaian atau survei. Iqra: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi Volume 18 Nomor 1 Mei 2024 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 Kriteria Keterampilan Mengoperasikan Komputer: Merupakan kolom yang berisi penilaian atau skor terhadap keterampilan mengoperasikan komputer dari masing-masing responden. Dalam hal ini, skala penilaian berkisar dari 1 hingga 4, di mana 1 menunjukkan tingkat keterampilan yang rendah, sedangkan 4 menunjukkan tingkat keterampilan yang tinggi. Dengan informasi yang diberikan dalam tabel, kita dapat melihat bahwa setiap responden (R1. R2, dst. ) dinilai berdasarkan keterampilan mengoperasikan komputer, dan nilai yang diberikan berkisar antara 2 Ini bisa mencerminkan sejauh mana setiap responden memiliki keterampilan dalam mengoperasikan komputer, dengan angka yang lebih tinggi menunjukkan tingkat keterampilan yang lebih baik. Berdasarkan keterampilan menggunakan perangkat pendukung TIK, diperoleh hasil ratarata 3. 3 dari nilai 5 yang artiya bahwa dari 10 responden sudah menguasai pengoperasian komputer . ermasuk lapto. Penguasaan pengoperasian komputer secara penuh maksudnya adalah guru sudah dapat menguasai berbagai kendala ringan yang biasa ditemukan, seperti tidak dapat mengisi daya, menyalakan ulang komputer/laptop, terdeteksi virus, atau koneksi Kaitannya dengan penggunaan perangkat teknologi lainnya, seperti koneksi dengan LCD proyektor untuk keperluan aktivitas di sekolah. Responden lainnya masih belum terbiasa, informasi melalui wawancara, di kelas sudah tersedia smart tv yang sudah siap untuk langsung digunakan sehingga tidak perlu melakukan setting alat setiap akan dipakai. Guru dapat langsung mengaktifkan perangkat tersebut menggunakan remote Tabel 2: Kriteria Keterampilan Menggunakan Internet sebagai akses pendukung dalam aktivitas pendidikan Nama Respoden Kriteria Keterampilan Menggunakan Internet Sebagai Akses Pendukung Dalam Aktivitas Pendidikan Iqra: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi Volume 18 Nomor 1 Mei 2024 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 R10 Berdasarkan hasil ini, sebagian besar responden (R1. R2. R6. R7. R8, dan R. dinilai memiliki tingkat keterampilan yang tinggi dalam menggunakan internet sebagai alat pendukung dalam aktivitas pendidikan. Beberapa responden lainnya (R3. R4. R5, dan R. memiliki tingkat keterampilan yang baik, meskipun mungkin tidak setinggi responden lainnya. Tabel 3: Kriteria Keterampilan Mengoperasikan Aplikasi Komputer dalam Pendidikan Nama Respoden Kriteria Keterampilan Mengoperasikan Aplikasi Komputer dalam Pendidikan R10 Berdasarkan hasil ini, sebagian besar responden (R1. R2. R7. R8, dan R. dinilai memiliki tingkat keterampilan yang tinggi dalam mengoperasikan aplikasi komputer dalam pendidikan. Beberapa responden lainnya (R3. R4. R5. R6, dan R. memiliki tingkat keterampilan yang baik, meskipun mungkin tidak setinggi responden lainnya. Iqra: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi Volume 18 Nomor 1 Mei 2024 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 Tabel 4: Kriteria Keterampilan Membuat Administrasi Pembelajaran Nama Respoden Kriteria Keterampilan Membuat Administrasi Pembelajaran R10 Berdasarkan hasil ini, sebagian besar responden (R1. R2. R6. R7. R8, dan R. dinilai memiliki tingkat keterampilan yang tinggi dalam membuat administrasi pembelajaran. Beberapa responden lainnya (R3. R5, dan R. memiliki tingkat keterampilan yang baik, sementara R4 memiliki tingkat keterampilan yang sedang dalam aspek ini. Tabel 5: Kriteria Keterampilan Membuat bahan Ajar berbasi TIK Nama Respoden R10 Kriteria Keterampilan Membuat Bahan Ajar Berbasi TIK Berdasarkan hasil ini, sebagian besar responden (R2. R6. R7. R8, dan R. dinilai memiliki tingkat keterampilan yang tinggi dalam membuat bahan ajar berbasis TIK. Beberapa responden lainnya (R3 dan R. memiliki tingkat Iqra: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi Volume 18 Nomor 1 Mei 2024 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 keterampilan yang baik, sementara R1. R4, dan R5 memiliki tingkat keterampilan yang sedang dalam aspek ini. Tabel 6: Kriteria Keterampilan Mempersiapkan Rencana Pemblajaran Menggunakan TIK Nama Respoden Kriteria Keterampilan Mempersiapkan Rencana Pembelajaran Menggunakan TIK R10 Berdasarkan hasil ini, sebagian besar responden (R2. R7. R8, dan R. dinilai memiliki tingkat keterampilan yang tinggi dalam mempersiapkan rencana pembelajaran menggunakan TIK. Beberapa responden lainnya (R3 dan R. memiliki tingkat keterampilan yang baik, sementara R1. R4. R5, dan R6 memiliki tingkat keterampilan yang sedang dalam aspek ini. Tabel 7: Kriteria Keterampilan Menyampaikan Materi Pembelajaran Berbasis TIK Nama Respoden Kriteria Keterampilan Menyampaikan Materi Pembelajaran Berbasis TIK R10 Iqra: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi Volume 18 Nomor 1 Mei 2024 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 Berdasarkan hasil ini, sebagian besar responden (R2. R7, dan R. dinilai memiliki tingkat keterampilan yang tinggi dalam menyampaikan materi pembelajaran berbasis TIK. Beberapa responden lainnya (R3. R5. R6. R8, dan R. memiliki tingkat keterampilan yang baik, sementara R1 dan R4 memiliki tingkat keterampilan yang sedang dalam aspek ini. Tabel 8: Kriteria Keterampilan Mendokumentasikan Administrasi Kegiatan Pemebalajaran dalam bentuk Softcopy Nama Respoden Kriteria Keterampilan Mendokumentasikan Administrasi Kegiatan Pembalajaran Dalam Bentuk Softcopy R10 Berdasarkan hasil ini, sebagian besar responden (R2. R7, dan R. dinilai administrasi kegiatan pembelajaran dalam bentuk softcopy. Beberapa responden lainnya (R3. R4. R5. R6. R9, dan R. memiliki tingkat keterampilan yang baik, sementara R1 memiliki tingkat keterampilan yang sedang dalam aspek ini. Tabel 9: Kriteria Keterampilan Melakukan Evaluasi Pembelajaran menggunakan TIK Nama Respoden Kriteria Keterampilan Melakukan Evaluasi Pembelajaran Menggunakan TIK Iqra: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi Volume 18 Nomor 1 Mei 2024 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 R10 Berdasarkan hasil ini, sebagian besar responden (R1. R5. R6. R7. R9, dan R. dinilai memiliki tingkat keterampilan yang baik hingga tinggi dalam melakukan evaluasi pembelajaran menggunakan TIK. Namun, beberapa responden (R2. mungkin perlu meningkatkan keterampilan evaluasi pembelajaran mereka dengan menggunakan TIK. Iqra: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi Volume 18 Nomor 1 Mei 2024 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 KESIMPULAN Berdasarkan hasil dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa secara umum, responden telah menguasai sebagian besar keterampilan yang terkait dengan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) Tingkat keterampilan tertinggi terlihat pada penggunaan internet sebagai alat pendukung dalam aktivitas pendidikan, mengoperasikan aplikasi komputer, dan membuat administrasi pembelajaran. Namun, perlu perhatian khusus dalam meningkatkan keterampilan evaluasi pembelajaran menggunakan TIK. Selain itu, hasil ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan pelatihan atau pendekatan yang lebih mendalam terkait dengan penerapan TIK dalam kegiatan pembelajaran. Iqra: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi Volume 18 Nomor 1 Mei 2024 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 DAFTAR PUSTAKA