Jurnal Budi Pekerti Agama Islam Volume 3. Nomor 2. April 2025 e-ISSN: 3031-8343. p-ISSN: 3031-8351. Hal. DOI: https://doi. org/10. 61132/jbpai. Online Available at: https://journal. id/index. php/jbpai Peran Majelis TaAolim Kanzul Ulum dalam Meningkatkan Pengetahuan Keagamaan di Kelurahan Karyamulya Kota Cirebon Tosuerdi1. Tuti Alawiyah2. Teguh Ragil Priyono3 Universitas Nahdlatul Ulama. Cirebon. West Java. Indonesia Email: tosuerdie@gmail. com1, tuti. bsy79@gmail. com2, ragilpriyono22@gmail. Abstract: Based on the research results, it can be concluded that the activities of the Majelis Ta'lim Kanzul Ulum cover three main areas: education, da'wah, and social service. In the field of education, the Majelis regularly holds daily religious studies, monthly religious studies, and special religious studies on Islamic holidays. In the field of da'wah, it coordinates Rebana training and manages Rebana groups, organizes Salawat Dibaiyah meetings, organizes infaq collections for those who wish to contribute, and facilitates Qurban savings programs. Meanwhile, in the social field, the Majelis plays an active role by organizing assistance for orphans and the poor, providing ta'jil, breaking the fast, and sahur during the month of Ramadan, and holding collective celebrations such as Eid al-Adha. These activities show that the Majelis Ta'lim Kanzul Ulum functions not only as a place to learn religion but also as a center for social solidarity and community empowerment. The role of the Majelis Ta'lim Kanzul Ulum in improving religious knowledge in Karyamulya District. Cirebon City, is very significant. This Majelis functions as a forum for fostering and developing religious knowledge, especially in the field of This assembly also serves as a space for the intellectual and practical dimensions of religious life, fostering social piety, encouraging adherence to Islamic teachings, and strengthening the internalization of Quranic values among its congregation. For adolescents in particular, this Majelis Ta'lim provides a foundation for moral awareness, which grows from continuous exposure to religious knowledge and practices. This study also identified supporting and inhibiting factors that influence the effectiveness of the Majelis Ta'lim. Supporting factors include regular evening recitation activities, local government support, regular scheduling, strong organizational management, tolerance within the community, and the provision of food during the events. Keywords: Knowledge. Religion. Role. Ta'lim Council Abstrack: Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan Majelis TaAolim Kanzul Ulum meliputi tiga bidang utama: pendidikan, dakwah, dan bakti sosial. Di bidang pendidikan. Majelis secara rutin menyelenggarakan pengajian harian, pengajian bulanan, dan pengajian khusus pada hari besar Islam. Di bidang dakwah, mengoordinasikan pelatihan Rebana dan mengelola kelompok Rebana, menyelenggarakan pertemuan Salawat Dibaiyah, menyelenggarakan pengumpulan infaq bagi mereka yang ingin berkontribusi, dan memfasilitasi program tabungan Qurban. Sementara itu, di bidang sosial. Majelis berperan aktif dengan mengorganisir bantuan untuk anak yatim dan orang miskin, menyediakan taAojil, buka puasa, dan sahur selama bulan Ramadan, dan mengadakan perayaan kolektif seperti Idul Adha. Kegiatan-kegiatan ini menunjukkan bahwa Majelis TaAolim Kanzul Ulum berfungsi tidak hanya sebagai tempat untuk belajar agama tetapi juga sebagai pusat solidaritas sosial dan pemberdayaan masyarakat. Peran Majelis Ta'lim Kanzul Ulum dalam meningkatkan ilmu agama di Kecamatan Karyamulya. Kota Cirebon, sangatlah signifikan. Majelis ini berfungsi sebagai wadah pembinaan dan pengembangan ilmu agama, khususnya di bidang akhlak. Majelis ini juga menjadi ruang bagi dimensi intelektual dan praktis kehidupan beragama, menumbuhkan kesalehan sosial, mendorong kepatuhan terhadap ajaran Islam, dan memperkuat internalisasi nilai-nilai Al-Qur'an di kalangan jemaatnya. Khususnya bagi remaja. Majelis Ta'lim ini memberikan landasan kesadaran moral, yang tumbuh dari paparan berkelanjutan terhadap ilmu dan praktik keagamaan. Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi efektivitas Majelis Ta'lim. Faktor pendukungnya antara lain kegiatan pengajian rutin yang dilaksanakan pada malam hari, dukungan pemerintah daerah, penjadwalan yang teratur, manajemen organisasi yang kuat, toleransi dalam masyarakat, dan penyediaan makanan saat acara. Kata Kunci: Agama. Ilmu. Majelis Ta'lim. Peran Received: Maret 31, 2025. Revised: April 14, 2025. Accepted: April 28, 2025. Published: April 30, 2025 Peran Majelis TaAolim Kanzul Ulum dalam Meningkatkan Pengetahuan Keagamaan di Kelurahan Karyamulya Kota Cirebon PENDAHULUAN Konsep pendidikan sepanjang hayat . ong life educatio. dalam Islam terbagi menjadi beberapa tahapan-tahapan yaitu pendidikan pranatal . arbiyatul qobl al-wilada. dimulai masa prakonsepsi dan masa pasca konsepsi dan pendidikan pasca natal . arbiyah baAoda al-wilada. dimulai dari pendidikan bayi, kanak-kanak, anak-anak, remaja, dan dewasa. Pendidikan sepanjang hayat dalam konsep Islam dimulai sejak masa persiapan pemilihan jodoh dan berakhir hingga saat nyawa berpisah dengan jasad. Salah satu lembaga pendidikan nonformal yang terdapat dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 tahun 2003 adalah Majelis Taklim. Majelis TaAolim diharapkan dapat dikembangkan sebagai pemenuhan pendidikan sepanjang hayat. Mengingat kebutuhan akan pendidikan khususnya pendidikan agama Islam tidak akan terpenuhi jika hanya mengandalkan pendidikan formal yang hanya dua jam dalam seminggu. Selain itu bagi masyarakat yang tidak sempat mengenyam pendidikan formal atau tidak lagi mengenyam pendidikan formal, majelis taAolim menjadi alternatif dalam menambah wawasan ilmu agama Islam. Hal tersebut menjadikan majelis taAolim menjadi salah satu lembaga pendidikan yang banyak diminati oleh masyarakat. Keberadaan majelis taAolim cukup penting, mengingat sumbangsinya yang sangat besar dalam menanamkan akidah dan akhlak yang luhur. meningkatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan keterampilan jamaahnya, serta memberantas kebodohan ummat Islam agar dapat meningkatkan pengalaman agama serta memperoleh kebahagiaan dan ridho Allah subhanahu wataAoala. Berdasarkan sejarah kelahirannya, majelis taAolim merupakan lembaga pendidikan tertua dalam Islam, sebab telah dilaksanakan sejak zaman Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, meskipun pada waktu itu tidak disebut dengan istilah majelis taAolim. Namun pengajian-pengajian Nabi yang berlangsung secara sembunyi-sembunyi di rumah Arqam ibnu Al-Arqam. Dapat dianggap majelis taAolim dalam konteks pengertian sekarang. Kemudian setelah adanya perintah Allah subhanahu wataAoala untuk menyiarkan agama islam secara terangterangan, sebagaimana firman Allah SWT dalam Surat Al-Hijr ayat 94: e a a aA aI eE aI e a aEOeIA e A a aI ae aI a aOa aeA e a a AA Artinya : AyMaka, sampaikanlah (Nabi Muhamma. secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan kepadamu dan berpalinglah dari orang-orang musyrik. (QS. Al-Hijr:. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam - Volume 3. Nomor 2. April 2025 e-ISSN: 3031-8343. p-ISSN: 3031-8351. Hal. Pentingnya mengajak dan menyerukan ajaran agama Islam sebagaimana yang dilaksanakan oleh Majelis TaAolim Kanzul Ulum dalam meningkatkan Pengetahuan Keagamaan di Kelurahan Karyamulya kota Cirebon tahun 2023, sebagaimana yang sesuai dengan Firman Allah SWT, di dalam surat QS. Ali Imran: 104 : aA aI eE aI eIE aa aOaOEOaiEa Na aI eE aI eA aE a eOIA a aO eE a aE eI aI eI aE eI a acIU Oace eaOIa aEaO eE aO ae aOOa e aI a eOIa a eE aI e a eOAa aOOa eI aN eOIA Artinya : AyDan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar merekalah orangorang yang beruntung. (QS. Ali Imran: . Ayat di atas mengandung mauidzohnya bahwa, ada tanggung jawab yang harus dilakukan oleh setiap muslim kepada muslim lainnya yakni mengajak kepada yang maAoruf . egala perbuatan yang mendekatkan diri kepada Allah SWT) seperti contohnya melaksanakan sholat lima waktu, mengaji, membaca yasin tahlil dan lainnya, dan mencegah kepada yang Majelis taAolim ini juga menjadi wadah yang sangat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan pemahaman agama dalam pembentuk jiwa dan kepribadian yang agamis yang bisa berfungsi sebagai gerak aktivitas kehidupan umat Islam Indonesia, maka sudah selayaknya kegiatan-kegiatan yang bernuansa Islami mendapat perhatian dan dukungan dari masyarakat, sehingga tercipta insan-insan yang memiliki keseimbangan antara potensi intelektual dan mental spiritual dalam upaya menghadapi perubahan zaman yang semakin maju. Majelis TaAolim sebagai lembaga pendidikan Agama Islam non formal yang jumlahnya puluhan ribu tersebar di wilayah pedesaan dan perkotaan diseluruh Indonesia. Majelis taAolim merupakan salah satu sentral pembangunan mental keagamaan dilingkungan masyarakat yang berbeda stratifikasi sosio-kulturalnya. Bila dilihat dari struktur organisasinya, majelis TaAolim adalah termasuk organisasi pendidikan luar sekolah . on-forma. yang bercirikan khusus keagamaan Islam. Bila dillihat dari tujuan. Majelis TaAolim adalah sarana dakwah Islamiyah yang secara self standing dan self disciplined dapat mengatur dan melaksanakan kegiatan-kegiatannya. Di dalamnya berkembang prinsip demokrasi yang berdasarkan musyawarah untuk mufakat demi untuk kelancaran pelaksanaan taAolim al-Islamy sesuai dengan tuntutan pesertanya. Selama ini kebanyakan majelis taAolim dikelola dan diselenggarakan secara tradisional apa adanya, dalam arti belum dikelola secara profesional. Kegiatannya hanya seputar datang, mendengarkan ceramah agama, makan, lalu pulang. Padahal, keberadaan majelis taAolim dalam Peran Majelis TaAolim Kanzul Ulum dalam Meningkatkan Pengetahuan Keagamaan di Kelurahan Karyamulya Kota Cirebon era globalisasi sangat penting, terutama dalam menangkal dampak negatif dari globalisasi itu Di antara berbagai peran majelis taAolim yang paling penting adalah majelis taAolim merupakan lembaga di mana di dalamnya terjadi suatu proses transfer keilmuan, khususnya ilmu-ilmu agama yang berkaitan dengan akidah, syariAoah, dan akhlak sebagai materi pokoknya. Secara strategis, majelis taAolim menjadi sarana dakwah dan tabligh Islami yang berperan sentral pada pembinaan dan peningkatan kualitas hidup umat Islam sesuai tuntutan ajaran Jadi, peranan secara fungsional majelis taklim adalah mengokohkan landasan hidup manusia Indonesia di bidang mental spiritual keagamaan dalam rangka meningkatkan kualitas hidupnya secara integral, lahiriyah dan batiniyah, duniawiyah dan ukhrawiyah bersama . , sesuai tuntutan ajaran agama Islam yaitu iman dan taqwa yang melandasi kehidupan duniawi dalam segala bidang kegiatannya. Fungsi demikian sejalan dengan pembangunan nasional Indonesia. Berdasarkan hasil Pra-survey yang peneliti lakukan pada tanggal 05 Maret 2023, hal ini dapat dilihat dari beberapa kegiatan yang dilaksanakan oleh Majelis TaAolim Bapak-bapak dan Ibu-Ibu serta Remaja Kanzul Ulum di kelurahan Karyamulya Kota Cirebon diantaranya : mengikuti pengajian rutin mingguan malam jumAoat Istighosahan dan kegiatan bulanan malam jumAoat kliwon ruqyah massal, serta sholat tasbih dan ada juga ceramah yang diisi oleh pak Ustadz Tosuerdi sedangkan kegiatan membaca Al-QurAoan setiap malam untuk ibu-ibu diisi oleh umi dan untuk bapak-bapak di isi oleh pak Ustadz Tosuerdi. Oleh karena hal tersebut di atas, maka fungsi Majelis TaAolim dengan berbagai kegiatannya diharapkan dapat memperbaiki kehidupan manusia secara individu untuk dapat meningkatkan pemahaman dalam agama, dan begitu juga kegiatan ini sangat membantu menambah ilmu pengetahuan agama Islam dengan saling bertemu berkumpul-kumpul, maka dengan adanya Majelis TaAolim tersebut hubungan antara satu orang dengan yang lain saling bertemu atau bersilaturahmi bisa saling bertukar pengalaman ilmu pengetahuan tentang agama Islam dalam Majelis TaAolim tersebut. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam - Volume 3. Nomor 2. April 2025 e-ISSN: 3031-8343. p-ISSN: 3031-8351. Hal. KAJIAN PUSTAKA Majelis Ta'lim Pengertian Majelis TaAolim Majelis Ta'lim adalah istilah dalam bahasa Arab yang secara harfiah berarti "majelis pengajaran" atau "majelis belajar. " Istilah ini merujuk pada sebuah acara atau pertemuan di mana sekelompok orang berkumpul untuk belajar agama Islam secara bersama-sama. Secara etimologis, perkataan majelis taAolim berasal dari bahasa arab, yang terdiri dari dua kata yaitu majelis dan taAolim. Majelis artinya tempat duduk, tempat sidang, dewan. Dan taklim diartikan dengan pengajaran. Dengan demikian secara bahasa majelis taAolim adalah tempat untuk melaksanakan pengajaran atau pengajian agama Islam. Secara istilah, pengertian majelis taAolim sebagaimana yang dirumuskan pada musyawarah majelis taklim se-DKI Jakarta tahun 1980, adalah: lembaga pendidikan non formal Islam yang memiliki kurikulum tersendiri, diselenggarakan secara berkala dan teratur, dan diikuti oleh jamaah yang relatif banyak, bertujuan untuk membina dan mengembangkan hubungan yang santun dan serasi antara manusia dengan Allah SWT, antara manusia dengan lingkungannya, dalam rangka Membina masyarakat yang bertakwa kepada Allah SWT. Dasar Hukum Majelis TaAolim Majelis taAolim adalah salah satu lembaga pendidikan diniyah non formal yang bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT dan akhlak mulia bagi jamaahnya, serta mewujudkan rahmat bagi alam semesta. Majelis taAolim juga merupakan lembaga pendidikan nonformal yang memiliki dasar hukum dan sebagaimana keberadaannya diakui dan diatur oleh Undang- undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional juga merupakan jalur, jenjang, dan jenis pendidikan yang salah satunya menyebutkan fungsi pendidikan nonformal. Seperti yang tertuang dalam bab VI pasal 26 poin 1 dan 2 berikut ini: Pendidikan nonformal diselenggarakan bagi warga masyarakat yang memerlukan layanan pendidikan yang berfungsi sebagai pengganti, penambah, dan/atau pelengkap pendidikan formal dalam rangka mendukung pendidikan sepanjang hayat. Pendidikan nonformal berfungsi mengembangkan potensi peserta didik dengan penekanan pada penguasaan pengetahuan dan keterampilan fungsional serta pengembangan sikap dan kepribadian profesional. Peran Majelis TaAolim Kanzul Ulum dalam Meningkatkan Pengetahuan Keagamaan di Kelurahan Karyamulya Kota Cirebon Selanjutnya terdapat pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 17 tahun 2010 Bab IV paragraf 4 pasal 106 yang mengatur mengenai majelis taklim tentang penyelenggaraan pendidikan, program, kesetaraan hasil belajar, dan pemerolehan ijazah. Dari pasal 106 tersebut, dapat dipahami bahwasannya pemerintah tetap memperhatikan majelis taklim yang merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan nonformal. Hal ini dapat dilihat melalui landasan yang kuat baik dalam Undang-undang maupun Peraturan Pemerintah di negara kita. Dengan demikian, pentingnya penyelenggaraan pendidikan nonformal sebagai landasan berpijak dan berpikir yang perlu diberikan kepada masyarakat agar dapat memiliki pondasi nilai-nilai religiusitas yang memadai guna bekal menjadi warga negara yang baik. Fungsi Majelis TaAolim Bila kita lihat dari strategi pembinaAoan umat, maka dapat dikatakan bahwa majelis taAolim merupakan wadah atau wahana dakwah Islam yang murni institusional keagamaan, dan sebagai institusi keagamaan Islam, system majelis taklim adalah melekat pada Islam itu Oleh karena itu, secara strategis majelis taklim tersebut adalah menjadi sarana dakwah dan tabligh yang bercorak Islam, yang berperan sentral pada pembinaan dan peningkatan kualitas hidup umat Islam sesuai dengan tuntunan ajaran agama. BerkenaAoan dengan hal itu, fungsi dan peranan majelis taklim, tidak terlepas dari kedudukannya sebagai alat dan sekaligus media pembinaan kesadaran beragama. Usaha pembinaan masyarakat dalam bidang agama harus pendekatannya, yang biasanya di bedakan menjadi tiga bentuk, antara lain: Melalui indoktrinasi yaitu menanamkan ajaran dengan konsepsi yang telah disusun secara tegas dan bulat oleh pihak pengajar untuk disampaikan kepada masyarakat, melalui kuliah, kursus-kursus, ceramah, training center dan sebagainya. Melalui fokus yang lebih utama pada pembentukan pendapat publik, yaitu propaganda bertujuan untuk mempengaruhi orang agar bertindak dan berperilaku sesuai dengan yang diinginkan oleh propaganda itu sendiri. Propaganda memiliki cakupan yang luas dan dapat dilakukan melalui berbagai cara seperti melalui media massa seperti radio, televisi, drama, film, spanduk, dan metode lainnya. Melalui jalur pendidikan yaitu dengan menitik beratkan kepada pembangkitan cipta, rasa, karsa, sehingga cara pendidikan ini lebih mendalam dan matang dari pada propaganda dan indoktrinasi. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam - Volume 3. Nomor 2. April 2025 e-ISSN: 3031-8343. p-ISSN: 3031-8351. Hal. Peran Majelis TaAolim Majelis taAolim bila dilihat dari struktur organisasinya, termasuk pendidikan luar sekolah yaitu lembaga Pendidikan yang sifatnya non formal, karena tidak di dukung oleh seperangkat aturan akademik kurikulum, lama waktu belajar, tidak ada kenaikan kelas, buku raport, ijazah dan sebagainya sebagaimana lembaga pendidikan formal yaitu Dilihat dari segi tujuan, majelis taAolim termasuk sarana dakwah Islamiyah yang secara selfn standing dan self disciplined mengatur dan melaksanakan berbagai kegiatan berdasarkan musyawarah untuk mufakat demi untuk kelancaran pelaksanaan ta ylim Islami sesuai dengan tuntutan pesertanya. Dilihat dari aspek sejarah sebelum kemerdekaan Indonesia sampai sekarang banyak terdapat lembaga pendidikan Islam memegang peranan sangat penting dalam penyebaran ajaran Islam di Indonesia. Di samping peranannya yang ikut menentukan dalam membangkitkan sikap patriotisme dan nasionalisme sebagai modal mencapai kemerdekaan Indonesia, lembaga ini ikut serta menunjang tercapainya tujuan pendidikan nasional. Dilihat dari bentuk dan sifat pendidikannya,lembaga-lembaga pendidikan Islam tersebut ada yang berbentuk langgar, surau, rangkang. Telah dikemukakan bahwa majelis taAolim adalah lembaga pendidikan non formal Islam. Dengan demikian ia bukan lembaga pendidikan formal Islam seperti madrasah, sekolah, pondok pesantren atau perguruan tinggi. Ia juga bukan organisasi massa atau organisasi politik. Namun, majelis taAolim mempunyai kedudukan tersendiri di tengah-tengah masyarakat yaitu antara lain: Sebagai wadah untuk membina dan mengembangkan kehidupan beragama dalam rangka membentuk masyarakat yang bertaqwa kepada Allah SWT. Taman rekreasi rohaniah, karena penyelenggaraannya bersifat santai. Wadah silaturahmi yang menghidup suburkan syiar Islam. Media penyampaian gagasan-gagasan yang bermanfaat bagi pembangunan umat dan Secara strategis majelis-majelis taAolim menjadi sarana dakwah dan tabligh yang berperan sentral pada pembinaan dan peningkatan kualitas hidup umat agama Islam sesuai tuntunan ajaran agama. Majelis ini menyadarkan umat Islam untuk, memahami dan mengamalkan agamanya yang kontekstual di lingkungan hidup sosial, budaya dan alam sekitar masing-masing, menjadikan umat Islam sebagai ummatan wasathan kelompok umat lain. Untuk tujuan itu, maka pemimpinnya harus berperan sebagai Peran Majelis TaAolim Kanzul Ulum dalam Meningkatkan Pengetahuan Keagamaan di Kelurahan Karyamulya Kota Cirebon penunjuk jalan ke arah kecerahan sikap hidup Islami yang membawa kepada kesehatan mental rohaniah dan kesadaran fungsional selaku khalifah dibuminya sendiri. Tujuan Majelis TaAolim Tujuan majelis taAolim adalah membina dan mengembangkan hubungan yang santun dan sesuai atau serasi antara manusia dengan Allah antara manusia dengan manusia lainnya, antara manusia dengan tempat tinggal sekitarnya atau lingkungan,dalam rangka meningkatkan ketaqwaan mereka kepada Allah SWT. Mengenai tujuan majelis taAolim, mungkin bisa rumusnya bermacam-macam. Sesuai dengan pandangan ahli agama para pendiri majelis taAolim dengan organisasi, lingkungan dan jamaahnya yang berbeda tidak pernah merumuskan tujuannya. Berdasarkan renungan dan pengalaman Tuty Alawiyah. Beliau merumuskan bahwa tujuan majelis taAolim dari segi fungsinya. Auyaitu: pertama, sebagai tempat belajar, maka tujuan majelis taAolim adalah menambah ilmu dan keyakinan agama yang akan mendorong pengalaman ajaran agama. Kedua, sebagai kontak sosial maka tujuannya adalah silaturahmi. Ketiga, mewujudkan minat sosial, maka tujuannya adalah meningkatkan kesadaran dan kesejahteraan rumah tangga dan lingkungan jamaAoahnya. Secara spesifik bahwa majelis taAolim yang diadakan oleh masyarakat,pesantrenpesantren yang ada di pelosok pedesaan maupun perkotaan adalah: Meletakkan dasar keimanan dalam ketentuan dan semua hal-hal yang gaib Semangat dan nilai ibadah yang meresapi seluruh kegiatan hidup manusia danalam Inspirasi, motivasi dan stimulasi agar seluruh potensi jamaAoah dapat dikembangkan dan diaktifkan secara maksimal dan optimal dengan kegiatan pembinaan pribadi dan kerja produktif untuk kesejahteraan bersama. Segala kegiatan atau aktifitas sehingga menjadi kesatuan yang padat dan selaras. Pengetahuan Keagamaan Menurut Kamus besar bahasa Indonesia kata pengetahuan berasal dari kata AutahuAy yang berarti mengerti setelah melihat, menyaksikan, mengalami, dan setelah mendapat awalan pengdan akhiran anyang artinya segala sesuatu yang diketahui, kepandaian atau segala sesuatu yang diketahui berkenaan dengan hal pelajaran. Menurut Rika Rosnelly Pengetahuan merupakan bagian dari ilmu filsafah yang membahas tentang asal. Hal ini berkenaan dengan sifat, struktur dan keaslian dari pengetahuan. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam - Volume 3. Nomor 2. April 2025 e-ISSN: 3031-8343. p-ISSN: 3031-8351. Hal. Adapun Menurut Jujun S. Suriasumantri mengatakan pengetahuan merupakan segenap apa yang diketahui manusia tentang objek tertentu yang akan mempermudah perilaku, termasuk di dalamnya adalah ilmu yang merupakan bagian dari pengetahuan. Adapun kata agama terdiri dari a tidak : gam-perg. mengandung arti tidak pergi, tetap di tempat atau diwarisi turun Sedangkan definisi Agama menurut Zakiah Darajat, agama adalah kebutuhan jiwa atau psikis manusia yang akan mengatur dan mengendalikan sikap, pandangan hidup, kelakuan dan cara menghadapi tiap-tiap masalah. Agama adalah risalah yang disampaikan tuhan kepada Nabi sebagai petunjuk bagi manusia dan hukum-hukum sempurna untuk dipergunakan manusia dalam menyelenggarakan tata cara hidup yang nyata serta pedoman dalam mencapai kebahagian hidup, baik dunia maupun akhirat. Keberagaman seorang muslim mempunyai ciri-ciri yakni, kepercayaan kepada wujud supranatural (Tuhan ), perbedaan antara yang sakral dan profan, tindakan ritual yang berpusat pada objek sakral, tuntutan moral yang diyakini ditetapkan oleh Tuhan, perasaan yang khas Agama . akjub, misteri,merasa berdosa, dan memuj. yang cenderung muncul ditempat sakral atau diwaktu menjalankan ritual, dan kesemuanya itu dihubungkan dengan gagasan ketuhanan, sembahyang atau doa dan bentuk-bentuk komunikasi lainnya dengan Tuhan, konsep hidup didunia dan apa yang harus di lakukan dihubungkan dengan Tuhan dan kelompok sosial seagama,seiman dan seaspirasi. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa pengetahuan agama adalah segala sesuatu yang membahas tentang kebutuhan jiwa yang akan mengatur mengendalikan setiap, kelakuan dan cara menghadapi permasalahan. METODOLOGI Subjek Penelitian Subyek merupakan suatau bahasan yang sering dilihat pada suatu penelitian. Subyek penelitian yaitu keseluruhan obyek di mana terdapat beberapa narasumber atau informan yang dapat memberikan informasi tentang masalah yang berhubungan dengan penelitian yang akan Dalam penelitian kualitatif, subyek penelitian sering juga disebut dengan istilah Informan adalah sebutan bagi sampel dari penelitian kualitatif. Sampel dalam penelitian kualitatif bukan dinamakan responden, tetapi sebagai narasumber, partisipan, atau Informan dalam penelitian adalah yaitu pengurus majelis taAolim. Metode penelitian menuntut penelitian dilakukan dalam setting yang alamiah. Oleh karena itu, bapak-bapak Ibu- Peran Majelis TaAolim Kanzul Ulum dalam Meningkatkan Pengetahuan Keagamaan di Kelurahan Karyamulya Kota Cirebon ibu jamaAoah, penelitian dilakukan di tempat informan biasa beraktifitas atau yang akan disepakati oleh informan dan peneliti. Faktor lokasi penelitian adalah kenyamanan informan serta akses yang mudah bagi informan dan peneliti berkaitan dengan peran Majelis TaAolim Kanzul Ulum dalam meningkatkan Pengetahuan Keagamaan di Kelurahan Karyamulya Kota Cirebon. Adapun informan yang peneliti jadikan sebagai narasumber, di antaranya: kepala madrasah, wakil kepala madrasah, bagian kurikulum, dan Majelis TaAolim Kanzul Ulum Kelurahan Karyamulya Kota Cirebon. Desain Penelitian Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan . ield researc. yaitu suatu penelitian yang bertujuan mempelajari secara intensif tentang latar belakang keadaan sekarang dan interaksi suatu sosial individu, kelompok, lembaga dan masyarakat. AuSedangkan pendekatan yang digunakan adalah kualitatif yaitu penelitian yang mengedepankan penelitian data dengan berlandaskan pada pengungkapan apa-apa yang diungkapkan oleh responden dari data yang dikumpulkan berupa kata-kata, gambaran dan bukan angka-angka, misalnya perilaku, persepsi, motivasi, dan tindakan. Bogdan dan Tailor, mendefinisikan pendekatan kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Penelitian ini berupaya menjelaskan tentang penerapan teori behavioristik sehingga mampu menghasilakn perubahan perilaku terhadap peserta didik. melalui penelitian ini, penulis mencoba mengungkap terkait bentuk-bentuk kegiatan Majelis TaAolim Kanzul Ulum dan peran Majelis TaAolim Kanzul Ulum serta faktor pendukung dan hambatan yang dialami oleh jamaAoah Majelis TaAolim Kanzul Ulum dalam meningkatkan pengetahuan keagamaan di Kelurahan Karyamulya Kota Cirebon. Langka utama dalam penelitian tersebut dapat dilihat dari teknik pengumpulan data yang dilakukan. Maka dari itu, pengempulan data yang dilakukan oleh penulis yakni observasi . Interview . , dan dokumentasi. Berikut penjelasanya: . observasi adalah suatu teknik yang dilakukan dalam penelitian dengan melakukan pengamatan pada objek penelitian. Wawancara adalah teknik peneliatian yang dilakukan dengan memberikan pertanyaan kepada narasumber dengan maksud untuk memperoleh informasi sesuai dengan topik penelitian Dokumentasi adalah suatu teknik pengumpulan data dengan menganalisis dokumen yang terakait dengan topik penelitian, baik dokumen tertulis,gambar maupun Jurnal Budi Pekerti Agama Islam - Volume 3. Nomor 2. April 2025 e-ISSN: 3031-8343. p-ISSN: 3031-8351. Hal. HASIL DAN PEMBAHASAN Bentuk-Bentuk Kegiatan Majelis TaAolim Kanzul Ulum dalam Meningkatkan Pengetahuan Keagamaan Di Kelurahan Karyamulya Kota Cirebon. Adapun bentuk-bentuk kegiatan Majelis TaAolim Kanzul Ulum dalam meningkatkan Pengetahuan Keagamaan di Kelurahan Karyamulya Kota Cirebon. Mengadakan Pengajian Rutin Pengajian ini mempunyai jadwal kegiatan rutin yang dilaksanakkan setiap hari dan kegiatan mingguan yang di laksanakan malam jumAoat serta kegiatan bulanan yang di lakukan juga pada malam jumAoat kliwonan. Kegiatan pengajian di bidang dakwah juga dilakukan dengan berpindah-pindah tempat terkadang di mushola dan kadang juga di tanah lapang milik PP Kanzul Ulum di maksudkan agar jamaah tidak jenuh, dengan penceramah . uru/muballig. yang didatangkan oleh pengurus majelis taAolim masing-masing secara bergiliran. Materi yang disampaikan tidak monoton, akan tetapi setiap minggunya berubah-ubah. Materi semua berhubungan dengan kehidupan warga atau jamaah sehari hari, seperti ibadah wajib dan sunnah, akhlak mahmudah madzmumah, thaharah . , muamalah, dan hablum minallah wa hablum minannas. Mengadakan Kegiatan Tadarrus Al-QurAoan Menurut Ustadz Umam. , bahwa kegiatan tadarrus yang dilakukan oleh Majelis TaAolim Kanzul Ulum Kelurahan Karyamulya Kota Cirebon umumnya dilaksanakan setiap hari dan tempat pelaksanaan hanya dilakukan di Mushola PP. Kanzul Ulum. Para anggota majelis taAolim tidak hanya melakukan tadarrus saja, namun para anggota juga diajarkan cara mengaji dengan baik salah satunya dengan belajar ilmu tajwid, sehingga anggota mampu bertadarrus dengan baik dan benar. Mengadakan Bimbingan Shalat Wajib dan Sunnah Shalat adalah tiang agama, dengan demikian mengingat pentingnya melaksanakan shalat dan shalat yang sesuai dengan tuntunan agama maka Majelis TaAolim Kanzul Ulum Kelurahan Karyamulya Kota Cirebon membuat program dalam kegiatan di Mushola yaitu bimbingan shalat. Pengurus Majelis TaAolim bersama dengan ustadz atau guru yang membimbing majelis, jamaah diajarkan bagaimana tata cara sholat yang benar dan sesuai dengan al-Quran dan Hadis. Shalat yang diajarkan yaitu sholat wajib yang lima waktu dan shalat-shalat sunnah, seperti sholat sunnah tasbih, shalat sunnah taubat dan shalat sunnah- Peran Majelis TaAolim Kanzul Ulum dalam Meningkatkan Pengetahuan Keagamaan di Kelurahan Karyamulya Kota Cirebon sunnah lainnya. Bimbingan shalat ini biasa dilakukan berjamaah, mulai dari gerakan shalat, bacaan shalat dan doAoa sesudah shalat. Mengadakan Pengajian Yasin dan Tahlil Bersama Majelis TaAolim Kanzul Ulum Kelurahan Karyamulya Kota Cirebon mengajak jamaahnya untuk melakukan pembacaan yasin bersama. Pembacaan yasin dan tahlil, dilakukan rutin secara bersama setiap malam JumAoat sebagai awal pembukaan kegiatan majelis taAolim. Pemandu kegiatan yasin dan tahlil ditunjuk secara bergantian, sehingga dengan demikian semua jamaah bisa melakukan hal yang sama jika dibutuhkan di tengah masyarakat. Memperingati Hari-Hari Besar Islam Hari-hari besar dalam Islam seperti Maulid Nabi. IsraAo MiAoraj dan 1 Muharram . ahun baru Isla. dan peringatan hari besar Islam lainnya diperingati secara bersama yang dilaksanakan tepat pada saat jatuhnya hari besar Islam. Perayaan dilakukan di tanah lapang P. Kanzul Ulum dengan mengundang jamaah majelis lainya, khususnya jamaah-jamaah majelis taAolim yang ada di lingkungan Kelurahan Karyamulya Kota Cirebon. Melaksanakan Kegiatan Sosial Majelis TaAolim Kanzul Ulum Kelurahan Karyamulya Kota Cirebon melakukan kegiatan bakti sosial yang telah disepakati bersama dengan para jamaah majelis. Kegiatan amal bakti sosial salah satu kegiatan yang diadakan di luar tempat pengajian. Jamaah majelis melakukan kesepakatan bersama untuk menabung uang dengan jumlah tertentu, yang disimpan oleh jamaah yang dianggap layak dan ketika ada masyarakat atau pun warga yang membutuhkan maka tabungan yang disimpan akan dikeluarkan dan dipergunakan sesuai dengan kebutuhan. Kenyataan menunjukkan bahwa Majelis Ta'lim dikelola secara sederhana baik dari sistem administrasi atau kurikulum pembelajaran. Hal ini terbukti dengan belum adanya data resmi jumlah peserta Majelis Ta'lim dan belum ada kurikulum pembelajaran tersendiri,akan tetapi materi masih diserahkan sepenuhnya kepada pemateri dengan batasan materi mengenai agama pada umumnya dan khususnya mengenai tauhid, fiqih, akhlak, dan ibadah yang bertujuan untuk membina dan mengembangkan hubungan yang santun dan serasi antara manusia dengan Allah SWT,antara manusia dengan lingkungannya,dalam rangka membina masyarakat yang bertaqwa kepada Allah SWT. Di samping peranan majelis taAolim terdapat pada fungsi di atas, namun di sini Arifin mengatakan bahwa Auperanan secara fungsional majelis taAolim adalah mengokohkan landasan Jurnal Budi Pekerti Agama Islam - Volume 3. Nomor 2. April 2025 e-ISSN: 3031-8343. p-ISSN: 3031-8351. Hal. hidup manusia muslim Indonesia pada khususnya di bidang mental spiritual keagamaan Islam dalam upaya meningkatkan kualitas hidupnya secara integral, lahiriah, dan batiniah, duniawiah dan ukhrawiah persamaan . , sesuai tuntunan ajaran agama islam yaitu iman dan taqwa yang melandasi kehidupan duniawi dalam segala bidang kegiatannyaAy. Peran Majelis TaAolim Kanzul Ulum Dalam Meningkatkan Pengetahuan Keagamaan Di Kelurahan Karyamulya Kota Cirebon Berdasarkan hasil penelitian yang peneliti lakukan terkait pendidikan agama non formal terhadap pembentukan pengetahuan keagamaan di Kelurahan Karyamulya Kota Cirebon, dapat digambarkan peran pendidikan agama non formal sebagai berikut: Majelis TaAolim Kanzul Ulum sebagai Wadah Pembinaan dan Pengembangan Pengetahuan Keagamaan dalam bidang Akhlak terhadap Sang Pencipta (Khali. Sesama Manusia. Diri Sendiri, dan Alam Sekitar bagi JamaAoah Dalam kegiatan yang diadakan oleh pengurus Majelis TaAolim Kanzul Ulum Kelurahan Karyamulya Kota Cirebon untuk membina pengetahuan keagamaan dalam bidang akhlak jamaAoah . apak dan Ibu serta remaj. bertujuan untuk memelihara dan memperbaiki akhlak atau budi pekerti jamaAoah . apak dan Ibu serta remaj. agar memiliki sikap akhlak yang utama dan budi pekerti yang terpuji. Tujuan pembinaan pengetahuan keagamaan terhadap jamaah di Kelurahan Karyamulya Kota Cirebon adalah untuk membentuk moral yang baik, sopan dalam berbicara dan perbuatan/mulia dalam tingkah laku dan perangai, keras kemauan dalam menjalankan ibadah, beradab, jujur, ikhlas, memiliki sikap bijaksana dan yang paling utama adalah memiliki akhlakul karimah. Majelis TaAolim Kanzul Ulum Sebagai Wadah Dimensi Pengetahuan dan Praktek dalam Hal Ritual Shalih Sosial Telah disebutkan dalam Q. S Al-Maidah : 2 bahwa manusia harus saling tolong menolong satu sama lain. Begitu pula pada pengajian ini karena setiap kali pertemuan diadakan penarikan uang infaq secara suka rela dan ketika dananya sudah terkumpul cukup banyak, uang tersebut diserahkan kepada yang membutuhkan. Misalnya uang infaq diserahkan ke panti asuhan atau kepada anak-anak yag kurang mampu untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih Tetapi sebelum keputusan semua dimusyawarahkan terlebih dahulu dengan seluruh jamaAoah. Majelis TaAolim Kanzul Ulum Sebagai Pengembang Potensi Serta Wadah Sillaturrahmi Yang Menghidupkan SyiAoar Pada Kepatuhan Ajaran Islam Bagi JamaAoah Memotivasi remaja dengan cara mengajak mereka melakukan kegiatan di majelis taAolim, musyawarah maupun diskusi yang membahas masalah kekinian terutama tentang akhlak Peran Majelis TaAolim Kanzul Ulum dalam Meningkatkan Pengetahuan Keagamaan di Kelurahan Karyamulya Kota Cirebon yang saat ini sedang terjadi. Dan untuk membina remaja agar baik akhlaknya dengan cara memberi kajian tentang akidah akhlak, karena patokan pendidikan agama non formal di Kelurahan Karyamulya Kota Cirebon sesuai dengan kaidah akhlakul kharimah buah dari akhlak yang mulia, sebagai ketua Majelis TaAolim Kanzul Ulum Kelurahan Karyamulya Kota Cirebon saya selalu memberikan dorongan terutama kepada anggota Majelis TaAolim Kanzul Ulum Kelurahan Karyamulya Kota Cirebon untuk selalu menanamkan nilai-nilai ajaran agama sehingga remaja tidak tersimpang dengan dorongan yang membuat akhlak mereka menyimpang dan mengikuti kegiatan rutin Kegiatan keislaman yang berkaitan dengan belajar agama dan kajian-kajian Islam yang berkaitan tentang akhlak yang sudah ada di jadwal kegiatan Majelis TaAolim Kanzul Ulum Kelurahan Karyamulya Kota Cirebon, selain itu sebagai ajang tali silaturahim guna memperkuat rasa persaudaraan diantara sesama muslim dan untuk meningkatkan keberagamaan jamaah, ketaqwaan dan keimanan kepada AllahAy. Majelis TaAolim Kanzul Ulum Sebagai Pengembang Ajaran Pendidikan Islam Yang Terkandung dalam Al-QurAoan Bagi JamaAoah Majelis Ta'lim sebagai salah satu bentuk pendidikan Islam non formal, mempunyai andil besar dalam rangka membina pengetahuan keislaman masyarakat khususnya bagi masyarakat yang tidak sempat mengenyam pendidikan Islam formal. Peserta pengajian majelis taAolim tidak dibatasi dalam tingkat usia, kemampuan, atau lainnya,tetapi siapa saja yang berminat boleh mengikutinya. Untuk itu pesertanya sangat heterogen, tidak ada tingkatan tertentu, yang penting mereka ikhlas dan tertib dalam mengikuti pengajian yang Akan tetapi tidak semua majelis taAolim serupa,ada beberapa peserta majelis taAolim yang terdiri dari kalangan tertentu seperti para ustadz, muballigh,ulama atau para selebritas atau sarjana. Pendidikan agama non formal yang di selenggarakkan Majelis TaAolim Kanzul Ulum di Kelurahan Karyamulya Kota Cirebon itu sebenarnya memiliki konstribuasi yang sangat positif, dan Pendidikan agama non formal juga sudah terlaksana dengan baik. Dari hasil dilapangan menunjukkan bahwa rangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh Majelis Ta'lim Kanzul Ulum yang kesemuanya itu bersifat ibadah sangat memengaruhi tingkat kesadaran dalam memberikan pemahaman agama kepada masyarakat, karena semua ilmu yang didapat dalam setiap kegiatan agama Islam yang mengatur tata cara kehidupan di dunia dan persiapan bekal di akhirat dan kegiatan Majelis Ta'lim Kanzul Ulum bisa berjalan dengan maksimal dan mampu mencapai tujuan yang diharapkan yaitu pembentukan akhlak remaja. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam - Volume 3. Nomor 2. April 2025 e-ISSN: 3031-8343. p-ISSN: 3031-8351. Hal. Faktor Pendukung Dan Hambatan Yang Dialami Serta Solusi Untuk JamaAoah Majelis TaAolim Kanzul Ulum dalam Meningkatkan Pengetahuan Keagamaan di Kelurahan Karyamulya Kota Cirebon Faktor Pendukung Waktu Penyelenggaraan kegiatan pengajian yang seringnya di lakukan malam hari setelah shalat isya, sehingga menjadikan jamaah bisa menghadiri kegiatan tersebut. Didukung oleh pemerintah setempat, merujuk dari wawancara yang dilaksanakan dengan bapak RW bahwa pemerintah akan mendukung semua kegiatan positif yang dilakukan oleh masyarakatnya. Adanya undangan-undangan melalui grup WA yang disebarkan kira-kira tiga hari sebelum pelaksanaan pengajian, supaya jamaah bisa meluangkan waktunya untuk Dilaksanakan rutin sesuai dengan waktu yang ditentukan, waktu ditentukan sesuai kesepakatan bersama dengan para jamaah sejak awal bedirinya pengajian ini. Sudah ada manajemen yang diterapkan. Yaitu menggunakan fungsi actuating . , fungsi yang sangat erat kaitannya dengan penyelenggaraan. Adanya toleransi yang sangat kuat. Karena di Pengajian Kanzul Ulum ini jamaahnya tidak hanya berorganisasi NU (Nahdatul Ulam. tapi ada juga yang berorganisasi Muhamadiyah yang tidak menggunakan bacaan yasinn dan tahlil bisa memilih membaca mujahadah (Asmaul Husn. Adanya hidangan sebagai pelepas dahaga dan pengganjal perut seusai mengaji. Faktor Penghambat Adanya berbagai pengajian yang dapat diakses melalui media sosial seperti YouTube, radio, televisi, dan sejenisnya. Akibatnya, sebagian jamaah memilih untuk mengikuti pengajian melalui platform tersebut. Kesulitan dalam menyesuaikan waktu antara bidang pekerjaan para jamaah dengan jadwal kegiatan Majelis Ta'lim. Terkadang, ada situasi di mana beberapa jamaah tidak dapat menghadiri atau mengikuti semua kegiatan Majelis Ta'lim yang diadakan, karena keterbatasan waktu dan kewajiban lain yang perlu mereka penuhi. Terkait waktu pelaksanaan yang kadang bentrok dengan kegiatan para bapak-bapak, ibu-ibu, dan remaja. Selain itu, kendala lainnya adalah cuaca, terutama pada kegiatan yang dilakukan pada malam hari ketika cuaca hujan. Peran Majelis TaAolim Kanzul Ulum dalam Meningkatkan Pengetahuan Keagamaan di Kelurahan Karyamulya Kota Cirebon Terbentur dengan kegiatan lain dalam rutinitas harian. Contohnya, jika kegiatan Majelis Ta'lim dilaksanakan pada malam hari. Ibu Entin menyadari bahwa sebagian jamaah yang berdagang sayur di pasar atau yang berjualan sarapan juga memiliki keterbatasan Sebagian besar jamaah memiliki profesi dan kewajiban sendiri-sendiri. Dalam konteks kampung Karyabakti. Kelurahan Karyamulya, mayoritas penduduk adalah tukang bangunan, pedagang, dan petani. Terbentur jadwal kegiatan di kampus. Saudari Putri Nurjanah menyebutkan bahwa terkadang terdapat acara-acara penting di kampus yang memakan waktu, seperti kegiatan makesta atau acara lainnya yang berlangsung selama satu atau dua hari. Solusi dari Kendala Sebagai pembimbing, pembina, dan para pengurus Majelis Ta'lim, komitmen mereka adalah memberikan yang terbaik bagi para jamaah, juga menekankan pentingnya memotivasi para jamaah agar tetap semangat dalam mengikuti Majelis Ta'lim Kanzul Ulum di Kampung Karyabakti. Kelurahan Karyamulya. Pengurus memberikan jadwal kegiatan Majelis Ta'lim dengan pendekatan yang berbeda-beda. Tujuannya adalah memberikan solusi bagi para jamaah agar dapat berpartisipasi dalam kegiatan meskipun terdapat kendala pada jadwal tertentu. Meskipun para jamaah memiliki kesibukan dan tantangan dalam menjalani kehidupan sehari-hari, pihak pengurus tetap berkomitmen untuk memberikan motivasi kepada Pemikiran yang mendalam mengenai pentingnya mengatur waktu antara pekerjaan dan pembelajaran dalam konteks kehidupan. Pandangan yang sangat positif terhadap partisipasinya dalam kegiatan tersebut. Dia menekankan pentingnya sikap ikhlas dalam mengikuti berbagai kegiatan, terutama dalam konteks Majelis Ta'lim yang membahas aspek keagamaan. Mengatur prioritas dalam kegiatan sehari-harinya. Saudari Putri Nurjanah mengungkapkan bahwa dia secara selektif memilih kegiatan di kampusnya, membedakan mana kegiatan yang bersifat mendesak dan mana yang bersifat biasa. Mengingat karena pentingnya pendidikan dan pembinaan keagamaan bagi bapak-bapak dan ibu-ibu serta remaja dari sisi pribadi dan jamaah. Yang bertujuan untuk memenuhi ketentuan dimana majelis taAolim diselenggarakan secara berkala dan teratur. Di ikuti oleh jamaah yang relatif banyak, dimana peserta majelis taAolim ini mencapai 80/90 orang yang merupakan perkumpulan perempuan bapak-bapak,ibu-ibu dan remaja di kelurahan karyamulya Jurnal Budi Pekerti Agama Islam - Volume 3. Nomor 2. April 2025 e-ISSN: 3031-8343. p-ISSN: 3031-8351. Hal. kecamatan kesambi kota cirebon. Serta bertujuan untuk membina dan mengembangkan hubungan yang santun dan serasi antara manusia dengan Allah SWT. Serta terwujudnya masyarakat khususnya di KP. Karyabakti agar senantiasa berpegang pada ilmu. Islam dan Di antara faktor pendukung yaitu penyelenggaraan kegiatan pengajian dimalam dan sore hari, didukung oleh pemerintahan setempat, adanya undangan, dilaksanakan rutin sesuai dengan waktu yang ditentukan, sudah ada manajemen yang diterapkan, adanya toleransi yang kuat dan adanya hidangan. Sebenarnya tujuan dakwah itu adalah tujuan diturunkan ajaran Islam bagi umat manusia itu sendiri, yaitu untuk membuat manusia memiliki kualitas, akidah, ibadah serta akhlak yang Adapun karakteristik tujuan dakwah di antaranya yaitu: Sesuai ( suitable ), tujuannya harus selaras dengan visi, misi dakwah itu sendiri. Berdimensi waktu . easurable tim. , tujuan dakwah haruslah konkret dan bisa diantisipasi kapan terjadi. Layak . , hendaknya suatu tekad yang layak untuk diwujudkan. Luwes . , bisa disesuaikan dengan situasi dan kondisi masyarakat. Bisa dipahami . , tujuan dakwah harus bisa dipahami dan dicerna. KESIMPULAN DAN SARAN Bentuk-bentuk Kegiatan Majelis Ta'lim Kanzul Ulum Kelurahan Karyamulya Kota Cirebon,. Kegiatan tersebut ada yang rutinan harian, bulanan, mingguan dan tahunan. Ada beberapa program kerja yang telah direncanakan oleh ketua majelis taAolim: Bidang Pendidikan Pengajian Harian Pengajian Bulanan Pengajian Hari-Hari Besar. Bidang Dakwah. Pada bidang ini semua program seperti. MengkoAoordinir latihan Rebana dan mengelola manajemen Rebana. Mengadakan Majelis Salawat Dibaiyah,mengkoordinir penarikan infaq bagi yang berkenan. Mengadakan Tabungan Qurban dan sebagainya. Bidang Sosial. Pelaksanaan kegiatan dari bidang sosial juga terbilang lancar, karena semua kegiatan dapat dilaksanakan, seperti menyelenggarakan santunan anak yatim piatu dan dhuafa, mengadakan Ta'jil ,Buka Puasa dan Sahur, mengkoordinir kegiatan berkaitan hari raya Idul Adha dan sebagainya. Peran Majelis TaAolim Kanzul Ulum dalam meningkatkan Pengetahuan Keagamaan di Kelurahan Karyamulya Kota Cirebon. Majelis TaAolim Kanzul Ulum sebagai Wadah Pembinaan dan Pengembangan Pengetahuan Keagamaan dalam bidang Akhlak terhadap Sang Pencipta (Khali. Sesama Manusia. Diri Sendiri, dan Alam Sekitar bagi JamaAoah. Bertujuan untuk memelihara dan memperbaiki akhlak atau budi pekerti remaja agar memiliki sikap akhlak yang utama dan budi pekerti yang terpuji terhadap Sang Pencipta (Khali. Sesama Manusia. Diri Peran Majelis TaAolim Kanzul Ulum dalam Meningkatkan Pengetahuan Keagamaan di Kelurahan Karyamulya Kota Cirebon Sendiri, dan Alam Sekitar. Majelis TaAolim Kanzul Ulum Sebagai Wadah Dimensi Pengetahuan dan Praktek Dalam Hal Ritual Shalih Sosial adalah efek dari mengikuti pengajian ialah semakin mempererat tali silaturahmi satu sama lain, meningkatkan rasa kepedulian. Majelis TaAolim Kanzul Ulum sebagai Pengembang Potensi serta Wadah Sillaturrahmi Yang Menanamkan SyiAoar pada Kepatuhan Ajaran Islam bagi JamaAoah. Melalui ini jamaah bisa memotivasi dan membantu generasi muda Islam untuk menggali potensi mereka serta memotivasi akhlak mereka agar lebih baik. Selain itu sebagai ajang tali silaturahim guna memperkuat rasa persaudaraan diantara sesama muslim dan untuk meningkatkan keberagamaan jamaah. Majelis TaAolim Kanzul Ulum sebagai Pengembang Ajaran Pendidikan Islam yang Terkandung dalam Al-QurAoan bagi JamaAoah. sering mengadakan kajian rutin keIslaman yang diadakan seminggu sekali dengan tujuan untuk memperdalam ilmu agama dan membuat kesadaran akan akhlak dari remaja tersebut terbangun dari ilmu agama yang ada. Faktor pendukung dan penghambat Majelis Ta'lim Kanzul Ulum dalam meningkatkan pengetahuan keagamaan di kelurahan karyamulya kota Cirebon antara lain. Faktor Pendukung yaitu Penyelenggaraan kegiatan pengajian dimalam hari. Didukung oleh pemerintah setempat. Adanya undangan. Dilaksanakan rutin sesuai dengan waktu yang ditentukan. Sudah ada manajemen yang diterapkan. Adanya toleransi yang kuat. Adanya Hidangan. Faktor penghambat: Pertama, faktor pekerjaan dan jadwal harian. kedua berkaitan dengan faktor jarak dan lokasi, dan ketiga muncul dari dampak media dan perkembangan teknologi. Pelaksanaan kegiatan keagamaan melalui Majelis Ta'lim sudah cukup baik, akan tetapi masih ada beberapa kekurangan, oleh sebab itu penulis memberikan beberapa saran sebagai Bagi Pengurus. Selalu memberikan semangat kepada para jama'ah agar tetap termotivasi dalam upaya meningkatkan pemahaman dan pengetahuan agama. Akan lebih baik lagi jika materi- materi yang diberikan dalam Majelis Ta'lim disusun dalam sebuah kurikulum sehingga terjadi kesinambungan ilmu pengetahuan yang diperoleh para jamaah Majelis Ta'lim. Hendaknya mempunyai absensi atau jamaah terdaftar agar memiliki data yang jelas dan teratur,selain itu masyarakat yang mengikuti juga lebih mengenal satu sama lainnya. Bagi JamaAoah Majelis TaAolim. Agar terus memotivasi diri dalam meningkatkan pengetahuan keagamaan dan berpartisipasi aktif di Majelis TaAolim Kanzul Ulum. Agar lebih rajin mengikuti kegiatan-kegiatan yang di adakan oleh Majelis TaAolim Kanzul Ulum. Diharapkan Para jamaah Majelis Ta'lim yang biasanya datang hanya mendengarkan pengajian . , hendaknya membawa catatan sehingga materi yang disampaikan bisa diterima dengan lebih baik dan dapat dibaca kembali di lain waktu. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam - Volume 3. Nomor 2. April 2025 e-ISSN: 3031-8343. p-ISSN: 3031-8351. Hal. DAFTAR PUSTAKA