Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. DOI : https://doi. org/10. 36566/medilab. v5i1 juli. p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 GENOTYPING GEN ICAM-1 PADA IBU PREEKLAMPSIA DENGAN MENGGUNAKAN METODE POLYMERASE CHAIN REACTION RESTRICTION FRAGMENT LENGTH POLYMORPHISM (PCR-RFLP) Satriani Syarif1. Dian Sasmita2 Sanatang3 D-IV Teknologi Laboratorium Medis Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Mandala Waluya Email: sasmitadian15@gmail. ABSTRAK Preeklampsia adalah komplikasi kehamilan pada trimester 2 dan trimester 3 yang ditandai dengan hipertensi dan proteinuria yang terjadi setelah minggu ke-20 kehamilan. Invasi trofoblas pada arteri spiralis uterus dengan gejala klinis hipertensi, proteinuria dan edema, yang berasal dari perubahan patologis dalam vaskularisasi endotelium ibu atau mengakibatkan disfungsi endotel pada plasenta. Preeklampsia meningkatkan ekspresi molekul adhesi ICAM-1 pada permukaan sel endotel yang berinteraksi dengan ligannya pada permukaan leukosit. Munculnya sitokin inflamasi mengakibatkan peningkatan aktifitas makrofag dan netrofil pada pembuluh darah arteri spiralis sehingga akan mengakibatkan disfungsi endotel. Penelitian bertujuan untuk mengetahui adanya genotip gen ICAM-1 pada ibu preeklampsia dengan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction-Restriction Fragment Length Polymorphism (PCR-RFLP). Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif laboratorium. Populasi dalam penelitian ini yaitu pada ibu preeklampsia yang berumur 26-40 tahun dengan usia kehamilan Ou 20 minggu (Trimester 2 dan trimester . sebanyak 6 responden. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu Polymerase Chain Reaction-Restriction Fragment Length Polymorphism (PCR-RFLP) dengan menggunakan enzim retriksi BstU1 (Bsh1236I). Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa hasil visualisasi tersebut dari 6 sampel pasien preeklampsia diperoleh hasil 4 positif . %) yang menjadi gen ICAM-1. Hasil PCR dengan menggunakan serum pasien ibu preeklampsia adalah genotipe KK . %) ditandai dengan adanya hasil positif gen ICAM-1 pada 4 sampel dengan terbentuk pita DNA berukuran 223 bp dan setelah dilakukan digesti DNA dengan enzim retriksi BstU1 (Bsh1236I) ditemukan hasil membawa genotipe KK terbentuk pita DNA berukuran 223 bp . %) dan genotipe EK terbentuk pita DNA berukuran 223 bp, 136 bp dan 87 bp . %) yang menandakan adanya mutasi gen ICAM-1, sedangkan pada genotipe EE . %). Kesimpulannya Polimorfisme gen ICAM-1 exon 6 pada serum pasien ibu preeklampsia dengan menggunakan enzim retriksi BstU1 (Bsh1236I) diperoleh hasil pita DNA yang berukuran 223 bp (KK) dan 223 bp, 136 bp dan 87 bp (EK) yang menandakan adanya mutasi gen ICAM-1. Kata Kunci : Preeklampsia. ICAM-1. PCR-RLFP. Mutasi Daftar Pustaka : 60 . 2- 2. Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. DOI : https://doi. org/10. 36566/medilab. v5i1 juli. p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 PENDAHULUAN Kehamilan merupakan bertemunya sel Angka Kematian Ibu (AKI) telur dan sperma di dalam atau diluar rahim merupakan salah satu indikator untuk melihat dan berakhir dengan keluarnya bayi dan keberhasilan upaya kesehatan ibu. Angka plasenta melalui jalan lahir. Masa kehamilan Kematian Ibu adalah rasio kematian ibu dimulai dari konsepsi sampai lahirnya bayi selama masa kehamilan, persalinan, dan nifas dengan lama 280 hari atau 40 minggu yang atau pengelolaannya, yang disebabkan oleh dihitung dari hari pertama haid terakhir. Lama masa kehamilan umumnya 37-42 minggu. pengelolaannya, tetapi bukan karena sebab- Namun, beberapa kasus kehamilan yang tidak sebab lainnya. Perdarahan mencapai 38,24% normal melebihi dari 42 minggu. Pada . ,2/100. kelompok ibu hamil, memiliki resiko tinggi preeklampsia berat 26,47 % . ,97/100. Hipertensi kelahiran hidu. , akibat penyakit bawaan 19,41% . ,44/100. 000 kelahiran hidu. dan preeklampsia (Risyati dkk. , 2. infeksi 5,88%. AKI mencapai 305/100. Preeklampsia adalah suatu kondisi kelahiran . ,09/100. 000 kelahiran hidu. medis yang ditandai dengan hipertensi dalam Kematian ibu di Indonesia masih didominasi kehamilan dan proteinuria yang terjadi pada oleh tiga penyebab: perdarahan, hipertensi kehamilan diatas 20 minggu. Preeklampsia sering dihubungkan dengan 2 komponen Perdarahan dan infeksi cenderung mengalami berupa implantasi plasenta yang abnormal penurunan, tetapi hipertensi dalam kehamilan . reeklampsia dan eklampsi. proporsinya Preeklampsia merupakan komplikasi kehamilan dan salah (HDK), semakin meningkat (Amalina dkk. , 2. satu penyebab utama dari kesakitan dan Menurut World Health Organization kematian ibu hamil di Indonesia (Arifin, dkk. (WHO) angka kematian ibu (AKI) masih Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. DOI : https://doi. org/10. 36566/medilab. v5i1 juli. p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 sangat tinggi, sekitar 810 wanita meninggal diseluruh dunia akibat komplikasi terkait (Hikmawati dkk. , 2. kehamilan atau persalinan dan sekitar 295. Data yang didapatkan dari RSU Dewi 462/100. Sartika Kota Kendari pada tahun 2022 selama kelahiran hidup angka kematian ibu di negara 3 bulan terakhir terdapat 8 orang yang Sedangkan angka kematian ibu mengalami preeklampsia yang berusia 26-40 dan angka kematian bayi di negara maju Pada bulan juli terdapat 2 ibu hamil sebesar 11/100. 000 kelahiran hidup tingginya yang mengalami preeklampsia, bulan agustus disebabkan oleh beberapa faktor, seperti perdarahan hebat, infeksi, komplikasi dari persalinan, aborsi tidak aman dan salah satunya adalah preeklampsia dan eklampsia (Pratiwi, 2. mengalami preeklampsia (Rekam Medik RSU Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Dewi Sartika Kota Kendari, 2. Tenggara . melaporkan bahwa pada Preeklampsia umumnya terjadi pada tahun 2020 terdapat 61 kasus kematian ibu trimester 2 sampai trimester 3 kehamilan. hamil di Sulawesi Tenggara. Kematian ibu di Proses terjadinya preeklampsia ini dimulai Provinsi pada awal kehamilan dimana sel sitotrofoblas disebabkan oleh hipertensi dalam kehamilan menginvasi arterispiralis uterus, mengganti (HDK), lapisan endothelial dari arteri tersebut dengan merusak jaringan elastis medial, muskular dan metabolism dan penyebab lain-lain (Retensio neural secara berurutan. Sebelum trimester urin, asma bronkial, demam, post section kedua kehamilan berakhir, arteri spiralis uteri caesarea, sesak nafas, dekompensasi kordis, dilapisi oleh sitotrofoblas dan sel endothelial plasenta previa, komplikasi tidak lagi ada pada bagian endometrium atau Sulawesi Tenggara Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. DOI : https://doi. org/10. 36566/medilab. v5i1 juli. bagian superfisial dari miometrium (Mandang. Disfungsi p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 disfungsi endotel. Gangguan kehamilan yang spesifik endotel dalam melakukan adaptasi adekuat ditandai dengan hipertensi dan protein urin terhadap stimulasi yang disebabkan paparan yang meningkat terjadi setelah minggu ke-20 sitokin inflamasi dan peningkatan ekspresi Invasi trofoblas pada arteri spiralis (Firdaus, 2. proteinuria dan edema, yang berasal dari ICAM-1 VCAM-1 Beberapa peneiti telah menganalisa hubungan preeklampsia dengan gen ICAM-1. endotelium ibu atau mengakibatkan disfungsi Tabatabai . dalam penelitiannya yang endotel pada plasenta. Vasokontriksi perfusi berjudul genotipe KE dan EE polimorfisme uteroplasenta yang disebabkan sel trofoblas yang gagal mengadakan remodeling dan adhesi ke dinding arteri spiralis. Hal tersebut preeklampsia dapat mempengaruhi hampir memicu munculnya sitokin-sitokin inflamasi setiap sistem organ dengan prevalensi yang seperti Tumor Necrosis Factor- (TNF-), bervariasi dari 5% sampai 10%. Hal ini secara Interleukin-1 (IL. IL-1. IL-6 yang dapat hipertensi setelah 20 minggu kehamilan dan ICAM-1 K469E Preeklampsia juga meningkatkan ekspresi molekul adhesi ICAM-1 dan VCAM-1 pada morbiditas yang signifikan pada ibu dan janin. permukaan sel endotel yang berinteraksi Mekanisme dengan ligannya pada permukaan leukosit. untuk itu kompleks dan termasuk iskemia Munculnya sitokin inflamasi mengakibatkan plasenta, jalur inflamasi, stres oksidatif, sistem peningkatan aktifitas makrofag dan netrofil renin-angiotensin, pada pembuluh darah arteri spiralis sehingga faktor genetik. Tanda klinis yang umum dari Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. DOI : https://doi. org/10. 36566/medilab. v5i1 juli. p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 dipisahkan menggunakan elektroforesis dan namun, faktor spesifik yang memicu disfungsi divisualisasi menggunakan teknik southern Menurut Siti dkk. metode RFLP sebagai salah satu metode untuk dijelaskan, studi keluarga menunjukkan bahwa mengetahui polimorfisme dalam mengkaji faktor genetik memainkan peran penting dalam etiologinya. Molekul adhesi antar sel-1 keturunan/silsila. dan untuk mengetahui (ICAM-. adanya mutasi. Metode RFLP adalah metode patogenetik yang bertanggung jawab untuk analisis menggunakan enzim restriksi yang penyakit yang dimediasi kekebalan termasuk memotong urutan nukleotida khas pada lokasi gangguan sistem reproduksi wanita seperti tertentu yang berbeda sehingga dihasilkan endometriosis, sindrom. Penentuan genotip dengan menggunakan gen ICAM-1 karena (Khaira dkk. , 2. merupakan salah satu gen yang terlibat dalam Berdasarkan Meskipun disebabkan gangguan reproduksi wanita. Polymorphis. Polymerase (G241R) RFLP). RFLP (Restriction Fragment Length Polymorphis. adalah teknik yang umum digunakan untuk . pemotongan sekuen DNA dengan enzim Fragmen DNA aris berbeda-beda sampel uji dengan menggunakan metode Fragment peneliti tertarik untuk melihat genotip gen penentuan polimorfisme ICAM-1 kodon 241 (Akin ICAM-1 pada ibu preeklampsia sebagai Metode RFLP (Restriction Fragment Length Chain Length Reaction-Restriction Polymorphism (PCR- METODE PENELITIAN Penelitian penelitian deskriptif laboratorium, dengan melihat adanya genotip gen yang ada pada serum pasien ibu preeklampsia. Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. DOI : https://doi. org/10. 36566/medilab. v5i1 juli. p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 HASIL Kriteria Responden Berdasarkan Umur Trimester 2 - 26 Trimester 3 - 40 Total (Sumber data primer, 2. Pada Tabel 5 menunjukkan distribusi Pada penelitian ini responden merupakan pasien preeklampsia responden menurut usia kehamilan pasien. Tabel 4. Data rentang usia responden No Umur Jumlah Presentase % Total (Sumber data primer, 2. Diketahui rata-rata responden dengan usia Pada Tabel 4 menunjukkan distribusi responden menurut usia pasien. Diketahui 17%, responden yang berumur 31-35 tahun responden dengan pesentase 67%. Kriteria Responden Berdasarkan Usia Kehamilan Tabel 5. Data usia kehamilan pada pasien Usia Jumlah Presentase Responden Berdasarkan Tekanan Darah Tabel 6. Hasil pemeriksaan tekanan darah pasien preeklampsia pesentase 50%. Kriteria trimester 3 . -40 mingg. 33% dan responden yang berumur 35-40 33% dan responden dengan usia kehamilan berjumlah 2 responden dengan presentase berjumlah 2 responden dengan presentase rata-rata responden berumur 25-30 tahun berjumlah 1 responden dengan presentase Tekanan Normal /80 Ringan . 150/Ou90 mmH. Berat (Ou160/ Ou100 mmH. Total Jumlah Presentas (Sumber data primer, 2. Pada Tabel 6 menunjukkan distribusi Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. DOI : https://doi. org/10. 36566/medilab. v5i1 juli. responden menurut hasil pemeriksaan tekanan p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 Berdasarkan hasil penelitian yang telah darah pasien. Diketahui rata- rata responden dilakukan, diperoleh hasil identifikasi gen dengan tekanan darah 140-150/Ou90 mmHg ICAM-1 pada serum pasien ibu preeklampsia berjumlah 3 responden dengan presentase dilihat pada Gambar 6. 50% dan responden dengan tekanan darah Ou160/Ou100 mmHg berjumlah 4 responden dengan presentase 50 %. Hasil kuantitas DNA Sampel yang digunakan adalah serum Untuk mengetahui konsentrasi dan kemurnian DNA dapat dilakukan dengan menggunakan alat Hasil pengukuran DNA yang diperoleh ditunjukkan pada Tabel 7. Tabel 7. Hasil uji kualitas dan kuantitas DNA Sampel Konsentra si DNA /mL) A260 A280 Ratio 0,174 0,309 0,256 0,276 0,214 0,225 0,181 0,316 0,259 0,285 0,220 0,230 1,847 2,725 3,915 1,973 1,965 3,493 (Sumber data primer, 2. Berdasarkan Gambar 6. Hasil visualisasi produk PCR gen ICAM-1. Ket: M= Marker 100 bp DNA Ladder Tiangen. S1S6= Sampel. Tabel 8. Hasil elektroforesis fragmen gen ICAM-1 pada serum pasien ibu preeklampsia menggunakan primer ICAM-1 R dan F Kode sampel Positif Negatif (Sumber data primer, 2. Berdasarkan Tabel 8 dapat diketahui bahwa hasil visualisasi gen ICAM-1 pada 6 Tabel 7 sampel yang memenuhi standar rasio menghasilkan pita DNA berukuran 223 bp dari 1,8- 2,0 yaitu sampel S1. S4 dan S5. pada responden S1. S2. S4 dan S6. Hasil Visualisasi DNA Gen ICAM-1 Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. DOI : https://doi. org/10. 36566/medilab. v5i1 juli. p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 menggunakan enzim BstU1 pada kode sampel S1 dan S6 ditemukan hasil membawa genotipe KK, dan kode sampel S2 dan S4 ditemukan hasil membawa genotipe EK sedangkan EE tidak ditemukan sama sekali. PEMBAHASAN Preeklampsia multisistem idiopatik yang ditandai dengan hipertensi, proteinuria, dan respon inflamasi Gambar 7. Hasil visualisasi digesti produk PCR fragmen gen ICAM-1. Ket: M= Marker 100 bp DNA Ladder Tiangen. S1-S6= Sampel. Faktor genetika, paritas, atau sistem inflamasi. Gen ICAM-1 merupakan salah satu gen yang Hasil visualisasi tersebut dari 6 sampel pasien ibu preeklampsia diperoleh hasil 4 positif yang menjadi gen ICAM-1. Namun reproduksi wanita, seperti preeklampsia, kista, setelah di digesti dengan enzim BstU1 tidak ovarium dan lain- lain (Tabatabai dkk. , 2. diperoleh pita yang menandakan adanya ICAM-1 (Intercellular Adhesion mutasi gen ICAM-1. Molecule-. juga dikenal sebagai CD54 Tabel 9. Hasil digesti mutasi gen ICAM-1 pada pasien ibu preeklampsia (Cluster of Differentiation . adalah protein Hasil Kode Jumlah PCR S1,S6 S2,S4 (Sumber data primer, 2. yang pada manusia dikodekan oleh gen Presentase Berdasarkan Tabel 9 hasil digesti ICAM-1. Gen ini mengkodekan glikoprotein permukaan sel yang biasanya diekspresikan pada sel endotel. ICAM-1 mengkode protein yang muncul pada membran leukosit dan sel Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. DOI : https://doi. org/10. 36566/medilab. v5i1 juli. endotel dalam konsentrasi rendah. Stimulasi p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 tanggung jawab sebagai orang tua. Pada usia sitokin, misalnya Interleukin-1 (IL-. dan 35 tahun atau lebih, rentan terjadinya berbagai Tumor necrosis factor alpha (TNF-) yang diekspresikan oleh endotel vaskular, makrofag Hal ini disebabkan karena terjadinya perubahan pada jaringan alat-alat (Shrikant dkk. , 2. kandungan dan jalan lahir juga tambah kaku Berdasarkan Tabel 4 dapat diketahui Selain itu, proses degeneratif yang bahwa dari 6 sampel, umur terbanyak 36-40 fungsional yang terjadi pada pembuluh darah presentase . %). Hal ini sejalan dengan perifer yang bertanggung jawab terhadap penelitian Sumarni dkk. usia ibu yang perubahan tekanan darah seiring dengan pertambahan usia. Sehingga pada usia 35 gangguan fungsi organ general karena proses tahun atau lebih dapat cederung meningkatkan degenerasi salah satunya organ reproduksi. risiko terjadinya preeklampsia (Manuaba dkk. Proses degenerasi organ reproduksi karena usia akan berdampak langsung pada kondisi Berdasarkan Tabel 5 menunjukkan ibu saat menjalani proses kehamilan dan bahwa preeklampsia banyak diderita pada usia kehamilan trimester 3 yaitu 27-40 minggu Pada usia <20 tahun belum siap secara fisik dan mental dalam menghadapi preeklampsia pada usia kehamilan trimester 2 kehamilan dan persalinan. Dari segi fisik yaitu 14-26 minggu dengan presentase . %). rahim dan panggul belum tumbuh mencapai Hasil yang didapat telah sesuai dengan ukuran dewasa, sedangkan dari segi mental ibu belum siap untuk menerima tugas dan Lestariningsih . menunjukkan bahwa . %). Penderita Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. DOI : https://doi. org/10. 36566/medilab. v5i1 juli. p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 sebagian besar ibu hamil yang mengalami preeklampsia adalah kehamilan aterm . -40 Hal ini menyebabkan pelebaran mingg. yaitu sebesar 74,71%. Preeklampsia sering muncul pada usia kehamilan lebih dari 20 minggu, hal ini disebabkan kerja plasenta yang semakin aktif bekerja mengalirkan nutrisi bagi janin sehingga menyebabkan trimester kedua pada preeklampsia tidak terjadi sehingga terjadi hambatan pada saat peningkatan metabolisme organ tubuh ibu. Hal Invasi memerlukan tambahan aliran darah untuk Hasil ini juga sesuai dengan penelitian Dian . ibu hamil dengan preeklampsia terjadi pada kehamilan trimester 3 sebanyak uteroplasenter pada sekitar minggu ke-20. Hal ini dikarenakan hipertensi pada Pada keadaan ini dapat menerangkan bahwa kehamilan muncul pada >20 minggu setelah preeklampsia baru akan terjadi mulai minggu ke-20 kehamilan. Secara normal, arteria spiralis yang terdapat pada Berdasarkan desidua mengalami pergantian sel dengan Tabel 6 menunjukkan bahwa responden trofoblas endovaskuler yang akan menjamin tetap terbukanya lumen untuk memberikan tekanan darah 140-150/Ou90 mmHg dengan aliran darah tetap, nutrisi cukup dan oksigen presentase . %) dan preeklampsia berat dengan tekanan darah Ou160/Ou100 mmHg seharusnya pada trimester pertama, yaitu dengan pesentase . %). Penelitian ini sejalan minggu ke-16 dengan perkiraan pembentukan plasenta telah berakhir. Invasi endovaskuler Saraswati trofoblas terus berlangsung pada trimester mendapatkan hasil p value 0,0001 ( p O 0,. Proses Murdiana Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. DOI : https://doi. org/10. 36566/medilab. v5i1 juli. dan nilai OR = 6,026 yang berarti ada hubungan yang signifikan antara riwayat hipertensi dengan preeklampsia pada ibu pembuluh darah yang melebar dan teregang. hamil dan ibu hamil yang memiliki riwayat Lebih hipertensi sebelumnya mempunyai resiko mempengaruhi langsung sel endotel dengan 6,026 kali mengalami kejadian preeklampsia membuatnya berkontraksi. Semua faktor ini dibandingkan dengan ibu hamil yang tidak dapat menimbulkan kebocoran sel antar memiliki riwayat hipertensi. Salah satu faktor endotel, sehingga melalui kebocoran tersebut, risiko terjadinya preeklampsia adalah riwayat unsur-unsur Ibu yang mempunyai riwayat trombosit dan fobrinogen, tertimbun pada hipertensi berisiko lebih besar mengalami lapisan subendotel. Perubahan vaskuler yang preeklampsia, serta dapat meningkatkan angka (Wiknjosastro, 2. Pada ibu hamil dengan hipertensi akan p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 mengingat keutuhan (Ningrum dan Norhoeriyah, 2. Analisis kualitas dan kuantitas hasil menyebabkan hambatan aliran darah dan menerangkan proses terjadinya hipertensi spektrofotometer sinar absorbansi UV adalah Kemungkinan DNA Prinsip pemanfaatan panjang gelombang tertentu yang karena peredaran darah dalam vasa vasorum Kemurnian Pelebaran segmental, yang biasanya memotong genom DNA (Prayoga dkk. ,2. mungkin mendorong lebih jauh timbulnya Berdasarkan Tabel 7 sampel yang memenuhi DNA. DNA Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. DOI : https://doi. org/10. 36566/medilab. v5i1 juli. standar rasio dari 1,8-2,0 yaitu sampel S1. S4 dan S5. Pada penelitian ini sampel yang tidak pengeringan DNA yang berupa pelet pada memenuhi standar rasio 1,8-2,0 menandakan tahap akhir isolasi harus benar-benar kering bahwa adanya kontaminasi pada DNA hasil dari larutan sebelumnya yang dipakai untuk Jika pengeringan kurang sempurna, perbandingan 260/280 kurang dari 1,8 maka larutan purifikasi seperti alkohol atau menunjukkan adanya kontaminan fenol atau etanol dapat menurunkan nilai kemurnian senyawa protein yang ikut terbawa selama DNA proses ekstraksi berlangsung. Sedangkan jika Selain faktor teknis, faktor rasionya lebih dari 2,0 maka DNA masih alat dan bahan yang digunakan juga akan mengandung RNA. Nilai DNA yang tidak sangat berpengaruh pada kualitas DNA yang murni dapat disebabkan oleh fenol karena Alat-alat seperti tabung eppendorf, serapan maksimal fenol berada di panjang gelombang 270 nm dan mampu memberikan (Nugroho, 2. (Wirajana dkk. , 2. p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 terambil, sedangkan PCR. DNA Kualitas DNA yang baik merupakan Konsentrasi maupun kemurnian DNA hal penting yang dibutuhkan dalam aplikasi yang dihasilkan sangat dipengaruhi oleh faktor biologi molekuler. Isolasi DNA digunakan untuk berbagai macam keperluan seperti DNA. DNA supernatan yang mengandung DNA setelah diinkubasi ke dalam tabung eppendorf yang Isolasi DNA dilakukan dengan tujuan untuk baru dan pengeringan isolat Pemindahan harus memisahkan DNA dari bahan lain seperti dilakukan secara teliti agar jaringan-jaringan protein, lemak, dan karbohidrat. Melalui yang telah hancur dan berada dibagian bawah isolasi DNA kita dapat memperoleh DNA Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. DOI : https://doi. org/10. 36566/medilab. v5i1 juli. murni, yaitu tanpa protein maupun RNA dari p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 amplifikasi, dapat terjadi karena primer yang suatu sel dalam jaringan. Keberhasilan proses digunakan tidak sesuai dengan DNA cetakan. isolasi DNA dapat diukur melalui beberapa Beberapa bahwa perbedaan satu pasang basa saja sudah pengecekan keberadaan band DNA dengan cukup menyebabkan ketidaksesuaian cetakan primer yang kemudian mencegah amplifikasi. pengukuran konsentrasi DNA terlarut dengan Menurut Azizah . Hasil amplifikasi yang (Sundari Bambang, 2. ketidaksesuaian primer, efisiensi, dan optimasi Hasil isolasi DNA kemudian di PCR menggunakan primer proses PCR. Optimasi PCR juga diperlukan ICAM R dan F, untuk menghasilkan karakter yang diinginkan. selanjutnya dilakukan visualisasi DNA dengan Optimasi ini menyangkut suhu denaturasi dan annealing DNA dalam mesin PCR. Suhu Dari 6 sampel pasien ibu denaturasi yang rendah dapat menyebabkan preeklampsia didapatkan hasil 4 sampel positif belum terbukanya DNA utas ganda sehingga dan 2 sampel negatif (Gambar 6 dan Tabel . tidak dimungkinkan terjadinya penempelan Sampel positif ditandai dengan munculnya Proses penempelan primer pada utas pita DNA berukuran 223 bp dan 2 sampel DNA yang sudah terbuka memerlukan suhu optimum, sebab suhu yang terlalu tinggi dapat terbentuknya pita DNA berukuran 223 bp. menyebabkan amplifikasi tidak terjadi karena Sampel positif menunjukan terdeteksinya gen primer tidak menempel atau sebaliknya suhu ICAM-1 pada sampel tersebut, sedangkan yang terlalu rendah menyebabkan primer sampel negatif tidak terdeteksi gen ICAM-1. menempel pada sisi lain genom yang bukan Menurut William dkk. fragmen yang tidak muncul disebabkan tidak terjadinya teramplifikasi banyak daerah tidak spesifik 1,5% Hal Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. DOI : https://doi. org/10. 36566/medilab. v5i1 juli. dalam genom tersebut (Sinaga dkk, 2. p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 ekson 6 (K469E). Dua alel yang berbeda dari Hasil amplifikasi dengan PCR sampel gen ICAM-1 dapat diidentifikasi . lel E dan yang positif kemudian di digesti dengan K), menghasilkan tiga kemungkinan genotipe menggunakan enzim BstU1 (Bsh1236I). Pada EE. EK dan KK. Pada penelitian ini alel K Gambar 7 hasil digesti produk PCR gen pada K469E gen ICAM-1 yang merupakan ICAM-1 memperlihatkan pita DNA berukuran faktor resiko terjadinya preeklampsia karena 223 bp pada sampel S1 dan S6, kemudian pita dari 6 reponden, 4 responden membawa alel DNA berukuran 223 bp, 136 bp dan 87 bp Penelitian sejalan dengan Tabatabai dkk. pada sampel S2 dan S4. Pada Tabel 9 hasil . menunjukkan bahwa frekuensi alel K digesti menggunakan enzim BstU1, pada 2 dan genotipe KK lebih tinggi pada pasien sampel membawa genotipe KK . %) di tandai dengan munculnya pita DNA berukuran polimorfisme nukleotida tunggal pada ekson 223 bp. Pada 2 sampel membawa genotipe EK . %) ditandai dengan munculnya pita DNA menghasilkan substitusi asam amino dari asam berukuran 223 bp, 136 bp dan 87 bp. glutamat (E) menjadi lisin (K) dalam domain Sedangkan pada genotipe EE diperoleh hasil mirip imunoglobulin 5 dari protein ICAM-1. Domain ini penting untuk aktivitas protein terbentuknya pita DNA berukuran 136 bp dan ICAM-1 pada banyak penyakit. Lin dkk. 87 bp. menunjukkan bahwa polimorfisme Studi ICAM-1 (K469E) Menurut Tabatabai dkk. Gen nukleotida tunggal ICAM-1 dikaitkan dengan ICAM-1 memiliki dua polimorfisme singel kerentanan kanker mulut dan perkembangan base yang merupakan variasi genetik umum yang terkait dengan penyakit: Glycine atau Polimorfisme ICAM-1 K469E dapat Arginine pada kodon 241 ekson 4 (G241R) dan Lisin atau Glutamin pada kodon 469 Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. DOI : https://doi. org/10. 36566/medilab. v5i1 juli. p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 Polimorfisme gen ICAM-1 exon 6 pada serum pasien ibu preeklampsia dengan menggunakan polimorfisme ICAM-1 K469E dan penyakit enzim retriksi BstU1 diperoleh hasil pita DNA arteri oklusif perifer, penyakit radang usus, yang berukuran 223 bp (KK) dan 223 bp, 136 penyakit arteri koroner, diabetes mellitus dan bp dan 87 bp (EK) yang menandakan adanya Abnormalitas pada protein mutasi gen ICAM-1. ICAM-1 dan/atau kadar ICAM-1 . ICAM-. DAFTAR PUSTAKA