ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 10 No. 04 Desember 2024 id/index. php/andharupa INTERPRETASI IKONOLOGIS KUANTITATIF ILUSTRASI TOKOH PADA VISUAL SAMPUL MAJALAH TEMPO Sigied Himawan Yudhanto1. Restu Ismoyo Aji2. Aris Sutejo3 D3 Desain Komunikasi Visual. Sekolah Vokasi. Universitas Sebelas Maret Jl Kol Sutarto Nomor 150K. Jebres. Surakarta City. Central Java 57126. Telepon: . 662622 Desain Komunikasi Visual. Fakultas Arsitektur dan Desain Universitas Pembangunan Nasional AuVeteranAyJawa Timur Jl. Rungkut Madya. Gn. Anyar. Kec. Gn. Anyar. Surabaya. Jawa Timur 60294. Telepon: . 8782087 email : sigiedhy@staff. id1,restu. dkv@upnjatim. id2, aphief. dkv@upnjatim. Correspondence Author: Sigied Himawan Yudhanto1 Abstrak Interpretasi ikonologis kuantitatif terhadap ilustrasi tokoh pada visual sampul majalah Tempo akan melibatkan analisis elemen-elemen visual dalam28 edisi penerbitan dengan durasi januari hingga agustus 2023 pendekatan dalam analisis seni visual yang fokus pada makna simbolis dan konteks seperti objek subjek, dan teman visual apa yang di tampilkan identifikasi tokoh utama yang muncul pada sampul majalah. Tokoh ini bisa menjadi pusat perhatian dalam ilustrasi dan dapat berupa figur publik, politisi, selebriti, atau tokoh yang saat itu sedang populer atau relevan dalam isu yang dibahas dan Komposisi Umum: Evaluasi keseluruhan komposisi ilustrasi, termasuk distribusi elemen-elemen visual, ruang kosong, dan hubungan antara tokoh dan elemen lainnya. Metode penelitian menggunakan analisis statistik kuantitatif frekuensi dan neural networks yang merupakan narasi numerik dari tabel kualitatif. Analisis kuantitatif terhadap elemen-elemen visual, focus pada dependent variable tema visual antara lain satire, personifikasi, ironi, gambar metafora, parodi, deskriptif kesimpulan yang di dapat melalui pendekatan ini, menunjukan interpretasi ikonologis kuantitatif dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang pesan dan konteks yang terkandung dalam ilustrasi tokoh pada visual sampul majalah Tempo. Kata kunci: Kuantitatif. Interpretasi Ikonologis. Neural Networks. Majalah Tempo Abstract Quantitative iconological interpretation of the illustration of figures on the visual cover of Tempo magazine will involve the analysis of visual elements in 28 editions of the publication with a duration of January to August 2023 approach in visual art analysis that focuses on symbolic meanings and contexts such as subject objects, and what visual friends are displayed identification of the main character that appears on the cover of the magazine. This figure can be the center of attention in the illustration and can be a public figure, politician, celebrity, or a figure that is currently popular or relevant in the issues discussed and General Composition: An evaluation of the overall composition of the illustration, including the distribution of visual elements, empty space, and the relationship between characters and other elements. The research method uses quantitative statistical analysis of frequencies and neural networks that are numerical narratives of qualitative tables. Quantitative analysis of visual elements, focusing on the dependent variable of visual themes including satire, personification, irony, metaphorical images, parody, descriptive conclusions obtained through this approach, shows that quantitative iconological interpretation can provide a deeper understanding of the message and context contained in the illustration of figures on the visual cover of Tempo magazine. Keywords: Quantitative. Iconological Interpretation. Neural Networks. Tempo Magazine Available online at: do/andharupa 30 Desember 2024 Received: 26 Agustus 2023 Revised: 15 November 2024 Accepted: 15 November 2024 Andharupa. Vol. 10 No. 04 Tahun 2024 Yudhanto et al. Interpretasi Ikonologis Kuantitatif A 478-493 PENDAHULUAN Tempo merupakan majalah berita mingguan umum yang terbit setiap hari Sabtu. Majalah ini dikelola oleh para jurnalis sekaligus sastrawan. Majalah Tempo tersimpan di Perpustakaan Nasional (Perpusna. dengan nomor katalog: 3353. Pertama kali terbit. Februari 1971 dengan Ketua Dewan Redaksi: yang dipimpin oleh Goenawan Mohamad (Sugono, 2. Majalah Tempo hadir dengan nilai budaya tepercaya, merdeka, dan Tepercaya didefinisikan sebagai menjunjung tinggi nilai kejujuran, integritas, dan konsistensi. Merdeka adalah memberikan ruang untuk kebebasan, berfikir, dan berekspresi. Sedangkan profesional adalah memiliki kompetensi yang tinggi di bidangnya (Tempo Media Group, 2. Tempo semakin memposisikan dirinya dalam medan diskursif yang secara terbuka berpihak pada gerakan oposisi, argumen lintasdepan menjadi positioning dan semakin populer lagi sejak majalah Tempo mengalami 2 kali pembredelan, dengan tema menunjukan protes heterogen dalam kondisi politik di Indonesia, kasus, dan skandal di lingkaran elite pemerintah, majalah Tempo tampil sebagai sebuah kesatuan kolektif, melawan para elit politik, aparat, sosial hingga ekonomi tentu saja bahwa statement majalah membawa dampak pada pembaca (Sercu, 2022, p. Sampul majalah Tempo selalu berani, kritis, dan seringmengundang kontroversi dengan makna-makna tersembunyi yang disisipkan . ubliminal message. untuk menyampaikan pesan di segala bidang sosial, politik, ekonomi (Wahyudi & Purnomo, 2022, p. karena Sampul majalah adalah alat ideologi yang ampuh (Seyidoglu et al. , 2022, p. Desain sampul merupakan elemen dalam sebuah majalah, dimana desain sampul melibatkan interaksi yang kompleks antara teks tertulis, gambar, dan elemen grafis lain yang digabungkan ke dalam desain visual melalui proses tata letak (Behshad & Ghaniabadi, 2015, p. Majalah tempo terkenal dengan desain kover yang mengandalkan ilustrasi yang menarik, profokatif, dan menggugah publik. Desain sampul dari majalah tersebut juga mengkomunikasikan kondisi factual dari topik yang relevan sesuai dengan isu-isu terbaru dan sebagaimana dapat di pahami bahwa sampul majalah juga dapat menaikan penjualan (Spinner et al. , 2023, p. , majalah Tempo suka mengilustrasikan fenomena atau kejadian yang saat ini lagi banyak diperbincangkan oleh masyarakat melalui gambar- gambar ilustrasinya (Ningtyas et al. , 2023, p. sampul majalah tidak hanya menawarkan informasi tentang apa yang ada di dalam edisi tersebut, tetapi juga memberikan isyarat budaya yang signifikan tentang tren sosial, politik, ekonomi, dan sebagainya (Meisner & Takahashi, 2014, p. Produk jurnalistik yang diproduksi oleh Tempo khususnya majalah memiliki keunikan dibanding media lain, yaitu bentuk dan kelugasan ilustrator dalam membangun opininya pada sampul majalah yang kerap memunculkan signifikasi yang menarik untuk digali (Ahdiyat, 2021. Majalah Tempo menggunakan ilustrasi sampul sebagai media penyampaian berita kepada pembacanya. Majalah Tempo sebagai media yang memfokuskan pada berita politik, dalam menampilkan etalasenya sering menggunakan simbol-simbol visual visual tokoh-tokoh public figure tertentu dalam ilustrasi sampulnya. Bentuk bahasa visual yang sering digunakan dalam sampul majalah Tempo antara lain satire, personifikasi, ironi, gambar metafora, parodi, deskriptif (Kencana, 2020, p. Pesan-pesan yang diingin disampaikan melalui gabungan ilustrasi dan narasi yang menarik untuk diungkap Andharupa. Vol. 10 No. 04 Tahun 2024 Yudhanto et al. Interpretasi Ikonologis Kuantitatif A 478 -493 karena, majalah Tempo dikenal dengan majalah yang pembacanya merupakan masyarakat yang berpikiran kritis terhadap suatu keadaan terkini (Rahardjo et al. , 2020, Sebagai kesimpulan perlu dicatat bahwa majalah Tempo telah berhasil berhasil beradaptasi secara fleksibel terhadap pembentukan diskursus wacana public populer melalui variasi sampul yang menarik selalu di tampilkan baik pada aspek citra. Pertama, sesuai dengan teori yang di kembangkan oleh Erwin Panofsky . disebut dengan konsep Interpretasi Ikonologis (Panofsky & Smith, 2023, p. Interpretasi Ikonologis sebagai nilai heuristik untuk membentuk klasifikasi gaya visual majalah Tempo yang identik dengan ilustrasi tangan hingga transformasi ke digital. Kedua Sampul majalah Tempo dan kombinasi parameter yang terdapat di dalamnya sehingga bisa digunakan sebagai petunjuk untuk menemukan kembali argumen yang diajukan sehubungan dengan cerita yang terkandung di dalam sampul depan (Tseronis, 2015, p. Hal tersebut diikuti dengan pendekatan pembingkaian visual dalam studi desain komunikasi visual dioperasionalkan secara metodologis. Studi analisis wacana menunjukkan bahwa berbagai untaian wacana dan posisi wacana dalam konten yang diangkat dalam majalah Tempo dan didialogkan satu sama lain, majalah Tempo dianggap sebagai majalah yang selalu berseberangan, dengan kehendak pemerintah. Tempo dengan kekuatan ilustrasi sampulnya berbeda dengan publikasi-publikasi dari lainnya karena sangat koheren secara ideologis, mengikuti kontur wacana dan pergerakan, dan memiliki kelompok sasaran yang berbeda (Abrahamson & Prior-Miller, 2015, p. Selain ilustrasi yang ikonik juga menjadi ciri khas majalah tersebut. Studi tentang majalah Tempo sejauh ini cukup banyak membahas tentang semiotic terutama berkaitan dengan sampul majalah sebagai bentuk ilustrasi editorial. Ilustrasi editorial secara estetis adalah karya seni yang mendukung teks dalam majalah, jurnal, koran, atau platform online dengan tujuan untuk merefleksikan dan membangun kata-kata untuk menyampaikan ide atau tema. Meliputi berbagai topik mulai dari keadilan sosial hingga resensi buku (Lee-Merrion, 2. Beberapa ilustrasi editorial dapat menggambarkan sebuah adegan, momen, atau narasi. kemudian terdapat juga analisis tentang fitur-fitur linguistik, kode dan simbol, serta untaian wacana yang di tampilkan di majalah Tempo karena desain sampul majalah merupakan Visual Artifacts (Kachorsky et al. , 2020, p. Dalam kontribusi penelitian kali ini adalah, bagaimana mengidentifikasi interpretasi ikonologis bahasa visual tentang tokoh politik yang di tampilkan pada ilustrasi editorial pada sampul majalah Tempo berdasarkan gambar sampulnya dengan aspek bingkai visual yang digunakan. interpretasi ikonologis sebagai bagian dari ontology memberi deskripsi yang lengkap tentang aspek-aspek yang relevan, seperti identifikasi fenomena budaya, paralelisme simbolis dalam sebuah karya visual (Baroncini et al. , 2021, p. Interpretasi ikonologis pada ilustrasi tokoh yang muncul di sampul majalah Tempo melibatkan analisis simbolisme, referensi budaya, dan konteks historis untuk menggali makna yang lebih dalam dari gambar tersebut. Identifikasi Tokoh dan Konteks tokoh yang muncul di sampul majalah adalah langkah awal dalam memahami pesan yang ingin ditafsirkan (Baroncini et al. , 2023, p. Analisis Visual di lakukan dengan menilai elemen visual dalam ilustrasi, termasuk latar belakang momen yang sedang terjadi karena setiap elemen visual dapat memiliki makna atau merujuk pada aspek tertentu dari tokoh atau situasinya. Simbolisme di lakukan dengan mengIdentifikasi simbolsimbol atau lambang-lambang yang mungkin muncul dalam ilustrasi. Ini bisa termasuk Andharupa. Vol. 10 No. 04 Tahun 2024 Yudhanto et al. Interpretasi Ikonologis Kuantitatif A 478-493 warna, objek, pose, ekspresi wajah, referensi budaya, sastra, sejarah, atau agama tertentu, dimana referensi ini dapat berkontribusi pada makna gambar. Budaya memiliki kode-kode yang dapat mengkomunikasikan ide dan emosi tertentu kepada penonton (Yudhanto et al. , 2023, p. Konteks Historis terdapat peristiwa penting atau isu tertentu yang terkait dengan tokoh tersebut atau dengan saat itu secara umum. bagaimana ilustrasi tersebut dapat berbicara tentang situasi yang ada (Panofsky & Smith, 2023, p. Kemudian menganalisis semua elemen di atas, coba identifikasi pesan atau narasi yang mungkin ingin disampaikan oleh ilustrasi tersebut. Apakah ilustrasi ini mencoba menyuarakan pendapat tertentu, mengkritik, memuji, atau sekadar menggambarkan tokoh tersebut dalam konteks tertentu? Pertimbangkan Pembaca Majalah: Pikirkan siapa target pembaca majalah ini. Apakah ilustrasi ini dirancang untuk menginspirasi, menginformasikan, atau menggugah emosi tertentu pada pembaca? Diskusikan Hasil Analisis: Terakhir, diskusikan hasil analisis Anda dengan referensi yang Apakah ada wawancara dengan seniman atau editor majalah yang memberikan pandangan lebih dalam tentang pilihan visual dan makna di balik ilustrasi ini? Ingatlah bahwa interpretasi ikonologis adalah proses yang rumit dan terbuka untuk berbagai Penting untuk mempertimbangkan berbagai aspek dan sudut pandang dalam menguraikan makna dari ilustrasi sampul majalah Tempo atau karya seni visual "Membingkai adalah memilih beberapa aspek dari realitas yang dirasakan dan membuatnya lebih menonjol dalam teks yang dikomunikasikan. Membuat mereka lebih menonjol dalam teks yang dikomunikasikan, sedemikian rupa untuk mempromosikan masalah tertentu Penelitian ini menggambarkan struktur pemikiran yang melekat pada individu dan konstruksi komunikatif yang dihasilkan dari struktur tersebut. konstruksi komunikatif yang dihasilkan menjadi Struktur pemikiran dalam kerangka heuristik berfungsi sebagai skema interpretasi yang berwujud kuantitatif. Hipotesis di awal adalah: Penekanan tokoh dengan tematik seperti apa yang ditetapkan pada sampul majalah Tempo dan bingkai interpretasi apa yang melandasinya? Untuk tujuan ini. Telah di lakukan analisis terhadap 28 gambar sampul majalah Tempo yang diterbitkan dari Januari 2023 hingga Agustus 2023. Gambar sampul majalah Tempo yang diterbitkan dari Januari 2023 hingga Agustus 2023, dimana rentang waktu yang dipilih berdurasi selama 8 bulan terbitan, yang menggambarkan komposisi berbagai tema yang di angkat akan menjadi sasaran analisis jenis gambar secara kuantitatif. Kontribusi penelitian ini adalah untuk mengadaptasi beberapa metrik umum dari visual literatur dari kualitas data yang tersedia sesuai dengan fokus domain intrepretasi ikonologi dan pertanyaan penelitian ini adalah sebuah tipologi tipe gambar yang membedakan sepuluh tipe desain sampul majalah Tempo yang masing-masing menampilkan figure tokoh berbeda disetiap edisi termasuk frekuensi tematik yang Estetika representasi memungkinkan kesimpulan yang dapat ditarik tentang strategi bagaimana majalah Tempo membentuk wacana lewat ilustrasi sampul yang di tampilkan serta bagaimana menunjukkan produktivitas analitis dari pendekatan yang terinspirasi oleh teori interpretasi ikonologis berbentuk data numerik. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari iconologis tokoh-tokoh yang menjadi main character pada visual sampul majalah Tempo. ikonologis di pilih karena interpretasi ikonologis dapat menghubungkan konsep karya seni dan fenomena budaya eksternal mencari makna Andharupa. Vol. 10 No. 04 Tahun 2024 Yudhanto et al. Interpretasi Ikonologis Kuantitatif A 478 -493 intrinsik atau konten dengan nilai-nilai simbolis: motif artistik, gambar, cerita, sebagai manifestasi dari prinsip-prinsip yang mendasari dari suatu konteks budaya (Sartini et al. 2023, pp. 4Ae. Jika menggunakan metode ikonografi, justru berfungsi sebagai cara untuk memperburuk realitas untuk mengundang respons aktif dari pemirsa (Dupraz, 2023, p. Penelitian ini tidak membuat klaim apa pun tentang kepribadian atau karakteristik pribadi dan bidang professional dari tokoh yang digambarkan dalam ilustrasi tersebut. Sebaliknya, ilustrasi tersebut dianggap sebagai objektifikasi representasi visual dari objek sampul majalah Tempo (Martikainen, 2019, p. METODE PENELITIAN Metode penelitian menggunakan analysis statistik numeric dengan narasi deskriptif dengan model frekuency yang di himpun dari tabel Identifikasi tokoh, deskripsi konten, ikonologis yang bersifat kualitiatif. Sampul berisi visual merupakan elemen kunci dalam pendekatan sebagai sumber komunikasi yang mendasar(Pyrez-Nyyez et al. , 2023, p. Tantangan khusus dalam analisis representasi visual pada elemen tema, apakah sampul majalah Tempo menggunakan tema visual antara lain satire, personifikasi, ironi, gambar metafora, parodi, dan deskriptif adalah terletak pada ambiguitas dan jalinannya dengan tingkat tekstual media yang akan di konversi kedalam uji analisis neural networks dengan mode multilayer perceptron, metode di sebut di pilih karena untuk melihat hubungan frekuensi tokoh yang muncul sesuai dengan kontekstualisasi tematik yang di angkat (Grittmann, 2018, p. Keseluruhan proses kuantitatif tersebut di lakukan dengan dengan IBM SPSS ver 25. Kombinasi kuantitatif dan kualitiatif akan menjadi kerangka interpretasi ikonologis dalam bentuk hasil dari proses seleksi dan penonjolan aspek-aspek tertentu dari realitas yang dipersepsikan dalam konteks komunikatif (Fayaz et al. , 2022, p. melalui sarana desain komunikasi visual. Konteks terdiri dari keterangan dan informasi lain yang tersedia di sampul majalah untuk mendeskripsikan dan untuk mendeskripsikan dan mengklasifikasikan motif gambarmelalui pola-pola tertentu dari penataan dan penafsiran yang disarankan berdasarkan statistic akan menjadi data yang digambarkan dan yang membentuk pemrosesan informasi untuk kemudian akan di narasikan secara kualitatif (Grittmann, 2018, p. Kemudian hasil analisis, menggunakan pendekatan psikometri jaringan untuk mengidentifikasi dimensi dalam data multivariat (Christensen et al. , 2023, p. Model yang dipilih adalah neural networks untuk menemukan hubungan non-linear antara variabel dependen dan variabel prediktor/independent (Al-Badi & Khan, 2022, p. Hanya melalui interaksi antara gambar dan teks bingkai visual tercipta, pembingkaian visual heuristik Karyakarya ini hanya berfokus pada klasifikasi ikonologis dalam bentuk citra visual sampul majalah tanpa merujuk pada persepsi visual (Llorella et al. , 2023, p. , yang akan digunakan untuk membuat tipologi gambar sampul. Kerangka penelitian di tampilkan pada gambar di bawah ini Andharupa. Vol. 10 No. 04 Tahun 2024 Yudhanto et al. Interpretasi Ikonologis Kuantitatif A 478-493 Gambar 1: Kerangka penelitian Sumber: pengembangan dari framework analysis visual rhetoric (Martikainen, 2019, p. dan teori dari Erwin Panofsky (Targia, 2023, p. Analisis tipe gambar kuantitatif menggabungkan interpretasi gambar ikonologis yang berasal dari dengan analisis konten kuantitatif. Tujuannya adalah untuk menghasilkan jenis gambar yang kemudian diklasifikasikan dan diklasifikasikan dengan analisis isi dan diinterpretasikan secara ikonologis. Berdasarkan asumsi teoretis. HASIL DAN PEMBAHASAN Visual Majalah Tempo mengedepankan narasi krisis dan kritis. Gambar-gambar dengan berbagai tokoh dan narasi ditawarkan sebagai pola interpretasi. Argumen-argumen lintas dan di sisi lain, kategori dan pengkodean individu disesuaikan dengan interpretasi Koherensi kategori merupakan hasil dari pengulangan dari kategori-kategori tersebut dihasilkan dari proses penelitian. Intersubjektif dari kerja interpretasi bersama. Berikut ini, 28 sampul majalah Tempo disajikan berdasarkan reduksi data yang bersumber dari data primer yaitu dengan memisahkan edisi majalah tempo yang tidak ada ilutasi tokoh di dalamnya. Dalam urutan sampul di mana setiap bulan terbit 4 kali terbitan dengan frekuensi tokoh yan sering muncul, tema visual gambar yang di angkat dengan dan elemen-elemen utama berupa subjek dan objek gambar secara estetis representasi dijelaskan Tabel 1. Identifikasi tokoh, deskripsi konten, ikonologis Appendix 2023-01-08 Sampul Appendix Subjek Visual Presiden Jokowi sedang buku, dengan figur seorang sebagai symbol pekerja bayaran Figure C Jokowi Tema Objek Deskripsi Parodi Omnibus Law yang bermasalah mengakali putusan MK 2023-02-05 Figure C Jokowi C Prabowo C Anies Baswedan C Ganjar Pranowo Tema Objek Sampul Deskripsi Subjek Visual Presiden Jokowi sprint 3 Capres Parodi Ironi Perpanjangan mas periode jabatan Andharupa. Vol. 10 No. 04 Tahun 2024 Figure C Surya Paloh C Anies Baswaedan C Jokowi Tema Objek 2023-02-26 5 Figure C Budi Waseso C Syahrul Yasin Limpo Tema Objek Tema Objek 2023-02-12 Subjek Figure C Henri Surya Parodi Berebut proyek import daging sapi antara kementan dan Bulog Subjek Ilustrasi pejabat memiliki rumah sederhana tapi harta kekayaan yang luar biasa di bawah tanah Tema Objek Ironi Pejabat pajak yang menyembunyikan harta kekayaan yang didapat dengan cara korupsi Subjek Jokowi Melihat Tablet dengan gambar Ganjar, serta Prabowo di samping Objek 2023-03-26 10 Figure C Edward Omar Sharif Hiariej Subjek Wakil Mentri Kemenkumha Deskriptif Parodi Wakil Mentri Kemenkumham meminta uang untuk mengurus berbagai izin Subjek Parodi Kasak kusuk Jokowi Prabowo dan Ganjar Surya Paloh dan Anies Baswedan masuk ke istana horror dengan presiden Jokowi di atas istana Parodi Ironi Hubungan dingin partai Nasdem kepada Subjek Syahrul Yasin waseso sedang beradu tali lasso menjinakan sapi Tema Objek 2023-04-02 Figure Subjek 2023-03-05 7 Figure C Rafael Alun Trisambodo 2023-03-19 Figure C Prabowo C Jokowi C Ganjar Pranowo Yudhanto et al. Interpretasi Ikonologis Kuantitatif A 478 -493 Deskriptif Subjek Tema Objek Parodi Polisi dan intel memburu asset pencucian uang KSP Indosurya Subjek Ferdi sambo dengan laras mengarah ke dirinya sendiri 2023-02-19 6 Figure C Ferdi Sambo Parodi Intervensi putusan hakim dari petinggi jendral polisi dan hakim agung Subjek Erik Thohir dan Luhut Binsar depo minyak 2023-03-12 8 Figure C Makruf Amin C Luhut Binsar Panjaitan C Erick Tohir Parodi Tarik ulur proses pemindahan depo minyak di plumping pasca ledakan Tema Objek 2023-04-09 Figure Henri Surya Indosurya Andharupa. Vol. 10 No. 04 Tahun 2024 C Megawati Tema Objek Yudhanto et al. Interpretasi Ikonologis Kuantitatif A 478-493 C Firli Prabowo C Listyo Sigit Prabowo C Endar Priantoro Megawati kartu merah Parodi Pengaruh Megawati pada pegelaran Piala Dunia U-20 2023-04-30 13 Figure C Megawati C Jokowi C Ganjar Pranowo C Prabowo Subjek 4 elite politik dengan Jokowi Ganjar menaiki tangga banteng hitam imbol PDIP) Tema Objek 2023-05-07 14 Figure C Sandiaga Uno C Erick Tohir Tema Objek Parodi Kasak kusuk dukungan Jokowi ke Ganjar Tema Objek 2023-05-14 15 Figure C Jokowi C Surya Paloh C Anies Baswedan Subjek Visual Jokowi dan Surya Paloh Anies Baswedan Parodi Pisah jalan Jokowi dan Surya Paloh 2023-05-28 16 Figure C Anang Achmad Latif C Yohan Suryanto C Mukti Ali C Johnny G Plate Subjek Visual sekarang sukses dan dulu di bagian bawah ada oligarki cina Parodi 2023-06-04 18 Figure C Jokowi C Ganjar Pranowo C Prabowo Subianto C Megawati Tema Objek 2023-05-21 17 Figure C Anies Baswedan C Ganjar Pranowo C Fadli Dzon C Tidak C Pengusaha Tema Objek Watak otoritarianisme Tema Objek Tema Objek Firli dan Listyo Endar Priantono yang mobil formula Deskriptif Satire Ketua KPK berseteru dengan Kapolri terkain pemecatan Deputi tindak Subjek Sandiaga Uno dan Erick Tohir untuk merebut simpati Capres Parodi 2 mentri Jokowi sedang rebutan posisi Cawapres Subjek Visual tokoh korupsi BTS Kominfo Personafikasi Parodi Kasus Korupsi BTS program Komminfo Bakti Subjek 4 elite politk zebra cross di Abbey Road, prabowo jalan Satire Parodi Cawe-cawe Jokowi dalam kontetasi Pilpres 2024 Andharupa. Vol. 10 No. 04 Tahun 2024 2023-06-11 Figure C Jokowi Tema Objek Yudhanto et al. Interpretasi Ikonologis Kuantitatif A 478 -493 Subjek Jokowi sedang menyisir pasir Parodi Jokowi dan Kemendag meng-golkan regulasi tentang ekspor pasir 2023-06-25 21 Figure C Johnny G Plate C Dito Ariotedjo Tema Objek Subjek Visual BTS sedang menarik 4 tokoh yang 2023-06-18 20 Figure C Syahrul Yasin Limpo Tema Objek 2023-07-02 22 Figure C Jokowi C Gibran Rakabuming C Bobby Nasutiom C Kaesang Pangarep Parodi Kemenpora di duka ikut menerima aliran uang haram korupsi BTS Subjek Ketua Ponpes AlZaytun dengan kepala terbelah yang berisi 3 tokoh Tema Objek Tema C Windu Aji Sutanto Parodi Ketua Jokowi mastermind penambangan nikel illegal Subjek Ketua relawan Jokowi berdiri di atas topi akrobal tangan uang gepokan Tema 2023-07-09 23 Figure C Panji Gumilang C Hendropriono C Wiranto C Muldoko Tema Objek 2023-07-23 Figure Parodi 2023-07-16 24 Figure C Jokowi C Gibran Rakabuming C Prabowo Subianto 2023-07-30 Figure C Airlangga Hartarto C Luhut Binsar Tema Subjek Menpan sebagai orang orangan sawah pertanian yang dengan uang Personifikasi Parodi Satire KPK membidik Menpan yang di duga sering menerima upeti untuk berbagai macam kebijakan Subjek Element . erujuk dari album James LaBrie, 2. dari kiri ke kanan berisi Jokowi Satire Dinasti politik Jokowi Subjek Visual Prabowo dengan latar Gibran Jokowi. Deskriptif Satire Gibran di gadang-gadang sebagai bacawapres Prabowo Subjek Ketum Golkar bareel minyak. Menkomarinv samping pintu Parodi Andharupa. Vol. 10 No. 04 Tahun 2024 Objek 2023-08-13 27 Figure C Silas Papare C Frans Kaisiepo C Marthen Indey Tema Objek Yudhanto et al. Interpretasi Ikonologis Kuantitatif A 478-493 Ketua Jokowi mastermind penambangan nikel illegal Subjek Tiga Papua sedang duduk Bersama dengan nuansa Raja Ampat Deskriptif Tiga tokoh asal Papua memperjuangkan kemerdekaan papua Metafora Objek 2023-08-20 28 Figure C Prabowo Subianto C Airlangga Hartarto C Zulkifli Hasan C Gibran Rakabuming C Muhaimin Iskandar C Jokowi Tema Objek Jokowi dan elite politik mengajak elite politik lain berkoalisi Subjek Ketua golkar naik di atas mobil yang di Tarik Jokowi dimana mobil oleh Prabowo Parodi Jokowi dan elite politik mengajak elite politik lain berkoalisi Tipe-tipe gambar sampul majalah Tempo yang teridentifikasi dan deskripsinya dalam hal konten dijabarkan dalam Tabel 1. Paparan ini mengacu pada heuristik tentang wacana Interpretasi Ikonologis dan serta taksonomi wacana dari studi visual yang dipahami sebagai tipikal-ideal bentuk identifikasi kualitatif. Suatu penetapan yang jelas dan mudah di pahami. Sampul majalah sering kali terdiri dari elemen-elemen dari berbagai jenis gambar, karena wacana Interpretasi Ikonologis memiliki elemen yang perlu di narasikan. Tabel berikut ini menunjukkan frekuensi jenis gambar dari waktu ke Tabel ini menunjukkan tokoh apa saja yang sering mucul pada sampul majalah Tempo yang menunjukan reaksi terhadap konjungsi wacana yang di sampaikan berikut adalah tabel frekuensi kemunculan tokoh dalam majalah Tempo dan data ststistik deskriptif setiap tokoh dengan nilai mean. Tokoh Appendix JKW Tabel 2. Frekuensi Kemunculan Tokoh dalam majalah Tempo ARB GP PS AH GR LBP SYL JP LainLain Andharupa. Vol. 10 No. 04 Tahun 2024 Tokoh Appendix Total Persen Yudhanto et al. Interpretasi Ikonologis Kuantitatif A 478 -493 JKW ARB LBP SYL LainLain Tabel 3. Frekuensi mean Kemunculan Tokoh dalam majalah Tempo Hasil Analisa deskriptif frequency sebagaimana tabel di atas dengan N =28 dimana 28 adalah jumlah sampul majalah Tempo yang di analisis menunjukan bahwa tokoh AuJKWAy memiliki frekwensi kemunculan paling tinggi dengan nilai mean sebesar 39. Sedangkan tokoh lain-lain lebih besar tapi dengan sampling yang kecil karena hanya muncul sekali dalam visual atau sekitar 0,2 % dari total edisi yang di analisis. jenis visual gambar yang saling melengkapi dari aspek budaya, situasi, kondisi, dan iklim yang membentuknya mendominasi desain visual sampul Tempo dan memberikan kesinambungan selama edisi demi edisi di tahun 2023 tentang penokohan JKW sebagai media darling. Tokoh lain selain JKW muncul membentuk konjungtur dengan mean di kisaran angka 14 hingga Dalam konteks elemen pendukung ikonologis terdapat tema atau gaya visual. Tema visual pada sampul majalah yang teridentifikasi antara lain satire, personifikasi, ironi, gambar metafora, parodi, dan deskriptif yang di masukan dalam variable . yang di ujikan dalam analisis komputasional untuk melihat CPS sebesar 81. 8 % dengan nilai N valid, kemudian network information dari 5 variable kemudian melihat hasil akhir berupa model summary-nya, sebagaimana di tampilkan dalam tabel di bawah ini: Tabel 4. Case Processing Summary Sample Training Testing Valid Excluded Total Percent Tabel 5. Network Information Andharupa. Vol. 10 No. 04 Tahun 2024 Input Layer Factors Hidden Layer. Output Layer Yudhanto et al. Interpretasi Ikonologis Kuantitatif A 478-493 Satire Ironi Personifikasi Deskriptif Parodi Number of Unitsa Number of Hidden Layers Number of Units in Hidden Layer 1a Activation Function Dependent Variables Number of Units Activation Function Error Function Hyperbolic tangent Frekuensi Softmax Cross-entropy Excluding the bias unit Tabel 6. Model Summary Training Cross Entropy Error Andharupa. Vol. 10 No. 04 Tahun 2024 Yudhanto et al. Interpretasi Ikonologis Kuantitatif A 478 -493 Percent Incorrect Predictions Stopping Rule Used 1 consecutive step. with no decrease in errora Training Time Testing Cross Entropy Error Percent Incorrect Predictions Dependent Variable: Frekuensi Error computations are based on the testing sample. 0:00:00. Tabel 7. Classification Predicted(#. Sample Training Observed Overall Percent Testing Overall Percent Dependent Variable: Frekuensi edisi majalah KESIMPULAN Bagian ini menyajikan hasil yang diperoleh selama eksperimen kuantitatif yang dilakukan pada 5 set data hasil neural networks. Tabel 3 melaporkan perbandingan rinci dari berbagai metode yang dievaluasi pada 5 tema visual yang terkandung pada tebel Perlu diingat bahwa metode evaluasi mempertimbangkan klaster Cross Entropy Error sebesar 572 . odel Summar. yang berarti accepted berisi objek dan subjek dari elemen sampul majalah Tempo pengguna. Seperti yang dinyatakan dalam neural networks, dengan skala H . sampai H . sebagai hidden layer Pada saat pelatihan dan pengujian, persentase prediksi yang salah adalah 40,0% dan 27,5%. Kesalahan entropi silang adalah 15. 748 selama pelatihan dan 50. 931 selama pengujian. Secara keseluruhan model mampu memprediksi 60. 0% dengan benar selama pelatihan dan 72,6% selama pengujian. kami juga memvariasikan jumlah tokoh representatif untuk setiap klaster, mulai dari 1 hingga 5 . olom bernomo. untuk memeriksa bagaimana pengaruhnya terhadap penokohan yang tampil pada visual sampul. Peningkatan jumlah tema visual ini juga dapat diamati pada arah lain . , ketika jumlah sampul per edisi (#. meningkat di kota yang sama. membandingkan strategi pemilihan tokohyang representatif . abel Network Informatio. , hal pertama yang menonjol adalah peningkatan setiap model seiring dengan bertambahnya jumlah tokoh representatif . per klaster edisi Melalui interpretasi ikonologis sampul majalah Tempo menjadi jelas sebagai media penyampaian dalam meningkatkan kemungkinan pada penciptaan citra image tokoh politik yang fleksibel terhadap siklus politik dan wacana. Meskipun majalah Tempo hadir Percent Correct Andharupa. Vol. 10 No. 04 Tahun 2024 Yudhanto et al. Interpretasi Ikonologis Kuantitatif A 478-493 sebagai media alternatif dan desian sampul gambar didasarkan pada pendekatan majalah konsumen popular seperti lainnya majalah Tempo sering dikaitkan dengan topik yang dapat di maksudkan sebagai pembentuk wacana public. Majalah Tempo menyajikan estetika visual yang akrab dan konvensional di dalamnya. Pernyataan beberapa opni publiki bahwa sampul majalah Tempo sering menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat menjadi kesan bahwa desain majalah tempo tampil sebagai pembaharu dalam bentuk metafora untuk mengangkat berbagai wacana yang sedang Pengaburan konten desain sampul merupakan indikasi dari pengalaman redaksional majalah Tempo yang pernah mengalami proses pembredelan di jaman orde baru tentu semakin memberi warna dan pengalaman baru yang ditargetkan sesuai dengan kelompok sasaran yang dituju. Terlepas dari desain sampul setiap edisi bahwa desain sampul yang menampilkan tokoh politik dalam setiap edisi pada kurun waktu 2022 hingga 2023 merupakan aktivasi keberpihakan pada pola jurnalistik dengan sentuhan emosional secara estetis. Hal tersebut bisa di lihat di tabel Classification dengan nominal mayoritas sebesar 100% hal tersebut menunjukan semakin banyak jumlah gambar yang representatif, semakin besar kemungkinan untuk menempatkan jenis tokoh yang populer dengan benar ke sampul yang paling sesuai. Pengecualiannya adalah Bmodel yang memilih klaster terbesar dengan tema visual sampul satire . ax sebesar 8 > . dan parodi . ax sebesar 11 < . dimana hal tersebut, angka menunjukan bahwa visual tokoh tidak bergantung pada jumlah teman yang di gunakan dalam sampul. perbedaan hasilnya cukup Strategi frekuensi tokoh yang muncul tampaknya merupakan pilihan dominan ketika memilih gambar tokoh untuk mewakili sekelompok sampul. Dengan kritik dalam berbagai polemik terhadap elit di Indonesia yang hadir dalam tradisi gaya Interpretasi Ikonologis yang digambarkan sebagai media profesional sekaligus ambisius, fungsional, dengan modus estetis secara heuristik dalam pola Interpretasi Ikonologis me dari representasi visual sampul media cetak yang berbentuk majalah. memproyeksikan, secara naratif dan simbolis, dalam menciptakan kembali intensitas media yang yang mewakili gambaran emosional masyarakat dalam merespon isu Perkembangan ini memperjelas bagaimana Tempo bereaksi terhadap peristiwaperistiwa wacana serta bertindak sebagai media penguat wacana itu sendiri. DAFTAR PUSTAKA