JURNAL MASTER PENJAS & OLAHRAGA Volume 1 iC Nomor 1 iC April 2020 Identifikasi Minat Siswa Pada Ekstrakurikuler Sepak Bola 1Ricky Ferrari Valentino, 2M. Iskandar 1Dosen Prodi. PJKR STKIP Pasundan. Cimahi. Jawa Barat. Indonesia 2Mahasiswa Prodi. PJKR STKIP Pasundan. Cimahi. Jawa Barat. Indonesia ricky_alel@yahoo. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat siswa yang ada di sekolah SMAN 7 Kota Cirebon tehadap ekstrakurikuler sepak bola. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMAN 7 Kota Cirebon sebanyak 300 siswa dan sampelnya sebanyak 100 siswa. Data tentang survey minat siswa dalam mengikuti ekstrakurikuler sepak bola diambil dengan instrumen angket. Uji validitas instrumen menggunakan SPSS versi 19 dan uji reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach. Hasil analisis data menunjukan bahwa 37% siswa berminat terhadap ekstrakurikuler sepak bola dan sisanya 67% tidak berminat terhadap ekstrakurikuler sepak bola. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa masih kurangnya minat siswa dalam kegiatan non akademik seperti sepak bola. Kurangnya pengembangan atau promosi yang meningkatkan minat siswa untuk mengembangkan bakatnya di bidang olahraga. Maka dapat disimpulkan bahwa di SMAN 7 kota Cirebon Siswa siswinya tidak berminat untuk mengikuti ekstrakurikuler sepak bola. Kata Kunci: Ekstrakurikuler dan Minat ABSTRAC The study was to find out the interest of the SMAN 7 Cirebon schools in extracurricular football. The population in this research is all the students of the seven cirebon towns of 300 studens and the samples of 100 students. The data on a student's interest survey in following extracurricular football was taken with angular instruments. The validity test instruments use SPSS version 19 and a reliability test using alpha Data analysis shows that 37% of students are interested in soccer extracurriculars and the remaining 67% are not interested in soccer extras. Results from the study indicate that there is still a lack of interest in non-academic activities such as football. A lack of development or promotion that would increase students' interest in developing talent in sports. It would be inconclusive, therefore. SMAN 7 cirebon students are not interested in extracurricular football. Keyword: Extracuricular Football and Interest Alamat Korespondensi: STKIP Pasundan Email: ricky_alel@yahoo. A 2020 STKIP Pasundan ISSN 2721-5660 (Ceta. Ricky Ferrari Valentino. Iskandar PENDAHULUAN Ekstrakurikuler merupakan kegiatan yang dilakukan di luar jam pelajaran . atap muk. baik dilaksanakan di sekolah maupun di luar sekolah dengan maksud untuk lebih memperkaya dan memperluas wawasan pengetahuan dan kemampuan yang telah dimilikinya dari berbagai bidang studi. Barber, et al . Extracuricular activities are viewed as Auexperiences that further the developmnet of the individual studentsAy. From this perspective, extraculicullar facilitate nonacademic goals but may also facilitate the more narrowly defined of the academic perspective. Ekstrakulikuler dilihat sebagai Aupengalaman yang lebih lanjut dari hasil perkembangan muridAy dari pandangan definisi ini ekstrakulikuler tidak hanya memudahkan untuk mencapai hasil dalam bidang nonakademik tetapi juga memudahkan dalam mencapai hasil pada bidang akademik. Mengingat pentingnya kegiatan ekstrakurikuler olahraga, setiap sekolah diharapkan dapat melakukan kegiatan ekstrakurikuler secara maksimal dan sungguh-sungguh. Upaya antisipasi dapat dilakukan secara komperehensif dengan melalui pembinaan ekstrakurikuler berbagai bidang sesuai dengan bakat dan minat siswa, jadi dalam setiap pemilihan guru pembina atau pelatih harus dilakukan seleksi secara ketat dan sesuai dengan kemampuan serta kesungguhan dalam membina, penentuan kurikulum yang jelas dari masing masing bidang ekstrakurikuler, serta evaluasi secara berkelanjutan. Selain itu diperlukan sosialisasi pada setiap kegiatan ekstrakurikuler olahraga dari pihak sekolah agar siswa menjadi lebih berminat dan antusias terhadap kegiatan ekstrakurikuler olahraga. Karena tanpa minat dan kemauan siswa tidak akan mencapai hasil yang maksimal ketika mengikuti proses belajar di sekolah. Seperti halnya proses belajar disekolah, minat merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh siswa secara tetap dalam melakukan proses belajar. Sesuai dengan pendapat Slameto . minat adalah Aukecenderungan yang tetap untuk memperhatikan dan mengenang beberapa Kegiatan yang diminati siswa diperhatikan terusmenerus yang disertai rasa senangAy. Lebih lanjut dijelaskan minat adalah suatu rasa suka dan ketertarikan pada suatu hal atau aktivitas, tanpa ada yang menyuruhAy. Seseorang yang memiliki minat terhadap kegiatan tertentu cenderung memberikan perhatian yang besar terhadap kegiatan tersebut. Pada kenyataannya saat ini kegiatan ekstrakulikuler yang dilakukan dilembaga pendidikan atau sekolah mulai dari SD. SMP. SMA atau yang sederajat hanya beberapa sekolah saja telah berjalan dengan baik dan sebagian besar belum dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Banyak sekolah-sekolah yang hanya mengutamakan kegiatan estrakurikuler yang lebih mendukung pada perkembangan ranah kognitif saja atau bidang mata pelajaran yang di UAN-kan . es atau kursus mata pelajaran UAN). Banyak sekolah-sekolah yang mengesampingkan ekstrakurikuler kesenian, praja muda karana . , dan secara khusus ekstrakurikuler olahraga karena dianggap kurang penting dan kurang memberikan kontribusi yang signifikan bagi kemajuan sekolah. Jurnal Master Penjas & Olahraga Volume 1 iC Nomor 1 iC April 2020 Ricky Ferrari Valentino. Iskandar Berdasarkan pengamatan penelitian kegiatan ekstrakulikuler di SMA Negeri 2 Playen di Kabupaten Gunung Kidul terbagi menjadi dua jenis Ekstrakulikuler yaitu Ekstrakulikuler olahraga dan non olahraga. Ekstrakulikuler olahraga meliputi sepakbola, bola basket, bola voli, futsal, dan silat sedangkan non olahraga meliputi PMR, seni tari, pramuka dan PA (Pecinta Ala. Berdasarkan pengamatan saya dimana siswa lebih memilih ekstrakulikuler olahraga ketimbang non olahraga (Cahyono, 2. Kegiatan non formal yang merupakan kegiatan pengembangan bakat dan minat merupakan komponen penting sebagai kegiatan pendukung tercapainya tujuan kegiatan utama dunia pendidikan di sekolah menengah atas sebagai contohnya kegiatan ekstrakulikuler sepak Salah satu kegiatan olahraga yang saat ini sedang populer adalah kegiatan sepak bola dengan adanya wadah yang mampu menghimpun berbagai lapisan, jenjang, yang ada di Sekolah Menengah Atas yaitu sepak bola. Dalam kegiatan olahraga sepak bola, selain aspek kognitif, siswa juga belajar aspek afektif, yaitu hal-hal yang berkaitan dengan perilaku dan sikap. Dari segi afektif ini banyak tujuan dan manfaat yang diharapkan dapat tercapai oleh siswa dalam mengikuti kegiatan olahraga Sepakbola, diantaranya sikap sportif, memiliki rasa tanggung jawab, adanya keinginan bekerjasama, cepat mengambil keputusan, menghargai lawan, bermain, dan lain sebagainya. Didalam kegiatan olahraga sepak bola ini, sering dijumpai sebuah permasalahan yang dalam penerapannya belum mampu menerapkan nilai-nilai positif didalam maupun diluar Masalah yang sering timbul dalam kehidupan bersosial siswa yaitu siswa sering kali melakukan perilaku atau perbuatan yang tidak sesuai dengan apa yang diharapkan, seperti berkata-kata kotor atau kasar, kurang sopan kepada teman, individualis, adanya tradisi senioritas antar angkatan yang sering menimbulkan masalah antar siswa, pilih-pilih teman dalam bermain, merasa paling menang sendiri. Disamping itu. Sepakbola sebagai olahraga permainan yang melibatkan orang lain, baru terlaksana manakala didalamnya ada hal-hal yang menjadi kesepakatan bersama. Baik hal itu yang berkaitan dengan peraturan, maupun yang berkaitan dengan kehidupan sosial seperti kepatuhan terhadap kejujuran, kerja sama, saling mempercayai sesama pemain, dan saling menghargai. Seorang atlet hebat tidak hanya memiliki kesiapan fisik, teknik, taktik saja tetapi juga harus memiliki keadaan psikologis yang bagus. Berbicara mengenai aspek psikologis seorang atlet banyak hal yang perlu diperhatikan antaranya motivasi, kecemasan, percaya diri, emosi, minat dan lain sebagainya. Minat merupakan salah satu dari aspek psikologis yang juga harus mendapat perhatian dari para pembina dan pelatih olahraga. Dalam suatu kegiatan termasuk olahraga minat merupakan hal yang penting karena minat dapat mempengaruhi seberapa besar perhatian seseorang terhadap kegiatan atau aktivitas yang ia lakukan baik dalam bidang olahraga seperti cabang Sepak Bola maupun bidang lainnya. Danurwindo . Jurnal Master Penjas & Olahraga Volume 1 iC Nomor 1 iC April 2020 Ricky Ferrari Valentino. Iskandar Hal tersebut akan, menjadi kendala atau hambatan jika tidak adanya keseimbangan Banyak faktor yang dapat mempengaruhi minat seorang anak untuk bermain Sepak Bola baik itu faktor yang berasal dari dalam diri sendiri seperti emosi, rasa senang, perhatian dan sebagainya maupun faktor yang timbul dari luar seperti orang tua, lingkungan, pengaruh teman, fasilitas, guru/pelatih atau pengaruh menonton pertandingan sepak bola di televisi. Namun sebagian besar kendala yang sering muncul adalah kurangnya fasilitas yang memadai dan dukungan dari orang tua. Hal ini akan berakibat terhambatnya minat siswa untuk mengikuti ekstrakulikuler sepak Hal-hal tersebutlah yang sering menjadi masalah dalam kegiatan pembelajaran khusunya olahraga bola kaki (Daerobi, 2. Jika permasalahan permasalahan tersebut sering muncul maka akan berakibat buruknya prestasi yang dicapai oleh sekolah-sekolah yang kurang dalam berprestasi diharapkan bisa dan mampu berkaca atau mencontoh sekolah-sekolah yang sudah mendapat predikat baik untuk menguranginya adanya kesenjangan dalam belajar. Mengatasi kesenjangan yang terjadi terhadap gejala yang timbul seperti telah diutarakan di atas, maka penulis ingin mencoba mengkaji dan meneliti fenomena-fenomena yang terjadi tersebut dalam suatu penelitian. METODE Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode survei deskriptif. Survei deskriptif dilakukan terhadap sekumpulan objek yang biasanya bertujuan untuk melihat gambaran fenomena yang terjadi di dalam suatu populasi (Sugiyono, 2. Pada umumnya survei deskriptif digunakan untuk membuat penilaian terhadap suatu kondisi dan penyenggalaraan suatu program di masa sekarang, kemudian hasilnya digunakan untuk menyusun perencanaan perbaikan program tersebut. Survei deskriptif juga dapat didefinisikan suatu penelitian yang dilakukan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan suatu fenomena yang terjadi di dalam Teknik pengumpulan data Variabel terikat dalam penelitian ini yang menjadi variabel terikat adalah minat siswa SMAN 7 Kota Cirebon (Y). Variable bebas dalam penelitian ini yang menjadi variabel bebas adalah ekstrakulikuler sepak bola SMAN 7 Kota Cirebon (X). Jenis Instrumen Jenis instrumen yang dipakai untuk memperoleh data dalam penelitian ini adalah angket atau Kuesioner. Angket yang di gunakan dalam penelitian ini adalh angket tertutup, berdasarkan skala likert. Skala likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi. Jurnal Master Penjas & Olahraga Volume 1 iC Nomor 1 iC April 2020 Ricky Ferrari Valentino. Iskandar Teknik analisis data Teknik analisis data yang digunakan untuk mengetahui tinggi rendahnya minat siswa dalam ekstrakurikuler sepak bola di SMAN 7 kota Cirebon adalah statistic deskriptif dengan Adapun kategori adalah sebagai berikut: Tabel 1. Presentase Presentase 81%- 100% 61%-80% 41%- 60% 21%- 40% 0 %- 20% Kategori Sangat Tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat Rendah HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Kelas Interval Skor hasil pengumpulan data dari instrumen dapat dilihat pada tabel distribusi frekuensi sebagai berikut: Tabel 2. Kelas Interval Minat Kelas Interval 72 Ae 93 94 Ae 115 116 Ae 137 138 Ae 159 160 Ae 181 182 Ae 203 204 Ae 225 226 Ae 247 Total Katagori Tidak Minat Cukup Minat Minat Sangat Tidak Minat Cukup Minat Minat Sangat Minat Frekuensi Relatif (%) Minat Ekskul Sepak Bola Gambar 1. Grafik Frekuensi Minat Jurnal Master Penjas & Olahraga Volume 1 iC Nomor 1 iC April 2020 Ricky Ferrari Valentino. Iskandar Dari beberapa indikator yang dikemukakan di atas diketahui bahwa minat siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sepak bola di SMAN 7 Cirebon tidak berminat. Berdasarkan dari data di atas maka minat siswa yang mengikuti ekstrakurikuler sepak bola bola di SMA 7 Cirebon dengan perolehan presentase 28% siswa berminat terhadap ekstrakurikuler Sepak bola. Presentasi Setelah dilakukan penghitungan data dari tes yang dilakukan peneliti. Dari hasil tes yang telah dilakukan terdapat presentasi sebagai berikut: Tabel 3. Keseluruhan Presentase Faktor Internal Presesntase Berminat Tidak Berminat Berminat Tidak Berminat Gambar 2. Minat Siswa pada Ekstrakurikuler Sepak Bola Berdasarkan data yang diperoleh dari 100 sampel yang di tes, maka di peroleh 37% yang berminat mengikuti ekstrakurikuler sepak bola, dan yang tidak berminat mengikuti ekstrakurikuler sepak bola ada 63%. Pembahasan Deskripsi data hasil temuan penelitian sebelumnya, perlu kiranya diberikan pembahasan lebih lanjut. Hal ini dimaksud supaya memperkuat konsistensi hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti. Semua interpretasi perlu diperjelas guna mempermudah pemahaman materi yang akan dipublikasikan pada para pembaca. Tujuan dari penjelasan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan tentang minat terhadap ekstrakurikuler sepakbola. Djaali . berpendapat bahwa: Auminat pada dasarnya adalah penerimaan akan suatu hubungan antara diri sendiri dengan sesuatu di luar diriAy. Semakin kuat atau dekat hubungan tersebut semakin besar minatnya, minat berhubungan dengan gaya gerak yang mendorong seseorang untuk menghadapi atau berurusan dengan orang, benda, kegiatan, pengalaman yang dirangsang oleh kegiatan itu sendiri. Sedangkan Slameto . berpendapat bahwa: AuMinat adalah kecenderungan yang tetap untuk memperhatikan dan mengenang beberapa kegiatan. Kegiatan yang diminati seseorang, diperhatikan terusmenerus yang disertai dengan rasa senang. Jika perhatian sifatnya sementara . idak dalam waktu yang lam. dan belum tentu diikuti dengan Jurnal Master Penjas & Olahraga Volume 1 iC Nomor 1 iC April 2020 Ricky Ferrari Valentino. Iskandar perasaan senang, sedangkan minat selalu diikuti dengan perasaan senang dan dari situ diperoleh kepuasanAy. Dalam penelitian ini yang diteliti ialah minat siswa terhadap ekstrakurikuler sepakbola. Menurut Muhajir . AuSepakbola adalah suatu permainan yang dilakukan dengan jalan menyepak, yang mempunyai tujuan untuk memasukkan bola kegawang lawan dengan mempertahankan gawang tersebut agar tidak kemasukan bolaAy. Dikarenakan sepak bola adalah olahraga yang sudah mendunia dan banyak yang menyukai olahraga tersebut. Terutama siswa laki-laki, di sela sela pelajaran mereka selalu keluar untuk bermain bola. Untuk mengolah kemampuam mereka dalam sepakbola diadakannya ekstrakurikuler sepakbola. Dan peneliti, meneliti seberapa besar minat siswa siswi untuk ikut dalam ekstrakurikuler sepakbola. Berdasarkan hasil penelitian jawaban responden menunjukkan bahwa minat siswa dalam mengikuti kegiatan kegiatan ekstrakurikuler sepak bola di SMAN 7 Cirebon yaitu termasuk katagori tidak berminat terhadap ekstrakurikuler sepakbola dengan presentase 63%. Berarti sedikit sekali yang berminat mengikuti ekstrakurikuler sepakbola di SMAN 7 Cirebon. Hal ini dikarenakan banyak faktor diantaranya adanya kurangnya kemauan, lingkungan yang tidak mendukung dan adanya motif lebih dari siswa itu sendiri. Minat untuk ikut dalam kegiatan esktrakurikuler tersebut disebabkan karena siswa merasa bahwa kegiatan olahraga bukan merupakan kebutuhan mereka yang harus dipenuhi sehingga hal ini membuat siswa tidak terlalu berminat mengikuti ekstrakurikuler sepakbola, dengan semakin majunya jaman membuat siswa siswi sekarang tidak terlalu berminat lagi kegiatan sesungguhnya. Adanya gadget dan individualisme seseorang kurang ingin untuk bersosialisasi, membuat tim dan main di lapangan. Adapun faktor lain yang cukup berpengaruh terhadap minat siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler olahraga antara lain faktor pelaksanaan kegiatan dan faktor Faktor pelaksanaan kegiatan pengaruh terhadap minat siswa dalam mengikuti mendapatkan persetujuan dari orang tua dan pemenuhan saran dan prasarana kegiatan Di SMAN 7 Cirebon kurangnya sosialisasi mengembangkan ekstrakurikuler sepakbola, kurangnya penghargaan terhadap kegiatan ekstrakurikuler membuat siswa enggan untuk mengikuti ekstrakurikuler termasuk ekstrakurikuler sepakbola. Faktor yang berpengaruh adalah faktor jaman, dengan adanya globalisasi membuat anak malas untuk bermain di lapangan, sudah jarang anak yang berinteraksi dengan temannya sendiri. Lebih sering terhadap gadget. Pendekatan sistem sosial yang mengandung tiga unsur utama yang berkontribusi terhadap sosialisasi ke sport: pemaknaan dari pengaruh oraang lain, lembaga sosial, dan atribut pribadi (Laker, 2. Pemaknaan dari pengaruh orang lain adalah orangorang penting yang memperngaruhi sikap dan prilaku individu, situasi sosialisasi yang lembaga Jurnal Master Penjas & Olahraga Volume 1 iC Nomor 1 iC April 2020 Ricky Ferrari Valentino. Iskandar bersosialisasi atau budaya, dan atribut pribadi yang relevan karakteristik pribadi masing-masing individu dalam model ini, pembelajaran peran olahraga yang tepat hasil dari ketiga aspek: pemodelan dan prilaku orang lain yang bermakna yang mempengaruhi pilihan, situasi sosialisasi atau lembaga, dan dari kemampuan pribadi dari peserta. Suatu Penelitian walaupun telah diusahakan sebaik-baiknya tetapi ada beberapa kekurangan dan keterbatasan yang dialami oleh peneliti dalam melakukan penelitian yang diantaranya yaitu: . Penelitian ini menggunakan penelitian tertutup, sehingga responden tinggal memilih jawaban sudah disediakan dan sesuai dengan keinginannya. Untuk mengatasinya perlu memberikan pengarahan dan penjelasan yang cukup kepada responden. Sulit untuk mengetahui tingkat kesungguhan yang dimiliki oleh setiap responden dalam memberikan Usaha yang dapat dilakukan adalah memberikan gambaran dan maksud tujuan penelitian ini. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan identifikasi minat siswa dalam mengikuti kegiatan kegiatan ekstrakurikuler sepak bola di SMAN 7 Cirebon katagori tertinggi di peroleh katagori tidak berminat. Ternyata di SMAN 7 Cirebon siswa siswinya tidak berminat terhadap ekstrakurikuler sepak bola. Dikarenakan perubahan jaman dan kurangnya sosialisasi ekstrakurikuler sepakbola di SMAN 7 Cirebon. Berdasarkan dari data yang telah di peroleh dapat disimpulkan bahwa kurangnya minat siswa- siswa SMAN 7 Cirebon dalam mengikuti ekstrakurikuler sepakbola. DAFTAR PUSTAKA