Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 E-ISSN: 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN NIAS SELATAN Fiktoriana Nismin Wiyarni Wau Mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Dan Bisnis. Universitas Nias Raya viktorianawau@gmail. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh budaya organisasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai di Dinas Penanaman Modal dan Penalayan perizinan Terpadu Satu pintu kabupaten Nias Selatan. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif yang bersifat asosiatif dan metode analisis data yang digunakan ialah analisis regersi linear berganda dengan nilai Y=25. 900 0,308ycU1 0,385 ycU2 2,238 . Jumlah populasi dalam penelitian ini 23 pegawai. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan sampel jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 23 orang Jenis data penelitian ini adalah jenis data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari responden. Sumber data penelitian ini adalah pegawai. Dengan cara menggunakan angket. Pengumpulan data mengunakan angket atau kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya organisasi (X. berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (Y) dimana variabel budaya organisasi (X. diperoleh nilai thitung . > ttabel . dan tingkat signifikan sebesar 0,133 > 0,05. Selanjutnya untuk variabel lingkungan kerja (X. berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (Y) dimana nilai thitung 3,962 > ttabel . dan tingkat signifikan sebesar 0,064 > 0,05 yang artinya secara parsial variabel lingkungan kerja (X. berpengaruh secara signifikan terhdap variabel kinerja pegawai (Y). Hasil uji simultan . ji F), menunjukkan bahwa nilai Fhitung . ,494 ) > Ftabel . dan tingkat signifikan sebesar 0,050 > 0,05, maka dapat dinyatakan bahwa variabel budaya organisasi (X. dan lingkungan kerja (X. secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kinerja pegawai (Y). Untuk koefisien determinasi (R. , sehingga dapat diartikan bahwa motivasi dan lingkungan kerja hanya mampu menjelaskan variabel kinerja pegawai sebesar 74,1% sedangkan sisanya yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini dipengaruhi oleh variabel motivasi kerja dan dispilin kerja. Kata Kunci: Budaya Organisasi,Lingkungan Kerja. Kinerja Pegawai. Abstract The purpose of this study is to know how much the influence of organizational culture and work environment against employee performance in the Investment Service and the integral licensing of one-namas district of Nias. This research uses an associative quantitative research and data analysis method used is a multiple linear regeneration analysis. The number of populations in this study were 23 employees. Sampling techniques in this study use saturated samples with the number of samples by 23 employees. This type of data of this research is the type of primary data that is the https://jurnal. id/index. php/jim Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 E-ISSN: 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X data obtained directly from the respondent. The data source of this research is employee. By using a Data collection using questionnaire or questionnaire. Data analysis technique using multiple linear regression analysis. The results of this study indicate that the organization's culture (X. has a significant effect on employee performance (Y) where the organization's cultural variable (X. is obtained value of Thengung . > ttable . and significant level of 0. 133> 0. Furthermore, for the environmental variables (X. have a significant effect on employee performance (Y) where Valcah Talital 3. 962> Ttabel . and significant level of 0. 064> 0. 05 which means that partially the environmental variables (X. influenced significantly inadequate performance (Y) performance variables. The result of the simultaneous test (F tes. , indicating that the value of FHITUN . > Ftabel . and significant level of 0. 050> 0. 05, it can be stated that the organization's cultural variable (X. and the work environment (X. simultaneously influence positive and significantly to the performance of employee performance (Y). For the determination coefficient (R. , so it can be interpreted that the motivation and the work environment are only able to explain the employee performance variable of 74. 1% while the rest are not described in this study influenced by the work motivation variables and work disparin. Keywords: Organizational Culture. Work Environment. Employee Performance. Pendahuluan Pegawai merupakan sumber daya utama dalam suatu perkumpulan, setiap perkumpulan membutuhkan perwakilan sebagai pendorong utama yang melakukan setiap tindakan di dalam organisasi. Khususnya pada organisasi pemerintahan, dimana para pekerja diharapkan menaati pedoman yang berlaku di dalam kantor. Sebuah perusahaan didirikan dengan mempertimbangkan tujuan. Perilaku dan sikap masing-masing instansi mempunyai dampak terhadap kemampuannya dalam mencapai tujuannya. Keberhasilan dalam mencapai tujuan tersebut tergantung pada kehandalan dan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menjalankan unitunit kerja dalam organisasi, karena tujuan organisasi harus tercapai melalui jerih payah para penghibur di kantor. Hal ini presentasi seorang perwakilan jika mereka dapat mengakui dan melakukan hal-hal di atas dengan tepat. Salah satu Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimaksud di sini adalah https://jurnal. id/index. php/jim Pegawai Negeri Sipil, yang telah memenuhi disetujui, dibebani kewajiban dalam suatu kewajiban lain-lain, dibayar sesuai dengan yang bersangkutan. peraturan-peraturan dan pedoman-pedoman serta merupakan komponen pelaksana kekuasaan publik, yang menyatukan negara dan negara dan selanjutnya dipercayakan kepada otoritas publik untuk mencapai tujuan-tujuan Sebab pegawai pemerintah disebutsebut sebagai komponen perangkat negara yang memiliki kewajiban pemerintahan dan kemajuan secara keseluruhan. Selain itu, ia memainkan peran penting dan menentukan di setiap negara. Dalam sebuah organisasi, jika presentasi yang representatif bagus, maka kinerja yang berwibawa akan meningkat. Namun, jika kinerja pekerja buruk, hal ini dapat menyebabkan penurunan kinerja hierarki. Dalam perkumpulan ini, para wakil dikatakan memiliki kinerja yang baik, termasuk jika mereka mematuhi semua Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 standar yang telah ditetapkan dalam suatu kesalahan atau dengan tingkat kesalahan yang paling sedikit, dan ketelitian dalam menjalankan kewajibannya. Dalam suatu perkumpulan, budaya otoritatif suatu organisasi mencerminkan nilai-nilai dan standar yang menjadi visi dan misi organisasi dalam mencapai tujuan. Hanya dengan meningkatkan kinerja karyawan dalam hubungannya dengan organisasi maka sumber daya dari organisasi atau dari karyawan yang memenuhi kriteria tersebut Oleh menunjukkan faktor budaya organisasi dan lingkungan kerja merupakan salah satu strategi yang dilakukan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Kabupaten Nias Selatan untuk menjaga kinerja pegawai. Pengurus untuk mewujudkan eksekusi buruh yang hebat pada DinasPenanaman modal dan Dinas Perizinan Terpadu Kabupaten Nias Selatan harus dilakukan dengan lebih mengembangkan eksekusi Agar menyelesaikan komitmennya dengan baik, pengembangan perwakilan diarahkan pada SDM mempunyai cara pandang dan perilaku yang terpaku pada tanggung jawab, kepercayaan dan komitmen. Ada keanehan yang terjadi di kalangan perwakilan Badan Pengawasan Perizinan dan Spekulasi Terpadu Satu Pintu Rezim Nias Selatan, seperti yang terjadi saat ini. Rendahnya semangat pekerja dalam menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan oleh atasannya seharusnya dapat lebih dinamis dalam menjalankan tugas-tugas yang diberikan tanpa harus menunggu arahan dari Selain itu, kekhasan yang terjadi https://jurnal. id/index. php/jim E-ISSN: 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X pada Badan Usaha dan Pelayanan Terpadu Rezim Nias Selatan adalah tidak adanya kejujuran perwakilan dalam bekerja, yang ditandai dengan sikap enggan mengakui atasan dan kolaboratornya serta tidak memedulikan orang lain, yang merupakan salah satu cirinya. dari wakil dan dominan yang mempunyai kejujuran. yang tinggi dan berfokus pada kepentingan normal kolaborator dan daerah setempat yang perlu mengajukan izin, bukan kepentingan Bersikap baik kepada atasan, rekan kerja, dan individu lain, menjunjung tinggi nilai kebenaran organisasi, dan organisasi di atas kepentingan sendiri harus menjadi indikator integritas seorang Selain keanehan di atas, ada keanehan yang terjadi di Dinas Perizinan dan Perizinan Terpadu Satu Pintu wilayah Nias Selatan, yaitu tidak adanya pola korespondensi dengan pimpinan dan perilaku, cara pandang dan sentimen terhadap hal tersebut. data yang diteruskan oleh pekerja kepada atasan mereka, menimbulkan masalah di antara mereka karena contoh tersebut. tidak dilakukan secara memadai di organisasi tempat mereka bekerja. Membahas tempat kerja dianggap penting karena para pemimpin perlu memahami konsep tempat kerja di mana kegiatan terkoordinasi secara objektif terjadi, dan mampu mengubah iklim ini, kapan pun dianggap penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih sesuai Meskipun kinerja karyawan dapat dipengaruhi oleh lingkungan kerja, namun hal tersebut merupakan faktor yang Namun, saat ini masih banyak Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 organisasi yang kurang memperhatikan dunia kerja di sekitarnya. Dengan membangun budaya dan lingkungan kerja yang baik, pelaksanaan yang representatif juga akan meningkat sehingga tujuan resmi dapat tercapai. Eksekusi perwakilan merupakan kegiatan yang dilakukan oleh perwakilan dalam mengerjakan pekerjaan yang dibagikan oleh asosiasi. Perkembangan kepuasan dan kekecewaan pekerjaan di kalangan pekerja disebabkan oleh banyak variabel dan salah satu faktor tersebut adalah tempat kerja. Salah mempengaruhi tingkat hasil suatu asosiasi adalah fokus pada tempat kerja. Tempat kerja adalah segala sesuatu di sekitar perwakilan yang dapat mempengaruhi mereka dalam menyelesaikan tugas-tugas yang ditugaskan kepada mereka, misalnya penerangan, jalur udara, dan keamanan. Tempat kerja dalam suatu perkumpulan merupakan suatu kondisi kerja yang memberikan iklim dan suasana kerja yang menyenangkan bagi para wakilnya dalam mencapai tujuan yang diinginkan oleh suatu perkumpulan. Kondisi cahaya atau menyebabkan penglihatan menjadi kurang jelas, sehingga pekerjaan menjadi lebih lambat, banyak terjadi kesalahan dan pada Berdasarkan persepsi analis, ditemukan beberapa keanehan terkait tempat kerja, yaitu pada Badan Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan dinas Perizinan Kbupaten Nias Selatan, tepatnya, tidak adanya penerangan atau penerangan pada mengalami pandangan dan pandangan https://jurnal. id/index. php/jim E-ISSN: 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X yang kurang jelas. menyebabkan pekerjaan menimbulkan masalah pada aliran udara dalam ruangan. Tempat kerja merupakan kekhasan penting yang mempengaruhi kualitas udara dan kesejahteraan serta kenyamanan para pekerja. Beberapa kekhasan yang berhubungan dengan kekhasan persebaran udara di lingkungan kerja adalah ventilasi dalam ruangan yang sangat penting dalam lingkungan kerja untuk mendapatkan udara alami dari luar. Ventilasi yang baik mengurangi bau dari dalam ruangan, meskipun ventilasi yang buruk dapat menimbulkan keributan yang tidak menyenangkan dan berkurangnya penyakit pernapasan. Selain itu, pendingin dalam ruangan dapat mengatur suhu udara di ruang kerja dan membantu mengatasi panas dalam ruangan, yang dapat menjadi masalah serius di tempat kerja karena adanya berbagai bahan kimia berbahaya dalam asap rokok. Selain itu, kekhasan keamanan tempat kerja mengacu pada berbagai keadaan, peristiwa atau kondisi yang dapat keamanan pekerja di tempat kerja. Keamanan tempat kerja sangat penting bagi asosiasi untuk mengikuti bantuan perwakilan pemerintah dan menciptakan tempat kerja yang terlindungi. Kegagalan mesin seperti komputer dan listrik, yang dapat mengakibatkan kecelakaan atau menimbulkan risiko bagi karyawan, merupakan dua contoh masalah keamanan di tempat kerja. Melihat keganjilan di atas, permasalahan dalam Dinas penanaman Modal dan Perizinan Terpadu kabupaten Nias Selatan, khususnya rendahnya pelaksanaan, diyakini disebabkan oleh Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 rendahnya budaya otoritatif dan faktor tempat kerja. Konsep Budaya Organisasi Menurut Dodi Pratama, . budaya organisasi merupakan suatu presepsibersama yang dianut oleh semua anggota organisasi. Konsep Lingkungan Kerja Menurut Sedarmayanti . lingkungan kerja merupakan suatu tempat yang terdapat sejumlah kelompok dimana di dalamnya terdapat beberapa fasilitas perusahaan sesuai dengan visi dan misi Konsep Kinerja Pegawai Menurut Kasmir . kinerja merupakan hasil kerja dan perilaku kerja yang telah dicapai dalam menyelesaikan tugas-tugas dan tanggung jawab yang diberikan dalam suatu periode tertentu. Metode Penelitian Jenis penelitian Jenis eksplorasi yang digunakan adalah penelitian kuantitatif kooperatif dan teknik penyelidikan informasi yang digunakan adalah penyelidikan straight Eksplorasi kuantitatif adalah penelitian yang memerlukan banyak mengumpulkan informasi, menguraikan informasi tersebut, dan memisahkan (Siyonto dan Sodik 2015:. Jenis dan Sumber Data Jenis data yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah menggunakan https://jurnal. id/index. php/jim E-ISSN: 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X data primer. Menurut Sugiyono . data primer adalah sebuah data yang langsung didapatkan dari sumber dan diberikan kepada pengumpul data atau peneliti. Adapun menurut Sugiyono . Metode dalam data primer dilakukan dengan cara metode kuisioner. Metode kuisioner berupa digunakan untuk memperoleh informasi dari responden. Dalam penelitian ini kuisioner dibagikan kepada masing-masing sampel penelitian. Populasi penelitian Dalam statistik. Populasi merupakan seluruh jumlah dari subjek yang akan diteliti oleh seorang peneliti. Sugiyono generaliasi yang terdiri atas objek atau subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan olehpeneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh aparat sipil negara (ASN) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayaan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Nias Selatan dengan total 23 Sampel Menurut Rosyidah Fijra . sampel adalah bagian dari kemudian dianggap menjadi wakil dari populasi yang menjadi fokus dalam Menurut Sugiyono . 2:124. Jadi, sampel dalam penelitian ini menggunakan sampel jenuh yaitu jumlah populasi relatif kecil, kurang dari 30 orang, atau penelitian yang ingin membuat generalisasi dengan kesalahan yang sangat Dalam penelitian ini, peneliti Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 mengunakan seluruh populasi sebagai sampel penelitian dengan jumlah 23 Teknik dan Pengumpulan Data Menurut Iswati . skala likert seringkali digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena Iswati . Sangat Setuju (SS) Setuju (S) Ragu-Ragu (RR) Tidak setuju(TS) Sangat Tidak Setuju(STS) = 1 Pengujian Insterumen Penelitian Uji Validitas Menurut Riyanto dan Hatmawan . mengatakan bahwa Auvaliditas menunjukkan kevalidan atau keahlian suatu instrumen penelitianAy. Untuk menghitung validitas setiap instrumen, maka digunakan rumus koefisien korelasi product moment dengan rumus menurut Yusup . sebagai berikut: ycycuyc= ycu(Oc ycuy. Oe(Oc y. Ooycu(Oc ycu2 Oe(Oc yc. 2 ). cu Oc yc2 Oe(Oc y. 2 ) Keterangan: rxy :Koefisien korelasi antara X dan Y n :Jumlah responden xi :skor item koesioner yi :skor item koesioner Untuk mengetahui kevalitan data di dalam penelitian ini, teknik product moment . akan digunakan dengan 95% tingklat kepercayaan. Jika rhitung >rtabel maka akan ada korelasi antara variabel sehingga pengukuran dapat dinyatakan valid sebaliknya jika nilai dari rhitung 0,60 dinyatakan dapat Sebaliknya jika Cronbach alpha bernilai <0,60 dinyatakan tidak konsisten. Dalam pengujian ini, pengujian keabsahan eksplorasi menggunakan alat penanganan informasi khususnya SPSS 25. 0 for Windows. Uji t seperti dijelaskan Sugiyono dalam Yusup ( 2018 ). yc Ooycu Oe 2 yc= Oo1 Oe yc 2 Keterangan : yc = nilai t hitung yc = koefisien korelasi ycu = jumlah responden Untuk Reliabilitas mutu suatu benda cenderung dilihat dari r item tabel kedua, dengan tingkat kepentingan sebesar 95%. Apabila nilai CrobachAos Alpha >0,60 maka hal tersebut dapat dinyatakan dapat dipercaya. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 begitu pula sebaliknya apabila nilai CrobachAos Alpha <0,60 dinyatakan tidak dapat dipercaya. Pengujian Asumsi Klasik Uji Normalitas Menurut Sofiyeti, dkk . mengatajan bahwa Auuji normalitas adalah sebuah teknik statistik yang digunakan untuk mengevaluasi apakah sebuah sampel data terdistribusi secara normal atau tidak. Pengujian ini normalitas karena pada analisis statistik parameti, asumsi yang harus dimilki oleh data adalah bahwa data tersebut berdistribusi secara normal. Untuk melakukan hal tersebut, maka dapat dilakukan dengan uji Kolmogorov AeSmirnov dengan ketentuan: Jika hasil uji sampel Kolmogorov-Smirnov mempunyai nilai signifikan diatas 5% atau 0,05 maka data residul berdistribusi Jika hasil uji Kolmogrov-Smirnov memiliki nilai dibawah 5% atau 0,05 maka data residual berdistribusi tidak normal. Uji multikolinearitas Menurut Azhari . mengatakan AuMultikolinearitas sesungguhnya terletak pada ada atau tidak adanya korelasi antar variabel bebas. Ay Cara mendeteksi dengan menggunakan VIF (Variance Inflation Facto. dan TOL (Toleranc. ycOyaya = yccycaycu ycNycCya = . Oe ycI2 ) ycNycCya Keterangan: ycOyaya = ycOycaycycnycaycuycayce yaycuyceycoycaycaycycnycuycu yaycaycaycycuyc ycNycCya = ycNycuycoyceycyceycuycayce ycI2 = yaycuyceyceycnycycnyceycu yayceycyceycycoycnycuycaycycn Untuk multikolinearitas adalah nilai Tolerance > 0,10, atau sama dengan nilai VIF < dari 10. https://jurnal. id/index. php/jim E-ISSN: 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Apabila didalam model regresi tidak ditemukan asumsi deteksi seperti diatas, maka model regresi dalam penelitian ini bebas dari multikolinearitas, dan demikian pula sebaliknya. Uji Heterokedastisitas Uji heterokedastisitas adalah uji yang dilakukan untuk mengetahui apakah dalam sebuah model regresi terjadi ketidak samaan varian dari residual pada suatu prngamatan ke pengamatan lain. Apabila Untuk mengetahui ada tidaknya heterokedastisitas pada suatu model regresi dengan melihat melalui grafik Scaterplot atau nilai dari prediksi variabel terikat. Teknik Analisis Data Uji Parsial (Uji . Menurut Suliyanto . , uji t dilakukan untuk mengetahui apakah variabel X berpengaruh secara signifikan terhadap variabel Y tergantung atau tidak. Suatu variabel akan memiliki pengaruh yang berarti jika nilai ycEaycnycycycuyci variabel tersebut lebih besar dibanding dengan nilai ycycycaycayceyco . Untuk ycEaycnycycycuyci digunakan rumus : ycayc yc= ycIycayc Keterangan : t = nilai ycEaycnycycycuyci ycayc = Koefisien regresi ycIycayc = Kesalahan baku koefisien regresi Kriteria pengujian t adalah apabila nilai ycEaycnycycycuyci > ycycycaycayceyco maka variabel bebas secara parsial memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel terikat. Sebaliknya apabila ycEaycnycycycuyci < ycycycaycayceyco maka variabel bebas secara parsial tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel terikat. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 Uji Simultan (Uji F) Uji f digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh keseluruhan variabel bebas terhadap variabel terikat. Untuk bisa melihat apakah model masuk dalam kategori goodness pf fitatau tidak, kita bisa membandingkan nilai fhitumg dengan ftabel dengan derajat bebas :df=n-k dengan rumus sebaga berikut: Keterangan R = Koefisien korelasi ganda K = Jumlah variabel independen n = jumlah anggota sampel Kriteria uji F adalah Apabila Fhitung>Ftabel maka variabel bebas secara simultan memilki pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel terikat begitu juga sebaliknya. Uji Koefisien Determinasi (R. Uji koefisien determinasi digunakan untuk mengetahui sampai sejauh mana ketepatan atau kecocokan garis regresi yang terbentuk dalam mewakili kelompok data hasil observasi. Nilai koefisien determinasi adalah 0 sampai 1. Untuk menggunakan rumus: cU Oe ycUC) ycI = . cU Oe ycUI)2 Keterangan : ycI2 = Koefisien determinasi . cU Oe ycUC) = Kuadrat selisih nilai Y riil dengan nilai ycUCprediksi . cU Oe ycUI)2 = Kuadrat selisih nilai Y riil dengan nilai ycUI rata-rata Metode Analisis Data Menurut Rahmat . teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda (Multi linier regressio. Analisis regresi berganda merupakan teknik analisis https://jurnal. id/index. php/jim E-ISSN: 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X statistik untuk menjelaskan keterkaitan antara variabel bebas dengan variabel Adapun model regersi linear berganda sebagai berikut: ycU = yca yca1 ycU1 yca2 ycU2 yce Keterangan ycU = variabel terikat yca= konstanta ycU1 Oe ycU2 =variabel bebas atau independen yca1 Oe yca2= koefisien regresi yce = kesalahan pengganggu . tandart Hasil Penelitian dan Pembahasan Uji Instrumen Penelitian Uji validitas Berdasarkan pengujian hipotesis, diketahui bahwa budaya organisasi dan lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai di dinas penanaman modal dan pelayanan perizinan terpadu satu pintu kabupaten nias selatan. Perolehan hasil uji validitas untuk variabel budaya organisasi dan lingkungan kerja dan kinerja pegawai dapat dilihat pada Tabel 1 Tabel 1 Ite R_Hitu Budaya Organi 0,551 0,625 0,650 0,583 0,540 0,650 0,554 0,652 0,792 0,545 0,583 0,583 0,645 0,681 0,748 R_Hitu Lingku Kerja 0,918 0,952 0,952 0,941 0,952 0,941 0,952 0,889 0,941 0,952 0,780 0,815 0,794 0,751 0,797 Keterangan R_Hitun Kinerja Pegawai 0,713 0,781 0,796 0,723 0,811 0,762 0,805 0,746 0,715 0,657 0,800 0,801 0,772 0,794 0,792 0,526 0,526 0,526 0,526 0,526 0,526 0,526 0,526 0,526 0,526 0,526 0,526 0,526 0,526 0,526 Ket Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 Sumber:Hasil Olahan Peneliti . Nilai r hitung didapatkan dari outputolahan data penelitian di software IBM SPstatistics 21. Dari Tabel terlihat bahwa semua butir-butir instrumen penelitian diketiga variabel memperoleh nilai yang positif, dimana Rhitung>Rtabel artinya untuk penyataan mengenai variabel budaya organisasi, lingkungan kerja, dan kinerja pegawai yang terdapat dalam daftar pernyataan . dikatakan valid Uji Reliabilitas Tabel 2 Nama variabel Nilai cronbachAos Budaya organisasi (X. 0,885 Lingkungan kerja (X. 0,980 Kinerja pegawai (Y) 0,947 Sumber:Hasil Olahan Peneliti . Konsekuensi dari uji kualitas yang teguh pada Badan Penyelenggaraan Usaha dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Nias Selatan terhadap 23 responden pada tabel menunjukkan bahwa insentif Cronbach's alpha untuk budaya hierarki adalah 0,885>0,60 dan insentif alpha Cronbach untuk tempat kerja adalah 0,980>0,60 dan nilai Cronbach's alpha yang mewakili eksekusi adalah 0,947>0,60 sehingga eksplorasi beralasan bahwa informasi yang dibawa mengenai hal-hal yang dimunculkan untuk budaya otoritatif, tempat kerja dan faktor eksekusi pekerja dinyatakan dependen. Uji Normalitas Data Tabel 3 One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual https://jurnal. id/index. php/jim E-ISSN: 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Normal Parametersa,b Most Extreme Differences Mean Std. Deviation Absolute Positive Negative Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. -taile. Test distribution is Normal. Calculated from data. Sumber: Hasil Olahan Peneliti . Berdasarkan hasil kolmogorov-smirnov z menunjukan nilai signifikan sebesar 0,416>0,05 , maka dapat disimpulkan data residual berdistridusi normal. Uji multikolinearitas Hasil uji multikolinearitas dilihat pada Tabel 1. Tabel4 Model Coefficientsa Unstandar Stand Correlations Colline Coefficient Statisti Coeffi cients T Sig. Std Beta Zero Par P Tole V tial a ranc I Err rt e F Dependent Variable: Y Sumber:HasilOlahanPeneliti . BerdasarkanpadaTabelmultikolinearit as dapat dilihat pada kolom VIF dapat diketahui bahwa VIF budaya organisasi, lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai 746<10 dan nilai tolerance 0,872<0. 5, maka Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 dapat disimpulkan bahwa model regresi linear bebas dari multikolinearitas atau tidak adanya masalah multikolinearitas. Uji heterokedastisitas Adapun hasil uji heterokedastisitas penelitian dapat dilihat pada Gambar 1 Gambar1 Sumber:Hasil Olahan Peneliti . Berdasarakan pada Gambar dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat adanya Karena pada gambar tidak menunjukan pola tertentu teratur pada titik yang ada. Yang artinya, persamaan tersebut memenuhi klasik. E-ISSN: 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Dependent Variable: Y Sumber: Hasil olahan peneliti . Berdasarkan Tabel 5 untuk uji setengah jalan kepala sekolah . udaya otoritati. dapat dilihat bahwa nilai thitung . > ttabel . dengan tingkat peluang . -k-. -2- . = 20. Selanjutnya besarnya sebesar 0,133>0,05 sehingga cenderung dinyatakan bahwa variabel budaya hierarki berpengaruh terhadap pelaksanaan kerja pegawai pada Badan Perizinan dan penanaman modal Terpadu Satu Pintu Kabupaten Nias Selatan. Uji simultan . ji F) Uji fatau uji simultan diakukan untuk melihat pengaruh variabel bebas secara bersama-sama terhadap variabel terikat. Adapun hasil uji F dapat dilihat pada Tabel Tabel 6 ANOVAa Teknik Analisis Data Uji Parsial . Untuk mengetahui pengaruh masingmasing variabel bebas (Budaya Organisasi dan Lingkungan Kerj. terhadap variabel . inerja menggunakan uji parsial . Dapat dilihat pada Tabel 5 Coefficientsa (Consta Std. Beta Err Sig. Sum of Squares Regressi 172,297 Residual 493,181 Total 665,478 Dependent Variable: Y Mean Square 86,149 3,49 24,659 Sig. Predictors: (Constan. X2. X1 Sumber:HasilOlahanPeneliti . Pada Tabel 6 diperoleh nilai Fhitung sebesar 3,494 dan nilai Ftabel pada df=N-k1=20 sebesar 4. 35 atau Fhitungl>Ftabel. Maka disimpulkan bahwa semua varibel bebas (Budaya Organisasi dan Lingkungan Kerj. mampu menjelaskan variabel terikat (Kinerja Pegawa. dengan kata lain. Tabel 5 Model Unstandardize Standa d Coefficients rdized Coeffic Model https://jurnal. id/index. php/jim Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 E-ISSN: 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Uji koefisien Determinasi(R. Berdasarkan perhitungan melalui output spss 21, nilai R2 dapat dilihat pada Tabel 7 Menunjukkan thitung. >ttabel . artinya variabel BudayaOrganisasi (X. berpengaruh terhadap kinerja pegawai Y. Pengujian Hipotesis untuk X2 terhadap Y Tabel7 Menunjukkan Model Summaryb . >ttabel . artinya bahwa M R R Adjus Std. Change Statistics Durbinvariabel LingkunganKerja Squ ted R Error R F df1 df2 Sig. F Watson (X. berpengaruh are Squar of the Squar Cha Chan e Estim pegawai (Y). ate Chan Pengujian hipotesis secara simultan Menunujukkan ,50 ,259 1,85 4. ,966 ,259 ,349 2 20 ,0,50 1,520 BudayaOrganisasi (X. Predictors: (Constan. X2. X1 LingkunganKerja (X. secara bersamab. Dependent Variable: Y samaberpengaruh terhadap variabel Sumber:HasilOlahanPeneliti . kinerja pegawai (Y) dengan nilai Fhitung BerdasarkanTabel 7 didapat diperoleh . >Ftabel . koefisien determinasi (R. sebesar 0,259 . , maka disimpulkan bahwa variabel Saran Berdasarkan bebas mampu menjelaskan variabel terikat sebesar 25,9%, sedangkan sisanya 74,1% pembahasan dan kesimpulan yang telah dipengaruhi oleh variabel lain diluar diuraikan, beberapahal berikut ini: Pegawai lebih agresif dalam megerjakan Model Regresi tugas yang diberikan atas kepada Teknis analisis data yang digunakan mereka tanpa harus diperintah adalah Teknik analisis regresi linear 2. Pegawai harus lebih menunjukkan sikap kesatuan yang utuh antara antara mengetahui seberapa besar pengaruh pimpinan dan bawahan variabel independen (X) terhadap variabel 3. Pegawai lebih meningkatkan pola dependen (Y). Berdasarkan komunikasi antara atas dan pengolahan data penelitian terdapat nilai bawahan sehingga menciptakan suasana model regresi sehingga dapat dilihat yang aman dan tentram. berikut ini. Memberikan cahaya yang maksimal ycU = yca yca1 ycU1 yca2 ycU2 yce didalam setiap ruang kerja pegawai ycU = 25. 900 0,308ycU1 0,385 ycU2 2,238 sehingga dapat menigkatkan kinerja Kesimpulan Memberikan fasilitas didalam ruang Berdasarkan hasil penelitian dan kerja sehingga pegawai yang bekerja pembahasan yang telah diuraikan , merasa nyaman dan dapat menigkatkan makadapat ditarik kesimpulan yaitu kinerja pegawai. Memastikan bahwa semua alat-alat yang Pengujian hipotesis untuk X1 terhadap Y digunakan para pegawai sudah terlebih https://jurnal. id/index. php/jim Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 dahulu dipastikan layak digunakan pegawai dalam bekerja. Hasil penelitian ini semoga menjadi bahan referensi bagi peneliti selanjutnya dan diharapkan peneliti melakukan kajian yang berbeda dengan yang dilakukan oleh peneliti sekarang ini. Daftar pustaka Dakhi. The Influence Of Service Quality And Product Quality On Consumer Satisfaction With Purchasing Decisions As Intervening Variables At Alfamidi Diponegoro Teluk Dalam-Nias Selatan. Jurnal Ekonomi, 12. , 956Ae964. http://ejournal. id/inde php/Ekonomi Duha. The work performance employees of the environmental service of south nias district was examined from the effect of work ethic Journal Management Science (JMAS), 6. , 462Ae Duha. , & Dakhi. Job Satisfaction Non-Permanent Teachers in South Nias Amid Limitation. Jurnal Manajemen, 24. , 250Ae265. https://doi. org/10. 24912/jm. Fau. ANALISIS EKSPOR KARET DAN KOPI INDONESIA KE NEGARA JEPANG DAN NEGARA SINGAPURA (PENDEKATAN MODEL GRAVITY). Jurnal Education and Developmen, 8. , 932Ae937. Fau. , & Buulolo. Pengaruh produktivitas kerja pegawai di kantor Samsat kabupaten Nias Selatan. https://jurnal. id/index. php/jim E-ISSN: 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Remik: Riset Dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer, 7. , 533Ae536. https://doi. org/10. 33395/remik. Fau. Waruwu. Jaya Mendrofa. , & Wau. Pengaruh Disiplin Kerja dan Semangat Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada KantorCamat Telukdalam. Remik: Riset Dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer, 7. , 1421Ae1427. https://doi. org/10. 33395/remik. Fau. , & Wau. Implementasi Kebijakan Refocusing Anggaran Penanggulangan Covid Kabupaten Nias Selatan. Remik: Riset Dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer, 6. , 187Ae191. https://doi. org/10. 33395/remik. Fau. , & Gohae. The Effect Of Profitability And Liquidty On Value Companies With Capital Structure As Intervening Variables. Jurnal Ekonomi, 11. , 1679Ae1687. http://ejournal. id/inde php/Ekonomi Gohae. PENGALAMAN MAGANG. MINAT KERJA DAN PENGARUHNYA TERHADAP KESIAPAN KERJA MAHASISWA AKUNTANSI. Jurnal Ilimiah MEA (Manajemen. Ekonomi. Akuntans. , 4. , 1954Ae1964. Manao, . PENGARUH PELAYANAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PADA SALON LIDEO. Jurnal Education and Development, 8. , 301Ae303. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 E-ISSN: 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Waruwu. , & Tafonao. PENGARUH KONFLIK TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI DI KSP3 NIAS. JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journa. , 5. , 189Ae193. http://journal. id/index. Ketahanan Pangan Kabupaten Nias Barata. Remik: Riset Dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer, 7. , 572Ae582. https://doi. org/10. 33395/remik. Wau. , & Dakhi. Pengaruh Profitabilitas Nilai Perusahaan Struktur Modal sebagai Variabel Intervening pada Perusahaan Sierad Produce Tbk 1. Riset Dan EJurnal Manajemen Informatika Komputer, 6. , 173Ae186. https://doi. org/10. 33395/remik. Zagoto. , & Zalogo. PENGARUH SOSIALISASI PAJAK DAN LAYANAN INSTANSI TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERKOTAAN DAN PERDESAAN. JURNAL ILIMIAH BISNIS DAN PERPAJAKAN, 5. , 83Ae Wau. Dakhi. , & Mendrofa. The Role of Corporate Governance as Moderating Variable Between Capital Structure and Mining Company Performance. Journal of Economics. Finance and Accounting Studies (JEFAS), 3. , 152Ae157. https://doi. org/10. 32996/jefas Wau. Manao. , & Dakhi. Pengaruh Pengawasan Internal dan Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Sosial. Pengayaan: Jurnal Manajemen, 13. , 166Ae173. Wau. , & Waruwu. Pengaruh Kebijakan Deviden Terhadap Kinerja Perusahaan Pertambangan Studi Empiris Pada Perusahan Manufaktur Di Bursa Efek Indonesia Tahun 20162018. JURNAL MUTIARA AKUNTANSI, 103Ae117. https://doi. org/10. 51544/jma. Wau. , & Wau. Pengaruh Disiplin dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Pelayanan terhadap Kinerja Dinas Pertanian https://jurnal. id/index. php/jim