Pengaruh Return On Equity (ROE) Dan Debt To Equity Ratio (DER) Terhadap Price To Book Value (PBV) Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di LQ45 (Periode 2014-2. Mayawati 1. Imam Nazarudin Latif 2. Rina Masithoh Haryadi 3 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda Email : mayawatimay@gmail. Keywords : Return On Equity. Debt To Equity Ratio and Price To Book Value ABSTRACT Effect of Return On Equity (ROE) and Debt To Equity Ratio (DER) Against Price To Book Value (PBV) In Companies Listed In LQ45 2014-2018 Period. Under the guidance of Mr. Imam Nazarudin Latif as supervisor I and Mrs. Rina Masithoh Haryadi as mentor II. The purpose of this study was to determine and analyze the effect of Return on Equity (ROE) and Debt To Equity Ratio (DER) on Price To Book Value (PBV) in Companies Listed in LQ45 for the 2014-2018 Period. The theory used in this research is financial management, which includes the function of financial management, understanding financial statements, parties who need financial reports, the purpose of financial statements and financial ratios. The populations in this study are companies registered in LQ45 for the 2014-2018 periods. The sampling technique used in this study was purposive sampling and obtained 26 companies as the research sample. The analysis technique used in this research is multiple linear regressions using the SPSS 22 application tool where previously the data has been tested using classical assumption tests such as normality test, multicollinearity test, heteroscedasticity test and autocorrelation test. The results of this study indicate that the Return On Equity (ROE) partially has a positive and significant effect on the Price To Book Value (PBV) as seen from the t test where Tcount 7,850 > Ttable 1,981 with a significance of 0,000 < 0. 05, while the Debt To Equity Ratio ( DER) partially has a negative and not significant effect on Price To Book Value (PBV) as seen from the t test where Tcount is -0. 923 < Ttable 1. 981 with a significance 358 > 0. 05, and simultaneously Return On Equity (ROE) and Debt To Equity Ratio (DER ) has a positive and significant effect on the Price To Book Value (PBV) of companies listed in LQ45 for the 2014-2018 period with a value of Fcount 31. 208 > Ftable 08 with a significant value of 0. 000 < 0. PENDAHULUAN Pasar modal adalah pasar untuk berbagai instrumen keuangan jangka panjang yang dapat diperdagangkan, termasuk surat utang atau obligasi, saham, reksa dana, dan instrumen lainnya. Pasar modal merupakan sarana penyediaan dana bagi perusahaan dan pemerintah serta lembaga lainnya, serta sarana kegiatan untuk melakukan investasi. Pasar modal merupakan tempat pendanaan atau sarana bagi perusahaan untuk mendapatkan dana dari investor. Dana yang diperoleh perusahaan akan digunakan untuk pengembangan usaha, tambahan modal kerja dan lain-lain. Fungsi lain pasar modal menjadi sarana bagi investor untuk melakukan investasi selain menabung di bank, membeli emas dan lain sebagainya. Dengan demikian investor dapat menempatkan dengan baik dana yang dimilikinya sesuai dengan kriteria keuntungan yang diinginkan dan risiko dari investasi Banyaknya perusahaan yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), sehingga investor biasanya tidak mengetahui keberadaan saham tersebut karena bukan merupakan saham unggulan yang sering diperdagangkan. Masuknya saham ke dalam indeks LQ45 akan menyebabkan banyak investor lebih memahami keberadaannya dan mencari lebih banyak informasi mengenai emiten tersebut. Indeks LQ 45 terdiri dari 45 emiten dengan likuiditas tinggi dan emiten ini terpilih melalui beberapa kriteria seleksi. Kriteria emiten yang akan masuk dalam perhitungan indeks LQ 45 adalah mempertimbangkan beberapa faktor-faktor yaitu tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) minimal 3 bulan, aktivitas perdagangan di pasar reguler, jumlah hari transaksi di pasar reguler dan kapitalisasi pasar selama periode tertentu. Selain mempertimbangkan standar likuiditas dan kapitalisasi pasar, keadaan keuangan dan prospek pertumbuhan perusahaan juga akan dipertimbangkan. Nilai perusahaan merupakan hal yang perlu diperhatikan oleh pemilik perusahaan. Hal ini dikarenakan nilai perusahaan akan mempengaruhi keputusan investasi yang diambil oleh Investor menyukai perusahaan bernilai tinggi, yang menunjukkan bahwa manajemen perusahaan telah berhasil mengelola perusahaan. Prestasi baik perusahaan dapat dilihat dari laporan keuangan yang dikeluarkan perusahaan. Jika perusahaan berkinerja baik, maka saham tersebut akan banyak diminati oleh para investor. Pendekatan dalam menentukan penilaian saham adalah dengan melihat Price to Book Value (PBV). Menurut Darmadji dan Fakhruddin . : AuPrice to Book Value Ratio menggambarkan seberapa besar pasar menghargai nilai buku suatu sahamAy. Nilai yang didapatkan oleh pemilki saham bila perusahaan dilikuiditas, jadi nilai buku sangat berarti untuk melihat imbal hasil dari investasi. Sebelum berinvestasi, investor dan calon investor perlu mengumpulkan banyak informasi terkait dinamika harga saham untuk menentukan saham perusahaan mana yang layak untuk dipilih. Sebelum berinvestasi, investor perlu memahami bagaimana memilih saham mana yang dapat memberikan pengembalian dana investasi terbaik. Saat menganalisis dan memilih saham, investor perlu memperoleh informasi yang relevan dan memadai melalui laporan keuangan perusahaan. Salah satu cara yang biasa digunakan untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan adalah dengan analisis pendekatan fundamental. Analisis fundamental menurut Tendelilin . AuAnalisis fundamental merupakan analisis yang berhubungan dengan dengan kondisi suatu perusahaan yang ditunjukkan dalam laporan keuanganAy. Pendekatan fundamental dari perusahaan dapat menjelaskan kekuatan dan kelemahan kinerja keuangan perusahaan diantaranya adalah rasio-rasio keuangan, di dalam analisis fundamental terdapat rasio keuangan yang dapat dicerminkan kondisi keuangan dan kinerja suatu perusahaan. Rasio profitabilitas menurut Fahmi . : AuRasio profitabilitas yaitu untuk menunjukan keberhasilan suatu perusahaan didalam menghasilkan keuntunganAy. Investor pasti akan menganalisis dengan cermat untuk mendapatkan keuntungan. Semakin baik rasio profitabilitas maka semakin baik menggambarkan kemampuan tingginya perolehan keuntungan Salah satu rasio profitabilitas adalah Return On Equity (ROE). Return On Equity (ROE) menurut Hani . : AuReturn On Equity (ROE) merupakan kemampuan dari ekuitas yang dimiliki perusahaan untuk menghasilkan labaAy. Semakin tinggi Return On Equity (ROE) menunjukkan semakin efisien perusahaan dalam menggunakan modal untuk menghasilkan laba atau keuntungan bersih. Rasio Solvabilitas Menurut Kasmir . adalah : AuSolvabilitas atau Leverage ratio merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur sejauh mana aktivitas perusahaan dibiayai dengan utangAy. Salah satu rasio solvabiliitas adalah Debt to Equity Ratio (DER). Debt to Equity Ratio (DER) menururt Sujarweni . 7: . : AuDebt to Equity Ratio merupakan perbandingan antara utang-utang dan ekuitas dalam pendanaan perusahaan dan menunjukkan kemampuan modal sendiri, perusahaan untuk memenuhi seluruh kewajibannyaAy. Penelitian yang dilakukan oleh Irma Christiana & Linzzy Pratami Putri . dengan judul Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Price To Book Value. Hasil ini menunjukkan bahwa Return On Equity (ROE) secara persial tidak berpengaruh signifikan terhadap Price to Book Value (PBV). Debt to Equity Ratio (DER) secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap Price to Book Value (PBV) dan Earning Per Share (EPS) secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap Price to Book Value (PBV), sedangkan secara simultan Return On Equity (ROE). Debt to Equity Ratio (DER) dan Earning Per Share (EPS) berpengaruh terhadap Price To Book Value (PBV). Penelitian yang dilakukan Muhammad Ali . dengan judul Pengaruh Return On Equity (ROE). Debt To Equity Ratio (DER) Dan Growth Terhadap Price To Book Value (PBV) (Studi Kasus pada Perusahaan Manufaktur Subsektor Food and Beverage yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesi. Hasil ini menyebutkan bahwa Return On Equity (ROE) dan Debt To Equity Ratio (DER) mempunyai pengaruh positif dan signifikan baik secara parsial maupun simultan terhadap Price To Book Value (PBV). Berdasarkan latar belakang tersebut maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul AuPengaruh Return On Equity (ROE) dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap Price to Book Value (PBV) Pada Perusahaan yang Terdaftar di LQ45Ay periode 2014-2018. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan diatas, permasalahan dalam penelitian ini dapat didefinisikan sebagai berikut : Apakah Return On Equity (ROE) berpengaruh terhadap Price to Book Value (PBV) pada perusahaan yang terdaftar di LQ45 ? Apakah Debt to Equity Ratio (DER) berpengaruh terhadap Price to Book Value (PBV) pada perusahaan yang terdaftar di LQ45 ? Apakah Return On Equity Ratio (ROE) dan Debt to Equity Ratio secara simultan berpengaruh terhadap Price to Book Value (PBV) pada pada perusahaan yang terdaftar di LQ45 ? METODE Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Return On Equity (ROE) (X. Debt to Equity Ratio (DER) (X. dan Price to Book Value (PBV) (Y). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dengan cara kepustakaan yaitu data laporan keuangan, profil perusahaan dan data lainnya yang berhubungan dengan objek penelitian. Untuk mengetahui hubungan antara Variabel Debt to Equity Ratio (DER) dan Return On Equity (ROE) terhadap Price to Book Value (PBV) maka alat analisis yang digunakan adalah Regresi Linier Berganda. Analisis Regresi Linier Berganda Menurut Misbahuddin . uji statistik regresi linier berganda untuk menguji signifikan atau tidaknya hubungan dua variabel melalui koefisien regresinya. Dalam penelitian ini, variabel independen adalah Return On Equity (ROE) (X. dan Debt to Equity Ratio (DER) (X. , sedangkan variabel dependen adalah Price to Book Value (PBV) (Y), sehingga persamaan regresi linier berganda estimasinya : Y = a b1 X1 b2 X2 e Dimana : b1, b2, = Price to Book Value (PBV) = Return On Equity (ROE) = Debt to Equity Ratio (DER) = Konstanta = Koefisien masing Ae masing variabel = Error Uji Parsial (Uji . Menurut Ghozali . 3 : . Uji statistik t digunakan untuk menunjukan seberapa jauh pengaruh satu variabel independen secara individual mempengaruhi variabel dependen. Pengujian dilakukan dengan menggunakan tingkat signifikansi 0,05 ( = 5%). Penerimaan atau penolakan hiptesis dilakukan dengan kriteria sebagai berikut : Hipotesis Pertama diterima jika Return On Equity (ROE) berpengaruh signifikan terhadap Price To Book Value (PBV) dengan Thitung E Ttabel atau C 0,05 sedangkan jika Hipotesis ditolak Thitung C Ttabel atau E 0,05. Hipotesis Kedua diterima jika Debt To Equity Ratio (DER) berpengaruh signifikan terhadap Price To Book Value (PBV) dengan Thitung E Ttabel atau C 0,05 sedangkan jika Hipotesis ditolak Thitung C Ttabel atau E 0,05. Uji Simultan (Uji F) Menurut Ghozali . uji Statistik F digunakan untuk menunjukan apakah semua variabel independen atau bebas yang dimasukan dalam model yang mempunyai pengaruh secara bersama Ae sama terhadap variabel dependen atau terikat. Pengujian dilakukan dengan menggunakan tingkat signifikansi 0,05 ( = 5%), dengan kriteria sebagai berikut : Hipotesis ketiga diterima jika Return On Equity (ROE), dan Debt To Equity Ratio (DER) secara bersama - sama berpengaruh signifikan terhadap Price To Book Value (PBV) dengan Fhitung E Ftabel atau C 0,05. Hipotesis ketiga ditolak jika Return On Equity (ROE), dan Debt To Equity Ratio (DER) secara bersama Ae sama tidak berpengaruh signifikan terhadap Price To Book Value (PBV) dengan Fhitung C Ftabel atau E 0,05. Koefesien Determinasi (R. Menurut Ghozali . koefisien determinasi (R. pada intinya mengukur seberapa jauh sejauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variebel dependen. Nilai koefisien determinasi adalah anatara nol dan satu. Nilai R 2 yang kecil berarti kemampuan variabel Ae variabel independen dalam menjelaskan variasi variabel dependen sangat terbatas. Nilai yang mendekati satu variabel Ae variabel independen hampir semua informasi yang dibutuhkan untuk memprediksi variasi variabel dependen. HASIL DAN PEMBAHASAN Regresi Linier Berganda Analisis linier berganda digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Analisis linier berganda dalam penelitian ini digunakan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh Return On Equity (ROE) dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap Price to Book Value (PBV). Tabel 1 : Hasil Analisis Regresi Linier Berganda Coefficients Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model Std. Beta Error 1 (Constan. ROE DER Dependent Variable: PBV (Sumber : Ouput SPSS. Data Olaha. Collinearity Statistics Sig. Tolerance VIF Hasil pengujian pada tabel 1 dapat dijelaskan sebagai berikut : Price to Book Value (PBV) = 0,876 0,137 X1 Ae 0,060 X2 e Berdasarkan hasil persamaan diatas, maka hasil persamaan linier berganda dapat disimpulkn bahwa : Nilai konstanta sebesar 0,876 yang berarti jika variabel independen dianggap konstan maka Price to Book Value (PBV) akan mengalami peningkatan sebesar 0,876. Nilai koefisien Return On Equity (ROE) pada model regresi menunjukkan nilai positif sebesar 0,137, hal ini dapat diartikan bahwa variabel Return On Equity (ROE) meningkat dan variabel bebas dianggap konstan maka variabel Price to Book Value (PBV) akan meningkat sebesar 0,137. Nilai koefisien Debt To Equity Ratio (DER) pada model regresi menunjukkan hasil negatif sebesar -0,060, hal ini dapat diartikan bahwa variabel Debt To Equity Ratio (DER) dengan variabel Price to Book Value (PBV) memiliki hubungan yang berlawanan arah. Jika setiap kenaikan Debt To Equity Ratio (DER) maka Price to Book Value (PBV) akan mengalami penurunan sebesar 0,074 dengan asumsi bahwa nilai dari variabel lainnya dianggap konstan. Uji Parsial (Uji . Pengujian secara parsial digunakan untuk mengetahui adanya pengaruh variabel independen Return On Equity (ROE) dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap variabel dependen Price to Book Value (PBV) secara individual / parsial. Hasil uji parsial dapat dilihat sebagai berikut : Tabel 2 : Hasil Uji Parsial (Uji . Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Error Beta Sig. Model 1 (Constant ROE DER Dependent Variable: PBV (Sumber : Ouput SPSS. Data Olaha. Collinearity Statistics Tolerance VIF Berdasarkan pada tabel 2 hasil uji t di dapatkan hasil sebagai berikut : H1 : Nilai uji t variabel Return On Equity (ROE) mempunyai nilai Thitung sebesar 7,850 > Ttabel 1,981 dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel Return On Equity (ROE) mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Price to Book Value (PBV) pada perusahaan yang terdaftar di LQ45 periode 20142018, sehingga hipotesis pertama diterima. H2 : Nilai uji t variabel Debt to Equity Ratio (DER) mempunyai nilai Thitung sebesar -0,923 < Ttabel 1,980 dengan tingkat signifikan 0,358 > 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel Debt to Equity Ratio (DER) mempunyai pengaruh negatif dan signifikan terhadap Price to Book Value (PBV) pada perusahaan yang terdaftar di LQ45 periode 2014-2018, sehingga hipotesis kedua ditolak. Uji Simultan (Uji F) Uji F digunakan untuk menguji pengaruh Return On Equity (ROE) dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap variabel dependen Price to Book Value (PBV) secara simultan atau bersama-sama. Pengujian ini menggunakan tingkat signifikansi sebesar 5% atau 0,05. Hasil uji simultan dapat dilihat sebagai berikut : Tabel 3 : Hasil Uji Simultan (Uji F) Model Sum of Squares 1 Regression Residual Total Dependent Variable: PBV Predictors: (Constan. DER. ROE ANOVAa Mean Square Sig. (Sumber : Ouput SPSS. Data Olaha. Berdasarkan pada tabel 3 hasil uji simultan (F) didapatkan hasil sebagai berikut : H3 : Secara simultan nilai Fhitung sebesar 31,208 > Ftabel 3,08 dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa Return On Equity (ROE) dan Debt to Equity Ratio (DER) secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Price to Book Value (PBV) pada perusahaan yang terdaftar di LQ45 periode 20142018, maka hipotesis ketiga diterima. Uji Koefisien Determinasi (R. Uji Koefisien ini digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kontribusi Return On Equity (ROE) dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap Price to Book Value (PBV). Tabel 4 : Hasil Uji Koefisien Determinasi (R. Model R Square Predictors: (Constan. DER. ROE Dependent Variable: PBV Model Summaryb Adjusted R Std. Error of the Estimate Square Durbin-Watson (Sumber : Ouput SPSS. Data Olaha. Hasil pengujian diatas pada tabel 4, diketahui bahwa R Square sebesar 0,358 atau 35,8%, hal ini berarti variabel Return On Equity (ROE) dan Debt to Equity Ratio (DER) berpengaruh sebanyak 35,8% terhadap Price to Book Value (PBV) pada perusahaan yang terdaftar di LQ45 periode 2014-2018. Sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak digunakan di dalam penelitian ini. KESIMPULAN DAN SARAN Simpulan Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti, penelitian mengenai Pengaruh Raturn On Equity (ROE) dan Debt To Equity Ratio (DER) terhadap Price To Book Value (PBV) pada perusahaan yang terdaftar di LQ45 periode 2014 Ae 2018, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : Raturn On Equity (ROE) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Price To Book Value (PBV) pada perusahaan yang terdaftar di LQ45 periode 2014 Ae 2018, hal ini berarti setiap peningkatan Return On Equity (ROE) secara signifikan meningkatkan Price To Book Value (PBV) pada perusahaan yang terdaftar di LQ45 periode 2014 Ae 2018. Penelitian ini membuktikan bahwa kemampuan pada perusahaan yang terdaftar di LQ45 periode 2014 Ae 2018 dalam menghasilkan laba mampu mempengaruhi Price To Book Value (PBV) perusahaan secara signifikan. Debt To Equity Ratio (DER) tidak berpengaruh signifikan terhadap Price To Book Value (PBV) pada perusahaan yang terdaftar di LQ45 periode 2014 Ae 2018, hal ini berarti besar atau kecilnya nilai Debt To Equity Ratio (DER) belum tentu diikuti dengan meningkatnya nilai Price To Book Value (PBV) pada perusahaan yang terdaftar di LQ45 periode 20142018. Penelitian ini membuktikan bahwa perusahaan yang terdaftar di LQ45 periode 20142018 dalam perbandingan nilai hutang dan modal sendiri tidak berpengaruh signifikan terhadap Price To Book Value (PBV) perusahaan. Raturn On Equity (ROE) dan Debt To Equity Ratio (DER) secara bersama-sama (Simulta. berpengaruh signifikan terhadap Price To Book Value (PBV) pada perusahaan yang terdaftar di LQ45 periode 2014 Ae 2018, hal ini berarti meningkatnya Raturn On Equity (ROE) dan Debt To Equity Ratio (DER) secara bersama-sama (Simulta. berpengaruh signifikan meningkatkan nilai dari Price To Book Value (PBV) pada perusahaan yang terdaftar di LQ45 periode 2014 Ae 2018. Penelitian ini membuktikan bahwa peningkatan perusahaan LQ45 periode 2014- 2018 dalam menghasilkan laba dan mengoptimalkan penggunaan hutang secara bersama-sama (Simulta. mampu meningkatkan Price To Book Value (PBV) perusahaan secara signifikan. Saran Berdasarkan kesimpulan di atas, maka penulis memberikan beberapa saran sebagai Bagi manajemen perusahaan, untuk lebih memperhatikan variabel yang memiliki pengaruh terhadap nilai peusahaan sebagai informasi yang akan di sajikan kepada investor. Hal ini agar dapat menarik minat investor dalam melakukan investasi pada perusahaan. Bagi investor, untuk para investor sebaiknya memperhatikan dan mempertimbangkan rasiorasio keuangan yang lebih berpengaruh terhadap nilai perusahaan untuk mengevaluasi perusahaan sebelum akhirnya memilih untuk melakukan investasi pada suatu perusahaan. Bagi peneliti selanjutnya, disarankan bagi peneliti selanjutnya agar dapat melakukan penelitian yang lebih sempurna yaitu dengan menambahkan variabel atau menggunakan variabel yang lain dan memperbanyak jumlah sampel dengan beragam karakteristik yang akan diteliti, sehingga akan mendapatkan hasil yang lebih baik. REFERENCES