Vol. 4 No. 2 (Maret 2. 34 - 40 ISSN 2808-1587 Pena Jangkar http://jurnal. amnus-bjm. id/index. php/pena-jangkar PERAN PT. CARAKA TIRTA PERKASA DALAM PELAKSANAAN BONGKAR MUAT PETIKEMAS Moch. Nurdin A 1. Akhmad Hakiki 2. Ery Purnomo 3. Akhmad Syahbudin 4 Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin. Indonesia 1,2,3,4 Info Artikel ______________ Sejarah Artikel: Diterima 14/12/2024 Disetujui 10/02/2025 Dipublikasikan 05/03/2025 _______________ Keywords: Peran. Bongkar Muat. Petikemas _____________ ___ Abstrak PT. Caraka Tirta Perkasa berperan penting dalam pelaksanaan bongkar muat peti kemas dengan memastikan kelancaran, efisiensi, dan keamanan proses logistik di Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa logistik, mereka bertanggung jawab untuk mengkoordinasikan berbagai pihak yang terlibat, seperti operator crane, pengemudi truk, dan pekerja lapangan, serta memastikan semua peralatan dalam kondisi prima. Selain itu. PT. Caraka Tirta Perkasa menerapkan sistem pengawasan yang ketat dan memanfaatkan teknologi informasi untuk memantau proses secara real-time, sehingga setiap tahapan bongkar muat dapat berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan dan memenuhi kebutuhan pelanggan dengan tepat waktu. Jenis penelitian menggunakan metode kualitatif, metode kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Sumber data yang digunakan terbagi dua yaitu data primer berdasarkan obervasi dan data sekunder dengan memanfaatkan segala informasi tersaji di PT. Caraka Tirta Perkasa. Hasil pembahasan dalam pelaksanaan bongkar muat memang perlu diakui tidak menutup kemungkinan akan terjadi masalah, dan situasi ini jamak dijumpai. Pasalnya dalam proses distribusi tentu akan ada banyak faktor yang menghambat proses tersebut yang kemudian menghadirkan masalah beruntun. Kegiatan bongkar muat secara otomatis tidak hanya melibatkan satu instansi dan satu perusahaan saja melainkan ada beberapa yang kemudian dituntut untuk saling bekerja sama. Sehingga proses bongkar muat, import, ekspor, dan sebagainya di pelabuhan terjamin lancer. Abstract PT. Caraka Tirta Perkasa PT. Caraka Tirta Perkasa plays an important role in the loading and unloading of containers by ensuring the smoothness, efficiency and safety of the logistics process at the port. As a company operating in the logistics services sector, they are responsible for coordinating the various parties involved, such as crane operators, truck drivers and field workers, as well as ensuring all equipment is in top condition. Apart from that. PT. Caraka Tirta Perkasa implements a strict monitoring system and utilizes information technology to monitor the process in real-time, so that each stage of loading and unloading can run according to established standards and meet customer needs in a timely manner. This type of research uses qualitative methods, qualitative methods are research procedures that produce descriptive data in the form of written or spoken words from people and observed behavior. The data sources used are divided into two, namely primary data based on observations and secondary data by utilizing all the information presented at PT. Caraka Tirta Perkasa. It is necessary to admit that the results of discussions regarding the implementation of loading and unloading do not rule out the possibility that problems will occur, and this situation is often found. The reason is that in the distribution process there will of course be many factors that hinder the process which then creates a series of Automatic loading and unloading activities do not only involve one agency and one company, but several are required to work together. So that the process of loading and unloading, importing, exporting, and so on at the port is guaranteed to run A 2025 Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin Moch. Nurdin. Akhmad Hakiki. Ery Purnomo. Akhmad Syahbudin/Pena Jangkar Alamat korespondensi: E-mail: moch. nurdin@amnus-bjm. Moch. Nurdin. Akhmad Hakiki. Ery Purnomo. Akhmad Syahbudin/Pena Jangkar PENDAHULUAN PT. Caraka Tirta Perkasa PT Caraka Tirta Perkasa merupakan salah satu perusahaan pelayaran yang bergerak di bidang jasa/pelayanan terhadap kegiatan transportasi laut yaitu dengan pengapalan barang. Bertindak selaku agen pelayaran dalam memberikan jasa pelayanan terhadap bongkar muat peti kemas dilapangan peti kemas (Container Yar. di pelabuhan trisakti Banjarmasin. Dalam melakukan kegiatan PT Caraka Tirta Perkasa melaksanakan kegiatan tersebut harus dapat memberikan pelayanan yang baik guna memuaskan pelanggan yang membutuhkan pelayanan jasa dari perusahaan tersebut. Bagi PT Caraka Tirta Perkasa dengan memilih container (Peti Kema. sebagai sarana angkut untuk pengapalan barang merupakan sarana yang efektif dan efisien dalam memberikan layanan pada pihak shipper yaitu untuk pengiriman barang di pelabuhan pemuatan sampai ke pelabuhan tujuan. Pengawasan bongkar muat sangat penting dalam pelaksanaan bongkar muat. Untuk mencapai standar produktivitas bongkar muat tersebut diperlukan pengawasan terhadap kegiatan bongkar muat petikemas yang dilakukan, sehingga hasil yang diharapkan dapat lebih optimal. Karena tanpa pengawasan terhadap kegiatan bongkar muat , maka standar tersebut tidak dapat tercapai. Dalam pelaksanaan bongkar muat memang perlu diakui tidak menutup kemungkinan akan terjadi masalah, dan situasi ini jamak dijumpai. Pasalnya dalam proses distribusi tentu akan ada banyak faktor yang menghambat proses tersebut yang kemudian menghadirkan masalah beruntun. Kegiatan bongkar muat secara otomatis tidak hanya melibatkan satu instansi dan satu perusahaan saja melainkan ada beberapa yang kemudian dituntut untuk saling bekerja sama. Sehingga proses bongkar muat, import, ekspor, dan sebagainya di pelabuhan terjamin lancar. Faktor yang Menghambat Bongkar Muat. Dalam proses distribusi ini akan dilakukan bongkar muat beberapa kali, dan salah satunya dilakukan di kawasan Secara menarik proses pelaksanaan bongkar muat di pelabuhan atau dimanapun tidak terlepas dari yang namanya masalah. Antara lain yaitutruk, kemacetan lalu lintas, kerusakan alat reach stacker, dan kondisi cuaca yang buruk. Namun, dengan mengimplementasikan solusi yang tepat, perusahaan dapat mengatasi hambatan ini dan meningkatkan efisiensi serta efektivitas operasionalnya. Optimalisasi rute dan jadwal, perawatan dan pemeliharaan alat, manajemen risiko cuaca, dan pengaturan waktu pengiriman adalah beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengatasi masalah METODE PENELITIAN Metode penelitian pada penelitian ini adalah metode kualitatif, metode kualitatif dengan prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. (Moleong. Sumber data dalam penelitian adalah subyek dari mana data dapat diperoleh dari pihak PT. Caraka Tirta Perkasa. Sumber data terbagi menjadi dua yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil observasi atau hasil kerja di lapangan yang juga dilengkapi hasil wawancara dengan berbagai pihak yang dianggap memahami topik atau memiliki otoritas atas persoalan yang diselidiki atau topik yang Moch. Nurdin. Akhmad Hakiki. Ery Purnomo. Akhmad Syahbudin/Pena Jangkar Sedangkan data sekunder diperoleh dengan memanfaatkan segala informasi yang telah dihimpun oleh berbagai pihak dalam bentuk data tersaji di PT. Caraka Tirta Perkasa. HASIL DAN PEMBAHASAN Manajemen Pengawasan PT. Caraka Tirta Perkasa Dalam Pelaksanaan Bongkar Muat PetiKemas Proses bongkar muat PetiKemas melibatkan beberapa tahapan persiapan yang penting untuk memastikan kelancaran operasi dan keamanan. Berikut adalah tahapan-tahapan umum dalam persiapan proses bongkar muat container. Perencanaan: Identifikasi jumlah dan jenis kontainer yang akan dibongkar atau dimuat. Perencanaan ini juga mencakup penentuan urutan bongkar muat untuk mengoptimalkan waktu dan efisiensi. Dokumentasi dan Administrasi: Persiapkan dokumen yang diperlukan untuk bongkar muat kontainer, seperti manifest muatan, dokumen kepabeanan, dan dokumen pengiriman. Pastikan semua dokumen administrasi terkait dengan bongkar muat telah disiapkan dan diverifikasi. Persiapan Area Bongkar Muat: Pastikan area bongkar muat bebas dari hambatan dan cukup luas untuk pergerakan peralatan dan kontainer dengan aman. Tandai area kerja dan jalan evakuasi dengan jelas. Manajemen pengawasan di PT. Caraka Tirta Perkasa dalam pelaksanaan bongkar muat peti kemas merupakan salah satu aspek penting yang memastikan efisiensi, keamanan, dan kelancaran operasi logistik di pelabuhan. PT. Caraka Tirta Perkasa, sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di bidang jasa logistik dan transportasi, memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa proses bongkar muat peti kemas dapat berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, baik dari segi keselamatan kerja maupun ketepatan waktu. Pengawasan ini dimulai dari perencanaan operasional yang matang, di mana perusahaan harus mengkoordinasikan antara berbagai pihak yang terlibat, seperti pihak pelabuhan, pengemudi truk, operator crane, hingga tim yang bekerja di lapangan. Setiap tahap dalam proses bongkar muat harus diawasi dengan ketat untuk memastikan tidak ada kesalahan yang dapat mengakibatkan kerugian, baik materiil maupun non-materiil. Selain itu, manajemen pengawasan juga mencakup pemantauan terhadap kondisi alat-alat yang digunakan dalam bongkar muat, seperti crane, forklift, dan Alat-alat ini harus selalu dalam kondisi prima agar dapat digunakan dengan aman dan efektif. Pemeliharaan rutin dan inspeksi berkala merupakan bagian dari manajemen pengawasan yang krusial untuk mencegah terjadinya kerusakan yang bisa menghambat proses bongkar muat. Pengawasan dalam pelaksanaan bongkar muat peti kemas juga melibatkan pemantauan terhadap kinerja para pekerja. PT. Caraka Tirta Perkasa memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa semua pekerja yang terlibat Moch. Nurdin. Akhmad Hakiki. Ery Purnomo. Akhmad Syahbudin/Pena Jangkar telah mendapatkan pelatihan yang memadai dan bekerja sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP) yang telah ditetapkan. Penerapan SOP secara disiplin tidak hanya meningkatkan efisiensi kerja, tetapi juga mengurangi risiko kecelakaan di tempat kerja. Selain itu, sistem manajemen pengawasan yang efektif di PT. Caraka Tirta Perkasa juga melibatkan penggunaan teknologi informasi. Dengan menerapkan sistem pengawasan berbasis teknologi, perusahaan dapat melakukan pemantauan secara real-time terhadap proses bongkar muat, memudahkan deteksi dini jika terjadi penyimpangan dari rencana awal, dan memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat. Secara keseluruhan, manajemen pengawasan yang diterapkan oleh PT. Caraka Tirta Perkasa dalam pelaksanaan bongkar muat peti kemas merupakan gabungan dari perencanaan yang matang, pengawasan ketat di lapangan, pemeliharaan peralatan yang berkualitas, serta pemanfaatan teknologi untuk memastikan bahwa seluruh proses berjalan dengan aman, efisien, dan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Dengan demikian, perusahaan dapat terus memberikan layanan yang optimal dan menjaga kepercayaan para pelanggan serta mitra bisnisnya. kegiatan stuffing dan stripping sering terjadi keterlambatan angkutan akibat kemacetan yang juga dapat menghambat kelancaran proses bongkar muat karena kendaraan truk yang digunakan tidak bias dating tepat waktu atau tidak sesuai dengan yang telah direncanakan. Faktor Kendala Alam . ujan/cuaca buru. Dalam keadaan hujan maka kegiatan pembongkaran harus dihentikan dengan tujuan untuk menjaga keselamatan barang dan buruh. Faktor Sumber Daya Manusia (SDM). SDM yang kurang profesional atau kurang seperti Tenaga Kerja. Kendala yang di hadapi saat Pengawasan Bongkar Muat oleh PT. Caraka Tirta Perkasa di Container Yard Pelabuhan Tri Sakti Dalam melakukan pengawasanan bongkar muat petikemas terdapat beberapa masalah yang ditemui: Kurang handal nya operator dalam mengoperasikan alat Container Crane (CC)/ Operator baru Kurang nya trailer di lapangan pada saat bongkar muat berlangsung Cuaca juga sering mengganggu saat kegiatan berlangsung Adapun masalah yang muncul saat melakukan bongkar muat oleh PT. PELINDO dan PT. Caraka Tirta Perkasa sebagai pengawas, kendala yang muncul atau masalah yang di hadapi sering bersangkutan dengan Container Gantry Crane (CC) di mana masalah disini memperlambat kelancaran dalam melakukan bongkar muat berlangsung. Contoh dari kerusakan disini, di akibatkan oleh operator yang kurang hati-hati atau bisa juga factor kelalaian. Masalah masalah disini berakibat keterlambatan atau kerusakan pada Bongkar Muat (TKBM) dan supervisor . engawas TKBM) bongkar muat. Faktor Kondisi Barang Kondisi barang yang bobotnya sangat besar sehingga membutuhkan peralatan yang khusus. Masalah atau kendala lain saat bongkar muat juga bisa di akibatkan dari Moch. Nurdin. Akhmad Hakiki. Ery Purnomo. Akhmad Syahbudin/Pena Jangkar buruh, maksud dari permasalahan buruh disini, buruh kurang menguasai skill tentang lapangan, di lihat dari beberapa kali proses bongkar muat, pekerja atau buruh di sini tidak ada yang bekerja secara benar, misalkan meninggalkan jam kerja dengan aktivitas lain seperti istirahat makan, meroko, atau duduk santai saat proses bongkar muat berlangsung. Demi menjaga keselamatan pekerja dalam proses bongkar muat cuaca juga berperan dalam saat melakukan kegiatan bongkar muat akan di hentikan agar tidak terjadi kecelakaan atau hal-hal yang tidak diinginkan. Maka keadaan itu juga berpengaruh dalam proses bongkar muat, lebih seringnya mendapat kendala maka menimbulkan keterlambatan keberangkatan kapal, sehingga meenimbulkan kerugian pada PT. Caraka Tirta Perkasa. Dokumen Pengawasan Pelaksanaan Bongkar Muat Peti Kemas oleh PT. Caraka Tirta Perkasa di Pelabuhan Tri Sakti Banjarmasin Saat melakukan kegiatan bongkar muat container, di perlukannya dokumen-dokumen pendukunglain nya sebagai Lampiran untu kelengkapan. Adapun beberapa macam dokumen bongkar meliputi: General Stowage Plan/bay plan. Berisi daftar container,tata letak didalam palka kapal yang akan di bongkaR Equipment Interchange Receipt/EIR(OUT). Laporan tentang kondisi container container yang telah di ambil barang nya oleh pemilik barang di container yard (CY) Loading Realization Report. Daftar container yang akan di bongkar . e sealed/open doo. Cargo Manifest. Semua barang / container yang telah di bongkar di Container Yard atau c-CDC harus dibuat dalam daftar khusus,yang berisi daftar Proforma Loading List. Daftar semua barang yang dimuat dalam kapal,loading list dibuat oleh perusahaan pelayaran dan diberikan kepada semua pihak yang terkait dengan pemuatan container. Dokumen-dokumen muat Container meliputi: Perporma Loading List. Daftar muatan container yang akan di muat ke dalam kapal yang akan dikirim Cargo Manifest. Semua barang / container yang telah di bongkar di container yard (CY) atau CDC-c harus dibuat dalam daftar khusus, yang berisi daftar Equipment Interchange Receipt/EIR (IN). Laporan tentang kondisi container yang telah di ambil barangnya oleh pemilik barang di container yard (CY) Loading Realization Report. Daftar container yang akan di bongkar (Be Sealed/Open Doo. Bay Plan. Berisi daftar container, tata letak didalam palka kapal yang akan di Dokumen-dokumen pendukung lainnya: Release Order. Permohonan dari shipper untuk meminta container empty kepada agen, yang berisi perjanjian-perjanjian Moch. Nurdin. Akhmad Hakiki. Ery Purnomo. Akhmad Syahbudin/Pena Jangkar Delivery Order. Dokumen yang berisi surat perintah penyerahan container kepada pembawa surat tersebut, yang di tunjukan kepada bagian lapangan container . ontainer offic. Laporan harian striping dalam CDC-c. Berisi laporan harian tentang aktifitas keluar masuk container yang di striping . i bongka. Laporan harian Depo Empty Laporan harian container empty . SIMPULAN Pengawasan bongkar muat petikemas yang dilakukan PT. Caraka Tirta Perkasa Cabang Banjarmasin di pelabuhan Tri Sakti Banjarmasin yaitu, setelah kapal sandar di dermaga semua petikemas di bongkar seluruhnya menuju TPKB (Container Yar. dengan menggunakan truck trailer. Setelah pemilik barang mengurus Job Order ke PELINDO dan ke kantor PT. Caraka Tirta Perkasa, kemudian petikemas dari TPKB di bawa ke CDC-c. Untuk mengambil barang consigne terlebih dahulu menyerahkan D/O kepada petugas di office container atau lapangan Container Yard (CY). Pada saat proses bongkar muat di pelabuhan Tri Sakti,sering terjadi karena Container Crane (CC) atau peralatan (Traile. , buruh, dan juga di sebabkan iklim atau sehingga menimbulkan keterlambatan dalam proses bongkar muat. Kendala di sini bukan terjadi karena pihak pelayaran melainkan pihak dari PT. PELINDO i. DAFTAR PUSTAKA