Vol 5 No 1 . : Paulus Journal of Accounting (PJA) PERSEPSI MAHASISWA AKUNTANSI TERHADAP EFEKTIVITAS E-LEARNING DENGAN FITUR DESAIN Indriyanti Linting Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Kristen Indonesia Paulus indriyanti_linting@yahoo. Volume 5 Nomor 1 Desember 2023 e-ISSNJuni p-ISSN 2715-9892 Informasi Artikel Tanggal masuk 20 Oktober 2023 Tanggal revisi 28 November 2023 Tanggal diterima 30 Desember 2023 Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi siswa sebagai pengguna tentang efektivitas e-learning dengan fitur desain. Penelitian dilakukan terhadap total 295 mahasiswa Universitas Hasanuddin angkatan 2017 hingga angkatan 2020 yang masih aktif belajar daring. Data diolah menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan program AMOS Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kegunaan (PU) berpengaruh positif terhadap efektivitas e-learning, sedangkan persepsi kemudahan (PE) tidak berpengaruh positif terhadap efektivitas e-learning. Pengujian variabel fitur desain dengan tes Sobel menunjukkan bahwa penerimaan teknologi (PU dan PE) berpengaruh positif terhadap efektivitas elearning. Berdasarkan hal tersebut. Universitas Hasanuddin sebaiknya mempersiapkan pelatihan dan pengenalan sistem yang lebih baik. Perguruan tinggi perlu menggunakan sistem dengan fitur desain yang lebih beragam dan sederhana untuk mewujudkan efektivitas e-learning. Selain itu, e-learning membutuhkan sikap positif dan motivasi pengguna. Kata Kunci: persepsi kegunaan1, kemudahan2, fitur desain3, efektivitas e-learning4 PENDAHULUAN Pemanfaatan teknologi informasi di era digital saat ini semakin meningkat, termasuk dalam bidang pendidikan. Pemanfaatan teknologi informasi menjadi salah satu alternatif sistem pembelajaran yang efektif dan efisien. Pemanfaatan teknologi informasi dalam dunia pendidikan disebut dengan e-learning. Penggunaan e-learning telah meningkat di sebagian besar negara. Hal ini disebabkan adanya fenomena besar dimana seluruh dunia telah terinfeksi virus corona baru, yang disebut dengan virus corona. Virus Covid-19 merupakan virus yang mudah menular melalui interaksi antar manusia, terutama pilek dan batuk, sehingga interaksi antar manusia harus dibatasi. Menyikapi situasi tersebut, pemerintah telah mengeluarkan peraturan yang mewajibkan setiap orang untuk melakukan aktivitas dari rumah, seperti bekerja dari rumah atau belajar dari rumah. Pemanfaatan e-learning merupakan cara yang efektif dan efisien untuk mendukung peraturan pemerintah. Dengan menggunakan Internet, e-learning dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja. E-learning merupakan suatu sistem pembelajaran yang menggunakan Vol 5 No 1 . : Paulus Journal of Accounting (PJA) berbagai media dengan menggunakan internet, seperti Zoom Meeting. Google Meet. Classroom, dan WhatsApp. Universitas Hasanuddin merupakan salah satu perguruan tinggi negeri yang harus mengubah sistem pembelajarannya menggunakan e-learning. Salah satunya adalah program studi akuntansi yang mencoba menggunakan e-learning untuk meningkatkan efektivitas Akuntansi adalah ilmu pengetahuan dan teknologi terapan yang secara terus-menerus mencatat, mengelola, dan menganalisis catatan-catatan tersebut menurut suatu sistem tertentu sehingga pimpinan suatu perusahaan atau lembaga dapat menyusun laporan keuangan atas Oleh karena itu, sistem pembelajaran harus dilengkapi dengan banyak latihan dan tugas yang lebih kompleks seperti studi kasus untuk menunjang pengetahuan akuntansi. Hal ini menjadi tantangan bagi instruktur akuntansi dan mahasiswa yang perlu menggunakan e-learning dalam proses pembelajarannya. E-learning tidak selalu populer di kalangan dosen dan mahasiswa akuntansi. Beberapa memiliki masalah teknis dan beberapa tidak terlalu paham dengan sistemnya. Hal ini disebabkan penerapan sistem e-learning belum maksimal pemanfaatannya. Selain itu, berbagai kondisi di fasilitas, seperti pelatihan dan alokasi gratis bagi pengguna, dianggap kurang optimal. Penggunaan e-learning didukung oleh teori tindakan (TRA) yang dikemukakan oleh Ajzen dan Fishbein . Teorinya adalah kepentingan seseorang mempengaruhi apakah ia mengambil tindakan atau tidak. Hal ini bermuara pada konsep penerimaan teknologi yang dikenal dengan Technology Accepted Model (TAM). TAM, diperkenalkan oleh Davis . , memperhitungkan manfaat yang dirasakan (PU) dan persepsi kemudahan penggunaan (PE) dalam menentukan penerimaan teknologi. Pontoh . juga mencatat bahwa Auteori mengenai penggunaan sistem teknologi informasi sangat berpengaruh, dan penerimaan teknologi biasanya digunakan untuk menjelaskan penerimaan individu terhadap penggunaan sistem teknologi informasi (TAM). Ay E-learning membutuhkan platform dengan fitur desain berkualitas tinggi. Hal ini sesuai dengan temuan Goyal dan Tambe . bahwa Aupengguna yang memiliki pemahaman lebih baik tentang platform pembelajaran online dapat meningkatkan hasil pembelajaran. Ay . menemukan bahwa Aukualitas fungsional yang baik dan mudah dipahami dapat secara efektif meningkatkan hasil pembelajaran. Ay Platform yang digunakan dalam e-learning mempunyai karakteristik desain yang beragam, mulai dari yang paling sederhana hingga yang paling Penggunaan platform ini biasanya didasarkan pada kebutuhan belajar pengguna. Platform e-learning memiliki kelebihan dan kekurangan berdasarkan karakteristik Beberapa platform memiliki fitur desain yang terbatas pada diskusi dan pengumpulan tugas saja, seperti: Contoh: Google Meet dan Kelas. Beberapa platform, seperti Zoom Meeting, hanya terbatas pada presentasi saja. Ada pula yang hanya digunakan untuk berdiskusi mengenai fitur chat seperti WhatsApp. Hal ini mengakibatkan pengguna menggunakan satu atau lebih platform dalam proses pembelajarannya, tergantung Platform yang baik memiliki fitur desain yang memberikan manfaat, kemudahan penggunaan, dan keamanan. Penting bagi pengguna untuk memahami fitur desain sehingga mereka tidak menghalangi e-learning. Oleh karena itu, penting untuk menguji dampak fitur desain untuk meningkatkan efektivitas e-learning berdasarkan persepsi siswa sebagai pengguna. Vol 5 No 1 . : Paulus Journal of Accounting (PJA) Ajzen dan Fishbein . memperkenalkan Theory of Reasoned Action (TRA) dan menjelaskan bahwa seseorang dapat mempengaruhi sikap dan norma sosial yang mana akan merubah bentuk keinginan berperilaku baik dipandu ataupun terjadi begitu saja dalam sebuah perilaku individu. Teori ini menekankan peran kepentingan seseorang dalam menentukan apakah suatu perilaku tertentu akan terjadi. Technology Acceptance Model (TAM) adalah teori yang didasarkan pada TRA. Diperkenalkan oleh Davis . TAM menjelaskan bahwa Aureaksi dan persepsi pengguna terhadap suatu sistem informasi mempengaruhi sikap mereka dalam menentukan penerimaan sistem informasi. Ay Davis . mengemukakan bahwa proses penerimaan sistem informasi melibatkan dua elemen utama. Kegunaan yang dirasakan dan kemudahan penggunaan yang Efrita . menyatakan, ``e-learning adalah sistem pembelajaran elektronik yang dikembangkan dengan menggunakan jaringan komputer di Internet. '' Efektivitas e-learning adalah sejauh mana suatu sistem pembelajaran melalui penggunaan platform online berhasil mencapai tujuan yang diinginkan. Platform online untuk e-learning mewakili era digital karena terintegrasi dengan internet sehingga dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja. Karena bahan pelajaran disimpan secara online, maka mahasiswa akuntansi mempunyai akses bebas terhadap bahan pelajaran tersebut dan diharuskan belajar secara mandiri. Platform e-learning online memerlukan fitur desain yang mudah diakses dan keamanan data yang terjamin. Siswa memiliki kata sandi sendiri untuk masuk ke situs web dan tidak dapat membagikannya kepada orang lain. LANDASAN TEORI Ajzen dan Fishbein . memperkenalkan Theory of Reasoned Action (TRA) dan menjelaskan bahwa seseorang dapat mempengaruhi sikap dan norma sosial yang mana akan merubah bentuk keinginan berperilaku baik dipandu ataupun terjadi begitu saja dalam sebuah perilaku individu. Teori ini menekankan peran kepentingan seseorang dalam menentukan apakah suatu perilaku tertentu akan terjadi. Technology Acceptance Model (TAM) adalah teori yang didasarkan pada TRA. Diperkenalkan oleh Davis . TAM menjelaskan bahwa Aureaksi dan persepsi pengguna terhadap suatu sistem informasi mempengaruhi sikap mereka dalam menentukan penerimaan sistem informasi. Ay Davis . mengemukakan bahwa proses penerimaan sistem informasi melibatkan dua elemen utama. Kegunaan yang dirasakan dan kemudahan penggunaan yang Efrita . menyatakan, ``e-learning adalah sistem pembelajaran elektronik yang dikembangkan dengan menggunakan jaringan komputer di Internet. '' Efektivitas e-learning adalah sejauh mana suatu sistem pembelajaran melalui penggunaan platform online berhasil mencapai tujuan yang diinginkan. Platform online untuk e-learning mewakili era digital karena terintegrasi dengan internet sehingga dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja. Karena bahan pelajaran disimpan secara online, maka mahasiswa akuntansi mempunyai akses bebas terhadap bahan pelajaran tersebut dan diharuskan belajar secara mandiri. Platform e-learning online memerlukan fitur desain yang mudah diakses dan keamanan data yang terjamin. Siswa memiliki kata sandi sendiri untuk masuk ke situs web dan tidak dapat membagikannya kepada orang lain. Vol 5 No 1 . : Paulus Journal of Accounting (PJA) METODE PENELITIAN Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji hipotesis. Penelitian hipotesis adalah penelitian yang dilakukan untuk menguji hubungan dua variabel. Subjek penelitian ini terdiri dari mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin Makassar. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Meskipun alat ini dikelola oleh banyak orang, tidak semua tanggapan dikumpulkan untuk dianalisis dan Kuesioner diukur dan dinilai pada skala Likert 5 poin . = ketidaksepakatan terkuat, 5 = persetujuan terkua. Teknik pengambilan sampelnya meliputi non-probability sampling dengan menggunakan metode purposive sampling. Sampel penelitiannya adalah mahasiswa akuntansi angkatan 2017 hingga angkatan 2017 yang tetap aktif mengikuti perkuliahan daring dan menyelesaikan survei. Data dikumpulkan menggunakan survei ala Google Form dan didistribusikan ke grup WhatsApp. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Structural Equation Modeling (SEM) merupakan salah satu jenis analisis multivariat yang dapat digunakan untuk menganalisis hubungan antar beberapa variabel dalam penelitian. Hubungan beberapa variabel dianalisis dengan menggunakan software AMOS versi 20. Perceived Design Features Efektivitas e-learning Perceived ease Theory of Reasoned Action (TRA) merupakan teori yang mengkaji peran kepentingan seseorang dalam menentukan terjadi atau tidaknya suatu perilaku. Teori ini kemudian diturunkan menjadi Technology Acceptance Model (TAM) yang menjelaskan persepsi kegunaan dan persepsi kesederhanaan suatu sistem informasi, yang mempengaruhi sikap dalam menentukan penerimaan sistem informasi (Davis, 1. Beberapa penelitian sebelumnya menemukan bahwa e-learning bermanfaat untuk sistem pembelajaran (Goyal dan Tambe, 2015. Aharony dan Bar-ilan, 2016. Heggart dan Yoo. Selain itu, beberapa penelitian juga menemukan bahwa e-learning mudah digunakan dan pengguna merasa puas saat menggunakannya (Goyal dan Tambe, 2015. Aharony dan Barilan, 2016. Shahranee et al. , 2. E-learning memerlukan platform yang memiliki fitur desain hebat dan mudah Kintu dkk. menemukan bahwa fitur desain mempunyai dampak positif terhadap efektivitas sistem pembelajaran. Goyal dan Tambe . juga menemukan bahwa alat yang lebih baik meningkatkan kualitas sistem pembelajaran. Berdasarkan uraian di atas, maka dirumuskan hipotesis dalam penelitian ini sebagai H1: Persepsi kegunaan (PU) berpengaruh positif terhadap efektivitas e-learning. Vol 5 No 1 . : Paulus Journal of Accounting (PJA) H2: Persepsi kemudahan (PE) berpengaruh positif terhadap efektivitas e-learning. H3: Persepsi kegunaan (PU) berpengaruh positif terhadap efektivitas e-learning melalui fitur H4: Persepsi kemudahan (PE) berpengaruh positif terhadap efektivitas e-learning melalui fitur HASIL DAN PEMBAHASAN Deskripsi Data Berdasarkan data responden, diperoleh informasi mengenai profil responden mengenai kelas, gender, dan platform yang digunakan dalam sistem e-learning. Di bawah ini kami uraikan profil responden berdasarkan data yang dimasukkan dalam kuesioner yang dibagikan. Tabel 1. Deskripsi Angkatan Responden Angkatan Total Presentase Jumlah Sumber: Data Primer diolah . Berdasarkan tabel 5. 1 dapat diketahui bahwa dari total responden, 46% diantaranya dinominasi oleh responden dari angkatan 2020, 22% dari angkatan 2018, 19% dari angkatan 2019, sedangkan dari angkatan 2017 sebanyak 13%. Gambar 1. Jenis Kelamin Responden Berdasarkan gambar 1 dapat diketahui bahwa responden dinominasi oleh responden perempuan sebanyak 65. 8%, sisanya adalah responden laki-laki sebanyak 34. Gambar Platform yang digunakan Berdasarkan gambar. 2 dapat diketahui bahwa platform yang digunakan responden dinominasi oleh Zoom Meeting sebanyak 37. Sikola sebanyak 27. WhatAosApp sebanyak 5%, sedangkan sisanya adalah gabungan dari berbagai platform sebanyak 25. Vol 5 No 1 . : Paulus Journal of Accounting (PJA) Uji Kesesuaian Model (Goodness of Fi. Uji kesesuaian dilakukan dengan menggunakan Kesesuaian Mutlak Terukur. Kesesuaian Inkremental Terukur, dan Kesesuaian Parsimonious Terukur. Suatu model dikatakan baik apabila memenuhi batasan indeks goodness-of-fit (Ghozali 2017:. Jika model menunjukkan nilai yang kurang pas, sebaiknya modifikasi model tersebut untuk mendapatkan model yang lebih baik. Modifikasi model yang dilakukan pada penelitian ini didasarkan pada teori Arbuckle yang membahas tentang cara memodifikasi model dengan menarik garis korelasi dengan mempertimbangkan nilai indeks modifikasi maksimum (MI). Setelah model dimodifikasi, model yang diusulkan memenuhi nilai uji goodness-of-fit yang ditunjukkan pada Tabel 2 dan oleh karena itu diterima. Tabel 2. Hasil Uji Setelah Modifikasi Goodness of Fit Cut-off Hasil Evaluasi Indeks Value Analisis Model Chi-Square Baik Significant Probability > 0,05 0,072 Baik CMIN/DF < 2,00 Baik RMSEA < 0,08 0,01 Baik GFI > 0,90 0,89 Marginal AGFI > 0,90 0,84 Marginal TLI > 0,90 0,91 Baik CFI > 0,90 0,93 Baik PNFI 0,60-0,90 0,68 Baik Sumber: Data primer yang diolah 2023 Uji Hipotesis (Uji . Uji hipotesis pengaruh langsung dianalisis menggunakan hasil uji koefisien jalur dengan menguji probabilitas nilai rasio kritis (C. R) dibandingkan dengan nilai =5%. Jika koefisien standardisasi bernilai positif dan nilai probabilitas kurang dari =5%, maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis penelitian terbukti secara signifikan. Hasil pengujian hipotesis pengaruh langsung ditunjukkan pada Tabel 3 dan 4. Tabel 3. Regression Weights: (Group number 1 - Default mode. Estimate ESEL <------ PU ESEL <------ PE Sumber: Data yang diolah, 2023 Tabel 4. Standardized Regression Weights Estimate ESEL <------ PU ESEL <------ PE Sumber: Data yang diolah, 2023 Label par_42 par_43 Vol 5 No 1 . : Paulus Journal of Accounting (PJA) H1: Persepsi Kegunaan (PU) Berpengaruh Positif Terhadap Efektivitas E-Learning. Hasil pengujian menunjukkan nilai probabilitas kurang dari 0,05 dan nilai regresi terstandar adalah positif. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan PU dikaitkan dengan peningkatan efektivitas e-learning sebesar 0,373. Oleh karena itu, hipotesis (H. yang menyatakan bahwa persepsi manfaat berpengaruh positif terhadap efektivitas e-learning Hasil ini juga konsisten dengan model penerimaan teknologi (Davis, 1. , yang menguji penerimaan pengguna terhadap sistem informasi. Semakin bermanfaat suatu sistem, semakin efektif sistem tersebut. Hasil penelitian ini konsisten dengan penelitian sebelumnya. Aharony dan Bar-ilan . menemukan bahwa persepsi manfaat berpengaruh positif terhadap penggunaan e-learning menggunakan platform MOOC. Goyal dan Tambe . menemukan bahwa siswa merasakan manfaat e-learning menggunakan MOODLE. Heggart dan Yoo . menunjukkan bahwa Google Kelas dapat membantu meningkatkan keterlibatan dan pembelajaran siswa serta meningkatkan dinamika kelas. Melihat situasi di atas, perguruan tinggi perlu meningkatkan penggunaan e-learning sebagai sistem pembelajaran. Hal ini harus didukung dengan fasilitas seperti e-learning yang sistematis dan terstruktur, pemberian kuota dan internet gratis kepada pengguna, serta pelatihan penggunaan sistem bagi instruktur dan mahasiswa akuntansi. H2: Persepsi Kemudahan (PE) Berpengaruh Positif Terhadap Efektivitas E-Learning Hasil pengujian menunjukkan nilai probabilitas lebih besar dari 0,05 dan nilai regresi terstandarisasi bernilai positif. Nilai regresi terstandarisasi yang positif menunjukkan bahwa peningkatan PE dikaitkan dengan peningkatan efektivitas e-learning sebesar 0,032. Namun probabilitas yang lebih besar dari 0,05 menunjukkan bahwa pengaruhnya tidak signifikan. Oleh karena itu, hipotesis (H. yang menyatakan bahwa persepsi kemudahan penggunaan berpengaruh positif terhadap efektivitas e-learning ditolak. Hasil ini tidak konsisten dengan model penerimaan teknologi (Davis, 1. , yang menguji penerimaan pengguna terhadap sistem informasi. Semakin sederhana sistemnya, maka akan semakin efektif. Hasil penelitian ini tidak sesuai dengan penelitian sebelumnya. Aharony dan Bar-ilan . menemukan bahwa persepsi kemudahan penggunaan berpengaruh positif terhadap penggunaan e-learning menggunakan platform MOOC. Goyal dan Tambe . menemukan bahwa 91% memiliki pengalaman menggunakan sistem MOODLE dan sebagian besar siswa menganggap sistem MOODLE mudah digunakan, menjadikannya alat yang efektif dalam sistem pembelajaran. Shahrani dkk. juga menemukan bahwa sebagian besar siswa puas dengan alat Google Class karena mudah Berdasarkan hasil penelitian, pengaruhnya tidak signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa akuntansi tidak terlalu segan untuk menggunakan e-learning. Berdasarkan uraian data, platform yang paling banyak digunakan adalah Zoom Meeting dan Skola. Penggunaan kedua platform ini masih bisa tergolong baru. Sedangkan pada hasil deskriptif, kelompok tahun 2020 menyumbang 46% responden. Oleh karena itu, e-learning tidak mudah bagi sebagian besar mahasiswa akuntansi karena mereka tidak memiliki pengetahuan Pemanfaatan e-learning sangat penting untuk mata kuliah akuntansi. Berdasarkan hasil survei, mahasiswa akuntansi kesulitan dalam menggunakan e-learning. Hal ini Vol 5 No 1 . : Paulus Journal of Accounting (PJA) mempengaruhi efektivitas e-learning. Mengingat hal ini, universitas perlu berupaya untuk memperkenalkan e-learning melalui pelatihan, dan sangat penting untuk melengkapi platform yang mereka gunakan dengan alat sederhana untuk memudahkan pengguna memahami dan mengoperasikannya. Uji Hipotesis dengan Variabel Mediasi Pengujian hipotesis pengaruh tidak langsung dianalisis menggunakan uji Sobel untuk mengetahui pengaruh variabel mediasi yaitu fitur desain. Uji Sobel dilakukan berdasarkan perbandingan nilai t hitung dengan nilai t tabel. Jika t-score hitung lebih besar dari 1,96 . kor Z absolut standa. , terjadi efek mediasi. Nilai t hitung dihitung menggunakan rumus berikut, dan hasil perhitungannya ditunjukkan pada Tabel 5. Keterangan: Sab : Besarnya standar error pengaruh tidak langsung a : Standar estimate variabel independen terhadap variabel mediasi b : Standar estimate variabel mediasi terhadap variabel dependen Sa : Standar error variabel independen terhadap variabel mediasi Sb : Standar error variabel mediasi terhadap variabel dependen Tabel 5. Hasil Uji Sobel t tabel t hitung <--PU 1,96 <--PE 1,96 Sumber: Data primer yang diolah, 2023 Berdasarkan Tabel 5 terlihat bahwa nilai t hitung PU dan PE lebih besar dibandingkan dengan nilai t tabel. Nilai PU yang dihitung dengan t sebesar 12,01, nilai PE sebesar 41,56. Hal ini menunjukkan bahwa H7 dan H8 dapat diterima. Oleh karena itu, fitur desain dapat menjadi variabel mediasi untuk menguji pengaruh penerimaan teknologi (PU dan PE) terhadap efektivitas e-learning. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik desain fitur suatu platform pembelajaraan maka e-learning akan semakin efektif. Hasil penelitian ini konsisten dengan penelitian sebelumnya. Goyal dan Tambe . menemukan bahwa karakteristik alat yang digunakan sangat cocok untuk meningkatkan efektivitas sistem pembelajaran. Kintu dkk. menemukan bahwa fitur desain mempunyai dampak positif terhadap efektivitas sistem pembelajaran. Hal ini menunjukkan bahwa pengguna merasakan manfaat menggunakan sistem e-learning. Shahrani dkk. juga menemukan bahwa alat Google Classroom yang baik dapat meningkatkan sistem KESIMPULAN DAN SARAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan teknologi berdampak positif terhadap elearning tersebut. Ini mendukung Reasoned Action Theory (TRA) dan juga konsisten dengan Vol 5 No 1 . : Paulus Journal of Accounting (PJA) Technology Acceptance Model (TAM). Mengingat situasi ini, diperlukan upaya nyata dan berkelanjutan agar sistem e-learning menjadi sistem pembelajaran yang populer dan Perguruan tinggi perlu mengintensifkan pelatihan penggunaan sistem e-learning di berbagai platform dan memerlukan fasilitas pendukung yang sesuai seperti pemberian kuota gratis untuk penerapan e-learning. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, adapun keterbatasan yang terdapat dalam penelitian ini yaitu sebagai berikut. Survei hanya dilakukan satu kali dan ada kemungkinan sebagian responden tidak memberikan jawaban yang mencerminkan keadaan sebenarnya. Penelitian ini hanya menyangkut satu sektor yaitu sektor akuntansi, maka kesimpulan yang disampaikan hanya berlaku untuk mahasiswa akuntansi dan tidak dapat digeneralisasikan untuk mata pelajaran lain. REFERENSI