Volume . Issue . Maret / 2024 JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI DAN BISNIS https://journal. id/index. php/jpeb Minat Belajar Dan Disiplin Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Malvin DukalangA. SudirmanA Universitas Negeri Gorontalo. Indonesia Article Info Article history: Received: 20 Januari 2024. Accepted: 26 Februari 2024. Published: 27 Februari 2024 Keywords: Minat. Disiplin dan Hasil Belajar ABSTRAK Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Metode penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner kepada siswa kelas XII IPA pada mata pelajaran Ekonomi di MAN 1 Kabupaten Gorotalo. Penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan sensus yaitu mengambil semua populasi untuk menjadi reseponden yang berjumlah 84. Analisis data dalam penelitian ini menggunakanan alisis regresi linier sederhana dengan bantuan program SPSS 21. Hasil penelitian menunjukan bahwa . minat belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa, . disiplin belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa, . minat belajar dan disiplin belajar secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa. Koefisien determinasi dalam penelitian ini sebesar 74,3% yang berarti variabilitas hasil belajar siswa dapat dijelaskan oleh minat belajar dan disiplin belajar sebesar 74,3%. How to Cite Sudirman. Dukalang,M. Minat Belajar Dan Disiplin Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. hal 41-50 Korespondensi Author Email : sudirman@ung. id : sudirman Pendahuluan Pendidikan merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi manusia, karena mampu mencapai tujuan diberbagai bidang kehidupan terutama dalam rangka peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Baik yang diperoleh melalui lingkungan pendidikan yang terdapat dalam keluarga, sekolah maupun masyarakat. Pada dasarnya, kegiatan belajar bertujuan menghasilkan perubahan-perubahan yang bersifat positif sehingga seseorang dapat menuju kedewasaan. Perubahan positif tersebut menunjukkan adanya hasil positif, yaitu hasil belajar yang menjadi inti dari proses pembelajaran. Hasil belajar adalah tingkat ketercapaian yang dilakukan siswa setelah melakukan kegiatan pembelajaran yang diukur dalam bentuk skor atau nilai dari hasil penilaian yang dilakukan guru. Soedijarto dalam Purwanto . mendefinisikan hasil belajar sebagai tingkat kemampuan yang dihasilkan siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar sesuai tujuan pendidikan yang telah Keberhasilan siswa dalam studinya dipengaruhi oleh cara belajarnya. Siswa yang memiliki cara belajar yang efektif memungkinkan untuk mencapai hasil yang lebih tinggi dari pada siswa yang tidak mempunyai cara belajar yang efektif. Siswa yang memiliki disiplin dalam belajarnya akan berusaha mengatur dan menggunakan strategi dan cara belajar yang tepat baginya. Kedisiplinan siswa dan minat belajar merupakan dasar untuk mencapai hasil yang baik, karena kedisiplinan dan minat merupakan dasar untuk memperoleh hasil, terutama dalam mempelajari mata pelajaran ekonomi. Dengan sikap disiplin membuat siswa memiliki kecakapan menangani cara belajar yang baik, juga merupakan suatu proses menuju pembentukan watak yang baik. Minat yang datang dari dalam diri akan memunculkan perasaan tertarik, atau suka terhadap sesuatu atau apa yang dilakukannya. Jadi jika siswa memiliki minat belajar yang tinggi, maka usaha yang dilakukan untuk memperoleh hasil belajar yang baik juga tinggi. Siswa yang memiliki minat belajar yang tinggi akan lebih mudah menyerap materi, mudah berkonsentrasi dalam belajar, menaruh perhatian yang besar terhadap kegiatan belajar, akan memperhatikan apa yang dijelaskan oleh guru, dan mempunyai kemauan yang tinggi untuk mencapai tujuan yang Sedangkan siswa yang memiliki minat belajar rendah, maka usaha yang dilakukan untuk memperoleh hasil belajar yang baik akan kurang optimal. Pembelajaran dapat juga dikatakan berhasil jika sebagian besar siswa dapat mencapai hasil belajar sesuai nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM). Menurut Permendikbud Nomor 53 Tahun 2015, untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik sebagai pengukuran hasil belajar dilakukan oleh satuan pendidikan yaitu sekolah. Setiap mata pelajaran di Sekolah memiliki Kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang berbeda-beda, di MAN 1 Kabupaten Gorontalo telah ditentukan bahwa Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) khususnya untuk mata pelajaran Ekonomi adalah 75. Sudirman. Dukalang. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. 2024 41-50 MAN 1 Kabupaten Gorontalo merupakan salah satu sekolah Negeri yang berada di Kabupaten Gorontalo yang memiliki siswa kelas XII IPA sebanyak 84 orang siswa yang terbagi dalam 3 kelas (XII IPA1 = 28 orang. XII IPA2 = 28 orang. XII IPA3 = 28 Oran. Beberapa hal yang menyebabkan rendahnya hasil belajar EKONOMI sebagai berikut: . Banyak siswa yang tidak fokus dikelas . Rendahnya hasil belajar siswa . Banyak siswa yang terlambat memberikan tugas . Kesadaran siswa belajar disekolah maupun secara daring masih kurang. Berdasarkan Latar belakang dan identifikasi masalah maka yang menjadi rumusan masalah pada penelitian ini adalah sebagai berikut : Apakah terdapat pengaruh minat belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi kelas XII IPA MAN 1 Kabupaten Gorontalo? Apakah terdapat pengaruh disiplin belajar terjadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi kelas XII IPA MAN 1 Kabupaten Gorontalo? Apakah terdapat pengaruh minat belajar dan disiplin belajar secara simultan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi kelas XII IPA MAN 1 Kabupaten Gorontalo? Kajian teori Hasil Belajar (Supriyono, 2011:. Menyatakan bahwa bentuk dari hasil belajar berupa kemampuan berfikir kritis dan kreatif, sikap terbuka dan demokratis, menerima pendapat orang lain dan sebagainya. Hasil belajar merupakan perubahan perilaku atau sikap yang diperoleh siswa setelah melakukan proses pembelajaran. Menurut (Purwanto, 2014:. menyatakan Hasil belajar biasanya digunakan sebagai pengukuran untuk mengetahui perolehan siswa memahami bahan atau kegiatan yang telah dipelajari. Untuk menentukan berhasil atau gagalnya siswa menempuh pendidikan dalam suatu lembaga, secara umum digunakan tolak ukur hasil belajar untuk mengetahui kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia memperoleh pengalaman belajarnya. Menurut Nana Sudjana dalam Hasan Baharun . , hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalamannya. Sedangkan menurut Paizaluddin dan Ermalinda . , mengungkapkan bahwa hasil belajar adalah hasil yang dicapai peserta didik setelah melalui proses pembelajaran yang dapat dilihat dari nilai rapor yang menunjukkan tingkat kemampuan peserta didik dalam menguasai materi pelajaran. Dari beberapa pendapat ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar merupakan tingkat keberhasilan siswa yang berkaitan dengan perubahan kemampuan yang dimiliki siswa setelah melakukan kegiatan pembelajaran. Terdapat beberapa indikator yang digunakan dalam mengukur hasil belajar siswa. Menurut Rini Intansari Meilani . , ketiga ranah hasil belajar yaitu ranah kognitif, ranah afektif dan ranah psikomotorik. Minat Belajar Sudirman. Dukalang. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. 2024 41-50 Slameto, . Menyatakan bahwa minat berpengaruh besar tehadap belajar, jika bahan pelajaran tersebut tidak sesuai dengan minatnya, maka siswa tidak belajar dengan sungguh-sungguh, karena tidak ada daya tarik baginya. Menurut Lilawati dalam Zusnani . minat adalah suatu perhatian yang kuat dan mendalam disertai dengan perasaan senang terhadap suatu perhatian yang kuat dan mendalam disertai dengan perasaan senang terhadap suatu kegiatan sehingga mengarahkan seseorang untuk melakukan kegiatan tersebut dengan kemauan Sedangkan menurut Slameto . minat adalah kecenderungan yang tetap memperhatikan dan mengenang beberapa kegiatan, kegatan yang diminati siswa diperhatikan terus-menerus yang disertai rasa senang dan diperoleh rasa Menurut Syah . minat artinya kecenderungan atau gairah atau keinginan yang tinggi atau terhadap sesuatu. Hurlock . mendefinisikan minat sebagai sumber motivasi atau dorongan untuk melakukan hal secara bebas sesuai dengan keinginannya. Sedangkan menurut Susanto . menyatakan bahwa minat merupakan dorongan atau faktor yang menimbulkan ketertarikan dalam diri siswa dan dapat menyebabkan kepuasan bagi dirinya. Sehingga dari beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa minat adalah ketertarikan terhadap suatu hal yang akan menimbulkan kesadaran atau dorongan untuk menekuni dan mempelajari semua hal yang berkaitan dengan minatnya. Adapun indikator dari minat belajar. Beberapa indikator minat belajar menurut Safari . Perasaan senang Ketertarikan siswa Perhatian Keterlibatan siswa Disiplin Belajar Sikap disiplin untuk siswa dalam pembelajaran sangatlah penting untuk mencapai suatu tuajuan pembelajaran, agar siswa terbiasa tekun dan teratur dalam Disiplin berasal dari kata AudiscipleAy artinya yaitu seseorang yang mau dan suka rela belajar dari seorang pemimpin (Hurlock, 2011:. Sedangkan Daryanto . menyatakan disiplin adalah kemampuan mengelola atau mengontrol, memotivasi dan kemandirian dalam berperilaku sosial yang bertangungjawab. Menurut Darmadi . disiplin adalah ketaatan siswa kepada aturan, tata tertib dan norma yang berlaku di masyarakat. Dari beberapa pendapat ahli di atas, dapat dismpulkan bahwa disiplin adalah bentuk dorongan yang muncul dalam diri seseorang untuk mengembangkan sikap atau perilaku yang sesuai dengan norma, peraturan, dan tata tertib yang berlaku di masyarakat yang sesuai dengan kompok Siswa yang memiliki disiplin, akan melakukan hal atau kegiatan sesuai dengan peraturan yang ada, sebagai kontrol dan pengendalian diri bahwa setiap tindakan ada konsekuensi yang diterima. Jadi, dapat disimpulkan bahwa disiplin Sudirman. Dukalang. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. 2024 41-50 belajar adalah bentuk dorongan siswa untuk melakukan kegiatan pembelajaran sebaikbaiknya, sesuai dengan aturan yang ada sehingga lingkungan belajar yang kondusif bagi siswa dapat tercipta. Beberapa indikator disiplin belajar menurut Agus Wibowo . Membiasakan hadir tepat waktu Membiasakan Mematuhi Aturan Metode Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di MAN 1 Kabupaten Gorontalo di kelas XII IPA. Waktu yang digunakan dalam penelitian ini dari bulan November 2020 s/d Juni Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kuantitatif. Cresweel . 0, hlm. mengatakan bahwa, pendekatan kuantitatif adalah pengukuran data kuantitatif dan stastik objektif melalui perhitungan ilmiah berasal dari sampel orang-orang atau penduduk yang diminta menjawab atas sejumlah pertanyaan tentang survey untuk menemukan frekuensi dan presentase tanggapan mereka. Desain penelitian pada dasarnya menggambarkan prosedur-prosedur yang memungkinkan peneliti dapat menguji hipotesis penelitian, untuk dapat mencapai kesimpulan yang valid mengenai hubungan atau saling mempengaruhi antara variabel bebas dengan variabel lterikat pada penelitian tersebut. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan tujuan untuk memberikan gambaran tentang Pengaruh minat belajar dan kedisiplinan belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi kelas XII IPA di MAN 1 Kabupaten Gorontalo. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah siswa kelas XII IPA MAN 1 Kabupaten Gorontalo yang terdiri tiga kelas XII IPA1. XII IPA2 dan XII IPA3. Hasil Penelitian Dan Pembahasan Pengujian Validitas Uji Validitas Minat Belajar (X. Pengujian validitas pernyataan dikatakan valid jika r-hitung lebih besar dari rtabel. Nilai r-tabel didapatkan dari table rho dimana df=n Ae 2 . = 84 Ae 2 = . dan tingkat signifikan 5% maka nilai r-tabel sebesar 0,214. Dengan demikian dari 12 . ua bela. pernyataan yang digunakan untuk mengukur validitas dari variabel minat belajar ditemukan bahwa semua pernyataan telah memiliki nilai r-hitung lebih besar dari rtabel 0,214. Uji Validitas Disiplin Belajar (X. Pengujian validitas pernyataan dikatakan valid jika r-hitung lebih besar dari r-tabel. Nilai r-tabel didapatkan dari table rho dimana df=n Ae 2 . = 84 Ae 2 = . dan tingkat signifikan 5% maka nilai r-tabel sebesar 0,214. Dengan demikian dari 6 . pernyataan yang digunakan untuk mengukur validitas dari variabel disiplin Sudirman. Dukalang. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. 2024 41-50 belajar ditemukan bahwa semua pernyataan telah memiliki nilai r-hitung lebih besar dari rtabel 0,214. Uji Validitas Hasil Belajar Siswa (Y) Pengujian validitas pernyataan dikatakan valid jika r-hitung lebih besar dari r-tabel. Nilai r-tabel didapatkan dari table rho dimana df= n Ae 2 . = 84 Ae 2 = . dan tingkat signifikan 5% maka nilai r-tabel sebesar 0,214. Dengan demikian dari 9 . pernyataan yang digunakan untuk mengukur validitas dari variabel hasil belajar siswa ditemukan bahwa semua pernyataan telah memiliki nilai r-hitung lebih besar dari rtabel 0,214. Pengujian Reliabilitas Uji reabilitas dilakukan terhadap item pertanyaan yang dinyatakan valid. Dalam program SPSS Uji Reabilitas yang digunakan yaitu menggunakan yaycoycyEayca yaycuycuycaycycaycaEa. Pengujian dengan menggunakan Alpha Conbrach, instrument dikatakan reliable yaitu Reliability Coenficients Alpha>0,6. Hasil Pengujian Reliabilitas Variabel Variabel Koefisien Realibilitas Angka Acuan Keterangan Minat Belajar (X. 0,912 Reliabel 0,783 Reliabel 0,881 Reliabel Disiplin Belajar (X. Hasil Belajar (Y) Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa hasil pengujian masing-masing variabel yaitu Minat Belajar mempunyai nilai Koefisien Realibilitas diatas 0,60. Dengan demikian untuk variabel Disiplin belajar dan hasil belajar dinyatakan Reliabel sehingga data yang digunakan dapat dilakukan pengujian ketahap Pengujian Normalitas Dalam penelitian ini uji normalitas diuji melalui metode Non Probability Plot dan Kolmogorov Smimmov test agar hasilnya lebih dapat diandalkan. Pengujian Normalitas dilakukan dengan tahapan sebagai berikut: Penentuan Hipotesis H0 : data variabel dependent berdistribusi normal H1 : data variabel dependent berdistribusi tidak normal Penentuan tingkat signifikansi Tingkat kepercayaan yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah sebesar 95% atau tingkat signifikansinya . sebesar 5% Sudirman. Dukalang. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. 2024 41-50 Penentuan Statistik Uji Dalam penelitian ini menggunakan metode Non Probability Plot Penentuan Kriteria Uji Dengan menggunakan Non Probability Plot, dikatakan normal jika mengikuti garis diagonal Kesimpulan Dalam pengujian regresi, syarat utama yang harus dipenuhi yakni data harus berdistribusi normal. Pengujian Normaliti juga dapat diidentifikasi dengan metode Normal Probability Plot. Selain itu uji normalitas juga dapat diuji dengan menggunakan metode Kolmogorof Smirnov. Criteria pengambilan keputusannya adalah Jika hasil pengujian memiliki tingkat signifkansi > 0,05 berarti data pada variabel terdistribusi secara normal. Sebaliknya Jika hasil pengujian memiliki tingkat signifkansi < 0,05 berarti data pada variabel terdistribusi secara tidak normal. Berikut hasil pengujian normalitas data. Pengujian Hipotesis Pengujian ini melakukan pengujian analisis data dengan menggunakan pendekatan analisis regresi. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi untuk pengujian hipotesis dalam penelitian ini dilakukan dengan uji-F dan Uji-t. berikut hasil pengujian hipotesis. Hasil Uji Parsial (Uji T) Berdasarkan nilai t-tabel yang diperoleh untuk mendapatkan kesimpulan apakah menerima atau menolak Ho, terlebih dahulu harus menentukan t-tabel yang akan digunakan. Nilai t-tabel ini tergantung pada besarnya df . egree of freedom )serta tingkat signifikan yang digunakan sebesar 5% dan nilai df sebesar n Ae k Ae 1 = 84 Ae 2 Ae 1 = 81 diperoleh nilai t-tabel sebesar 1,98969 . ihat lampira. Nilai t-hitung dari variable minat belajar (X. sebesar 6,861 > t-tabel 1,98969 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis pertama dalam penelitian ini diterima yaitu variabel minat belajar (X. berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa (Y). Nilai t-hitung dari variable disiplin belajar (X. sebesar 6,934 > t-tabel 1,98969 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis kedua dalam penelitian ini diterima yaitu variabel disiplin belajar (X. berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa (Y). Hasil Uji Simultan (Uji F) Pengujian ini untuk mengetahui pengaruh variabel bebas secara bersama-sama terhadap variabel terikat. Hasil pengujian model regresi . pengaruh minat belajar dan disiplin belajar terhadap variabel terikat yakni Hasil belajar siswa pada Sudirman. Dukalang. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. 2024 41-50 Mata Pelajaran Ekonomi Kelas XII di MAN 1 Kabupaten Gorontalo. Adapun hipotesis statistiknya dapat disajikan berikut ini: H0: O 0. Terdapat pengaruh minat belajar dan disiplin belajar terhadap hasil belajar siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi Kelas XII di MAN 1 Kabupaten Gorontalo. H1: = 0. Tidak terdapat pengaruh minat belajar dan disiplin belajar terhadap hasil belajar siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi Kelas XII di MAN 1 Kabupaten Gorontalo. Berdasarkan nilai F-hitung penelitian ini sebesar 121,001. Sedangkan nilai Ftabel pada tingkat signifikansi 5% dan derajat bebas pembilang . sebesar K (Jumlah variabel beba. = 2 dan derajat bebas penyebut . sebesar n Ae k Ae 1 = 842-1 = 81 adalah sebesar 3,11. Jika kedua nilai F ini dibandingkan, maka nilai Fhitung yang diperoleh jauh lebih besar dari F-tabel sehingga Ho ditolak dan HA Hal yang sama pula dapat dilihat pada tingkat signifikansi, yakni nilai probabilitas yang diperoleh dari pengujian lebih kecil dari nilai alpha 0,05. Sehingga dengan demikian secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa variabel bebas . inat belajar dan disiplin belaja. secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa (Y). Pembahasan Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil minat belajar berpengaruh positif signifikan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi kelas XII di MAN 1 Kabupaten Gorontalo. Hasil penelitian ini dibuktikan dengan nilai thitung dari variable minat belajar sebesar 6,861 yang berarti lebih besar dari t-tabel 1,98969 dan nilai signifikansi 0,000 atau lebih kecil dari 0,05. Hal ini berarti semakin tinggi minat siswa maka semakin tinggi hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil disiplin belajar berpengaruh positif signifikan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi kelas XII di MAN 1 Kabupaten Gorontalo. Hasil penelitian ini dibuktikan dengan nilai thitung dari variable disiplin belajar yang diperoleh sebesar 6,934 lebih besar dari ttabel 1,98969 dan nilai signifikansi 0,000 yang berarti lebih kecil dari 0,05. Koefisienregresi yang positif ini menunjukkan bahwa semakin tinggi disiplin belajar akan diikuti perubahan hasil belajar, sebaliknya semakin rendah disiplin belajar akan diikuti hasil belajar yang semakin berkurang. Pada kenyataannya sebagian besar siswa mempunyai disiplin belajar yang tinggi, maka seharusnya hasil belajarnya juga tinggi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil bahwa minat belajar dan disiplin belajar secara simultan berpengaruh positif signifikan terhadap hasil belajar. Hasil ini dibuktikan dengan nilai F-hitung penelitian ini sebesar 121,001 lebih besar dari nilai F-tabel sebesar 3,11. Dengan adanya minat belajar dan disiplin belajar maka akan meningkatkan hasil belajar siswa. Penutup Sudirman. Dukalang. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. 2024 41-50 Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat dikemukakan kesimpulan sebagai berikut. Minat belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi kelas XII di MAN 1 Kabupaten Gorontalo. Hal ini berarti semakin tinggi minat belajar siswa maka semakin tinggi hasil belajar Disiplin belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi kelas XII di MAN 1 Kabupaten Gorontalo. Koefisien regresi yang positif ini menunjukkan bahwa semakin tinggi disiplin belajar akan diikuti perubahan hasil belajar, sebaliknya semakin rendah disiplin belajar akan diikuti hasil belajar yang semakin berkurang. Minat belajar dan disiplin belajar secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar. Hal ini berarti dengan adanya minat belajar dan disiplin belajar maka akan meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan, maka saran yang dapat peneliti berikan sebagai berikut. Bagi siswa diharapkan agar lebih aktif bertanya ketika pembelajaran berlangsung dan mengerjakan latihan meskipun tidak akan ditunjuk oleh guru sehingga hasil belajar akan lebih optimal. Selain itu diharapkan para siswa mempunyai kesadaran diri akan hak dan kewajiban sebagai seorang pelajar, untuk patuh dan taat pada aturan yang diberlakukan disekolah karena peraturan dan tata tertib sekolah dibuat untuk mendisiplinkan siswa agar terbiasa hidup dengan tertib, dan teratur hingga masuk di dalam dunia kerja Bagi guru untuk meningkatkan minat siswa, guru hendaknya menjelaskan halhal yang menarik dan berguna bagi kehidupan siswa serta terkait dengan bahan pelajaran yang sedang dipelajari sehingga dapat mengoptimalkan hasil belajar Bagi pihak sekolah sedapat mungkin lebih meningkatkan kedisiplinan siswanya, harus ada aturan yang pasti antara pihak sekolah dengan lingkungan masyarakat sekitar. Bagi peneliti selanjutnya yang tertarik dengan penelitian ini, sebaiknya dilakukan penelitian lebih lanjut tentang faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi hasil belajar siswa misalnya bakat, lingkungan belajar, dan fasilitas belajar. Daftar Pustaka