e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 7 No. 2 (December 2. JISICOM (Journal of Information System. Informatics and Computin. Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. APPLICATION OF THE RAPID APPLICATION DEVELOPMENT METHOD FOR SALES INFORMATION SYSTEM FOR TRADITIONAL MINANG KABAU WEDDING DRESSES Penerapan Metode Rapid Application Development Sistem Informasi Penjualan Baju Pengantin Adat Minang Kabau Hening Hendrato1. Mohamad Saefudin2. Qothrun Nada3 Program Studi Sistem Komputer1,2,3 STMIK Jakarta STI&K1,2,3 Heninghendrato94@gmail. com1, saefudin@gmail. qnada@gmail. Received: October 19. Revised: October 30, 2023. Accepted: November 18, 2023 Issue Period: Vol. 7 No. Pages 333-346 Abstrak: Sistem toko Minang Kabau berjalan tidak efisien karena struktur pengolahan data yang masih manual sehingga menimbulkan sejumlah permasalahan. Pemrosesan data pelanggan, pemrosesan transaksi, dan pembuatan laporan adalah langkah pertama yang menimbulkan masalah. Untuk menghindari redundansi data yang merugikan uang toko, maka dikembangkanlah aplikasi penjualan toko Minang Kabau. Tujuannya adalah untuk menangani dan memproses data yang disimpan dalam sistem database. Pengembangan Aplikasi Cepat yang sering dikenal dengan Metode Pengembangan Sistem RAD digunakan untuk mengembangkan sistem informasi ini. Untuk mempercepat proses, strategi pengembangan ini melibatkan pengurangan tahap-tahap pengembangan. Kemampuan pengolahan data pelanggan dan transaksi disertakan dalam aplikasi penjualan retail Minang Kabau ini. Dengan demikian, aplikasi ini dapat memudahkan pengolahan data, pembuatan laporan, dan pengolahan transaksi toko Minang Kabau. Kata kunci: Sistem. Informasi. RAD. Baju Adat Penganting. Minang Kabau Abstract: The Minang Kabau shop system is running inefficiently because the data processing structure is still manual, causing a number of problems. Processing customer data, processing transactions and generating reports are the first steps that cause problems. To avoid data redundancy which costs the shop money, a Minang Kabau shop sales application was developed. Its purpose is to handle and process data stored in a database system. Rapid Application Development, often known as the RAD System Development Method, is used to develop this information system. speed up the process, this development strategy involves reducing the development Customer and transaction data processing capabilities are included in this Minang Kabau retail sales application. Thus, this application can facilitate data processing, report creation and processing of Minang Kabau store transactions. Keywords: System. Information. RAD. Traditional Bridal Dress. Minangkabau DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 7 No. 2 (December 2. JISICOM (Journal of Information System. Informatics and Computin. Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. PENDAHULUAN Kemajuan zaman modern ini juga dipisahkan oleh munculnya berbagai kemajuan yang mengharapkan suatu bagian dalam kehidupan manusia dan menyebabkan perubahan besar dalam sistem sosial di mata Dalam waktu kemajuan mekanis yang berkelanjutan. Peningkatan Penjualan pakaian adat minang kabau sangat terkenal di kalangan masyarakat kita saat ini. Minang Kabau store adalah toko Perlengkapan Pakaian Pengantin yang berlokasi di Jl. Gajah Mada. Kandis Nanggalo. Padang, yang menjual beberapa jenis pakaian pengantin adat sumatra barat dan lainnya. Sejauh ini, data penawaran dan pemasaran penjualan di Minang Kabau Store saat ini masih manual dan belum dimodernisasi, terlepas dari kesulitan yang dialami saat mencari data klien, data perdagangan, dan nomor bisnis. Mengamati dan mempelajari beberapa permasalahan yang ada, maka rumusan masalahnya adalah Apakah transaksi masih di lakukan secara manual. Masalah berikutnya adalah bagaimana membuat laporan yang akurat. Setelah mengamati dan mempelajari beberapa permasalahan yang terdapat di Minang kabau store, maka yang menjadi ruang lingkup batasan masalahnya adalah Apakah transaksi masih di lakukan secara manual, dan Bagaimana membuat laporan yang akurat. Mempertimbangkan pendirian yang digambarkan, aplikasi yang dibangun harus menyederhanakannya bagi klien untuk berurusan dengan perdagangan. Berdasarkan penjelasan tersebut penelitian ini mencoba membuat sistem penjualan pakaian pengantin adat Sumatra Barat pada Minang Kabau Store Menggunakan Microsoft Visual Foxpro 9. II. METODE DAN MATERI Metode Pengambangan Metode pengembangan RAD (Rapid Application Developmen. diterapkan untuk mempercepat proses pengembangan sistem dengan memprioritaskan iterasi cepat dan melibatkan pengguna dalam setiap tahap. Dalam konteks toko yang menjual pakaian adat Minangkabau, berikut adalah tahapan-tahapan pengembangan sistem menggunakan metode RAD: Pendefinisian Kebutuhan sistem dengan melibatkan pemilik toko. Diskusi mendalam mengenai fungsionalitas yang diinginkan, seperti manajemen stok, sistem pembayaran, serta fitur khusus yang sesuai dengan karakteristik pakaian adat Minangkabau. Analisis Bisnis dengan melibatkan pemilik toko dalam mendefinisikan desain dan fungsionalitas Diskusi ini akan menekankan pada antarmuka pengguna yang ramah pengguna, integrasi proses penjualan, dan kebutuhan unik dari toko pakaian adat. Konstruksi Prototipe dengan mengembangan prototipe sistem yang dapat diuji oleh pengguna. Prototipe ini mencakup antarmuka pengguna, navigasi, dan beberapa fungsi utama seperti manajemen stok dan pembayaran. Pengujian Prototipe oleh pengguna untuk mendapatkan umpan balik lebih lanjut. Hasil pengujian prototipe digunakan untuk memperbaiki dan mengembangkan prototipe lebih lanjut sebelum melangkah ke tahap selanjutnya. Iterasi dan Pengembangan berulang kali mengembangkan dan menguji prototipe sesuai dengan umpan balik yang diterima. Setiap iterasi bertujuan untuk meningkatkan dan menyesuaikan fungsi dan desain sistem berdasarkan pengalaman pengguna. Pengumpulan Data dimana desain model data yang sesuai dengan kebutuhan toko pakaian adat Minangkabau, termasuk manajemen data pelanggan, informasi stok, dan riwayat pembelian. Pengumpulan data ini memastikan sistem dapat mengelola informasi dengan efisien. Pengujian dan Evaluasi Pengguna pada pengujian akhir sistem oleh pengguna untuk memastikan bahwa semua kebutuhan telah dipenuhi dan sistem dapat digunakan dengan efektif. Evaluasi pengguna memungkinkan untuk perbaikan lebih lanjut sebelum implementasi penuh. Implementasi dan Pelatihan dimana pelaksanaan penuh sistem di toko, termasuk migrasi data dan pelatihan staf mengenai cara menggunakan sistem. Evaluasi Lanjutan dan Pemeliharaan dilakukan Setelah implementasi, evaluasi sistem secara terusmenerus dilakukan untuk memastikan kinerjanya memuaskan. DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 7 No. 2 (December 2. JISICOM (Journal of Information System. Informatics and Computin. Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Gambar 1. Metode RAD Sistem Penjualan Baju Adat Minangkabau Penjualan Penjualan adalah penyajian produk untuk menarik minat pelanggan dan mendorong penjualan. Sebaliknya, penjualan adalah ilmu dan seni pengaruh pribadi yang digunakan penjual untuk meyakinkan orang lain agar membeli produk atau jasa yang mereka tawarkan, menurut Swastha . Aplikasi Aplikasi adalah program yang siap digunakan. perangkat lunak yang dirancang untuk melakukan tugas bagi pengguna atau aplikasi lain. Browser web dan perangkat lunak pengolah kata adalah dua contoh aplikasi. Sistem operasi (OS) dan aplikasi pendukung tambahan di komputer akan dimanfaatkan oleh program . Flow of Document Flow of Document (Flowchart Dokume. adalah alat penting dalam pembuatan model sistem yang memungkinkan para profesional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai jaringan proses fungsional yang saling terhubung dengan aliran data, baik secara manual maupun dengan bantuan komputer. Bagan alir dokumen, atau Flow of Document dalam bahasa Indonesia, memiliki peran krusial dalam memudahkan pengembang sistem dan pembaca rancangannya untuk memahami alur dokumen atau data yang menggambarkan prosedur dari sistem secara logis dan pelaporan hasilnya. Hal ini sangat bermanfaat bagi berbagai tingkatan manajemen yang terlibat dalam pengembangan sistem, karena mereka dapat "membaca" deskripsi proses secara visual, menghindari kesalahan interpretasi yang mungkin terjadi dalam penjelasan Dengan demikian. Flow of Document menjadi alat komunikasi yang efektif dalam merancang, mengembangkan, dan memahami sistem dengan lebih baik . Entity Relationship Diagram Menurut Brady dan Loonam . Entity Relationship Diagram (ERD) adalah sebuah metode yang digunakan untuk merancang representasi kebutuhan data dari sebuah organisasi, umumnya dilakukan oleh seorang Analis Sistem pada tahap analisis persyaratan dalam proyek pengembangan sistem. Dalam proses pembuatan ERD, terdapat tiga elemen utama yang akan diciptakan, yaitu: Entitas adalah representasi individu yang mewakili objek yang nyata dan dapat dibedakan dari yang lain, dan entity ini terkait dengan elemen data yang telah didefinisikan. Setiap entitas wajib memiliki atribut yang menggambarkan karakteristiknya. Sebagai contoh, entitas dapat berupa Mahasiswa. Kartu Anggota Perpustakaan (KAP), atau Buku. Hubungan, atau relasi, merujuk pada koneksi antara dua jenis entitas yang digambarkan sebagai garis lurus yang menghubungkan keduanya. Sebagai contoh, ketika seorang Mahasiswa mendaftar sebagai anggota perpustakaan (KAP), relasinya adalah "mendaftar. " Dengan demikian, hubungan ini menggambarkan bagaimana entitas terkait satu sama lain dalam konteks sistem. Atribut adalah elemen yang memberikan informasi lebih rinci tentang jenis entitas yang bersangkutan. Setiap atribut memiliki struktur internal yang mencakup tipe data yang menentukan format atau jenis data yang dapat disimpan dalam atribut tersebut. Dengan atribut, kita dapat menggambarkan karakteristik atau detail tertentu dari suatu entitas, seperti nama, nomor identifikasi, atau tanggal, yang membantu dalam menyimpan dan mengelola data dengan lebih terstruktur dalam basis data. Rapid Application Development Metode Rapid Application Development (RAD) adalah suatu pendekatan dalam pengembangan perangkat lunak yang bertujuan untuk mempercepat proses pembuatan aplikasi dengan mengutamakan DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 7 No. 2 (December 2. JISICOM (Journal of Information System. Informatics and Computin. Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. dan iterasi yang cepat. RAD didasarkan pada ide bahwa lebih baik memiliki produk perangkat lunak yang dapat digunakan dengan cepat daripada menunggu lama untuk menghasilkan produk yang Dalam konteks pengembangan sistem informasi. RAD biasanya digunakan untuk proyek-proyek yang membutuhkan perubahan cepat dan berulang dalam aplikasi yang sedang dikembangkan. Berikut adalah beberapa karakteristik utama dari metode Rapid Application Development: Kolaborasi Tim: RAD mendorong kolaborasi erat antara tim pengembangan, pemangku kepentingan, dan pengguna akhir. Ini bertujuan untuk memastikan pemahaman yang lebih baik tentang kebutuhan bisnis dan permintaan pengguna. Iterasi: Pengembangan RAD melibatkan serangkaian iterasi singkat yang menghasilkan versi awal aplikasi yang dapat digunakan. Setiap iterasi membawa perbaikan dan penyesuaian berdasarkan umpan balik dari Prototyping: Dalam RAD, prototipe aplikasi sering dibangun dalam tahap awal pengembangan untuk memberikan gambaran visual kepada pengguna tentang fitur dan fungsi yang akan ada dalam aplikasi Prototipe ini membantu dalam pemahaman yang lebih baik antara tim pengembangan dan pengguna. Penggunaan Alat dan Framework: RAD memanfaatkan alat dan kerangka kerja . yang ada untuk mempercepat pengembangan. Ini termasuk penggunaan bahasa pemrograman, perpustakaan, dan alat pengembangan yang telah ada. Gambaran Umum Perusahaan Minang Kabau Store adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang penjualan Pakaian pengantin adat minang kabau sumatra barat. Perusahaan ini termasuk perusahaan yang melayani penjualan Pakaian pengantin, dimana sistem yang ada masih menggunakan sistem manual, sehingga terkadang mengakibatkan kesalahan dalam melakukan proses transaksi dan pembuatan laporan. Struktur Manajemen Ini adalah struktur manajemen yang terdapat pada toko Pakaian Pengantin adat Sumatra Barat Minang Kabau Store: Gambar 1 Struktur Manajemen Uraian Tugas. Wewenang Dan Tanggung jawab Pemilik: Menetapkan tujuan dan target yang harus di capai untuk Minang kabau store. Membuat kebijakan yang sudah dilaksanakan dengan baik. Mengecek data-data laporan transaksi. Staff: Menambah data barang. Menambah kasir. Kasir: Melakukan transaksi kepada pelanggan. PEMBAHASA DAN HASIL 1 Flow Of Document (FOD) yang sedang berjalan Dalam toko penjualan baju pengantin adat Minangkabau Store, sistem aliran dokumen berperan penting dalam menjaga kelancaran operasional. Proses dimulai dengan pelanggan yang memberikan pesanan dan preferensi mereka. Selanjutnya, tim penjualan dan desain mengumpulkan informasi ini dan memilih atau merancang baju pengantin sesuai permintaan. Dokumen pesanan dan detail desain dikirim ke departemen DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 7 No. 2 (December 2. JISICOM (Journal of Information System. Informatics and Computin. Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. produksi untuk proses pembuatan baju. Setelah selesai, baju tersebut diperiksa kualitasnya dan dijahit akhir. Kemudian, data pengiriman dan faktur disiapkan oleh bagian administrasi. Selama proses ini, komunikasi yang efisien antara semua departemen sangat penting untuk memastikan baju pengantin adat Minangkabau berkualitas tinggi dan sesuai dengan keinginan pelanggan. Berikut ini adalah FOD yang sedang berlangsung di dalam Toko Minang Kabau Store ini: Gambar 2 Flow Of Document berjalan 2 Permasalahan Dari pembahasan diatas terdapat pembahasan masalah, diantaranya sebagai berikut : Masih melakukan transaksi secara manual Masih pembuatan struk secara manual Masih mencari laporan transaksi secara manual Solusi pemecahan masalahnya sebagai berikut: Membuat aplikasi secara terkomputerisasi dengan beberapa utility, yaitu:Melakukan proses menghitung transaksi secara terkomputerisasi. Melakukan pembuatan laporan serta melakukan pencarian data secara Membuat sebuah database yang berguna untuk menyimpan semua data pada Minang kabau store. Sebuah aplikasi yang dikembangkan untuk dapat memenuhi kebutuhan pemilik perusahaan untuk memudahkan kasir dalam melakukan proses transaksi dan pembuatan laporan pada Minang kabau store dengan menggunakan bahasa pemrograman Microsoft Visual FoxPro 9. 3 Flow Of Document (FOD) yang diusulkan Sistem penjualan baju pengantin adat Minangkabau dengan FOD (Flow Of Documen. adalah sebuah inovasi yang menggabungkan tradisi kaya Minangkabau dengan teknologi modern. Dengan FOD, calon pengantin dapat dengan mudah memesan dan menyesuaikan pakaian pengantin mereka sesuai dengan keinginan dan tradisi adat mereka. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk memilih desain, bahan, dan ukuran yang diinginkan, sehingga setiap baju pengantin menjadi unik dan sesuai dengan selera pribadi. Dengan adanya FOD, penjualan baju pengantin adat Minangkabau menjadi lebih efisien dan memberikan pengalaman yang lebih DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 7 No. 2 (December 2. JISICOM (Journal of Information System. Informatics and Computin. Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. personal kepada para pelanggan, menjaga keindahan dan keaslian budaya Minangkabau dalam perayaan pernikahan mereka. berikut adalah Flow Of Document yang diusulkan: Gambar 3. Flow Of Document diusulkan 4 Data Flow Diagram (DFD) Pembuatan Diagram Aliran Data (Data Flow Diagram/DFD) digunakan untuk menciptakan pemodelan sistem sebagai jaringan proses dan fungsi yang saling terhubung. Dalam DFD, terdapat tiga jenis diagram yang umum digunakan, yaitu Diagram Konteks. Diagram Zero, dan Diagram Detail. Diagram Konteks menggambarkan pandangan tingkat tinggi sistem dan bagaimana sistem berinteraksi dengan entitas eksternal. Sementara itu. Diagram Zero memberikan gambaran umum tentang entitas internal dan eksternal yang terhubung dengan sistem, serta aliran data utama di dalamnya. Diagram Detail memperinci proses dan aliran data dalam sistem dengan lebih rinci, membantu dalam pemahaman yang lebih mendalam tentang operasi sistem secara keseluruhan. DFD menjadi alat yang efektif untuk merancang, mengembangkan, dan memahami sistem secara lebih terstruktur. Diagram Konteks Gambar 4 berikut adalah diagram konteks yang beralur dari sumber terdiri dari pelanggan lalu di proses dengan aplikasi Minang kabau store dan menghasilkan output. DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 7 No. 2 (December 2. JISICOM (Journal of Information System. Informatics and Computin. Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Gambar 4. Diagram Konteks Diagram kontek sistem penjualan barang toko baju adat pengantin Minangkabau mencerminkan tiga entitas utama, yakni pemilik, barang, dan pelanggan, yang berinteraksi dalam ekosistem penjualan. Pemilik toko bertindak sebagai pihak yang mengelola dan mengendalikan bisnis. Pelanggan adalah pihak yang membeli produk baju adat pengantin Minangkabau. Barang meliputi semua item yang dijual di toko, termasuk baju pengantin dan aksesori terkait. Pemilik bertanggung jawab atas pengelolaan persediaan barang, menyediakan pilihan kepada pelanggan, dan melayani transaksi penjualan. Pelanggan, di sisi lain, memilih dan membeli barang yang mereka inginkan. Diagram kontek ini menunjukkan hubungan sederhana antara pemilik, barang, dan pelanggan dalam konteks sistem penjualan barang di toko baju adat pengantin Minangkabau. Diagram Zero Gambar 5 menunjukkan diagram zero yang berlangsung di dalam aplikasi: Gambar 5 Diagram Zero Diagram Zero dalam sistem penjualan barang di toko baju adat pengantin Minangkabau menggambarkan hubungan yang lebih rinci antara tiga entitas utama: kasir, pelanggan, dan pemilik, serta dua data store penting, yaitu Barang dan Transaksi. Kasir bertindak sebagai pihak yang bertanggung jawab atas proses transaksi, menerima pembayaran dari pelanggan, dan mencatat semua pembelian ke dalam Transaksi data Pelanggan adalah entitas yang berinteraksi dengan kasir untuk memilih dan membeli produk baju adat pengantin Minangkabau. Pemilik, di sisi lain, mengelola toko, mengawasi persediaan barang dalam "Barang" data store, dan memantau transaksi. Data store Barang berisi informasi tentang inventaris barang yang tersedia. DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 7 No. 2 (December 2. JISICOM (Journal of Information System. Informatics and Computin. Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. sementara Transaksi mencatat riwayat pembelian. Diagram Zero ini memberikan gambaran lebih rinci tentang bagaimana sistem penjualan di toko tersebut beroperasi dan bagaimana data penting tersimpan dan diproses. Entity Relationship Diagram (ERD) Diagram ER untuk sistem penjualan barang di toko baju adat pengantin Minangkabau memvisualisasikan hubungan antara dua entitas utama: "Pelanggan" dan "Barang," yang terhubung melalui relasi "Transaksi Pembelian. " Entitas "Pelanggan" mewakili pelanggan yang berinteraksi dengan toko dan melakukan pembelian. Entitas "Barang" menggambarkan produk baju adat pengantin yang tersedia untuk dijual. Relasi "Transaksi Pembelian" menghubungkan antara pelanggan dan barang yang dibeli, mencatat setiap transaksi pembelian yang dilakukan oleh pelanggan. Dengan demikian, diagram Entity Relationship ini memberikan gambaran tentang bagaimana data pelanggan dan barang berhubungan melalui proses transaksi pembelian dalam sistem penjualan di toko baju adat pengantin Minangkabau. Berikut adalah gambar dari ERD yang terdapat di program: Gambar 6 Entity Relationship Diagram (ERD) Keterhubungan antar entitas terlihat pada gambar ERD 6 Entitas login memiliki 7 buah atribut dengan primary key id_login. Entitas Transaksi memiliki 10 buah atribut dengan primary key kode_tr. Entitas barang memiliki 5 buah atribut dengan primary key kode_brg Keterhubungan entitas tersebut memiliki kardinalitas Many To Many dimana pelanggan bisa membeli barang lebih dari satu. Atribut primary key pada entitas login dan entitas barang terhubung dengan atribut yang ada pada relasi Transaksi. Hasil Pengembangan Pembuatan aplikasi penjualan dan pembuatan nota pembayaran Minang kabau store ini, memberikan gambaran dan penjelasan dari tiap antarmuka aplikasi. Berikut adalah tampilan form login untuk pengguna wajib input user name dengan password agar dapat mengakses form selanjutnya. DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 7 No. 2 (December 2. JISICOM (Journal of Information System. Informatics and Computin. Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Gambar 7. Antarmuka Halaman Login Form ini merupakan form yang akan melakukan proses transaksi kasir dengan pelanggan lalu disimpan ke dalam database yang tersedia. Gambar 8 Antarmuka Halaman Form Transaksi Berikut adalah hasil cetak struk pembayaran. DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 7 No. 2 (December 2. JISICOM (Journal of Information System. Informatics and Computin. Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Gambar 9 Halaman Cetak Struk Form ini merupakan form menu utama administrator setelah pengguna berhasil melakukan login admin dapat mengakses pilihan menu data kasir, laporan,tambah barang, dan transaksi. DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 7 No. 2 (December 2. JISICOM (Journal of Information System. Informatics and Computin. Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Gambar 10 Antarmuka Halaman Form Administrator Form ini merupakan form pendaftaran berguna jika ada kasir baru agar dapat login kasir Gambar 11. Antarmua Halaman Daftar Kasir Form ini merupakan form input data barang kekinian yang berguna untuk menambah dan memperbaharui data barang kekinian. DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 7 No. 2 (December 2. JISICOM (Journal of Information System. Informatics and Computin. Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Gambar 12. Antarmuka Halaman Manajemen Barang Form ini merupakan form laporan, admin dapat mencetak dan memilih data laporan, data barang dan data transaksi yang telah tersedia. Pada gambar 13 Form ini merupakan tampilan form data admin dapat melihat riwayat transaksi, mencetak dan menghapus. Gambar 13 Antarmuka halaman Form Laporan Data Transaksi Pada gambar 14 ini adalah hasil cetak laporan transaksi, pada laporan ini admin dapat melihat total keseluruhan riwayat transaksi. DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 7 No. 2 (December 2. JISICOM (Journal of Information System. Informatics and Computin. Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Gambar 14 Laporan Transaksi Gambar 14 menunjukkan hasil cetak laporan penambahan barang, yang memberikan admin kemampuan untuk melihat data terkait barang. Gambar 15. Laporan Data barang IV. KESIMPULAN Dengan merujuk kepada permasalahan yang diajukan, tujuan penelitian yang telah ditetapkan, serta hasil analisis dan pembahasan yang telah disampaikan, dapat disimpulkan bahwa penelitian ini berhasil merancang suatu sistem penjualan yang direncanakan untuk diterapkan di Minang Kabau Store, penulis mengambil kesimpulan sebagai berikut yaitu Dari hasil uji coba yang sudah dilakukan, aplikasi Transaksi Minang kabau store sudah berjalan dan sesuai dengan rancangan yang telah dibuat dan Aplikasi Transaksi Minang kabau store yang telah selesai dirancang mempermudah dalam melakukan transaksi penjualan, penyimpanan data barang. DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 7 No. 2 (December 2. JISICOM (Journal of Information System. Informatics and Computin. Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. dan laporan transaksi penjualan. Hasil uji coba yang di gunakan menggunakan uji coba system yang menyatakan berhasil dalam penjalan program tanpa ada kendala, dan uji coba perangkat keras yang menunjukan kecepatan perdetik dan memakan ram yang sangat sedikit dalam pemaikain aplikasi visual foxpro dalam pembuatan program tersebut REFERENASI . Yosua. Pengertian Aplikasi dan Klasifikasi Aplikasi. http://w. com/pengetahuan/pengertianaplikasi/, diunduh tanggal 17 Juli 2017 . Damanic. Ericson. (April 2. Pengertian Penjualan Menurut Para Ahli. Pesan di post di http://ariplie. id/2015/04/pengertian-penjualan-menurutpara-ahli. Abdul Kadir, 2017,Pemrograman Basis Data Dengan Visual Foxpro 5 . Jilid 1. Penerbit Andi. YogyakartaYuniar Supardi. Ir, 2008,Microsoft Visual Foxpro 9. 0 Untuk Segala Tingkat . PT. Elex Media Komputindo,Jakarta . Boston, 2021. Pengertian Food&Beverage Service. https://w. com/pengertian-foodand-beverageservice/ Diakses 14 Februari 2021 . Hidayat. Taufik, . Juni 2. AuERD http://w. com/berita64-ERD (Entity Relationship Diagra. Ay 2015. Available: Bahri. Syaiful. Simbol-Simbol DFD Menurut Yourdan dan Demarco. Tersedia dalam : . iakses tanggal 1 Juli 2. Setiawan. AuPengertian Normalisasi Database,Ay 31 Maret 2016. [Onlin. Available: http://w. com/2016/03/pengertian-normalisasidatabase. November 2. [Diakses . Syaukani. Muhammad. Buku Latihan Pemrograman data Base Menggunakan Visual FoxPro 8,0. Jakarta. PT Elex Media Komputindo. DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional.