PENGENALAN HURUF HIJAIYAH SEBAGAI STIMULASI BERBICARA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOSA KATA ANAK USIA 2-3 TAHUN DI KB IT ASH SHIDDIQY Ita Tara Tarjiari1. Anita Afrianingsih2 . Nurul Ayatina3 PG PAUD FTIK Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara e-mail: 211340000201@unisnu. id1, *anita@unisnu. 211340000195@unisnu. 1,2,3 Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengenalan huruf Hijaiyah sebagai stimulasi awal dalam meningkatkan kemampuan berbicara dan kosa kata pada anak usia 2-3 tahun di KB IT Ash Shiddiqy. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan observasi langsung, wawancara dengan guru, dan tes pre dan post-intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengenalan huruf Hijaiyah yang diterapkan melalui pendekatan multisensori dan pembelajaran berbasis bermain secara signifikan meningkatkan jumlah kosa kata yang dikuasai oleh anak-anak. Rata-rata jumlah kosa kata yang dikuasai anak meningkat dua kali lipat setelah mengikuti program pengenalan huruf Hijaiyah. Selain itu, anak-anak menunjukkan peningkatan motivasi dan minat belajar yang tinggi serta keterlibatan aktif dari orang tua dalam mendukung proses belajar di rumah. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengenalan huruf Hijaiyah dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kemampuan bahasa pada anak usia dini. Oleh karena itu, implementasi metode ini di lembaga pendidikan anak usia dini dapat dipertimbangkan untuk mengoptimalkan perkembangan bahasa anak. Kata Kunci: Huruf Hijaiyah. Stimulasi Berbicara. Kosa Kata. Anak Usia Dini Abstract. This study aims to analyze the effectiveness of introducing Hijaiyah letters as an early stimulation in improving speaking skills and vocabulary in children aged 2-3 years at KB IT Ash Shiddiqy. The research method used is a qualitative approach with direct observation, interviews with teachers, and pre- and post-intervention tests. The results of the study showed that the Hijaiyah letter introduction method applied through a multisensory approach and play-based learning significantly increased the number of vocabulary mastered by children. The average number of vocabulary mastered by children increased twofold after participating in the Hijaiyah letter introduction program. In addition, children showed an increase in high motivation and interest in learning as well as active involvement from parents in supporting the learning process at home. These findings indicate that the introduction of Hijaiyah letters can be an effective strategy in improving language skills in early childhood. Therefore, the implementation of this method in early childhood education institutions can be considered to optimize children's language development Keywords: Hijaiyah Letters. Speaking Stimulation. Vocabulary. Early Childhood. Ita Tara Arjiari. Anita Afrianingsih, dan Nurul Ayatina PENDAHULUAN Dalam mengenalkan aksara Hijaiyah kepada anak usia dini, sebagian fasilitas PAUD masih menggunakan metode tradisional yang hanya berfokus pada bercerita dan penggunaan lagu. Pengenalan aksara Hijaiyah dapat divariasikan melalui metode tertentu dan media pembelajaran yang berbeda untuk memotivasi siswa menikmati pembelajaran khususnya pada anak usia dini (Eliyana et al. , 2. Masa usia dini merupakan periode emas di mana anak mengalami perkembangan pesat dalam berbagai aspek, termasuk bahasa, yang menjadi fondasi keterampilan komunikasi mereka. Kemampuan berkomunikasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kehidupan individu. Dengan kemampuan berkomunikasi yang baik, individu dapat mengungkapkan keinginan, pendapat, dan menghadapi masalah dalam kehidupan sehari-harinya (Dhea Alfira & Siregar, 2. Faktanya, anak usia dini selalu menunjukkan pola pertumbuhan dan perkembangan fisik di berbagai bidang seperti koordinasi motorik kasar dan halus, kecerdasan dan kreativitas yang mendalam, identitas sosial dan emosional, bahasa yang berkembang pesat, dan keinginan untuk berkomunikasi. Sebagaimana tertuang dalam UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan anak usia dini bertujuan mendorong perkembangan menyeluruh anak sebagai dasar kesiapan belajar, termasuk dalam aspek berbahasa dan literasi. Salah satu aspek pengembangan stimulasi yang perlu ditingkatkan pada anak usia 2-3 tahun yaitu aspek perkembangan bahasa. Kemampuan bahasa merupakan salah satu kemampuan yang diprioritaskan untuk dikembangakan di PAUD (Tika, 2. Pengembangan bahasa bertujuan agar anak mampu mengungkapkan pikiran melalui bahasa yang sederhana secara tepat, mampu berkomunikasi secara efektif dan membangkitkan minat untuk dapat berbahasa indonesia dengan baik dan benar (Sapri et al. , 2. Anak usia 2Ae3 tahun umumnya masih berfokus pada dirinya sendiri dalam berkomunikasi, sehingga membutuhkan stimulasi yang intensif dan menarik untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Anak usia 2-3 tahun cenderung belum lancar berbahasa dikarenakan oleh berbagai sebab, seperti jarang distimulasi dan diajak berbicara, terlalu sering diajak komunikasi satu arah, terlalu sering diberi gadget, kurangnya interaksi anak dengan Ita Tara Arjiari. Anita Afrianingsih, dan Nurul Ayatina teman sebaya. Pada usia 2-3 tahun, anak mulai aktif menggunakan gesture . ahasa/gerak isyara. untuk menyampaikan keinginannya atau mengungkapkan Anak usia 2-3 tahun dapat menggerakkan anggota tubuh untuk membantu memperjelas maksud perkataannya. Salah satu cara menstimulasi kemampuan berbicara anak usia dini adalah melalui pengenalan huruf Hijaiyah secara kreatif dan menyenangkan. Pengenalan huruf hijaiyah pada anak usia 2-3 tahun dapat dilakukan dengan berbagai metode kreatif supaya anak dapat terstimulasi dengan baik, dalam hal ini kreativitas guru sangat dibutuhkan supaya anak dalam belajar tidak mudah merasa bosan dan pembelajaran menjadi lebih menarik. Konsep Aubermain sambil belajarAy perlu dilaksanakan secara inovatif dan kreatif, agar anak merasa suatu permainan yang menyenangkan (Alucyana et al. , 2. Guru juga harus bisa memberikan pembelajaran yang inovatif sehingga dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan ditambah variasi dari media pembelajaran yang digunakan, sehingga peserta didik tertarik untuk mengikuti pembelajaran (Ayu SariAoa. Aceng Jaelani, 2. Sebagaimana hasil penelitian (Nur Nadia et al. , 2. dari UIN Datokarama Palu dengan artikel yang berjudul AuPeran Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Anak melalui Media Kartu Huruf Hijaiyah di Raudhatul Athfal DWP 1 Kanwil Kementrian Agama Profinsi Sulawesi TengahAy menyatakan bahwa Kemampuan mengenal huruf merupakan bagian dari aspek perkembangan bahasa anak perlu dikembangkan dengan memberi stimulasi secara optimal sejak usia Taman Kanak-Kanak. Stimulasi perkenalan huruf pada anak adalah dengan cara merangsang anak untuk mengenali dan memahami simbol huruf yang ada didalam huruf abjad sehingga pada saat memasuki sekolah dasar anak tidak mengalami kesulitan untuk menguasai keterampilan membaca awal. Penelitian lebih lanjut juga dilakukan oleh (Eliyana et al. , 2. mengungkapkan bahwa pembelajaran anak usia dini merupakan kegiatan pembelajaran yang berpusat pada siswa yang disesuaikan dengan tingkatan dan kelompok umur siswa, serta pembelajaran tersebut melibatkan interaksi antara siswa dengan sumber belajar. Tentu saja lingkungan belajar tidak bergantung pada kemampuan anak. Guru mengembangkan metode pembelajaran. Dalam penelitian Ita Tara Arjiari. Anita Afrianingsih, dan Nurul Ayatina ini metode pembelajaran merupakan implementasi dari metode Kaamil untuk mengembangkan kemampuan berbahasa PAUD pada pemahaman membaca tingkat awal mengenal aksara Hijaiyah. KB IT Ash Shiddiqy Dalam kurikulumnya, aspek perkembangan anak usia dini tidak hanya mencakup aspek perkembangan kognitif, tetapi juga aspek perkembangan fisik motorik, aspek perkembangan bahasa, aspek perkembangan sosial, serta aspek perkembangan agama dan moral disertakan. Stimulasi yang tepat memungkinkan seluruh aspek perkembangan berkembang dan menjaga seluruh aspek perkembangan pada jalurnya. Misalnya saja rangsangan yang berkaitan dengan bahasa diperlukan untuk mengembangkan aspek perkembangan bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode pengenalan huruf Hijaiyah sebagai strategi stimulasi awal dalam meningkatkan kemampuan kosa kata dan berbicara anak usia 2Ae3 tahun di KB IT Ash Shiddiqy. METODE Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif kualitatif. Menurut Bogdan dan Taylor yang dikutip dari buku AuMetodologi Penelitian KualitatifAy (Prof. Dr. Lexy Moleong, 2. , pendekatan kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di KB IT AshShiddiqy di Jl. Raya Jepara-Kudus KM 17. Rt 01 Rw 02 Margoyoso. Kecamatan Kalinyamatan. Kabupaten Jepara. Pelaksanaannya pada satu tahun pelajaran 2023/2024. Sumber data dalam penelitian kualitatif ini merujuk pada sumber data primernya hasil dari wawancara secara langsung dengan guru kelas yang mengampu kelas berusia 2-3 tahun di KB IT Ash-Shiddiqy. Sumber data sekundernya dari bagaimana stimulasi yang diberika kepada anak usia 2-3 tahun di KB IT Ash Shiddiqy. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelompok KB kecil usia 2-3 tahun di KB IT Ash-Shiddiqy pada tahun pelajaran 2023/2024 semster satu. Objek dalam penelitian ini adalah bagaimana peran guru dalam menstimulasi anak usia 2-3 tahun dalam berbicara menggunakan huruf hijaiyah untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak. Populasi adalah semua anak kelompok KB Kecil usia Ita Tara Arjiari. Anita Afrianingsih, dan Nurul Ayatina 2-3 tahun pada tahun ajaran 2023/2024 di KB IT Ash-Shiddiqy yang terdiri dari kelas Zaid bin Tsabit sebanyak 9 siswa dan kelas Ali bin Abi Thalib sebanyak 10 Teknik Pengumpulan Data pada penelitian ini teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah dengan cara observasi/ pengamatan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Berikut dijelaskan instrumen observasi yang digunakan yaitu: Tabel 1 Instrumen Obsevasi Fokus Stimulasi berbicara anak usia 2-3 tahun Sub. Fokus Proses / Kegiatan / Objek Perencanaan pembelajaran *Guru terkait huruf hijaiyah anak *Siswa usia 2-3 tahun *RPPM *RPPH Pelaksanaan pembelajaran *Guru terkait huruf hijaiyah anak *Siswa usia 2-3 tahun Evaluasi pembelajaran *Instrumen penilaian terkait huruf hijaiyah anak usia 2-3 tahun Kode O SF 1 O SF 2 O SF 3 O SF 4 O SF 5 O SF 6 O SF 7 Teknik selanjutnya yang digunakan peneliti untuk mendapatkan data dalam penelitian ini adalah dengan wawancara atau interview kepada informan yang telah Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan jenis wawancara tak terstuktur. Wawancara tak terstruktur, wawancara bebas dimana peneliti tidak menggunakan pedoman wawancara yang telah disusun secara sistematis dan lengkap untuk pengumpulan datanya (Untari, 2. Alasan mengapa peneliti menggunakan wawancara tak terstruktur adalah supaya dapat menentukan secara pasti permasalahan atau variabel apa yang harus diteliti, untuk mendapatkan gambaran permasalahan yang lebih lengkap. Tabel Instrumen Wawancara Fokus Stimulasi berbicara anak usia 2-3 tahun Sub. Fokus Informan Perencanaan pembelajaran Guru kelas Zaid bin Tsabit terkait huruf hijaiyah anak usia 2-3 tahun Kode W Gr 1 Ita Tara Arjiari. Anita Afrianingsih, dan Nurul Ayatina Fokus Sub. Fokus Informan Pelaksanaan pembelajaran Guru kelas Zaid bin Tsabit terkait huruf hijaiyah anak usia 2-3 tahun Evaluasi pembelajaran Guru kelas Zaid bin Tsabit terkait huruf hijaiyah anak usia 2-3 tahun Kode W Gr 1 W Gr 1 Teknik keabsahan data yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah dengan triangulasi. Triangulasi merupakan usaha untuk mengecek keabsahan data atau informasi dari sudut pandang yang berbeda-beda terhadap apa yang telah dilakukan oleh periset, caranya adalah dengan sebanyak mungkin mengurangi ketidak jelasan dan mkna ganda yang terjadi ketika data dikumpulkan dan dianalisis (Alfansyur & Mariyani, 2. Triangulasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi data. Peneliti menggunakan triangulasi data untuk mengetahui rencana kegiatan harian terkait dengan pembelajaran qiroati sebagai salah satu metode untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak serta grafik penilaian terkait perkembangan bahasa anak di KB IT Ash-Shiddiqy Margoyoso Kalinyamatan. Teknik analisis menurut (Sugiyono, 2. adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis dan diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Ada berbagai cara untuk menganalisis data, akan tetapi secara garis besarnya yaitu dengan langkah-langkah sebagai berikut : reduksi data, display data, pengambilan kesimpulan, dan verifikasi. Pelaksanaan reduksi data pada penelitian ini, peneliti mengumpulkan datadata yang diperoleh dari KB IT Ash-Shiddiqy Margoyoso Kalinyamatan dengan cara observasi, wawancara, serta mendokumentasikan data-data yang didapat kemudian mengelompokkan, menggolongkan, serta mengarahkan semua jenis data yang dikehendaki untuk kemudian dijadikan rangkuman. Penyajian data ini dilakukan dengan bentuk narasi yaitu penelitian mendiskripsikan hasil wawancara dengan responden kemudian dianalisis sesuai dengan pedoman penulisan. Kesimpulan dan verifikasi dalam penelitian ini dilakukan dengan cara mengamati lalu menganalisis data-data yang telah diperoleh dari KB IT Ash-Shiddiqy Margoyoso Kalinyamatan kemudian ditarik kesimpulan, sehingga keseluruhan Ita Tara Arjiari. Anita Afrianingsih, dan Nurul Ayatina permasalahan bisa dijawab sesuai dengan data aslinya yang diperoleh dari KB IT Ash-Shiddiqy Margoyoso Kalinyamatan sesuai dengan permasalahan. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Berikut adalah hasil observasi dalam bentuk tabel terhadap efektivitas metode pengenalan huruf Hijaiyah dalam meningkatkan kemampuan kosa kata anak-anak di KB IT Ash Shiddiqy: Aspek yang Diamati Perencanaan Pembelajaran Pelaksanaan Pembelajaran Evaluasi Pembelajaran Kriteria Penilaian Skor . Deskripsi RPP mencantumkan tujuan pembelajaran huruf Hijaiyah Metode dan media yang digunakan Keselarasan dengan tahap perkembangan Kesiapan guru dalam melaksanakan Penggunaan media Interaksi guru dengan anak Keterlibatan anak dalam pembelajaran Observasi dan kemampuan anak RPP sudah mencantumkan tujuan pembelajaran dengan jelas, namun masih bisa diperbaiki dengan detail aktivitas yang lebih spesifik Metode dan media yang digunakan sudah sangat sesuai dan menarik bagi anak usia 2-3 RPP sudah disesuaikan dengan tahap perkembangan anak, meskipun ada beberapa area yang bisa diperbaiki Guru sangat siap dan memahami metode pengenalan huruf Hijaiyah Media pembelajaran yang digunakan sangat sesuai dan menarik perhatian anak Interaksi sudah baik, namun bisa ditingkatkan dengan lebih banyak memberikan kesempatan anak untuk Anak-anak terlihat antusias dan terlibat aktif, namun ada beberapa yang masih perlu lebih didorong Guru sudah melakukan observasi dan penilaian, tetapi instrumen penilaian bisa lebih Ita Tara Arjiari. Anita Afrianingsih, dan Nurul Ayatina No Aspek yang Diamati Kriteria Penilaian Skor . Deskripsi Feedback yang diberikan kepada Dokumentasi hasil Guru memberikan feedback yang konstruktif dan mendukung perkembangan Dokumentasi sudah dilakukan dengan baik, tetapi perlu lebih detail untuk perencanaan ke Keterangan Skor: Tidak efektif Kurang efektif Cukup efektif Efektif Sangat efektif Secara umum, metode pengenalan huruf Hijaiyah yang diterapkan di KB IT Ash Shiddiqy sudah cukup efektif dalam meningkatkan kemampuan kosa kata anak-anak. Perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran telah dilakukan dengan baik. Namun, ada beberapa aspek yang bisa ditingkatkan, seperti memberikan lebih banyak kesempatan bagi anak untuk berbicara dan menyempurnakan instrumen penilaian serta dokumentasi hasil pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas metode pengenalan huruf Hijaiyah dalam meningkatkan kemampuan kosa kata anak-anak di KB IT Ash Shiddiqy. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dengan guru, serta tes pre dan post-intervensi pada anak-anak. Berikut adalah temuan utama dari penelitian ini: Peningkatan Kemampuan Kosa Kata: Setelah mengikuti program pengenalan huruf Hijaiyah, terdapat peningkatan yang signifikan dalam jumlah kosa kata yang dikuasai oleh anak-anak. Rata-rata jumlah kosa kata yang dikuasai meningkat dari 15 kata sebelum intervensi menjadi 30 kata setelah intervensi. Motivasi dan Minat Belajar: Anak-anak menunjukkan peningkatan motivasi dan minat dalam belajar. Mereka lebih antusias dalam mengikuti sesi belajar Ita Tara Arjiari. Anita Afrianingsih, dan Nurul Ayatina huruf Hijaiyah dan lebih sering menggunakan kosa kata baru dalam percakapan sehari-hari. Keterlibatan Orang Tua: Keterlibatan orang tua dalam proses belajar di rumah turut berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan kosa kata anakanak. Orang tua yang aktif mendampingi anak-anak dalam mengulang pelajaran di rumah melaporkan hasil yang lebih baik. Berikut adalah hasil wawancara dalam bentuk tabel terhadap efektivitas metode pengenalan huruf Hijaiyah dalam meningkatkan kemampuan kosa kata anak-anak di KB IT Ash Shiddiqy: Hasil Wawancara Respon Guru Respon Orang Tua Orang tua merasa sudah baik dan Pertanyaan Bagaimana huruf Hijaiyah Apakah anakanak antusias dalam mengikuti huruf Hijaiyah? Guru dengan membuat RPP yang mencakup tujuan, metode, dan media Anak-anak sangat antusias dan bersemangat saat Bagaimana pengajaran yang digunakan dalam huruf Hijaiyah? Guru berbagai metode seperti lagu, permainan, dan media visual. Anak saya selalu tentang hurufhuruf baru yang mereka pelajari di Anak saya sangat menyukai lagulagu dan permainan yang digunakan dalam Apakah media yang digunakan Media pembelajaran yang digunakan seperti kartu huruf dan alat peraga sangat membantu anak Media yang digunakan sangat menarik dan anak saya sering mengajak bermain di rumah Kesimpulan Perencanaan sudah dilakukan dengan baik, mencakup semua aspek penting. Anak-anak antusiasme tinggi huruf Hijaiyah. Metode pengajaran yang variatif dan membantu anakanak dalam mengenal huruf Hijaiyah. Media efektif dan menarik minat anak-anak. Ita Tara Arjiari. Anita Afrianingsih, dan Nurul Ayatina No Pertanyaan Respon Guru dalam mengenal huruf Hijaiyah. Bagaimana Guru berinteraksi interaksi guru aktif dengan anakdengan anak-anak anak, memberikan dorongan dan Apakah ada kemampuan kosa kata anak setelah huruf Hijaiyah? Bagaimana Apakah Anda merasa metode yang digunakan sudah optimal? Apakah ada saran huruf Hijaiyah? Terlihat peningkatan yang signifikan dalam kemampuan kosa kata anak-anak. Guru melakukan evaluasi melalui observasi langsung dan penilaian Metode yang digunakan sudah baik, namun selalu ada ruang untuk Menambahkan lebih banyak aktivitas luar ruangan yang melibatkan huruf Hijaiyah. Respon Orang Tua media tersebut. Anak saya merasa dekat dengan guru dan senang Saya melihat peningkatan kosa kata anak saya, mereka lebih kata-kata baru. Saya sering menerima laporan anak dari guru. Saya sangat puas dengan metode yang digunakan, tetapi mungkin bisa ditambahkan lebih banyak variasi aktivitas. Lebih banyak kegiatan yang melibatkan orang tua untuk pembelajaran di Kesimpulan Interaksi guru dengan anak-anak sangat baik, proses belajar. Pembelajaran huruf Hijaiyah positif terhadap peningkatan kosa kata anak. Evaluasi dilakukan secara rutin dan Metode sudah optimal, namun bisa lebih dengan variasi Saran untuk meliputi lebih banyak aktivitas luar ruangan dan keterlibatan orang Wawancara menunjukkan bahwa metode pengenalan huruf Hijaiyah di KB IT Ash Shiddiqy sudah cukup efektif dalam meningkatkan kemampuan kosa kata anak-anak. Guru dan orang tua melihat adanya peningkatan yang signifikan dalam antusiasme dan kemampuan anak-anak. Meskipun demikian, terdapat beberapa Ita Tara Arjiari. Anita Afrianingsih, dan Nurul Ayatina saran untuk meningkatkan pembelajaran, seperti menambahkan lebih banyak variasi aktivitas dan melibatkan orang tua dalam proses pembelajaran. PEMBAHASAN Metode pengenalan huruf Hijaiyah yang diterapkan di KB IT Ash Shiddiqy melibatkan pendekatan multisensori, yang mencakup visual, auditori, dan Berikut adalah analisis dari beberapa aspek utama yang berkontribusi pada peningkatan kemampuan kosa kata: Pendekatan Multisensori: Pendekatan ini melibatkan penggunaan kartu bergambar, lagu-lagu, dan aktivitas fisik seperti menulis huruf di udara atau menggunakan pasir. Studi menunjukkan bahwa pendekatan multisensori dapat meningkatkan retensi dan pemahaman pada anak-anak. Hal ini dibuktikan dari penelitian (Afrianingsih et al. , 2. yang menjelaskan bahwa huruf hijaiyah terbukti dijadikan sebagai fondasi dasar dalam pengenalan konsep baca tulis anak usia dini. Pembelajaran Berbasis Bermain: Metode pengenalan huruf Hijaiyah yang diterapkan melalui permainan interaktif dan kreatif terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan motivasi anak-anak . Contohnya, permainan mencocokkan huruf dengan gambar yang sesuai atau menyusun huruf menjadi katakata sederhana. Hal ini selaras dengan penelitian (Afrianingsih et al. , 2. yang menyatakan bahwa konsep bermain menjadikan anak belajar bersosialisasi dengan sesama teman lebih baik karena mereka harus bekerjasama dalam permainan Metode bermain pada anak usia dini juga mampu mengasah kecerdasan kognitif dan psikomotorik anak, dengan demikian anak menjadi lebih mudah dalam Dukungan Lingkungan Belajar: Lingkungan belajar yang mendukung, termasuk peran aktif guru dan orang tua, sangat penting. Guru di KB IT Ash Shiddiqy menggunakan pendekatan yang ramah anak, sabar, dan memberikan penguatan positif. Orang tua juga diberikan panduan untuk mendukung proses belajar di rumah. Hal ini selaras dengan penelitian (Afrianingsih, 2. yang menyatakan bahwa dukungan, motivasi dan dorongan baik dari luar maupun dalam Ita Tara Arjiari. Anita Afrianingsih, dan Nurul Ayatina diri peserta didik sangat menjadi penentu keberhasilannya dalam penyerapan bahasa lisan yang dijadikan sebagai penentu sikap dan karakter anak. Pengulangan dan Praktik Rutin: Pengulangan adalah kunci dalam pembelajaran bahasa. Anak-anak di KB IT Ash Shiddiqy secara rutin diberikan latihan pengenalan huruf dan penggunaan kosa kata baru dalam konteks sehari-hari. Praktik rutin ini memperkuat memori dan pemahaman anak-anak. Hal ini diperkuat dengan penelitian (Amalia, 2. Strategi mengajarkan anak usia dini dibutuhkan (Afrianingsih, 2. juga mempertegas melalui penelitiaannya yang menyatakan bahwa pembiasaan positif yang dilakukan mulai sejak dini bisa menjadi pondasi tumbuh kembang sampai saat anak dewasa nanti. UCAPAN TERIMAKASIH Karya ini merupakan sebuah karya yang mendapatkan support dari berbagai pihak, sehingga kami mengucapkan terimakasih kepada lembaga KB IT ASHSHIDDIQY terutama untuk anak anak usia 2-3 Tahun yang telah antusias mengikuti penelitian ini. Terima kasih pula kepada tim peneliti yang telah bersinergi untuk menyelesaikan penelitian ini dengan optimal. DAFTAR PUSTAKA