ELIPS: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Volume 3. Nomor 1. Maret 2022 ISSN: 2745-827X (Onlin. Hubungan antara Minat Belajar dan Hasil Belajar Matematika Siswa SMPN 4 Bantimurung Muhajir Nasir1. Syaiful Hidayat2. Syamsuriyawati3 1, 3 Pendidikan Matematika. FKIP Universitas Muslim Maros amuhajirnasir@umma. ABSTRACT This type of research is an ex-post facto research which aims to determine the relationship between interest in learning and mathematics learning outcomes of students at SMPN 4 Bantimurung. The population in this study were all students of SMPN 4 Bantimurung in the 2020/2021 academic year with a total of 720 students while the sample was 256 students who were taken by the proportionate stratified random sampling technique. The research instrument used is a student learning interest questionnaire, while for student learning outcomes, namely the final exam score for the odd semester for the 2020/2021 school year. The data were analyzed using descriptive statistics and inferential analysis using SPSS. The results of data analysis in this study showed a significant and positive relationship between interest in learning mathematics and learning outcomes in Based on the results of this study, it can be concluded that the interest in learning mathematics with the mathematics learning outcomes of the students of SMPN 4 Bantimurung Kab. Maros has a significant and positive relationship. Keywords: Interest in Learning. Learning Outcomes. Mathematics ABSTRAK Jenis penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara minat belajar dan hasil belajar matematika siswa SMPN 4 Bantimurung. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMPN 4 Bantimurung pada tahun ajaran 2020/2021 dengan jumlah 720 siswa sedangkan sampelnya sebanyak 256 siswa yang diambil dengan teknik pengambilan sampel proportionate stratified random Instrumen penelitian yang digunakan yaitu angket minat belajar siswa, sedangkan untuk hasil belajar siswa yaitu nilai ujian akhir semester ganjil tahun ajaran 2020/2021. Adapun data dianalisis dengan statistik deskriptif dan analisis inferensial dengan menggunakan SPSS. Hasil analisis data pada penelitian ini menunjukkan hubungan yang signifikan dan bersifat positif antara minat belajar matematika dengan hasil belajar matematika. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa minat belajar matematika dengan hasil belajar matematika siswa SMPN 4 Bantimurung Kab. Maros memiliki hubungan yang signifikan dan bersifat positif. Kata Kunci: Minat Belajar. Hasil Belajar. Matematika http://journal. id/index. php/ELIPS Hubungan antara Minat Belajar dan Hasil Belajar Matematika Siswa PENDAHULUAN Menurut Loekmono . , minat merupakan salah satu hal yang ikut menentukan keberhasilan seseorang dalam segala bidang, baik dalam studi, kerja dan kegiatan-kegiatan lain. Minat pada suatu bidang tertentu akan memunculkan perhatian yang spontan terhadap bidang tersebut. Perhatian merupakan unsur minat. Perhatian sangatlah penting dalam mengikuti kegiatan dengan baik, dan hal lain akan berpengaruh pula terhadap minat siswa dalam belajar. Menurut Pangestu dkk. , minat sebagai salah satu faktor internal, mempunyai peranan dalam menunjang hasil belajar siswa. siswa yang tidak berminat terhadap bahan pelajaran akan menunjukkan sikap yang kurang simpatik, malas dan tidak bergairah dalam mengikuti proses belajar-mengajar. Minat seperti yang dipahami dan dipakai oleh orang selama ini dapat mempengaruhi kualitas pencapaian hasil belajar siswa dalam bidang-bidang studi tertentu. Minat besar pengaruhnya terhadap belajar, karena bila bahan pelajaran yang dipelajari tidak sesuai dengan minat siswa, maka siswa tidak akan belajar dengan sebaik-baiknya karena tidak ada daya tarik baginya. Ia segan untuk belajar, ia tidak memperoleh kepuasan dari pelajaran itu. Sebaliknya bahan pelajaran yang menarik minat siswa, lebih mudah dihafalkan dan disampaikan, karena minat menambah keinginan untuk belajar. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa minat belajar siswa yang tinggi pada akhirnya akan mencapai hasil belajar yang memuaskan. Hasil belajar nampak sebagai terjadinya perubahan tingkah laku pada diri siswa yang dapat diamati dan terukur dalam bentuk perubahan pengetahuan, sikap dan Perubahan tersebut dapat diartikan terjadinya peningkatan dan perkembangan yang lebih baik. Selain sebagai bahasa dan alat pikir secara logika, matematika merupakan pengetahuan yang didasari pada pola deduktif. Hal ini sesuai dengan pendapat yang dikemukakan oleh Suriasumantri . bahwa Aumatematika pada garis besarnya merupakan pengetahuan yang disusun secara konsisten berdasarkan logika deduktifAy. Logika deduktif merupakan pola pikir logika dari hal umum menjadi Misalkan terdapat sebuat teori kemudian dibuktikan secara spesifik dan terperinci dengan contoh-contoh. Demikian pula alam pelajaran matematika dimulai dari hal-hal yang abstrak dan dari masalah-masalah mudah kemudian masalah-masalah yang rumit. Menurut Pangestu dkk, . Aumatematika adalah ilmu tentang bilangan, bangun, hubungan-hubungan konsep dan logika dengan menggunakan bahasa lambang atau simbol dalam menyelesaikan masalah-masalah dalam kehidupan sehari-hari. Secara umum ada dua faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Minat belajar siswa yang termasuk ke dalam salah satu faktor internal juga memiliki hubungan yang erat terhadap hasil belajar siswa, kurangnya minat siswa menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa (Khairina. , & Syafrina. Muhajir N. Syaiful H. Syamsuriwati ELIPS: Vol. No. Maret 2022 Hal yang senada juga dinyatakan oleh Widiyawati . pada hasil penelitiannya mengungkapkan bahwa ada hubungan positif dan signifikan antara minat belajar matematika dengan hasil belajar matematika, karena minat belajar dapat mengetahui taraf kemampuan siswa selama mengikuti proses pembelajaran dan salah satu faktor psikologis yang mempengaruhi hasil belajar siswa. METODE Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Ex-post facto. Jenis penelitian ini digunakan karena pada penelitian ini tidak memberikan perlakuan terhadap variabel yang diteliti. Untuk mengalisis data hasil penelitian digunakan metode regresi linear sederhana dengan minat belajar sebagai variable bebas dan hasil belajar sebagai variable bebas. Subjek penelitian ini yaitu siswa SMPN 4 Bantimurung semester ganjil tahun akademik 2020-2021 pada mata pelajaran matematika. Pelaksanaan penelitian ini melalui beberapa tahapan yaitu: Tahap Persiapan Tahap persiapan ini merupakan tahap awal yang dipersiapkan dalam penelitian sebelum melakukan observasi mengenai perihal yang akan Adapun pada tahap persiapan meliputi sebagai berikut: Observasi sekolah Menentukan materi penelitian yaitu mengenai hal yang menjadi permasalahan yang terjadi di tempat penelitian Melakukan kajian teori tentang penelitian Menentukan populasi dan sampel Mengurus perizinan penelitian Tahap Pelaksanaan Pada tahap pelaksanaan dalam penelitian ini berupa pemberian angket untuk mengukur minat belajar matematika siswa dan pada pengambilan data hasil belajar matematika berupa hasil ulangan semester genap Tahap Evaluasi dan Pembuatan Laporan Tahap evaluasi yaitu tahapan penelitian mengenai pengolahan data terhadap minat dan hasil belajar matematika siswa. Dalam hal ini akan diketahui terdapat hubungan antara minat belajar dan hasil belajar matematika pada siswa. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 4 Bantimurung kelas VII, kelas Vi dan kelas IX. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data yang diperoleh dari skala minat belajar siswa pada mata pelajaran Matematika . ariabel X) dan hasil belajar siswa Hubungan antara Minat Belajar dan Hasil Belajar Matematika Siswa berupa nilai ulangan akhir semester tahun ajaran 2020/2021 pada pelajaran Matematika . ariabel Y). Untuk mengambil data kedua variabel tersebut didapatkan dengan cara pemberian angket dengan menggunakan skala likert dengan bantuan google formulir. Setelah data terkumpul, selanjutnya dianalisis menggunakan analisis deskriptif untuk mengetahui gambaran dari masing-masing variabel dan statistik inferensial menggunakan uji regresi sederhana dan uji hipotesis. Berikut ini hasil penelitian yang peneliti dapatkan setelah melakukan penelitian. Tabel 1. Descriptive statistics Minat Belajar dan Hasil Belajar Statistik Minat Belajar Siswa Hasil belajar 64,72 6,200 38,438 83,14 5,304 28,137 Minimum Maximum Range Sum Mean St. Deviation Variansi Dari tabel descriptive statistics menunjukkan banyak sampel (N) ada 256 siswa, dari 256 sampel tersebut diperoleh bahwa nilai minimum tes hasil belajar matematika siswa kelas VII, kelas Vi dan IX yang didapatkan dari nilai ujian akhir semester ganjil adalah 70, nilai tertinggi yang diperoleh adalah 92. Adapun skor minat belajar siswa yang didapatkan dari instrumen angket menunjukkan bahwa skor tertinggi 77 dan skor Berdasarkan tabel 1 di atas, selanjutnya menyusun tabel kategori data minat belajar siswa dan hasil belajar siswa SMP Negeri 4 Bantimurung. Berikut ini hasil penelitian yang peneliti dapatkan setelah melakukan penelitian. Tabel 2. Kategori Minat Belajar Siswa Kategori Rendah Sedang Tinggi Total Interval x < 59 59 O x < 71 71 O x Frekuensi Persentase 16,4% 67,2% 16,4% 100,0% Berdasarkan tabel 2 diatas, diperoleh bahwa minat belajar siswa terdapat 42 siswa dengan persentase 16,41% berada pada kategori rendah, 172 siswa dengan persentase 67,19% berada pada kategori sedang, dan 42 siswa dengan persentase 16,41% berada A. Muhajir N. Syaiful H. Syamsuriwati ELIPS: Vol. No. Maret 2022 pada kategori tinggi. Data dari tabel kategori minat belajar siswa kelas VII, kelas Vi, dan kelas IX SMP Negeri 4 Bantimurung di atas, menunjukkan bahwa minat belajar siswa berada pada kategori sedang. Tabel 3 Kategori Hasil Belajar Matematika Siswa Kategori Interval Frekuensi Persentase Rendah X < 78 13,3% Sedang 78 O x < 88 159 62,1% Tinggi 88 O x 24,6% Total 100,0% Keterangan: x = skor hasil belajar siswa Berdasarkan tabel 3 di atas, diperoleh bahwa terdapat 34 atau 13,28% siswa memperoleh hasil belajar matematika yang rendah, 159 atau 62,11% siswa memperoleh hasil belajar yang sedang dan 63 atau 24,61% siswa memperoleh hasil belajar yang tinggi. Dengan demikian, jika nilai rata-rata hasil belajar matematika siswa pada seluruh subjek penelitian ini termasuk kategori sedang. Uji normalitas data digunakan untuk mengetahui apakah data yang didapatkan dari pengumpulan data berdistribusi normal atau tidak. Uji normalitas dilakukan dengan menggunakan bantuan program komputer SPSS 25. Pengujian normalitas data dilakukan terhadap data minat belajar dan hasil belajar matematika siswa dengan uji One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test dengan taraf signifikan 5% . Hipotesis: HO: Jika nilai signifikansi > 0,05 maka dapat berdistribusi secara normal Ha: Jika Nilai signifikansi < 0,05 maka data tidak berdistribusi secara normal Berikut hasil uji normalitas yang disajikan pada tabel: Tabel 4. Hasil analisis uji normalitas Kolmogorov-Smirnov Variabel Unstandardized Residual Sig 0,200 Keterangan Normal Berdasarkan hasil uji normalitas dengan One-Sample Kolmogorov-Smirnov diperoleh nilai Test Statistic sebesar 0,047 dan Asyimp. Sig sebesar 0,200 lebih besar dari 0,05 (Asymp. Sig 0,200 > 0,. sehingga Ho diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi secara normal. Uji linearitas adalah uji yang akan memastikan apakah data yang dimiliki sesuai garis linear atau tidak. Uji linear dilakukan untuk mengetahui apakah variabel independen memiliki hubungan yang linear dengan variabel dependen. Untuk mengetahui bahwa data bersifat linear atau tidak kita perhatikan pada tabel anova: Dengan hipotesis: Ho: Hubungan variabel minat belajar terhadap hasil belajar bersifat linear. Hubungan antara Minat Belajar dan Hasil Belajar Matematika Siswa Ha: Hubungan variabel minat belajar terhadap hasil belajar tidak bersifat linear. Adapun ketentuan yang perlu diperhatikan adalah uji F untuk baris Deviation from Jika Sig Ou , maka Ho diterima. Jika Sig < , maka Ho ditolak (Nasir. A,M. 2018: . Hasil uji linearitas dapat dilihat pada tabel dibawah ini: Tabel 5. Hasil uji linearitas variabel independen terhadap variabel dependen Korelasi Sig 0,150 Keterangan Linear Berdasarkan tabel 5 menunjukkan bahwa hasil uji linearitas minat belajar siswa (X) terhadap hasil belajar (Y) matematika diperoleh hasil Sig . Ou berarti data minat belajar siswa linear. Dengan demikian hubungan minat belajar siswa terhadap hasil belajar matematika siswa bersifat linear . Setelah dilakukan uji prasyarat analisis data, diketahui bahwa data minat minat belajar siswa dan hasil belajar matematika siswa pada penelitian ini berdistribusi secara normal dan bersifat linear, sehingga pengujian data dapat dilanjutkan pada analisis inferensial data selanjutnya, yaitu pengujian hipotesis dengan menggunakan regresi linear sederhana dengan taraf signifikan = 0,05. Pengujian hipotesis ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh minat belajar siswa terhadap hasil belajar matematika siswa. Hasil perhitungan analisis data dapat dilihat pada tabel berikut. Tabel 6. Hasil analisis uji regresi minat belajar siswa terhadap hasil belajar Variabel Konstan 34,847 Minat Belajar 0,746 Siswa 20,409 28,414 Sig. 0,000 0,000 Hipotesis: HO: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara minat belajar siswa terhadap hasil Ha: Terdapat hubungan yang signifikan antara minat belajar siswa terhadap hasil belajar Ketentuan : jika Sig. < , maka HO ditolak. Jika Sig. > , maka HO diterima. Pada tabel hasil uji regresi minat belajar siswa terhadap hasil belajar nilai Sig. 0,000 < 0,05 maka HO ditolak. Jadi terdapat pengaruh yang signifikan antara minat belajar siswa terhadap hasil belajar matematika siswa. Berdasarkan tabel 6 tersebut diperoleh model persamaan regresi sederhana: Y = 34,847 0,746X Y tabel hasil belajar matematika. X adalah minat belajar siswa. Dari persamaan tersebut, dapat diketahui koefisien 0,200 mengindikasikan bahwa besaran penambahan A. Muhajir N. Syaiful H. Syamsuriwati ELIPS: Vol. No. Maret 2022 tingkat hasil belajar matematika setiap pertambahan jawaban siswa untuk variabel minat belajar siswa. Tabel 7. Hasil analisis korelasi minat belajar terhadap hasil belajar Model R2 (R Squar. 0,761 0,872 Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai R yaitu 0,872, hal ini menunjukkan bahwa terjadi korelasi positif antara minat belajar terhadap hasil belajar. Adapun nilai R Square yaitu 0,761 atau 76,1%, hal ini menunjukkan bahwa persentase sumbangan minat belajar terhadap hasil belajar matematika sebesar 76,1% sedangkan sisanya 23,9% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Tabel 8. Hasil analisis korelasi product moment minat belajar terhadap hasil belajar Variabel 0,872 0,113 Berdasarkan tabel 8 di atas nilai rhitung = 0,872 terletak antara 0,72 Ae 0,92, yaitu mempunyai interpretasi kuat atau tinggi, dengan demikian secara sederhana dapat kita berikan interpretasi bahwa minat belajar siswa berpengaruh kuat terhadap hasil belajar matematika siswa. Karena rhitung positif, maka hubungan bersifat positif, artinya terjadi hubungan searah antara minat belajar siswa dan hasil belajar matematika siswa. Bila minat belajar semakin tinggi, maka hasil belajar matematika juga akan meningkat. Pembahasan Berdasarkan langkah-langkah analisis data yang telah dilakukan terhadap hasil penelitian, maka diperoleh gambaran secara jelas mengenai permasalahan yang dibahas pada penelitian ini. Melalui teori-teori yang telah membahas bahwa minat belajar siswa merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi hasil belajar siswa, tentu hal ini menunjukkan bahwa minat belajar matematika berhubungan dengan hasil belajar siswa di sekolah. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan instrumen yang berupa skala minat, skala minat tersebut berisi butir-butir pernyataan mengenai minat belajar Skala minat ini digunakan untuk mengetahui seberapa besar minat belajar matematika siswa. Sedangkan untuk melihat hasil belajar, peneliti menggunakan hasil ulangan akhir semester ganjil tahun ajaran 2020/2021. Adapun indikator minat belajar pada penelitian ini meliputi perasaan senang, rasa tertarik, perhatian dan partisipasi. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa minat belajar siswa SMP Negeri 4 Bantimurung berada pada kategori sedang dengan responden sebanyak 172 orang, 42 orang berada pada kategori rendah dan sebanyak 42 orang berada pada kategori tinggi. Hubungan antara Minat Belajar dan Hasil Belajar Matematika Siswa Berdasarkan hasil analisis data, penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh minat belajar siswa terhadap hasil belajar matematika siswa dengan nilai (Sig. 0,000 < ) artinya memberikan pengaruh yang signifikan. Dengan kata lain semakin tinggi minat belajar seorang siswa maka akan semakin tinggi pula hasil belajar yang diperoleh yang disebabkan oleh beberapa aspek. Nilai R2 yaitu 0,872, hal ini menunjukkan bahwa terjadi korelasi positif antara minat belajar terhadap hasil belajar. Sedangkan untuk korelasi product moment berada pada kategori kuat atau tinggi, sehingga dapat kita interpretasikan bahwa minat belajar siswa berpengaruh kuat terhadap hasil belajar matematika siswa dan hubungan bersifat Hal tersebut sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Elizabeth B. Hurlock bahwa minat belajar berpengaruh terhadap hasil belajar matematika disebabkan oleh beberapa faktor yaitu aspek kognitif, aspek afektif dan aspek psikomotorik (Mayura. Aspek-aspek yang digunakan tersebut untuk mengukur minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika diperoleh hasil bahwa minat belajar siswa berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa. Hasil Penelitian ini relevan dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh (Nurbaeti, 2. menunjukkan bahwa minat belajar siswa berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa SMP Negeri 4 Bantimurung memiliki minat belajar yang sedang. Hal ini disebabkan oleh faktor internal . eperti fisiologis dan psikologi. , faktor pendekatan belajar, dan faktor eksternal . eperti lingkungan sosia. Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa minat belajar matematika berhubungan erat dengan hasil belajar matematika siswa. Hal ini disebabkan karena peserta didik yang memiliki minat terhadap mata pelajaran matematika akan mengerahkan usahanya untuk lebih memahami pelajaran matematika tersebut dikarenakan kesenangan, ketertarikan, perhatian dan keterlibatannya terhadap pelajaran SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada penelitian ini, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: Hubungan minat belajar dengan hasil belajar ditunjukkan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 . ,000 < 0,. , ada hubungan yang positif dan signifikan antara minat belajar dengan hasil belajar matematika siswa SMPN 4 Bantimurung. Muhajir N. Syaiful H. Syamsuriwati ELIPS: Vol. No. Maret 2022 Besarnya hubungan minat belajar dengan hasil belajar dapat diperoleh dari nilai korelasi product moment yaitu rhitung = 0,872, setelah diinterpretasikan berdasarkan tabel 4 tentang tingkat korelasi dan kekuatan hubungan antar variabel, diperoleh hubungan antara minat belajar dan hasil belajar matematika siswa SMPN 4 Bantimurung termasuk dalam kategori kuat atau tinggi, hasil tersebut menjawab bagaimana kekuatan hubungan yang positif dan signifikan antara minat belajar dan hasil belajar matematika siswa SMPN 4 Bantimurung. REFERENSI