Sularno. Dio Prima Mulya. Zulfahmi. Faradika / Jurnal Sains dan Informatika : Vol. 07 No. JURNAL SAINS DAN INFORMATIKA Research of Science and Informatic V7. Vol. 07 No. http://publikasi. id/index. php/jsi/ p-issn : 2459-9549 e-issn : 2502-096X Sistem Penunjang Keputusan Pelayanan Kesehatan (Padang Healt. Dengan Metode AHP Sularno1,Dio Prima Mulya2. Zulfahmi3. Faradika4 soelarno@unidha. id, 1008108903,Universitas Dharma Andalas dio@unidha. id, 1008108903,Universitas Dharma Andalas syam@unidha. id , 1021087803,Universitas Dharma Andalas Faradika@unidha. id, 1006088901,Universitas Dharma Andalas Submitted: 28-11-2021. Reviewed: 29-11-2021. Accepted 30-11-2021 http://doi. org/10. 22216/jsi. Abstract The rapid development of information technology is currently making it easier for people to access information through increasingly sophisticated technological devices. With the development of this technology, it is possible for the public to get information about mapping the location of health services and doctors that can be accessed quickly, accurately and up to date. However, in reality, various information related to the location of health services and doctors in the city of Padang is still difficult to obtain. This is due to the absence of a special system to provide information on mapping the location of health services, doctor information and calling doctors based on mobile web in Padang City. The Padang Health system was built to help the people of Padang City to more easily find the location of health services, as well as to find doctors and obtain health services at home, which are in accordance with the needs of the community based on the expertise of the available doctors. Case studies will be conducted on lecturers and employees of Dharma Andalas University. In the Padang Health system to determine the best doctor using the AHP (Analytic Hierarchy Proces. Keywords: Decision Support System. Method. AHP (Analytic Hierarchy Proces. Geographic Information System. Abstrak Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat saat ini memungkinkan masyarakat mendapatkan informasi tentang pemetaan lokasi layanan kesehatan dan dokter yang dapat di akses secara cepat, akurat dan up to date. Namun pada kenyataannya, berbagai informasi terkait lokasi layanan kesehatan dan dokter di Kota Padang masih terbilang sulit untuk Hal ini disebabkan belum adanya sistem yang khusus untuk memberi informasi pemetaan lokasi layanan kesehatan berbasis mobile web di Kota Padang. Sistem Padang Health dibangun guna membantu masyarakat Kota Padang untuk lebih mudah menemukan lokasi layanan kesehatan, serta untuk menemukan dokter dan mendapatkan pelayanan kesehatan dirumah, yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat berdasarkan keahlian dokter yang tersedia. Studi kasus akan dilakukan pada dosen dan karyawan Universitas Dharma Andalas. Pada sistem Padang Health penentuan dokter terbaik menggunakan metode AHP (Analytic Hierarchy Process. Dengan berjalannya sistem Padang Health akan mempermudah masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan sehingga dapat meningkatkan indeks kesehatan masyarakat Kota Padang. Kata kunci : Sistem Penunjang Keputusan. Metode. AHP (Analytic Hierarchy Proces. Sistem Informasi Geografis. LATAR BELAKANG Selain pendapatan dan pendidikan, salah satu indikator dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) adalah indeks kesehatan yang dalam pencapaiannya memerlukan upaya peningkatan terhadap status kesehatan masyarakat, akses dan tenaga kesehatan yang tersedia bagi masyarakat. Kota Padang adalah kota terbesar di pantai barat pulau Sumatera sekaligus ibu kota dari provinsi Sumatera Barat. Berdasarkan website resmi Kota Padang dalam angka 2018, jumlah penduduk di Kota Padang adalah 927. 168 jiwa, serta terdapat 22 puskesmas, 25 rumah sakit, 119 klinik/balai kesehatan dan 1. 487 orang tenaga medis yang Kota Padang . ttps://padangkota. Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat saat ini memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi melalui perangkat teknologi yang semakin canggih. Dengan perkembangan teknologi tersebut, memungkinkan masyarakat mendapatkan informasi tentang Sularno. Dio Prima Mulya. Zulfahmi. Faradika / Jurnal Sains dan Informatika : Vol. 07 No. pemetaan lokasi layanan kesehatan dan dokter yang dapat di akses secara cepat, akurat dan up to date. Namun pada kenyataannya, berbagai informasi terkait lokasi layanan kesehatan dan dokter di Kota Padang masih terbilang sulit untuk diperoleh. Hal ini disebabkan belum adanya sistem yang khusus untuk memberi informasi pemetaan lokasi layanan kesehatan, informasi dokter dan pemanggilan dokter berbasis mobile web di Kota Padang. Sistem ini dibangun guna membantu masyarakat Kota Padang untuk lebih mudah menemukan lokasi layanan kesehatan, serta untuk menemukan dokter dan mendapatkan pelayanan kesehatan dirumah, yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat berdasarkan keahlian dokter yang Studi kasus akan dilakukan pada dosen dan karyawan Universitas Dharma Andalas. Berdasarkan latar belakang yang telah dijelaskan sebelumnya peneliti mengangkat judul AuSistem Penunjang Keputusan Pelayanan Kesehatan (PADANG HEALTH) dengan Metode AHP (Studi Kasus : Pelayanan Kesehatan Untuk Dosen dan Karyawan Universitas Dharma Andala. Ay. Pada sistem ini penentuan dokter terbaik menggunakan metode AHP. Menurut Ergott, dkk . yang dikutip oleh Sri Hartati dan Adi Nugroho . Metoda AHP pada dasarnya mampu menyediakan proses analitis secara semi-terstruktur yang pada penilaian-penilaian berbagai alternatif dan kriteria yang ada. Perumusan Masalah Dari latar belakang tersebut, maka peneliti menyimpulkan rumusan masalah sebagai berikut: Bagaimana merancang sebuah sistem pemetaan lokasi layanan kesehatan di Kota Padang? Bagaimana merancang sebuah sistem penunjang keputusan untuk penentuan dokter terbaik di Kota Padang? Bagaimana merancang sebuah sistem pemanggilan dokter di Kota Padang? Tujuan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem yang dapat membantu masyarakat menemukan lokasi layanan kesehatan, mendapatkan informasi dokter terbaik dan pemanggilan dokter di Kota Padang. TINJAUAN PUSTAKA Konsep Dasar Sistem Penunjang Keputusan . Sistem merupakan sistem yang dapat memberikan pemecahan masalah, melakukan komunikasi untuk pemecahan masalah tertentu dengan terstuktur maupun tidak terstuktur. SPK dibuat dengan menerapkan adaptasi kompetensi yang tinggi sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif dalam pengambilan sebuah keputusan. Komponen Sistem Pendukung Keputusan . komponen sistem pendukung keputusan Data Management (Manajemen Dat. Merupakan komponen SPK sebagai penyedia data bagi sistem, yang mana data disimpan dalam Database Management System (DBMS), diambildan diekstraksi dengan cepat. Model Management (Manajemen Mode. Melibatkan model finansial, statistikal, manajemen science, atau berbagai model kuantitatif lainnya, sehingga dapat memberikan ke sistem suatu kemampuan analisis, dan manajemen software yang Communication . ialog subsiste. User dapat berkomunikasi dan memberikan perintah pada SPK melalui subsistem ini berarti menyediakan antarmuka. Karakteristik Sistem Pendukung Keputusan Menurut Dicky Nofriansyah . Karakteristik dari sistem pendukung keputusan. Mendukung proses pengambilan keptusan suatu organisasi atau perusahaan. Adanya interface manusia/mesin dimana manusia . tetap memegang kontrol proses pengambilan keputusan. Mendukung pengambilan keputusan untuk membahas maalah terstruktur, semi terstruktur serta mendukung beberapa keputusan yang salaing berinteraksi. Memiliki memperoleh informasi sesuai dengan Memiliki subsistem yang terintegrasi sedemikian rupa sehingga dapat berfunngsi sebagai kesatuan sistem. Memliki dua komponen utama yaitu data dan model. Kriteria atau Ciri-ciri Keputusan . adapun kriteria atau ciri-ciri dari keputusan adalah sebagai berikut : Banyak pilihan/alternatif Ada kendala atau surat Mengikuti suatu pola/model tingkah laku, baik yang terstruktur maupun tidak Ada faktor resiko, dibutuhkan kecepatan , ketepatan, dan keakuratan. Metode Analytic Hierarchy Process (AHP) . Metoda AHP pada dasarnya mampu menyediakan proses analitis secara semi-terstruktur yang pada gilirannya mampu digunakan untuk penilaian-penilaian berbagai alternatif dan kriteria yang ada. Sularno. Dio Prima Mulya. Zulfahmi. Faradika / Jurnal Sains dan Informatika : Vol. 07 No. Metode AHP (Analytic Hierarchy Proces. adalah suatu teori umum tentang pengukuran yang digunakan untuk menemukan skala rasio, baik dari perbandingan berpasangan yang diskrit maupun kontinyu. AHP menguraikan masalah multi faktor atau multi kriteria yang kompleks menjadi suatu hirarki. Hirarki didefinisikan sebagai suatu representasi dari sebuah permasalahan yang kompleks dalam suatu struktur multi level dimana level pertama adalah tujuan, yang diikuti level faktor, kriteria, sub kriteria, dan seterusnya ke bawah hingga level terakhir dari Dengan hirarki, suatu masalah yang kompleks dapat diuraikan ke dalam kelompokkelompoknya yang kemudian diatur menjadi suatu bentuk hirarki sehingga permasalahan akan tampak lebih terstruktur dan sistematis. Konsep Dasar Sistem Informasi Geografis . Sistem Informasi Geografis (SIG) adalah Suatu komponen yang terdiri dari perangkat keras, perangkat lunak, sumberdaya manusia dan data yang bekerja bersama secara efektif untuk mengintegrasikan, menganalisa dan menampilkan data dalam suatu informasi berbasis geografis. Sistem Informasi Geografis (SIG) atau Geographic Information System (GIS) adalah sebuah sistem yang didesain untuk menangkap, menyimpan, memanipulasi, menganalisa, mengatur dan menampilkan seluruh jenis data geografis. Pelayanan Kesehatan Berdasarkan UU RI No. 36 Tahun 2009 pasal 1 ayat 11 pengertian upaya atau pelayanan kesehatan adalah setiap kegiatan dan/atau serangkaian kegiatan yang dilakukan secara terpadu, memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan, pengobatan penyakit, dan pemulihan kesehatan oleh pemerintah dan/atau masyarakat. definisi konsepsional pelayanan kesehatan dalam kepuasan masyarakat adalah aktivitas yang dirasakan dari hubungan kegiatan pelayanan yang diberikan oleh penyelenggara pelayanan kesehatan yang mampu memenuhi harapan, keinginan, dan kebutuhan serta mampu memberikan kepuasan kepada masyarakat dalam hal hubungan dokter dengan Pasien (DocterPatien. Kenyamanan Pelayanan (Aminitie. Penerimaan Pelayanan Kesehatan (Acceptabl. , dan Mutu Pelayanan Kesehatan (Qualit. Analisis Perancangan Sistem . Analisa sistem adalah penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagianbagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi permasalahanpermasalahan, kesempatan- kesempatan, hambatanhambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya. Tahap ini merupakan tahap yang kritis dan sangat penting, karena kesalahan di tahap ini akan menyebabkan kesalahan juga di tahap selanjutnya. Analisa mengetahui dan menentukan masalah yang dihadapi oleh sistem yang sedang diterapkan. Analisa sistem penting dilakukan karena merupakan dasar dalam merencanakan dan merancang sistem yang baru, dimana sistem lama akan dijadikan sebagai perbandingan terhadap sistem baru yang akan Unified Modelling Language (UML) . UML (Unified Modeling Languag. merupakan bahasa visual untuk pemodelan dan komunikasi mengenai sebuah sistem dengan menggunakan diagram dan teks-teks pendukung. UML hanya berfungsi untuk melakukan pemodelan. Jadi penggunaan UML tidak terbatas pada teknologi tertentu, meskipun pada kenyataannya UML paling banyak digunakan pada metodologi berorientasi My Structure Query Language (MySQL) . MySQL adalah salah satu program yang dapat digunkan sebagai database, dan merupakan salah satu software untuk database server yang banyak digunakan. MySQL bersifat open source dan menggunakan SQL. MySQL bisa dijalankan diberbagai platform misalnya Windows. Linux, dan lain sebagainya. database atau sering juga disebut basis data adalah sekumpulan informasi yang disimpan dalam komputer secara sistematik dan merupakan menggunakan suatu program komputer. Database berfungsi untuk menyimpan informasi atau data. METODE PENELITIAN Metode Penelitian Uraian metode penelitian ini adalah uraian secara rinci terhadap masingmasing metode yang telah disusun agar penelitian yang dilakukan dapat terlaksana secara terstruktur dan jelas. Metode Observasi Metode pengumpulan data yang penulis gunakan adalah metode observasi. Observasi merupakan teknik pengumpulan data secara langsung dengan melakukan pengamatan terhadap objek penelitian. Dalam penelitian ini, penulisi menemukan bahwa sistem ini belum pernah Metode Wawancara Dalam metode ini penulis melakukan wawancara secara langsung dengan pihak yang terkait untuk memperoleh data yang akurat serta Sularno. Dio Prima Mulya. Zulfahmi. Faradika / Jurnal Sains dan Informatika : Vol. 07 No. relevan agar dapat menghasilkan suatu spesifikasi kebutuhan sistem. Pada penelitian ini penulis mewawancarai salah satu dari pihak di Unidha , yaitu bagian adm umum dan sumber daya ibu Melisa. Kom. Dari hasil wawancara penulis memperoleh informasi bahwa sistem ini belum pernah diterapkan, dan tentunnya akan dapat membantu karyawan maupun dosen untuk lebih mudah mendapakan informasi seputar tenaga kesehatan, penyebaran rumah sakit, puskemas dan klinik, serta mempermudah untuk mendapatkan layanan kesehatan. Metoda Pengembangan Sistem Metode yang digunakan untuk proses pengembangan perangkat lunak yang akan dibangun adalah model prototype. Prototype adalah pengembangan yang cepat dan pengujian terhadap model kerja . dari aplikasi baru melalui proses interaksi dan berulang-ulang yang biasa digunakan ahli sistem informasi dan ahli bisnis. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Metode AHP (Analytic Hierarchy Proces. adalah suatu teori umum tentang pengukuran yang digunakan untuk menemukan skala rasio, baik dari perbandingan perpasangan yang diskrit maupun AHP menguraikan masalah multi faktor atau multi kriteria yang kompleks menjadi suatu Pada aplikasi Padang Health untuk menentukan dokter terbaik menggunakan metode AHP, dimana sebagai kriteria penilaian adalah pengabdian, pendidikan, lama bekerja dan pelayanan, serta sebagai subkriterianya adalah sangat baik, baik, cukup baik dan kurang baik. PENGHITUNGAN PRIORITAS NILAI KRITERIA Tabel 2. Penghitungan prioritas nilai kriteria K001 K00 K00 K00 K00 K002 K003 K004 JUMLAH KRITERIA Jumlah PRIORITAS MATRIKS PERHIITUNGAN SETIAP BARIS Tabel 3. Matriks perhitunga setiap baris Kriteria K001 K002 K003 K004 Jumlah K001 K002 K003 K004 PENGITUNGAN CR KRITERIA Tabel 4. Penghitungan Consistensi Ratio kriteria Kriteria Jumlah Per Baris Nilai Prioritas Hasil K001 K002 1,12 K003 2,53 K004 Jumlah Tabel 5. Keterangan hasil perhitungan kriteria Tahap Satu TENTUKAN KRITERIA & SUBKRITERIA Matriks Kriteria Sub Kriteria K001 = pengabdian = sangat baik K002 = pendidikan = baik K003 = lama bekerja 03 = cukup baik K004 = pelayanan = kurang baik Tabel 1. Matriks perbandingan kriteria KRITERIA K001 K002 K003 K004 K001 K002 K003 K004 JUMLAH Lamda Maks Consistensi Index Consistensi Ratio Karena hasil perhitungan <=0. 1 maka rasio kosistensi perhitungan dapat diterima. Tahap dua Tentukan variabel subkriteria dan nilainya PENGABDIAN SP01 = SANGAT BAIK SP02 = BAIK SP03 = CUKUP BAIK SP04 = KURANG BAIK Sularno. Dio Prima Mulya. Zulfahmi. Faradika / Jurnal Sains dan Informatika : Vol. 07 No. PENGABDIAN Karena hasil perhitungan <=0. 1 maka rasio konsistensi perhitungan dapat diterima. Tabel 6. Matriks perbandingan kriteria Pengabdian PENGABDIAN SP01 SP02 SP03 SP04 SP01 II. PENDIDIKAN SP02 SP03 SP04 SPR01 = SANGAT BAIK SPR02 = BAIK SPR03 = CUKUP BAIK SPR04 = KURANG BAIK JUMLAH PENDIDIKAN Tabel 11. Matriks perbandingan kriteria pendidikan PENDIDIKAN SPR01 SPR02 SPR03 SPR04 PENGHITUNGAN PRIORITAS NILAI KRITERIA Tabel 7. Penghitungan prioritas nilai kriteria pengabdian KRITE RIA SP01 SP0 SP0 SP0 SP0 PRIOR ITAS Sub Prioritas SP02 SP03 SP04 JUML SPR01 SPR02 SPR03 SPR04 JUMLAH PERHITUNGAN PRIORITAS NILAI KRITERIA PENDIDIKAN MATRIKS PENJUMLAHAN SETIAP BARIS Tabel 8. Matriks penjumlahan setiap baris pengabdian Kriteria SP01 SP02 SP03 SP04 Jumlah SP01 SP02 SP03 SP04 Tabel 12. Perhitungan prioritas nilai kriteria pendidikan ALTER SPR0 SPR0 SPR0 SPR JUM PRIO NATIF LAH RITA PRIO ITA SPR01 SPR02 SPR03 SPR04 JUML Tabel 9. Perhitungan Consistensi Ratio kriteria pengabdian Kriteria Jumlah Per Baris Nilai Prioritas Hasil MATRIKS PENJUMLAHAN SETIAP BARIS PENDIDIKAN SP01 Tabel 13. Matriks penjumlahan setiap baris pendidikan SP02 SP03 SP04 Jumlah Tabel 10. Keterangan hasil perhitungan kriteria pengabdian Lamda Maks Consistensi Index Consistensi Ratio Kriteri SPR0 SPR0 SPR0 SPR0 Jumla SPR0 SPR0 SPR0 SPR0 Sularno. Dio Prima Mulya. Zulfahmi. Faradika / Jurnal Sains dan Informatika : Vol. 07 No. Tabel 14. Perhitungan Consistensi Ratio Kriteria Pendidikan Kriteria Jumlah Per Baris Nilai Prioritas Hasil SPR01 SPR02 SPR03 SPR04 MATRIKS PENJUMLAHAN SETIAP BARIS Tabel 18. Matriks penjumlahan setiap baris Kriteria SPT01 SPT02 SPT03 SPT04 Jumlah SPT01 SPT02 SPT03 SPT04 Jumlah Tabel 15. Keterangan hasil perhitungan kriteria pendidikan Lamda Maks Consistensi Index Consistensi Ratio Karena hasil perhitungan <=0. 1 maka rasio konsistensi : perhitungan dapat diterima. LAMA BEKERJA SPT01 = SANGAT BAIK SPT02 = BAIK SPT03 = CUKUP BAIK SPT04 = KURANG BAIK Tabel 19 Perhitungan Consistensi Ratio kriteria lama bekerja Kriter Jumlah Per Baris Nilai Prioritas SPT0 SPT0 SPT0 SPT0 Tabel 16. Matriks Perbandingan Kriteria Lama Bekerja LAMA BEKERJA SPT01 SPT02 SPT03 SPT04 SPT01 SPT02 SPT03 SPT04 JUMLAH Tabel 20. Keterangan hasil perhitungan kriteria lama PERHITUNGAN PRIORITAS NILAI KRITERIA Lamda Maks Consistensi Index Consistensi Ratio Tabel 17. Perhitungan prioritas nilai kriteria lama bekerja KRITERI SPT SPT02 SPT03 SPT04 JUMLA PRIO ITAS SUB PRIORI TAS SPT01 SPT02 SPT03 SPT04 JUMLA Karena hasil perhitungan <=0. 1 maka rasio konsistensi : perhitungan dapat diterima. IV. PELAYANAN KH01 = SANGAT BAIK KH02 = BAIK KH03 = CUKUP BAIK KH04 = KURANG BAIK Sularno. Dio Prima Mulya. Zulfahmi. Faradika / Jurnal Sains dan Informatika : Vol. 07 No. MATRIKS PERBANDINGAN KRITERIA Karena hasil perhitungan <=0. 1 maka rasio konsistensi perhitungan : dapat diterima. Tahap Tiga Penghitungan untuk menemukan keputusan dokter Nilai Kriteria dan Subkriteria Tabel 21. Matriks perbandinan kriteria pelayanan PELAYANAN KH01 KH02 KH03 KH04 KH01 KH02 KH03 KH04 JUMLAH PERHITUNGAN PRIORITAS NILAI KRITERIA Tabel 22. Perhitungan prioritas nilai kriteria pelayanan KRITERI KH0 KH0 KH04 JUML PRIORI TAS SUB PRIORI TAS KH01 KH02 KH03 KH04 JUMLA MATRIKS PENJUMLAHAN SETIAP BARIS Tabel 23. Penjumlahan setiap baris pelayanan KH01 KH02 KH03 KH04 Jumlah KH01 KH02 KH03 KH04 Nilai Kriteria K002 K003 K004 Kode Kriteria Kriteria Tabel 27. Nilai Kriteria Kode Kriteria Nama Kriteria K001 Tabel 28. Nilai Subkriteria Sangat Cukup Baik Baik Baik Kurang Baik K001 K002 K003 K004 Ketentuan Nilai Hasil Keputusan Tabel 29. Ketentuan Nilai Hasil Keputusan Total Nilai Keputusan Tabel 24. Perhitungan Consistensi Ratio kriteria >= 0. 8200 - >= 0. Sangat Baik >= 0. 8200 - >= 0. Baik >= 0. 5900 - <= 0. Cukup Baik Kriteria Jumlah Per Baris Nilai Prioritas Hasil <= 0. Kurang Baik KH01 KH02 Sampel Dokter Dr. Anton KH03 KH04 Jumlah Tabel 25. Keterangan hasil perhitungan kriteria pelayanan Lamda Maks Consistensi Index Consistensi Ratio Tabel 30. Penilaian Dr. Anton Nilai Penilaian Skor Kriteria Penilaian Nama Kriteria Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Total Nilai Hasil Keputusan Nilai Sangat Baik Sularno. Dio Prima Mulya. Zulfahmi. Faradika / Jurnal Sains dan Informatika : Vol. 07 No. Dr. Gina Hasil Keputusan Dokter Terbaik Nama Kriteria Tabel 31. Penilaian Dr. Gina Nilai Penilaian Skor Kriteria Penilaian Tabel 34. Hasil Keputusan Dokter Terbaik Baik Baik lama bekerja Baik Baik Nilai Total Nilai Hasil Keputusan Baik Nama Dokte Dr. Ant Peng Pen Lama Bekerj Pelayana Total Keputusan Sangat Baik Dr. Dr. Baik Cukup Baik Dr. Kurang Baik Dr. Mutia Nama Kriteria Tabel 32. Penilaian Dr. Mutia Nilai Penilaian Skor Kriteria Penilaian Nilai Cukup Baik Cukup Baik Cukup Baik Cukup Baik Total Nilai Hasil Keputusan Cukup Baik Dr. Saza Tabel 33. Penilaian Dr. Saza Nama Kriteria Nilai Kriteria Penilaian Kurang Baik Kurang Baik Kurang Baik Kurang Baik Total Nilai Hasil Keputusan Skor Penilaian Nilai Gambar 1 Use Case Diagram Kurang Baik Berdasarkan gambar 4. 2 dijelaskan bahwa: Pasien memiliki wewenang: registrasi, login, lihat lokasi layanan kesehatan, lihat informasi dokter terbaik, melakukan pemesanan dokter, lihat riwayat pesanan serta memberi komentar. Dokter hanya memili wewenang: login dan kelola pesanan. Admin memiliki wewenang: login, kelola data spesialis, kelola data dokter, lihat data pemesanan, kelola lokasi layanan kesehatan, lihat review dari pasien, lihat data kriteria, lihat data subkriteria, kelola proses spk, kelola proses seleksi dokter serta lihat hasil seleksi Implementasi prototype Padang Health dilakukan pemrograman PHP, dengan basis data yang digunakan ialah MySQL server. Sularno. Dio Prima Mulya. Zulfahmi. Faradika / Jurnal Sains dan Informatika : Vol. 07 No. Gambar 2 Interface Login Pasien Gambar 6 Informasi Dokter Terbaik Bulanan Gambar 7 Kelola Data Dokter Gambar 3 Halaman Interface Pasien Gambar 8 Lihat Data Pemesanan Gambar 4 Informasi Dokter Tergabung Gambar 9 Kelola Data Lokasi Layanan Kesehatan Gambar 5 Lokasi Layanan Kesehatan Kota Padang Gambar 10Lihat Review Dari Pasien Sularno. Dio Prima Mulya. Zulfahmi. Faradika / Jurnal Sains dan Informatika : Vol. 07 No. Rumah (KPR) Dengan Metode Simple Additive Weighting,Ay JSiI (Jurnal Sist. Informas. , vol. Jan. 2017, doi: 30656/jsii. Astri and Sularno. AuImplementation of A-Star Algorithm for Searching Routes Near the Tsunami Evacuation Shelter Point,Ay J. RESTI (Rekayasa Sist. Teknol. Informas. , vol. 4, no. 2, 2020, doi: 29207/resti. Sularno. Mulya, and R. Astri. AuTsunami evacuation Geographic Information System (GIS) education as disaster mitigation,Ay in IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 2021, vol. 708, no. 1, doi: 10. 1088/17551315/708/1/012004. Akbar. Oruh, and A. Agustang. AuIndeks Prediktif Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Indramayu,Ay J. Kesehat. , vol. 14, no. 2, pp. 76Ae82. Nov. 2021, doi: 32763/juke. Anike and I. Fattu. AuPENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PELAYANAN PUBLIK PERIZINAN PEREDARAN HASIL HUTAN,Ay JSiI (Jurnal Sist. Informas. , pp. 150Ae157. Sep. 2021, doi: 30656/jsii. Angriani and A. Dayat. AuSistem Informasi Penilaian Kinerja Dosen dengan MVC Framework menggunakan Simple Additive Weighting Methods,Ay J. Ilmu Komput. , vol. 14, no. 2, p. Sep. doi: 10. 24843/JIK. Faiz. Rachmawati, and L. Syafirullah. AuSistem Pengendalian Persediaan Barang Berbasis Website dengan Metode Economic Order Quantity dan Reorder Point,Ay J. Ilmu Komput. , vol. 14, no. 2, p. Sep. 2021, doi: 24843/JIK. Anggraini. Mulya, and S. Sularno. AuPERANCANGAN APLIKASI CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT BERBASIS WAP PADA THE ALIGA HOTEL,Ay J. Teknol. Dan Sist. Inf. Bisnis, vol. 2, no. 2, 2020, doi: 10. 47233/jteksis. Gambar 11 Lihat Data Kriteria KESIMPULAN Dari hasil analisis dan perancangan Sistem Penunjang Keputusan Pelayanan Kesehatan (PADANG HEALTH) dengan Metode AHP, diperoleh beberapa kesimpulan yaitu Dengan adanya sistem ini dapat mempermudah masyarakat menemukan informasi lokasi layanan kesehatan di Kota Padang. Dengan adanya sistem Padang Health akan dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan informasi dokter terbaik di Kota Padang. Dengan berjalannya sistem Padang Health mendapatkan layanan kesehatan sehingga dapat meningkatkan indeks kesehatan masyarakat Kota Padang. DAFTAR PUSTAKA