JURNAL AGROSAINS VOL 18 N0 2 2025 ISSN: 1693-5225 Optimalisasi Kombinasi Biochar dan Pupuk Kotoran Ayam Terhadap Morfologis Bawang Putih (Allium sativum L. ) di Tanah Alluvial Sutikarini . Mulyadi. Fakultas Pertanian. Universitas Panca Bhakti (Penulis 1, . Email: sutikarini@upb. Email: mulyadi@upb. Abstract Garlic (Allium sativum L. ) plays a strategic role as a food and health ingredient for the Indonesian people, but the high gap between national production and domestic demand requires efforts to expand agriculture, particularly on potential alluvial land in West Kalimantan. This study aims to evaluate and determine the optimal combination dose of biochar and chicken manure fertiliser on garlic growth parameters and yield on alluvial soil. This study was conducted in South Pontianak District. Pontianak City. The research method was a Complete Randomised Design (CRD) Factorial. The first factor was the biochar dosage . , 10 and 15 tonnes/h. and the second factor was the chicken manure dosage . , 20 and 30 tonnes/h. , resulting in 9 treatment combinations, namely b1p1, b1p2, b1p3, b2p1, b2p2, b2p3, b3p1, b3p2, and b3p3. The combination of biochar and chicken manure had a significant effect on the morphology . ulb diameter and plant heigh. of garlic in alluvial soil. Among the various variations, the b2p3 treatment . tonnes/ha of biochar and 30 tonnes/ha of chicken manure fertilise. was identified as the most effective dose for optimising plant growth beyond the achievements of other dose combinations. Keywords: Optimisation. Biochar. Chicken_Manure_Fertiliser. Morphology. Garlic. Alluvial PENDAHULUAN Bawang putih (Allium sativum L) merupakan komoditas strategis bagi masyarakat indonesia. Bawang putih merupakan satu dinantara bumbu dasar utama dalam hampir seluruh kuliner nusantara yang memberikan aroma dan cita rasa khas. Secara medis, komoditas ini telah lama digunakan sebagai bahan pengobatan tradisional . untuk menurunkan tekanan darah, meningkatkan daya tahan tubuh termasuk mengatasi virus Covid-19, dan bertindak sebagai antibakteri alami berkat kandungan senyawa alkaloid, tanin, saponin, flavonoid dan allicin (Bataduwaarachchi et al. , 2025. Kristiananda et al. , 2022. Wahyuni et al. , 2. Dari sisi ekonomi, melalui data Badan Pusat Statistik . produksi bawang putih Indonesia tahun 2023 hanya sebesar 39. 254 ton, sedangkan kebutuhan domestik mencapai angka 554 ribu ton (Maharani et al. Perbedaan data produksi dan kebutuhan bawang yang tinggi merupakan salah satu peluang untuk meningkatkan kegiatan ekstensifikasi pertanian khususnya pada lahan potensial di Kalimantan Barat tanah Kalimantan Barat memiliki luas tanah aluvial yang cukup luas yaitu sebesar 3,59 Juta hektar (BPS, 2. Tanah alluvial menunjukkan berbagai keterbatasan dalam aspek sifat tanah baik secara fisik, kimia, maupun biologi, yang secara langsung menghambat keberhasilan budidaya bawang putih (Dwi Aryanti et al. , 2023. Masulili. Suryani, et al. , 2022. Masulili. Sutikarini, et al. , 2022. Suswati et al. , 2. Aplikasi biochar dan pupuk kotoran ayam dalam pengelolaan budidaya intensif tanah alluvial merupakan teknologi yang diperlukan untuk memperbaiki kesuburan tanah dan meningkatkan produksi bawang putih. Biochar adalah padatan kaya karbon, stabil, dan berpori yang dihasilkan melalui konversi termokimia biomassa dalam kondisi oksigen terbatas atau tanpa oksigen, yang biasanya disebut sebagai pirolisis (Lontsi et , 2024. Siddiqui, 2025. Sutikarini. Masulili, & Youlla, 2. Keunggulan biochar terletak pada daya tahannya terhadap dekomposisi (Amare, 2023. Hidayat et al. , 2. Biochar tahan terhadap dekomposisi dan dapat bertahan di tanah dalam jangka waktu yang lama dengan proses yang lebih lambat dibandingkan pupuk kandang, kompos, atau pupuk organik lainnya. Hal ini memungkinkan biochar untuk memberikan manfaat berkelanjutan dalam jangka panjang, termasuk kapasitas menyerap dan menyimpan unsur hara lebih lama sehingga dapat dimanfaatkan tanaman pada waktu yang tepat. Selain itu, biochar juga memiliki kemampuan sebagai bahan remediasi cemaran di lahan pertanian, menginduksi ketahanan tanaman, dan mengendalikan berbagai penyakit tanaman melalui modifikasi mikroba dalam tanah dan perubahan kesediaan nutrisi (Evizal & Prasmatiwi, 2023. Qin et al. , 2. Di sisi lain, pupuk kandang ayam merupakan sumber hara organik yang penting bagi pertumbuhan Pupuk kandang ayam mengandung kadar unsur hara nitrogen, fosfor, dan kalium yang cukup tinggi. JURNAL AGROSAINS VOL 18 N0 2 2025 ISSN: 1693-5225 yang berguna dalam meningkatkan ketersediaan unsur hara dan memperbaiki struktur tanah yang sangat kekurangan unsur hara organik. Pemberian pupuk kandang ayam dapat meningkatkan jumlah unsur hara yang tersedia dalam tanah, mempengaruhi pertumbuhan dan produksi tanaman khususnya pada tanaman bawang Pupuk kandang ayam juga memiliki keunggulan dalam memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah, meningkatkan porositas tanah, stabilitas agregat, dan daya serap air secara signifikan (Ferdo. Stepanus. Sri. Andayani. Setiawan. Sri. Rahayu. F, 2022. Mapegau et al. , 2023. Silalahi et al. , 2018. Supriyanto et al. Penelitian-penelitian terdahulu secara konsisten menunjukkan bahwa kombinasi biochar dan pupuk organik . ermasuk kotoran aya. memberikan peningkatan sifat tanah dan pertumbuhan tanaman yang lebih besar dibandingkan bila masing-masing faktor perlakuan (Bilhuda et al. , 2024. Indrawati & Al-Haddad, 2024. Nadiah et al. , 2024. Olivia et al. , 2. Meskipun terdapat berbagai penelitian tentang penggunaan biochar, pupuk kandang, dan kombinasinya pada berbagai jenis tanaman, namun informasi spesifik mengenai optimalisasi kombinasi biochar dan pupuk kotoran ayam terhadap pertumbuhan morfologis bawang putih di tanah alluvial masih sangat terbatas. Pertumbuhan morfologis bawang putih yang mencakup tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah siung, dan diameter umbi. Permasalahan utama yang muncul dalam aplikasi di lapangan adalah belum adanya formulasi dosis kombinasi yang tepat yang mampu menghasilkan pertumbuhan maksimal tanpa menyebabkan imobilisasi Ada kekhawatiran bahwa dosis bioarang yang terlalu tinggi dapat mengikat unsur hara terlalu kuat sehingga menghambat ketersediaannya bagi tanaman . nsur hara menjadi unavailabl. Urgensi penelitian ini terletak pada perlunya transisi dari pola pemupukan konvensional menuju sistem manajemen hara terpadu yang berkelanjutan (SDG. Penggunaan pupuk anorganik secara terus-menerus telah terbukti menurunkan kualitas fisik, kimia dan biologi tanah serta menurunkan produksi tanaman pada jangka panjang (Masulili. Sutikarini, et al. , 2022. Suryani et al. , 2023. Sutikarini. Masulili. Suryani, et al. , 2. Kombinasi biochar dan pupuk kotoran ayam sebagai amandemen tanah dapat memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah sekaligus meningkatkan produksi tanaman umbi seperti bawang putih, karena keduanya bekerja secara sinergis: biochar memperbaiki matriks tanah jangka panjang, sedangkan kotoran ayam memasok hara cepat tersedia dan aktivitas mikroba (Fauzan et al. , 2025. Liu et al. , 2021. Mulyadi & Sutikarini, 2025. Nadiah et al. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dan menentukan dosis kombinasi biochar dan pupuk kotoran ayam yang paling optimal terhadap parameter pertumbuhan dan hasil bawang putih pada tanah Penelitian ini diharapkan dapat memberikan landasan ilmiah bagi pengembangan teknologi budidaya tanaman hortikultura yang lebih efisien dan ramah lingkungan. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilaksanakan di Jl. Wonobaru Gg. Wonodadi 1 Kecamatan Pontianak Selatan. Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat mulai dari bulan Juni Ae November 2025. Bahan yang digunakan berupa bawang putih varietas unggul . ataran renda. , biochar sekam padi, pupuk kotoran ayam. NPK, dan tanah Alat yang digunakan berupa alat pirolisis, cangkul, gembor, meteran, hygrometer, timbangan analitik, alat tulis-menulis, alat dokumentasi. Penelitian dirancang menggunakan metode eksperimen lapangan dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial 2 faktor. Faktor pertama berupa dosis biochar yang terdiri dari 3 taraf yaitu : b1 = biochar dengan 5 ton/ha, b2 = biochar dengan 10 ton/ha, dan b3 = biochar dengan 15 ton/ha. Faktor kedua berupa dosis pupuk kotoran ayam yang terdiri dari 3 taraf yaitu : P1 = pupuk kotoran ayam 10 ton/ha. P2 = pupuk kotoran ayam 20 ton/ha, dan P3 = pupuk kotoran ayam 30 ton/ha. Dengan demikian ada 9 kombinasi perlakuan yaitu : b1p1, b1p2, b1p3, b2p1, b2p2, b2p3, b3p1, b3p2, dan b3p3. Masing-masing perlakuan diulang 3 kali dan setiap ulangan terdiri atas 4 sampel, maka jumlah keseluruhannya berjumlah 108 tanaman. Tanah dalam penelitian ini adalah tanah aluvial dengan kedalaman 0 Ae20 cm, tanah lalu dikeringanginkan dan diayak dengan ayakan berukuran 0,5 x 0,5 cm. kemudian dimasukan kedalam polybag berukuran 40 x 50 cm sebanyak 10 kg tanah. Pemberian kapur dolomit dilakukan 2 minggu sebelum tanam dengan dosis 10 gram/polybag . H . Pembuatan biochar arang sekam dengan mengguanakan alat pirolisis. Persemaian bawang putih melalui kegiatan prenursery . itanam di potra. bibit yang baik untuk dipindahkan ke tempat tanam dalam kondisi sehat dan kuat. Perlakuan . ombinasi biochar dan pupuk kotoran aya. diberikan dua minggu sebelum pindah tanam dengan cara dicampurkan ke media tanam. Penanaman JURNAL AGROSAINS VOL 18 N0 2 2025 ISSN: 1693-5225 dilakukan saat umur bibit berusia 2 minggu. Kegiatan pemeliharan meliputi penyiraman, penyiangan gulma dan pengendalian hama dan penyakit. Panen bawang putih dilakukan saat umur tanaman 120 hari setelah tanam (HST). Variable yang diamati meliputi tinggi tanaman . , jumlah daun . , jumlah siung umbi . dan diameter umbi tanaman . Data yang didapat dilakukan uji Annova metode rancangan acak lengkap faktorial lalu diuji lanjut apabila terdapat pengaruh nyata menggunakan uji BNJ taraf 5%. HASIL DAN PEMBAHASAN Tinggi Tanaman Analisis keragaman kombinasi biochar dan pupuk kandang kotoran ayam terhadap tinggi tanaman . pada bawang putih dapat dilihat pada tabel 1. Hasil penelitian keragaman kombinasi biochar dan pupuk kandang kotoran ayam berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman . pada bawang putih. Faktor yang berpengaruh nyata adalah interaksi biochar dan pupuk kandang kotoran ayam, sedangkan faktor Tunggal . iochar dan pupuk kendang kotoran aya. tidak berpengaruh nyata. faktor yang berpengaruh nyata dilakukan uji lanjut berupa uji BNJ disajikan pada tabel 2. Tabel 1. Analisis Keragaman Kombinasi Biochar dan Pupuk Kandang Kotoran Ayam Terhadap Tinggi Tanaman . pada Bawang Putih F tabel Hitung Perlakuan 118,06 14,76 2,59* 2,51 3,71 Faktor b 19,64 9,82 1,72tn 3,55 6,01 Faktor p 18,23 9,11 1,60 3,55 6,01 Interaksi b x p 80,19 20,05 3,52* 2,93 4,58 Galat 102,54 5,70 Total 220,60 6,57 Ket. : * = berpengaruh nyata. tn = tidak berpengaruh nyata Sumber : Hasil olahan data, 2025 Tabel 2. Uji BNJ Faktor Interkasi Biochar dan Pupuk Kandang Kotoran Ayam Terhadap Tinggi Tanaman . pada Bawang Putih Perlakuan Rerata Tinggi Tanaman . Interaksi b x p 31,75 a 36,83 bc 36,83 bc 35,50 ab 36,17 bc 39,67 c 38,42 bc 36,67 bc 35,08 ab BNJ 5% = 3,95 Ket. : Angka yang didampingi huruf yang sama pada kolom yang sama menunjukan hasil yang tidak berbeda nyata pada uji BNJ 5 % Sumber : Hasil olahan data, 2025 Hasil analisis keragaman menunjukkan bahwa interaksi biochar dan pupuk kotoran ayam berpengaruh nyataterhadap tinggi tanaman bawang putih, meskipun faktor tunggal dari masing-masing perlakuan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Kombinasi perlakuan b2p3 . iochar 10 ton/ha pupuk kotoran ayam 30 ton/h. menghasilkan tinggi tanaman tertinggi yaitu 39,67 cm, yang berbeda nyata dengan perlakuan kontrol b1p1 . ,75 c. Hal ini sejalan dengan penelitian Bilhuda et al. yang menyatakan bahwa kombinasi biochar dan pupuk organik memberikan peningkatan pertumbuhan tanaman yang lebih besar JURNAL AGROSAINS VOL 18 N0 2 2025 ISSN: 1693-5225 dibandingkan aplikasi tunggal. Efek sinergis ini terjadi karena biochar memperbaiki matriks tanah jangka panjang, sedangkan kotoran ayam memasok hara cepat tersedia dan meningkatkan aktivitas mikroba tanah. Peningkatan tinggi tanaman pada kombinasi optimal disebabkan oleh perbaikan sifat fisik dan kimia tanah aluvial yang memiliki berbagai keterbatasan. Biochar memiliki kapasitas menyerap dan menyimpan unsur hara lebih lama sehingga dapat dimanfaatkan tanaman pada waktu yang tepat. Sementara itu, pupuk kotoran ayam mengandung kadar unsur hara nitrogen, fosfor, dan kalium yang cukup tinggi yang berguna dalam meningkatkan ketersediaan unsur hara dan memperbaiki struktur tanah. Kombinasi b2p3 menunjukkan dosis optimal dimana tidak terjadi imobilisasi hara yang dapat menghambat ketersediaan unsur hara bagi Jumlah Daun Analisis keragaman kombinasi biochar dan pupuk kandang kotoran ayam terhadap jumlah daun . pada bawang putih dapat dilihat pada tabel 3. Hasil penelitian keragaman kombinasi biochar dan pupuk kandang kotoran ayam tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun . pada bawang putih. Tabel 3. Analisis Keragaman Kombinasi Biochar dan Pupuk Kandang Kotoran Ayam Terhadap Jumlah Daun . pada Bawang Putih F tabel Hitung Perlakuan 3,55 0,44 1,18 2,51 3,71 Faktor b 1,05 0,53 1,40 3,55 6,01 Faktor p 0,07 0,03 0,09 3,55 6,01 Interaksi b x p 2,43 0,61 1,61 2,93 4,58 Galat 6,78 0,38 Total 10,33 15,84 Ket. : * = berpengaruh nyata. tn = tidak berpengaruh nyata Sumber : Hasil olahan data, 2025 Hasil analisis keragaman menunjukkan bahwa kombinasi biochar dan pupuk kotoran ayam tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun bawang putih. Hal ini dapat dijelaskan bahwa parameter jumlah daun lebih dipengaruhi oleh faktor genetik varietas bawang putih yang digunakan daripada faktor pemupukan. Koefisien keragaman sebesar 15,84% menunjukkan variasi data yang cukup tinggi, yang mengindikasikan adanya faktor lain di luar perlakuan yang mempengaruhi pembentukan daun. Meskipun tidak berpengaruh nyata, nilai rerata jumlah daun pada semua perlakuan masih dalam kisaran normal untuk pertumbuhan bawang putih. Pupuk kotoran ayam memiliki keunggulan dalam memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah, serta meningkatkan porositas tanah dan daya serap air secara signifikan, namun pengaruhnya terhadap jumlah daun tidak terlihat signifikan dalam penelitian ini. Jumlah Siung Analisis keragaman kombinasi biochar dan pupuk kandang kotoran ayam terhadap jumlah siung . pada bawang putih dapat dilihat pada tabel 4. Hasil penelitian keragaman kombinasi biochar dan pupuk kandang kotoran ayam tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah siung . pada bawang putih. Tabel 4. Analisis Keragaman Kombinasi Biochar dan Pupuk Kandang Kotoran Ayam Terhadap Jumlah Siung . pada Bawang Putih Perlakuan Faktor b Faktor p Interaksi b x p Galat Total 33,00 14,60 13,43 4,97 43,00 76,00 4,13 7,30 6,72 1,24 2,39 1,73 3,06 2,81 0,52 Hitung F tabel 2,51 3,55 3,55 2,93 3,71 6,01 6,01 4,58 33,00 14,60 13,43 4,97 8,96 Ket. : * = berpengaruh nyata. tn = tidak berpengaruh nyata Sumber : Hasil olahan data, 2025 JURNAL AGROSAINS VOL 18 N0 2 2025 ISSN: 1693-5225 Analisis keragaman menunjukkan bahwa kombinasi biochar dan pupuk kotoran ayam tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah siung bawang putih. Parameter jumlah siung merupakan karakter yang sangat dipengaruhi oleh faktor genetik varietas dan kondisi lingkungan selama fase pembentukan umbi. Meskipun kombinasi biochar dan pupuk organik secara konsisten dapat meningkatkan sifat tanah dan pertumbuhan tanaman, namun pengaruhnya terhadap jumlah siung tidak terlihat signifikan dalam penelitian ini. Hasil ini mengindikasikan bahwa pembentukan siung bawang putih lebih responsif terhadap faktor internal tanaman dan kondisi iklim mikro daripada ketersediaan hara. Biochar yang tahan terhadap dekomposisi dan dapat bertahan di tanah dalam jangka waktu yang lama mungkin memerlukan waktu lebih lama untuk memberikan efek nyata pada parameter generatif seperti jumlah siung. Diameter Umbi Analisis keragaman kombinasi biochar dan pupuk kandang kotoran ayam terhadap diameter umbi . pada bawang putih dapat dilihat pada tabel 5. Hasil penelitian keragaman kombinasi biochar dan pupuk kandang kotoran ayam berpengaruh nyata terhadap diameter umbi . pada bawang putih. Faktor yang berpengaruh nyata adalah interaksi biochar dan pupuk kandang kotoran ayam, sedangkan faktor Tunggal . iochar dan pupuk kendang kotoran aya. tidak berpengaruh nyata. faktor yang berpengaruh nyata dilakukan uji lanjut berupa uji BNJ disajikan pada tabel 6. Tabel 5. Analisis Keragaman Kombinasi Biochar dan Pupuk Kandang Kotoran Ayam Terhadap Diameter Umbi . pada Bawang Putih Perlakuan Faktor b Faktor p Interaksi b x p Galat Total 151,84 31,75 23,92 96,16 92,04 243,88 18,98 15,88 11,96 24,04 5,11 Hitung 3,71 3,11 2,34 4,70 F tabel 2,51 3,55 3,55 2,93 3,71 6,01 6,01 4,58 7,40 Ket. : * = berpengaruh nyata. tn = tidak berpengaruh nyata Sumber : Hasil olahan data, 2025 Tabel 6. Uji BNJ Faktor Interkasi Biochar dan Pupuk Kandang Kotoran Ayam Terhadap diameter umbi pada Bawang Putih Perlakuan Rerata Tinggi Tanaman . Interaksi b x p 25,75 a 30,83 b 30,83 b 30,00 b 30,17 b 35,17 c 32,42 bc 30,67 b 29,08 ab BNJ 5% = 3,74 Ket. : Angka yang didampingi huruf yang sama pada kolom yang sama menunjukan hasil yang tidak berbeda nyata pada uji BNJ 5 % Sumber : Hasil olahan data, 2025 Hasil analisis keragaman menunjukkan bahwa interaksi biochar dan pupuk kotoran ayam berpengaruh nyata terhadap diameter umbi bawang putih. Kombinasi perlakuan b2p3 . iochar 10 ton/ha pupuk kotoran ayam 30 ton/h. menghasilkan diameter umbi terbesar yaitu 35,17 mm, yang berbeda nyata dengan perlakuan b1p1 . ,75 m. Penelitian Liu et al. menunjukkan bahwa kombinasi biochar dan pupuk kandang ayam dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman secara signifikan. JURNAL AGROSAINS VOL 18 N0 2 2025 ISSN: 1693-5225 Peningkatan diameter umbi pada kombinasi optimal disebabkan oleh sinergisme antara biochar dan pupuk kotoran ayam dalam memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah sekaligus meningkatkan produksi tanaman umbi. Fauzan et al. menyatakan bahwa kombinasi biochar dan pupuk organik dapat meningkatkan kesuburan tanah secara signifikan. Biochar berperan dalam memodifikasi mikroba dalam tanah dan perubahan ketersediaan nutrient, sementara pupuk kotoran ayam meningkatkan ketersediaan unsur hara yang diperlukan untuk pembentukan dan pembesaran umbi. Dosis b2p3 menunjukkan titik optimal dimana ketersediaan hara mencapai level yang tepat untuk mendukung pembentukan umbi maksimal tanpa menyebabkan imobilisasi hara. Kesimpulan Interaksi antara pemberian biochar sekam padi dan pupuk kotoran ayam terbukti memberikan pengaruh nyata terhadap variabel pertumbuhan tinggi tanaman dan hasil diameter umbi bawang putih di tanah aluvial. Dosis kombinasi terbaik ditemukan pada perlakuan biochar 10 ton/ha dan pupuk kotoran ayam 30 ton/ha . , yang mampu meningkatkan performa tanaman secara optimal dibandingkan perlakuan control maupun kombinasi lainnya. Meskipun demikian, interaksi perlakuan tidak memberikan dampak signifikan terhadap parameter jumlah daun dan jumlah siung, yang mengindikasikan bahwa variabel tersebut lebih dipengaruhi oleh faktor genetik varietas dibandingkan manipulasi lingkungan tumbuh. Secara keseluruhan, aplikasi kombinasi biochar dan pupuk kotoran ayam pada taraf tersebut efektif memperbaiki produktivitas bawang putih di tanah aluvial dan dapat direkomendasikan sebagai strategi pemupukan organik untuk mendukung pertanian berkelanjutan. REFERENSI